Grup Musik: APRIL

  • Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Tol Trans Jawa Tembus 79.045

    Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Tol Trans Jawa Tembus 79.045

    Bisnis.com, JAKARTA–Polri mengungkapkan kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Tol Trans Jawa sudah mencapai 79.045 kendaraan.

    Sementara itu, kendaraan masuk ke Jakarta sebanyak 25.039 kendaraan per hari Rabu 26 Maret 2025.

    Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Kombes Jansen Avitus Panjaitan menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalulintas mulai hari ini Kamis 27 Maret 2025 untuk mengantisipasi kepadatan lalulintas di sejumlah ruas jalan tol.

    “Kami telah menyiapkan rekayasa lalulintas, sistem one way lokal dan skema contraflow di ruas jalan tol,” tuturnya di Jakarta, Kamis (27/3).

    Selain itu, dia juga mengimbau kendaraan sumbu tiga ke atas agar tidak beroperasi mulai 24 Maret-8 April 2025. Jika masih tetap beroperasi, dia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tilang.

    “Kecuali kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya,” katanya.

    Dia juga mengimbau masyarakat yang telah melakukan perjalanan mudik untuk berhati-hati dan menjaga kondisi fisik serta kondisi kendaraan agar tetap prima.

    “Serta juga memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat. Selain itu, warga juga harus memastikan saldo pada uang elektronik cukup guna memperlancar transaksi di jalan tol,” ujarnya.

  • Ekonom: Waspadai Penurunan Daya Beli, Ekonomi Bisa Amblas

    Ekonom: Waspadai Penurunan Daya Beli, Ekonomi Bisa Amblas

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah perlu mewaspadai penurunan kinerja konsumsi rumah tangga dalam situasi Idulfitri/Lebaran tahun ini yang akan mempengaruhi kinerja ekonomi secara umum. 

    Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengungkapkan bahwa Ramadan maupun Lebaran merupakan momentum kenaikan konsumsi rumah tangga tertinggi dibandingkan bulan-bulan biasa. 

    “Ini situasi yang bikin kami khawatir, apabila dalam momen tersebut saja ekonomi lesu, efeknya akan berpengaruh terhadap total pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (27/3/2025). 

    Di tengah situasi saat ini dengan adanya tren penurunan pendapatan, terutama pada pedagang informal seperti UMKM dan kaki lima yang berdampak pada penurunan prediksi jumlah pemudik, ekonomi ditaksir berada pada level 4,95%—5,03% pada kuartal I/2025. 

    Ramalan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang lebih rendah dari kuartal I/2024 yang sebesar 5,11% year on year (YoY) tersebut turut diakibatkan oleh sikap pekerja formal yang lebih memilih menabung penghasilan dari Tunjangan Hari Raya (THR) ketimbang berbelanja. 

    Bhima melihat adanya kekhawatiran dari para pekerja formal akan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK), sehingga bersiap dengan menunda mudik hingga menyediakan dana darurat dari THR. 

    Padahal dalam kegiatan tahunan mudik Lebaran turut menjadi pendorong ekonomi daerah, mulai dari transportasi, makan dan minum, suvenir, serta akomodasi berupa hotel. 

    Bhima bahkan menyebutkan tidak sedikit pengusaha di daerah yang memperoleh omzet jumbo selama musim lebaran, yang bahkan mampu menutup operasional sepanjang tahun. 

    Lantas, apa yang pemerintah harus lakukan untuk memaksimalkan konsumsi rumah tangga di tengah sentiment daya beli lesu?

    Bhima menuturkan hal yang paling utama, yakni pemerintah tak perlu membuat kebijakan aneh yang mendistorsi daya beli. 

    “Termasuk efisiensi belanja pemerintah itu jangan brutal kaya begini, semua akhirnya kena, banyak sektor di daerah basis pariwiasta terdampak,” tuturnya. 

    Menurutnya, kebijakan seperti diskon tarif listrik perlu digelontorkan lebih lanjut bahkan sepanjang tahun ini, karena ampuh untuk melindungi daya beli.

