Category: Voi.id

  • BYD Yangwang U8L dengan Bobot 3,6 Ton Siap Debut 12 September

    BYD Yangwang U8L dengan Bobot 3,6 Ton Siap Debut 12 September

    JAKARTA – Pabrikan otomotif raksasa asal China BYD bersiap meramaikan pasar kendaraan mewah dengan peluncuran model terbarunya, Yangwang U8L.

    SUV premium Yangwang U8L akan diluncurkan pada 12 September pukul 19:30 waktu Beijing, menjanjikan perpaduan antara kemewahan, performa, dan teknologi mutakhir.

    Dilaporkan ChinaEVHome, Kamis, 4 September, sebagai varian extended-wheelbase dari seri U8, Yangwang U8L hadir dengan dimensi yang lebih besar. Panjangnya bertambah 81 mm dan jarak sumbu roda (wheelbase) melar 200 mm dibandingkan model U8 standar. Peningkatan ini memungkinkan konfigurasi enam kursi, dengan dua kursi zero-gravity di baris kedua yang dirancang untuk kenyamanan maksimal.

    Fitur Eksklusif dan Teknologi Unggulan

    Dibanderol seharga 1.3 juta yuan atau setara Rp2,9 miliar dan memiliki bobot kosong 3.595 kg dan berat total kendaraan 4.210 kg, BYD membekali Yangwang U8L dengan fitur-fitur eksklusif yang membedakannya dari kompetitor.

    Eksteriornya tampil mencolok dengan cat khusus yang hanya tersedia untuk model ini. Detail logo 24K gold dengan ukiran tulang orakel memberikan sentuhan mewah yang unik, sementara velg tempa 23 inci memperkuat kesan gagah dan premium.

    Di balik kemewahan tersebut, U8L ditenagai oleh sistem empat motor Yi Sifang yang canggih dengan mesin range extender 2.0T. Kombinasi ini menghasilkan tenaga total sebesar 880 kW (1.180 hp) dan torsi 1.280 Nm. Kendaraan ini memiliki jangkauan gabungan hingga 1.160 km. Mesin itu dipadukan dengan kontrol bodi hidrolik Yun Nian-P. Kombinasi ini tidak hanya memberikan performa luar biasa, tetapi juga serangkaian kemampuan unik, termasuk:

    Emergency Water Floating: Kemampuan darurat untuk mengapung di air.

    Tank Turn: Gerakan memutar di tempat yang sangat berguna di ruang sempit.

    Stable Driving with a Flat Tire: Kestabilan berkendara meskipun salah satu ban kempes.

    BYD tidak main-main dalam hal keselamatan dan kecerdasan. Yangwang U8L dilengkapi dengan tiga lidar yang menjadi bagian dari sistem berkendara canggih “God’s Eye A”. Teknologi ini menjamin pengalaman berkendara yang aman dan mulus, baik di jalanan perkotaan maupun medan berat.

    Dengan semua fitur ini, Yangwang U8L diposisikan sebagai SUV andalan yang siap menantang dominasi merek-merek mewah global. Tunggu detail selengkapnya pada acara peluncuran resmi.

  • Nadiem Makarim jadi Tersangka di Kejagung, KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi Google Cloud Jalan Terus

    Nadiem Makarim jadi Tersangka di Kejagung, KPK Pastikan Penyelidikan Korupsi Google Cloud Jalan Terus

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek jalan terus. Penetapan tersangka Nadiem Makarim selaku eks Mendikbudristek di Kejaksaan Agung tak akan memengaruhi proses yang berjalan.

    “Sampai dengan saat ini penyelidikan perkaranya masih berproses,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 4 September.

    Budi mengatakan penyelidikan dugaan korupsi Google Cloud di komisi antirasuah beda dengan kasus korupsi pengadaan Chrome Book di Kejaksaan Agung. “Kita sama-sama tunggu perkembangannya,” tegasnya.

    “Sampai saat ini masih berproses,” sambung Budi.

    Meski begitu, Budi tak memerinci proses yang sedang berjalan. “Detilnya seperti apa, belum bisa disampaikan karena masih tahap penyelidikan,” ujarnya.

    Adapun dalam menyelidiki dugaan korupsi Google Cloud, komisi antirasuah sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak. Di antaranya adalah Nadiem Makarim hingga staf khususnya, Fiona Handayani.

