Liputan6.com, Jakarta – Grand Theft Auto 6 atau GTA 6 menjadi salah satu game paling dinanti peluncurannya. Dijadwalkan rilis pada November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X, studio game tersebut memastikan versi PC akan menyusul. Semnetara itu, peluang game ini hadir di Nintendo masih belum jelas.
Meski tersedia di dua platform utama, GTA 6 diperkirakan akan lebih identik dengan PS5. Bukan karena status eksklusif, melainkan karena kondisi pasar konsol saat ini dinilai lebih menguntungkan bagi PlayStation (PS) dibandingkan Xbox.
Pandangan ini disampaikan jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, dalam wawancara di podcast Button Mash milik The Ringer. Pernyataan tersebut dikutip Polygon, Rabu (14/1/2026).
“Xbox hampir menjadi faktor tidak terlalu besar. Memang tetap akan terjual jutaan kopi di Xbox, tetapi PS adalah platform utama,” kata Schreier.
Ia menambahkan, “dalam beberapa hal, ini hampir seperti game eksklusif PlayStation, karena sebagian besar penjualan akan terjadi di PS5 dan ikut mendongkrak penjualan konsolnya.”
Schreier juga menilai Sony akan sangat berhati-hati menata kalender rilis game internal mereka agar tidak berbenturan langsung dengan peluncuran GTA 6. Diyakini, keputusan ini diambil untuk memaksimalkan momentum pasar.
Analisis tersebut mencerminkan dinamika persaingan konsol terkini. Performa Xbox belum menunjukkan pemulihan signifikan. Sepanjang 2025, Microsoft tercatat menaikkan harga konsol dan layanan Game Pass.
Walau Game Pass sempat menghadirkan sejumlah game menarik, konsol Microsoft ini masih dinilai kesulitan menghadirkan deretan game blockbuster mampu menggerakkan basis pemain secara besar.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5471435/original/068830500_1768286938-GTA_6__Dok._Rockstargames_.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)