Jakarta, Beritasatu.com – Istri almarhum aktor Epy Kusnandar, Karina Ranau, memberikan penjelasan terkait video lama yang kembali viral dan memperlihatkan Epy menyebut keinginan untuk dimakamkan di Garut, Jawa Barat. Video itu ramai dibicarakan publik beberapa hari setelah Epy meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025 di usia 61 tahun.
Wikipedia
Epy menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 14.24 WIB di RS Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur akibat penyumbatan pembuluh darah di batang otak (brainstem stroke), menurut data yang dirangkum dari sumber publikasi dan rekam medis keluarga.
Karina mengatakan keputusan memakamkan Epy di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, adalah pilihan terbaik yang dibuat keluarga berdasarkan komunikasi terakhir mereka. “Kalau kita memilih memakamkan almarhum di tempat yang sekarang, itu adalah keputusan terbaik dari kami,” ujar Karina dikutip dari kanal YouTube, Jumat (12/12/2025).
Ia menjelaskan masyarakat sering kesulitan memahami konteks beberapa ucapan almarhum, terutama saat kondisinya kurang stabil, yang kemudian memicu perdebatan di media sosial dan di kalangan netizen. “Netizen, masyarakat atau media mungkin tidak bisa membedakan mana omongan dia benar, mana hanya akting, atau mana omongan saat dia sedang kacau. Akhirnya kan ramai,” tambah Karina.
Karina menegaskan bahwa keluarga sangat menghormati amanah Epy. Jika memang Epy benar-benar menginginkan pemakaman di Garut, mereka tidak akan menolak. “Kalau memang amanah beliau pengin ke sana, kita akan antar. Saya menghormati dia sebagai suami, dia punya amanah ingin di tempat ibunya, pasti kita antar,” katanya.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa ada percakapan lain yang menjadi pertimbangan keluarga. Dalam satu momen, saat dirinya menanyakan ulang keinginan Epy soal lokasi pemakaman, Epy menjawab, “di mana pun aku, yang penting dekat sama Bunda.”
Pernyataan itu, menurut Karina, menjadi salah satu pertimbangan kuat sebelum keluarga akhirnya memutuskan lokasi pemakaman almarhum di Jakarta.