    Fiona diketahui sudah dimintai keterangan di tahap penyelidikan sebanyak dua kali, termasuk pada Selasa, 2 September. Tapi, tak ada pernyataan yang disampaikan KPK.

    Diberitakan sebelumnya, KPK sedang menyelidiki dugaan korupsi pengadaan Google Cloud. Diduga ada kemahalan bayar dalam prosesnya.

    “Ini yang sedang kami dalami. Apakah ini terjadi kemahalan atau bagaimana,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan yang dikutip Sabtu, 26 Juli.

    Pengadaan Google Cloud yang diduga dikorupsi ini terjadi pada saat pandemi COVID-19 atau 2020. Ketika itu, pemerintah membuat aturan sekolah daring karena pembatasan aktivitas untuk mencegah terjadinya penularan virus.

    Google Cloud ini berfungsi untuk menyimpan data seperti tugas hingga hasil ujian. Cara kerjanya sebenarnya sama dengan penyimpanan daring yang ada di handphone pintar kekinian.

    Adapun dalam proses penyelidikan, sejumlah pihak sudah dimintai keterangan. Di antaranya Nadiem Makarim yang merupakan eks Mendikbudristek.

    Nadiem mengaku sudah menjelaskan soal Google Cloud ke penyelidik ketika hadir di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Agustus. Dia selesai dimintai keterangan sekitar pukul 18.45 WIB atau setelah sembilan jam sejak kehadirannya pada pukul 09.15 WIB.

    “Tadi baru saja alhamdulillah, sudah selesai saya diminta memberikan keterangan mengenai pengadaan cloud di Kemendikbud,” kata Nadiem kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Agustus.

  • Indonesia U-23 Banyak Kesalahan di Sepertiga Akhir Pertahanan Laos

    Indonesia U-23 Banyak Kesalahan di Sepertiga Akhir Pertahanan Laos

    JAKARTA – Timnas Indonesia U-23 harus puas ditahan seri tanpa gol saat menghadapi Laos U-23 di laga perdana fase grup Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu, 3 September 2025, malam WIB.

    Garuda Muda mendominasi penguasaan bola, bahkan menciptakan banyak peluang. Meski begitu, penyelesaian akhir anak asuh Gerald Vanenburg tak ada satu pun yang berujung gol.

    Dari peluang yang dihasilkan itu pun lebih banyak didapat dari luar kotak penalti. Garuda Muda kesulitan menembus pertahanan rapat Laos.

    Salah satu penggawa Indonesia U-23, Rafael Struick, menyebut kegagalan timnya membobol gawang Laos merupakan kesalahan skuad.

    “Kami berusaha bermain sangat baik, menguasai bola. Namun, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir daerah pertahanan Laos.”

    “Kami mencoba tampil baik, tapi pertahanan Laos juga luar biasa,” tutur Struick selepas pertandingan.

    Gerald Vanenburg juga mengamini bahwa para pemainnya punya banyak pekerjaan rumah. Selain penyelesaian akhir, mentalitas pemain juga perlu dipertanyakan.

    Hasil seri itu pun juga menjadi sorotan dari pelatih Laos, Ha Hyeok-jun, yang menyebut Indonesia U-23 tak lebih baik ketimbang era Shin Tae-yong.

    Dengan kata lain, Ha Hyeok-jun menyebut Garuda Muda saat ini lebih lemah, terutama dari sisi penyerangan.

    Sementara itu, Indonesia U-23 masih punya dua laga sisa di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mereka akan menghadapi Macau U-23 pada Sabtu, 6 September 2025, sebelum berjumpa Korea Selatan U-23 pada 9 September 2025.

  • Airlangga Hartarto Jelaskan Investasi dari Tiongkok Pasca Demo Ricuh

    Airlangga Hartarto Jelaskan Investasi dari Tiongkok Pasca Demo Ricuh

    JAKARTA – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan investasi dari Tiongkok pasca demo ricuh yang terjadi beberapa hari lalu.

    Hal tersebut disampaikan Airlangga Hartato sebelum menjalani rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 4 September.

    Menurutnya, kontrak investasi tinggal menunggu persetujuan dari pihak Tiongkok.

