Category: Voi.id

  • Kementerian PU Intensifkan Pembangunan Sumur Bor di Aceh Tamiang

    Kementerian PU Intensifkan Pembangunan Sumur Bor di Aceh Tamiang

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan pembangunan sumur bor air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang.

    Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penyediaan air bersih merupakan salah satu prioritas utama dalam penanganan pascabencanakarena berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, serta keberlangsungan aktivitas sosial masyarakat.

    “Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak,” kata Dody dalam keterangan dilansir ANTARA, Rabu, 7 Januari.

    Hingga 5 Januari 2026, kegiatan pengeboran menunjukkan progres signifikan dengan rata-rata kedalaman pengeboran telah mencapai elevasi 70 hingga 105 meter, menyesuaikan kondisi geologi setempat yang memang membutuhkan target kedalaman relatif dalam, yakni 100 hingga 150 meter.

    Di Kecamatan Manyak Payed, pengeboran sumur bor di Masjid Simpang Lhee telah mencapai kedalaman 82 meter dan saat ini sudah memasuki tahap konstruksi serta mulai beroperasi untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. Sementara itu, di Desa Meurandeh, proses pengeboranpilot holetelah mencapai kedalaman 88 meter dari rencana 90 meter dan sedang dipersiapkan untuk tahapreamingsebagai bagian dari konstruksi sumur permanen.

    Di Kantor Camat Kuala Simpang, pengeboran telah mencapai kedalaman 77 meter dari rencana 80 meter. Berdasarkan hasil kajian hidrogeologi, lokasi ini memiliki potensi akuifer pada kedalaman 23–35 meter serta di atas 150 meter, sehingga pekerjaan dilanjutkan secara bertahap untuk memastikan keberlanjutan sumber air. Lokasi ini termasuk dalam daftar prioritas yang dipersiapkan menuju tahap konstruksi.

    Di Kecamatan Banda Mulia, pengeboran di Masjid Al Ikhlas Gampong Sukajadi telah mencapai kedalaman 72 meter dari target 100 meter, dengan potensi akuifer berada pada rentang 39–78 meter.

    Sementara itu, pengeboran di TK Nurul Ikhlas Telaga Meuku II, Sidomulyo telah mencapaipilot holesedalam 82 meter dari rencana 100 meter dan menunjukkan indikasi akuifer pada kedalaman yang sama, sehingga diproyeksikan segera memasuki tahapan konstruksi.

    Adapun di Kecamatan Karang Baru, pengeboran di Kantor Datok Gampong Menanggini baru mencapaipilot holesedalam 25 meter dari rencana 60 meter dan sementara terkendala akibat kerusakan alat bor.

    Untuk memastikan ketepatan titik dan kedalaman pengeboran, Kementerian PU telah melaksanakan kegiatan survei geolistrik di sejumlah lokasi, meliputi Desa Gelung Kecamatan Seruway, Desa Meurandeh Kecamatan ManyakV Payed, Kecamatan Tenggulun (dua lokasi), Padang Linggis, Pante Cempa, Bandar Khalifah Hulu, dan Ronggoh.

    Selain itu, pada hari ini juga telah dilaksanakan survei geolistrik tambahan untuk beberapa lokasi usulan, termasuk di Manyak Payed dan Kantor Kejaksaan Negeri, serta penambahan dua lokasi cadangan sebagai langkah antisipasi.

    Sejumlah titik yang telah direncanakan untuk memasuki tahap persiapan konstruksi sumur meliputi Desa Meurandeh, Kantor Camat Kuala Simpang, TK Nurul Ikhlas Banda Mulia, dan Desa Matang Teupah, sembari menunggu kesiapan timlogging, reaming, dan penyempurnaan konstruksi sumur.

  • Kementerian PU Intensifkan Pembangunan Sumur Bor di Aceh Tamiang

    Kementerian PU Intensifkan Pembangunan Sumur Bor di Aceh Tamiang

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan pembangunan sumur bor air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana banjir bandang.

    Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penyediaan air bersih merupakan salah satu prioritas utama dalam penanganan pascabencanakarena berkaitan langsung dengan kesehatan, kenyamanan, serta keberlangsungan aktivitas sosial masyarakat.

    “Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak,” kata Dody dalam keterangan dilansir ANTARA, Rabu, 7 Januari.

    Hingga 5 Januari 2026, kegiatan pengeboran menunjukkan progres signifikan dengan rata-rata kedalaman pengeboran telah mencapai elevasi 70 hingga 105 meter, menyesuaikan kondisi geologi setempat yang memang membutuhkan target kedalaman relatif dalam, yakni 100 hingga 150 meter.

