Jenis Media: Metropolitan

  • Korban Kebakaran Kemayoran Jakpus Curhat Dagangan dan Modal Habis, Begini Respons Pramono Anung – Halaman all

    Korban Kebakaran Kemayoran Jakpus Curhat Dagangan dan Modal Habis, Begini Respons Pramono Anung – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Calon Gubernur Jakarta nomor urut 03 Pramono Anung berdialog dengan warga korban kebakaran di Jalan Kebon Kacang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024) pagi.

    Pramono Anung tiba sekiranya pukul 09.07 WIB ditemani Anggota DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina dan Bendahara Tim Pemenangan Pramono-Rano Charles Honoris.

    Pramono datang mengenakan pakaian bernuansa hijau. Titik pertama yang disinggahi yakni tenda pengungsian korban kebakaran. Di dalam tenda Pramono bertegur sapa dengan para korban. Kemudian, meninjau titik lokasi kebakaran.

    Sambil berjalan menyusuri lokasi kebakaran gang ke gang, Pramono menyalami warga. 

    Kemudian, ia masuk ke SDN 09 Kebon Kosong yang menjadi tempat pengungsian para korban kebakaran.

    Di tenda pengungsian, ia berdialog dengan warga untuk mendengar keluh kesahnya.

    Salah seorang warga mengeluh dagangannya ludes terbakar dan kehabisan modal usai si jago merah meratakan rumahnya.

    “Dagangan saya habis kebakar, modal juga habis,” ucap seorang korban pada Pramono di lokasi, Kamis.

    Mendengar hal itu, Pramono langsung berusaha menguatkan warga.

    “Sabar, ya, bu, sementara ini akan dibantu sama pak lurah dan camat,” jawab Pramono.

    Setelah berbincang dengan warga di tenda pengungsian, Pramono langsung memantau ketersediaan bantuan untuk para korban.

    Kemudian, ia juga kembali berkeliling melihat rumah-rumah warga yang terbakar.

    Sampai berita ini dibuat sekitar pukul 09.57 WIB, Pramono masih melakukan blusukan ke lokasi kebakaran.

    Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda permukiman padat penduduk semipermanen di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Begitu menerima laporan warga, sejumlah personel pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian.

    Sebanyak 1.800 jiwa dari 600 KK dan tujuh rukun tetangga (RT) terdampak kebakaran ini.

    “Sekitar 600 KK kalau hitungan sementara, sementara ada 1.800 jiwa (terdampak kebakaran),” ucap Ketua RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Julianto saat ditemui di lokasi kebakaran, Selasa.

    Julianto mengatakan, korban kebakaran akan ditempatkan di dua lokasi pengungsian yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

    Penulis: Yolanda Putri Dewanti

     

  • Polda Metro Jaya Akan Patroli Media Sosial Cegah Tawuran di Malam Pergantian Tahun – Halaman all

    Polda Metro Jaya Akan Patroli Media Sosial Cegah Tawuran di Malam Pergantian Tahun – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya melaksanakan patroli media sosial untuk mencegah terjadinya tawuran pada malam pergantian tahun. 

    Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis (11/12/2024).

    Menurutnya, tawuran menjadi kerawanan yang harus diantisipasi, terutama pada malam tahun baru. 

    “Kalau patroli medsos itu ada tim khusus dari Direktorat Siber, tetapi personel Humas juga kita berdayakan untuk mengawasi dan melakukan sosialisasi anti-tawuran melalui medsos,” kata Ade Ary.

    Terkait hal ini, Bidang Humas Polda Metro Jaya juga menggelar pelatihan kepada personel. 

    Satu di antaranya pelatihan untuk membangun strategi konten kreatif.

    “Personel Humas dilatih untuk membuat konten yang kreatif agar masyarakat juga tertarik untuk melihat atau mendengar pesan-pesan kamtibmas yang kita sampaikan melalui media sosial,” katanya.

    Untuk meningkatkan keahlian anggota tersebut, Polda Metro Jaya mengundang narasumber Dr Dina Sekar Vuspa Ratih dan Handy Martinus selaku Faculty Member Communication Department-Binus.

