Category: Voi.id

  • Bagian Kedua yang Megah dan Haru

    Bagian Kedua yang Megah dan Haru

    JAKARTA – Sutradara Jon M. Chu mempersembahkan Wicked: For Good, bagian kedua dari cerita Wicked yang dinantikan penonton, khususnya bagi mereka yang mengikuti cerita Wizard of Oz.

    Ariana Grande, Cynthia Erivo, Jonathan Bailey, Ethan Slather masih memerankan film ini dengan adanya beberapa pemeran baru yaitu Michelle Yeoh dan Jeff Goldblum.

    Wicked: For Good menceritakan Elphaba (Cynthia Erivo) yang mengasingkan diri dengan tinggal di hutan Oz. Ia dianggap sebagai penyihir yang jahat dan membuat binatang-binatang harus meninggalkan Oz.

    Di sisi lain, Glinda (Ariana Grande) kini dianggap sebagai sosok yang baik dan memimpin Oz agar menjadikan dunia lebih baik. Glinda juga segera mengumumkan pertunangannya dengan Fiyero (Jonathan Bailey) tanpa memikirkan Elphaba sedikit pun.

    Ketika warga Oz hendak mencari dan mengutuk Elphaba, Glinda mulai kebingungan. Belum lagi Madame Morrible (Michelle Yeoh) yang memimpin Oz dan memastikan Glinda bahwa semua akan baik-baik saja.

    Elphaba awalnya ingin terus bersembunyi tapi ketika mendengar peraturan Oz mengenai binatang yang harus pergi dari Oz. Elphaba mau menyelamatkan seluruh binatang yang hendak diusir dari tempat tinggalnya, hingga ia harus bertemu dengan Glinda lagi.

    Film Wicked: For Good menjadi pelengkap sekaligus penutup yang membuat kisah Wicked menggunggah. Kisah Elphaba dan Glinda yang terpisah dan berbagai kesalahpahaman menjadi relasi yang menjadikan film ini penuh haru.

    Berbagai plot yang hadir di film pertamanya, kini terselesaikan di film kedua yang memperjelas motif dan perjalanan karakternya.

    Mulai dari persahabatan antara Glinda dan Elphaba yang penuh haru dan emosional, begitu juga kisah cinta segitiga Fiyero dengan Glinda dan Elphaba yang mengesalkan tapi menarik. Begitu juga dengan kehadiran Dorothy yang sudah dibocorkan di film pertama.

    Wicked: For Good juga menghadirkan sejumlah nomor lagu yang menarik, terutama datang dari duet antara berbagai pemeran di antara Jeff Goldblum dan Ariana Grande.

    Kolaborasi antara Ariana Grande dan Cynthia Erivo lagi-lagi membangkitkan rasa emosional akan karakter dan cerita mereka.

    Film Wicked: For Good seakan mengajarkan penonton bahwa kebenaran akan selalu terungkap pada waktu dan orang yang tepat.

    Ada pun film Wicked: For Good tayang di bioskop Indonesia mulai 19 November.

  • SMK RUS Kudus Buktikan Kualitas Animasi Pelajar Indonesia

    SMK RUS Kudus Buktikan Kualitas Animasi Pelajar Indonesia

    KUDUS – Sebagai bagian dari perkembangan industri animasi Indonesia, pendidikan vokasi memegang peran penting dalam membangun talenta muda yang kompeten dan berdaya saing global. Di tengah pesatnya kebutuhan tenaga kreatif, SMK Raden Umar Said (RUS) Kudus menjadi salah satu institusi pendidikan yang berfokus pada penguatan kompetensi animasi dan industri kreatif digital.

    Sejak ditetapkan sebagai SMK Pusat Keunggulan (Center of Excellence) pada tahun 2021, sekolah ini menunjukkan komitmen besar dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan nyata industri.

    Dengan pendekatan teaching factory, integrasi industri, dan pembelajaran berbasis proyek, SMK RUS Kudus berhasil menghadirkan lingkungan belajar yang menyerupai ekosistem kerja profesional. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya berbagai karya animasi yang tak hanya selesai di ruang kelas, tetapi juga tayang di televisi nasional dan bekerja sama dengan klien internasional.

