Hewan: Kambing

  • Perhatikan Batas Aman Konsumsi Jeroan Menurut Dokter

    Perhatikan Batas Aman Konsumsi Jeroan Menurut Dokter

    Jakarta

    Jeroan adalah bagian organ bagian lain dari hewan selain otot, seperti hati, jantung, usus, lambung, hingga paru. Umumnya, jeroan yang dikonsumsi berasal dari sapi, kambing, ayam, dan domba.

    Bagian organ dalam ini banyak disukai orang. Meski demikian, di balik kelezatannya, jeroan dikenal sebagai makanan tinggi kolesterol dan purin yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Ketahui batas aman konsumsi jeroan berikut ini:

    Batas Aman Konsumsi Jeroan

    Dokter spesialis penyakit dalam, dr Rizka Novita Indriani, Sp.PD, menganjurkan untuk makan jeroan hanya dalam porsi yang kecil.

    “Hitungannya porsi kecil ya. Boleh dikonsumsi 1-2 kali seminggu porsi kecil ya. Kalau angka gram pasti Saya belum pernah menemukan angkanya,” kata dr Rizka kepada detikcom, Selasa (24/6/2025).

    Senada dengan hal tersebut, dikutip dari laman Melrose Health, konsumsi jeroan 1-2 kali dalam seminggu bisa mencapai keseimbangan yang tepat, antara memperoleh manfaat dan menghindari konsumsi nutrisi berlebih, seperti vitamin A.

    “Bagi kebanyakan orang, jeroan merupakan tambahan bergizi untuk diet jika dikonsumsi dalam jumlah sedang,” kata ahli gizi Julia Zumpano, RD, LD, dikutip dari Cleveland Clinic.

    Risiko Terlalu Banyak Konsumsi Jeroan

    Jeroan kaya akan nutrisi seperti vitamin A, vitamin B12 dan folat, serta merupakan sumber zat besi dan protein yang sangat baik. Meski demikian, terlalu banyak mengonsumsinya bisa memberikan risiko kesehatan.

    1. Meningkatkan Asam Urat

    Menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Ray Rattu, SpPd, konsumsi jeroan yang berlebihan bisa memicu peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Jeroan mengandung protein dan purin yang tinggi.

    “Asam urat atau uric acid itu adalah hasil metabolisme terhadap protein yang mengandung kadar purin yang tinggi, sehingga hasil metabolismenya berupa asam urat,” ucapnya saat berbincang dengan detikcom, Selasa (28/5/2025).

    Saat dikonsumsi secara berlebihan, kadar asam urat meningkat drastis, baik pada orang dengan kadar yang normal maupun mereka yang memiliki riwayat asam urat tinggi.

    “Yang normal bisa menjadi tinggi, yang sudah tinggi bisa makin tinggi sekali. Itu memang harus dihindari,” tegasnya.

    2. Meningkatkan Kolesterol

    Jeroan juga mengandung kolesterol dan lemak jenuh tinggi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol darah. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang dengan kolesterol tinggi.

    “Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung seperti kolesterol tinggi, sebaiknya pilih daging berotot tanpa lemak,” kata Zumpano.

    3. Penyakit Hati Berlemak

    Penelitian pada orang dewasa menunjukkan, konsumsi jeroan bisa sedikit meningkatkan risiko terkena penyakit hati berlemak atau fatty liver. Meski demikian, untuk mengonfirmasi temuan ini, para peneliti merekomendasikan untuk melakukan studi lebih lanjut.

    4. Kelebihan Kadar Vitamin dan Mineral

    Vitamin yang larut dalam air seperti riboflavin, niacin, dan B12, dan mineral seperti zat besi, seng, dan magnesium umumnya tidak berbahaya jika dikonsumsi berlebihan, karena kita mengeluarkan kelebihannya dari urin,

    Namun, kebanyakan vitamin A bisa menyebabkan masalah, terutama bagi wanita hamil. Meski demikian, menurut ahli diet Maddie Pasquariello, RDN, kemungkinan kecil untuk mendapat terlalu banyak vitamin A hanya dari makanan.

    “Kecuali jika Anda mengonsumsi hati sapi dalam jumlah yang sangat banyak sehingga Anda mungkin akan sakit sebelum mencapai kadar racun, kata Pasquariello, dikutip dari Woman Health.

    Ciri-ciri Jeroan yang Baik dan Layak Konsumsi

    Tak hanya soal porsi, sebelum mengonsumsi jeroan, penting untuk memastikan kualitasnya. Dikutip dar laman Kementerian Kesehatan, berikut ciri-ciri jeroan yang baik dan layak konsumsi.

