DPD II Tak Rekeng Calon Lain, Pengamat: Golkar se-Sulsel Ingin Appi Jadi Ketua

DPD II Tak Rekeng Calon Lain, Pengamat: Golkar se-Sulsel Ingin Appi Jadi Ketua

“Baik melalui mekanisme voting maupun musyawarah mufakat hingga aklamasi, semua peluang itu sangat terbuka untuk Appi sebagai Ketua Golkar Sulsel,” lanjutanya.

Ia juga menilai, figur-figur yang sempat mencuat belakangan lebih bersifat simbolik tidak menunjukkan keseriusan yang nyata untuk bertarung dalam Musda.

Karena itu, lanjut dia, penilaian DPD II hanya Appi yang benar-benar siap dan serius, sehingga dukungan diberikan kepadanya.

Dari sisi modal politik dan rekam jejak, Munafri dinilai memiliki keunggulan signifikan. Selain menjabat sebagai Wali Kota Makassar, Appi juga dianggap tidak memiliki catatan negatif yang dapat merusak citra partai.

Track record Appi relatif bersih, tidak ada hal yang merusak citra. Ia juga punya kemampuan merangkul dan menyatukan kader.

“Ini penting di tengah dinamika politik, apalagi saat Golkar berada dalam momentum kebangkitan dan menghadapi persaingan antarpartai,” jelasnya.

Adi juga menyinggung dinamika politik nasional, termasuk potensi pergeseran kader lintas partai, yang menurutnya justru memperkuat posisi Golkar jika dipimpin figur yang mampu menjaga soliditas internal.

“Sekarang memang bola ada di DPP untuk menentukan, tetapi dukungan DPD II sangat krusial. Itu adalah basis kekuatan partai. Soliditas kader di daerah menjadi faktor penentu keberlanjutan dan kejayaan Golkar di Sulsel,” pungkasnya.

Diketahui, dari total 24 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, sebanyak 20 DPD II kini telah resmi menyerahkan dukungan tertulis kepada Ketua DPD II Golkar Kota Makassar tersebut untuk maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musda yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.