    Sementara perlindungan sosial tetap perlu disalurkan baik tunai maupun pangan, dengan catatan tepat sasaran, untuk melindungi masyarakat. 

    Dampak Mudik Minim 

    Sebelumnya, peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan di LPEM FEB UI Teuku Riefky menyampaikan turunnya jumlah pemudik akan semakin berdampak terhadap koreksi ekonomi kuartal I/2025.  

    Riefky melihat pelemahan efek Ramadan maupun Idulfitri/Lebaran kemungkinan besar sudah muncul sejak periode yang sama tahun lalu, tetapi pada 2024 terdapat buffer berupa kegiatan Pemilu sehingga ekonomi mampu tumbuh 5,11%. 

    Membandingkan dengan kuartal I/2024 pun, kala itu awal Ramadan jatuh pada 11 Maret 2024. Sementara Lebaran masuk pada April atau sudah memasuki kuartal II/2024. 

    Di mana pertumbuhan ekonomi kuartal II/2024 sebesar 5,05% YoY atau lebih rendah dari kuartal I/2024. 

    “Dampaknya terhadap perekonomian kuartal I/2025 masih mungkin 5%, tetapi sangat tipis, mungkin 5,0% sekian,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (25/3/2025). 

  • Catat! Tarif Listrik PLN April-Juni Tidak Naik

    Catat! Tarif Listrik PLN April-Juni Tidak Naik

    Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif tenaga listrik kuartal II 2025 untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak naik.

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan hal ini dilakukan demi menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha, terutama menjelang Idulfitri 2025.

    “Diputuskan tarif tenaga listrik kuartal II tahun 2025 tetap, yaitu sama dengan tarif tenaga listrik periode kuartal I tahun 2025, sepanjang tidak ditetapkan lain oleh Pemerintah,” kata Bahlil melalui keterangan resmi, Kamis (27/3/2025).

    Selain itu, untuk tarif tenaga listrik 24 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap mendapat subsidi listrik. Golongan ini mencakup pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta pelanggan yang menggunakan listrik untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero), penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap 3 bulan dengan mengacu pada perubahan realisasi parameter ekonomi makro, yakni kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). 

    Adapun, tarif tenaga listrik kuartal II 2025 ditetapkan menggunakan realisasi parameter ekonomi makro bulan November 2024 hingga Januari 2025, di mana secara akumulasi seharusnya menyebabkan kenaikan tarif listrik.

    Sebelumnya, Pemerintah memberikan stimulus biaya listrik yang merupakan bagian dari paket insentif di bidang ekonomi berupa diskon 50% biaya listrik kepada pelanggan Rumah Tangga PT PLN (Persero) dengan daya sampai dengan 2.200 VA pada bulan Januari dan Februari 2025. 

    “Diskon biaya listrik 50 persen telah berakhir pada 28 Februari 2025. Sejak 1 Maret 2025 tarif listrik Rumah Tangga daya sampai dengan daya 2.200 VA sudah kembali normal. Tarif normal atau tetap ini berlanjut di triwulan II 2025,” ujar Bahlil.

    Kementerian ESDM terus mendorong PLN agar selalu melakukan langkah-langkah efisiensi operasional dan memacu penjualan tenaga listrik secara lebih agresif dengan terus menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

    Berikut daftar lengkap tarif listrik pelanggan PLN non subsidi April-Juni 2025:  

    1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.  

    2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 per kWh.  

    3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 per kWh.  

    4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 per kWh.  

    5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 per kWh.  

    6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 per kWh.  

    7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh. 

    8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.114,74 per kWh.  

    9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 996,74 per kWh.  

    10. Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 per kWh.  

    11. Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.522,88 per kWh.  

    12. Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp 1.699,53 per kWh. 

    13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp 1.644,52 per kWh.

