Jenis Media: Metropolitan

  • Pemkab tanamkan gemar makan ikan kepada siswa di Kepulauan Seribu

    Pemkab tanamkan gemar makan ikan kepada siswa di Kepulauan Seribu

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kepulauan Seribu menanamkan gemar makan ikan sejak dini kepada ratusan siswa SD di Pulau Tidung untuk menyempurnakan tumbuh kembang mereka di masa depan.

    “Ada 240 siswa SD yang dilibatkan untuk Safari Kampanye Gemarikan kali ini,” kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kepulauan Seribu, Nurliati di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan, tujuan kegiatan ini sebagai implementasi kegiatan pengaturan pola pangan konsumsi atau Gerakan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

    Melalui kegiatan ini anak-anak diajari menyukai ikan sebagai sumber protein sejak dini. “Kegiatan ini akan terus dilakukan dalam rangka menciptakan generasi emas akan datang,” kata dia.

    Menurut dia, Kampanye Gemarikan juga mendukung pemerintah dalam program percepatan penurunan angka stunting atau pertumbuhan anak terganggu akibat gizi buruk khususnya di Kepulauan Seribu.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan yang aman, sehat dan halal,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Puncak arus wisatawan dari Muara Angke diprediksi pada 31 Desember

    Puncak arus wisatawan dari Muara Angke diprediksi pada 31 Desember

    Jakarta (ANTARA) – Puncak arus wisatawan dari Pelabuhan Kaliadem Muara Angke, Jakarta Utara, yang hendak ke sejumlah pulau di Kepulauan Seribu diprediksi terjadi pada 31 Desember 2024.

    “Puncaknya malam pergantian tahun karena wisatawan ingin bermalam di Kepulauan Seribu saat malam pergantian tahun,” kata Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Unit Pengelola Pelabuhan Daerah (UPPD) Pelabuhan Muara Andy Irham di Jakarta, Kamis.

    Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang biasanya terjadi pada 24-26 Desember tapi jumlah tertinggi terjadi pada 31 Desember 2024.

    Ia mengatakan, pada saat puncak penyeberangan tersebut diperkirakan ada 4.000 hingga 4.500 orang wisatawan akan menyeberang.

    Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 sebanyak 3.500 orang. “Tujuan kunjungan wisatawan di malam pergantian tahun itu ke Pulau Tidung, Pulau Pari dan Pulau Harapan,” kata dia.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dewas KPK Jatuhkan Sanksi Etik ke 3 Pimpinan Selama 5 Tahun, Ada Firli Bahuri

    Dewas KPK Jatuhkan Sanksi Etik ke 3 Pimpinan Selama 5 Tahun, Ada Firli Bahuri

    Bisnis.com, JAKARTA — Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) menggelar 24 sidang perkara pelanggaran etik selama lima tahun pada periode 2019-2024.

    Beberapa perkara di antaranya adalah kasus etik mantan Ketua KPK Firli Bahuri hingga pungutan liar di rumah tahanan (pungli rutan). 

    Berdasarkan Laporan Kinerja Dewas KPK 2019-2024, terdapat empat perkara yang disidang di 2020, tujuh perkara di 2021, lima perkara di 2022, tiga perkara di 2023 serta lima perkara di 2024 (per data 10 Desember 2024).

    Dari 24 perkara etik yang disidangkan, satu perkara sidang etik dinyatakan gugur pada 2022 yakni gratifikasi terhadap mantan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Pasalnya, Lili terlebih dahulu mengundurkan diri.

    Salah satu mantan pimpinan KPK jilid V itu juga disidang etik atas kasus penyalahgunaan pengaruh serta pertemuan dengan pihak berperkara, dan dijatuhi sanksi berat.

    Sementara itu, ada satu perkara etik yang putusannya tidak terbukti, yakni kasus pelanggaran etik Wakil Ketua KPK Johanis Tanak pada 2023. Kasus itu terkait dengan komunikasi Tanak dengan pihak berperkara.