    1. Hati

    Berwarna coklat muda atau tuaKantung empedu besarTidak ada cacing daun pada hatiTidak ada nanah pada hati

    2. Jantung

    Diselaputi kantung tipis putih

    3. Limpa

    Warnanya biru gelap keunguan dengan titik-titik putih dan seperti berseratLimpa sapi bentuknya seperti lidah sapi tetapi lebih tipis dan lunakLimpa kambing bentuknya membulatSelaput penutupnya keriputPosisinya melekat di sekitar babatTepinya tidak tumpul

    4. Paru

    Berwarna merah mudaWarna merah belang segar (darah di paru-paru) akibat proses pemotongan adalah normalTampak segarSeperti busa jika dirabaTidak melekat pada ruang dada saat dikeluarkanPermukaan mengkilap jika terkena cahayaTidak berbungkul dan selaput paru-paru tidak menebal

    5. Usus dan Lambung

    Berwarna kremTidak ditemukan cacing di dinding lambungUsus tidak berwarna merah karena berdarah

    Setelah memilih jeroan yang baik dan layak konsumsi, jangan lupa untuk memasak hingga benar-benar matang

    (elk/tgm)

  • TPAKD Purbalingga tetapkan empat program perluasan akses keuangan

    TPAKD Purbalingga tetapkan empat program perluasan akses keuangan

    Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani memberi pengarahan dalam Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Purbalingga Tahun 2025 yang digelar di Ruang Ardilawet Sekretariat Daerah Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (23/6/2025). ANTARA/HO-Pemkab Purbalingga

    TPAKD Purbalingga tetapkan empat program perluasan akses keuangan
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Selasa, 24 Juni 2025 – 06:47 WIB

    Elshinta.com – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menetapkan empat program kerja strategis yang diarahkan untuk memperluas akses keuangan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

    Keempat program strategis yang dihasilkan dalam Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Purbalingga Tahun 2025 yang digelar di Ruang Ardilawet Sekretariat Daerah Purbalingga, Senin, meliputi One Student One Account (OSOA), Microfinance Upland, Kredit Mawar, dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) untuk Desa Wisata.

    Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan program-program tersebut merupakan hasil rumusan bersama anggota TPAKD yang telah dikomunikasikan dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto.

    “Ini adalah komitmen kita bersama, yang secara garis besar terdiri dari empat program, yaitu One Student One Account (OSOA), Microfinance Upland, Kredit Mawar, dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) untuk Desa Wisata,” ujarnya.

    Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program secara optimal demi memperluas akses keuangan masyarakat.  Selain itu, dia mengingatkan perlunya langkah mitigasi terhadap potensi kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

    “Tentunya ini adalah langkah-langkah yang perlu kita sambut dengan penuh optimistis, juga jangan lupa terkait dengan mitigasi. Karena bilamana kredit bisa dikucurkan namun realisasinya tidak sesuai harapan, ini justru jadi simalakama bagi pemberi fasilitas kredit,” tegasnya.

    Wabup juga menyoroti penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan dimodali dari kredit Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) senilai Rp3 hingga Rp5 miliar dengan mekanisme cicilan dari Dana Desa.  Meskipun dinilai mempercepat akses keuangan desa, dia mengatakan bahwa edukasi keuangan bagi pelaku usaha sangat krusial.

    “Yang namanya uang tetaplah uang. Jadi perlunya edukasi sebelum memberikan fasilitas kredit,” katanya.

    Lebih lanjut, dia meminta TPAKD selektif dalam membuka akses keuangan bagi pelaku usaha di desa wisata karena masih banyak desa yang memaksakan diri menjadi desa wisata, padahal belum memiliki potensi yang memadai.

    “Jangan sampai program hanya digelontorkan namun wisata yang diciptakan tidak memiliki unique selling point. UMKM yang ada dalam wisata harus dibina dengan baik agar punya identitas, tidak ala kadarnya mi rebus, kopi, teh, air mineral,” kata Wabup.

    Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Purbalingga Gunanto Eko Saputro menjelaskan sejumlah program unggulan tahun 2025, antara lain program OSOA yang menargetkan pembukaan 15.000 rekening pelajar di bank badan usaha milik daerah (BUMD), Kredit Mawar dengan bunga 0 persen, dan Microfinance Upland yang mendukung produktivitas serta pemasaran kambing dan lada di Kecamatan Kejobong serta Pengadegan.

    “Program baru yang akan diluncurkan adalah Program Desa EKI untuk desa wisata. Kemarin diusulkan satu, yaitu Desa Wisata Tanalum, kami harap juga ditambah, tidak hanya satu desa karena kita punya 29 desa wisata dan desa yang pertaniannya aktif,” katanya.

    Ia mengatakan sejumlah dinas turut mendukung TPAKD melalui program digitalisasi dan pembiayaan, antara lain Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsosdalduk KBPPPA) dengan sistem penyaluran bantuan uang secara nontunai melalui virtual account.

    Selain itu; Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) dengan e-parkir, e-retribusi, dan pasar siap QRIS, serta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DinkopUKM) dengan pelatihan dan pembiayaan UMKM.

