Category: Voi.id

  • Viral Sampah Tercecer Berhari-hari di Tangsel, Kementerian PU Respons Begini

    Viral Sampah Tercecer Berhari-hari di Tangsel, Kementerian PU Respons Begini

    JAKARTA – Masalah tumpukan sampah yang viral di Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat sorotan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

    Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang sudah tidak lagi mampu menampung beban sampah harian yang melonjak.

    Dia menjelaskan, volume sampah di Tangsel saat ini telah melampaui 1.000 ton per hari. Padahal, kapasitas TPA Cipeucang tersedia sudah dalam kondisi penuh sesak.

    “Tangsel itu, kan, juga tempat buang sampahnya sudah penuh,” ujar Dody dalam media briefing di kantornya, Kamis, 18 Desember.

    Menurut Dody, skema pengelolaan sampah eksisting seperti Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang dibangun Kementerian PU tidak lagi memadai.

    Dody bilang, fasilitas tersebut hanya dirancang untuk pengolahan skala kecil di bawah 500 ton, sehingga petugas pun kewalahan menghadapi “ledakan” sampah Tangsel.

    Sebagai solusi jangka panjang, Dody menilai, Tangsel memerlukan pengolahan sampah lebih terintegrasi, yakni melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WtE).

    “Jadi, begitu besar (volume sampahnya) dibakar. Dan enggak bisa dibakar saja, kan. Supaya efektif, dibakar dan dijadikan (energi) listrik, sehingga efektif dan efisien,” katanya.

    Hanya saja, dia mengakui pengembangan WtE masih terkendala ‘tarik ulur’ soal besaran subsidi listrik yang diberikan pemerintah.

    Ia menyatakan, Presiden Prabowo Subianto sendiri sejatinya telah memperkuat landasan hukum melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Terbarukan.

    Hanya saja, lanjut dia, aspek pelaksanaan di lapangan saja yang belum terealisasi sepenuhnya.

    Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian PU Dewi Chomistriana membeberkan, angka antara produksi dan kapasitas tampung TPA Cipeucang.

    “Kapasitas tampung TPA Cipeucang hanya maksimal 400 ton per hari, padahal produksinya minimal 800 ton sampai di atas 1.000 ton,” ungkap dia.

    Dewi menuturkan, penutupan sementara TPA Cipeucang saat ini dilakukan karena Pemkot Tangsel tengah menyiapkan pembangunan landfill baru serta penataan terasering untuk mencegah longsor sampah.

    Guna mengatasi masalah ini secara sistemik, kata Dewi, Pemkot Tangsel kini telah diusulkan masuk ke dalam program waste to energy (WtE) tahap III.

    “Saat ini sudah masuk ke dalam WtE tahap III. Masih dalam tahap evaluasi, termasuk untuk menentukan titik lokasi proyeknya,” pungkas dia.

  • Kaltara Buka Karpet Merah Investor Korea Selatan, Proyek Pertanian dan Perikanan Jadi Bidikan

    Kaltara Buka Karpet Merah Investor Korea Selatan, Proyek Pertanian dan Perikanan Jadi Bidikan

    TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) membuka peluang investasi besar bagi investor asing.

    Hal ini dikatakan Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, saat menerima delegasi investor IATEA asal Korea Selatan untuk membahas kerja sama strategis di sektor pertanian, perikanan, dan pengolahan pangan.

    Pertemuan di kantor Gubernur Kaltara itu membahas rencana pengembangan produksi dan pengolahan stevia, gandum, rumput laut, hingga penerapan teknologi unggulan Korea Selatan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan industri pangan.

    “Kaltara sangat terbuka terhadap investasi yang mampu mendorong nilai tambah ekonomi daerah. Daerah kita memiliki keunggulan sumber daya alam yang kuat, khususnya di tiga sektor utama, yakni pertanian, perikanan, dan peternakan,” kata Gubernur Zainal, Kamis, 28 Desember.

    “Selain itu, daerah kita juga memiliki lahan pertanian yang luas dan terus berkembang. Kami baru saja melaksanakan panen raya di Krayan yang menghasilkan beras Adan organik, tanpa bahan kimia, dan memiliki nilai jual tinggi,” sambung dia.