    Rico Andriansyah, Koordinator Program Keahlian Animasi 3D menjelaskan bagaimana salah satu IP unggulan bernama Wakaki Bow Kids berhasil tayang di televisi nasional dan terus berkembang setiap tahunnya. Ia juga menjelaskan latar belakang karakter serta proses produksinya. Hal ini diungkapkannya dalam acara Media Gathering Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). 

    “Wakaki Bow menceritakan petualangan anak-anak Indonesia. Ada Kibo dari Papua, Wakalin dari Kalimantan, tapi ceritanya kami modifikasi menjadi fantasi. Durasi tiap episode 7 menit, dan kalau aset sudah siap, satu episode bisa selesai dalam satu bulan,” jelasnya, saat ditemui di SMK RUS Kudus, Jawa Tengah pada Rabu, 19 November 2025.

    Rico menegaskan bahwa IP menjadi jawaban ketika proyek dari klien sedang tidak stabil.

    “Kami tidak bergantung penuh pada proyek luar. Wakaki Bow ini contoh IP yang kami buat sendiri lalu kami jual lisensinya. Ada juga merchandise yang menjadi pemasukan tambahan,” katanya.

    Dalam setahun, studio milik sekolah mampu mengerjakan 5–15 proyek, baik dari dalam maupun luar negeri.

    “Jumlahnya campur. Dari dalam negeri sekitar 60%, dari luar negeri 40%. Proyek besar kami antara lain Viaferis dari Irlandia dan Pororo, yang pengerjaannya bisa sampai dua tahun,” jelas Rico.

    Terkait manfaat bagi siswa, Rico menyampaikan sistem beasiswa berbasis performa.

    “Anak-anak dapat biasiswa tergantung performa. Selain itu, biaya operasional di 3D itu tinggi, jadi siswa sudah mendapat subsidi besar. Mentor dari industri hadir setiap hari, sehingga kualitas karya harus setara level profesional,” bebernya.

    Tentang penggunaan AI dalam produksi, Rico menegaskan bahwa mereka sudah memanfaatkannya secara internal.

    “AI kami gunakan untuk mempercepat produksi. Kami punya tim programmer yang mengembangkan AI sendiri. Tapi bukan sebagai hasil final, hanya bagian dari proses,” paparnya.

    David Ragdusa Putroho, Guru 3D Animasi menjelaskan proses seleksi siswa baru yang cukup ketat dan terstruktur.

    “Pendaftaran biasanya dibuka lebih awal dari sekolah lain. Seleksi meliputi administrasi, tes wawancara, dan tes menggambar. Wawancaranya dilakukan oleh guru serta mentor industri,” imbuhnya.

    Ia juga memaparkan perbedaan pola belajar dibanding sekolah umum.

    “Di HIRUS Animation, praktik dua hari penuh setiap minggu. Pelajaran umum tetap ada, tapi banyak yang dikolaborasikan dengan animasi. Misalnya matematika untuk menghitung gerakan bola atau pendulum,” imbuhnya.

    Kendala dalam mengajar juga tidak luput dari perhatian.

    “Kesulitan muncul ketika anak masuk karena keinginan orang tua, bukan minat pribadi. Namun untuk siswa yang memang sudah punya minat, prosesnya jauh lebih mudah,” tuturnya.

    Terkait AI, David melihatnya sebagai alat, bukan ancaman.

    “AI hanya kami gunakan sedikit, biasanya untuk ide cerita atau timeline. Kami tekankan bahwa AI itu produk manusia. Hasil karya manual tetap punya rasa yang berbeda,” paparnya.

    Hazza, salah satu siswa yang menjalani PKL selama satu tahun membagikan pengalamannya mengikuti program PKL di studio animasi sekolah.

    “PKL di sini selama satu tahun. Saya memilih tempat ini karena takut kalau di tempat lain malah tidak mengerjakan bidang saya. Saya ingin mengembangkan kemampuan menggambar,” ungkapnya.