    “Dengan adanya pelatihan rutin ini, diharapkan personel Bidhumas, baik yang di Polda Metro, polres, maupun polsek semakin mumpuni dalam bidang komunikasi,” tuturnya.

    Ade Ary menyampaikan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian personel di bidang humas. 

    Personel diharapkan mengikuti tren yang berkembang di masyarakat supaya tidak ketinggalan informasi.

    “Humas itu kan corongnya yang mencerminkan instansinya sehingga humas ini diharapkan punya strategi yang baik dalam berkomunikasi dengan masyarakat,” pungkasnya.

  • Pasutri di Jakbar Tewas dalam Rumahnya, Suami Gantung Diri, Istri Tergeletak

    Pasutri di Jakbar Tewas dalam Rumahnya, Suami Gantung Diri, Istri Tergeletak

    ERA.id – Pasangan suami istri bernama Sobirin (35) dan Ida Haryati (41) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Masjid Nurul Hidayah RT 10 RW 016, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), Rabu pagi (11/12) kemarin pagi.

    “Diketahui korban pria ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di kayu plafon, sementara korban perempuan ditemukan sudah meninggal di lantai dalam kamar,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana kepada wartawan, Kamis (12/12/2024).

    Abdul belum mengungkapkan apakah sang istri mengalami luka atau tidak. Dia hanya menerangkan hubungan Sobirin dan Ida sudah tidak harmonis sejak beberapa waktu lalu. Ida juga sudah tidak tinggal serumah dengan suaminya.

    Berdasarkan keterangan tetangga korban, pasutri ini terlihat bertengkar hebat di depan rumah pada Selasa (10/12) malam.

    “Sehari sebelum kejadian, Ida meminta izin untuk berpisah dan menyatakan niatnya menikah dengan pria lain,” jelasnya.

    Abdul menyebut polisi masih menyelidiki lebih dalam untuk mengungkap latar belakang maupun motif dari peristiwa tersebut.

  • Pramono Anung Sambangi Pengungsian Korban Kebakaran Kebon Kosong
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Desember 2024

    Pramono Anung Sambangi Pengungsian Korban Kebakaran Kebon Kosong Megapolitan 12 Desember 2024

    Pramono Anung Sambangi Pengungsian Korban Kebakaran Kebon Kosong
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 3
    Pramono Anung
    meninjau lokasi kebakaran di
    Kebon Kosong
    , Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2024).
    Berdasarkan pemgamatan
    Kompas.com
    di lokasi, Pramono tiba sekitar pukul 09.08 WIB.
    Ia mengenakan kemeja hijau
    army
    berlengan pendek.
    Kedatangannya langsung disambut oleh para anggota Pemuda Pancasila Setempat yang kompak menggunakan seragam loreng oren hitam.
    Anggota DPR RI FCharles Honoris juga nampak mendampingi Pramono meninjau lokasi kebakaran pagi ini.
    Usai tiba di lokasi, Pramono langsung menyusuri gang sempit.
    Kemudian, ia masuk ke SDN 09 Kebon Kosong yang menjadi tempat pengungsian para korban kebakaran.
    Di tenda pengungsian, ia berdialog dengan warga untuk mendengar keluh kesahnya.
    Salah seorang warga mengeluh dagangannya ludes terbakar dan kehabisan modal usai si jago merah meratakan rumahnya.
    “Dagangan saya habis kebakar, modal juga habis,” ucap salah seorang korban pada Pramono di lokasi, Kamis.
    Mendengar hal itu, Pramono langsung berusaha menguatkan warga.
    “Sabar, ya, bu, sementara ini akan dibantu sama pak lurah dan camat,” jawab Pramono.
    Setelah berbincang dengan warga di tenda pengungsian, Pramono langsung memantau ketersediaan bantuan untuk para korban.
    Kemudian, ia kembali berkeliling melihat rumah-rumah warga yang terbakar.
    Sampai pukul 09.33 WIB, Pramono masih blusukan ke lokasi kebakaran.
    Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda permukiman padat penduduk semipermanen di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
    Sebanyak 1.800 jiwa dari 600 KK dan tujuh rukun tetangga (RT) terdampak kebakaran ini.
    Korban kebakaran ditempatkan di dua lokasi pengungsian yang tak jauh dari lokasi kejadian.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kala Korban Kebakaran Kebon Kosong "Curhat" ke JK dan Wapres Gibran…
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Desember 2024

