Category: Voi.id

  • Debut Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia 2025 Berjalan Mulus

    Debut Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia 2025 Berjalan Mulus

    JAKARTA – Alwi Farhan menjalani debut di Kejuaraan Dunia BWF 2025 (BWF World Championships 2025) dengan gemilang.

    Tunggal putra Indonesia itu mengalahkan wakil Vietnam Nguyen Hai Dang dua gim langsung dengan skor 22-20 dan 21-13 di Adidas Arena, Paris, Perancis, Selasa, 26 Agustus 2025, malam WIB.

    Alwi harus bangkit pada gim pertama. Sempat kejar-mengejar angka, pebulu tangkis 20 tahun itu tertinggal di interval 9-11.

    Dia lalu tertinggal jauh dari Nguyen Hai Dang dengan selisih 9-16. Namun, setelah mendapat poin ke-10, perlahan Alwi mengejar.

    Dia menyetop perolehan poin Nguyen Hai Dang di angka 19 dan meraih empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan.

    Keduanya kemudian bersaing sengit pada poin-poin akhir hingga akhirnya memaksa deuce. Pada momen ini, Alwi berhasil tampil tenang untuk mendapat dua angka beruntun yang menutup set pertama.

    Pada set kedua, Alwi yang belajar dari gim pertama sudah menemukan permainan terbaik. Dia benar-benar tak memberikan kesempatan tunggal Vietnam itu berkembang.

    Sepanjang gim kedua, poin Alwi benar-benar tak bisa diidentikkan oleh Nguyen Hai Dang.

    Kemenangan itu membawa Alwi ke babak kedua untuk menghadapi tunggal China Taipei, Lin Chun-yi, yang merupakan unggulan ke-12 di turnamen.

    Tak lama setelah kemenangan Alwi Farhan, Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi juga berhasil melangkah ke babak kedua Kejuaraan Dunia 2025 usai menekuk ganda putri Skotlandia Julie Macpherson/Ciara Torrance dua gim langsung, 21-14 dan 21-17.

    Indonesi masih bisa menambah tiket ke babak kedua turnamen melalui Putri Kusuma Wardani yang belum bermain.

    Sejauh ini, hanya Anthony Sinisuka Ginting yang tersingkir di babak pertama Kejuaraan Dunia 2025 dari 12 wakil Indonesia yang turun.

  • Chukwuemeka Bergabung Dortmund dengan Status Permanen

    Chukwuemeka Bergabung Dortmund dengan Status Permanen

    JAKARTA – Gelandang Chelsea, Carney Chukwuemeka, telah bergabung Borussia Dortmund dengan status permanen hingga Juni 2030.

    Chukwumeka bermain untuk klub Jerman tersebut dengan status pinjaman musim lalu dan kini telah menandatangani kontrak permanen.

    Pemain berusia 21 tahun ini, yang telah mewakili Tim Nasional Inggris di level U-18, U-18, U-19, dan U-20, bermain 17 kali untuk Dortmund musim 2024/2025 dan mencetak satu gol.

    “Rasanya sangat senang sekarang menjadi bagian integral dari BVB. Saya telah mengenal klub ini, pelatihnya, rekan satu tim saya, dan para suporternya selama beberapa bulan terakhir.”

    “Aaya senang Borussia Dortmund sekarang menjadi rumah baru saya. Saya akan memberikan segalanya untuk memastikan kami mencapai tujuan kami sebagai sebuah tim,” kata Chukwuemeka dilansir ESPN.

    Sementara itu, Dortmund juga telah memperpanjang kontrak pelatih kepala Niko Kovac hingga Juni 2027.

    Kovac bergabung tim Bundesliga tersebut pada Januari 2025, membawa mereka ke perempat final Liga Champions dan mengangkat tim dari peringkat ke-11 ke peringkat keempat Bundesliga 2024/2025.

    “Kami telah membuat banyak kemajuan bersama dalam enam bulan terakhir untuk mengembalikan Borussia Dortmund ke jalur yang benar di lapangan.”