    Dari 24 sidang tersebut, sanksi diberikan kepada 109 orang insan KPK. Sebanyak tiga orang pimpinan KPK termasuk dalam 109 orang insan komisi antirasuah yang dijatuhi sanksi etik.

    “Pimpinan dari lima orang, tiga orang kena sanksi etik. Dua orang sanksi berat dan satu orang sanksi sedang,” jelas Anggota Dewas KPK Albertina Ho pada konferensi pers, Kamis (12/12/2024).

    Berdasarkan catatan Bisnis, tiga sanksi etik itu dijatuhkan kepada Firli Bahuri (sanksi berat), Lili Pintauli Siregar (sanksi berat) serta Nurul Ghufron (sanksi sedang).

    Bahkan, Kasus Firli terkait dengan pemerasan saat ini diusut secara pidana. 

    Adapun, 24 sidang dan 109 sanksi etik itu berasal dari total 189 pengaduan yang diterima oleh Dewas KPK selama lima tahun bekerja. Dari 189 pengaduan, satu merupakan temuan Dewas yakni kasus pungli rutan yang kini juga diusut secara pidana.

    Albertina menyoroti bahwa banyaknya pimpinan KPK yang disidang etik menandakan bahwa perlunya teladan dalam penegakan etik. 

    “Ini kami sengaja sampaikan ingin menunjukan bahwa keteladanan perlu dalam penegakan etik,” lanjut Albertina.

    Untuk diketahui, Dewas dan pimpinan KPK 2019-2024 akan menyelesaikan masa jabatannya pada 20 Desember mendatang.

    Hal itu sejalan dengan sudah terpilihnya masing-masing lima orang calon pimpinan dan dewas yang baru.

    Setelah lima tahun memimpin Dewas, Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengaku kepercayaan terhadap lembaga antirasuah yang menurun tidak lepas dari kinerja Dewas. 

    “Kami mungkin belum mampu untuk meningkatkan integritas pimpinan KPK. Karena terbukti pimpinan KPK ada juga yang melanggar integritas,” ujar pria yang juga pernah menjadi pimpinan KPK pada jilid pertama 2003-2007.

  • KPU Kota Bekasi digugat ke MK pascapilkada

    KPU Kota Bekasi digugat ke MK pascapilkada

    Sumber foto: Hamzah Aryanto/elshinta.com.

    KPU Kota Bekasi digugat ke MK pascapilkada
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Rabu, 11 Desember 2024 – 21:11 WIB

    Elshinta.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menghadapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil rekapitulasi Pilkada Kota Bekasi.

    Hal ini dikonfirmasi oleh Komisioner KPU Kota Bekasi, Achmad Edwin yang menyebut gugatan diterima KPU dari MK pada Selasa kemarin pukul 19.10 WIB, tepat sebelum batas akhir pengajuan gugatan.

    “Kita baru dapat informasi semalam lewat website MK. Yang pastinya kita mempersiapkan diri terkait gugatan. Ini baru pendaftaran, jadi kita akan lihat setelah penggugat melengkapi laporannya dalam waktu tiga hari yang diberikan MK,” kata Edwin, Rabu (11/12).

    Ia mengungkapkan KPU Kota Bekasi tengah menyiapkan berbagai dokumen sebagai alat bukti, termasuk formulir C1, D hasil dan lainnya.

    “Nanti kalau sudah keluar BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi-Red), baru kita tahu apa yang digugat. Bisa jadi terkait perselisihan di TPS tertentu,” ungkapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Rabu (11/12). 

    Ia menegaskan penetapan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi terpilih ditunda hingga proses di MK selesai.

    “Proses di MK masih panjang. Tahapannya, Setelah pengajuan permohonan (AP3), ada pemeriksaan kelengkapan (HPKP3). Jika memenuhi syarat, baru masuk ke e-BRPK (Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik-Red),” jelasnya.

