Category: Voi.id

  • Bareskrim Benarkan Inara Rusli Buat Laporan Soal Penyebaran CCTV

    Bareskrim Benarkan Inara Rusli Buat Laporan Soal Penyebaran CCTV

    JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri membenarkan adanya laporan yang diajukan publik figur Inara Rusli terkait penyebaran rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) di rumahnya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana ITE.

    “Betul, Mas (ada laporan tersebut),” kata Kasubdit I Siber Bareskrim, Kombes Rizki Agung, saat dihubungi media, Jumat, 28 November 2025.

    Terkait siapa pihak yang dilaporkan, Rizki menyebut kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Ia belum dapat memberikan penjelasan rinci karena proses pendalaman masih berlangsung.

    “Terlapornya masih dalam penyelidikan,” lanjutnya.

    Sebelumnya, istri Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, membawa rekaman CCTV yang diduga berisi video suasana di kamar Inara ke polisi sebagai bukti dugaan perselingkuhan dan perzinaan.

    Mawa mengakui bahwa orang pertama yang memberi tahu soal rekaman CCTV tersebut kepada Insan adalah kakak kandungnya.

    “Abang aku ngasih tahu videonya itu ke suami aku, video CCTV yang Agustus itu,” ucapnya.

    “Aku melihat benar-benar pengkhianatan di dalam rumah tangga, yang mana janji suci itu benar-benar dilanggar,” ungkapnya.

    Ia mengaku syok setelah melihat video CCTV tersebut. Menurut Mawa, Insan seharusnya menjadi sosok yang bertanggung jawab dalam keluarga.

    “Melihat itu tuh sampai kayak ‘Allahu Akbar’, langsung kayak ‘Ya Allah, masa sih?’ Kayak dunia seolah runtuh banget,” lanjutnya.

    Seperti diketahui, dugaan perselingkuhan Inara dan Insan pertama kali muncul setelah Wardatina Mawa melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya pada Sabtu, 22 November 2025.

    Inara Rusli dilaporkan dengan Pasal 284 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perzinaan.

  • Kenalan dari Medsos, Bocah 11 Tahun Mengaku Dicabuli Usai Dicekoki Minuman Keras

    Kenalan dari Medsos, Bocah 11 Tahun Mengaku Dicabuli Usai Dicekoki Minuman Keras

    JAKARTA – Bocah perempuan berusia 11 tahun menjadi korban pencabulan di sebuah saung yang berada di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis, 27 November 2025. Menurut informasi yang dihimpun, korban terlebih dulu dicekoki minuman keras jenis ciu oleh pelaku, inisial F.

    Pelaku dan korban berkenalan di media sosial. Kemudian pelaku mengajak korban bertemu di sebuah saung dan mengajak minum ciu.

    Bahkan, korban sempat pergi meninggalkan rumah dan mengaku hendak membeli obat batuk. Namun setelah pergi dari rumah, korban tak kunjung pulang ke rumahnya dan tidak sekolah.

    Korban diduga kuat pergi menemui teman baru yang dikenalnya dari media sosial. Bahkan korban juga tidak masuk sekolah hingga berhari-hari sehingga guru dan teman sejawatnya ikut mencari keberadaan korban.

    Setelah dilaporkan, korban akhirnya ditemukan oleh guru dan rekan-rekannya. Korban juga mengaku telah setubuhi oleh teman barunya. Sampai akhirnya korban mengalami trauma psikologis dampak dari kejadian tersebut. Korban kemudian membuat laporan kepolisian bersama orangtuanya.

    Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini membenarkan adanya laporan tersebut.

    “Mabuk minum ciu kenalan dari medsos (oleh pelaku). Korban dicari gurunya karena tidak sekolah-sekolah. Korban sudah buat laporan, baru tadi pagi, lagi proses lidik,” kata AKP Sri saat dikonfirmasi VOI, Kamis, 27 November.

    Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran oleh Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

  • Tujuh Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Ditemukan Meninggal

    Tujuh Korban Banjir Bandang di Padang Panjang Ditemukan Meninggal

    PADANG PANJANG – Tujuh korban banjir bandang di Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di aliran Sungai Batang Anai.