    Kepala Kantor OJK Purwokerto Haramain Billady mengatakan perluasan akses keuangan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat serta inklusi keuangan daerah.

    “Akses keuangan yang terbuka, potensi-potensi ekonomi yang ada bisa terbuka simpul-simpulnya,” katanya.

    Ia pun mendorong agar Kabupaten Purbalingga dapat mengadopsi Program Desa EKI seperti yang telah diterapkan di Kabupaten Banyumas, tepatnya di Desa Sudagaran dan Pekunden.

    “Saya tantang teman-teman agar program ini bisa keluar kandang dan nantinya ke Purbalingga,” kata Haramain menegaskan.

    Sumber : Antara

  • Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 Juni 2025

    Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya Megapolitan 23 Juni 2025

    Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Spesial masa liburan sekolah,
    Ancol
    menyediakan program “Camping Under the Sea” di Seaworld selama 5-6 Juli 2025. 
    Program ini menawarkan pengalaman untuk anak-anak berusia 7 sampai 12 tahun untuk bermalam di area Seaworld.

    Camping
    dalam Seaworld untuk mengenal biota laut, kembang biaknya ubur-ubur. Jadi, bermalam di Seaworld,” ujar Vice President (VP) Water and Animal Park Ancol Priya Nur Arga saat konfersi pers di Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/6/2025).
    Anak-anak yang mengikuti program ini bisa bertemu dengan maskot Seaworld yakni Twirly, Sharky, Chello, Octo, dan Hipo Friend.
    Program ini terbatas dengan kuota 75 anak. Setiap peserta dibanderol tiket Rp 750.000. Pendaftaran atau pembelian tiket bisa dilakukan secara daring di www.
    ancol
    .com.
    Selain Camping Under the Sea, Ancol juga menawarkan berbagai pilihan rekreasi selama
    libur sekolah
    , salah satunya di Ocean Dream Samudra. 
    Akan ada penampilan karakter animasi populer Simon and Friends yang menyapa pengunjung. Samudra juga kedatangan sekitar empat hingga enam ekor satwa baru
    pygmy goat
    atau kambing pygmy.
    Anak-anak yang berkunjung ke Samudra berkesempatan memberi makan, berfoto, dan mendapat edukasi singkat mengenai hewan tersebut.
    Ada pula Samudra Animal Parade. Dalam acara ini, satwa-satwa yang ada di Samudra akan berparade untuk memberikan hiburan, edukasi, dan interaksi visual untuk para pengunjung Ancol.
    Parade ini bisa disaksikan setiap sore selama masa
    libur sekolah 2025
    dan akhir di area Samudra.
    Sementara, di Jakarta Bird Land, akan ada Colorful Bird. Dalam acara ini, anak-anak bisa melihat dan berinteraksi dengan burung eksotis berwarna-warni.
    Pada momen libur sekolah ini, unit rekreasi Bird Land kedatangan satwa baru di antaranya, Military Macaw, Blue and Gold Macaw, Lady Amherst’s Pheasant, Golden Pheasant, dan Yellow Pheasant.
    Sedangkan di Atlantis akan ada pertunjukan Life Guard Show yang berkolaborasi dengan satwa burung berwarna-warni. Ada pula
    water fun games
    yang bisa diikuti pengunjung di Atlantis.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        23 Juni 2025

    Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya Megapolitan 23 Juni 2025

    Anak-anak Bisa Menginap di Seaworld Saat Liburan Sekolah, Ini Caranya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Spesial masa liburan sekolah,
    Ancol
    menyediakan program “Camping Under the Sea” di Seaworld selama 5-6 Juli 2025. 
    Program ini menawarkan pengalaman untuk anak-anak berusia 7 sampai 12 tahun untuk bermalam di area Seaworld.