    “Setelah itu, ada akta registrasi dan sidang pendahuluan untuk memeriksa legal standing. Jika terpenuhi, baru lanjut ke pemeriksaan selanjutnya,” sambung Edwin.

    Ia menyatakan, KPU Kota Bekasi mengaku menghadapi proses hukum ini dan akan mengikuti seluruh tahapan yang berlaku di MK.

    “Selama proses ini berlangsung, penetapan pasangan calon terpilih masih ditunda,” pungkasnya. 

    Sumber : Radio Elshinta

  • Ayah dari jasad bayi yang diduga tertukar di rumah sakit lapor ke KPAI

    Ayah dari jasad bayi yang diduga tertukar di rumah sakit lapor ke KPAI

    Jakarta (ANTARA) – Ayah dari jasad bayi yang diduga tertukar di Rumah Sakit (RS) Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

    Kuasa hukum ayah dari bayi tersebut, Angel mengatakan, pihaknya minta KPAI turun tangan pada kasus ini untuk meninjau isi perjanjian yang telah ditandatangani oleh ayah dari bayi itu.

    “Apapun hasil tes DNA, entah positif atau negatif, si ayah korban tidak boleh melakukan tindakan hukum. Apapun, akan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Angel saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

    Angel menyebutkan, dalam surat perjanjian itu disebutkan pihak ayah dari bayi tidak boleh melakukan tindakan hukum kepada pihak RS apapun hasil dari tes DNA.

    “Nah itu aku keberatannya di situ. Makanya aku minta tolong sama KPAI, tinjau ulang itu perjanjian,” ujar Angel.

    Lalu, pihak RS juga sudah melanggar perjanjian yang sudah disepakati. Pada perjanjian itu pihak RS akan menanggung seluruh biaya tes DNA.

    Namun, kenyataannya pihak RS meminta perusahaan tempat ayah dari bayi itu bekerja terlebih dahulu yang membiayai tes DNA. Setelah itu baru pihak RS akan mengganti biaya tes DNA yang dikeluarkan perusahaan tempat ayah dari bayi itu bekerja.

    “Nah jadi ternyata disuruh perusahaan dulu yang bayar, nanti diganti oleh rumah sakit,” kata Angel.

    Atas dasar itu, kata Angel, KPAI akan memanggil pihak RS untuk menjelaskan hal tersebut.

    Sebelumnya, seorang pria berinisial MR (27) menduga bayinya tertukar di sebuah rumah sakit (RS) kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan bayi tersebut dalam kondisi meninggal dunia.

    RS Islam Cempaka Putih menyatakan siap memfasilitasi proses pemeriksaan tes DNA terkait adanya dugaan bayi yang tertukar dalam kondisi meninggal dunia.

    Hal ini dikatakan Direktur Utama RS Islam Jakarta Cempaka Putih Jack Pradono Handojo usai melakukan mediasi dengan kedua orang tua yang bayinya meninggal dunia sehari setelah lahir.

    “Alhamdulillah hari ini telah terjadi pertemuan dan kesepakatan dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Intinya Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih akan memfasilitasi proses pemeriksaan tes DNA untuk menguak kebenaran,” katanya.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pacaran Enam Bulan, Wanita Muda di Bogor Diduga Dianiaya hingga Iphone 15 Dibawa Kabur Kekasih – Halaman all

    Pacaran Enam Bulan, Wanita Muda di Bogor Diduga Dianiaya hingga Iphone 15 Dibawa Kabur Kekasih – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang wanita muda bernama Tiana Wardani (20) mempolisikan kekasihnya, UMD, ke Polres Bogor, Jawa Barat, lantaran diduga melakukan penganiayaan dan pencurian telepon genggam atau handphone (Hp) Iphone 15.

    Kepada awak media, Tiana mengaku awalnya dirinya berpacaran  dengan UMD pada Juni 2024, setelah dikenalkan oleh temannya.

    Namun, seiring waktu, UMD mulai melakukan penganiayaan hingga terjadi lima kali. Penganiayan itu dilakukan mulai di kamar kos, kamar hotel hingga saat di jalan tol yang diduga ada unsur kesengajaan untuk mengakibatkan kecelakaan.