    Ia bercerita bagaimana minatnya pada menggambar tumbuh dari kebiasaan menonton anime dan dukungan teman-teman. Hambatan dalam proses pun dijadikan pembelajaran.

    “Kesulitan saya biasanya soal pose dan gesture natural. Tapi hambatan bukan penghalang, justru batu loncatan untuk maju,” imbuhnya.

    Sebelum mendapatkan proyek, ia mengikuti pelatihan intensif tiga bulan.

    “Kami dilatih gesture dan anatomi. Karena dalam proyek, klien membutuhkan style yang tepat. Setelah itu barulah kami mengerjakan proyek-proyek dari klien,” ungkap Hazza.

    Motivasi yang disampaikan untuk generasi muda cukup mendalam.

    “Masa depan itu hanyalah masa lalu yang diulang-ulang. Kalau ingin mahir, ulangi latihanmu terus menerus. Begitu juga saya dalam menggambar.” ucapnya.

  • Jet Tempur NATO Dikerahkan di tengah Serangan Mematikan Rusia ke Ukraina

    Jet Tempur NATO Dikerahkan di tengah Serangan Mematikan Rusia ke Ukraina

    JAKARTA – Jet tempur NATO dikerahkan dan sistem pertahanan udara berbasis darat berada pada tingkat siaga tertinggi di Polandia dan Rumania selama serangan besar-besaran dan mematikan yang dilakukan Rusia terhadap sejumlah target di Ukraina.

    Satu pesawat tanpa awak (drone) dilaporkan menembus sekitar 8 kilometer ke wilayah udara Rumania sebelum hilang dari radar, kata Kementerian Pertahanan di Bukares dalam pernyataan dilansir ABC News, Rabu, 19 November.

    Setidaknya 20 orang tewas dalam serangan Rusia di kota Ternopil, Ukraina barat, kata Kementerian Dalam Negeri, di mana dua bangunan tempat tinggal sembilan lantai terkena amunisi Rusia. Sebanyak 66 orang lainnya terluka, kata kementerian tersebut.

    “Satu terbakar, yang lainnya mengalami kerusakan dari lantai tiga hingga sembilan,” kata kementerian tentang bangunan-bangunan yang terkena serangan.

    “Sekitar lima ratus tim penyelamat dan lebih dari seratus unit peralatan sedang bekerja di sembilan lokasi aktif,” sambung kementerian tersebut.

    Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia meluncurkan 476 pesawat tanpa awak (drone) dan 48 rudal ke negara itu semalam, dengan wilayah Lviv, Ternopil, dan Kharkiv menjadi fokus serangan.

    Serangan itu merupakan yang terbesar di bulan November hingga saat ini, menurut data Angkatan Udara, dan yang terbesar sejak Rusia meluncurkan 705 amunisi ke negara itu pada 30 Oktober.

    Pihak pertahanan berhasil menjatuhkan atau menjinakkan 442 pesawat tanpa awak (drone) dan 41 rudal, kata Angkatan Udara. Dampak dari 34 pesawat tanpa awak dan tujuh rudal dilaporkan di 14 lokasi, tambahnya, dengan puing-puing yang jatuh dilaporkan di enam lokasi.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan serangan dilaporkan di seluruh negeri, di wilayah-wilayah termasuk Ternopil, Ivano-Frankivsk, Lviv, Kyiv, Mykolaiv, Cherkasy, Chernihiv, dan Dnipro.

    Setidaknya 19 drone jarak jauh menyerang kota Kharkiv di timur laut Ukraina, di mana pejabat setempat mengatakan hampir 50 orang terluka.

    “Setiap serangan terang-terangan terhadap kehidupan normal menunjukkan bahwa tekanan terhadap Rusia tidak memadai,” tulis Zelenskyy dalam postingan di Telegram.

    “Rusia harus bertanggung jawab atas tindakannya, dan kita harus fokus pada segala hal yang memperkuat kita dan memungkinkan kita untuk menembak jatuh rudal Rusia, menetralisir drone Rusia, dan menghentikan serangan,” tegas dia.