    Di Kecamatan Manyak Payed, pengeboran sumur bor di Masjid Simpang Lhee telah mencapai kedalaman 82 meter dan saat ini sudah memasuki tahap konstruksi serta mulai beroperasi untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat sekitar. Sementara itu, di Desa Meurandeh, proses pengeboranpilot holetelah mencapai kedalaman 88 meter dari rencana 90 meter dan sedang dipersiapkan untuk tahapreamingsebagai bagian dari konstruksi sumur permanen.

    Di Kantor Camat Kuala Simpang, pengeboran telah mencapai kedalaman 77 meter dari rencana 80 meter. Berdasarkan hasil kajian hidrogeologi, lokasi ini memiliki potensi akuifer pada kedalaman 23–35 meter serta di atas 150 meter, sehingga pekerjaan dilanjutkan secara bertahap untuk memastikan keberlanjutan sumber air. Lokasi ini termasuk dalam daftar prioritas yang dipersiapkan menuju tahap konstruksi.

    Di Kecamatan Banda Mulia, pengeboran di Masjid Al Ikhlas Gampong Sukajadi telah mencapai kedalaman 72 meter dari target 100 meter, dengan potensi akuifer berada pada rentang 39–78 meter.

    Sementara itu, pengeboran di TK Nurul Ikhlas Telaga Meuku II, Sidomulyo telah mencapaipilot holesedalam 82 meter dari rencana 100 meter dan menunjukkan indikasi akuifer pada kedalaman yang sama, sehingga diproyeksikan segera memasuki tahapan konstruksi.

    Adapun di Kecamatan Karang Baru, pengeboran di Kantor Datok Gampong Menanggini baru mencapaipilot holesedalam 25 meter dari rencana 60 meter dan sementara terkendala akibat kerusakan alat bor.

    Untuk memastikan ketepatan titik dan kedalaman pengeboran, Kementerian PU telah melaksanakan kegiatan survei geolistrik di sejumlah lokasi, meliputi Desa Gelung Kecamatan Seruway, Desa Meurandeh Kecamatan ManyakV Payed, Kecamatan Tenggulun (dua lokasi), Padang Linggis, Pante Cempa, Bandar Khalifah Hulu, dan Ronggoh.

    Selain itu, pada hari ini juga telah dilaksanakan survei geolistrik tambahan untuk beberapa lokasi usulan, termasuk di Manyak Payed dan Kantor Kejaksaan Negeri, serta penambahan dua lokasi cadangan sebagai langkah antisipasi.

    Sejumlah titik yang telah direncanakan untuk memasuki tahap persiapan konstruksi sumur meliputi Desa Meurandeh, Kantor Camat Kuala Simpang, TK Nurul Ikhlas Banda Mulia, dan Desa Matang Teupah, sembari menunggu kesiapan timlogging, reaming, dan penyempurnaan konstruksi sumur.

  • Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Petani dan Tokoh Pertanian

    Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Petani dan Tokoh Pertanian

    Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya diberikan kepada lima penerima, dengan dua penerima yang hadir mewakili yaitu Bobby, Penyuluh Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, serta Winarto, petani pada Kelompok Tani Sri Sedhono, Kabupaten Ngawi. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)

  • Wagub Babel Hellyana Akui Hubungannya dengan Gubernur Retak

    Wagub Babel Hellyana Akui Hubungannya dengan Gubernur Retak

    JAKARTA – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Wagub Babel) Hellyana mengakui hubungannya dengan Gubernur Babel Hidayat Arsani tidak berjalan harmonis. Bahkan, ia menilai pelaporan terhadap dirinya dalam kasus dugaan penggunaan ijazah palsu sarat dengan unsur politis.

    Hal itu disampaikan Hellyana saat memenuhi panggilan penyidik untuk pemeriksaan perdana sebagai tersangka di Bareskrim Polri.

    “Tidak bisa dipungkiri, keretakan dengan Pak Gubernur itu memang ada. Hubungan kami hanya normal sekitar satu bulan setelah pelantikan. Setelah itu, sudah tidak baik,” katanya di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Desember 2026

    Hellyana menjelaskan, setelah hubungan memburuk, dirinya mengalami pembatasan kewenangan sebagai Wakil Gubernur. Ia bahkan mengaku telah melayangkan surat ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPRD Bangka Belitung terkait terbitnya Peraturan Gubernur dan surat edaran yang dinilai membatasi ruang geraknya.