    Penganiayaan yang dialaminya berupa dicekik, dipukul, ditelanjangi untuk dipermalukan, dipaksa minum minuman keras hingga dipermalukan di media sosial.

    Tiana akhirnya membuat laporan kepolisian ke Polres Bogor usai kejadian penganiayaan terakhir pada 5 Desember 2024 di jalan tol Citeureup, lanataran sudah membahayakan nyawanya.

    Ia bersama kuasa hukumnya melaporkan UMD atas dugaan tindak pidana penganiayaan dan pencurian telepon genggam Iphone 15.

    Pada Selasa, 10 Desember 2024, Tiana Wardani didampingi ayahandanya, Wardana dan kuasa hukum kembali mendatangi Polres Bogor

    Kedatangan mereka untuk menanyakan tindak lanjut pihak kepolisian atas laporan kasus dugaan penganiayan ringan dan pencurian telepon genggam Iphone 15 yang dilakukan UMD terhadap Tiana Wardani.

    “Kami mempertanyakan tentang proses laporan klien saya, atas laporan tanggal 5 Desember 2024, bahwa telah terjadinya penganiayaan dan perampasan barang klien saya berupa telepon selular Iphone15 atas milik klien saya,” ujar ketua tim hukum Tiana Wardani Krisna Dinata, kepada awak media, dikutip Kamis (12/12/2024).

    Menurut Krisna, polisi menyampaikan bahwa UMD selaku terlapor ingin kasus ini diselesaikan melalui perdamaian atau restorative justice.

    Namun, Krisna menolak permintaan tersebut. Sebab, proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian sejauh ini masih dalam kondisi normal.

    Sementara itu, ayahanda Tiana, Wardana juga mengaku tidak terima atas penganiayaan yang dialami anaknya dan berharap proses hukum berlanjut.

    “Anak saya dianiaya, oleh pacarnya dan HP anak saya dirampas,” ujar Wardana.

    Wardana mengaku, sudah mengetahui hubungan asmara putrinya dengan UMD yang telah berjalan sekira enam bulan. Namun, ia tidak tahu jika anak kandungnya kerap dianiaya UMD.

    “Terlapor sudah pernah mampir ke rumah untuk berkenalan dengan kami. Dan saya sangat kecewa anak saya diperlakukan seperti ini,” ungkapnya.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Polres Bogor maupun pihak terlapor perihal kasus ini.

  • Jelang Tahun Baru, Polda Metro Jaya Giatkan Patroli Medsos untuk Antisipasi Tawuran

    Jelang Tahun Baru, Polda Metro Jaya Giatkan Patroli Medsos untuk Antisipasi Tawuran

    ERA.id – Polda Metro Jaya menggiatkan patroli media sosial (medsos) menjelang tahun baru untuk mengantisipasi tawuran remaja.

    “Tawuran memang menjadi salah satu kerawanan yang harus diantisipasi, terutama pada malam tahun baru. Kalau patroli medsos itu ada tim khusus dari Direktorat Siber, tetapi personel Humas juga kita berdayakan untuk mengawasi dan melakukan sosialisasi anti-tawuran melalui medsos,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/12/2024), dikutip dari Antara.

    Terkait hal ini, Ade Ary menyebutkan Bid Humas Polda Metro Jaya juga menggelar pelatihan kepada personel, salah satunya untuk membangun strategi konten kreatif.

    “Personel Humas dilatih untuk membuat konten yang kreatif agar masyarakat juga tertarik untuk melihat atau mendengar pesan-pesan kamtibmas yang kita sampaikan melalui media sosial,” katanya.

    Untuk meningkatkan keahlian anggota tersebut, Polda Metro Jaya mengundang narasumber Dr. Dina Sekar Vuspa Ratih S.IP., M.I.Kom dan Handy Martinus, S.T, M.M, selaku Faculty Member Communication Department-Binus.