    Selain pertanian, lanjut Zainal, potensi perikanan laut dan air tawar juga menjadi daya tarik utama. Apalagi, komoditas seperti udang windu dan kepiting bakau disebut telah menembus pasar ekspor dan masih memiliki ruang pengembangan yang besar.

    “Investasi kelapa juga strategis dengan ratusan hektare kebun kelapa produktif di Kaltara. Komoditas ini dinilai memiliki prospek bisnis yang menjanjikan, kebutuhan pasar Malaysia juga tinggi”

    Gubernur menegaskan, Pemprov Kaltara siap memberikan dukungan penuh bagi investor yang serius mengembangkan usaha di Bumi Benuanta.

    “Pertemuan ini keseriusan Kaltara membuka pintu kerja sama internasional untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi daerah sebagai kawasan strategis baru di Indonesia,” ujar dia.

  • Indonesia Penuhi Target 80 Medali Emas di SEA Games 2025

    Indonesia Penuhi Target 80 Medali Emas di SEA Games 2025

    JAKARTA – Kontingen Indonesia resmi memenuhi target 80 medali emas dalam SEA Games 2025 setelah cabang olahraga (cabor) kabaddi berhasil mendapat emas dari nomor three stars putri.

    Dalam partai final, Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor tipis 24-23 untuk menempati podium tertinggi sekaligus mendapat medali emas ke-80 yang merupakan target incaran dalam pesta olahraga dua tahunan tersebut.

    Sementara itu, medali perak dari nomor ini didapat oleh tuan rumah Thailand.

    Ini merupakan medali emas kedelapan Indonesia dalam pertandingan hari ini, Kamis, 18 Desember 2025. Sebelum itu, Indonesia juga mendapat medali emas dari cabang olahraga modern pentathlon nomor triathle individual putri.

    Saat ini Indonesia masih menghuni tempat kedua klasemen sementara dengan perincian 80 medali emas, 92 medali perak, dan 102 medali perunggu.

    Mengekor di belakang Indonesia ialah Vietnam yang sudah mendapat 72 medali emas, 72 medali perak, dan 99 medali perunggu.

    Peluang Indonesia untuk mempertahankan posisi saat ini terbuka. Dengan sisa dua hari pertandingan, Kontingen Merah-Putih masih bisa mendapat emas lagi untuk melampaui target.

    Indonesia berangkat ke Thailand dengan membawa 1.021 atlet. Mereka memasang target bisa finis di posisi ketiga klasemen akhir perolehan medali, posisi yang sebelumnya ditempati di SEA Games 2023 di Kamboja.

  • Legislator Gerindra Minta Penyaluran KIP-PIP Diprioritaskan Bagi Pelajar Korban Bencana Sumatera

    Legislator Gerindra Minta Penyaluran KIP-PIP Diprioritaskan Bagi Pelajar Korban Bencana Sumatera

    JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Gerindra, M. Husni meminta agar bantuan pendidikan, khususnya perluasan penyaluran Kartu Indonesia Pintar – Program Indonesia Pintar (KIP-PIP) diprioritaskan bagi pelajar dan mahasiswa korban bencana di Sumatera.

    Sebab menurutnya, banyak pelajar dan mahasiswa yang terdampak akibat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

    Usulan itu disampaikan Husni usai meninjau langsung warga terdampak bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

    “Dampak bencana tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga menghantam kondisi ekonomi keluarga, termasuk keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka,” ujar Husni dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Desember.

    Husni mengungkapkan, saat ini banyak siswa dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah, namun kesulitan membiayai pendidikan karena orang tua dan keluarganya ikut terdampak.

    Karenanya, ia mendorong agar pelajar dan mahasiswa yang sudah terdaftar sebagai penerima KIP-PIP benar-benar dapat memanfaatkan program tersebut sebagai penopang utama pembiayaan pendidikan di tengah situasi darurat.

    “Kita ketahui, Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama ada yang namanya KIP-PIP yang tujuannya adalah memberikan beasiswa untuk anak-anak miskin,” ungkap Husni.

    Menurut legislator dari Dapil Sumatera Utara I itu, pemerintah perlu memberi kemudahan akses dan prioritas khusus bagi daerah yang tertimpa bencana. Ia pun menegaskan pentingnya keberpihakan negara agar bencana tidak berujung pada meningkatnya angka putus sekolah.