    “Pergub dan surat edaran itu membatasi kewenangan Wakil Gubernur. Saya sudah bersurat ke Kemendagri dan DPRD,” ungkapnya.

    Tak hanya kewenangan, Hellyana mengaku sejumlah fasilitas penunjang kerja juga dicabut. Ia menyebut harus membiayai sendiri kebutuhan operasional, termasuk fasilitas protokoler.

    “Fasilitas untuk bekerja tidak diberikan. Saya harus membiayai sendiri. Kondisinya juga dibuat mencekam. ASN tidak berani datang ke ruangan Wakil Gubernur, kecuali urusan gaji,” katanya.

    Hellyana mengaku berupaya memperjuangkan hak dan kewenangannya, namun setiap langkah yang diambil justru dianggap menyinggung Gubernur.

    Selain perkara dugaan ijazah palsu, Hellyana juga tengah menjalani persidangan dugaan penipuan senilai Rp22 juta terkait tagihan hotel di Bangka Belitung.

    “Hingga hari ini pun saya kena di Bangka Belitung, kami juga lagi menjalani sidang. Sidang, 22 juta, tuduhan penipuan,” ungkapnya

    Sementara itu, kuasa hukum Hellyana, Andi Kusuma, menjelaskan perkara tersebut bermula dari laporan seorang manajer hotel bernama Adelia, yang juga disebut sebagai orang dekat dan staf khusus Hellyana. Adelia menuduh adanya tunggakan pembayaran kamar hotel periode 2003–2004.

    “Faktanya, aliran dana dari Ibu Hellyana kepada Adelia mencapai hampir Rp200 juta. Bahkan ada kelebihan dana, karena Adelia juga meminjam uang sekitar Rp30 juta. Tidak pernah ada laporan penggunaan dana,” kata Andi.

    Lebih lanjut, kuasa hukum Hellyana lainnya, Zainul Arifin, menegaskan kliennya kooperatif dalam proses hukum dugaan penggunaan ijazah palsu. Ia meminta publik mengedepankan azas praduga tak bersalah.

    “Ibu Hellyana faktanya memang kuliah dan memiliki ijazah. Tidak ada niat jahat. Dugaan ini lebih kepada kesalahan administrasi data di PDDikti,” ujar Zainul.

    Zainul menjelaskan, saat Pilkada 2024 Hellyana menggunakan ijazah SMA, bukan ijazah S1. Seluruh dokumen pencalonan telah diverifikasi KPU dan tidak pernah dipermasalahkan sebelumnya.

    “Kesalahan muncul karena data PDDikti mencatat masuk 2013 dan resign 2014, sementara ijazah terbit 2012. Ini murni kesalahan input dari pihak kampus,” jelasnya.

    Pihak kuasa hukum juga menunjukkan sejumlah bukti kepada penyidik, mulai dari ijazah asli, KRS, KHS, transkrip nilai, SK Yudisium, hingga foto wisuda yang menegaskan Hellyana telah lulus dari Fakultas Hukum pada 2012.

    “Beliau ini adalah korban dari oknum-oknum yang menggunakan kekuasaan itu. Apakah itu di bidang pendidikan ataupun di dalam internal Mabes Polri juga. Makanya penting ini untuk dilakukan uji upaya hukum lanjutan,” pungkasnya.

  • Mentan Amran Tidak Masalahkan Vertigo demi Kawal Swasembada Beras

    Mentan Amran Tidak Masalahkan Vertigo demi Kawal Swasembada Beras

    JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen mengawal swasembada beras meski sempat mengalami vertigo, karena tanggung jawab negara lebih utama demi ketahanan pangan nasional berkelanjutan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

    Amran menyebutkan percepatan target swasembada dari empat tahun menjadi tiga hingga satu tahun merupakan tantangan besar yang dijawab bersama jajaran Kementerian Pertanian dan pemangku kepentingan lintas sektor nasional secara konsisten.

    “Di saat (target swasembada beras) menjadi satu tahun, alhamdulillah kami vertigo, kami asam lambung, hari ini sudah mulai sembuh, recovery kembali,” kata Mentan Amran dilansir ANTARA, Rabu, 7 Januari.

    Dia menegaskan, keberhasilan bukan kerja individu, melainkan kolaborasi kuat antarkementerian, termasuk dukungan presiden dan sinergi sektor pangan, perikanan, serta pertanian di lapangan yang terintegrasi dan berorientasi hasil nyata nasional.

    “Kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian, aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini. Tadi, Bapak (Presiden Prabowo) janji empat tahun, kemudian berubah tiga tahun, kemudian satu tahun,” beber Amran.