  • Menteri HAM Pigai Terjunkan Tim Beri Bantuan Hukum untuk Korban Demo Seluruh Indonesia

    Menteri HAM Pigai Terjunkan Tim Beri Bantuan Hukum untuk Korban Demo Seluruh Indonesia

    JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menerjunkan tim untuk fokus memulihkan korban demo di seluruh Indonesia. 

    Tim Kementerian HAM ini akanberkolaborasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memberikan bantuan sosial (bansos), advokasi sosial, hingga bantuan hukum.

    “Kita juga turun hari ini ke lapangan seluruh Indonesia, hari ini Wakil Menteri HAM sudah bertemu korban di Sulawesi Selatan, ada yang ke Jawa Tengah, ke Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Barat dan kami sendiri juga sama di Jakarta dan di Jawa Barat, tujuannya adalah pemulihan karena bagaimanapun pemerintah dengan rakyat adalah satu keluarga besar,” katanya dalam konferensi pers di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis, disitat Antara. 

    Ia menjelaskan, Kemensos bersama Kementerian HAM kini fokus mengidentifikasi data-data korban meninggal, luka berat, maupun luka ringan untuk diberikan pendampingan-pendampingan maupun bantuan sosial.

    “Saya apresiasi dan bangga dengan Menteri Sosial karena amanat Presiden untuk memulihkan korban pascaperistiwa yang dimaksud korban adalah semua anak bangsa, penyelenggara negara dan rakyat, posisinya sama di hadapan Republik Indonesia. Ini adalah bagian dari bentuk state obligation to fulfill on human rights needs, jadi kewajiban negara untuk memenuhi kebutuhan hak asasi bagi Warga Negara Indonesia,” ujar dia.

    Pigai menegaskan, terkait penanganan proses hukum berbasis HAM, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pimpinan Kapolri dan jajarannya, serta tokoh-tokoh HAM di Republik Indonesia.

    “Hal ini untuk menjaga check and balance supaya pelayanan pemerintah selalu selaras dan seirama dengan koridor serta prinsip-prinsip HAM. Pemerintah datang melihat sebagai simbol kepedulian, wujud kepedulian pemerintah, tetapi tentu semua diidentifikasi (korban),” paparnya.

    “Kemudian, kami juga akan datang melihat mereka yang ditahan di petugas kepolisian, mereka yang ditahan sementara, kita akan menyampaikan dan melihat hak-hak mereka harus dipastikan supaya terjamin,” tandasnya.

  • “Allah Akan Melindungi Saya,” Suara Nadiem Makarim Bantah Korupsi Chromebook Saat Digiring Petugas

    “Allah Akan Melindungi Saya,” Suara Nadiem Makarim Bantah Korupsi Chromebook Saat Digiring Petugas

    JAKARTA – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan Kemendikbudristek periode 2019–2022.

    Bantahan itu disampaikan Nadiem saat digiring penyidik dari Gedung Bundar Jampidsus ke mobil tahanan, Kamis, 4 September. Mengenakan rompi pink khas tahanan Kejaksaan, Nadiem menegaskan dirinya tidak bersalah.

    “Saya tidak melakukan apa pun. Tuhan akan melindungi saya, kebenaran akan keluar. Allah akan mengetahui kebenaran,” ujar Nadiem.

    Ia menyebut nilai-nilai integritas dan kejujuran menjadi prinsip utama dalam hidupnya, sehingga tidak mungkin ia terlibat dalam praktik korupsi.

    “Bagi saya, seumur hidup saya, integritas nomor satu, kejujuran nomor satu. Allah akan melindungi saya, Insyaallah,” kata Nadiem.

    Tak lupa, ia menitipkan pesan kepada anak dan istrinya agar tetap kuat menghadapi perkara yang menjerat dirinya.

    “Untuk keluarga saya dan empat balita saya, kuatkan diri. Kebenaran akan ditunjukkan. Allah melindungi saya, Allah tahu kebenarannya,” ucapnya.

    Nadiem menjadi tersangka kelima dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop ini. Empat tersangka lain adalah Mulyatsyah, mantan Direktur SMP Kemendikbudristek; Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek; Ibrahim Arief, konsultan teknologi Kemendikbudristek; dan Jurist Tan, mantan staf khusus Mendikbudristek.