    Camping
    dalam Seaworld untuk mengenal biota laut, kembang biaknya ubur-ubur. Jadi, bermalam di Seaworld,” ujar Vice President (VP) Water and Animal Park Ancol Priya Nur Arga saat konfersi pers di Ancol, Jakarta Utara, Senin (23/6/2025).
    Anak-anak yang mengikuti program ini bisa bertemu dengan maskot Seaworld yakni Twirly, Sharky, Chello, Octo, dan Hipo Friend.
    Program ini terbatas dengan kuota 75 anak. Setiap peserta dibanderol tiket Rp 750.000. Pendaftaran atau pembelian tiket bisa dilakukan secara daring di www.
    ancol
    .com.
    Selain Camping Under the Sea, Ancol juga menawarkan berbagai pilihan rekreasi selama
    libur sekolah
    , salah satunya di Ocean Dream Samudra. 
    Akan ada penampilan karakter animasi populer Simon and Friends yang menyapa pengunjung. Samudra juga kedatangan sekitar empat hingga enam ekor satwa baru
    pygmy goat
    atau kambing pygmy.
    Anak-anak yang berkunjung ke Samudra berkesempatan memberi makan, berfoto, dan mendapat edukasi singkat mengenai hewan tersebut.
    Ada pula Samudra Animal Parade. Dalam acara ini, satwa-satwa yang ada di Samudra akan berparade untuk memberikan hiburan, edukasi, dan interaksi visual untuk para pengunjung Ancol.
    Parade ini bisa disaksikan setiap sore selama masa
    libur sekolah 2025
    dan akhir di area Samudra.
    Sementara, di Jakarta Bird Land, akan ada Colorful Bird. Dalam acara ini, anak-anak bisa melihat dan berinteraksi dengan burung eksotis berwarna-warni.
    Pada momen libur sekolah ini, unit rekreasi Bird Land kedatangan satwa baru di antaranya, Military Macaw, Blue and Gold Macaw, Lady Amherst’s Pheasant, Golden Pheasant, dan Yellow Pheasant.
    Sedangkan di Atlantis akan ada pertunjukan Life Guard Show yang berkolaborasi dengan satwa burung berwarna-warni. Ada pula
    water fun games
    yang bisa diikuti pengunjung di Atlantis.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Nakes Bikin Bisnis Kambing Perah di Malang, Omzet Rp 1 Juta per Hari
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        23 Juni 2025

    Nakes Bikin Bisnis Kambing Perah di Malang, Omzet Rp 1 Juta per Hari Surabaya 23 Juni 2025

    Nakes Bikin Bisnis Kambing Perah di Malang, Omzet Rp 1 Juta per Hari
    Tim Redaksi
    MALANG, KOMPAS.com
    – Di tengah kesibukannya sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Wonosari, Koko Ali Susilo, warga Desa Sumbertempur, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang mempunyai usaha sampingan untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya.
    Ia memiliki usaha peternakan kambing perah dengan jumlah ratusan ekor. Hasil produksi susunya pun kini sudah menjadi salah satu pemasok pabrik pengolahan susu bubuk yang berbasis di Yogyakarta.
    Senin (23/6/2025), sepulang dari bekerja, sekitar pukul 16.00 WIB, Koko tidak langsung masuk ke rumahnya. Ia justru menuju kandangnya terlebih dahulu, meski masih mengenakan seragam dinas.
    Ia langsung memberi makan ratusan ekor kambingnya. Hal itu dilakukan karena pukul 16.00 WIB, memang menjadi waktu bagi kambing-kambingnya untuk makan.
    Rutinitas itu sudah dilakoni Koko setiap hari sejak ia mulai mengembangkan usaha pertenakan kambing pada tahun 2021 lalu.
    “Sebelum berangkat bekerja, saya memberi makan. Kemudian sepulang kerja saya beri makan lagi,” ungkap dia.
    Ada pun varian kambing yang ia ternak di antaranya PE, Savera, Sanen, dan Anglo dengan jumlah total 149 ekor. “Khusus untuk sapi perah jumlahnya 57 ekor kambing,” ujarnya.
    Koko menceritakan mulai mengambil peluang pengembangan kambing perah itu pada saat musim pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu.
    Ia yang bertugas sebagai surveillance Covid-19 di Puskesmas saat itu mulai berpikir bahwa saat itu banyak orang membutuhkan suplemen penambah imun, salah satunya dari susu.
    “Saat itulah saya punya ide untuk mengembangkan peternakan kambing perah, seiring rata-rata warga Desa Sumbertempur ini adalah peternak,” jelasnya.
    Ia lalu mulai beternak kambing dengan jumlah lima ekor. Gayung bersambut hasil produksi susunya benar-benar banyak diminati.
    Seiring berjalannya waktu, ia pun mulai menambah jumlah ekor kambing di kandangnya, sampai saat ini berjumlah 149 ekor.
    “Alhamdulillah, sampai saat ini permintaan terus meningkat. Bahkan hasil produksi kami pun tidak mampu memenuhi permintaan,” sebut dia.
    Ia mampu memproduksi sebanyak 57 liter susu kambing per hari, dengan harga jual antara Rp 18.000-Rp. 20.000 per liter. “Jadi omzet kami rata-rata per hari mencapai Rp 1 juta,” kata dia.
    Sementara untuk kebutuhan makannya, ia memberikan asupan konsentrat dan silase.
    “Dengan dua jenis makanan ini, kambing minim teridap penyakit, dibanding memberikan makanan ramban,” sebut dia.
    Koko menyebut, peternakan merupakan usaha yang minim resiko kematian, selama peternak menjaga pola makan kambing dan rutin membersihkan kandang.
    “Jadi sangat potensial untuk dikembangkan mengingat kebutuhan susu masyarakat terus meningkat,” kata dia.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Anggota DPR bagikan 3.000 beasiswa saat Soekarno Run di Trenggalek

    Anggota DPR bagikan 3.000 beasiswa saat Soekarno Run di Trenggalek

    Kekuasaan sejati adalah keberpihakan pada rakyat kecil.