    Meski menghadapi vertigo dan asam lambung, Amran menyatakan kondisi kesehatan berangsur pulih, berkat semangat kerja tim dan dukungan lintas sektor pemerintahan yang solid menjaga ritme percepatan program pangan nasional prioritas.

    Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

    Selain itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

    Kemudian turut pula hadir sejumlah gubernur di antaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pejabat lainnya.

    Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menyebutkan berdasarkan kerangka sampel area (KSA) amatan November 2025, produksi beras nasional 2025 diprediksi mencapai 34,71 juta ton, melampaui kebutuhan domestik tahunan sekitar 30-31 juta ton per tahun.

    Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.

    Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,25 juta ton pada awal 2026, seiring penyaluran beras untuk bencana serta pengendalian stok dan harga.

    Capaian itu mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan. Dampaknya, petani kian semangat untuk berproduksi dengan jaminan harga dan kepastian serapan oleh Bulog

    Sebelumnya, berdasarkan proyeksi lembaga riset Amerika Serikat (United States Department of Agriculture/USDA), memproyeksikan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024-2025 mencapai 34,6 juta ton.

    Keyakinan serupa disampaikan Food and Agriculture Organization (FAO) yang memprediksi produksi beras nasional dapat menembus 35,6 juta ton pada 2025, menunjukkan swasembada semakin kuat dan berkelanjutan.

    Dari sisi ekonomi, sektor pertanian menunjukkan kinerja impresif. Pada triwulan I 2025, Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh sebesar 10,52 persen, tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

    Indikator kesejahteraan petani juga mencatatkan rekor. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 mencapai 125,35 persen, tertinggi sepanjang sejarah.

    Angka itu mencerminkan meningkatnya daya beli petani, seiring membaiknya harga hasil pertanian dan terkendalinya biaya produksi serta konsumsi rumah tangga.

    Swasembada pangan tidak lagi dimaknai semata sebagai kecukupan stok, tetapi sebagai jalan menuju petani yang lebih sejahtera.

    Dari sisi kebijakan, terbitnya Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 menjadi terobosan penting.

    Penyederhanaan regulasi dengan memangkas 145 aturan memungkinkan petani menebus pupuk bersubsidi tepat sejak 1 Januari 2025 pukul 00.00 WIB, sebuah langkah historis yang mempercepat akses pupuk, meningkatkan kepastian usaha tani, dan menjaga momentum musim tanam.

    Keberpihakan ini diperkuat dengan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen mulai 22 Oktober 2025, yang mendorong peningkatan penyaluran pupuk hingga 14 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

    Di tengah penguatan domestik, daya saing global sektor pertanian juga meningkat. Sepanjang Januari–Oktober 2025, ekspor pertanian yang mencakup segar dan olahan mencapai 38,33 miliar dolar Amerika Serikat (AS) serta membawa neraca perdagangan pertanian surplus 18,79 miliar dolar AS.

  • Mentan Amran Tidak Masalahkan Vertigo demi Kawal Swasembada Beras

    Mentan Amran Tidak Masalahkan Vertigo demi Kawal Swasembada Beras

    JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen mengawal swasembada beras meski sempat mengalami vertigo, karena tanggung jawab negara lebih utama demi ketahanan pangan nasional berkelanjutan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

    Amran menyebutkan percepatan target swasembada dari empat tahun menjadi tiga hingga satu tahun merupakan tantangan besar yang dijawab bersama jajaran Kementerian Pertanian dan pemangku kepentingan lintas sektor nasional secara konsisten.

    “Di saat (target swasembada beras) menjadi satu tahun, alhamdulillah kami vertigo, kami asam lambung, hari ini sudah mulai sembuh, recovery kembali,” kata Mentan Amran dilansir ANTARA, Rabu, 7 Januari.

    Dia menegaskan, keberhasilan bukan kerja individu, melainkan kolaborasi kuat antarkementerian, termasuk dukungan presiden dan sinergi sektor pangan, perikanan, serta pertanian di lapangan yang terintegrasi dan berorientasi hasil nyata nasional.

    “Kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian, aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini. Tadi, Bapak (Presiden Prabowo) janji empat tahun, kemudian berubah tiga tahun, kemudian satu tahun,” beber Amran.

    Meski menghadapi vertigo dan asam lambung, Amran menyatakan kondisi kesehatan berangsur pulih, berkat semangat kerja tim dan dukungan lintas sektor pemerintahan yang solid menjaga ritme percepatan program pangan nasional prioritas.

    Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

    Selain itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin; Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

    Kemudian turut pula hadir sejumlah gubernur di antaranya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pejabat lainnya.

    Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya menyebutkan berdasarkan kerangka sampel area (KSA) amatan November 2025, produksi beras nasional 2025 diprediksi mencapai 34,71 juta ton, melampaui kebutuhan domestik tahunan sekitar 30-31 juta ton per tahun.

    Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.

    Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,25 juta ton pada awal 2026, seiring penyaluran beras untuk bencana serta pengendalian stok dan harga.

    Capaian itu mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan. Dampaknya, petani kian semangat untuk berproduksi dengan jaminan harga dan kepastian serapan oleh Bulog

    Sebelumnya, berdasarkan proyeksi lembaga riset Amerika Serikat (United States Department of Agriculture/USDA), memproyeksikan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024-2025 mencapai 34,6 juta ton.

    Keyakinan serupa disampaikan Food and Agriculture Organization (FAO) yang memprediksi produksi beras nasional dapat menembus 35,6 juta ton pada 2025, menunjukkan swasembada semakin kuat dan berkelanjutan.

    Dari sisi ekonomi, sektor pertanian menunjukkan kinerja impresif. Pada triwulan I 2025, Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tumbuh sebesar 10,52 persen, tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

    Indikator kesejahteraan petani juga mencatatkan rekor. Nilai Tukar Petani (NTP) pada Desember 2025 mencapai 125,35 persen, tertinggi sepanjang sejarah.

    Angka itu mencerminkan meningkatnya daya beli petani, seiring membaiknya harga hasil pertanian dan terkendalinya biaya produksi serta konsumsi rumah tangga.

    Swasembada pangan tidak lagi dimaknai semata sebagai kecukupan stok, tetapi sebagai jalan menuju petani yang lebih sejahtera.

    Dari sisi kebijakan, terbitnya Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 menjadi terobosan penting.

    Penyederhanaan regulasi dengan memangkas 145 aturan memungkinkan petani menebus pupuk bersubsidi tepat sejak 1 Januari 2025 pukul 00.00 WIB, sebuah langkah historis yang mempercepat akses pupuk, meningkatkan kepastian usaha tani, dan menjaga momentum musim tanam.

    Keberpihakan ini diperkuat dengan penurunan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20 persen mulai 22 Oktober 2025, yang mendorong peningkatan penyaluran pupuk hingga 14 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

    Di tengah penguatan domestik, daya saing global sektor pertanian juga meningkat. Sepanjang Januari–Oktober 2025, ekspor pertanian yang mencakup segar dan olahan mencapai 38,33 miliar dolar Amerika Serikat (AS) serta membawa neraca perdagangan pertanian surplus 18,79 miliar dolar AS.

  • BNPT Soroti Paparan Konten Kekerasan pada Anak di Era Digital

    BNPT Soroti Paparan Konten Kekerasan pada Anak di Era Digital

    JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan adanya sejumlah anak yang terpapar konten kekerasan dan paham ekstremisme melalui ruang digital, terutama dari berbagai platform media sosial dan layanan daring.

    Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Eddy Hartono menjelaskan, paparan tersebut terjadi melalui berbagai platform, seperti YouTube, Telegram, TikTok, hingga akses ke dark web dan sejumlah situs tertentu.

    “Memang anak-anak ini terpapar konten kekerasan di ruang digital. Ini melalui beberapa platform seperti YouTube, Telegram, TikTok, dan lainnya. Bahkan sebagian dari mereka juga tergabung di dark web dan website tertentu,” kata Eddy di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 7 Januari 2026.

    Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi negara, mengingat kasus yang terungkap sejauh ini baru sebagian kecil dari keseluruhan jaringan yang ada.

    “Terus terang saja, ini baru sebagian yang terungkap. Grup-grup lain masih banyak,” ujarnya.

    Eddy menegaskan, saat ini BNPT bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri serta unsur intelijen terus melakukan pemantauan intensif di ruang digital sebagai upaya mitigasi dan pencegahan.

    “Tim gabungan, baik dari intelijen, BNPT, maupun Densus 88, terus melakukan pemantauan di ruang digital untuk melakukan mitigasi pencegahan,” jelasnya.

    Ia juga menyinggung perlunya penguatan pengawasan terhadap akses digital anak-anak, sejalan dengan pernyataan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Dalam rapat lintas kementerian, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan regulasi terkait pengendalian akses anak di ruang digital.