  • Hutama Karya Buka 3 Ruas Tol di Sumatera untuk Mudik Lebaran 2025, Simak Rinciannya

    Hutama Karya Buka 3 Ruas Tol di Sumatera untuk Mudik Lebaran 2025, Simak Rinciannya

    Liputan6.com, Lampung – PT Hutama Karya (Persero) akan mengoperasikan tiga ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) secara fungsional guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik Lebaran 2025.

    Tiga ruas tol tersebut meliputi Jalan Tol Pekanbaru – Padang Seksi Sicincin – Padang sepanjang 35,90 km, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 Seulimeum – Padang Tiji sepanjang 23,95 km, serta Jalan Tol Palembang – Betung Seksi 2 GT Rengas/Musi Landas – Pangkalan Balai dengan panjang 30,67 km.

    Ketiga ruas tol itu akan dibuka secara fungsional mulai 24 Maret hingga 10 April 2025, setiap hari pada pukul 08.00 – 17.00 WIB.

    Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim menjelaskan bahwa pengoperasian fungsional itu hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I non-bus, seperti mobil pribadi dan kendaraan kecil lainnya.

    “Kecepatan maksimal yang diperbolehkan adalah 40 km/jam. Sementara itu, kendaraan berat seperti truk, bus, dan kendaraan non-Golongan I tidak diperbolehkan melintas,” kata Adjib dalam keterangannya, Minggu (23/3/2025).

    Untuk kelancaran arus mudik dan balik, Hutama Karya juga menerapkan skema lalu lintas berbeda di setiap ruas tol. Pada Tol Palembang – Betung Seksi 2, sistem satu arah akan diberlakukan dari Palembang ke Jambi saat arus mudik, dan sebaliknya saat arus balik.

    “Sementara itu, Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) serta Tol Pekanbaru – Padang Seksi Sicinci – Padang akan beroperasi dengan skema dua arah,” sebutnya.

    Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik, Hutama Karya telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti peningkatan frekuensi patroli, pemasangan rambu tambahan, serta koordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait.

    “Kami mengimbau pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi serta kondisi fisik yang prima,” imbaunya.

    Selain itu, pemudik diharapkan mematuhi batas kecepatan, mengikuti rambu dan papan informasi yang tersedia, serta menaati arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman.

     

    Jerat Tengkulak Gula di Tengah Pandemi Corona Covid-19

  • 47.357 Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Merak

    47.357 Kendaraan Keluar Jakarta ke Arah Merak

    Bisnis.com, JAKARTA-Polri menyebut jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa ke arah Pelabuhan Merak telah mencapai 47.357 kendaraan.

    Jubir Satgas Humas Operasi Ketupat 2025 Kombes Jansen Avitus Panjaitan menyebut bahwa kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui Gerbang Tol Cikupa juga tidak kalah banyak yaitu mencapai 45.434 kendaraan per hari Rabu 26 Maret 2025.

    Menurutnya, Polri juga sudah menyiapkan rekayasa lalulintas mulai hari ini Kamis 27 Maret 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kepadatan lalulintas di sejumlah ruas jalan tol.

    “Kami telah menyiapkan rekayasa lalulintas, sistem one way lokal dan skema contraflow di ruas jalan tol,” tuturnya di Jakarta, Kamis (27/3/2025).

    Selain itu, dia juga mengimbau kendaraan sumbu tiga ke atas agar tidak beroperasi mulai 24 Maret-8 April 2025. Jika masih tetap beroperasi, dia menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tilang.

    “Kecuali kendaraan logistik yang membawa kebutuhan pokok, uang, hantaran ternak, dan barang khusus lainnya,” katanya.

    Dia juga mengimbau masyarakat yang telah melakukan perjalanan mudik untuk berhati-hati dan menjaga kondisi fisik serta kondisi kendaraan agar tetap prima.

    “Serta juga memanfaatkan rest area secara efektif untuk beristirahat. Selain itu, warga juga harus memastikan saldo pada uang elektronik cukup guna memperlancar transaksi di jalan tol,” ujarnya.