  • Terkuak! Rahasia Cepat di Balik Mekanisme Penghantaran Impuls Saraf Tubuh

    Terkuak! Rahasia Cepat di Balik Mekanisme Penghantaran Impuls Saraf Tubuh

    YOGYAKARTA – Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana cara kerja tubuh yang dapat merespons secepat kilat? Jawabannya terletak pada mekanisme penghantaran impuls saraf.

    Mekanisme ini menjadi proses yang mendasar memungkinkan otak dan sistem saraf mengirimkan sinyal listrik dan kimiawi ke seluruh tubuh. Kecepatan transmisi sinyal ini sangat vital untuk setiap gerakan, respons indera, dan proses berpikir.

    Bersumber dari laman Psychology Town dan CK-12 Foundation, artikel ini akan membedah secara rinci bagaimana sinyal bergerak melalui neuron, melintasi celah sinaps, hingga memicu respons akhir.

    Apa Itu Impuls dan Neuron?

    Impuls saraf pada dasarnya adalah sinyal listrik yang merambat sepanjang neuron (sel saraf), dan memungkinkan komunikasi di dalam sistem saraf. Sinyal ini dihasilkan ketika terjadi gangguan pada keseimbangan muatan listrik di dalam dan luar neuron.

    Sinyal listrik ini, yang sering disebut “potensial aksi,” adalah dasar bagaimana sistem saraf mentransmisikan informasi dengan cepat melintasi jarak yang luas, memastikan segala sesuatu, mulai dari gerakan otot hingga persepsi sensorik, diproses secara efisien.

    Impuls adalah sarana transmisi informasi ke seluruh sistem saraf. Baik itu tindakan refleks sederhana, seperti menarik tangan dari benda panas, maupun pemikiran kompleks, impuls saraf terlibat. Berfungsi dengan baiknya impuls ini sangat penting untuk kelangsungan hidup.

    Baca juga artikel yang membahas Mengejutkan! Ini Makanan yang Disukai Ibu Hamil Anak Laki-Laki, Mitos atau Fakta?

    Bagaimana Saraf Kita Berkomunikasi? Mengenal Mekanisme Penghantaran Impuls

    Bayangkan tubuh Anda sebagai jaringan kabel listrik yang kompleks. Agar Anda bisa bergerak, berpikir, atau merasakan, sinyal-sinyal listrik harus bergerak dengan cepat dari satu ujung kabel (sel saraf) ke ujung kabel berikutnya. Proses inilah yang disebut mekanisme transmisi saraf.

    Sinyal listrik (impuls saraf) bergerak sangat cepat di sepanjang satu sel saraf (neuron). Namun, masalah muncul ketika sinyal itu harus melompat ke sel saraf berikutnya. Kedua sel saraf ini tidak bersentuhan dan ada celah kecil di antaranya.

    Titik pertemuan atau persimpangan inilah yang disebut Sinaps. Sinaps adalah jembatan komunikasi yang memastikan pesan saraf diteruskan secara akurat dan selektif. Ada dua jenis sinaps yaitu:

    Sinaps Listrik (Jarang)

    Mirip kabel yang menempel, memungkinkan ion (partikel listrik) mengalir langsung dari satu sel ke sel lain. Transmisi sangat cepat dan digunakan untuk koordinasi serentak.

    Sinaps Kimia (Paling Umum)

    Kedua sel dipisahkan oleh celah sinaps. Sinyal listrik harus diubah menjadi pesan kimia (Neurotransmitter) untuk menyeberang.

    Mekanisme kunci sinaps kimia adalah saat sinyal listrik (impuls) tiba di ujung sel pengirim (terminal akson), ia memicu kantong (vesikel) berisi Neurotransmitter (misalnya, Dopamin) untuk dilepaskan ke celah sinaps.

