Category: Voi.id

  • Suku Bunga Perbankan Tak Kunjung Turun, BI Soroti Special Rate untuk Depositor Besar

    Suku Bunga Perbankan Tak Kunjung Turun, BI Soroti Special Rate untuk Depositor Besar

    JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menempatkan saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah pada perbankan nasional seharusnya diikuti dengan percepatan penurunan suku bunga kredit.

    “Pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh BI dan penempatan dana SAL pemerintah di perbankan perlu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan lebih cepat,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu, 19 November. 

    Sebagai informasi, Purbaya telah menempatkan SAL sebesar Rp200 triliun di lima bank milik negara pada 12 September 2025 yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) masing-masing menerima Rp55 triliun, sementara Bank Tabungan Negara (BTN) memperoleh Rp25 triliun dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp10 triliun.

    Penempatan dana kembali dilakukan pada 10 November 2025 dengan total Rp 76 triliun yaitu untuk Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing mendapatkan Rp25 triliun, dan Bank Jakarta menerima alokasi sebesar Rp1 triliun.

    Menurut Perry, penurunan suku bunga perbankan hingga kini masih berjalan lambat. 

    Meski BI sudah menurunkan suku bunga sebesar 125 bps, suku bunga deposito tenor 1 bulan hanya turun 56 bps dari 4,81 persen di awal 2025 menjadi 4,25 persen pada Oktober 2025.

    Adapun suku bunga kredit menurun 20 bps dari 9,20 persen di awal 2025, menjadi 9 persen pada Oktober 2025.

    “Terutama dipengaruhi oleh pemberian special rate kepada deposan besar yang mencapai 27 persen dari total DPK bank,” ungkapnya.

  • Lantik Ribuan Pejabat, Pramono Pastikan Tak Ada Lagi Kekosongan Jabatan di Jakarta 

    Lantik Ribuan Pejabat, Pramono Pastikan Tak Ada Lagi Kekosongan Jabatan di Jakarta 

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tak ada lagi posisi pejabat yang dibiarkan kosong di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Hal ini diungkapkan Pramono usai melantik ribuan pejabat eselon III dan IV.

    Pengisian jabatan secara penuh ini, menurut Pramono, menjadi langkah Pemprov untuk mempercepat kinerja birokrasi dan memastikan pelayanan publik tidak tersendat akibat kekurangan pejabat.

    “Memang sempat lama terjadi kekosongan, dan saya dan Bang Doel beserta jajaran, kita memang berkeinginan untuk semuanya segera kita isi. Maka dengan demikian, sekarang semua pejabat yang ada di DKI Jakarta sudah terisi dan mudah-mudahan bisa bekerja secara maksimal,” kata Pramono usai pelantikan di Balai Kota DKI jakarta, Rabu, 18 November.

    Dalam pelantikan hari ini, terdapat 686 pejabat administrator, pengawas, dan ketua sub-kelompok yang resmi dilantik. Selain itu, terdapat 523 pejabat fungsional melalui mekanisme pengangkatan pertama, ditambah 20 jenis jabatan pindahan di 14 perangkat daerah. Sementara itu, pejabat fungsional guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah negeri yang dilantik hari ini berjumlah 673 orang.

    “Kalau dijumlah dari hari ini dilantik dan juga dua minggu yang lalu, jumlah pejabat yang dilantik di Balai Kota atau di DKI Jakarta jumlahnya 2.700 orang,” ungkap Pramono.

    Ia menegaskan pengisian jabatan secara masif ini bertujuan memperkuat fondasi pemerintahan daerah, terutama pada level pelaksana yang bersinggungan langsung dengan pelayanan warga.