    Kala Korban Kebakaran Kebon Kosong "Curhat" ke JK dan Wapres Gibran… Megapolitan 12 Desember 2024

    Kala Korban Kebakaran Kebon Kosong “Curhat” ke JK dan Wapres Gibran…
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kebakaran yang melanda permukiman semipermanen padat penduduk di
    Kebon Kosong
    , Kemayoran, Jakarta Pusat, mengakibatkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.
    Kebakaran terjadi pada Selasa (10/12/2024) siang. Api diduga berasal dari salah satu rumah warga yang bekerja sebagai pengepul barang-barang plastik.
    Api cepat merambat dan membesar karena lokasi kebakaran merupakan kawasan permukiman padat penduduk semipermanen.
    Data sementara, korban kebakaran Kebon Kosong mencapai 1.800 jiwa dari 600 Kepala Keluarga (KK).
    BPBD Jakarta menyiapkan tiga lokasi yang menjadi posko pengungsian ratusan korban kebakaran Kebon Kosong. Salah satunya di SDN 09 Kebon Kosong.
    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendirikan dua tenda. Satu milik BPBD dan satu dari Dinas Sosial.
    Bantuan logistik untuk para pengungsi telah disalurkan oleh BPBD dan Dinas Sosial.
    “BPBD mendistribusikan air mineral, selimut, 500 paket sandang, 50 matras, dan makanan,” jelas Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi perwakilan BPBD, di posko pengungsian SDN 09 Kebon Kosong, Jakarta Pusat.
    Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) turut membantu menyediakan makan siang. Sarana pendukung seperti toilet
    portable
    dan tenda pleton telah dipasang di lokasi pengungsian.
    Dinas Sosial juga menyiapkan kebutuhan pokok, termasuk makanan siap saji untuk pagi, siang, dan malam, serta bahan kebutuhan lain. Ada beras, mi instan, minyak goreng, kecap, makanan kaleng, air mineral, perlengkapan anak, dan matras.
    Warga korban kebakaran Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat menumpahkan keluh kesahnya ke Jusuf Kalla (JK) saat Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI itu berkunjung ke posko pengungsian, Rabu.
    JK bertanya terkait kebutuhan warga saat ini. Warga lantas menjawab sangat membutuhkan rumah dan modal usaha.
    “Yang dibutuhkan rumah, Pak, buat tempat (tinggal). Sama bisa untuk berjualan lagi, modalnya sudah habis ludes semua, Pak,” kata seorang warga kepada JK.
    JK kemudian mengangguk. Katanya, pemerintah akan mempertimbangkan memindahkan warga korban kebakaran Kebon Kosong ke rumah susun, dibantu oleh pemerintah daerah.
    “Iya nanti (dibantu) Pak Camat nanti. Rusun mau enggak?” tanya JK.
    Sebagian warga setuju dengan usulan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut. Namun, ada juga yang enggan pindah ke rusun.
    “Iya, Pak (mau)” kata warga yang setuju.
    JK berjanji menyampaikan usulan pemindahan korban kebakaran Kebon Kosong kepada Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Rakyat (PKP) Maruarar Sirait.
    “Tadi yang diharapkan perumahan, nanti tentu Menteri Perumahan akan turun dan kami serahkan (usulkan) diganti dengan rusun,” kata JK.
    Setelah JK, tak lama kemudian Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi posko pengungsian didampingi Pj Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi.
    Usai menyapa dan bersalaman dengan warga, Gibran berjalan menuju tenda bantuan logistik sandang dan pangan di tenda BPBD Provinsi Jakarta.
    Setelah memastikan logistik untuk para pengungsi terpenuhi, Gibran beranjak menuju tenda pengungsian yang menjadi hunian sementara korban kebakaran Kebon Kosong.
    Pengungsi yang sedang duduk-duduk di dalam tenda pun seketika mengeluarkan ponsel untuk mengabadikan momen bertemu dengan wapres.
    Sebagian ada yang menyampaikan keinginannya untuk memiliki hunian baru. Warga meminta Gibran membangun rumah mereka kembali.
    “Bangun rumah baru Pak, rumah baru,” teriak seorang ibu yang berada di dalam tenda pengungsian.
    Keinginan untuk mendapatkan bantuan rumah baru ini disampaikan oleh ibu lain yang berada di luar tenda.
    “Kita butuh rumah baru, kita butuh,” kata ibu yang mengenakan kerudung sembari berjalan menjauhi tenda.
    Mendengar itu, Gibran hanya mengangguk. Putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut lalu berjalan menuju kelas yang berisi anak-anak sedang menjalani
    trauma healing.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Andika-Hendi Gugat Hasil Pilgub Jateng, Dalilkan Dugaan Keterlibatan Aparat hingga Kepala Desa
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Desember 2024