    Neurotransmitter ini kemudian berenang melintasi celah dan mengikat reseptor (seperti gembok dan kunci) di sel penerima. Pengikatan ini membuka saluran ion, menciptakan sinyal listrik baru pada sel penerima, dan transmisi pun berlanjut.

    Neurotransmitter juga menentukan efek pesan, yaitu:

    Eksitasi (Memulai): Mendorong terciptanya sinyal baru (Contoh: Asetilkolin untuk gerakan otot).Inhibisi (Mencegah): Menghentikan atau meredam sinyal (Contoh: GABA).

    Mudahnya, transmisi saraf adalah proses di mana impuls listrik diubah menjadi pesan kimia di sinaps (Neurotransmitter) untuk menyeberangi celah dan diubah kembali menjadi sinyal listrik pada sel penerima.

    Selain pembahasan mengenai mekanisme penghantaran impuls, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami! 

  • Nvidia Beralih ke Chip Memori Bergaya Smartphone, Harga Memori Server Diprediksi Melonjak Dua Kali Lipat

    Nvidia Beralih ke Chip Memori Bergaya Smartphone, Harga Memori Server Diprediksi Melonjak Dua Kali Lipat

    JAKARTA – Nvidia dilaporkan akan menggunakan chip memori bergaya smartphone pada server kecerdasan buatannya (AI). Ini adalah sebuah langkah yang menurut Counterpoint Research dapat memicu lonjakan harga memori server di dunia hingga dua kali lipat pada akhir 2026.

    Laporan yang dirilis Rabu 19 November menyebutkan bahwa dalam dua bulan terakhir, rantai pasokan elektronik global telah mengalami kelangkaan chip memori lama (legacy memory), karena banyak pabrikan mengalihkan fokus ke chip memori kelas atas yang digunakan pada semikonduktor untuk aplikasi AI.

    Namun, Counterpoint menegaskan bahwa masalah baru sedang mengintai. Nvidia telah memutuskan untuk menekan konsumsi daya pada server AI dengan mengganti jenis memori yang digunakan—dari DDR5, memori standar untuk server, ke LPDDR, jenis memori hemat daya yang lazim ditemukan pada ponsel dan tablet.

    Nvidia dijadwalkan merilis laporan keuangannya pada Rabu malam.

    Menurut Counterpoint, server AI membutuhkan jumlah chip memori yang jauh lebih banyak dibandingkan sebuah smartphone, perubahan tersebut diperkirakan menciptakan lonjakan permintaan mendadak yang belum siap ditangani oleh industri.

    Produsen memori seperti Samsung Electronics, SK Hynix, dan Micron saat ini sudah menghadapi kekurangan pasokan DRAM lama setelah mengurangi produksinya untuk lebih fokus pada pengembangan High Bandwidth Memory (HBM) — komponen penting dalam akselerator canggih yang mendorong ledakan teknologi AI global.

    Counterpoint memperingatkan bahwa kelangkaan di segmen bawah pasar memori berpotensi merembet ke segmen atas, karena produsen chip mempertimbangkan untuk mengalihkan lebih banyak kapasitas pabrik mereka ke produksi LPDDR demi memenuhi permintaan Nvidia.

    “Risiko terbesar di depan mata adalah pada memori tingkat lanjut. Peralihan Nvidia ke LPDDR membuat mereka menjadi pelanggan sebesar produsen smartphone utama — sebuah perubahan besar dalam rantai pasokan yang tidak mudah menyerap lonjakan permintaan seperti ini,” tulis Counterpoint.

    Firma riset itu memperkirakan harga chip memori server akan melonjak hingga dua kali lipat pada akhir 2026.

    Kenaikan harga memori server diprediksi menambah beban biaya bagi penyedia layanan cloud dan pengembang AI, terutama ketika anggaran pusat data sudah ditekan oleh pengeluaran besar untuk GPU dan peningkatan infrastruktur daya.

  • Afgan Suguhkan Ruang Perenungan dalam Album Ketujuh, Retrospektif

    Afgan Suguhkan Ruang Perenungan dalam Album Ketujuh, Retrospektif

    JAKARTA – Afgan mencatatkan karya monumental berikutnya dalam sebagai penyanyi. Lewat album penuh bertajuk Retrospektif, sang penyanyi menuangkan emosi dan musikalitasnya dalam rangkaian trek terkonsep.