    Dalam kasus ini, Nadiem dijerat Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Kasus tersebut bermula dari program pengadaan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk jenjang PAUD hingga SMA pada 2020–2022, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kemendikbudristek saat itu mengalokasikan anggaran Rp9,3 triliun dari APBN dan dana alokasi khusus (DAK) untuk menyediakan 1,2 juta unit laptop Chromebook.

    Namun, menurut Kejaksaan Agung, tujuan pengadaan tersebut tidak tercapai. Perangkat Chromebook dinilai memiliki banyak kelemahan, terutama karena sangat bergantung pada koneksi internet. Padahal, akses internet di wilayah 3T belum merata. Akibatnya, pengadaan dinilai merugikan keuangan negara.

  • Tocgy Exchange Tepati Tuntutan Investor Institusi Terkait Keamanan Sistem

    Tocgy Exchange Tepati Tuntutan Investor Institusi Terkait Keamanan Sistem

    Jakarta – TOCGY Exchange menyatakan telah melakukan pembaruan besar pada sistem matching system atau pencocokan dengan mengadopsi arsitektur modular microservices dan mengintegrasikan AI Dynamic Caching Distribution Engine. Pembaruan ini diklaim mampu meningkatkan kapasitas throughput maksimum sekaligus memperkuat keamanan untuk mendukung aktivitas perdagangan berskala besar.

    Global Spokesperson TOCGY Crypto Block Inc Dimas Pratama mengatakan, mesin generasi terbaru ini menunjukkan performa luar biasa dalam pengujian ekstrem dengan tingkat concurrency tinggi. Menurutnya, sistem ini mampu merespons jutaan pasangan perdagangan secara real-time.

    “Peningkatan teknologi ini merupakan langkah strategis untuk menyambut kehadiran investor institusi dan dana investasi. Kami terus mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan infrastruktur sekaligus menghadirkan pengalaman perdagangan yang lebih stabil dan aman. Infrastruktur perdagangan berkinerja tinggi telah menjadi keunggulan kompetitif inti bagi exchange terkemuka,” kata Dimas dalam keterangan tertulis, Kamis 4 September

    Dimas menuturkan, pembaruan sistem merupakan rekonstruksi mendalam terhadap arsitektur sistem, yang menunjukkan kesiapan strategis platform untuk ekspansi global dan integrasi dengan lembaga keuangan yang patuh regulasi.

    Dia menambahkan, kinerja itu juga memungkinkan TOCGY tetap beroperasi stabil dalam kondisi volatilitas ekstrem atau tingginya frekuensi pesanan berkapasitas besar.

    Selain itu, integrasi AI Dynamic Caching Distribution Engine juga memberikan kemampuan deteksi data secara real-time. Mesin ini dapat menyesuaikan jalur caching dan alokasi sumber daya otomatis berdasarkan arus pesanan, kedalaman pasar, dan tingkat aktivitas pengguna.

    “Selama periode puncak perdagangan, sistem dapat memprediksi area berpotensi menjadi bottleneck dan secara proaktif mengalokasikan sumber daya komputasi, sehingga secara signifikan mengurangi risiko latensi dan kemacetan,” kata Dimas.

    Seiring meningkatnya tuntutan investor institusi terhadap kinerja dan keamanan sistem, TOCGY melakukan perubahan dengan penerapan mesin mutakhir dan pemanfaatan AI. Dengan demikian, dapat memperkuat fondasi kerja sama dengan lembaga keuangan besar di masa depan.

    “Ke depannya, TOCGY akan terus mengeksplorasi integrasi AI dengan infrastruktur blockchain, berkomitmen memperluas logika perdagangan dan batas sistem, serta menyediakan pengalaman perdagangan kripto yang cerdas dan stabil bagi para investor,” ujar dia.

  • Bos Danantara soal Alasan RUPSLB Telkom Ditunda: Kita Mau Lakukan Penyempurnaan

    Bos Danantara soal Alasan RUPSLB Telkom Ditunda: Kita Mau Lakukan Penyempurnaan

    JAKARTA – Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani angkat bicara soal penundaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

    Sekadar informasi, RUPSLB Telkom Indonesia sejatinya harusnya digelar kemarin, Rabu, 3 September pukul 14.00 WIB secara online. Tetapi melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perseroan mengumumkan penundaan.

    Kata Rosan, penundaan RUPSLB tersebut dilakukan karena ada hal yang harus mau disempurnakan lagi.