    Selain itu, Husni juga meminta seluruh kementerian terkait membuka ruang seluas-luasnya untuk bantuan pendidikan, termasuk beasiswa bagi keluarga kurang mampu di wilayah terdampak.

    “Jadi saya izin Bapak Menteri Agama, izin Bapak Menteri Pendidikan Tinggi, Kemendikbud dan lain sebagainya. Ayo mari kita bantu anak-anak kita jangan sampai putus sekolah. Berikan semua. KIP-PIP, beasiswa pendidikan kepada mereka semua,” katanya.

    Selain pembiayaan, Husni menilai, perbaikan infrastruktur pendidikan juga harus dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari bangunan yang rusak berat hingga yang mengalami kerusakan ringan. Ia menekankan, pemulihan sarana pendidikan menjadi kunci agar proses belajar mengajar bisa segera berjalan normal.

    Dengan demikian, sambung Husni, anak-anak di daerah terdampak tidak semakin tertinggal akibat musibah yang menimpa wilayah mereka.

    “Karena ini semua kita tujukan, kita utamakan khusus untuk daerah-daerah bencana. Karena mereka juga tidak ingin daerahnya tertimpa dari musibah ini,” pungkasnya.

  • Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Padang Mantuang di Padang Pariaman

    Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Padang Mantuang di Padang Pariaman

    Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Padang Mantuang di Padang Pariaman

  • 2 WNI Terinfeksi Kusta di Rumania, Komisi IX DPR Minta KP2MI Perketat Pemeriksaan Kesehatan PMI

    2 WNI Terinfeksi Kusta di Rumania, Komisi IX DPR Minta KP2MI Perketat Pemeriksaan Kesehatan PMI

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini, meminta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk memperketat pemeriksaan kesehatan pekerja migran Indonesia (PMI), menyusul ditemukannya dua warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi kusta di Rumania.

    Yahya mengingatkan agar setiap PMI yang akan diberangkatkan ke luar negeri harus dipastikan sehat.

    “Saya minta kepada Kementerian P2MI untuk memperketat pemeriksaan kesehatan terhadap PMI yang akan dikirim ke luar negeri,” ujar Yahya Zaini kepada wartawan, Kamis, 18 Desember.

    “Harus dipastikan setiap PMI yang dikirim ke luar negeri tidak mengidap penyakit, apalagi penyakit menular,” sambungnya.

    Yahya menegaskan, standar pemeriksaan kesehatan PMI perlu dilakukan secara lebih komprehensif dan melibatkan dokter spesialis. Ia juga meminta KP2MI untuk meningkatkan kewaspadaan terkait pemeriksaan kesehatan calon pekerja migran.

    “Standar pemeriksaan harus dilakukan secara presisi. Tidak cukup hanya dokter umum saja yang memeriksa tapi juga diperlukan dokter spesialis. Tentu dengan resiko biaya pemeriksaannya akan membengkak,” tegas Yahya.

    “Saya minta Kementerian P2MI mempunyai SOP yang tinggi untuk pemeriksaan kesehatan ini. Jangan sampai terjadi kasus-kasus serupa terjadi di negara lain,” imbuhnya.

    Legislator Golkar dari Dapil Jawa Timur itu pun mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk segera berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Rumania, termasuk memantau kondisi dua WNI yang terinfeksi penyakit tersebut.

    “Saya minta Kemenkes melakukan kordinasi dengan Kemenkes Rumania untuk memastikan kasus tersebut. Di rumah sakit mana keduanya dirawat,” kata Yahya.

    Sebagai informasi, Rumania mengungkap temuan kasus kusta atau dikenal sebagai penyakit Hansen terkonfirmasi pada Pekerja Migran Indonesia (PMI). Penyakit yang muncul terakhir kali di Rumania pada 44 tahun lalu itu diidap dua terapis pijat asal Indonesia.

    Dilansir Independent pada Selasa, 16 Desember, kedua WNI itu bekerja di sebuah spa di kota Cluj, barat laut Rumania. Keduanya warga negara Indonesia berusia 21 dan 25 tahun. Saat ini mereka sedang menjalani perawatan, sementara ada dua orang lain yang masih menjalani pemeriksaan medis.

    Meski begitu, belum ada informasi resmi soal asal negara dua orang yang masih menjalani pemeriksaan tersebut. Pihak berwenang telah menutup spa tersebut sambil menunggu penyelidikan.