    “Kami merasakan adanya tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kami sebagai pelatih. Kami merasa dapat mencapai sesuatu yang istimewa di sini bersama klub dan para suporter.”

    “Percakapan yang telah kami lakukan selama beberapa minggu terakhir telah memperkuat keyakinan saya bahwa, dengan berlandaskan pencapaian kami sejauh ini, kami dapat meraih kesuksesan jangka panjang di klub ini,” kata Kovac.

  • Oasis Reuni, Adidas Ikut Rayakan dengan Merancang Sneakers Edisi Khusus

    Oasis Reuni, Adidas Ikut Rayakan dengan Merancang Sneakers Edisi Khusus

    JAKARTA – Hampir tepat setahun lalu, kabar yang ditunggu para penggemar musik rock akhirnya datang, yakni Liam dan Noel Gallagher, dua bersaudara yang menjadi jantung band Oasis, resmi berdamai setelah lebih dari 15 tahun berseteru.

    Bagi para penggemar, kabar ini memunculkan banyak pertanyaan, siapa saja personel yang akan ikut tur? Seperti apa daftar lagu mereka nanti? Apakah akan ada musik baru? Dan bagi sebagian penggemar yang cukup spesifik, ada satu pertanyaan utama, “Kapan sneakers-nya keluar?”

    Dilansir dari laman GQ, Gallagher bersaudara memang dikenal sebagai duta tak resmi Adidas. Hampir setiap tampil di panggung, mereka kerap terlihat memakai sepatu dan busana dengan ikon Three Stripes.

    Setelah Oasis bubar, baik Liam maupun Noel sempat meluncurkan sepatu kolaborasi lewat label SPZL, sub-brand Adidas yang fokus pada model arsip dan sentuhan vintage.

    “Kolaborasi Spezial pertama Noel pada tahun 2017 adalah spin pada Adidas Garwen,” tulis laporan GQ, dengan desain kulit navy.

    Dua tahun kemudian, Liam tak mau kalah dengan merilis LG SPZL, yang kemudian berlanjut pada rilisan-rilisan berikutnya di 2022 dan 2023.

    Tahun ini, sebagai penanda kembalinya mereka ke panggung besar, Oasis kembali menggandeng Adidas untuk meluncurkan dua sepatu edisi khusus.

    – Noel Gallagher memilih Adidas Marathon dengan sentuhan warna biru navy yang elegan.

    – Liam Gallagher tampil lebih ‘liar’ dengan menghidupkan kembali Adidas Achille, sebuah runner lawas, dalam balutan mesh khaki, suede coklat tua, serta sol krem yang klasik.

    Keduanya punya detail unik, yaitu wajah masing-masing Gallagher terpampang di bagian lidah sepatu.

    Bukan kebetulan Adidas ikut ambil bagian besar dalam reuni ini. Sebelumnya, brand asal Jerman itu juga merilis merchandise eksklusif untuk kickoff tur Oasis.

    Meskipun sebagian penggemar masih berharap akan ada sepatu kets resmi Oasis. Namun untuk saat ini, mereka kembali melakukan hal yang terbaik bagi mereka.

    Bagi sebagian fans, mimpi terbesar tentu adalah melihat sepatu Oasis resmi dengan wajah Liam dan Noel bersama dalam satu model. Tapi untuk saat ini, dua rilisan ini sudah cukup jadi bukti, yaitu Oasis bukan hanya kembali dengan musik, tapi juga dengan gaya.

    Kedua sepatu ini akan dirilis melalui sistem undian di aplikasi Adidas CONFIRMED, mulai 26 Agustus hingga 1 September. Jadi, siap-siap rebutan kalau ingin punya bagian dari sejarah Oasis yang satu ini.

  • 25 Negara Tangguhkan Pengiriman Barang ke AS Gara-gara Trump Kenakan Bea Masuk Paket Kecil

    25 Negara Tangguhkan Pengiriman Barang ke AS Gara-gara Trump Kenakan Bea Masuk Paket Kecil

    JAKARTA – Badan PBB yang bertanggung jawab atas sektor pos mengatakan sebanyak 25 negara anggotanya menangguhkan pengiriman barang ke Amerika Serikat.