  • 5 Kapolda Termuda di Indonesia setelah Mutasi Polri Maret 2025, Ini Nama-namanya

    5 Kapolda Termuda di Indonesia setelah Mutasi Polri Maret 2025, Ini Nama-namanya

    loading…

    Saat ini tercatat ada 5 Kapolda yang aktif menjabat di seluruh wilayah Indonesia. Foto/Ist

    JAKARTA – Kapolda merupakan singkatan dari Kepala Kepolisian Daerah yang bertugas memimpin pelaksanaan tugas Polri di wilayah tingkat provinsi dan bertanggung jawab langsung kepada Kapolri. Para Jenderal Polisi yang mengemban jabatan tersebut adalah Pati Polri berpangkat Irjen Polisi atau Brigjen Polisi.

    Saat ini, tercatat ada sekitar 36 Kapolda yang aktif menjabat di seluruh wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, beberapa di antaranya masih tergolong berusia muda. Siapa saja mereka?

    Kapolda Termuda di Indonesia

    1. Irjen Pol Jhonny Edison Isir, Kapolda Papua Barat

    Irjen Pol Jhonny Edison Isir merupakan salah seorang Perwira Tinggi (Pati) Polri. Ia menjabat sebagai Kapolda Papua Barat sejak Desember 2023 ketika menggantikan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.

    Jhonny lahir di Jayapura, 7 Juni 1975, sehingga usianya sudah menginjak 49 tahun. Ini membuatnya menjadi Kapolda termuda yang aktif bertugas di Indonesia sekarang.

    Sekelumit tentang Jhony. Ia adalah lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) dan berhak atas penghargaan Adhi Makayasa.

    Sebelum menjadi Kapolda Papua Barat, Jhonny sudah banyak menduduki jabatan strategis lain. Di antaranya seperti Ajudan Presiden RI (2017), Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri (2019), Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri (2019).

    Kemudian, ada juga Kapolrestabes Medan (2019-2020), Kapolrestabes Surabaya (2020-2021) Wakapolda Sulawesi Utara (2021-2023) hingga Karojianstra Sops Polri (2023-2023).

    2. Brigjen Pol Alfred Papare, Kapolda Papua Tengah

    Brigjen Pol Alfred Papare menjabat sebagai Kapolda Papua Tengah sejak November 2024. Ia lahir pada 6 April 1974, sehingga kini berusia 50 tahun.

    Pada riwayatnya, Alfred diketahui sebagai jebolan Akpol 1995 yang berpengalaman dalam bidang Intel. Sebelumnya, ia pernah menjadi Wakapolda Papua Barat periode 2023-2024.

    Lebih jauh, Alfred juga sempat menyemat posisi strategis lain. Sebut saja seperti Kabidpropam Polda Metro Jaya (2017), Analis Kebijakan Madya bidang Provos Divpropam Polri (2018), Dirintelkam Polda Papua (2020) hingga Irwasda Polda Papua (2020).

    3. Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kapolda Jawa Tengah

    Berikutnya ada Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Polisi kelahiran 30 Juli 1974, Magetan, Jawa Timur ini berpengalaman di bidang reserse dan kini berusia 50 tahun.

    Melihat ke belakang, Ribut adalah jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Sebelum menjadi Kapolda Jawa Tengah, Ribut telah menduduki beberapa jabatan strategis lain di Korps Bhayangkara.

  • Wakil Bupati Purbalingga Pantau Posko Lebaran, Sebut Semua Siap Melayani Pemudik

    Wakil Bupati Purbalingga Pantau Posko Lebaran, Sebut Semua Siap Melayani Pemudik

    TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA — Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah melakukan monitoring terhadap sejumlah posko Pelayanan Idul Fitri 1446 H pada hari ini, Kamis (27/3/2025) dengan tujuan untuk memastikan kesiapan posko dalam menghadapi arus mudik dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. 

    Beberapa posko yang dikunjungi ialah Pos Pengamanan di Alun-alun Purbalingga, Pos Pengamanan Dinas Perhubungan di simpang empat Karangsentul, serta posko di beberapa obyek wisata seperti Purbasari Pancuranmas Padamara, Owabong Waterpark, Golaga, dan D’las Serang.