    Pramono meminta seluruh pejabat baru mendukung kepala perangkat daerah dalam merumuskan kebijakan yang inklusif dan berkeadilan, khususnya terkait percepatan penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

    Kepada ratusan kepala sekolah yang turut dilantik hari ini, Pramono menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan sekaligus memastikan ruang belajar bebas dari kekerasan. Ia meminta sekolah memperkuat tata kelola sekaligus mengoptimalkan program wajib seperti KJP Plus dan KJMU agar tepat sasaran.

    “Kepada para kepala sekolah, saya tekankan bahwa pendidikan adalah fondasi penting bagi masa depan Jakarta. Tingkatkan mutu pembelajaran, optimalkan peran guru, dan pastikan sekolah menjadi ruang yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan. Tidak boleh ada bullying di seluruh sekolah di Jakarta,” tegas Pramono.

    Pramono juga menyampaikan pesan kepada seluruh pejabat fungsional yang terlibat dalam pelantikan massal ini. Ia meminta mereka menjaga profesionalitas sekaligus memastikan setiap tugas menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Kepada para pejabat fungsional, saya meminta kepada Bapak Ibu Saudara-saudara sekalian untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga profesionalitas, serta memperkuat koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Pastikan setiap pekerjaan memberikan hasil yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pemprov DKI Jakarta akan terus menyediakan ruang pengembangan kapasitas untuk memperkuat kualitas SDM,” imbuh Pramono.

  • KBRI Phnom Penh Pastikan Pesepakbola Asal Bandung Bukan Korban TPPO, Segera Pulang Ke Tanah Air

    KBRI Phnom Penh Pastikan Pesepakbola Asal Bandung Bukan Korban TPPO, Segera Pulang Ke Tanah Air

    JAKARTA – KBRI Phnom Penh memastikan kabar adanya pesepakbola asal Jawa Barat yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja tidak benar dan akan segera memulangkannya ke Tanah Air.

    Pesepakbola Rizky Nur Fadhilah (RNF) asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung tiba di KBRI Phnom Penh pada Rabu pagi sekitar pukul 06:00 waktu setempat. Ia datang dalam kondisi sehat jasmani dan rohani.

    Maksud kedatangannya adalah memohon pemulangan ke Tanah Air setela keluar dari sindikat penipuan daring di mana dia bekerja sebelumnya.

    RNF menyita perhatian di media sosial, saat dikabarkan menerima tawaran sebagai pemain sepakbola di Medan. Namun, belakangan tanpa diketahui sebabnya ia berada di Kamboja.

    KBRI pertama kali menerima laporan dari keluarga RNF melalui Hotline Pelindungan WNI pada 10 November 2025, kata KBRI Phnom Penh dalam keterangannya, Rabu 19 November.

    Namun, minimnya informasi yang didapatkan KBRI menyulitkan proses untuk mencari tahu keberadaan RNF.

    KBRI terus menjalin komunikasi dengan keluarga sampai akhirnya RNF tiba secara mandiri di KBRI pagi ini.

    Setelah dilakukan pendalaman oleh pihak KBRI dengan RNF, didapatkan informasi yang bersangkutan sejak awal mengetahui akan bekerja di Kamboja, namun tidak memberitahu pihak keluarga.

    RNF mendapatkan info lowongan pekerjaan via sosial media dan selama proses perekrutan tidak mendapatkan tekanan.

    Tidak terdapat pula kekersan fisik saat yang bersangkutan berada di sindikat penipuan daring di Sihanoukville.

    Berbagai kondisi tersebut mengarah pada kesimpulan, RNF tidak terindikasi sebagai korban TPPO, kata KBRI.

    Saat ini, KBRI Phnom Penh sedang mengurus dokumen perjalanan dan berkoordinasi dengan instansi terkait di Kamboja agar RNF dapat segera kembali ke Indonesia. Sejumlah pihak di Tanah Air telah menyampaikan keinginan untuk juga memberikan dukungan bagi upaya kepulangan RNF.

    Seiring meningkatnya kasus penipuan lowongan pekerjaan, KBRI Phnom Penh kembali mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar lebih waspada dan berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri, terutama yang menjanjikan kerja mudah, gaji besar dan minim persyaratan.

