Category: Voi.id

  • Indonesia Amankan 2 Tiket ke Babak 16 Besar

    Indonesia Amankan 2 Tiket ke Babak 16 Besar

    JAKARTA – Indonesia sudah mengamankan dua tiket babak kedua Swiss Open 2025 melalui Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.

    Sebagian pertandingan babak 32 besar kompetisi berlevel Super 300 BWF yang berlangsung di St. Jakobshalle ini rampung digelar pada Rabu, 19 Maret 2025, subuh WIB.

    Pasangan ganda putri Febriana/Amallia mendapat tiket paling pertama. Mereka lolos ke babak kedua turnamen berkat kemenangan atas wakil Perancis, Agathe Cuevas/Kathell Desmots-Chacun, dalam dua gim langsung 21-9 dan 21-13.

    “Ini pertandingan pertama sambil menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan bola, tetapi tidak boleh terlalu santai, tetap harus memberi perlawanan dari awal,” ujar Amallia.

    Febriana/Amallia, yang berstatus sebagai unggulan ketiga di ajang ini, selanjutnya akan berhadapan dengan ganda putri asal China Taipei, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun.

    Ini adalah bentrok kedua mereka. Febriana/Amallia memenangi satu-satunya bentrok kompetitif sebelumnya saat berhadapan di babak kedua Thailand Masters 2024.

    “Kami harus bisa memanfaatkan kesempatan, fokus pertandingan demi pertandingan. Kami mau hasil yang lebih baik di sini,” ujar Amallia menjawab peluang perjalanan mereka di babak selanjutnya.

    Adapun Fikri/Daniel lolos ke babak kedua dengan mengalahkan pasangan China, Chen Bo Yang/Xie Hao Nan, dalam pertandingan dramatis rubber game yang berakhir dengan skor 21-12, 19-21, dan 21-15.

    “Persaingan di ganda putra sudah merata, dari babak pertama sudah sengit berapa pun level turnamennya,” ujar Fikri usai menjalani pertandingan selama 53 menit.

    Indonesia masih mungkin menambah tiket pada Rabu, 19 Maret 2025. Tercatat masih ada empat wakil yang akan berjuang untuk mengekori jejak kedua pasangan tersebut.

  • OJK dan BEI Beda Pendapat soal Evaluasi Trading Halt

    OJK dan BEI Beda Pendapat soal Evaluasi Trading Halt

    JAKARTA – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan, Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi buka suara terkait pernyataan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang meminta untuk melakukan evaluasi terkait aturan pemberhentian perdagangan sementara atau trading halt.

    Inarno menyampaikan aturan pemberhentian perdagangan sementara atau trading halt yang saat ini sebesar 5 persen sudah merupakan Standard Operating Procedure (SOP).

    “Enggak, enggak, Itu sudah merupakan SOP dari kami,” jelasnya kepada awak media, 19 Maret.

    Sementara itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia Irvan Susandy mengatakan bahwa pihak menerima masukan dari berbagai pihak dan mekanisme trading halt merupakan hal umum atau common practice yang juga dilakukan oleh bursa-bursa di negara lain saat indeks terkoreksi.

    “Tapi yang biasa kita review adalah angkanya. Di angka berapa dulu, seingat saya kita juga pernah pakai 7 persen, 12,5 persen, 20 persen gitu ya. Kita review tergantung market behavior dan nanti perkembangan dari investor serta bursa-bursa lain juga,” ujarnya kepada awak media, Rabu, 19 Maret.

    Irvan menyampaikan pihaknya dapat melakukan evaluasi terhadap ketentuan trading halt apabila diminta dan perubahan terkait mekanisme tersebut terakhir dilakukan pada saat pandemi Covid-19.

    Meski demikian, Irvan menjelaskan terkait perubahan kembali mengenai batas pemberlakuan trading halt pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu.