  • Ada Tonjolan di Perut Anak? Ini yang Perlu Orang Tua Ketahui tentang Hernia

    Ada Tonjolan di Perut Anak? Ini yang Perlu Orang Tua Ketahui tentang Hernia

    JAKARTA – Hernia pada anak merupakan salah satu kondisi medis yang cukup sering ditemui dan sering menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua. Kondisi ini biasanya terlihat sebagai tonjolan pada perut atau pusar anak, terutama saat mereka menangis, batuk, atau mengejan.

    Banyak orang tua panik saat menemukan tonjolan ini dan khawatir akan risiko komplikasi. Namun tidak semua hernia membutuhkan tindakan medis segera. Hal ini tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya.

    “Kalau yang sudah terbuka, memang sangat urgent untuk segera ditangani. Tapi ada juga yang masih tertutup. Kalau masih tertutup, biasanya komplikasi yang mengkhawatirkan jarang terjadi,” jelas dr. Karmile, Sp. B.A, Dokter Spesialis Bedah Anak RS Pondok Indah saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta pada Kamis, 18 Desember 2025.

    Secara istilah, kata hernia berasal dari bahasa Yunani Hernios yang berarti pucuk atau cabang pohon. Secara medis, hernia adalah penonjolan sebagian atau seluruh organ/jaringan melalui dinding rongga akibat kelemahan dinding atau kegagalan proses penutupan.

    Pada anak, hernia umumnya bersifat bawaan lahir karena adanya celah kecil di dinding perut yang belum menutup sempurna. Contohnya hernia inguinal terjadi akibat kegagalan penutupan processus vaginalis. Lalu hernia umbilikal terjadikarena kegagalan penutupan dinding perut di area pusar.

    Hernia pada anak biasanya terlihat saat anak menangis, batuk, atau mengejan, dan dapat kembali mengempis saat anak tenang.

    “Kalau hernia di pusar, selama tidak ada tanda komplikasi, biasanya tidak berbahaya,” jelas dr. Karmile.

    Beberapa hernia dapat menutup dengan sendirinya tanpa tindakan medis segera.

    Banyak orang tua khawatir bahwa menangis terlalu kencang atau lama bisa menyebabkan hernia.

    “Bukan karena menangis anak menjadi hernia. Tapi karena menangis, tonjolan hernia jadi terlihat. Lubang di dinding perut sudah ada sejak lahir,” tegas Dr. Karmile

    Selain itu, faktor genetik juga berperan dalam hal ini.

    “Kalau orang tuanya pernah mengalami hernia, anaknya juga cenderung berisiko. Tapi ini tidak 100 persen,” ucap Dr. Karmile.

    Komplikasi utama hernia adalah terjepitnya organ di dalam tonjolan yang dapat mengganggu aliran darah dan fungsi organ. Namun untuk hernia di pusar, kejadian terjepit sangat jarang.

    “Yang penting, orang tua sadar tanda-tanda hernia terjepit, seperti anak rewel, muntah, benjolan merah, atau benjolan yang tidak bisa masuk kembali,” jelas dr. Karmile.

    Saat ini, laparoskopi menjadi metode pilihan karena sifatnya minimal invasif. Prosedur ini memungkinkan dokter melihat struktur internal dengan jelas dan menutup celah hernia melalui sayatan kecil.

    “Dengan laparoskopi, kita tidak memotong atau menggunakan gunting di dalam. Hanya memasukkan jarum untuk mengikat. Berbeda dengan operasi terbuka,” jelas dr. Karmile.

    Keunggulan laparoskopi meliputi:

    – Visualisasi organ lebih jelas, meminimalkan risiko cedera.

    – Luka operasi lebih kecil, mengurangi trauma jaringan.

    – Pemulihan lebih cepat dibanding operasi terbuka.

    Terkait risiko cedera saluran sperma, dr. Karmile menambahkan, “Kasus cedera saluran sperma selama ini hanya dilaporkan pada operasi terbuka, belum pernah pada laparoskopi. Jika terjadi, perbaikan bisa segera dilakukan, meski evaluasi jangka panjang tetap diperlukan.”