    “Dengan adanya pelatihan rutin ini, diharapkan personel Bid Humas, baik yang ada di Polda Metro Jaya, polres, maupun polsek semakin mumpuni dalam bidang komunikasi,” ucapnya.

    Ade Ary menyampaikan pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian personel di bidang humas. Personel diharapkan mengikuti tren yang berkembang di masyarakat supaya tidak ketinggalan informasi.

    “Humas itu kan corong yang mencerminkan instansi, sehingga humas ini diharapkan punya strategi yang baik dalam berkomunikasi dengan masyarakat,” ujarnya.

  • Mobil Seorang Wartawan Dicuri di Ciledug Mas Kota Tangerang, Pencurian Terjadi Saat Dini Hari – Halaman all

    Mobil Seorang Wartawan Dicuri di Ciledug Mas Kota Tangerang, Pencurian Terjadi Saat Dini Hari – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang wartawan media online bernama James Simanullang menjadi korban pencurian kendaraan di kawasan Ciledug Mas, Karang Tengah, Kota Tangerang.

    Mobil miliknya hilang saat diparkir di tempat penyewaan parkir tepatnya di daerah perukoan Ciledug Mas yang terletak dekat rumahnya tersebut.

    Adapun peristiwa itu disebut James terjadi pada Rabu (27/11/2024) lalu. Dia mengetahui mobil Avanza Veloz bernomor polisi B 2919 VVC miliknya itu raib sekira pukul 06.00 WIB.

    “Waktu itu mau manasin mobil kok sudah enggak ada mobilnya,” kata James kepada wartawan, Kamis (12/12/2026).

    Melihat mobilnya yang sudah tak ada di lokasi ia parkir, James bertanya kepada petugas keamanan di lokasi. Namun, petugas itu mengaku tidak tahu jika terjadi pencurian.

    Padahal, dari rekaman kamera CCTV, mobilnya dicuri oleh orang tak dikenal sekira pukul 01.30 WIB dini hari.

    “Dia (petugas keamanan) yang jaga masa bisa enggak tahu. Ngapain saja emang kerjaan dia. Padahal ngejebol kunci mobil butuh waktu yang lama,” katanya.

    Atas kejadian itu, James akhirnya melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Polsek Ciledug yang laporannya diterima dengan nomor LP/C/313/XI/2024/SPKT/S.Cld/Restro Tng Kota/PMJ, tanggal 27 November 2024.

    “Posisi mobil ada di bagian tengah. Kayaknya emang sudah ngincer kalau mau nyolong kan enak yang pinggir gampang keluarnya,” kata dia.

    Lebih lanjut, James meminta agar pihak kepolisian segera mengungkap pelaku pencurian tersebut.

    Terkait peristiwa ini, Kapolsek Ciledug Komisaris Polisi H. Ubaidillah memastikan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus dugaan pencurian kendaraan di komplek Ciledug Mas tersebut. 

    “Kami sudah atensi, akan kami ungkap maksimal,” ucapnya.

     

     

     

     

     

  • Kemenkum Musnahkan Barang Tiruan dari Berbagai Merek Senilai Rp5,3 Miliar

    Kemenkum Musnahkan Barang Tiruan dari Berbagai Merek Senilai Rp5,3 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Kementerian Hukum memusnahkan barang tiruan dari berbagai merek senilai Rp5,3 miliar.

    Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkum, Razilu menyampaikan pemusnahan barang tiruan itu berdasarkan dari 12 laporan yang telah ditindak pada 2024.

    “Jadi total kerugiannya secara keseluruhan Rp5.350.000.000 dari 12 item [aduan] ini. Totalnya banyak sekali,” ujar Razilu di kantornya, Kamis (12/12/2024).

    Dia menambahkan, jumlah barang dari 12 aduan itu mencapai ribuan unit dari sejumlah merek. Ribuan barang itu bakal dimusnahkan lantaran tidak memiliki nilai manfaat.

