Liputan6.com, Jakarta – Hujan deras yang mengguyur di berbagai wilayah–dalam atau luar Jawa–dalam beberapa hari terakhir memicu banjir di sejumlah wilayah.
Kondisi ini ramai diperbincangkan warganet hingga menjadi trending topic di media sosial X (sebelumnya Twitter), dengan puluhan ribu unggahan membahas dampak banjir dan potensi bencana lanjutan seperti longsor.
Pantauan Tekno Liputan6.com di X pada Senin (12/1/2026), tercatat lebih dari 31 ribu postingan yang memuat kata kunci banjir. Percakapan tersebut datang dari berbagai daerah, mulai dari pesisir Pantura hingga wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Sejumlah warganet menyampaikan kekhawatiran agar banjir tidak berlangsung lama. Mereka menilai curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana susulan, terutama tanah longsor di daerah rawan.
Salah satu warganet mengunggah kondisi pascabanjir bandang di wilayah Aceh Barat.
“Ini bukan konten, ini kenyataan pahit yang harus diterima oleh masyarakat Sikundo, Kabupaten Aceh Barat yang masih terisolasi pasca banjir bandang pada Jumat (9/1/2026),” tulis akun Cak****.
Keluhan juga datang dari kawasan Pantura Jawa.
“Min, kenapa daerah saya di dekat Pantura Jawa kalau hujan sedikit langsung banjir. Lagi-lagi banjir, padahal laut jauh,” tulis akun @High***.
Sementara itu, beberapa warganet melaporkan kondisi banjir di Kudus, Jawa Tengah.
“Mohon doanya guys buat Kudus, Jawa Tengah yang lagi terkena bencana tanah longsor dan banjir. Sampai sekarang masih hujan dan airnya belum surut,” tulis akun @tany****.
Tak hanya genangan air, warganet juga menyoroti dampak lanjutan banjir terhadap lingkungan dan lalu lintas di Jakarta. Salah satu pengguna melaporkan adanya tumpukan sampah di jalan.
“Flyover Pesing banjir, plus ada sampah di tengah jalan,” tulis akun @sya****.
Ada pula yang mengaitkan banjir dengan kemacetan.
“Pasti merah karena macet banjir,” tulis akun @cloud***.
Meski demikian, tidak semua wilayah terdampak. Seorang warganet menyebut kawasan Tangerang Selatan masih relatif aman.
“Memang hujan terus dari pagi, tapi Tangsel masih aman kok, min,” tulis akun @kind***.
Hingga kini, warganet terus memantau perkembangan situasi sambil berharap intensitas hujan segera menurun agar risiko banjir dan longsor tidak semakin meluas.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1527617/original/018105300_1488777498-Banjir16.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)