    “Kita biasa melakukan review terkait hal ini gitu ya. Terakhir kan seingat saya perubahan tuh di covid sih. 5, 10, 15 tuh pada saat COVID-19 kita ubah angkanya. Nah apakah ini akan mungkin diubah? Ya mungkin aja. Tapi kita coba kita kaji dulu deh ya,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengusulkan agar Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan peninjauan ulang terkait aturan pemberhentian perdagangan sementara atau trading halt.

    “Karena regulasi halt yang 5 persen itu diberlakukan saat Covid, tentu perlu ada review mengenai regulasi tersebut,” kata Airlangga di Istana Merdeka pada Selasa, 18 Maret.

    Diketahui, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS).

    “Kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS),” tulisnya dalam keterangan resmi Bursa Efek Indonesia, Selasa, 18 Maret.

    Adapun, dalam keterangan surat tersebut dijelaskan bahwa pembekuan ini dipicu oleh penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 5 persen.

    Selain itu, langkah ini diambil sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 mengenai Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

    Adapun, perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 11:49:31 WIB tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

  • InJourney Prediksi Peningkatan Jumlah Penumpang Pesawat Terjadi Mulai 21 Maret hingga 11 April

    InJourney Prediksi Peningkatan Jumlah Penumpang Pesawat Terjadi Mulai 21 Maret hingga 11 April

    JAKARTA – PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memprediksi pergerakan penumpang pesawat mencapai 10,8 juta orang selama periode libur Lebaran 2025.

    Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 9 persen.

    Peningkatan penumpang ini akan terjadi selama periode 21 Maret sampai dengan 11 April.

    “Total penumpang diprediksi mencapai lebih dari 10,8 juta orang, dengan pertumbuhan tahunan (year on year) sebesar 9 persen. Sementara itu movement aircraft (pergerakan pesawat) juga mengalami pertumbuhan lima persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Maya, dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 18 Maret.

    Maya juga mengatakan InJourney akan mengoperasikan 37 bandara di bawah kelolaannya selama 24 jam penuh selama masa angkutan Lebaran 2025. Dia bilang langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional.

    Selain itu, sambung Maya, jumlah personel juga ditambah secara signifikan dari 37.000 menjadi 53.300 personel pada periode angkutan Lebaran 2025 ini.

    “Kita menambah personel sebanyak 16.300 orang, serta melakukan peningkatan fasilitas, peralatan, dan pemantauan dari sisi manajemen operasional lalu lintas. Dengan semua ini, kita ingin memastikan perjalanan selama angkutan Lebaran berjalan lancar,” tutur Maya.

    Selain itu, sambung Maya, InJourney juga menyambut baik kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah. Adapun WFA akan diberlakukan mulai tanggal 24 Maret hingga 27 Maret.

    Maya bilang InJourney juga telah menyiapkan destinasi unggulan seperti Nusa Dua, Mandalika, Candi Borobudur, dan Taman Mini Indonesia Indah untuk menyambut pengunjung.

    “Kami mengapresiasi kebijakan WFA karena ini tepat mengingat libur Lebaran berdekatan dengan Nyepi di Bali,” kata Maya.

  • Apa Itu Sextortion? Pemerasan Menggunakan Materi Seksual yang Tengah Marak

    Apa Itu Sextortion? Pemerasan Menggunakan Materi Seksual yang Tengah Marak

    YOGYAKARTA – Di era digital yang semakin maju, kejahatan seksual tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga melalui dunia maya. Salah satu bentuk kejahatan yang marak terjadi belakangan ini adalah sextortion. Lantas apa itu sextortion dan bagaimana cara menghindarinya?

    Kejahatan seksual dalam bentuk sextortion telah memakan korban cukup banyak. Sebagian korbannya mengaku mengalami penipuan dengan kontens seksual dan diancam akan disebarkan foto dan videonya. Selain menimbulkan kerugian secara moril, korban sextortion biasanya juga sampai rugi secara materi atau uang. 

    Itulah mengapa sangat penting untuk mengenali apa itu sextortion dan bagaimana tindakan untuk menghindarinya. 

    Apa Itu Sextortion?