    “Komdigi telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Tunas yang mengatur pengendalian platform digital, baik media daring maupun gim daring. Saat ini tinggal menunggu Peraturan Menteri, yang diperkirakan terbit sekitar Maret,” ungkapnya.

    Regulasi tersebut memungkinkan pembatasan akses melalui sistem verifikasi usia. Salah satu contohnya adalah pada platform gim daring seperti Roblox, yang direncanakan menggunakan teknologi pengenalan wajah.

    “Setiap anak yang membuat akun akan tercapture wajahnya. Jika terdeteksi di bawah umur, maka secara otomatis tidak bisa membuat akun. Ini berjalan secara sistem,” ujarnya.

    Selain itu, BNPT juga menaruh perhatian pada sistem algoritma platform digital yang berpotensi menggiring anak-anak pada konten kekerasan.

    “Ketika anak sering mengakses konten kekerasan, secara algoritma sistem akan terus menggiring mereka ke konten serupa. Ini yang sedang kami dalami,” kata Eddy.

    Sebagai langkah pencegahan, BNPT mengedepankan edukasi dan literasi digital melalui pendekatan Mikroekologi Anak, yakni lingkungan terdekat anak yang mencakup keluarga, orang tua, saudara, lingkungan tempat tinggal, hingga sekolah.

    “Lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman juga menjadi bagian penting. Ini menjadi perhatian kami dalam pendampingan psikososial,” tambahnya.

    BNPT menilai era digital membuat proses radikalisasi berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan era konvensional.

    “Kalau dulu radikalisasi secara tatap muka membutuhkan waktu tiga hingga enam tahun, di era digital ini hanya tiga hingga enam bulan seseorang sudah bisa terpapar ekstremisme atau radikalisme,” ujarnya.

    Selama tiga tahun terakhir, BNPT bersama Densus 88, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Intelijen Strategis (BAIS), dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin melakukan patroli siber. Upaya ini didukung oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang mengedepankan paradigma preemptive justice.

    “Perbuatan persiapan sudah masuk dalam ranah hukum pidana, termasuk dalam KUHP yang mulai berlaku tahun ini,” imbuhnya.

    BNPT juga menegaskan bahwa perempuan dan anak-anak merupakan kelompok rentan terpapar paham kekerasan dan ekstremisme berbasis terorisme.

    “Hal ini telah kami buktikan melalui berbagai penelitian, baik nasional maupun internasional,” tegas Eddy.

    Sebagai respons, pemerintah bersama sekitar 20 kementerian dan lembaga telah menyusun Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang kini memasuki tahap kedua dan mulai dijalankan pada 2026.

    “Tahun ini menjadi awal agar langkah-langkah yang sistematis, terpadu, dan berkesinambungan dapat dilaksanakan,” pungkasnya.

  • Mayoritas Masyarakat Tolak Pilkada Dipilih DPRD

    Mayoritas Masyarakat Tolak Pilkada Dipilih DPRD

    JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan hasil survei publik terbaru yang menghasilkan bahwa mayoritas publik menyatakan menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih oleh DPRD.

    Peneliti Senior LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan bahwa 66,1 persen responden menyatakan kurang setuju, tidak setuju, atau tidak setuju sama sekali. Kemudian ada 28,6 persen menyatakan setuju atau sangat setuju.

    “Dari data ini kita bisa lihat bahwa di atas 65 persen menolak Pilkada DPRD, angka ini bukan angka yang kecil, tetapi merupakan angka yang masif juga sistemik,” kata Ardian saat memaparkan hasil survei di Jakarta, Rabu, disitat Antara.

    Dia menjelaskan bahwa dalam opini publik, ketika melewati batas 60 persen dari persetujuan publik, berarti efeknya sudah besar. Menurut dia, angka itu dihasilkan dari responden yang tersebar dari berbagai segmen.

    Menurut dia, penolakan terhadap wacana perubahan sistem Pilkada itu juga datang dari lintas gender. Baik laki-laki maupun perempuan, menolak jika sistem Pilkada tidak langsung diterapkan.

    “Kemudian baik yang di desa maupun yang di kota pun menolak. Isu ini tidak hanya milik masyarakat di perkotaan, tapi masyarakat desa juga,” kata dia.

    Di samping itu, dia mengatakan bahwa penolakan itu juga datang dari kalangan “wong cilik”, yakni masyarakat berpenghasilan rendah maupun masyarakat berpenghasilan lebih tinggi.

    Yang menarik, kata dia, masyarakat berpendapatan yang lebih tinggi yang paling menolak wacana tersebut.

    Dari segmen generasi, menurut dia, Gen Z merupakan generasi yang paling keras menolak wacana tersebut dibandingkan generasi lainnya.