    Masyarakat Indonesia juga kiranya perlu melakukan verifikasi informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan atau mempercayai kabar yang beredar, imbau KBRI.

    Manfaatkan saluran informasi resmi dan media terpercaya untuk dapatkan update tentang isu-isu terkini di Kamboja, tambahnya.

    Apabila terdapat WNI di Kamboja yang membutuhkan bantuan, WNI atau keluarga langsung dapat menghubungi Hotline Pelindungan WNI KBRI Phnom Penh di nomor +855 12 813 282. Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan KBRI Phnom Penh.

  • Australia Open 2025: Jonatan Kalah Telak

    Australia Open 2025: Jonatan Kalah Telak

    JAKARTA – Jonatan Christie yang berstatus sebagai unggulan pertama di Australia Open 2025 menderita kekalahan telak di babak 32 besar sehingga tersingkir awal dari turnamen.

    Pebulu tangkis yang sudah meninggalkan Pelatnas PBSI itu menyerah dua gim langsung 17-21 dan 7-21 melawan Yushi Tanaka di Sydney pada Rabu, 19 November 2025.

    “Hari ini sangat jauh dengan apa yang sudah dipersiapkan. Jelek mainnya dan tidak bisa berkembang,” ujar peraih medali emas Asian Games 2018 itu setelah pertandingan.

    Jonatan mengawali gim pertama dengan baik untuk unggul 5-2 atas lawannya, tetapi malah tertinggal dua poin di saat interval. Setelah itu, ia tidak bisa mengejar Tanaka lagi.

    Dia dua kali mendekatkan skor menjadi 12-13 dan 13-14. Namun, Tanaka mencetak lima poin beruntun setelah itu sehingga membuat Jonatan semakin terpojok.

    Pada gim kedua, Tanaka mengawali dengan baik dan mencetak empat poin beruntun. Setelah itu, laju tunggal putra asal Jepang tersebut tidak bisa dibendung lagi.

    “Belajar dari sini, benar-benar pikirannya harus disegarkan dulu. Buang dulu semua yang sudah berlalu. Lalu, fokus lagi ke depan karena masih ada BWF World Tour Finals yang menanti,” kata Jonatan.

    Kekalahan Jonatan membuat tunggal putra Indonesia tersisa Alwi Farhan, yang lolos ke babak kedua tanpa bertanding karena lawannya wakil tuan rumah Jie Ying Chan mundur karena cedera.

  • Fenomena Bau Gas dan Panas di Cugenang Akibat Gas Bumi

    Fenomena Bau Gas dan Panas di Cugenang Akibat Gas Bumi

    CIANJUR – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memprediksi fenomena bau gas dan lantai teras yang panas di rumah warga di Kecamatan Cugenang akibat gas bumi yang ke luar dari retakan setelah gempa bumi Cianjur, Jawa Barat, pada tahun 2022.

    Penyelidik Bumi Utama dari PVMBG Supartoyo mengatakan beberapa penyebab terjadinya bau gas dan panas di lantai rumah warga di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, terjadi di bawah permukaan tanah dan segera dilakukan penelitian.

    “Banyak kemungkinan penyebab terjadinya fenomena di teras rumah warga tersebut yang tiba-tiba panas setelah muncul getaran, diduga karena adanya gas bumi yang ke luar akibat retakan pascagempa 2022,” katanya dilansir ANTARA, Rabu, 19 November.

    Fenomena lantai di rumah warga tiba-tiba panas bisa disebabkan beberapa kemungkinan seperti gas dari magma atau air panas di bawah permukaan tanah, gas magma, atau gas biogenic setempat berdasarkan hipotesis atau dugaan sementara.

    Bahkan pihaknya mencatat rumah warga mengalami fenomena itu terletak di wilayah terdampak gempa, ditambah sebelum munculnya panas sempat terjadi beberapa kali guncangan yang dirasakan pemilik rumah.