    Lokasi penemuan ketujuh korban bencana banjir bandang itu tepatnya di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

    Dilansir ANTARA, Kamis, 27 November, Kepala Puskesmas Kayu Tanam, Yurika, membenarkan para korban ditangani awal oleh tim medis puskesmas.

    Identitas para korban diketahui setelah dilakukan identifikasi oleh Innafis Sat Reskrim Polres Padang Pariaman.

    Sekitar pukul 18.20 WIB ketujuh korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk identifikasi lebih lanjut.

    Adapun tujuan korban adalah Nilmawati (59), Riki Saputra (38), Junimar (52), Agung Purnomo (30), Silvi Marta Putri (20), Roby Handaryo (42), dan Fariz (6).

    Diduga masih ada korban lainnya yang belum ditemukan akibat musibah banjir bandang tersebut.

    Tim gabungan selain melakukan pencarian di lokasi perkampungan di kawasan Jembatan Kembar Silaing Barat, juga melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Batang Anai.

    Namun upaya penyisiran dilakukan dengan kewaspadaan tinggi karena debit air Sungai Batang Anai masih tinggi dan mengantisipasi bencana banjir bandang susulan karena hujan masih mengguyur kawasan itu.

  • Kemenhut Kantongi Nama Pemilik Kebun Sawit Ilegal di TN Tesso Nilo

    Kemenhut Kantongi Nama Pemilik Kebun Sawit Ilegal di TN Tesso Nilo

    JAKARTA – Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan (Gakkum Kemenhut) telah mengantongi nama pemilik kebun sawit di dalam kawasan Taman Nasional (TN) Tesso Nillo dan pabrik penampung sawit yang dihasilkan dari kawasan tersebut.

    “Ditjen Gakkum Kehutanan telah mengantongi nama pemilik kebun sawit dan pabrik penampung sawit dari dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Terdapat puluhan pemilik kebun, Ram dan belasan pabrik yang menampung sawit,” kata Direktur Jenderal Gakkum Kemenhut Dwi Januanto Nugroho dilansir ANTARA, Kamis, 27 November.

    “Luasan kebun sawit berkisar puluhan hingga ribuan hektare,” tambahnya.

    Dia menjelaskan, setelah mengantongi nama tersebut, pihak Gakkum Kemenhut akan melanjutkan ke dalam tahap penyelidikan. Dirjen Gakkum mengatakan bahwa para pelanggar akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan.

    Kemenhut memastikan operasi penegakan hukum di kawasan konservasi tersebut akan terus dilanjutkan untuk menyelamatkan TN Tesso Nilo yang menjadi habitat dari beragam satwa terancam punah termasuk gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus).

    Sebelumnya, Kemenhut bersama Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telat memperketat keamanan di wilayah TN Tesso Nilo setelah terjadi perusakan pos komando oleh sekelompok orang menolak penertiban kebun sawit ilegal.

    Untuk mengamankan hasil penertiban dan mencegah munculnya kembali aktivitas ilegal, tambahan personel polisi kehutanan tersebut diperbantukan untuk memperkuat patroli rutin, menjaga titik-titik rawan perambahan, mengawasi pos jaga, portal, dan parit batas, serta mengawal pelaksanaan pemulihan ekosistem yang menargetkan sekitar 8.000 hektare areal prioritas.

    Sejak pelaksanaan operasi penertiban, tim gabungan Ditjen Gakkum Kehutanan, Satgas PKH, Balai Taman Nasional Tesso Nilo dan instansi terkait telah menertibkan sekitar 4.700 hektare kebun sawit ilegal di dalam kawasan taman nasional.

    Tindakan lapangan meliputi penertiban tempat penampungan TBS sawit ilegal untuk memutus rantai pasok, pembongkaran pondok dan bangunan, penghentian pembukaan lahan baru, perusakan sarana akses seperti jalan dan jembatan liar, pembuatan parit batas, serta pemasangan papan larangan dan penandaan subjek-objek penguasaan lahan.