    Ini terjadi di tengah ketidakpastian setelah pemerintahan Presiden Donald Trump menghapus aturan bea cukai yang membebaskan bea masuk untuk paket kecil. Artinya semua paket kiriman dari luar negeri akan dikenakan tarif dan bea masuk ke Amerika Serikat.

    Dilansir Reuters, Universal Postal Union (UPU) badan yang berbasis di Swiss yang mempromosikan kerja sama antar layanan pos dari 192 negara anggotanya, mengatakan mereka menyampaikan kekhawatiran tentang gangguan tersebut dalam surat kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada 25 Agustus.

    Pemerintah tidak menyebutkan nama negara-negara tersebut, meskipun Australia, Norwegia, Swiss, dan negara-negara lain telah mengumumkan penangguhan secara publik.

    Berita ini muncul setelah pemerintahan Trump bulan lalu mengatakan akan menangguhkan pengecualian “de minimis” global, yang juga memperbolehkan dokumen minimal, untuk pengiriman internasional di bawah $800, efektif per tanggal 29 Agustus.

  • Rantai Makanan di Hutan, Pahami Peran Setiap Organisme dalam Ekosistem

    Rantai Makanan di Hutan, Pahami Peran Setiap Organisme dalam Ekosistem

    YOGYAKARTA – Hutan adalah ekosistem yang kaya dengan berbagai macam organisme yang saling berinteraksi. Salah satu aspek penting yang mempengaruhi keseimbangan dan kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya adalah rantai makanan di hutan.

    Rantai makanan ini menggambarkan bagaimana energi dan bahan makanan mengalir dari satu organisme ke organisme lainnya. Setiap makhluk hidup dalam hutan, baik itu tumbuhan, herbivora, karnivora, atau dekomposer, memiliki peran penting dalam memastikan bahwa ekosistem tersebut tetap berfungsi dengan baik.

    Apa Itu Rantai Makanan di Hutan?

    Rantai makanan di hutan merujuk pada urutan siapa memakan siapa dalam ekosistem tersebut. Di dalamnya, setiap organisme memainkan peran sebagai produsen, konsumen, atau dekomposer. Setiap tingkatan ini membentuk hubungan yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.

    Produsen adalah organisme yang menghasilkan energi melalui proses fotosintesis, seperti tumbuhan hijau dan alga. Mereka membentuk dasar dari rantai makanan di hutan, karena semua organisme lain bergantung pada mereka untuk mendapatkan energi.

    Konsumen adalah organisme yang mengonsumsi organisme lain untuk memperoleh energi. Konsumen dibagi menjadi tiga kelompok: herbivora (pemakan tumbuhan), karnivora (pemakan daging), dan omnivora (pemakan segala jenis makanan).

    Dekomposer, seperti bakteri dan jamur, memainkan peran penting dalam memecah bahan organik yang mati dan mengembalikan unsur hara ke dalam tanah, mendukung pertumbuhan produsen.

    Contoh Rantai Makanan di Hutan

    Untuk memahami lebih lanjut tentang rantai makanan di hutan, mari kita lihat contoh konkret dari bagaimana proses ini terjadi:

    1. Pohon dan Tumbuhan

    Sebagai produsen utama, pohon dan tanaman di hutan menggunakan sinar matahari untuk fotosintesis dan menghasilkan energi yang akan digunakan oleh organisme lain.

    2. Herbivora

    Herbivora seperti rusa, kelinci, atau serangga memakan daun, rumput, atau tumbuhan lainnya. Mereka mengubah energi yang berasal dari tumbuhan menjadi energi yang dapat digunakan untuk kehidupan mereka.

    3. Karnivora

    Kucing hutan atau serigala adalah contoh karnivora yang memangsa herbivora. Dengan memangsa hewan-hewan ini, mereka mendapatkan energi yang diperlukan untuk bertahan hidup.