    Karya ini menjadi album nomor tujuh bagi Afgan. Di sini ia kembali merangkul musik pop Indonesia, menjadikannya ruang perenungan dengan pendekatan lebih jujur dan intim.

    “Setelah bertahun-tahun bereksperimen dan berjalan jauh, gue ingin kembali ke akar yang pernah menumbuhkan gue. Tapi kali ini dengan hati yang berbeda, lebih matang, lebih jujur, dan lebih siap berbagi cerita,” ujar Afgan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, mengutip ANTARA pada Rabu 19 November.

    Album berisi sepuluh lagu ini menampilkan warna pop dan R&B yang khas, namun dikemas dengan sentuhan produksi yang lebih organik dan hangat. Proses kreatif Retrospektif melibatkan deretan kolaborator yang memberi kontribusi signifikan terhadap warna dan kedalaman album ini.

    Afgan bekerja bersama para penulis lagu dan komposer seperti Petra Sihombing, Muhammad Kamga, Iqbal Siregar, Bilal Indrajaya, dan Rendy Pandugo.

    Petra menilai proses pencarian kreatif dalam penggarapan album Retrospektif, Afgan memasukkan energi yang personal bersama dan menemukan arah bahasa musik yang ingin disampaikan seiring proses berjalan.

    “Buat gue, menyaksikan seseorang melewati proses pencarian itu adalah hal yang sangat indah. Energi itu yang bikin album ini terasa personal karena kita nggak nunggu inspirasi datang, tapi benar-benar mencarinya bersama,” ujar Petra.

    Album Retrospektif memberikan hal yang berbeda dari karya Afgan sebelumnya yakni lebih organik, earthy, maskulin, dan dekat dengan nuansa akustik, jauh dari sentuhan balada orkestrasi megah yang selama ini identik dengannya sehingga terasa segar namun tetap akrab bagi telinga pendengarnya.

    Single pertama “Kacamata” yang lebih dulu dirilis menjadi gerbang bagi pendengar untuk memasuki dunia Retrospektif. Lagu ini disambut hangat oleh para pendengar dan mencatat lebih dari 5.000.000 kali pemutaran hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.

    “Kacamata” bercerita tentang mengalah bukan berarti kalah, cara lain untuk mencintai, meski akhirnya harus merelakan. Lagu lainnya di antaranya “Misteri Dunia”, “Sebentar”, “Silakan”, “Peluk”, ” Sampai Jumpa”, ” Tak Ada Rencana”, ” Masa Iya?”, ” Kepastian”, dan ” The One That Got Away”.

    Secara keseluruhan, Retrospektif menjadi potret kedewasaan Afgan sebagai musisi dan manusia. Album ini bukan tentang nostalgia, melainkan tentang penerimaan dan pemahaman. Ia menoleh ke masa lalu bukan untuk terjebak di sana, melainkan untuk merangkul setiap pengalaman yang membentuk dirinya hari ini.

    “Gue pengen orang yang dengerin album ini ngerasa ditemani,” kata Afgan. “Buat gue, Retrospektif adalah perjalanan pulang ke tempat di mana gue pertama kali menemukan makna musik dan jujur sama diri sendiri,” tandas Afgan.

  • Afgan Suguhkan Ruang Perenungan dalam Album Ketujuh, Retrospektif

    Afgan Suguhkan Ruang Perenungan dalam Album Ketujuh, Retrospektif

    JAKARTA – Afgan mencatatkan karya monumental berikutnya dalam sebagai penyanyi. Lewat album penuh bertajuk Retrospektif, sang penyanyi menuangkan emosi dan musikalitasnya dalam rangkaian trek terkonsep.

    Karya ini menjadi album nomor tujuh bagi Afgan. Di sini ia kembali merangkul musik pop Indonesia, menjadikannya ruang perenungan dengan pendekatan lebih jujur dan intim.