  • Triatlon Sumbang Emas Ke-73, Target 80 Bisa Terlampaui Hari Ini

    Triatlon Sumbang Emas Ke-73, Target 80 Bisa Terlampaui Hari Ini

    JAKARTA – Target 80 emas di SEA Games 2025 untuk Kontingen Indonesia berpeluang besar tercapai pada hari ini, Kamis, 18 Desember 2025. Jalan dibuka lewat emas ke-73 yang disumbangkan cabang olahraga (cabor) triatlon.

    Eva Desiana, Zahra Bulan Aprilia Putri, dan Martina Ayu Pratiwi menjadi juara di nomor duathlon team relay putri SEA Games Thailand 2025, pada Kamis, 18 Desember 2025, pagi.

    Dengan tambahan medali emas itu, Indonesia kini masih berada di peringkat kedua dengan perolehan medali emas sebanyak 73 keping.

    Tambahan emas ini membuat Indonesia semakin dekat untuk mencapai target yang dicanangkan Pemerintah, yaitu 80 medali emas.

    Sebelumnya, Pemerintah memasang target 80 medali emas dengan harapan bisa mengunci peringkat ketiga klasemen akhir perolehan medali.

    Adapun jumlah Kontingen Indonesia yang berangkat ke Thailand sebanyak 1.021 atlet. Kontingen Merah-Putih tampil dalam 48 cabang olahraga dari total 51 yang dipertandingkan.

    Dengan dua hari tersisa menjelang penutupan pada Sabtu, 20 Desember 2025, peluang mengamankan 80 medali emas di akhir SEA Games 2025 terbuka lebar.

    Apalagi pada hari ini, ada beberapa cabang olahraga yang berpotensi menyumbang medali. Cabor itu ialah panahan, pencak silat, esports, menembak, ice skating, dan gulat.

  • Kenaikan Upah Minimum Berpotensi Naikkan Konsumsi, Pengusaha Tak Perlu Risau

    Kenaikan Upah Minimum Berpotensi Naikkan Konsumsi, Pengusaha Tak Perlu Risau

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengupahan terbaru. Ini akan menjadi acuan penentuan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026.

    Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menuturkan, salah satu poin penting dalam PP Pengupahan adalah terkait perhitungan kebutuhan hidup layak (KHL). Seluruh hasil kajian tersebut dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan menjadi bagian dari penyusunan rancangan peraturan pemerintah (RPP) sebelum ditetapkan.

    “Pak Presiden juga mendengar langsung aspirasi serikat pekerja, serikat buruh, termasuk dari berbagai pihak. Dan, akhirnya beliau menetapkan formula yang menjadi acuan dalam PP Pengupahan,” kata Yassierli di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

    Gagasan kenaikan upah, yang umumnya dilakukan setiap akhir tahun, seringkali menghadirkan silang pendapat antara buruh dan pengusaha. Di satu sisi, buruh menginginkan kenaikan yang signifikan, namun di sisi lain para pengusaha acapkali keberatan dengan tuntutan buruh.

    Kelompok buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berkukuh menuntut kenaikan UMP untuk tahun 2026 sebesar antara 6,5 persen hingga 10 persen.

    Buruh dan karyawan keluar dari Pabrik Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, 28 Februari 2025. (ANTARA/Mohammad Ayudha)

    Angka tersebut, kata Presiden KSPI Said Iqbal, didasarkan dari perhitungan inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga indeks tertentu. Jika tidak disetujui, Said Iqbal mengancam akan ada aksi mogok nasional oleh para buruh.

    Sementara itu, para pengusaha yang diwakili Asosiasi Pengusaha Indonesia meminta formula yang adil dalam penghitungan kenaikan upah. “Harapannya keputusan UMP tahun ini tidak mengagetkan, tapi benar-benar fair bagi pengusaha dan pekerja,” kata Ketua Apindo Shinta Kamdani.

    Formula Penentuan UMP 2026

    Kemenaker sendiri telah menjelaskan formula penentuan UMP 2026.

    “Setelah memperhatikan masukan dan aspirasi dari berbagai pihak, khususnya dari Serikat Pekerja/Serikat Buruh, akhirnya Bapak Presiden memutuskan formula kenaikan upah adalah sebesar inflasi secara tahunan (year on year) ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan dengan koefisienalfa0,5 – 0,9,” jelas Kemnaker.

    Alfaadalah indeks tertentu yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu dalam rentang yang ditentukan, dalam hal ini 0,5-0,9.