    Sextortion menjadi Istilah yang mungkin masih asing bagi sebagian orang, tetapi dampaknya sangat serius dan dapat merusak kehidupan korban. Sextortion adalah bentuk pemerasan yang melibatkan ancaman penyebaran materi seksual korban, seperti foto atau video intim, jika korban tidak memenuhi tuntutan pelaku. 

    Fenomena ini semakin mengkhawatirkan seiring dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan platform digital lainnya. Sextortion sering kali dimulai dengan manipulasi psikologis. 

    Pelaku biasanya menggunakan taktik untuk mendapatkan kepercayaan korban. Misalnya dengan berpura-pura menjadi teman dekat, pasangan romantis, atau bahkan seseorang yang memiliki otoritas. 

    Setelah korban terperangkap dalam hubungan tersebut, pelaku akan meminta atau memanipulasi korban untuk mengirimkan materi seksual. Begitu pelaku mendapatkan materi tersebut, mereka akan menggunakannya sebagai senjata untuk memeras korban, baik secara finansial, seksual, atau psikologis.

    Bagaimana Sextortion Bisa Terjadi?

    Sextortion biasanya terjadi dalam beberapa tahap. Pertama, pelaku akan mencoba membangun hubungan dengan korban, baik melalui pesan pribadi, aplikasi kencan, atau platform media sosial. 

    Mereka mungkin menggunakan identitas palsu atau menyamar sebagai seseorang yang menarik perhatian korban. Setelah hubungan terbentuk, pelaku akan mulai meminta materi seksual seperti foto atau video intim dengan dalih untuk memperkuat hubungan atau sebagai bentuk kepercayaan.

    Begitu pelaku mendapatkan materi tersebut, mereka akan segera mengubah sikap. Korban akan diancam dengan penyebaran materi tersebut ke publik, termasuk keluarga, teman, atau bahkan atasan di tempat kerja, jika korban tidak memenuhi tuntutan pelaku. 

    Tuntutan yang diminta oleh pelaku kepada korban ini bisa berupa uang, materi seksual lebih lanjut, atau bahkan tindakan lain yang merugikan korban.

    Dampak Psikologis dan Sosial Sextortion

    Dampak sextortion pada korban bisa sangat parah, baik secara psikologis maupun sosial. Korban sering kali merasa tertekan, malu, dan takut akan reputasi mereka yang hancur. 

    Rasa malu ini dapat membuat korban enggan melaporkan kejahatan tersebut kepada pihak berwajib atau bahkan kepada orang terdekat. Akibatnya, banyak kasus sextortion yang tidak terungkap dan pelaku terus bebas melakukan kejahatan serupa kepada korban lain.

    Selain itu, korban juga dapat mengalami gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan bahkan pikiran untuk bunuh diri. Tekanan yang diberikan pelaku, ditambah dengan rasa bersalah dan malu yang dirasakan korban, dapat membuat mereka merasa terjebak dan tidak memiliki jalan keluar.

    Cara Menghindari Sextortion

    Meskipun sextortion adalah kejahatan yang serius, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko menjadi korban:

    Hindari Berbagi Materi Sensitif: Jangan pernah mengirimkan foto atau video intim kepada siapa pun, bahkan kepada orang yang Anda percaya. Materi tersebut dapat disalahgunakan kapan saja.Waspada terhadap Identitas Palsu: Selalu verifikasi identitas orang yang Anda ajak berinteraksi online. Pelaku sering kali menggunakan identitas palsu untuk mendapatkan kepercayaan korban.Jangan Menyerah pada Ancaman: Jika Anda menjadi korban sextortion, jangan menyerah pada tuntutan pelaku. Segera laporkan kejahatan tersebut kepada pihak berwajib dan minta bantuan dari orang terdekat.Gunakan Pengaturan Privasi: Pastikan akun media sosial Anda memiliki pengaturan privasi yang ketat. Hindari menerima permintaan pertemanan dari orang yang tidak dikenal.Edukasi Diri dan Orang Terdekat: Penting untuk memahami risiko sextortion dan membagikan pengetahuan ini kepada keluarga, teman, atau anak-anak remaja Anda. Kesadaran adalah langkah pertama untuk mencegah kejahatan ini.

