Category: Voi.id

  • Sheila on 7 Bawakan Lagu-Lagu Sampingan di Pestapora 2025: Demi Fans

    Sheila on 7 Bawakan Lagu-Lagu Sampingan di Pestapora 2025: Demi Fans

    JAKARTA – Sheila on 7 menjadi salah satu band yang tampil dalam hari kedua Pestapora 2025 pada Sabtu, 6 September. Mereka juga tampil berbeda dengan membawakan lagu-lagu b-sides atau lagu yang tidak dijagokan sebagai single utama.

    Penonton sudah memadati panggung Pestapora Stage untuk menantikan mereka. Duta memulai penampilannya dengan membawakan Tertatih dilanjutkan dengan Selamat Datang.

    “Apa kabar semuanya? Sehat? Buat Sheila on 7, sudah lama banget enggak main dengan waktu seperti ini dan di saat terang Sheila Gank (kelompok penggemar Sheila on 7) terlihat cakep cakep dan cantik cantik,” kata Duta menyapa penonton hari itu.

    Kehadiran Sheila on 7 sebagai salah satu penampil juga mengharapkan bisa menghibur penggemar yang sudah berusaha datang ke Gambir Expo, Kemayoran untuk menyaksikan mereka secara langsung.

    “Seperti yang kita tahu dengan segala keadaan yang ada, Sheila On 7 datang ke sini ingin bergembira bersama kalian. Menjahit sedikit kegembiraaan, mudah-mudahan maknanya selamanya,” lanjut Duta.

    Sheila on 7 melanjutkan penampilan mereka dengan membawakan Berai, Tunjukkan Padaku, Temani Aku, Bait Pertama hingga Untuk Perempuan yang merupakan salah satu lagu dari album soundtrack film 30 Hari Mencari Cinta.

    Para penonton yang mengetahui lagu-lagu tersebut tidak segan menyuarakan bait lirik, namun tidak sedikit yang menikmati penampilan baru dengan konsep yang berbeda itu.

    Sheila on 7 mengakhiri penampilan mereka dengan menyanyikan Don’t Look Back in Anger dari Oasis sebelum turun dari panggung.

    “Makasih semuanya, tepuk tangan untuk Pestapora 2025. Terima kasih, thank you so much for having Sheila On 7,” kata Duta di sela penampilannya.

    Pestapora 2025 masih diselenggarakan hingga Minggu, 7 September dengan berbagai artis penampil serta berbagai aktivitas yang bisa ditemukan dalam acara.

  • Honor Guru Non-ASN di Maros Sulsel Disunat Pemda, Plt Kadis Sebut Gegara SE Kemendikdasmen

    Honor Guru Non-ASN di Maros Sulsel Disunat Pemda, Plt Kadis Sebut Gegara SE Kemendikdasmen

    JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Maros Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai mengatakan, pemotongan honor guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan semata kebijakan daerah, melainkan konsekuensi dari surat edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Nomor 9 tahun 2025.

    “Dalam aturan tersebut, pembiayaan honor guru Pendidikan dan tenaga kependidikan non-ASN dibatasi maksimal 20 persen dari anggaran satuan pendidikan negeri, serta 40 persen satuan pendidikan yang diselenggarakan masyarakat,” kata Andi Wandi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu, disitat Antara. 

    Dia mengatakan, ketentuan itu berlaku dalam penggunaan BOP PAUD Reguler, BOS Reguler dan BOP kesetaraan reguler Tahun anggaran 2025.

    Keluhan atas kebijakan itu diakui salah seorang honorer di salah satu SMP di Maros, Mia. Dia menceritakan beban yang harus ditanggung untuk membiayai 4 anaknya sebagai orang tua tunggal yang selama ini hanya menggantungkan harapan pada honor sekolah sekarang justru makin berkurang.

    “Kalau biasanya masih dapat honor Rp1 juta per bulan, sekarang sisa menerima Rp500 ribu per bulan,” katanya.

    Hal senada dikemukakan oleh salah seorang penjaga sekolah, ZN yang biasanya menerima honor Rp750 ribu per bulan, namun kini sisa Rp250 ribu per bulan.

    Karena itu, lanjut dia, pihaknya berharap pengambil kebijakan di daerah ini, bukan sekadar menjalankan regulasi yang ada, tapi juga mempertimbangkan kehidupan para honorer yang bergerak di bidang pendidikan yang selama ini menjadi tulang punggung sekolah.

    Apalagi saat ini, kata dia, harga kebutuhan rumah tangga khususnya sembako terus bergerak naik sementara pendapatan masyarakat cenderung berkurang.

    “Karena itu, penerapan kebijakan pusat tersebut dapat dipertimbangkan kembali dengan melihat kondisi para honorer yang sudah menjadi garda terdepan untuk kemajuan pendidikan,” ujarnya.

