Gotong Royong Warga Kebumen Patungan Beli Tanah Rp 400 Juta untuk KDMP
Tim Redaksi
KEBUMEN, KOMPAS.com –
Semangat gotong royong begitu terasa di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Keterbatasan aset desa justru menjadi pemicu kebersamaan warga untuk membangun masa depan ekonomi desa.
Desa Tirtomoyo tidak memiliki lahan yang cukup untuk membangun gerai dan pergudangan
Koperasi Desa Merah Putih
(KDMP).
Kondisi tersebut mendorong perangkat desa bersama warga berinisiatif patungan membeli tanah senilai Rp 400 juta.
Ketika ketiadaan aset desa menjadi tantangan, warga bersama pemerintah desa sepakat menghimpun dana secara swadaya demi pengadaan lahan pembangunan KDMP.
Sesuai ketentuan, pembangunan gerai dan pergudangan KDMP mensyaratkan ketersediaan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi.
Sementara itu, Desa Tirtomoyo tidak memiliki tanah desa dengan luasan tersebut.
“Kalau di desa kami memang tidak mempunyai tanah seluas itu, makanya pihak Pemdes dan warga sekitar sepakat untuk patungan membeli tanah,” kata Kepala Desa Tirtomoyo, Najam, Jumat (9/1/2026).
Najam menjelaskan, pengadaan lahan dilakukan melalui mekanisme swadaya yang disepakati dalam musyawarah desa.
Dalam forum tersebut, dibentuk Tim Panitia Pembebasan Tanah Hibah yang bertugas mengelola seluruh proses pengadaan lahan.
“Musyawarah desa dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, warga, perangkat desa, BPD, hingga pemilik lahan. Semuanya sepakat bahwa pengadaan lahan dilakukan secara swadaya,” ujar Najam.
Lahan yang akan dibeli merupakan milik warga desa yang kini menetap di Jakarta. Luas tanah mencapai 6.020 meter persegi, jauh melebihi kebutuhan minimal yang dipersyaratkan, dan dinilai menjadi satu-satunya solusi untuk pembangunan KDMP.
Awalnya, harga tanah ditawarkan sebesar Rp 600 juta. Namun karena diperuntukkan bagi kepentingan desa, harga akhirnya disepakati turun menjadi Rp 400 juta.
“Pemilik lahan memahami bahwa tanah ini untuk kepentingan desa. Dari situ muncul kesepakatan harga jadi Rp 400 juta,” kata Najam.
Sesuai perjanjian, pembayaran lahan harus diselesaikan dalam waktu satu tahun. Hingga kini, panitia telah memberikan uang muka sebesar Rp40 juta yang diperoleh melalui pinjaman dari Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma).
“Dananya sementara pinjam Bumesma dulu, kalau dana swadaya sudah terkumpul Rp40 juta, pinjaman itu akan segera dilunasi,” jelasnya.
Sementara itu, dana jariyah swadaya warga yang terkumpul hingga kini mencapai Rp17,9 juta. Desa Tirtomoyo sendiri memiliki sekitar 670 kepala keluarga.
Najam menegaskan, pemerintah desa maupun lembaga desa tidak terlibat langsung dalam pengelolaan dana pembelian tanah. Seluruh proses dikelola oleh panitia yang dibentuk dari unsur warga dan telah diatur melalui peraturan desa serta Surat Keputusan (SK).
“Uang patungan swadaya langsung masuk ke rekening panitia. Pemerintah desa hanya memfasilitasi dan memastikan semuanya berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Selain mengandalkan partisipasi warga yang tinggal di desa, panitia juga berencana membuka ruang kontribusi bagi warga perantauan asal Desa Tirtomoyo.
Pemerintah desa akan menawarkan kesempatan kepada para perantau untuk ikut ambil bagian dalam
pembangunan aset desa
tersebut.
“Patungan diawali oleh perangkat desa dan juga warga. Banyak warga yang antusias membeli tanah ini,” kata dia.
Pembangunan gerai dan pergudangan KDMP direncanakan dimulai bulan depan. Keberadaan gerai ini diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi desa dan menjadi pusat distribusi produk-produk lokal.
Tidak hanya itu, sisa lahan yang tersedia juga telah diproyeksikan untuk pembangunan berbagai fasilitas publik, mulai dari PAUD, sekretariat BPD, sekretariat karang taruna, PKK, hingga gedung olahraga (GOR).
“Untuk Paud kan kita belum ada gedung padahal setiap tahun ada sekitar 45 anak. Selama ini masih numpang di rumah gurunya,” kata Najam.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Gotong Royong Warga Kebumen Patungan Beli Tanah Rp 400 Juta untuk KDMP Regional 9 Januari 2026
/data/photo/2026/01/09/69604756984ae.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)