  • Dapat Gelar Adat Kesultanan Tidore, Menbud Singgung Film dan Ekonomi Budaya Maluku Utara

    Dapat Gelar Adat Kesultanan Tidore, Menbud Singgung Film dan Ekonomi Budaya Maluku Utara

    TIDORE – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima Gelar Kehormatan Kesultanan Tidore“Ngofa Bangsa Nyili Gulu-gulu” dalam rangkaian kunjungan kebudayaan di Maluku Utara. Gelar tersebut disematkan langsung Sultan Tidore Husain Syah saat mengunjungi Kedaton Kesultanan Tidore.

    Gelar itu menjadi simbol penerimaan kesultanan dan ikatan persaudaraan kepada Menbud.

    Fadli disambut dalam Prosesi Penyambutan Agung, termasuk pemakaian pakaian adat Tidore, sebelum meninjau koleksi Kedaton yang menyimpan benda pusaka, pakaian tradisional, artefak kerajaan, dan naskah sejarah penting mengenai perjalanan Kesultanan Tidore.

    Ia menilai kekayaan koleksi ini menjadi fondasi penguatan museum dan pusat budaya di Maluku Utara.

    Dalam sambutan penerimaan gelar, Fadli menyampaikan terima kasih dan menegaskan kedekatannya dengan Tidore, termasuk kunjungannya pada 2017 dan 2025 ke makam Tuan Guru Tidore di Cape Town. Ia mendukung pengusulan Tuan Guru sebagai Pahlawan Nasional karena rekam jejaknya yang kuat di Afrika Selatan.

    Fadli kemudian memaparkan komitmen Kementerian Kebudayaan memperkuat infrastruktur budaya melalui kolaborasi pemerintah, swasta, filantropi, dan CSR. Lebih dari 50 sarana budaya nasional telah ditingkatkan. Ia menekankan museum, keraton, dan taman budaya dapat menjadi sumber ekonomi budaya, wisata sejarah, hingga Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kebudayaan adalah modal masa depan. Industri budaya dan industri kreatif akan tumbuh ketika ekosistemnya hidup,” tegasnya pada Kamis, 27 November.

    Menbud juga menawarkan sejumlah program untuk Maluku Utara. Antara lain Forum Komunikasi Seni Media, New Media Art, festival musik tradisi, hingga pengembangan perfilman. Ia menilai film dapat menjadi medium diplomasi budaya karena memuat musik, tari, kuliner, hingga fashion. Fadli berharap kelak lahir film tentang sejarah Maluku Utara, termasuk sosok Tuan Guru Tidore dan perjalanan Kesultanan Tidore.

    Hadir dalam prosesi tersebut Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Sekda Provinsi Maluku Samsuddin A. Kadir, Sultan Tidore Husain Syah, dan Wali Kota Tidore Muhammad Senin. Ikut mendampingi Menbud, Staf Khusus Rachmanda Primayuda, Direktur Sejarah dan Permuseuman Agus Mulyana, dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Winarto.

    Menutup kunjungan, Fadli menyampaikan apresiasi serta memberikan selamat atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Tidore ke-35, Sultan Zainal Abidin Shah.

  • Penanganan Banjir Pantura tak Sekadar dengan Beton

    Penanganan Banjir Pantura tak Sekadar dengan Beton

    SEMARANG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan penanganan banjir di Pantura Jawa tidak sekadar dengan beton atau pendekatan fisik.

    “Kami bersama dengan Badan Otorita Pengelola Pantura Jawa yang dipimpin oleh Laksamana (Laksdya TNI Purn) Didit berusaha untuk membangun kolaborasi dan sinergi yang baik,” katanya usai memberikan kuliah umum di kampus Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Kamis., 27 November dilansir ANTARA.

    Menurut dia, untuk menyempurnakan cetak biru pembangunan “Giant Sea Wall” memang membutuhkan proses dan penelitian yang komprehensif.

    “Karena merupakan proyek yang besar, membutuhkan anggaran yang juga besar, dan melibatkan banyak pihak. Paling tidak, ada 17 kementerian dan lembaga yang akan terlibat,” katanya.