    Andika-Hendi Gugat Hasil Pilgub Jateng, Dalilkan Dugaan Keterlibatan Aparat hingga Kepala Desa Megapolitan 12 Desember 2024

    Andika-Hendi Gugat Hasil Pilgub Jateng, Dalilkan Dugaan Keterlibatan Aparat hingga Kepala Desa
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) nomor urut 1
    Andika Perkasa

    Hendrar Prihadi
    resmi mendaftarkan gugatan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke
    Mahkamah Konstitusi
    (
    MK
    ), Rabu (11/12/2024).
    Ketua DPP PDI-P Ronny Talapessy mengatakan, gugatan itu didasari dugaan adanya mobilisasi kepada aparat penegak hukum hingga ke tingkat kepala desa pada
    Pilkada Jateng
    2024.
    “Kami juga mendalilkan keterlibatan aparat penegak hukum di mana dari awal ada panggilan-panggilan kepolisian, kejaksaan, dan pengerahan kepala desa, dan lain-lain. Ini nanti kita akan buktikan di sidang
    mahkamah konstitusi
    ,” kata Ronny di MK, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2024).
    Tim Andika-Hendi berharap, MK bisa menjadi tempat yang memberikan keadilan dalam gugatan yang dilayangkan soal sengketa kontestasi politik di Jawa Tengah.
    “Kami sangat berharap bahwa makamah konstitusi adalah tempat terakhir kami mendapatkan keadilan di tengah, yang terjadi bagaimana pilkada tahun ini sangat brutal,” ucap Ronny.
    Ronny meminta kepada masyarakat di Jawa Tengah untuk mengawal gugatan yang diajukan ke MK itu, dengan harapan proses demokrasi ke depan dapat lebih baik.
    “Kami ingin agar proses demokrasi yang ada ini berjalan sesuai dengan apa yang kita cita-citakan pasca reformasi,” ucap Ronny.
    Berdasarkan laman resmi MK, Andika mendaftarkan gugatannya ke MK sekitar pukul 22.13 WIB dan teregistrasi dengan nomor perkara 266/PAN.MK/e-AP3/12/2024.
    Pada perkara ini, eks Panglima TNI itu memberikan kuasa kepada Roy Jansen Siagian dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Tengah sebagai termohon.
    KPUD Jawa Tengah sebelumnya menetapkan calon gubernur dan calon wakil gubernur nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen sebagai pemenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Tengah.
    Dalam penghitungan KPUD Jawa Tengah, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mendapat 7.830.084 suara. Sedangkan Luthfi-Yasin mendapat 11.390.191 suara.
    Andika-Hendi hanya unggul di 3 kota dari 35 kabupaten/kota. Sementara, Luthfi-Yasin unggul di 32 kabupaten/kota.
    Total suara sah kedua pasangan calon sebanyak 19.260.275 suara. Sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 1.528.502 suara.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Kasus Mayat Wanita Tanpa Kepala dalam Proses Pelengkapan Berkas Perkara
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Desember 2024

    Kasus Mayat Wanita Tanpa Kepala dalam Proses Pelengkapan Berkas Perkara Megapolitan 12 Desember 2024