  • BEI Ungkap Kapitalisasi Pasar BEI Naik Jadi Rp14.211 Triliun

    BEI Ungkap Kapitalisasi Pasar BEI Naik Jadi Rp14.211 Triliun

    JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan data perdagangan saham di BEI selama periode 1September hingga 4 September 2025 ditutup bervariasi.

    IHSG selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,47 persen menjadi ditutup pada level 7.867,348 dari 7.830,493 pada pekan lalu.

    Kapitalisasi pasar BEI sepekan turut mengalami peningkatan sebesar 0,20 persen menjadi Rp14.211 triliun dari Rp14.182 triliun pada sepekan sebelumnya.

    Sedangkan, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini mengalami penurunan sebesar 9,88 persen menjadi 2,08 juta kali transaksi dari 2,31 juta kali transaksi pada pekan lalu.

    Berikutnya, rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 21,09 persen menjadi 37,24 miliar lembar saham dari 47,19 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.

    Selain itu, penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI, yaitu sebesar 28,43 persen menjadi Rp18,05 triliun dari Rp25,22 triliun pada pekan sebelumnya.

    Kemudian, investor asing juga mencatatkan nilai jual bersih Rp305,18 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp55,13 triliun.

    Sementara itu, jumlah investor pasar modal Indonesia terus tumbuh secara signifikan dan berhasil melampaui jumlah 18 juta single investor identification (SID), tepatnya sebanyak 18.012.665 SID pada akhir Agustus 2025.

  • Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara US Open Usai Kalahkan Ananda Anisimova

    Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Juara US Open Usai Kalahkan Ananda Anisimova

    JAKARTA – Aryna Sabalenka raih torehan gemilang dengan mengalahkan Amanda Anisimova di US Open pada Sabtu, 6 September waktu setempat. Ia pun menjadi petenis putri pertama yang mampu mempertahankan gelar di turnamen tersebut sejak Serena Williams pada 2014.

    Sabalenka menang meyakinkan dengan skor 6-3, 7-6(3). Setelah memuncaki peringkat WTA sepanjang tahun, petenis berusia 27 tahun itu menutupnya dengan gelar Grand Slam pertamanya musim ini. Sebelumnya ia sempat kalah di dua final major pertama musim ini dan mencapai semifinal di turnamen ketiga.

    “Semua pelajaran berat itu sepadan dengan tahun ini,” kata Sabalenka kepada WTA, mengutip ANTARA 7 September.

    Sebagai perbandingan, dari 11 turnamen major yang ia ikuti dalam tiga tahun terakhir, Sabalenka telah memenangi empat gelar, mencapai tiga final, tiga semifinal, dan satu perempat final.

    Kini ia mengoleksi dua gelar masing-masing di US Open dan Australian Open, mengingatkan pada pencapaian Naomi Osaka pada musim 2018-2021, hanya dalam tiga tahun, bukan empat tahun.

    Bersamaan dengan itu, ini adalah kemenangan ke-100 Sabalenka di Grand Slam, dengan persentase kemenangan 0,794, hanya kalah dari Iga Swiatek di antara petenis aktif lainnya.

    Sebelumnya, penampilan Anisimova yang luar biasa dengan tekniknya membuat Sabalenka terjepit di belakang baseline. Namun, kali ini petenis AS itu terus-menerus berada di bawah tekanan dan hasilnya adalah terlalu banyak kesalahan.

    Anisimova menyelesaikan pertandingan dengan 29 kesalahan sendiri dan hanya 22 pukulan winner, sementara Sabalenka mencatatkan 13 pukulan winner dan 15 kesalahan sendiri.

    Pada akhirnya, Sabalenka berhasil memanfaatkan peluang break point, memenangi lima dari enam kesempatan.

    “Saya kagum dengan apa yang telah Anda capai. Selamat untuk Anda dan tim, kalian luar biasa,” kata Anisimova, menyapa Sabalenka dalam upacara penyerahan piala.

    Dengan penampilannya di US Open, Anisimova akan berada di No.4 WTA, yang akan dirilis Senin 8 September.

    “Ini adalah perjalanan yang sangat gila,” kata Anisimova mengenai kesuksesannya menduduki peringkat tinggi WTA.

    Memenangi set pertama seringkali krusial, tetapi memenanginya di US Open sangatlah krusial. Dari 30 juara putri US Open sebelumnya, 28 di antaranya memenangi set pembuka.

    Aryna Sabalenka juara US Open 2025 (Instagram @usopen)

    Anisimova bangkit untuk mempertahankan servisnya di awal set kedua, dan Sabalenka pun menyamainya. Namun, saat melakukan servis pada kedudukan 1-1, Sabalenka berjuang keras untuk merebut drop shot, yang menghasilkan break lagi dan ia bertahan untuk memimpin 3-1.