    “Sebelum tercium bau gas dan lantai panas, pemilik sempat mendengar beberapa kali getaran yang diduga menyebabkan terjadinya retakan  dari gempa bumi,“ katanya.

    Pihaknya berharap bau gas dan hawa panas di lantai rumah warga dapat segera hilang setelah sumbernya sudah berkurang, namun hal tersebut merupakan hipotesis atau dugaan sementara, sehingga untuk memastikan harus dilakukan penelitian.

    “Untuk mengetahui penyebab pastinya perlu penelitian lebih lanjut atau berdasarkan data penelitian,” katanya.

    Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, menunggu hasil pemeriksaan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna memastikan penyebab bau gas dan hawa panas dari lantai rumah warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.

    Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat, mengatakan pihaknya sudah mendatangi rumah warga di Kampung Cijedil yang dilaporkan mengeluarkan bau gas dan lantainya panas serta meminta pemilik mengungsi sementara.

    “Pemilik beserta keluarganya sudah mengungsi ke rumah saudaranya guna menghindari hal yang tidak diinginkan sambil menunggu kepastian dari PVMBG yang sudah kita layangkan surat guna dilakukan pemeriksaan,” katanya.

  • Banjir Landa 2 Kecamatan di Lombok Timur

    Banjir Landa 2 Kecamatan di Lombok Timur

    MATARAM – Bencana banjir melanda sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Berdasarkan data Pusdalops BPBD NTB, bencana banjir ini diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur pada Rabu siang.

    “Lokasi kejadian di Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya dan Desa Perigi, Desa Puncak Jeringo di Kecamatan Suele,” ujar Kepala Pelaksana BPBD NTB, Ahmadi dilansir ANTARA, Rabu, 19 November.

    Akibat banjir tersebut, sebanyak 313 kepala keluarga (KK) atau 1.164 jiwa terdampak di Desa Labuhan Lombok dan satu Jembatan Aik Bete di Kecamatan Suele mengalami kerusakan dan terputus diterjang banjir.

    Menurutnya saat ini, BPBD Provinsi NTB berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Timur dan pihak terkait, TNI/Polri, termasuk petugas kecamatan hingga desa lainnya untuk mengatasi bencana tersebut.

    “Kebutuhan mendesak di lokasi mesin sedot air dan air bersih. Sedangkan kondisi saat ini hujan dengan intensitas sedang di lokasi,” katanya.

    Untuk mengantisipasi bencana, pihaknya mengimbau masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan ekstrim dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

    “Saat ini sebagian wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian lainnya masih dalam periode peralihan musim. Potensi hujan cukup signifikan pada 10 hari mendatang, sehingga masyarakat di imbau agar memperhatikan kebersihan dan debit di wilayah aliran air,” katanya.

     

  • CBU dari Indonesia, Suzuki Fronx Mild Hybrid Debut di Malaysia dengan Fitur Lengkap

    CBU dari Indonesia, Suzuki Fronx Mild Hybrid Debut di Malaysia dengan Fitur Lengkap

    JAKARTA – Naza Eastern Motors resmi menghadirkan Suzuki Fronx Hybrid di Malaysia, menawarkan satu-satunya opsi mild hybrid di segmennya dengan harga mulai 147.888 ringgit atau sekitar Rp595 jutaan.

    Mengutip Paultan, Rabu, 19 November, Fronx Hybrid yang dipasarkan di Malaysia merupakan model CBU dari Indonesia. SUV kompak ini hadir dengan dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, tinggi 1.550 mm, serta jarak sumbu roda 2.520 mm—proporsi yang dirancang untuk lincah di kota namun tetap nyaman untuk perjalanan jarak jauh.