    Kasus Mayat Wanita Tanpa Kepala dalam Proses Pelengkapan Berkas Perkara
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kasus SH (40), mayat wanita tanpa kepala di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, masih dalam proses pelengkapan berkas perkara.
    “Untuk saat ini kami masih melengkapi berkas perkara,” ujar Penyidik Unit 2 Jatanras
    Polda Metro Jaya
    , Ipda Bayu Suryo Aji, saat ditemui di Dermaga Kapal, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (11/12/2024).
    Sejauh ini, polisi baru saja melakukan
    rekonstruksi
    untuk melengkapi berkas perkara tersebut.
    Rekonstruksi
    dilakukan di empat lokasi dengan 46 adegan.
    Lokasi pertama adalah Hotel Aceh Besar Pluit, tempat di mana SH dan pelaku bernama Fauzan bertemu sebelum kejadian.
    Kedua, di Jalan Inspeksi Waduk Pluit, tempat di mana Fauzan membuang kepala SH. Kemudian yang ketiga di kediaman Fauzan di Jalan Muara Baru, Gang Masjid Nurusobah, RT 18, RT 17, No 05, Penjaringan, Jakarta Utara, tempat di mana pelaku mengeksekusi korban.
    Keempat, di Dermaga Kapal belakang Pom Bensin, Jalan Tuna, Penjaringan, Jakarta Utara, tempat di mana tubuh SH dibuang dan ditemukan.
    Proses rekonstruksi ini juga dihadiri oleh jaksa agar bisa melihat secara detail rangkaian peristiwa bagaimana Fauzan menghabisi nyawa SH.
    Usai pelengkapan berkas perkara selesai, nantinya pihak kepolisian akan melimpahkan kasus ini ke kejaksaan untuk disidangkan.
    “Kemudian, setelah itu kami akan melimpahkan ke kejaksaan. Sampai dinyatakan cukup,” ujar Bayu.
    Bayu juga menegaskan, proses pelengkapan berkas perkara kasus SH sudah hampir rampung.
    Nantinya, kejaksaan akan memeriksa lebih dulu apakah hasil penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya sudah cukup atau belum.
    Jika sudah, maka kasus wanita tanpa kepala ini segera akan disidangkan.
    Diberitakan sebelumnya, jasad wanita tanpa kepala ditemukan di dalam karung di dermaga kapal belakang sebuah pom bensin yang berada di Jalan Tuna, Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa (29/10/2024) pukul 10.29 WIB.
    Jasad yang ditemukan tanpa memakai celana itu dibungkus dalam lima lapis, yakni berupa karung kecil, selimut, busa kasur, kardus kulkas, hingga karung besar.
    Bagian kepala mayat wanita itu ditemukan di balik tembok sisi Jalan Inspeksi Waduk Pluit Utara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa pukul 00.00 WIB.
    Lokasi penemuan potongan kepala ini hanya berjarak 600 meter dari lokasi penemuan jasadnya.
    Selang beberapa jam setelah penemuan mayat, Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Fauzan di kediamannya, Penjaringan, Jakarta Utara.
    Fauzan merupakan mantan suami siri korban.
    Dia tega membunuh korban karena merasa sakit hati usai SH menyebut istri dan anaknya sebagai pelacur.
    Akibat ulahnya, Fauzan terancam dijerat Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) subsider Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman paling berat pidana mati.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Sederet Fakta Mutilasi Wanita di Muara Baru: Eksekusi di Tempat Cuci, Pelaku Bohongi Teman
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        12 Desember 2024

    Sederet Fakta Mutilasi Wanita di Muara Baru: Eksekusi di Tempat Cuci, Pelaku Bohongi Teman Megapolitan 12 Desember 2024

    Sederet Fakta Mutilasi Wanita di Muara Baru: Eksekusi di Tempat Cuci, Pelaku Bohongi Teman
    Tim Redaksi
     