    Anisimova bangkit, menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Namun Sabalenka bertahan dan mematahkan servisnya untuk memimpin 4-3.

    Ketika Sabalenka melakukan servis untuk menutup pertandingan pada kedudukan 5-4, kedudukan 30-30 — dua poin lagi dari gelar — Sabalenka melakukan kesalahan.

    Anisimova mematahkan servisnya dan bertahan, memaksa Sabalenka melakukan servis untuk mencapai tiebreak. Sabalenka mengonversi match point ketiganya ketika pengembalian servis Anisimova meleset.

  • Dewi Gita Kena Omel Armand Maulana Usai 3 Kali Operasi Plastik Tanpa Izin di Korea

    Dewi Gita Kena Omel Armand Maulana Usai 3 Kali Operasi Plastik Tanpa Izin di Korea

    JAKARTA – Penyanyi Dewi Gita blak-blakan soal pengalaman operasi plastik yang pernah dilakukannya. Ia mengungkapkan bahwa kini sudah tidak lagi berniat melakukan tindakan serupa lantaran dilarang oleh sang suami, Armand Maulana.

    “Udah (nggak mau operasi plastik lagi), nanti malah mau ke Korea malah nggak diizinkan nanti. Padahal mau benar jalan-jalan, nggak diizinkan (sama Armand),” kata Dewi Gita dikutip dari YouTube TransTV Official, Minggu, 7 September.

    Pasalnya, Dewi Gita menceritakan bahwa awalnya ia beralasan ke Korea bukan untuk operasi plastik, melainkan untuk menghadiri pesta ulang tahun. Tak disangka Dewi Gita malah melakukan beberapa treatment dengan dokter di Korea.

    “Ya izinnya kemarin itu ke Korea mau pesta ulang tahun di sana, mau di pestakan sama dokter aku di Korea. Izinnya itu,” ungkap Dewi Gita.

    “Ya cuma treatment lah, kalau treatment memang selalu di Korea juga, treatment mau laser, laser lah. Udah diizinkan, tahu-tahu operasi. Pulang, bonyok, udah, marah dia (Armand Maulana),” lanjutnya.

    Dewi juga menuturkan bahwa Armand baru mengetahui soal operasi plastik tersebut setelah semuanya terjadi.

    “Ya akhirnya tahu (Armand Maulana). Tadinya nggak pernah, dari operasi satu, kedua, sampai operasi zebra yang ketiga ini, itu nggak pernah tahu. Tahunya jalan-jalan,” beber Dewi Gita.

    Padahal menurut Dewi, sang suami lebih menyukai penampilan yang alami tanpa sentuhan berlebihan.

    “(Armand Maulana maunya) Ya natural aja lah, nggak usah dianeh-anehkan,” jelas Dewi Gita.

    Bahkan, Armand disebut tidak suka dengan perawatan kecantikan yang sederhana sekalipun.

    “Nggak suka (bahkan treatment yang menghilangkan kerutan). Nggak suka dia, pakai yang moisturizer, atau apa perawatan apa aja dia nggak mau, nggak suka,” ungkap Dewi Gita.

    Dewi pun mengatakan kalau rasa keberatan sang suami atas tindakan operasi yang ia lakukan seringkali disampaikan melalui anak mereka.

    “Dia (Armand) sih bilangnya sama anaknya, nggak berani sama aku, ‘bilang sama mamanya, udah nggak usah gitu-gituan lah’. Ngomongnya gitu-gituan,” pungkasnya.

  • Investor Pasar Modal Tembus 18 Juta, Mayoritas Anak Muda

    Investor Pasar Modal Tembus 18 Juta, Mayoritas Anak Muda

    JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan jumlah investor pasar modal Indonesia terus tumbuh secara signifikan dan berhasil melampaui jumlah 18 juta single investor identification (SID), tepatnya sebanyak 18.012.665 SID pada akhir Agustus 2025. 

    Sepanjang tahun 2025, terdapat penambahan 3.141.026 SID baru berkat program edukasi yang konsisten dijalankan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self Regulatory Organization (SRO) lainnya dan stakeholders dengan dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

    Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan dari jumlah tersebut, jumlah investor saham telah mencapai 7.558.552 SID dengan sebanyak 1.177.108 SID merupakan investor baru. 

    “Capaian ini bukan sekedar angka, tetapi juga mencerminkan tumbuhnya optimisme dan kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional serta pasar modal Indonesia,” ujarnya dalam keterangannya, dikutip, Minggu, 7 September. 

    Ia menyampaikan sejak kampanye “Aku Investor Saham” diluncurkan pada tahun 2023, terjadi peningkatan jumlah investor secara signifikan, dimana pada tahun 2024, terdapat penambahan 2,7 juta investor baru, dan hingga Agustus 2025, jumlah investor baru bertambah sebanyak 3,1 juta.