    4. Pengurai (Dekomposer):

    Setelah organisme-organisme ini mati, pengurai seperti bakteri, cacing tanah, dan jamur akan mengurai bahan organik tersebut dan mengembalikan unsur hara ke dalam tanah, yang pada gilirannya digunakan oleh tumbuhan untuk tumbuh kembali.

    Peran Setiap Organisme dalam Rantai Makanan di Hutan

    Setiap tingkatan dalam rantai makanan di hutan memiliki peran yang sangat vital. Tanpa produsen, tidak ada energi yang dapat mengalir dalam rantai makanan, yang akan menghentikan semua kehidupan. Demikian pula, tanpa konsumen yang memangsa produsen atau sesama konsumen, jumlah setiap organisme dalam ekosistem akan meningkat pesat, mengganggu keseimbangan alam.

    Dekomposer, meskipun sering kali diabaikan, memainkan peran penting dalam menjaga sirkulasi unsur hara di dalam ekosistem. Tanpa mereka, bahan organik yang mati akan menumpuk, dan hutan tidak akan dapat memelihara kehidupan dalam jangka panjang.

    Pengaruh Gangguan Terhadap Rantai Makanan di Hutan

    Gangguan terhadap rantai makanan di hutan, seperti perusakan habitat, perubahan iklim, atau perburuan liar, dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Jika salah satu bagian dari rantai makanan terganggu, seluruh ekosistem dapat terpengaruh. Misalnya, jika herbivora berkurang jumlahnya akibat perburuan, tanaman akan berkembang pesat karena tidak ada yang memakannya, namun pada saat yang sama, karnivora yang bergantung pada herbivora untuk makanan mereka juga akan kekurangan sumber daya.

    Rantai makanan di hutan adalah contoh sempurna dari bagaimana alam bekerja dengan cara yang sangat terstruktur. Setiap organisme, dari tumbuhan hingga dekomposer, saling bergantung satu sama lain untuk kelangsungan hidup. Memahami rantai makanan ini membantu kita untuk lebih menghargai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan keberlanjutan kehidupan di bumi. Hutan bukan hanya rumah bagi berbagai spesies, tetapi juga sistem yang sangat kompleks yang harus kita jaga agar tetap berfungsi dengan baik.

    Selain itu Anda juga perlu Mengenal Rantai Makanan di Laut, dari Produsen Makanan hingga Pemangsa Puncak

    Jadi setelah mengetahui rantai makanan di hutan, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!

  • Runaddicts, Platform Pendukung Pelari yang Kecanduan Gaya Hidup Sehat

    Runaddicts, Platform Pendukung Pelari yang Kecanduan Gaya Hidup Sehat

    JAKARTA – Tren lari masih terus menyala di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia. Lari yang sekarang sangat hype membuat masyarakat semakin sadar akan kesehatan dan kebugaran. Runaddicts, sebuah platform digital terintegrasi, hadir untuk mendukung gaya hidup aktif dan sehat dengan fokus utama pada dunia lari dan komunitasnya.

    Dalam peluncuran platform Runaddicts pada Senin 25 Agustus 2025 di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta Selatan, hadir para pelari dari berbagai komunitas. Acara yang dipandu oleh MC pelari Firza Daud menghadirkan Manajemen Runaddicts Six Star WMM Finisher Novie Hernawati, Ultra Charity Runner Wahidatul Bakhri, Business Development Manager Fitri Aditri serta CEO Bisa AI Octaviano Pratama dan Yusuf Zulfikar dari Klinik Fisioterapi Bebas Cedera.

    Menurut Novie Hernawati, Runaddicts memiliki visi menjadi ekosistem digital lari terbesar di Indonesia yang memberdayakan pelari dan komunitasnya untuk terus bertumbuh.