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini membagikan 3.000 beasiswa gratis saat acara TGX Soekarno Run 2025 di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, kepada masyarakat.

    Novita Hardini mengatakan bahwa acara maraton tersebut bukan hanya ajang olahraga, melainkan juga momentum membumikan nilai-nilai perjuangan pro rakyat ala sang proklamator, presiden ke-1 RI Ir. Soekarno.

    “Oleh karena itu, hari ini saya memberikan 3.000 beasiswa gratis serta hadiah berupa 1 ekor sapi dan 10 kambing untuk rakyat Trenggalek. Ini adalah bentuk cinta kami kepada masyarakat,” kata Novita dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

    Dikatakan pula bahwa beasiswa yang dibagikan untuk ribuan peserta Soekarno Run itu untuk tingkatkan akses pendidikan yang merata. Sementara iru, hadiah sapi dan kambing diberikan kepada peserta terpilih sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan terhadap ekonomi rakyat kecil.

    Ia menjelaskan bahwa TGX Soekarno Run merupakan lari santai bertema perjuangan yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas olahraga, UMKM, hingga tokoh masyarakat.

    Kegiatan itu, kata dia, dikemas tidak hanya untuk kebugaran, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan dan menanamkan kembali semangat nasionalisme generasi muda.

    “Apa yang dilakukan Bung Karno dahulu adalah menanamkan keberanian bermimpi besar untuk bangsanya. Maka, sekarang mari kita wujudkan mimpi-mimpi rakyat lewat aksi nyata, termasuk lewat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” katanya.

    Wakil rakyat ini berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan, sekaligus inspirasi nasional dalam memperingati warisan pemikiran Bung Karno bahwa kekuasaan sejati adalah keberpihakan pada rakyat kecil.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Moge-Satwa yang Rugikan Negara Rp 4,6 T

    Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Moge-Satwa yang Rugikan Negara Rp 4,6 T

    Jakarta

    Bea Cukai Langsa bersama aparat TNI dan Polri menggagalkan sejumlah penyelundupan impor ilegal dan peredaran rokok ilegal di Provinsi Aceh. Serangkaian operasi pengawasan dan penindakan ini membongkar impor ilegal barang mewah, satwa, komoditas hasil tembakau (rokok) ilegal, hingga narkotika yang berpotensi merugikan negara hingga triliunan rupiah.

    Kepala Kantor Bea Cukai Langsa Sulaiman menyatakan selama semester I 2025 saja pihaknya berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebanyak Rp 4,68 triliun. Dengan rincian, Rp 4,09 miliar untuk sektor kepabeanan, Rp 7,16 miliar untuk sektor cukai, dan 4,67 triliun untuk biaya rehabilitasi narkotika yang tidak jadi dikeluarkan negara.

    “Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal di bidang kepabeanan dan cukai. Kami juga mengajak masyarakat untuk secara kontinu aktif melaporkan setiap indikasi penyelundupan ilegal ke Bea Cukai,” papar Sulaiman dalam keterangannya, Jumat (20/6/2025).

    Selama 6 bulan pihaknya berhasil menggagalkan penyelundupan barang impor ilegal sebanyak 2 kali dengan barang hasil penindakan diantaranya 17 unit kendaraan roda dua, dan komoditas lainnya.

    Kemudian ada juga penindakan rokok ilegal sebanyak 5 (kali dengan total jumlah batang yang diamankan sebanyak 5.859.200 batang berbagai merk. Pihaknya juga berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika sebanyak 11 kali dengan total barang sebanyak 584.650 gram.

    Barang dan satwa yang diamankan Bea Cukai Foto: Dok. Bea Cukai Langsa

    Dia mengungkapkan, pada Juni 2025 saja telah berhasil melakukan 1 kali penindakan terhadap pelanggaran di bidang kepabeanan, 4 kali penindakan terhadap pelanggaran di bidang cukai dan 2 kali penindakan di bidang narkotika. Salah satunya, pihaknya menggagalkan upaya penyelundupan impor ilegal dari Thailand ke wilayah Kecamatan Madat, Aceh Timur pada 15 Juni 2025. Dalam penindakan ini, berbagai barang berhasil diamankan, mulai dari kendaraan bermotor mewah, hingga berbagai jenis satwa.

    Total ada 8 unit kendaraan yang disita, mulai dari motor Harley Davidson, Motor Yamaha SR400, truk Isuzu Traga, hingga sepeda motor Honda Supra. Ada juga 17 ekor satwa mulai dari satwa patagonian mara yang merupakan satwa eksotis, musang feret, hingga kambing pigme, dan burung makau.

    (acd/acd)

  • Lapas Mojokerto Beri Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

    Lapas Mojokerto Beri Pelatihan Kemandirian Warga Binaan

    Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni menjalin koordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto dalam rangka menghadirkan pelatihan keterampilan bersertifikat.