    Untuk jantung pacunya, Suzuki menyematkan mesin bensin K15C 1.5 liter empat silinder yang menghasilkan tenaga 103 PS pada 6.000 rpm dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi otomatis enam percepatan lengkap dengan paddle shift, memberikan sensasi berkendara yang lebih responsif.

    Sistem mild hybrid yang mengandalkan baterai lithium-ion menjadikan konsumsi bahan bakar lebih efisien. Dengan tangki 37 liter, Fronx Hybrid diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 700 km berdasarkan standar WLTP—cocok untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antarkota.

    Dari sisi kenyamanan dan kendali, Fronx Hybrid memakai suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang, serta ground clearance 170 mm. Mobil ini dibekali pelek 16 inci dengan ban 195/60R16, rem cakram berventilasi di depan, dan rem tromol di belakang.

    Tampilan luarnya diperkuat dengan lampu depan LED lengkap dengan DRL dan high beam assist, lampu belakang LED, serta aksen skid plate di bagian depan, samping, dan belakang. Interiornya mengusung kombinasi pelapis kain dua warna dan kulit sintetis, setir multifungsi tiga palang dengan paddle shift, serta kolom kemudi yang dapat diatur tilt dan telescopic.

    Untuk keselamatan, Suzuki Fronx Hybrid di Malaysia sudah dilengkapi paket ADAS lengkap, termasuk adaptive cruise control, blind spot monitor, rear cross traffic alert, lane departure warning, lane departure prevention, lane keep assist, dan vehicle sway warning. Fitur lain mencakup kontrol stabilitas elektronik, ABS+EBD, bantuan rem, dua titik ISOFIX di bangku belakang, serta enam airbag sebagai standar.

  • Pukul Ojol di Bali, 3 Debt Collector Diringkus Polisi 

    Pukul Ojol di Bali, 3 Debt Collector Diringkus Polisi 

    BADUNG – Polsek Kuta Selatan, Bali, menangkap tiga debt collector atau penagih utang karena memukul seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Deka Prasetyo Mahardiko.

    Ketiga pelaku diketahui bernama Azizmon Yoaquim Dance, Damianus Bebioja, dan Yohanes Dhae. Ketiganya ditangkap polisi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kabupaten Badung, Selasa (18/11), setelah peristiwa pemukulan viral di media sosial (medsos).

    Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Komang Agus Dharmayana membenarkan, adanya keributan tersebut. Tiga terduga pelaku masing-masing Azizmon Yoaquim Dance, Damianus Bebioja, dan Yohanes Dhae langsung diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

    “Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju TKP, mengamankan para pihak, serta membawa semuanya ke Polsek untuk mencegah keributan lanjutan,” kata Kompol Agus, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 19 November.

    Peristiwa penganiayaan itu, terjadi di halaman parkir KFC Jimbaran, Jalan Bypass Ngurah Rai, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Kejadian  ricuh itu pada Selasa (18/11) sore.

    Seorang pria bernama Deka Prasetyo Mahardiko diduga menjadi korban pemukulan yang dilakukan tiga orang pria yang belakangan diketahui bekerja sebagai debt kolektor.

    Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat korban hendak mengambil sepeda motornya di area parkir. Tiba-tiba, tiga orang pelaku mendatangi korban dan menanyakan terkait kepemilikan kendaraan.

    Dari informasi sementara, para pelaku telah berada di lokasi sejak siang hari karena sedang mencari unit sepeda motor yang diduga bermasalah dalam pembayaran kredit.

    Situasi yang awalnya berupa percakapan biasa berubah memanas ketika terjadi rebutan kunci antara korban dan salah satu pelaku. Cekcok tidak terhindarkan hingga berujung tindakan kekerasan.

    “Korban mengaku ditanduk dan dipukul oleh para pelaku, menyebabkan luka pada bagian bibir dan rasa sakit pada hidung serta kepala,” imbuhnya.

    Keributan tersebut sempat menyita perhatian pengunjung dan warga sekitar. Rekaman video yang beredar di media sosial membuat situasi semakin ramai, sehingga pihak kepolisian segera menuju lokasi.