    Selain itu rombongan turut menyambangi Pasar Bobotsari dan Terminal Bobotsari untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik. 

    Pada kesempatan ini Wakil Bupati Dimas menegaskan seluruh petugas dari berbagai instansi sudah siap memberikan pelayanan yang maksimal bagi para pemudik maupun wisatawan yang berkunjung ke Purbalingga.

    “Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar. Insyaallah rekan-rekan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan siap melayani masyarakat yang melintas atau berwisata ke Purbalingga,” jelas Dimas Prasetyahani pada keterangan resmi yang diterima Tribunjateng.com pada Kamis (27/3/2025). 

    Selain memantau posko lebaran, rombongan juga melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Bobotsari.

    Dari hasil pantauan, harga-harga masih relatif stabil, kecuali cabai rawit merah yang mengalami kenaikan menjadi Rp.100.000 per kilogram.

    Namun kenaikan ini dinilai tidak akan menimbulkan gejolak yang berarti di masyarakat.

    Sementara itu Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporpar) Kabupaten Purbalingga, R.Budi Setiawan mengungkapkan target kunjungan wisata selama libur lebaran tahun ini pada (28 Maret- 6 April 2025). 

    Beberapa lokasi wisata diharapkan akan mengalami lonjakan kunjungan, antara lain di D’Las Serang dengan target 50.000 pengunjung, Owabong Waterpark 50.000 pengunjung, Golaga 30.000 pengunjung, Purbasari Pancuranmas 30.000 pengunjung dan Situ Tirta Marta 20.000 pengunjung. 

    “Harapannya kunjungan wisata tahun ini bisa melampaui target, sehingga pariwisata di Purbalingga makin berkembang. Kami juga memastikan wisatawan mendapatkan pengalaman yang nyaman dan aman selama berlibur di Purbalingga,” ungkapnya. 

    Selanjutnya Kepala Kesehatan Kabupaten Purbalingga, dr. Jusi Febrianto juga menyampaikan beberapa posko kesehatan mudik tersedia di beberapa titik seperti di Posko Alun-alun, Posko Jompo (Kecamatan Kalimanah) dan Posko di Rest Area Karangreja. Posko kesehatan akan melayani hingga 7 April 2025.

    “Bila pemudik capek bisa mampir sebentar di posko kesehatan sekaligus kita juga berikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis Quick Win seperti program Presiden Prabowo,” katanya.

    Dengan kesiapan posko Lebaran serta pengamanan yang maksimal, Kabupaten Purbalingga optimis dapat memberikan layanan terbaik bagi para pemudik dan wisatawan yang berkunjung selama libur Lebaran 1446 H. (*)

  • Ini Jadwal Pembatasan Angkutan Barang di Tol Trans Sumatera saat Arus Mudik Lebaran

    Ini Jadwal Pembatasan Angkutan Barang di Tol Trans Sumatera saat Arus Mudik Lebaran

    JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) atau HK akan menerapkan pembatasan angkutan barang di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025.

    Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan, implementasi pembatasan tersebut bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol selama periode mudik dan balik.

    “Berdasarkan SKB tersebut, kendaraan yang dibatasi operasionalnya selama periode ini meliputi angkutan barang yang kriteria jumlah berat melebihi batas ketentuan atau Over Dimension Over Load (ODOL), sumbu tiga atau lebih, menggunakan kereta tempelan atau kereta gandengan serta pengangkut hasil tambang, galian dan bahan bangunan,” ujar Adjib seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis, 27 Maret.

    Adapun pembatasan angkutan barang itu diterapkan di Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung pada Senin, 24 Maret 2025 mulai pukul 00.00 WIB hingga Selasa, 8 April 2025 pukul 24.00 WIB.

    Kemudian, pembatasan angkutan barang juga bakal dilakukan di Tol Pekanbaru–Dumai pada Jumat, 28 Maret mulai pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 4 April pukul 24.00 WIB, dengan menyesuaikan kebijakan masing-masing daerah.