    Dengan formula seperti itu, maka penetapan UMP 2026 akan berbeda dengan tahun 2025. Pada 2025, UMP ditetapkan naik serentak sebesar 6,5 persen di seluruh wilayah Indonesia.

    Tuntutan kenaikan upah hingga 10 persen lebih dari para buruh didasarkan pada kondisi perekonomian Indonesia yang belum juga membaik. Harga pangan terus meroket, belum lagi biaya transportasi, listrik, BBM, pendidikan, dan kesehatan terus meningkat.

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat menanggapi pertanyaan awak media di Jakarta, Rabu (24/9/2025). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

    Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Mirah Sumirat dalam keterangan tertulisnya menuturkan, keterlambatan penetapan kebijakan pengupahan mestinya menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan berpihak pada pekerja. Tapi kenyataannya, kenaikan upah yang dihasilkan tetap minimal dan jauh dari harapan buruh.

    Sebagai informasi, pengumuman penetapan kebijakan pengupahan 2026 seharusnya sudah diputuskan pada November 2025.

    Dengan formulai sekarang ini, Mirah menilai kenaikan upah minimum tanpa pengendalian biaya hidup akan menjadi sia-sia dan tidak berdampak nyata terhadap kesejahteraan pekerja.

    Perhitungan Tidak Transparan

    Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyoroti formula kenaikan UMP 2025 yang baru diteken Presiden Prabowo Subianto. Dalam beleid terbaru, kata Huda, sebenarnya sangat dimungkinkan UMR/P bisa tumbuh 6,5 persen ke atas, namun tidak semua daerah merasakan hal tersebut.

    Misalkan dengan menggunakan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen, inflasi sekitar 2,5 persen, Alfa di angka 0,8 persen, sesuai formulasi kenaikan upah adalah inflasi + (Pertumbuhan ekonomi x alfa), maka pertumbuhan upah minimum menjadi 6,82 persen.

    “Namun masalahnya adalah tidak semua provinsi memiliki pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Artinya, pertumbuhan UMR/P sebagian besar akan berada di bawah 6,5 persen,” kata Huda saat dihubungiVOI.

    Huda mencontohkan DKI Jakarta, dengan pertumbuhan ekonomi 4,96 persen, dengan alfa 0,7 dan inflasi 2,67 persen, maka pertumbuhan UMRnya hanya di angka 6,1 persen. Pertumbuhan upah bisa lebih tinggi dengan alfa yang lebih tinggi. Yang menjadi masalah, lanjut Huda, adalah penentuan nilai alfa yang tidak transparan.

    Pekerja menyelesaikan pesanan produk tekstil untuk ekspor di pabrik PT Sari Warna Asli Tekstil (Sari Warna) Solo, Jawa Tengah, Kamis (17/7/2025). (ANTARA/Maulana Surya/agr)

    “Bagaimana menghitung kontribusi pekerja dalam pertumbuhan ekonomi? Apakah dihitung pula konsumsi dari pekerja dari sektor ekonomi? Pekerja yang mana yang dihitung? Formal kah? Informal kah?” tutur Huda lagi.

    “Semuanya tidak transparan sehingga dapat menimbulkan perpecahan. Jika menghilangkan alfa, maka bagi buruh akan sangat menguntungkan,” kata ia mengimbuhkan.

    Untuk itu, Huda menegaskan perhitungan kenaikan upah minimum seharusnya tidak menggunakan alfa. Karena, kebijakan penentuan nilai alfa ini yang dapat menjadi kebijakan transaksional.

    Ia juga menyampaikan, kenaikan upah bukan sesuatu yang mesti ditakutkan oleh pengusaha karena pada dasarnya kenaikan upah minimum provinsi dapat meningkatkan konsumsi rumah tangga.

    “Ketika konsumsi rumah tangga meningkat, ekonomi berjalan dengan optimal. Pertumbuhan ekonomi bisa berjalan dengan signifikan,” ucapnya.

    “Yang untung juga dari pelaku usaha yang barangnya mengalami kenaikan permintaan. Dengan alamiah bisa meningkatkan ekspansi dan membuka lapangan kerja,” kata Huda menyudahi.

  • Salah Tangkap Berujung Patsus Aiptu K, Kapolres Blitar Minta Maaf

    Salah Tangkap Berujung Patsus Aiptu K, Kapolres Blitar Minta Maaf