    “Runaddicts menghubungkan pelari dengan event, komunitas, dan layanan pendukung. Runaddicts adalah satu solusi terpadu bagi pelari pemula hingga profesional serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan. Platform Runaddicts dipastikan terpercaya untuk edukasi, sertifikasi, dan pembinaan pelari,” tutur peraih Six Stars World Marathon Majors ini.

    Pengguna bisa memanfaatkan fitur Race, yaitu event lari yang diselenggarakan Runaddicts yang mencakup fun run, marathon, hingga road to international race. Runaddicts menjadi partner event lari resmi berskala besar Plataran Series yang diselenggarakan oleh Oudpro Internasional dengan lokasi start di enam lokasi Plataran yaitu Jakarta, Puncak, Borobudur, Bromo, Menjangan Bali, dan Makassar.

    Peran Teknologi Dalam Runaddicts

    Bagus, seorang penggiat lari ultra marathon, merasa bersemangat dengan kehadiran Runaddicts di tengah mewabahnya tren lari. “Fiturnya banyak dan paham apa yang dibutuhkan pelari serta komunitas lari. Semoga ke depannya platform ini bisa terus berkembang dan tidak kewalahan menampung banyak data komunitas dari seluruh Indonesia,” ujar pria yang tergabung dalam komunitas Run for Indonesia (RFI) Ultra ini.

    Kesiapan server dan keamanan data menjadi concern utama Bisa AI yang merupakan technology provider Runaddicts. Prinsip pengembangan Runaddicts adalah scalable, siap menampung ribuan pelari, event serta komunitas di seluruh Indonesia, serta user friendly dengan desain aplikasi sederhana dan mudah dipakai semua kalangan pelari. Dengan fitur-fitur yang terintegrasi, ke depannya Runaddicts akan menggunakan AI serta data analytics untuk rekomendasi training, promo, dan event.

    Runaddicts merupakan platform Indonesia pertama di dunia lari yang terintegrasi semua untuk komunitas dan menggunakan AI.

    “Dibuat oleh pelari untuk pelari, karena menyadari pelari mencari one-stop integrated platform untuk kegiatan komunitas, events, coaching, sertifikasi dan wellness. Aplikasi platform tentunya akan berkembang terus seiring dengan waktu dan masukan dari komunitas lari,” tutur Octaviano Pratama yang merupakan dosen dan praktisi AI.

    Sebagai pelari yang tidak tinggal di Jakarta, Lorensia dari Lampung Runners merasa senang dengan adanya Runaddicts yang memiliki modul pelatihan online. Dia merasa iri dengan kemudahan pelari Jakarta mengakses berbagai kebutuhan lari. Dalam platform Runaddicts program tips lari, konsultasi dengan ahli gizi dan dokter olahraga, workshop serta coaching clinic mudah diakses pengguna di manapun mereka berada. Selain itu Runaddicts bekerja sama dengan klinik Bebas Cedera, layanan fisioterapi profesional untuk pencegahan cedera, pemulihan, dan peningkatan performa fisik.

    Runaddicts juga menawarkan program Pelatihan & Sertifikasi yaitu program latihan dari pelatih dan sertifikasi resmi untuk coach, marshal, pacer, race director, medical officer, dan run event organizer. Terintegrasi dengan program sertifikasi, Runaddicts akan mendukung standarisasi, profesionalisme, dan pengembangan karier di dunia lari.

    Ajang Komunitas Memperkuat Branding

    Tertarik menyelenggarakan event dan memperkuat branding komunitas? Anda bisa menggunakan platform ini. Setiap komunitas dapat bergabung dalam Runaddicts. Fitur Community merupakan tempat komunitas membangun identitas digital, berkomunikasi, mengelola dan memberikan informasi terbaru suatu kegiatan. Fitur Events merupakan event yang dibuat dan dikelola komunitas secara mandiri, bisa gratis atau berbayar, bisa terbuka maupun privat.