    Namun demikian, Adjib menekankan bahwa aturan pembatasan tersebut tidak berlaku untuk beberapa jenis angkutan barang tertentu, seperti kendaraan pengangkut BBM/BBG, angkutan pengantaran uang, hewan dan pakan ternak, pupuk, kendaraan yang digunakan untuk penanganan bencana alam, kendaraan yang mengangkut sepeda motor dalam program mudik dan balik gratis serta barang pokok.

    Dengan catatan, kendaraan yang dikecualikan dari pembatasan ini wajib dilengkapi dengan surat muatan jenis barang.

    “Kami ingin memastikan para pemudik dapat menikmati perjalanan lebih tenang dan menyenangkan dengan mengurangi potensi hambatan di jalan tol. Oleh karena itu, kami mengimbau pengguna jalan tol, terutama pengemudi angkutan barang untuk mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan,” kata Adjib.

    Pasalnya, kata Adjib, pada periode normal pengguna JTTS didominasi oleh angkutan barang. Oleh karena itu, agar kebijakan tersebut tersosialisasi dengan baik, Hutama Karya juga mengoptimalkan berbagai kanal komunikasi, baik media sosial, media konvensional maupun melalui radio.

    Oleh karena itu, Hutama Karya juga memasang imbauan pada setiap akses masuk tol agar pengguna jalan dapat mengetahui kebijakan pembatasan kendaraan sebelum memasuki jalan tol. Dengan demikian, tidak menimbulkan masalah yang dapat mengganggu lalu lintas dan antrean, terutama di gerbang tol.

  • Kepala Daerah Monitoring Pos Pengamanan, Pastikan Kesiapan Personel Selama Arus Mudik Lebaran

    Kepala Daerah Monitoring Pos Pengamanan, Pastikan Kesiapan Personel Selama Arus Mudik Lebaran

    TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR – Kepala daerah di Kabupaten Karanganyar dan Kota Solo mengecek kesiapan personel pos pengamanan untuk menyambut arus mudik dan balik lebaran 1446 H/2025. 

    Di Kabupaten Karanganyar, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto dan Adhe Eliana serta forkopimda mengecek pos pemantauan Operasi Ketupat Candi 2025 yang tersebar di beberapa titik pada Kamis (27/3/2025). 

    Rober Christanto menyampaikan, pemantauan ini untuk memastikan kesiapsiagaan personil dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang merayakan lebaran di wilayah Kabupaten Karanganyar, pos tersebar di Pospam Alun-alun Karanganyar, Pospam Exit Tol Klodran, Pospam Edupark UMS Colomadu, Pospam Exit Tol Kebakkramat, Pospam Karangpandan dan Pospam Tawangmangu.

    “Memastikan semua pos pengamanan siap siaga menghadapi arus mudik dan balik,” katanya di sela pemantauan. 

    Seperti diketahui Operasi Ketupat Candi 2025 ini berlangsung selama 14 hari, dimulai sejak 26 Maret hingga 9 April 2025.

    Selain pengamanan lalu lintas, operasi ini juga mencakup antisipasi gangguan keamanan, pemeriksaan protap keselamatan dan pelayanan kesehatan.

    Pemkab Karanganyar menghimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga keselamatan dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan kenyamanan bersama selama arus mudik dan balik lebaran.

    Sementara itu di Kota Solo, Wali Kota Solo, Respati Ardi, bersama Forkopimda melaksanakan monitoring persiapan posko lebaran di beberapa titik strategis di Kota Solo. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas bagi pemudik yang akan melintasi atau singgah di Kota Solo selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.

    Adapun posko yang dikunjungi antara lain Posko Makutha, Posko Tugu Keris Gilingan, Posko Jurug, dan Posko Benteng Vastenburg.

    Dalam monitoring ini, Wali Kota dan jajaran meninjau berbagai fasilitas penting, seperti ruang istirahat pemudik, fasilitas kesehatan, toilet portable, tenda darurat, serta ketersediaan logistik seperti air minum dan makanan ringan bagi pemudik.