    Dia mengatakan segmen Gen Z sebanyak 84 persen menolak, Milenial sebanyak 71,4 persen menolak, Generasi X sebanyak 60 persen menolak, dan Baby Boomer sebanyak 63 persen menolak.

    “Secara sistemik tidak hanya di sebuah generasi saja penolakan ini berlangsung, tapi di semua generasi yang ada, mayoritas menolak Pilkada DPRD,” kata dia.

    Dia mengatakan survei itu dilakukan dengan metodologi multi-stage random sampling, seperti survei-survei biasanya. Adapun jumlah responden dalam survei itu yakni 1.200 orang pada periode 19-20 Oktober 2025.

    Menurut dia, 1.200 responden itu bisa mewakili seluruh masyarakat Indonesia. Karena hasil survei-survei pemilu sebelumnya, survei yang dihasilkan dengan jumlah responden itu nyaris sama dengan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU)

  • Sedan ala Coupe MG7 Terbaru Meluncur di China, Intip Perubahannya

    Sedan ala Coupe MG7 Terbaru Meluncur di China, Intip Perubahannya

    JAKARTA – SAIC Motor resmi menghadirkan pembaruan dari model MG7 di China yang hadir dengan penambahan fitur seperti sistem bantuan pengemudi canggih NGP, dan asisten suara AI.

    Berdasarkan laporan Autohome, dikutip, Rabu, 7 Januari, model tersebut hadir dalam empat varian yang dibanderol dengan harga mulai 139.700 yuan atau kisaran Rp335 jutaan.

    Secara desain, MG7 terbaru mempertahankan gaya desainnya saat ini, dengan siluet mirip coupe yang khas dan mudah dikenali. Garis atap melandai dari pilar A, berujung pada bentuk fastback yang elegan.

    Tampilan samping yang menonjol memberikan kesan sangat berotot pada mobil ini, dan akan menampilkan pintu tanpa bingkai yang unik. Dari segi pilihan warna, MG7 terbaru menambahkan warna Iceland Blue, dan interiornya juga menampilkan skema warna yang serasi.

    Di bagian belakang, empat pipa knalpot yang kokoh dilengkapi katup yang dioperasikan secara manual. Spoiler belakang elektrik tiga bagian adaptif terintegrasi ke dalam pintu bagasi hatchback, dan spoiler ducktail yang sedikit terangkat memberikan dukungan aerodinamis pada kecepatan normal.

    Interiornya mempertahankan tata letak layar ganda yang saling terhubung, dengan desain keseluruhan yang menekankan kesan sporty dan menampilkan material yang kaya dan berlapis.

    Sistem konektivitas akan menawarkan berbagai fungsi online untuk memenuhi berbagai kebutuhan, termasuk hiburan dan navigasi. Tidak seperti model saat ini, versi baru ini secara eksplisit akan menampilkan asisten suara AI, meningkatkan kemampuan interaksi suara alami dan memperluas cakupan interaksi suara.

    Sebagai sedan hatchback, pintu bagasinya yang besar merupakan fitur utama. Dalam kondisi normal, kapasitas bagasinya mencapai 375 liter, dan kapasitas penyimpanannya dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan melipat kursi baris kedua.

    Dari segi kemampuan bantuan pengemudi, MG7 2026 akan dilengkapi dengan sistem bantuan pengemudi cerdas canggih NGP (Navigation Guided Pilot), yang menampilkan 23 perangkat keras sensor dan algoritma bantuan pengemudi yang dikembangkan secara independen oleh SAIC.

    Bicara powertrain, MG7 2026 mempertahankan mesin turbocharged 1.5T dan 2.0T. Mesin 1.5T menghasilkan 188 hp dan torsi 300 Nm, sedangkan mesin 2.0T mencapai daya maksimum 261 hp dan torsi maksimum 405 Nm.

  • Mengenal Warna-Warni Tarian Daerah Sumatera Barat yang Harus Dilestarikan

    Mengenal Warna-Warni Tarian Daerah Sumatera Barat yang Harus Dilestarikan

    YOGYAKARTA – Warisan Minangkabau tak hanya terpahat pada rumah gadang dan tradisi merantau, tetapi juga mewujud dalam ragam gerak yang tampil di panggung serta ritual adat. Tulisan ini menyajikan rangkuman sejumlah tarian populer dari Sumatera Barat, lengkap dengan kilas sejarah, ciri koreografi, ranah sosial tempat tarian itu berfungsi, dan elemen musik pengiringnya.