    Setiap komunitas memiliki halaman profil masing-masing sehingga dapat menjangkau anggota lebih luas dari seluruh Indonesia bahkan dunia. Komunitas juga bisa membuat dan mempublikasikan event mereka melalui Runaddicts serta mendapatkan eksposur yang lebih luas. Komunitas diberikan kesempatan tampil di Run TV dan berbagai publikasi lainnya yang bekerjasama dengan Runaddicts. Dengan demikian komunitas bisa lebih dikenal, lebih berkembang, dan lebih berdampak.

    Selain bagi komunitas lari, platform ini juga terbuka bagi komunitas non-lari yang ingin mengadakan event lari misalnya korporat, perguruan tinggi, yayasan, atau komunitas lainnya. Begitu pula bagi individu yang ingin berlatih, berpartisipasi dalam event, ikut suatu komunitas atau membangun komunitas sendiri.

    Untuk info lebih lanjut mengenai Runaddicts bisa mengunjungi situs https://runaddicts.id/ atau Instagram @runaddicts.id dan Tiktok @runaddicts.id.

  • Budaya Menyusui Jadi Fokus Dompet Dhuafa pada Pekan Menyusui Sedunia

    Budaya Menyusui Jadi Fokus Dompet Dhuafa pada Pekan Menyusui Sedunia

    JAKARTA – Memperingati Pekan Menyusui Sedunia 2025, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC Dompet Dhuafa) menggelar seminar bertajuk “Prioritaskan Menyusui: Ciptakan Sistem Pendukung yang Berkelanjutan” di Sasana Budaya Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, Selasa (26/8/2025).

    Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif sekaligus membangun ekosistem pendukung yang ramah bagi para ibu menyusui.

    Menyusui sebagai Budaya Bangsa

    Acara dibuka dengan video edukasi tentang pentingnya ASI yang dipadukan dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal. Hadir sebagai pembuka acara, Andi Makmur Maka (Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika), Tri Estriani (Bendahara & Operasional Yayasan Dompet Dhuafa Republika), serta keynote speech dari dr. Lovely Daisy, MKM., Direktur Pelayanan Kesehatan Keluarga Kemenkes RI.

    Dalam sambutannya, Andi Makmur Maka menegaskan bahwa menyusui bukan sekadar kewajiban biologis, melainkan bagian dari budaya bangsa.

    “Menyusui berkaitan dengan banyak aspek, mulai dari sosial hingga agama. Sejak dahulu, orang tua kita sudah menjadikan pemberian ASI sebagai budaya positif yang patut diteruskan,” ujarnya.

    Tri Estriani menambahkan bahwa sejak 2010, Dompet Dhuafa konsisten mendampingi ibu menyusui melalui tiga program utama: Kawasan Sehat, Program Ibu dan Anak, serta Bidan untuk Negeri.

    “Dampak nyata terlihat dari capaian pemberian ASI eksklusif. Pada 2023 angkanya 70%, lalu meningkat signifikan menjadi 83% di 2024 dan 2025. Capaian ini patut diapresiasi,” ungkapnya.

    Meski begitu, dr. Lovely Daisy menekankan masih ada tantangan, seperti minimnya pengetahuan ibu dan keluarga serta kuatnya mitos keliru seputar ASI.

    “Peran keluarga, khususnya suami, sangat penting. Lingkungan kerja juga harus mendukung ibu agar bisa terus menyusui,” jelasnya.

    Talkshow dan Perspektif Ahli

    Dalam sesi talkshow, hadir Yudi Latif (Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika), dr. Asti Praborini, Sp.A, IBCLC (Dokter Spesialis Anak Konsultan Laktasi sekaligus relawan LKC), dan Nia Umar (Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia). Diskusi dipandu oleh dr. Yeni Purnamasari, MKM., General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa.

    Yudi Latif menilai pola pemberian ASI yang benar mampu membentuk perilaku kesehatan jangka panjang.Nia Umar menegaskan bahwa ASI adalah blueprint masa depan anak: “Prioritaskan menyusui untuk membangun sistem berkelanjutan. Dengan begitu, pondasi kesehatan terbentuk sejak awal kehidupan.”dr. Asti Praborini menambahkan, menyusui bukan hanya soal gizi, tetapi juga ikatan kasih sayang: “Memberikan ASI memunculkan hormon cinta dari ibu kepada anak, sekaligus mendorong tumbuh kembang yang sehat.”