    Dari keterangan sementara, para pelaku berdalih sedang melakukan pengecekan unit kendaraan terkait tunggakan kredit. Namun, perdebatan di lokasi berujung tindakan fisik terhadap korban.

    “Terkait permasalahan tersebut korban telah membuat laporan resmi di Polsek Kuta Selatan. Sementara itu, kasus ini masih dalam penanganan Unit Reskrim untuk pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

  • Cuaca Ekstrem Hantam Bogor, 75 Rumah Warga di Dua Kecamatan Rusak

    Cuaca Ekstrem Hantam Bogor, 75 Rumah Warga di Dua Kecamatan Rusak

    BOGOR – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Bogor, Jawa Barat, Selasa siang 18 November dan mengakibatkan puluhan rumah warga rusak di dua kecamatan.

    Total 75 rumah terdampak, masing-masing 35 rumah di Kecamatan Rumpin dan 40 rumah di Kecamatan Ciseeng.

    Dalam rekaman video amatir warga, terlihat kerusakan parah terutama pada bagian atap rumah di Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng. Genteng-genteng beterbangan dan berjatuhan hingga hancur akibat kuatnya embusan angin.

    Dalam rekaman video amatir warga, terlihat kerusakan parah terutama pada bagian atap rumah di Desa Parigi Mekar, Kecamatan Ciseeng. Genteng-genteng beterbangan dan berjatuhan hingga hancur akibat kuatnya embusan angin.

    Petugas Kecamatan Ciseeng melaporkan sedikitnya 40 rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Jumlah ini diperkirakan masih bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.

    Kerusakan juga terjadi di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, yang berbatasan langsung dengan wilayah Ciseeng. Data sementara mencatat 35 rumah rusak, termasuk sejumlah rumah yang mengalami kerusakan parah.

    Ketua BPD Desa Sukasari Muhammad Ridwan menyebut, kerusakan terparah terjadi di Kampung Janlapa RT 02/03.

    “Kerusakan pada umumnya di bagian atap, tiga di antaranya atapnya sudah rusak semua,” jelas Muhammad Ridwan kepada wartawan.

    Ia menambahkan, jumlah rumah yang rusak kemungkinan bertambah seiring pendataan yang masih dilakukan.

    Aparat kecamatan bersama perangkat desa masih melakukan verifikasi kerusakan. Warga yang terdampak dilaporkan mulai melakukan pembersihan dan memperbaiki rumah secara swadaya sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah.

    Cuaca ekstrem yang kian sering terjadi di wilayah Bogor menjadi perhatian serius, mengingat kawasan tersebut kerap mengalami angin puting beliung dan hujan intensitas tinggi.

  • Kisah Pengadilan Negeri Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama

    Kisah Pengadilan Negeri Surabaya Kabulkan Nikah Beda Agama

    JAKARTA – Menikah adalah prosesi sakral dan istimewa bagi banyak orang. Dua pasangan berbeda jenis kelamin berucap janji suci. Alhasil, segala macam kemudahan untuk menikah hadir kala keduanya seiman. Alias memiliki agama yang sama. Beda hal dengan mereka yang beda agama.

    Hukum di Indonesia tak menghendaki nikah beda agama kejadian. Namun, seisi Indonesia tercengang kala Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengizinkan nikah beda agama pada 2022. Pertama, demi menegakkan HAM. Kedua, supaya tak kumpul kebo.

    Kisah cinta beda agama kerap menguras pikiran. Sepasang kekasih niscaya akan menemukan kesimpulan antara berpisah atau pindah agama supaya dapat melangsungkan pernikahan. Namun, tidak dengan pasangan berinisial RA (Islam) dan EDS (Kristen).

