Cerita Wagino, Pensiunan Sopir Damkar Korban Penipuan Istri TNI AD di Purworejo
Tim Redaksi
PURWOREJO, KOMPAS.com –
Nama Wagino (68), pensiunan sopir Dinas Pemadam Kebakaran Purworejo, kini menjadi sorotan setelah kisah pilunya terungkap.
Ia menjadi salah satu dari puluhan lansia korban penipuan investasi bodong yang dilakukan oleh Dwi Rahayu, istri seorang anggota TNI AD.
Alih-alih menikmati masa pensiun dengan tenang, hidup Wagino kini berubah menjadi perjuangan harian untuk bertahan hidup.
Uang ratusan juta rupiah hasil gadai SK pensiun, serta penjualan kambing, emas, hingga sawah, lenyap setelah diinvestasikan ke bisnis fiktif yang dijanjikan Dwi Rahayu.
“Dulu itu pencairan di Kebumen, Dwi Rahayu ditemani suaminya HS yang TNI itu. Setelah cair itu, yang pakai Bu Dwi Rahayu semua,” ungkap Wagino kepada media, Minggu (23/3/2025).
Tak hanya uang dari SK pensiun, Dwi Rahayu disebut terus mendorong Wagino untuk menambah investasi. Wagino pun menjual kalung, gelang emas, traktor, bahkan sawah, demi memenuhi permintaan tersebut.
Wagino mengaku Dwi Rahayu menawarkan investasi pembangunan rest area di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), dengan iming-iming keuntungan hingga Rp 5 juta per bulan. Karena tergiur, Wagino menggadaikan SK pensiunnya ke bank dan memperoleh pinjaman sekitar Rp 170 juta.
“Dia bilang uangnya aman, dan saya bisa mendapatkan keuntungan besar,” ujarnya.
Namun, semua janji itu tak terbukti. Wagino justru kehilangan seluruh hartanya. Ia tertipu oleh bujuk rayu yang dikemas sebagai peluang investasi.
“Tambah, kalung emas, dan gelang emas, hingga gadaikan sawah,” tambahnya.
Kini, untuk bertahan hidup, Wagino harus bekerja sebagai buruh tani di sawah milik orang lain. Ia juga menjalani usaha kecil-kecilan seperti sewa dan gadai traktor, namun hasilnya jauh dari cukup.
Bahkan, uang pensiun yang seharusnya sekitar Rp 2,6 juta, kini hanya tersisa Rp 200.000 setelah dipotong angsuran utang.
“Karena rumah saya jauh, saya ambil uang di bank tiga bulan sekali. Kalau tiap bulan, habis buat beli bensin dan ongkos,” katanya.
Wagino termasuk dalam 104 korban penipuan Dwi Rahayu, dengan total kerugian mencapai Rp 26,9 miliar. Ia berharap pelaku dihukum setimpal dan hak-hak para korban bisa dikembalikan, termasuk SK pensiunnya yang masih tergadai.
“Kami ingin keadilan. Kalau bisa, SK saya dikembalikan. Itu satu-satunya harapan saya untuk melunasi utang,” ucapnya.
“Saya berharap hakim bisa melihat penderitaan kami. Kami ingin pelaku dihukum seadil-adilnya, dan hak kami dikembalikan,” tutupnya penuh harap.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Cerita Wagino, Pensiunan Sopir Damkar Korban Penipuan Istri TNI AD di Purworejo Regional 23 Maret 2025
/data/photo/2025/03/23/67dfc97007c14.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)