    “Setelah bertahun-tahun bereksperimen dan berjalan jauh, gue ingin kembali ke akar yang pernah menumbuhkan gue. Tapi kali ini dengan hati yang berbeda, lebih matang, lebih jujur, dan lebih siap berbagi cerita,” ujar Afgan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, mengutip ANTARA pada Rabu 19 November.

    Album berisi sepuluh lagu ini menampilkan warna pop dan R&B yang khas, namun dikemas dengan sentuhan produksi yang lebih organik dan hangat. Proses kreatif Retrospektif melibatkan deretan kolaborator yang memberi kontribusi signifikan terhadap warna dan kedalaman album ini.

    Afgan bekerja bersama para penulis lagu dan komposer seperti Petra Sihombing, Muhammad Kamga, Iqbal Siregar, Bilal Indrajaya, dan Rendy Pandugo.

    Petra menilai proses pencarian kreatif dalam penggarapan album Retrospektif, Afgan memasukkan energi yang personal bersama dan menemukan arah bahasa musik yang ingin disampaikan seiring proses berjalan.

    “Buat gue, menyaksikan seseorang melewati proses pencarian itu adalah hal yang sangat indah. Energi itu yang bikin album ini terasa personal karena kita nggak nunggu inspirasi datang, tapi benar-benar mencarinya bersama,” ujar Petra.

    Album Retrospektif memberikan hal yang berbeda dari karya Afgan sebelumnya yakni lebih organik, earthy, maskulin, dan dekat dengan nuansa akustik, jauh dari sentuhan balada orkestrasi megah yang selama ini identik dengannya sehingga terasa segar namun tetap akrab bagi telinga pendengarnya.

    Single pertama “Kacamata” yang lebih dulu dirilis menjadi gerbang bagi pendengar untuk memasuki dunia Retrospektif. Lagu ini disambut hangat oleh para pendengar dan mencatat lebih dari 5.000.000 kali pemutaran hanya dalam waktu kurang dari satu bulan.

    “Kacamata” bercerita tentang mengalah bukan berarti kalah, cara lain untuk mencintai, meski akhirnya harus merelakan. Lagu lainnya di antaranya “Misteri Dunia”, “Sebentar”, “Silakan”, “Peluk”, ” Sampai Jumpa”, ” Tak Ada Rencana”, ” Masa Iya?”, ” Kepastian”, dan ” The One That Got Away”.

    Secara keseluruhan, Retrospektif menjadi potret kedewasaan Afgan sebagai musisi dan manusia. Album ini bukan tentang nostalgia, melainkan tentang penerimaan dan pemahaman. Ia menoleh ke masa lalu bukan untuk terjebak di sana, melainkan untuk merangkul setiap pengalaman yang membentuk dirinya hari ini.

    “Gue pengen orang yang dengerin album ini ngerasa ditemani,” kata Afgan. “Buat gue, Retrospektif adalah perjalanan pulang ke tempat di mana gue pertama kali menemukan makna musik dan jujur sama diri sendiri,” tandas Afgan.

  • Rentetan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 19 Orang di Ukraina

    Rentetan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 19 Orang di Ukraina

    JAKARTA – Rentetan rudal dan pesawat nirawak (drone) Rusia yang menghantam kota di Ukraina barat, menewaskan 19 orang. Saat ini Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berada di Turki untuk perundingan tingkat tinggi guna menggalang dukungan diplomatik melawan invasi Rusia ke negaranya.

    Serangan malam hari itu menghantam dua blok apartemen sembilan lantai di Ternopil, yang terletak sekitar 200 kilometer (120 mil) dari perbatasan Polandia, menurut Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko.

    Tim darurat sedang menyisir puing-puing di siang hari untuk menemukan korban selamat, katanya. Setidaknya 66 orang, termasuk 16 anak-anak, terluka, kata pihak berwenang dilansir Associated Press, Rabu, 19 November.