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Polisi menyebut tidak ada temuan baru saat proses rekonstruksi kasus mayat
    wanita tanpa kepala
    berinisial SH (40) di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
    “Pada saat rekonstruksi tersebut kami tidak menemukan temuan-temuan baru,” ungkap Ipda Bayu Suryo Aji Penyidik Unit 2 Jatanras Polda Metro Jaya, saat diwawancarai di lokasi, Rabu (11/12/2024).
    Proses rekonstruksi itu dilakukan di empat tempat, mulai dari hotel, kediaman pelaku, tempat di mana pelaku membuang kepala korban, hingga tempat di mana tubuh korban dibuang dan ditemukan.
    Sejauh ini, polisi menilai, keterangan yang diberikan oleh pelaku bernama Fauzan (43) sudah sesuai dengan peristiwa yang terjadi.
    Meski tak ada temuan baru, hasil rekonstruksi tersebut menunjukan beberapa fakta yang belum diketahui banyak orang.
    Fauzan mengeksekusi SH di tempat cuci pakaian yang berada di lantai satu kediamannya.
    Fauzan mengekekusi SH usai terlibat cekcok. Kemudian, pelaku langsung mencekik korban hingga tak berdaya.
    Ia pun menyeret tubuh SH ke tempat cucian. Di sana, Fauzan kembali mencekik SH dengan kedua tangan sampai wajah korban membiru.
    Setelah dipastikan meninggal, Fauzan langsung mengambil pisau, plastik warna hitam, dan karung beras kecil di depan rumahnya.
    Dengan sengaja, ia pun memotong kepala SH sampai terpisah dari badannya.
    Fauzan juga membohongi temannya yang menjadi saksi kunci dalam kasus ini, J.
    Usai memutilasi korban dan membungkusnya dengan karung di lantai dua rumahnya, Fauzan meminta bantuan J.
    Saat itu, Fauzan bilang ke J bungkusan karung besar tersebut merupakan ikan tuna milik bosnya dan akan dibawa ke Bandara Soekarno Hatta.
    Fauzan pun meminta agar J mengantarnya ke Bandara Soekarno Hatta saat itu.
    Tanpa menaruh rasa curiga, J membantu Fauzan menurunkan bungkusan karung dari lantai dua rumahnya.
    Kemudian, J dan Fauzan membawa bungkusan karung tersebut ke depan gang rumahnya.
    Saat menggotong bungkusan karung besar, J mengaku tak mencium aroma darah sama sekali.
    “Enggak kecium apa-apa, cuma, ya, berat,” kata J saat diwawancarai
    Kompas.com
    di lokasi rekonstruksi, Rabu.
    Setibanya di depan gang, Fauzan meminjam gerobak besi warna biru milik tetangganya untuk membawa bungkusan karung berisikan tubuh SH ke parkiran mobil.
    J pun ikut mendorong gerobak tersebut hingga parkiran mobil. Kemudian, J bersama 2 saksi lainnya diminta memindahkan bungkusan karung besar tersebut dari gerobak ke atas mobil bak.
    Setelahnya, Fauzan mengajak J naik mobil untuk mengantar bungkusan karung besar tersebut.
    Di tengah perjalanan, Fauzan mengeluh kesal dengan bosnya dan tak jadi mengantar ikan tuna itu ke bandara.
    Ia justru mengajak J membuang bungkusan karung besar tersebut ke dermaga kapal belakang pom bensin yang berada di Jalan Tuna, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
    Saat rekonstruksi, Fauzan bersama para saksi mempraktikkan 46 adegan.
    Reka ulang adegan itu membantu polisi mengetahui secara detail rentetan peristiwa yang terjadi sampai akhirnya Fauzan gelap mata menghabisi nyawa SH.
    Saat memperaktikan setiap adegan, wajah Fauzan terlihat begitu sendu.
    Keringat terus mengucur di wajahnya saat polisi meminta ia memperagakan ulang bagaimana cara membunuh SH.
    Kemudian, saat memeragakan adegan menaikkan tubuh SH ke atas mobil bak sebelum dibuang, Fauzan terlihat menahan air matanya.
    Beberapa kali ia juga menghela napas panjang saat mempraktikan kembali aksinya menghabisi nyawa SH.
    Sebanyak enam saksi dihadirkan dalam proses rekonstruksi ini.
    “Untuk saksi semua yang ada pada saat pemeriksaan semua kami hadirkan,” ujar Bayu.
    Saksi kunci pertama yang dihadirkan berinisial J, ia merupakan orang yang dimintai bantuan oleh Fauzan saat hendak membuang potongan tubuh SH.
    Polisi juga menghadirkan saksi berinisial A yang pertama kali menemukan potongan tubuh SH.
    Ramainya berita ini di sosial media, membuat proses rekonstruksi yang dijalani Fauzan ramai ditonton warga.
    Sepanjang proses rekonstruksi, warga memadati gang kediaman Fauzan.
    Mereka penasaran bagaimana proses Fauzan menghabisi nyawa SH.
    Beberapa warga juga bersiap dengan
    handphone-
    nya untuk merekam setiap proses rekonstruksi.
    Usai proses rekonstruksi selesai, Fauzan dibawa polisi ke luar dari rumahnya.
    Di sana lah, warga berbondong-bondong meneriaki Fauzan.
    Bahkan, beberapa warga menyebut Fauzan sebagai orang yang tega karena menghabiskan nyawa SH.
    “Tega sekali dirimu,” ujar salah seorang warga.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Suami Istri di Cengkareng Jakbar Ditemukan Tewas: Tetangga Sebut Sempat Ada Pertengkaran Hebat – Halaman all