    “Itu kan satu proses biasa saja. Nanti kita mau penyempurnaan, nanti akan segala dilaksanakan secepatnya,” kata Rosan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 4 September.

    Berdasarkan informasi yang beredar, perombakan di tubuh Telkom Indonesia hanya dilakukan pada jajaran Dewan Komisaris.

    Pada 27 Mei 2025 lalu, Telkom Indonesia baru saja merombak jajaran Komisaris dan Direksi secara besar-besaran. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo diangkat sebagai Komisaris Utama (Komut), menggantikan Bambang Brodjonegoro.

    Kemudian, pada 28 Agustus 2025, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan larangan wakil menteri untuk rangkap jabatan. Hal itu tertuang dalam putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025. Wakil menteri dilarang rangkap jabatan di perusahaan BUMN, BUMD hingga perusahaan swasta.

    Dalam putusan tersebut, jangka waktu yang diberikan MK maksimal dua tahun, agar para wamen yang merangkap komisaris mundur, dan fokus pada tugasnya di kementerian.

    Saat ditanyakan apakah Angga Raka akan dicopot dari posisi Komut Telkom Indonesia, Rosan mengatakan pihaknya menghormati putusan MK.

    Rosan bilang dalam putusannya, MK juga memberi jangka waktu untuk mematuhi aturan tersebut.

    “Sesuai dengan keputusan MK, ya dibaca keputusan MK ini kan ada jangka waktunya juga ya, itu saja,” ucap Rosan.

  • Ingin Anak Berprestasi? Ajarkan Skill Penting Ini Sejak Dini

    Ingin Anak Berprestasi? Ajarkan Skill Penting Ini Sejak Dini

    JAKARTA – Setiap orang tua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan bahagia. Menurut psikolog dari Yale University, kunci utamanya bukan hanya kecerdasan atau prestasi akademik, melainkan kemampuan mengelola emosi.

    “Regulasi emosi sebagai superpower yang dimiliki orang-orang paling sukses dan kreatif,” kata Zorana Ivcevic Pringle, PhD, peneliti senior di Yale Center for Emotional Intelligence, dikutip dari laman CNBC International.

    Regulasi emosi adalah kemampuan untuk mengenali, memahami, dan mengendalikan perasaan, baik itu menyenangkan maupun sulit.

    “Mengatur emosi bukan sekadar soal merasa bahagia. Ini adalah kemampuan menghadapi ketidakpastian dengan tenang, menerima rasa frustrasi, dan tetap bergerak maju,” jelas Pringle.

    Artinya, anak-anak perlu belajar rasa kecewa, marah, atau cemas itu wajar, tetapi mereka juga bisa memilih cara merespons perasaan tersebut.

    Dalam proses belajar dan bertumbuh, anak pasti mengalami kegagalan dan rasa frustrasi. Bila mereka tidak terbiasa mengelola emosi, pengalaman itu bisa membuat mereka mudah menyerah.

    “Orang butuh seluruh rentang emosi untuk bisa sukses dalam pekerjaan maupun kehidupan,” tegas Pringle.

    Anak yang mampu mengatur emosinya akan lebih tangguh, fokus, dan kreatif dalam mencari solusi.

    Cara Melatih Sejak Dini

    Ada beberapa langkah sederhana yang bisa mulai diajarkan orang tua:

    1. Gunakan Aktivitas dengan Bijak

    Orang yang pandai mengatur emosi sangat berhati-hati dalam memilih bagaimana mereka menghabiskan waktu. Mereka tahu mana aktivitas yang menguras energi dan memberikan semangat. Strategi ini disebut situation selection.

    Bukan berarti menghindari tantangan, tapi tetap melangkah dengan berpijak pada nilai dan tujuan pribadi. Misalnya, anak mengerjakan PR terasa berat dan penuh hambatan. Namun, bila sejak awal kita sadar bahwa rasa tidak nyaman itu hanya sementara dan hasil akhirnya berharga, maka emosi lebih mudah terkendali.

    2. Ubah Lingkungan

    Pringle mencontohkan dirinya harus membagi waktu antara pekerjaannya sebagai peneliti dengan tenggat penerbitan. Sulit baginya beralih dari analisis data ke menulis. Solusinya adalah mengubah tempat kerja.