    Ia mengakui banjir dan rob Pantura saat ini menjadi perhatian dari Presiden Prabowo Subianto, dan Kementerian Koordinator (Kemenko) yang dipimpinnya terus berupaya untuk memproteksi wilayah Pantura Jawa.

    “Dari Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur semua memiliki kerentanan. Memang Semarang dan Demak salah satu yang paling tinggi intensitasnya. Oleh karena itu, perlu mendapatkan ‘support’ dan atensi yang lebih besar lagi,” katanya.

    Namun katanya, tidak semuanya kemudian terselesaikan dengan bangunan beton, seperti Giant Sea Wall, tetapi akan dikombinasikan dengan berbagai upaya, seperti penanaman mangrove, dan sebagainya.

    “Jangan dibayangkan semuanya akan menjadi beton. Nanti ada bagian-bagian paling parah tidak bisa digunakan solusi yang lain, tentu kami membangun beton yang tinggi. Tetapi, yang lainnya masih bisa menggunakan pendekatan lainnya, Hybrid Sea Wall,” katanya.

    Sesuai dengan kuliah umum tersebut, ia mengatakan pembahasan masalah itu menjadi relevan karena Indonesia menghadapi ancaman dan tantangan bencana, dan Undip adalah salah satu kampus terdepan yang mengawal pembangunan berkelanjutan.

    AHY mengatakan ada cukup banyak hasil riset oleh peneliti Undip, dan juga yang telah diaplikasikan di lapangan karena memang Undip juga berada di wilayah Pantura yang setiap saat juga menghadapi ancaman bahaya banjir dan rob.

    “Pada prinsipnya, kami akan mengombinasikan berbagai pendekatan. Jadi, pembangunan tanggul pantai, tanggul laut, termasuk juga solusi yang lebih alami, seperti menggunakan mangrove dan lain sebagainya tetap akan menjadi bagian konsep terintegrasi, komprehensif, serta lebih efisien,” katanya.

    Sementara itu, Rektor Undip Prof Suharnomo memberikan dukungan terhadap langkah pembangunan infrastruktur wilayah di kawasan Jateng, termasuk daerah Pantura.

    Menurut dia, Undip juga telah memberikan kontribusi mendukung kemajuan Jateng melalui berbagai inovasi hasil riset kampus., termasuk mengatasi fenomena terjangan rob dan sedimentasi tinggi di kawasan Pantura Jateng, dengan mengajukan konsep hybrid sea wall.

    “Ini merupakan teknologi penahan gelombang laut yang menggabungkan rekayasa struktur beton ringan dengan restorasi ekosistem mangrove,” katanya.

    Selain pembangunan tanggul, katanya, pendekatan tersebut mengedepankan pemulihan ekosistem mangrove untuk memperlambat energi gelombang, menahan sedimen, dan membantu pembentukan daratan alami.

  • Inovasi dan Kreativitas di Industri Kreatif Dihargai di Ajang Bergengsi

    Inovasi dan Kreativitas di Industri Kreatif Dihargai di Ajang Bergengsi

    JAKARTA – Industri kreatif Indonesia kembali diramaikan dengan pencapaian menarik. Baru-baru ini, agensi kreatif berhasil meraih penghargaan dalam ajang kreatif bergengsi, menyoroti ide-ide segar yang mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

    Industri kreatif Indonesia kembali diramaikan dengan pencapaian menarik dari Hatma Creative yang berhasil menyabet penghargaan Agency of the Year di Pinasthika Creativestival XXI, ajang kreatif bergengsi yang selalu dinantikan.

    Penghargaan ini menjadi bukti ide-ide segar dan kreatif yang dijalankan secara konsisten mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi bisnis tapi juga masyarakat.

    “Pengakuan ini menjadi dorongan besar bagi kami,” ujar Arian Vivaldi, Founder & CEO Hatma Creative, dari keterangan resminya.

    “Sejak awal, fokus kami adalah menciptakan karya yang memberi dampak nyata bagi klien, konsumen, dan industri. Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi,” tambahnya.