    Rusia menembakkan 476 pesawat nirawak serang dan umpan, serta 48 rudal dari berbagai jenis, ke sasaran-sasaran Ukraina semalam, kata angkatan udara Ukraina. Pengeboman itu melibatkan 47 rudal jelajah, dengan pertahanan udara mencegat semuanya kecuali enam di antaranya, kata angkatan udara. Jet F-16 dan Mirage-2000 yang dipasok Barat mencegat setidaknya 10 rudal jelajah, katanya.

    “Setiap serangan terang-terangan terhadap kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa tekanan terhadap Rusia (untuk menghentikan perang) tidak memadai,” tulis Zelenskyy di aplikasi perpesanan Telegram.

  • Rentetan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 19 Orang di Ukraina

    Rentetan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 19 Orang di Ukraina

    JAKARTA – Rentetan rudal dan pesawat nirawak (drone) Rusia yang menghantam kota di Ukraina barat, menewaskan 19 orang. Saat ini Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berada di Turki untuk perundingan tingkat tinggi guna menggalang dukungan diplomatik melawan invasi Rusia ke negaranya.

    Serangan malam hari itu menghantam dua blok apartemen sembilan lantai di Ternopil, yang terletak sekitar 200 kilometer (120 mil) dari perbatasan Polandia, menurut Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko.

    Tim darurat sedang menyisir puing-puing di siang hari untuk menemukan korban selamat, katanya. Setidaknya 66 orang, termasuk 16 anak-anak, terluka, kata pihak berwenang dilansir Associated Press, Rabu, 19 November.

    Rusia menembakkan 476 pesawat nirawak serang dan umpan, serta 48 rudal dari berbagai jenis, ke sasaran-sasaran Ukraina semalam, kata angkatan udara Ukraina. Pengeboman itu melibatkan 47 rudal jelajah, dengan pertahanan udara mencegat semuanya kecuali enam di antaranya, kata angkatan udara. Jet F-16 dan Mirage-2000 yang dipasok Barat mencegat setidaknya 10 rudal jelajah, katanya.

    “Setiap serangan terang-terangan terhadap kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa tekanan terhadap Rusia (untuk menghentikan perang) tidak memadai,” tulis Zelenskyy di aplikasi perpesanan Telegram.

  • Suku Bunga Perbankan Tak Kunjung Turun, BI Soroti Special Rate untuk Depositor Besar

    Suku Bunga Perbankan Tak Kunjung Turun, BI Soroti Special Rate untuk Depositor Besar

    JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menilai, kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menempatkan saldo anggaran lebih (SAL) pemerintah pada perbankan nasional seharusnya diikuti dengan percepatan penurunan suku bunga kredit.

    “Pelonggaran kebijakan moneter yang telah ditempuh BI dan penempatan dana SAL pemerintah di perbankan perlu diikuti dengan penurunan suku bunga perbankan lebih cepat,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu, 19 November. 

    Sebagai informasi, Purbaya telah menempatkan SAL sebesar Rp200 triliun di lima bank milik negara pada 12 September 2025 yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) masing-masing menerima Rp55 triliun, sementara Bank Tabungan Negara (BTN) memperoleh Rp25 triliun dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp10 triliun.

    Penempatan dana kembali dilakukan pada 10 November 2025 dengan total Rp 76 triliun yaitu untuk Bank Mandiri, BNI, dan BRI masing-masing mendapatkan Rp25 triliun, dan Bank Jakarta menerima alokasi sebesar Rp1 triliun.

    Menurut Perry, penurunan suku bunga perbankan hingga kini masih berjalan lambat. 

    Meski BI sudah menurunkan suku bunga sebesar 125 bps, suku bunga deposito tenor 1 bulan hanya turun 56 bps dari 4,81 persen di awal 2025 menjadi 4,25 persen pada Oktober 2025.

    Adapun suku bunga kredit menurun 20 bps dari 9,20 persen di awal 2025, menjadi 9 persen pada Oktober 2025.

    “Terutama dipengaruhi oleh pemberian special rate kepada deposan besar yang mencapai 27 persen dari total DPK bank,” ungkapnya.