    Kearifan Lokal sebagai Inspirasi

    Seminar juga menyoroti praktik budaya lokal, khususnya tradisi masyarakat Baduy di Banten yang erat dengan kebiasaan menyusui. Nilai kearifan lokal ini diharapkan menjadi teladan dalam mengembangkan budaya menyusui di Indonesia.

    Kegiatan ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah, seperti PP No. 33 Tahun 2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif dan UU No. 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak yang menegaskan hak ibu dan anak dalam proses menyusui.

    Sebagai tindak lanjut, LKC Dompet Dhuafa menginisiasi gerakan Budaya Mengasihi, yaitu promosi laktasi berbasis kearifan lokal di berbagai daerah. Pada awal Agustus 2025, LKC Dompet Dhuafa telah melatih 240 kader di seluruh Indonesia yang kini siap mengedukasi lebih dari 2.400 ibu.

    Langkah ini menjadi bukti komitmen Dompet Dhuafa dalam memperkuat budaya menyusui berbasis kearifan lokal, sekaligus memastikan generasi mendatang tumbuh lebih sehat dan kuat.

  • Trump Ancam Tarif Tambahan untuk Negara dengan Pajak Digital

    Trump Ancam Tarif Tambahan untuk Negara dengan Pajak Digital

    JAKARTA  – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada  Senin 25 Agustus mengancam negara-negara yang menerapkan pajak digital dengan balasan “tarif tambahan yang substansial”. Taris ini akan dikenakan pada barang ekspor mereka jika negara-negara tersebut tidak mencabut undang-undang tersebut.

    Sumber mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan sanksi terhadap pejabat Uni Eropa atau negara anggotanya yang bertanggung jawab atas penerapan Undang-Undang Layanan Digital yang menjadi tonggak sejarah di blok tersebut.

    Banyak negara, terutama di Eropa, telah mengenakan pajak atas pendapatan penjualan penyedia layanan digital, termasuk Google milik Alphabet, Facebook milik Meta, Apple, dan Amazon. Isu ini telah menjadi masalah perdagangan yang berkepanjangan bagi beberapa pemerintahan AS.

    “Dengan pernyataan ini, saya memperingatkan semua negara dengan Pajak Digital, Undang-Undang, Aturan, atau Regulasi, bahwa kecuali tindakan diskriminatif ini dihapus, saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, akan memberlakukan tarif tambahan yang signifikan pada ekspor negara tersebut ke AS, dan menerapkan pembatasan ekspor pada Teknologi dan Chip yang sangat dilindungi milik kami,” kata Trump dalam unggahan media sosial.

    Dalam unggahan tersebut, Trump mengklaim bahwa undang-undang semacam itu “dirancang untuk merugikan atau mendiskriminasi Teknologi Amerika” dan memberikan keleluasaan kepada perusahaan dari rival teknologi AS, yaitu China.

    Trump sebelumnya juga telah mengancam akan memberlakukan tarif pada negara-negara seperti Kanada dan Prancis terkait perbedaan mengenai pajak layanan digital.

    Pada bulan Februari, Trump memerintahkan kepala perdagangannya untuk menghidupkan kembali penyelidikan yang bertujuan untuk memberlakukan tarif pada impor dari negara-negara yang mengenakan pajak layanan digital pada perusahaan teknologi AS.

  • Banyak Pria yang Disebut Cemas Saat Potong Rambut, Kenapa?

    Banyak Pria yang Disebut Cemas Saat Potong Rambut, Kenapa?

    JAKARTA – Potong rambut sudah menjadi rutinitas biasa banyak orang, tetapi ternyata berbeda dengan pria. Banyak pria yang disebut merasa cemas saat harus memotong rambut.