    Selain itu, juga dipastikan kesiapan personel dari berbagai instansi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk dari unsur Pramuka, MTA, kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, serta tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan PMI. Semoga dengan kesiapan ini, para pemudik yang melintas di Solo dapat merasa aman dan nyaman,” ungkapnya. 

    Selain kesiapan fasilitas fisik, Wali Kota juga menekankan pentingnya koordinasi antar instansi dalam menangani berbagai situasi darurat, termasuk kemungkinan peningkatan volume kendaraan dan cuaca yang tidak menentu.

    Pemkot Solo berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, khususnya selama periode lebaran agar perjalanan mudik berjalan lancar dan penuh kenyamanan. (*)

  • Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Dumai, Beritasatu.com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan akan menindak tegas para pelaku yang nekat dan sengaja membakar hutan untuk membuka lahan perkebunan.

    Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika menghadiri apel gelar pasukan dan perlengkapan, serta penanaman pohon antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, Riau, Kamis (27/3/2025).

    “Kita menyiapkan sumber daya tentang bagaimana penegakan hukum untuk pelaku-pelaku karhutla atau pembakaran hutan dan lahan tersebut. Saya sudah koordinasi dengan Kajati Riau apabila ada kasus kebakaran hutan dan lahan agar segera kita duduk bersama untuk dibawa ke pengadilan,” tegas Irjen Herry Heryawan.

    Dijelaskan Irjen Herry, pihaknya menyiagakan sebanyak 1.300 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api (MPA) serta relawan lainnya untuk mencegah karhutla.

    Tujuannya untuk menunjukkan komitmen dalam mencegah dan memberantas kasus karhutla. “Kita turun langsung, komplain bukan hanya masyarakat Riau tetapi di negara tetangga kita. Kita tunjukkan bahwa kita sudah berkomitmen melakukan langkah-langkah mitigasi upaya preventif kalau nantinya ini terjadi kita lebih cepat untuk mengatasinya,” ujar Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

    Dia menegaskan upaya pencegahan karhutla lebih diutamakan guna menghindari dampak kabut asap yang dapat merugikan masyarakat dan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, kebakaran hutan dan lahan telah menjadi masalah yang berulang, terutama di wilayah Provinsi Riau, dampaknya meluas ke berbagai sektor, termasuk kesehatan masyarakat, ekonomi, transportasi, dan hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid mengungkapkan, Pemprov Riau bersama Forkopimda telah siap siaga dalam mengantisipasi potensi karhutla saat musim kemarau panjang.

    “Mulai 1 April nanti mulai berlaku kesiapsiagaan ini hingga November,” kata Abdul Wahid.

    Dia mengungkapkan, ada tiga daerah di Riau yang rawan karhutla, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Siak. Untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan bahaya karhutla, Pemprov Riau dan Forkopimda akan mengagendakan Jambore Karhutla.

    “Kita bikin Jambore menyadarkan mulai dari anak-anak agar kita sadar bagaimana untuk menjaga alam supaya tidak ada kebakaran ini lah kita ingin bangkitkan semangat kebersamaan itu hingga ke lapisan bawah,” tutur Wahid.

    Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi Rocky Gerung. Rocky menilai upaya Pemprov Riau, Polda dan Forkopimda sudah maksimal dan terorganisasi.

    “Semua upaya harus berorientasi kepada amdal. Amdal itu harus dikembalikan kepada masyarakat. Ini serius, kebakaran hutan pasti terjadi tetapi sekarang kita pastikan bahwa keterlibatan masyarakat sipil untuk menjaga hutan. Ada peralatan, petugas dan lain-lain, tetapi kalau nurani tidak bicara maka percuma, itu penting,” tandasnya.

    Selain Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid, turut hadir Wakil Gubernur SF Hariyanto, Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, dan sejumlah pejabat Forkopimda Riau, Kota Dumai, Kabupaten Siak serta Kabupaten Bengkalis.