    “Ini harus dimusnahkan. Dimusnahkan ini supaya publik tahu bahwa Direktorat Kekayaan Intelektual ini juga tidak mengambil apapun dari barang-barang yang disitain,” tambahnya.

    Sementara itu, Direktur Penegakan Hukum Kombes Arie Ardian Rishadi merincikan barang yang dimusnahkan itu merupakan tiruan dari 12 merek mulai dari Lego 110 barang senilai Rp1 miliar.

    Kemudian barang tiruan Comotomo 808 Rp500 juta; Mimi White 216 barang Rp200 juta; MT NG Shan 2000 barang Rp800 juta; Louis Vuitton 10 barang Rp200 juta; sepatu Christian Louboutin dua barang Rp50 juta.

    Selanjutnya, Tokai gas lighter 5 dus Rp50 juta; suku cadang Honda 30 dus Rp1 miliar; Orion Choco Pie 50 dus Rp500 juta; kemasan makanan 30 dus Rp350 juta; genset 30 unit Rp400 juta; dan merchandise Harley Davidson Rp300 juta.

    “Dengan langkah ini, kami berharap bisa memberikan efek jera sekaligus mendukung persaingan usaha yang adil, sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita Presiden RI,” tutur Arie.

  • Mobil Remuk Tertimpa Pelat Besi di Tol Andara, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis – Halaman all

    Mobil Remuk Tertimpa Pelat Besi di Tol Andara, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Kecelakaan hari ini terjadi di ruas Tol Depok-Antasari, kawasan Cilandak yang mengarah Sawangan pada Kamis (12/12/2024) siang. 

    Peristiwa kecelakaan itu dibagikan oleh akun infodepok.id di Instagram. 

    Terlihat dalam video itu, dua kendaraan terlihat terlibat kecelakaan lalu lintas.

    Diduga sebuah truk terguling mengakibatkan muatan pelat besi berjatuhan hingga menimpa mobil Xpander berkelir putih.

    Bahkan, mobil  sampai remuk tak berbentuk. 

    Muatan besi yang dibawa truk tersebut berhamburan di jalan. 

    Dalam video yang beredar, sejumlah petugas telah berada di lokasi kecelakaan.

    Kecelakaan itu mengakibatkan kemacetan lalu lintas di jalan tol. 

    Peristiwa itu juga mengundang perhatian sejumlah warga di sekitar jalan tol tersebut.

    “14.17 kecelakaan melibatkan 2 kendaraan sebuah truk dengan mini bus di ruas tol Desari Cilandak mengarah Sawangan. Situasi arus lalu lintas menjelang lokasi terjadi kepadatan dan hanya 1 jalur yang bisa dilalui. Diimbau bagi para pengendara hati-hati bila melintas,” tulis @TMCPoldaMetro di X. 

    Evakuasi Korban Dramatis

    Belakangan diketahui mobil minibus yang terlibat kecelakaan adalah jenis X Force.

    Dalam video amatir, terlihat sejumlah petugas Jasa Marga berupaya mengevakuasi korban di dalam karena bodi mobil yang telah ringsek. 

    Mereka dengan hati-hati mengeluarkan korban yang terjepit di dalam mobil. 

    Dari video amatir yang diterima TribunJakarta.com, korban yang berhasil dievakuasi dari dalam mobil kemudian  diangkut menggunakan tandu ke mobil ambulans. 

    Sembilan petugas mengangkat tandu itu dengan tergesa-gesa ke dalam mobil ambulans. 

    Belum diketahui apakah sopir tersebut dalam kondisi selamat atau tidak. 

    “Astagfirullahaladzim, udah enggak ada itu mah,” kata perekam video amatir tersebut. 

    Terdengar suara kepanikan warga di sekitar tol yang melihat kejadian itu. 

    Mereka menduga nyawa sang sopir tak terselamatkan mengingat kondisi mobil yang rusak berat.  (Tribun Jakarta/Satrio Sarwo Trengginas)