    Hal tersebut terungkap melalui survei terbaru yang dilakukan oleh Talker Research terhadap dua ribu pria di Amerika Serikat. Terungkap bahwa 1 dari 5 pria (21 persen) mengalami haircut anxiety atau kecemasan saat meminta model rambut baru kepada hair stylist.

    Dikutip dari New York Post, pada Senin, 25 Agustus 2025, 23 persen responden mengaku pernah merasa takut untuk meminta gaya rambut tertentu meskipun mereka sangat menginginkannya. Kemudian 17 persen memilih meminta versi lebih sederhana dari gaya rambut idaman mereka.

    Di sisi lain, 36 persen pria berhasil mendapatkan potongan sesuai keinginan setelah menunjukkan foto referensi kepada barber atau stylist, meskipun membutuhkan pertimbangan lama.

    Meski potongan baru bisa saja cocok dan berhasil, tetapi survei ini menunjukkan bahwa rata-rata pria potong rambut 10 kali per tahun dan memilih mempertahankan gaya rambut yang sama.

    Mereka mengaku percaya diri dengan gaya rambut saat ini, dan mengaku tak pernah berpikir untuk menggantinya. Ada sebanyak 45 persen responden pernah mempertimbangkan mengganti gaya rambut, tetapi masih dibayangi rasa ragu.

    “Gaya rambut merupakan salah satu cara utama pria mengekspresikan identitas dirinya. Banyak pria yang sudah terbiasa dengan model yang membuat mereka merasa nyaman,” kata artistic director, Stacia Kelley.

    “Itulah sebabnya meskipun ada keinginan mencoba gaya baru, sebagian besar akhirnya tetap bertahan dengan gaya lama yang sudah mereka anggap cocok,” tambahnya.

    Tak hanya itu, survei ini juga menunjukkan bahwa membangun hubungan baik dengan barber atau hair stylist sangat penting untuk memotong rambut. Banyak pria yang memiliki penata rambut langganan, dan percaya bahwa hasil potongan dipengaruhi oleh rasa percaya pada mereka.

    “Dibutuhkan rasa percaya dan komunikasi dengan penata rambut. Jika Anda menjelaskan apa yang diinginkan dan memberi ruang bagi mereka untuk menunjukkan keahliannya, kemungkinan besar Anda akan pulang dengan tampilan baru yang lebih segar dan membuat lebih percaya diri,” pungkasnya.

  • Penikam Imam Masjid di Morowali Utara Ditangkap, Positif Narkoba

    Penikam Imam Masjid di Morowali Utara Ditangkap, Positif Narkoba

    JAKARTA – Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara, Sulawesi Tengah, menangkap pelaku penikaman imam masjid di Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur berinisial AL berusia 23 tahun.

    Kapolres Morut AKBP Reza Khomeini mengatakan pelaku berasal dari Desa Balaang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai yang tinggal di Desa Tompira.

    “Pelaku kami tangkap beserta barang bukti berupa satu buah pisau atau badik satu handphone milik tersangka,” kata Theodorus dilansir ANTARA, Senin, 25 Agustus.

    Ia mengemukakan korban merupakan guru mengaji bernama Muhammad Jumali berusia 27 tahun.

    “Korban ditikam oleh pelaku di bagian perut saat menjadi imam salat Subuh di Masjid Baiturrahman Desa Tompira,” ucapnya.

    Usai menikam korban, pelaku ditangkap jamaah masjid yang berada di lokasi tersebut.

    “Pelaku yang ditangkap warga itu dipukuli hingga mengalami lebam di bagian wajahnya,” sebutnya.

    Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kolonodale Kecamatan Petasia setelah mendapatkan penanganan awal di Klinik Krisna Desa Bunta.

    “Untuk motif pelaku masih kami dalami karena pengakuan dari pelaku sering berubah-ubah dan dari hasil pemeriksaan urine pelaku positif menggunakan narkoba,” katanya.

    Reza menyebutkan antara korban dan pelaku tidak saling mengenal.

    “Pelaku sudah berada di Polres Morut dan telah dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.