    “Koordinasi ini penting sebagai upaya kami menghadirkan pembinaan yang tepat guna,” ungkap Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Lapas Kelas IIB Mojokerto, Bambang Budiantoro Hutabarat, Rabu (18/6/2025).

    Dalam koordinasi dengan BLK Mojokerto tersebut, dibahas sejumlah program pelatihan yang akan disesuaikan dengan minat dan potensi warga binaan. Beberapa diantaranya mencakup keterampilan pertukangan dan pengelasan, budidaya ikan lele, peternakan ayam, serta peternakan kambing.

    Selain pelatihan teknis, program ini juga akan difokuskan pada penguatan soft skill, etos kerja, serta penanaman mental kewirausahaan bagi warga binaan. Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap dapat mencetak lebih banyak warga binaan yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga siap mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pidananya.

    “Dengan pelatihan dari pihak profesional seperti BLK, kami berharap warga binaan memiliki keahlian yang diakui dan siap berdaya saing setelah keluar dari Lapas,” harapnya. [tin/but]

  • Warga Tuntut Penutupan Peternakan 43 Ribu Ekor Ayam di Semboro Jember

    Warga Tuntut Penutupan Peternakan 43 Ribu Ekor Ayam di Semboro Jember

    Jember (beritajatim.com) – Warga menuntut penutupan Hasaka Farm, peternakan 43 ribu ekor ayam potong, di RT 02 RW 02, Dusun Semboro Kidul, Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (16/6/2025).

    Kehadiran peternakan ayam itu dinilai meresahkan karena memunculkan persoalan lingkungan, mulai dati bau, lalat, dan kebisingan. Mereka menilai peternakan itu terlalu dekat dengan pemukiman warga.

    Mediasi Mediasi sempat dilakukan di aula kantor Kecamatan Semboro pada 27 Februari 2025. Saat itu, Kautsar Bilqisti, pemilik peternakan, dan warga setempat yang diwakili Willy Rudy Priyatmono menyepakati empat hal.

    Pertama, pengelola menyiapkan teknis yang diperoleh peternakan sebagai close house atau tertutup sebelum melanjutkan operasional. Tujuannya agar tidak ada lagi polusi bau dan lalat. Kedua, pengelola memberikan kompensasi kepada warga yang sumurnya terdampak.

    Ketiga, warga di lokasi peternakan dan sekitarnya tidak akan melakukan tindakan kekerasan yang mengganggu ketertiban umum. Terakhir, jika poin-poin yang disepakati kedua belah pihak dilanggar, maka camat dan musyawarah pimpinan kecamatan akan menutup peternakan jika dipandang perlu.

    Persoalan tidak selesai. Warga menilai Bilqisti tidak mematuhi kesepakatan. Maka pada 23 April 2025, mereka mendesak Camat Semboro Abdul Kadir menerbitkan rekomendasi sementara penghentian aktivitas peternakan dua hari berikutnya.

    “Sebenarnya itu bukan kewenangan kami. Kami menghentikan sementara sambil memohon petunjuk kepada Bapak Bupati. Kami menyurati secara resmi Bapak Bupati dengan tembusan beberapa organisasi perangkat daerah, salah satunya Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.” kata Kadir.

    “Kami tentu tidak bisa meminta menutup. Tapi tentunya pimpinan memahami bahwa itu adalah usulan. Sebagai anak buah di lapangan mengusulkan untuk merespons situasi yang sedikit berisiko, kami mohon pimpinan untuk meninjau kembali keberadaan kandang tersebut,” kata Kadir.

    Kebijakan Abdul Kadir ini menuai protes dari Bilqisti. Melalui kuasa hukumnya, dia menyomasi Kadir. “Pihak pengacara berasumsi bahwa saya telah melanggar kewenangan, karena camat tidak memiliki kewenangan untuk menutup usaha. Tapi pertimbangan kami, bahwa di luar kewenangan itu, ada situasi di masyarakat yang harus kami selamatkan,” kata Kadir.

    Merespons surat Abdul Kadir, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan meninjau lokasi pada 5 Mei 2025. Dinas Lingkungan Hidup Jember juga sudah menerbitkan pengujian kualitas pada 16 Mei 2025. Dari sinilah kemudian Kadir menerbitkan surat rekomendasi yang mempersilakan peternakan beroperasi kembali.

    Namun warga tidak puas, karena menilai uji yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup tidak akurat. Dari 19 pemilik rumah yang diwawancarai petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, 16 orang di antaranya menyatakan ada bau yang berasal dari peternakan dan mendesak agar peternakan itu ditutup.

    Sengketa meruncing pada 25 Mei 2925, setelah spanduk yang memuat kesepakatan bersama yang dipasang warga diganti spanduk surat rekomendasi Camat Semboro Abdul Kadir yang memberikan lampu hijau kepada peternakan untuk beroperasi lagi.