    Hatma Creative dikenal dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, memahami dinamika masyarakat, serta mampu menyederhanakan ide kompleks menjadi konsep yang mudah diterima dan relevan bagi audiens. Hal inilah yang membuat setiap kampanye yang mereka jalankan selalu punya nuansa berbeda dan berkesan.

    Kemenangan Hatma Creative di festival ini tidak datang secara tiba-tiba. Beberapa penghargaan yang diraih meliputi:

    – Gold – Multi-Channel Campaign | Integrated Marketing Campaign

    – Silver – Multi-Channel Campaign | Social Movement Campaign

    – Silver – Screen-Based Advertising | Digital Video

    – Silver – Experiential Campaign | Ambient Campaign

    – Silver – Experiential Campaign | Retail Activation

    – Bronze – Integrated & Interactive Campaign | Digital Integrated Campaign

    Semua prestasi tersebut berasal dari kampanye “The Missing Egg”, sebuah proyek kolaboratif yang mengusung insight mendalam untuk edukasi dan kesadaran masyarakat terkait isu gizi. Kampanye ini diapresiasi karena mampu menyatukan satu ide besar yang dijalankan mulus di berbagai kanal komunikasi.

    “Bagi kami, karya yang baik adalah karya yang berdampak yang bisa menggerakkan orang sekaligus mendorong perubahan,” ujar Andra Setiahatma, Creative Partner Hatma Creative.

    Keberhasilan ini juga tak lepas dari kerja tim yang solid.

    “Kepercayaan dari para klien dan komitmen penuh dari tim membuat kampanye ini bisa terwujud.” ujar Wayrizal, Executive Creative Director Hatma Creative.

    Dengan pencapaian ini, Hatma Creative memperkuat posisi sebagai agensi kreatif yang tidak hanya fokus pada ide-ide segar, tetapi juga mampu membangun percakapan publik dan memberi kontribusi positif bagi industri kreatif Indonesia.

  • Kerugian Dampak Bencana Sumbar Capai Rp6,53 Miliar

    Kerugian Dampak Bencana Sumbar Capai Rp6,53 Miliar

    PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat mencatat estimasi kerugian sementara dampak bencana banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem di Ranah Minang mencapai Rp6,53 miliar.

    “Kerugian sementara Rp6.533.800.000 dengan dampak terbesar terjadi di Kabupaten Padang Pariaman dengan kerugian sementara Rp4.891.000.000,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Arry Yuswandi dilansir ANTARA, Kamis, 27 November.

    Arry mengatakan data tersebut bersifat sementara, tepatnya per Kamis (27/11) pukul 12.00 WIB, yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) di 13 kabupaten dan kota di provinsi itu.

    Secara umum, cuaca ekstrem yang melanda Sumbar sejak Sabtu (22/11) memicu bencana hidrometeorologi termasuk bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir bandang di sejumlah daerah.

    Arry menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumbar terus melakukan pemantauan 24 jam dengan memperkuat koordinasi dan memastikan penanganan dilakukan cepat sesuai prosedur operasional standar tanggap darurat.

    “Kita berharap bencana ini segera berlalu. Semoga Allah menjaga masyarakat Sumbar,” ujar dia.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, saling membantu dan memperbanyak berdoa agar provinsi itu dilindungi dari mara bahaya.

    Terkait korban bencana Sumbar hingga Kamis (27/11) tercatat total 15 orang, dengan rincian sembilan orang meninggal dunia, dua hilang, dan empat luka-luka.

  • Park Eun Bin dan Yang Se Jong Bintangi Drama Spellbound

    Park Eun Bin dan Yang Se Jong Bintangi Drama Spellbound

    JAKARTA – Park Eun Bin dan Yang Se Jong diumumkan sebagai pemeran utama dalam drama romansa terbaru, Spellbound. Drama romansa dengan gaib ini diremake dari film berjudul sama pada tahun 2011.

    Spellbound mengisahkan pewaris hotel yang bisa melihat hantu yang bekerja sama dengan seorang jaksa untuk mengatasi berbagai kasus.

    Park Eun Bin berperan sebagai Cheon Yeo Ri, pewaris hotel dari grup konglomerat teratas dan CEO dari sebuah hotel mewah. Ia memiliki kemampuan untuk melihat hantu yang menjadi aib bagi dirinya.