    Alih-alih memilih berpisah atau pindah ke agama, keduanya bersikukuh melakukan pernikahan beda agama. RA dan EDS pun melangsungkan pernikahan dua kali, dengan cara Islam dan Kristen. Prosesi bahagia itu ingin dicatatkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Surabaya.

    Hasilnya sebagaimana yang sudah-sudah: ditolak. RA dan EDS bak menolak takluk. Mereka bergerak mengajukan permohonan ke PN Surabaya supaya bisa pernikahan mereka bisa sah pada April 2020. Keinginan menikah beda agama akhirnya terjawab pada 26 April 2020.

    Majelis Hakim PN Surabaya mengabulkan permohonan keduanya. Alhasil, PN Surabaya mengizinkan kedua pasangan nikah beda agama. PN Surabaya pun perintahkan Dukcapil Surabaya untuk masukkan pernikahan keduanya ke dalam register perkawinan.

    Istimewanya, keputusan itu keluar karena hakim mempertimbangkan HAM. Artinya, setiap orang berhak membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan dengan perkawinan yang sah dan supaya tak kumpul kebo.

    Keinginan itu diterjemahkan hakim PN Surabaya dari penggalian makna UUD 1945 terkait manusia senantiasa dapat memeluk agamanya masing-masing. Dukcapil pun akhirnya mengeluarkan akta pernikahan pada 9 Juni 2022.

    “Untuk case kemarin, karena sudah mencukupi ketentuan persyaratan yang berlaku diperundang-undangan, maka itu kita proses. Karena di undang-undang disebutkan dukcapil itu diberikan tugas untuk melaksanakan apa yang menjadi penetapan hakim di pengadilan sehingga itu kita terbitkan,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Surabaya, Agus Imam Sonhaji sebagaimana dikutip laman BBC Indonesia, 22 Juni 2020.

    Pancing Perdebatan

    Penetapan izin yang berikan PN Surabaya jadi polemik. Pro dan kontra bermunculan. Mereka yang mendukung menganggap bahwa PN Surabaya bertindak tepat karena cinta kasih tak harus ditentang. Apalagi, Indonesia menghadirkan kekebasan memeluk agama bagi tiap individu.

    Mereka yang menolak tak kalah sedikit. Penolakan paling keras muncul dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI menentang keras putusan Nomor 916/Pdt./2022/PN/Sby. MUI menyayangkan keputusan PN Surabaya yang gegabah dan mengizinkan pernikahan beda agama.

    Lembaga para ulama itu meminta PN Surabaya seharusnya menolak. Kondisi itu karena nikah beda agama dipandang bertentangan dengan aturan yang dibentuk negara. Ambil contoh dalam UU No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

    Pasal 2 ayat 1 berisikan pesan perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Belum lagi pernikahan beda agama dipandang juga keluar dari yang digariskan oleh UUD 1945.

    Kebebasan memeluk agama dianggap MUI jangan diartikan ke arah menikah boleh beda agama. Konteksnya lebih kepada kebebasan memeluk agama dan keyakinan saja. Penolakan yang dilakukan MUI terus berlanjut kala gugatan uji materi UU Perkawinan masuk dapur Mahkamah Konstitusi (MK) sedari 26 September 2022.

    MUI lagi-lagi menegaskan nikah beda agama haram. MK melihat sendiri kasus PN Surabaya membuat suara terkait nikah beda agama kian mengemuka. MK pun segera mengambil kesimpulan pada 31 Januari 2023.

    MK menolakan legalkan nikah beda agama di Indonesia. Penolakan itu karena MK tetap beranggapan bahwa nikah harus seagama dan seiman. Barang siapa yang menikah beda agama, negara takkan legalkan pernikahannya.

    “Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya. Mahkamah tetap pada pendiriannya terhadap konstitusionalitas perkawinan yang sah adalah yang dilakukan menurut agama dan kepercayaannya serta setiap perkawinan harus tercatat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Ketua MK, Anwar Usmans sebagaimana dikutip laman detik.com, 31 Januari 2023.