    Keributan terjadi. Warga yang marah membakar ban dan petasan di depan peternakan. “Klien kami bingung, kenapa sudah ada surat (dari Camat Semboro), kok masih ada pemasalahan,” kata Zainuddin, kuasa hukum Bilqisti.

    Mediasi kembali dilakukan. Ada enam kesepakatan tercapai saat itu. Pertama, operasional kandang sampai dengan panen paling lambat sampai dengan satu periode. “Kedua, masyarakat mengajukan gugatan sampai 24 Juni 2025, yaitu untuk menyurati dinas-dinas terkait,” kata Willy Rudy.

    Mereka sepakat kondisi dinyatakan status quo dan peternakan tidak boleh diisi ayam lagi sebelum ada keputusan Pemkab Jember. Masyarakat memberikan kesempatan kepada Pemkab Jember melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk menyelesaikan persoalan. “Masyarakat dan pihak kandang akan menerima apapun hasil keputusan dari dinas terkait,” kata Willy Rudy.

    Pernyataan Pemilik Peternakan
    Kautsar Bilqisti mengatakan, sebelumnya lokasi peternakan ayam itu digunakan untuk peternakan kambing milik kakaknya. Tahun 2023, dia menyampaikan kepada warga bahwa akan membuka peternakan ayam di sana.

    Proses perizinan ditempuh. “Kamu baru beroperasi juga 2024,” kata Bilqisti.

    Di tengah usaha yang baru dibuka, Bilqisti menderita sakit kanker, sehingga tidak bisa melanjutkan komunikasi dengan warga sekitar.

    Bilqisti membenarkan bahwa petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Jember sudah meninjau lapangan untuk mengecek kadar kualitas udara, kualitas air, baik di dalam kandang maupun di luar kandang.

    “Dinas Peternakan juga turun meninjau dan menanyakan kami menggunakan sistem kandang apa. Ini kandang close. Kami tidak meninggalkan limbah sama sekali, karena limbahnya kami buang ke Bali untuk pupuk,” kata Bilqisti.

    Hasil pengujian Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa semua sudah sesuai baku mutu. “Limbah udaranya sesuai baku mutu. Limbah airnya sesuai baku mutu. Malah apa sebenarnya tidak ada limbah airnya, karena kami kandang kering,” kata Bilqisti.

    Kendati demikian, Bilqisti tetap memasang instalasi pengolahan air limbah sesuai saran Dinas Lingkungan Hidup Jember. Ia mempersilakan anggota DPRD Jember untuk meninjau langsung lokasi peternakannya.

    “Dinas LH sudah turun untuk melihat fakta di sana seperti apa. Faktanya sudah terbit, hasil limbahnya memang sesuai baku mutu semua. Terus mau apa lagi,” kata Bilqisti.

    Merespons keluhan warga, Bilqisti menawarkan pemberian dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. “Saya sebenarnya sudah menawarkan banyak hal kepada warga di sini, termasuk apa yang bisa saya bantu untuk lingkungan juga, CSR apa saja,” katanya.

    Namun Bilqisti mengakui bahwa pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sedang berproses. Pengajuan perizinan baru bisa dilakukan setelah tanah peternakan disertifikasi melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Namun perizinan sudah diajukan melalui OSS (Online Single Submission) atau sistem perizinan terintegrasi.

    Persoalan Dibawa ke DPRD Jember
    Merasa semua usaha birokratis sudah mentok, Camat Abdul Kadir menyarankan mediasi dilakukan di gedung DPRD Jember.

    “Karena kalau secara normatif regulatif mungkin tidak akan ada titik temu. Bisa saja pemilik kandang ngotot bahwa dia berizin dan seterusnya. Tapi di luar itu kenyataannya, situasinya dan kami menjadi saksi bahwa memang ada timbul bau dan ketidaknyamanan lingkungan di titik tersebut,” katanya.

    Kadir memahami Komisi B DPRD Jember bukan eksekutor. “Mungkin bisa mengambil alur solusi masyarakat. Karena kalau hanya bergerak di tataran normatif regulatif, keresahan warga kami di Desa Semboro itu akan tetap berlanjut,” katanya.

    “Semboro ini relatif adem ayem, tenteram, dan masyarakatnya guyub. Jangan sampai karena ada satu titik kepentingan usaha di situ, banyak pihak yang terkorbankan kenyamanannya dan hubungan sosial yang baik selama ini,” kata Kadir.

    Rapat dengar pendapat pun digelar di ruang Komisi B DPRD Jember, Senin (16/6/2025). Di sini Ketua Komisi B Candra Ary Fianto mengingatkan, bahwa pelaku usaha wajib mengambil data rona lingkungan yang relevan dengan potensi dampak yang ditimbulkan sesaat sebelum kegiatan kelanjutan tahap konstruksi.