    Demikianlah ulasan mengenai apa itu sextortion sebagai bentuk kejahatan seksual yang memanfaatkan teknologi dan media digital untuk memeras korban. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan edukasi, kita dapat mengurangi risiko menjadi korban sextortion. Baca juga upaya melindungi perempuan dari kekerasan seksual.

    Ikuti terus berita terkini dalam negeri dan luar negeri lainnya di VOI. Kami menghadirkan info terbaru dan terupdate nasional maupun internasional.

  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara Berganti, Tiga Kapolres Dirotasi

    Sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara Berganti, Tiga Kapolres Dirotasi

    TARAKAN– Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Hary Sudwijanto memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres jajaran Polda Kaltara.

    Acara berlangsung di Aula Rupatama Kayan Polda Kaltara, Senin (17/3).

    Beberapa jabatan strategis mengalami pergantian diantaranya Dirreskrimum Polda Kaltara yang sebelumnya dijabat Kombes Pol  Bambang Wiriawan, digantikan oleh Kombes Yudhistira Midyahwan. 

    Sementara itu, posisi Kabid TIK Polda Kaltara yang sebelumnya dipegang oleh Kombes Yudhistira Midyahwan kini beralih kepada Kombes I Nyoman Mertha Dana. 

    Jabatan Dirlantas Polda Kaltara yang sebelumnya diemban oleh Kombes Arief Budiman diserahterimakan kepada Kombes  Mohamad Syarhan. 

    Kemudian, jabatan Dirsamapta Polda Kaltara kini dijabat oleh AKBP Andreas Deddy Wijaya menggantikan Kombes  Joko Heri Purwono. 

    Sementara itu, Karo Rena Polda Kaltara yang sebelumnya dijabat oleh Kombes Juli Eko Prihartono kini beralih ke Kombes Robertus Bellarminus Herry Ananto Pratiknyo.

    Kabidkum Polda Kaltara yang sebelumnya diemban oleh Kombes  Andrie Satiagraha kini dipercayakan kepada Kombes Janes H. Simamora. 

    Pergantian juga terjadi di tingkat Kapolres,  Kapolres Tarakan yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Adi Saptia Sudirna kini diserahkan kepada AKBP Erwin Syahputra Manik yang sebelumnya menjabat Kapolres Tana Tidung. 

    Kapolres Tana Tidung kini berganti kepada AKBP Eko Nugroho,  Kapolres Malinau yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Heru Eko Wibowo berganti kepada AKBP Imam Irawan. 

    Upacara serah terima jabatan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara dan pakta integritas, sebagai bentuk komitmen para pejabat yang baru dalam menjalankan tugas dengan profesionalisme dan integritas tinggi. 

    Dalam amanatnya, Kapolda Kaltara menegaskan bahwa mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

    Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan tugas masing-masing serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kalimantan Utara. 

    “Sertijab ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepada pejabat yang baru, saya harap dapat segera beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan elemen masyarakat,” kata Kapolda.

  • Pembangunan Jalan Perbatasan Lingkar Krayan Dilanjutkan, Anggaran Rp8 Miliar 

    Pembangunan Jalan Perbatasan Lingkar Krayan Dilanjutkan, Anggaran Rp8 Miliar 

    TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) akan melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan di daerah perbatasan. Salah satunya, jalan Lingkar Krayan Kabupaten Nunukan. 

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltara, Helmi mengatakan pembangunan Jalan lingkar Krayan dianggarkan kembali pada APBD tahun 2025 ini. 

    “Tahun ini akan kita alokasikan anggaran sekira Rp5 miliar untuk pembenahan jalan, seperti untuk kegiatan pengaspalan jalan dengan panjang ruas sekitar 2 kilometer,” kata Helmi, Selasa, 18 Maret.

    “Untuk pemeliharaan akan dibagi dua kegiatan dengan panjang ruas 80 kilometer. Masing-masing anggran yang dialokasikan Rp1,5 miliar. Total anggaran yang digelontorkan senilai Rp8 miliar,” sambung dia. 

