Cerita Frengky Missa Soal Posisi Hingga Akui Ada Campur Tangan Thomas Doll di Kariernya
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemain muda Bhayangkara FC, Frengky Missa sukses membawa timnya kembali tampil di Liga 1 musim depan.
Saat membela Bhayangkara FC di Liga 2, Frengky tercatat bermain sebanyak 17 pertandingan dengan mencetak empat gol dan empat assist.
Frengky tak hanya tampil apik sebagai bek sayap, kepiawaiannya dalam membuat peluang dan mencetak gol pun membuat dirinya kerap ditempatkan sebagai penyerang sayap.
“Pas awal musim masih main bek kiri tapi pas beberapa pertandingan, tiga pertandingan, pelatih suruh main di depan,” ujar Frengky di Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).
Untuk penetapan posisi, pemain berusia 20 tahun tersebut mengaku nyaman saat diturunkan sebagai penyerang sayap maupun bek.
Penetapan ia tampil sebagai penyerang maupun bek biasanya disesuaikan dengan formasi yang diterapkan coach Hanim Sugiarto.
“Tergantung formasi kalau saya nyaman di depan karena pengen nyerang, tapi kalau main pakai lima bek saya lebih nyaman di bek kiri,” ujar Frengky,
“Kalau lima bek kan bisa naik turun. kiri tapi kalau 433 saya lebih nyaman di winger (penyerang sayap),” terangnya.
Perubahan posisi dalam setiap pertandingan dikatakan Frengky tak menyulitkan baginya, lantaran sudah terlatih sejak masih membela Persija U-18 saat tampil di Elite Pro Academy (EPA).
Tak hanya itu, dirinya juga turut berterima kasih kepada Thomas Doll.
Saat masih membela Persija Jakarta, Frengky kerap mendapatkan masukan dari pelatih asal Jerman tersebut.
“Ya mungkin juga karena dia (Thomas Doll), saya awalnya kan dari sana (Persija) diajarin juga,” ucap pesepakbola yang juga anggota Kepolisian tersebut.
“Saya masih ingat waktu EPA Persija U-18, saya dipromosikan pas coach Thomas lalu masuk ke Persija. Jadi banyak pelajaran dan nasihat juga dari dia,” pungkasnya.