    “Alih-alih menulis di meja kerja, saya pergi ke Barnes & Noble. Itu memberi sinyal ke otak bahwa ini tugas berbeda dengan tujuan berbeda,” katanya.

    Dengan mengubah lingkungan, anak merasa lebih bebas dan progresnya lebih konsisten. Mengganti suasana membantu anak untuk mengelola emosinya.

    3. Alihkan Perhatian

    Seperti rasa sakit fisik yang bisa berkurang dengan distraksi, emosi negatif pun demikian. Jika anak frustrasi, maka beristirahat sejenak atau mengerjakan hal lain agar membantu meredakan emosi sekaligus memberi perspektif baru.

    Sebuah studi menemukan anak menjadi kreatif saat menghadapi target menantang dan mampu berganti fokus antar-tugas. 

    4. Ubah Cara Pandang terhadap Kegagalan

    Kegagalan biasanya memunculkan kecewa, frustrasi, hingga putus asa. Itu wajar, tapi bisa jadi penghalang untuk mencoba lagi.

    Pringle menyarankan agar anak tetap muncul rasa penasaran. Terkadang rasa cemas bukan berarti anak lemah, melainkan sungguh peduli pada sesuatu.

    5. Ubah Reaksi, Bukan Sekadar Ekspresi

    Sering kali anak dituntut untuk tetap ramah meski sebenarnya sedang lelah. Kondisi ini disebut emotional labor.  Menurut para ahli, ada dua cara supaya anak bisa menghadapi situasi semacam ini.

    Pertama, surface acting, yaitu berpura-pura merasakan emosi yang dituntut. Cara ini mungkin bisa berhasil sesaat, tetapi cenderung melelahkan dan menguras energi. Kedua, deep acting, yakni berusaha sungguh-sungguh mengubah perasaan agar benar-benar selaras dengan situasi.

    “Deep acting lebih baik, karena mendorong anak menuju tempat yang lebih tulus, termotivasi, dan kreatif.” tutur Pringle.

  • Inggris Sanksi Organisasi Rusia yang Terlibat Indoktrinasi Paksa Anak-anak Ukraina

    Inggris Sanksi Organisasi Rusia yang Terlibat Indoktrinasi Paksa Anak-anak Ukraina

    JAKARTA – Inggris menjatuhkan sanksi kepada 11 individu dan entitas baru yang berafiliasi dengan negara Rusia. Inggris menargetkan pihak yang terlibat dalam upaya Moskow untuk mendeportasi dan mengindoktrinasi anak-anak Ukraina secara paksa.

    Ukraina mengatakan lebih dari 19.500 anak telah dibawa ke Rusia atau wilayah yang diduduki Rusia selama perang tanpa persetujuan keluarga atau wali, menyebut penculikan tersebut sebagai kejahatan perang yang memenuhi definisi genosida dalam perjanjian PBB.

    Moskow mengatakan mereka melindungi anak-anak yang rentan dari zona perang.

    “Kebijakan Kremlin yang mendeportasi paksa, indoktrinasi, dan militerisasi anak-anak Ukraina sungguh tercela,” ujar Menteri Luar Negeri David Lammy dalam pernyataan, yang menguraikan putaran sanksi terbaru Inggris terhadap Rusia atas perang di Ukraina pada Rabu, 3 September dilansir Reuters.

    Organisasi-organisasi seperti Yayasan Akhmat Kadyrov yang menjalankan program pendidikan ulang untuk anak-anak dan remaja Ukraina, dengan pelatihan militeristik yang mereka jalankan ikut disanksi.

    Presiden organisasi tersebut Aymani Nesievna Kadyrova, termasuk di antara mereka yang menjadi sasaran sanksi.

    Sanksi tersebut mencakup pembekuan aset, larangan bepergian, dan sanksi lainnya.

    Pada Maret, laporan dari kantoor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan Rusia telah menimbulkan penderitaan yang tak terbayangkan pada jutaan anak Ukraina dan melanggar hak-hak mereka sejak invasi skala penuh ke Ukraina dimulai pada tahun 2022.

    Pada Maret 2023, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Rusia Vladimir Putin dan komisioner hak-hak anak, Maria Lvova-Belova, terkait penculikan anak-anak Ukraina.

    Rusia mengecam surat perintah tersebut sebagai “keterlaluan dan tidak dapat diterima.