    Pengerjaan jalan lingkar Krayan akan dimulai dari Long Bawang, Long Layu dan Binuang. 

    “Kemungkinan untuk Pengerasan jalan dikerjakan dengan sistem multiyears, apalagi ini jalan sangat fital untuk menopang arus transportasi dan mobilisasi kebutuhan pokok masyarakat,” kata dia.

  • Kapolda Kaltara Hadiri Rakor, 1.577 Personel Disiapkan Pengamanan Sambut Lebaran 

    Kapolda Kaltara Hadiri Rakor, 1.577 Personel Disiapkan Pengamanan Sambut Lebaran 

    TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Hary Sudwijanto bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Idulfitri 1446 H.

    Kapolda Kaltara menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk pengamanan menyambut Idulfitri. 

    “Rakornis ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan mengintegrasikan strategi dalam menentukan pola pengamanan yang efektif, agar seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat, terutama dalam momen besar seperti Lebaran,” kata Kapolda. 

    Dijelaskannya, mobilitas masyarakat meningkat secara signifikan seperti arus mudik maupun arus balik. 

    “Sebagai bagian dari upaya pengamanan, Polda Kaltara bersama seluruh pemangku kepentingan akan menggelar Operasi Ketupat Kayan 2025 selama 14 hari, mulai 26 Maret hingga 8 April 2025,” ungkap Hary. 

    Dijelaskannya, sebanyak 1.577 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan perayaan Idul Fitri. Personel tersebut terdiri dari 905 personel Polri (200 personel Polda dan 705 personel Polres jajaran), 154 personel TNI, dan 518 personel dari instansi lainnya. 

    “Kita harus memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik, menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang, nyaman dan sejahtera” tegasnya. 

    “Sebanyak 44 pos pengamanan akan didirikan di seluruh wilayah Kaltara. Pos-pos tersebut terdiri dari pos pelayanan untuk pemudik, pos pengamanan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, dan pos terpadu untuk koordinasi antarinstansi,” tambah dia..

    Selain itu, pengamanan moda transportasi laut dan perairan juga menjadi perhatian utama mengingat jalur ini merupakan moda utama bagi masyarakat Kalimantan Utara. Oleh karena itu, pengawasan ketat terhadap kelayakan kapal, kapasitas penumpang, serta patroli perairan akan dilakukan oleh Ditpolairud, TNI AL, dan Basarnas. 

    “Saya mengajak seluruh elemen Polri, TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya untuk meningkatkan koordinasi dalam menciptakan perayaan Idulfitri yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kaltara. Kerja sama yang kuat dan komitmen yang tinggi, pengamanan Idulfitri 1446 H diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan sukses,” kata dia.

  • Ditreskrimsus Polda Kaltara Ungkap Kasus Kejahatan Siber Pornografi Anak

    Ditreskrimsus Polda Kaltara Ungkap Kasus Kejahatan Siber Pornografi Anak

    TANJUNG SELOR – Polda Kalimantan Utara (Kaltara) mengungkap kasus kejahatan siber pornografi anak yang melibatkan anak di bawah umur.

    Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmat mengungkapkan kasus ini berawal dari laporan Polisi Nomor: LP/B/07/II/2025/SPKT/POLDA KALTARA tanggal 24 Februari 2025.

     “Kasus ini bermula ketika pelapor, berinisial RK seorang pelajar di bawah umur, melaporkan tindakan asusila yang dialaminya melalui aplikasi Walla, di mana pelaku, berinisial TP menjalin hubungan asmara dan manipulasi online,” kata Budi Rahmat, Selasa, 18 Maret.

    “Sesuai kronologis yang diungkap oleh pihak kepolisian, TP menipu korban dengan janji untuk menaikkan rating akun Walla milik korban sebagai ganti hubungan asmara virtual. Dalam hubungan tersebut, tersangka kerap meminta uang kepada korban dengan jumlah total sekitar 8 Juta Rupiah,” sambung dia.