    Suami Istri di Cengkareng Jakbar Ditemukan Tewas: Tetangga Sebut Sempat Ada Pertengkaran Hebat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – S (35) dan H (41), pasangan suami istri di Cengkareng, Jakarta Barat, ditemukan meninggal dunia di rumah mereka pada Rabu (11/12/2024) pagi.

    S ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri, sementara istrinya H tewas membusuk di lantai dengan diselimuti kain.

     Kapolsek Cengkareng Kompol Abdul Jana  mengatakan penemuan tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB.

    “Diketahui korban pria ditemukan meninggal dalam posisi tergantung di kayu plafon, sementara korban perempuan ditemukan sudah meninggal di lantai dalam kamar,” kata Jana saat dikonfirmasi, Kamis (12/12/2024).

    Dari keterangan yang diperoleh, lanjut Jana, diketahui jika hubungan antara S dan H sudah tidak harmonis sejak beberapa waktu lalu.

    Bahkan, korban wanita diketahui sudah tidak tinggal serumah dengan suaminya.

    H juga sempat meminta izin berpisah dan menyatakan niatnya menikah dengan pria lain, sehari sebelum kejadian.

    “Saksi mata yang merupakan tetangga korban mengungkapkan bahwa pada malam sebelum peristiwa, keduanya terlihat bertengkar hebat di depan rumah,” kata Jana.

    Kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang dan motif dari peristiwa tersebut. 

    “Kami masih mendalami kasus ini, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mencari bukti lainnya untuk memastikan penyebab pasti kematian kedua korban,” pungkas dia. 

    Penulis: Nuri Yatul Hikmah

     

  • Gugat Pilkada Jatim, Risma-Gus Hans Bawa 3.900 Lembar Bukti ke MK

    Gugat Pilkada Jatim, Risma-Gus Hans Bawa 3.900 Lembar Bukti ke MK

    Bisnis.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) membawa 3.900 lembar barang bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi di Pilkada Jawa Timur.

    Ketua DPP PDIP bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional Ronny Talapessy menyebut bahwa 3.900 lembar barang bukti itu sudah diserahkan ke MK untuk ditindaklanjuti di dalam sidang gugatan sengketa pemilu nanti.

    Dia menilai bahwa 3.900 lembar bukti yang telah dibawa ke MK itu adalah bukti bahwa calon gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) telah dicurangi secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM).

    “Total ada 3.900 lembar barang bukti yang sudah kita serahkan ke MK,” tutur Ronny kepada Bisnis di Gedung MK, Rabu (11/12/2024) malam.

    Tidak hanya itu, Ronny mengungkapkan bahwa PDIP juga menyiapkan sembilan advokat yang akan menghadapi KPU Provinsi Jawa Timur di dalam sidang MK.

    “Total ada sembilan advokat yang nanti akan beracara di sidang MK,” katanya.

    Tidak hanya itu, menurut Ronny, puluhan saksi juga sudah disiapkan PDI-Perjuangan menyampaikan kecurangan yang terjadi di Pilkada Jawa Timur beberapa waktu lalu.

    Namun sayangnya, Ronny merahasiakan para saksi yang akan memberi kesaksian dalam sidang gugatan sengketa pemilu di MK nanti.

    “Kami belum bisa ungkapkan siapa saja nanti saksinya karena kami khawatir akan ada intimidasi kepada saksi kami,” ujarnya.