    Dengan sudut pandang tersebut, pembaca diajak melihat tarian sebagai bagian utuh dari ekosistem budaya Minang bukan sekadar hiburan. Uraian yang ringkas dan terstruktur ini dapat menjadi pegangan praktis bagi siswa, peneliti, maupun pelaku seni untuk memahami konteks, mempelajari bentuk gerak, dan menyiapkan penyajian yang tetap menghormati pakem tradisi.

    Ragam Tarian Daerah Sumatera Barat

    1. Tari Piring: Simetri, Ketepatan, dan Ketangkasan

    2. Tari Pasambahan: Penghormatan dalam Adat

    Sebagai tarian penyambutan, Pasambahan tampil pada prosesi adat dan penerimaan tamu kehormatan. Geraknya tenang, bertema tutur sapa dan sopan santun Minangkabau. Penari membawa carano (wadah sirih) sebagai simbol penghormatan, sementara pola lantai menonjolkan barisan dan lengkung yang lembut. Vokal tradisional (dendang) sering menyertai ansambel talempong dan gandang, menegaskan fungsi sosial tarian ini: membangun suasana hangat, resmi, dan beradab.

    3. Tari Payung: Romantika dan Kebersamaan

    Tari Payung menggambarkan kasih sayang dan perlindungan dalam relasi sepasang muda-mudi. Payung menjadi properti utama, dimainkan untuk menciptakan level gerak—membuka, memutar, dan menaungi pasangan. Busana cenderung elegan, dengan kain songket atau sulaman sebagai aksen. Musiknya bertempo sedang, memungkinkan penonton menangkap ekspresi dan gestur simbolik. Di sekolah dan sanggar, Tari Payung populer karena mudah diajarkan sekaligus sarat makna sosial.

    4. Tari Indang (Badindin): Energi Kolektif dan Sinkopasi

    Berasal dari Pariaman dan Pesisir, Tari Indang menonjolkan gerak duduk berformasi, tepukan tangan, serta vokal berbalas (badindin) yang ritmis. Kekuatannya ada pada kebersamaan: pola ketukan sinkopasi digarap rapat sehingga menghasilkan efek “gelombang” bunyi. Repertoar lirik sering memuat nasihat moral, religi, atau cerita lokal. Dalam konteks pertunjukan kontemporer, Indang kerap digabung dengan bebunyian modern tanpa melepas fondasi tradisi.

    5. Tari Rantak: Dinamika Kaki dan Tenaga

    Rantak dikenal karena hentakan kaki yang kuat dan ritme cepat. Gerakannya memadukan langkah pendek-pendek, serong, dan lompatan kecil yang presisi. Tarian ini sering menjadi nomor pembuka dalam paket pertunjukan karena energi yang segera menggugah penonton. Pengiring talempong dan gandang tasa mempertebal aksen, sedangkan formasi diagonal hingga V membangun komposisi panggung yang tegas.

    6. Tari Galombang: Solidaritas dan Formasi Massal

    Galombang umumnya dibawakan oleh banyak penari untuk menyambut rombongan atau memeriahkan perayaan adat. Esensi tarian ini adalah kebersamaan—gerak serempak, formasi berganti cepat, dan sorakan penegas suasana. Kostum cenderung seragam dengan ornamen kepala sederhana, sementara pola lantai lebar memanfaatkan seluruh ruang panggung. Galombang efektif menunjukkan solidaritas komunitas Minangkabau di hadapan tamu.

    Unsur Musik dan Tata Sajian

    Kebanyakan tarian Minang menggunakan talempong (metalofon kecil), saluang (seruling bambu), dan gandang (gendang). Struktur ritme berulang memberi ruang untuk variasi cengkok vokal dan aksentuasi kaki. Dalam pertunjukan modern, penata artistik menambah tata cahaya, proyeksi visual, dan penguatan audio untuk mempertajam dramatik tanpa mengaburkan pakem tradisi.

    Tari Piring, Pasambahan, Payung, Indang, Rantak, dan Galombang mewakili keragaman tema—dari kerja keras, sopan santun, romantika, solidaritas, hingga energi kolektif. Dengan memahami konteks gerak, fungsi adat, dan musik pengiring, kita dapat mengapresiasi tarian Minangkabau bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai narasi identitas yang terus hidup dan berkembang. Konten ini diharapkan menjadi rujukan ringkas, informatif, dan mudah dipakai untuk pembelajaran serta perencanaan pertunjukan budaya.

    Jadi setelah mengetahui tarian daerah Sumatera Barat, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!