    Pelaku usaha, lanjut candra, juga diharuskan mematuhi peraturan undang-undang di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan. “Kami mendapat informasi bahwa sumur salah satu warga (di sekitar peternakan) berwarna hijau,” kata Candra.

    Candra juga mempertanyakan kepatuhan Bilqisti terhadap penyediaan dana penjaminan untuk pemulihan fungsi lingkungan hidup sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang. Dia juga mempertanyakan pelaporan kegiatan peternakan itu setiap enam bulan sekali untuk dievaluasi.

    Zainuddin, pengacara Bilqisti, menegaskan kesiapan kliennya untuk memenuhi kewajiban perizinan. “Selama ini karena klien kami masih merintis, dengan ketidaktahuan beliau sehingga ada beberapa perizinan yang mungkin belum diurus, termasuk Izin Mendirikan Bangunan (sekarang PBG, red),” katanya.

    “Ke depannya kami mohon klien kami ini dibina, tapi jangan dibinsakan. Jadi mohon dibantu pada klien kami yang menjadi kewajiban-kewajibannya dan kami juga siap untuk memenuhi,” kata Zainuddin.

    Komisi B akhirnya meminta Bilqisti menutup sementara peternakannya hingga semua perizinan terpenuhi. “Kami juga meminta warga tetap menjaga ketertiban dan tidak bertindak anarkis,” kata Candra. [wir]

  • Marc Marquez Bikin MotoGP Ngebosenin!

    Marc Marquez Bikin MotoGP Ngebosenin!

    Jakarta

    Pebalap Ducati asal Spanyol, Marc Marquez tampil sangat dominan sepanjang musim ini. Namun, situasi tersebut justru membuat kompetisi terasa monoton dan membosankan!

    Disitat dari Motosan, mantap pebalap yang besar di era 1990-an, Kevin Schwantz menilai, dominasi Marc Marquez di Ducati mirip saat The Baby Alien baru datang ke Honda. Ketika itu, Marquez sulit sekali dikalahkan. Bahkan, Valentino Rossi saja sampai kelimpungan.

    “Apa yang kita lihat dari Marc Marquez sama dengan apa yang kita lihat saat dia masih di Honda sebelum cedera. Dia bisa membuat balapan menjadi sangat membosankan,” ujar Schwantz, dikutip Sabtu (14/6).

    “Tidak ada yang bisa dilakukan siapa pun, kecuali pembalap lain berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka sehingga mereka dapat menemukan di mana Marquez lebih baik dari mereka,” tambahnya.

    Marc Marquez. Foto: Icon Sportswire via Getty Images/Icon Sportswire

    Itulah mengapa, Schwantz mengaku, bukan Marquez yang didukungnya musim ini, melainkan Franco Morbidelli yang bisa menjadi kambing hitam. Selain itu, dia memang menyukai gaya membalap murid Valentino Rossi tersebut.

    “Jika saya punya pebalap favorit, itu adalah Morbidelli. Saya merasa dia tampil baik, tenang, santai, dan saya senang berbicara dengannya,” kata dia.

    Sebagai catatan, Marc Marquez memang tampil sangat dominan musim ini. Bahkan, dia memimpin klasemen dengan koleksi 233 poin. Hebatnya lagi, dia meraih tujuh kemenangan dari delapan balapan pendek (sprint race) yang telah dijalaninya.

    Berikut Klasemen MotoGP 2025Marc Marquez Ducati Lenovo (GP25) 233Alex Marquez BK8 Gresini Ducati (GP24) 201Francesco Bagnaia Ducati Lenovo (GP25) 140Franco Morbidelli Pertamina VR46 Ducati (GP24) 115Fabio di Giannantonio Pertamina VR46 Ducati (GP25) 99Johann Zarco Castrol Honda LCR (RC213V) 97Marco Bezzecchi Aprilia Racing (RS-GP25) 79Pedro Acosta Red Bull KTM (RC16) 76Fermin Aldeguer BK8 Gresini Ducati (GP24)* 73Fabio Quartararo Monster Yamaha (YZR-M1) 59Maverick Viñales Red Bull KTM Tech3 (RC16) 48Ai Ogura Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* 43Luca Marini Honda HRC Castrol (RC213V) 38Brad Binder Red Bull KTM (RC16) 35Enea Bastianini Red Bull KTM Tech3 (RC16) 35Jack Miller Pramac Yamaha (YZR-M1) 31Alex Rins Monster Yamaha (YZR-M1) 31Joan Mir Honda HRC Castrol (RC213V) 27Raul Fernandez Trackhouse Aprilia (RS-GP25) 25Takaaki Nakagami Honda Test Rider (RC213V) 10Lorenzo Savadori Aprilia Factory (RS-GP25) 8Augusto Fernandez Pramac Yamaha (YZR-M1) 6Miguel Oliveira Pramac Yamaha (YZR-M1) 3.

    (sfn/lth)