    Kemudian, pelaku merekam aktivitas seksual tanpa sepengetahuan korban, yang dalam situasi tersebut korban dipaksa untuk bertelanjang dan masturbasi saat video call.

    Pelaku menduga korban berselingkuh dan sakit hati hingga memviralkan video rekam layar asusila korban kepada guru dan teman sekolah korban melalui grup WA, pelaku pun memviralkan video tersebut kepada keluarga korban.

    “Aksi tindak pidana ini berhasil diungkap berkat upaya tim Bantek Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Kaltara bersama tim dari Ditressiber Polda Jatim,” ujarnya.

    Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya di Mojokerto pada tanggal 7 Maret 2025 pada pukul 16.00 WIB. 

    “Menurut pengakuan pelaku, motifnya  dikarenakan cemburu dengan korban,” jelasnya.

    Dari hasil penangkapan tersebut polisi mengumpulkan barang bukti yang penting berupa 3 (tiga) Handphone (Nokia 105, Vivo Y1S dan Samsung Galaxy J7 Prime) dan 3 (tiga) nomor handphone milik pelaku.

    Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Kaltara Kombes Ronald Ardiyanto menegaskan kasus ini sebagai peringatan keras bagi seluruh masyarakat untuk waspada akan kejahatan siber terhadap anak. 

    “Dengan meningkatnya teknologi digital, kejahatan siber menjadi tanpa batas dan kejam, memaksa orang tua untuk meningkatkan pengawasan atas anak-anaknya yang menggunakan teknologi,” tegasnya.

    Adapun korban saat ini mengalami trauma dan kehilangan keberanian untuk melanjutkan sekolah. Namun kini telah menerima dukungan psikososial terkoordinasi oleh penyidik dengan dinas terkait seperti UPTD perlindungan perempuan dan anak provinsi Kaltara, Kabupaten Bulungan, dan Yayasan Our Rescue Indonesia Raya. 

    “Selain itu, apabila terdapat korban lain dari tersangka, masyarakat di himbau untuk melapor kepada penyidik Subdit V/Siber Ditreskrimsus Polda Kaltara,” imbuhnya.

    Pelaku dijerat dengan pasal terkait pornografi menurut Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) UU RI No. 44 tahun 2008 Tentang Pornografi atau Pasal 14 Ayat (2) huruf “a” UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI No 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan kedua atas Undang Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau pasal 80 ayat (1) Jo Pasal 76c Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

  • Ole Romeny Antusias Sambut Debut di Timnas Indonesia

    Ole Romeny Antusias Sambut Debut di Timnas Indonesia

    JAKARTA – Ole Romeny begitu antusias siap menyambut laga debutnya bersama Timnas Indonesia dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia.

    Indonesia total memanggil sebanyak 29 pemain untuk menghadapi laga tersebut. Semua nama, termasuk Ole, saat ini sudah bergabung bersama tim di Sydney dan telah menggelar latihan perdana pada Selasa, 18 Maret 2025, malam WIB.

    Ole yang baru mendapat kewarganegaraan Indonesia pada Februari 2025 sangat senang menjadi bagian dari skuad Patrick Kluivert. Ia pun ingin memberikan kontribusi saat menjalani laga debutnya nanti.

    “Saya sangat menantikan laga melawan Australia. Saya ingin menjadi pemain penting bagi tim, negara, dan bisa memberikan terbaik melalui sepak bola,” ujar Ole dilansir ESPN Belanda.

    Ole akan mengisi posisi di lini serang Skuad Garuda. Sebagai ujung tombak, ia pun diharapkan bisa menjadi ancaman di depan gawang tim lawan nantinya.

    Kemungkinan pemain milik Oxford United tersebut mendapat menit bermain saat melawan Australia nanti sangat besar. Ia memiliki kans besar diberi kepercayaan bermain sejak menit pertama.

    “Namun, siapa yang masuk susunan pemain, itu bukan keputusan saya. Yang terpenting, saya sudah hadir dan saya tidak sabar bermain untuk Indonesia,” ujar Ole.