    Drama ini menjadi proyek kedua Park Eun Bin yang tayang pada tahun 2026. Ia juga membintangi drama The Wonder Fools.

    Yang Se Jong berperan sebagai Ma Gang Wook, seorang jaksa yang kuat serta pemikiran yang tegas. Ia memperjuangkan keadilan bagi siapa pun yang membutuhkan.

    Spellbound menjadi proyek terbaru Yang Se Jong setelah berakting dalam serial Low Life yang rilis pada tahun ini.

    Cheon Yeo Ri dan Ma Gang Wook bertemu dan mulai membangun hubungan yang unik dan nyentrik seiring dengan mengatasi berbagai kasus. Pada versi filmnya, Spellbound diperankan Son Ye Jin dan Lee Min Ki.

    “Spellbound adalah drama romansa okultisme yang mengikuti seorang wanita yang bisa melihat hantu tapi tidak takut dan seorang pria yang menghadapi dunia yang tidak disangka,” kata tim produksi mengenai drama terbaru mereka.

    Spellbound direncanakan tayang pada tahun 2026.

  • Kemenperin Sebut Upaya Purbaya Berantas Thrifting Bikin Kinerja Industri Pakaian Jadi Ekspansif

    Kemenperin Sebut Upaya Purbaya Berantas Thrifting Bikin Kinerja Industri Pakaian Jadi Ekspansif

    JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebut, upaya pemerintah gencar memberantas pakaian bekas impor atau trifthing memberikan dampak bagi industri pakaian jadi. 

    Pasalnya, Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif bilang, nilai Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada November 2025 menunjukkan industri pakaian jadi tercatat ekspansif, baik di pasar domestik maupun ekspor.

    “Dampak (pemberantasan) thrifting itu terlihat di industri pakaian jadi. Kami lihat IKI pada November 2025 ini ekspansif, IKI subsektor industri pakaian jadi itu ekspansif. Artinya, industri pakaian jadi itu kinerjanya bagus,” ujar Febri dalam Rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) November 2025 di Gedung Kemenperin, Jakarta, Kamis, 27 November.

    “Kami melihat ada sebagiannya dampak dari upaya kebijakan pelarangan barang atau pakaian bekas impor dan itu juga kenapa Kemenperin mendukung Pak Menkeu Purbaya untuk menindak masuknya pakaian bekas impor ke Indonesia, ke pasar domestik,” tambahnya.

    Berdasarkan catatan Kemenperin, kondisi industri garmen semakin membaik, yang mana perusahaan garmen berorientasi ekspor saat ini sedang meningkatkan produksi untuk musim fesyen 2026. 

    Sementara itu, untuk perusahaan garmen berorientasi pasar domestik saat ini sedang bersiap-siap berproduksi untuk antisipasi jelang Ramadan dan Idulfitri tahun depan.

    Selain itu, sebagian industri juga melaporkan terjadinya peningkatan pesanan dan dalam persiapan produksi. Untuk ekspor garmen pada 2025 meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tercatat, pertumbuhan ekspor garmen sampai dengan September 2025 tumbuh sebesar 4,25 persen secara volume dan nilai.

    Adapun IKI pada November 2025 mencapai 53,45. Angka itu terbilang masih ekspansif meski mengalami perlambatan sebesar 0,05 poin dibandingkan dengan Oktober 2025 yang sebesar 53,50. Sebaliknya, nilai IKI November 2025 meningkat 0,50 poin jika dibandingkan dengan nilai IKI November pada 2024 yang sebesar 52,95.

    Dari 23 subsektor industri pengolahan yang dianalisis, terdapat 22 subsektor mengalami ekspansi dan satu subsektor mengalami kontraksi. Subsektor yang ekspansi memiliki kontribusi sebesar 98,8 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas triwulan III-2025.

    Dua subsektor dengan nilai IKl tertinggi adalah industri pengolahan tembakau (KBLI 12) dan industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional (KBLI 21). Sedangkan, subsektor yang mengalami kontraksi adalah industri tekstil (KBLI 13).