    Australia menjamu Indonesia merupakan pertandingan ketujuh Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    Bentrok ini akan bergulir di Sydney Football Stadium pada Kamis, 20 Maret 2025. Adapun kick-off laga akan dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat atau pukul 16.10 WIB.

    Pertandingan ini penting bagi kedua tim untuk menjaga kans lolos ke Piala Dunia 2026. Saat ini Australia menghuni posisi kedua klasemen dengan tujuh poin, diikuti Indonesia di tempat ketiga dengan enam poin.

    Hanya juara grup dan runner-up yang mendapat tiket ke Piala Dunia 2026 dari tahap ini. Adapun posisi ketiga dan keempat akan melanjutkan ke Putaran Keempat Kualifikasi.

  • 2 Macam Doa Bercermin dan Keutamaannya

    2 Macam Doa Bercermin dan Keutamaannya

    YOGYAKARTA – Doa bercermin pada dasarnya memohon kebaikan tidak hanya pada penampilan fisik, namun keindahan akhlak. Doa ini dianjurkan untuk dibaca setiap bercermin di depan kaca ketika memerindah penampilan. Bagi Anda yang ingin mengamalkannya, berikut ini doa berkaca di depan cermin yang disunnahkan.

    Doa Bercermin

    Dilansir dari buku Kumpulan Doa Sehari-hari yang disusun oleh Kementerian Agama RI, ada dua versi doa bercermin yang bisa dibaca yakni sebagai berikut.

    Doa Bercermin versi 1

    Alloohumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqi

    Artinya:

    Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku. (HR. Ahmad).

    Doa Bercermin versi 2

    Alhamdulillahil ladzii sawwa khalqii fangaddalahu wakarroma shuurorata wajhi fakhassanahaa wajangalni minal muslimiin

    Artinya:

    Segala puji bagi Allah yang menyempurnakan kejadianku dan memperindah dan memuliakan rupaku lalu, membaguskannya dan menjadikan aku orang Islam. (HR. Ibnu as-Sani)

    Keutamaan Membaca Doa Bercermin

    Doa bercermin ditujukan agar orang yang membaca doa dapat diberikan keindahan penampilan fisik. Selain fisik diberikan pula keindahan dalam berperilaku. Dengan begitu ada keseimbangan antara keindahan fisik dan perilaku. Berikut ini keutamaan baca doa bercermin.

    Mensyukuri keindahan fisik yang diberikan Allah SWT

    Doa yang dibaca setiap menghadap cermin menjadi perilaku syukur yang diungkapkan oleh seorang hamba atas keindahan fisik yang diberikan Allah SWT. Setiap orang punya kelebihan fisik masing-masing yang tidak bisa dibandingkan satu sama lain. Hal itu perlu disyukuri.

    Meminta kebaikan dalam fisik dan perilaku

    Doa berkaca yang dibaca dimaksudkan sebagai permohonan agar orang tersebut mendapat kebaikan baik dari segi fisik maupun perilaku. Kebaikan pada fisik namun tidak diimbangi dengan perbuatan atau sebaliknya hanya akan mendorong seseorang pada perbuatan tercela.

    Momen untuk rendah hati

    Setiap berkaca dan berdoa, seseorang perlu menyadari bahwa apa yang dimiliki saat ini hanya titipan belaka khuhsusnya keindahan fisik. Dengan titipan tersebut tidak selayaknya seseorang tinggi hati.

    Media instrospeksi diri

    Saat berkaca di depan cermin, seseorang hendaknya introspeksi lalu memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik. Introspeksi tidak hanya dari segi penampilan namun memperbaiki akhlak.

    Menerapkan amalan agama Islam

    Seperti diketahui, doa sehari-hari adalah salah satu amalan yang dianjurkan. Mengamanlkan doa-doa sehari-hari, termasuk doa bercermin, sebagai wujud penerapan amalan dalam agama Islam. Tentu saja penerapan tersebut memiliki kebaikan tersendiri.

    Itulah doa bercermin yang bisa diamalkan. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.