    “Kampanye ini dilakukan melalui 29 Kantor Perwakikan BEI, 970 Galeri Investasi di Perguruan Tinggi seluruh Indonesia dan oleh lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal. Kegiatan edukasi dan sosialisasi lebih dari 30.000 kegiatan setiap tahun untuk meningkatkan awareness, literasi dan inklusi pasar modal,” jelasnya. 

    Jeffrey menyampaikan pada tahun 2025, distribusi investor secara geografis didominasi oleh Pulau Jawa, yaitu sekitar 70 persen dan pulau Sumatera menyumbang sekitar 14 persen, dan sisanya berasal dari pulau-pulau lainnya. 

    Sementara itu sebagai perbandingan, pada tahun 2024, investor dari Pulau Jawa tercatat sebanyak 68 persen, sementara dari Sumatera sebesar 16 persen dan sisanya berasal dari pulau-pulau lainnya. 

    Ia menambahkan dari sisi usia, profil investor pasar modal pada tahun 2025 adalah sebagai berikut 54,23 persen berusia di bawah 30 tahun, 24,82 persen berusia 31–40 tahun, 12,26 persen berusia 41–50 tahun, 5,74 persen berusia 51–60 tahun, dan 2,95 persen berusia di atas 60 tahun.

  • Bangun Sarana dan Prasarana Air Bersih, SIG Bantu Atasi Krisis Air Bersih Ratusan Masyarakat di Rembang dan Blora

    Bangun Sarana dan Prasarana Air Bersih, SIG Bantu Atasi Krisis Air Bersih Ratusan Masyarakat di Rembang dan Blora

    JAKARTA – Salamun, Kepala Desa Pasucen di Rembang, Jawa Tengah, mengenang masa kecilnya ketika akses air bersih masih menjadi tantangan besar bagi warga desanya, terutama saat musim kemarau. Ia menceritakan bahwa dahulu, warga harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan air, dengan menenteng ember dan memikul jerigen.

    Keterbatasan sumber air telah dialami warga Desa Pasucen di Kabupaten Rembang dan Desa Ngampel di Kabupaten Blora selama puluhan tahun. Utamanya saat musim kemarau, warga harus berjalan jauh demi mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

    Kini, kondisi itu berubah drastis berkat bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, yang membangun jaringan pipanisasi dari sumber mata air di terowongan Brubulan ke permukiman warga sejauh 100 meter – 600 meter, serta tandon penampungan air.

    “Hasilnya, hampir seluruh warga Pasucen sekarang bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, hingga mencuci, tanpa harus bersusah payah lagi,” kata Salamun.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Ngampel, Mohamad Astiadi Maryanto yang menyebut bantuan sarana dan prasarana air bersih dari PT Semen Gresik sangat berdampak positif bagi warganya.

    “Sebelumnya, warga kami kesulitan air. Sekarang, alhamdulillah, air sudah mengalir lancar langsung ke rumah-rumah. Debitnya besar, sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mohamad Astiadi Maryanto.

    Dalam kurun waktu 2017 hingga 2024, PT Semen Gresik telah menginvestasikan senilai Rp582,7 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Pasucen dan Ngampel, meliputi sistem pipanisasi, tandon air, bak penampungan, serta pompa air. Berkat bantuan infrastruktur air bersih tersebut, kini air bersih dapat mengalir langsung ke permukiman warga dengan total penerima manfaat mencapai 457 Kepala Keluarga (KK), yakni 250 KK di Desa Pasucen dan 207 KK di Desa Ngampel.

    Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, bantuan sarana dan prasarana air bersih ini sejalan dengan strategi keberlanjutan SIG untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya yang berada di Desa Ring 1 area operasional Perusahaan. Apalagi, akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

    ”SIG dan seluruh entitas bisnisnya berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui program TJSL secara terukur dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, sehingga dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan,” kata Vita Mahreyni, dalam keterangannya, Sabtu, 6 September.

  • KPK Lacak Terus Aset Heri Gunawan dan Satori Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus CSR BI-OJK

    KPK Lacak Terus Aset Heri Gunawan dan Satori Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus CSR BI-OJK

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melacak aset milik legislator Partai NasDem Satori dan Heri Gunawan selaku legislator Partai Gerindra.

    Keduanya merupakan tersangka dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2020–2023.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pelacakan ini dilakukan karena diduga Satori dan Heri Gunawan menyembunyikan aset dari hasil korupsi.

    “KPK melalui penyidik masih fokus terkait dengan penelusuran dan pelacakan terkait dengan aset-aset yang diduga terkait ataupun bersumber dari hasil tindak pidana korupsi ini,” kata Budi kepada wartawan, Sabtu, 6 September.

    Budi juga mengatakan pelacakan dilakukan penyidik untuk mengoptimalkan pengembalian aset hasil korupsi ke negara. Apalagi, keduanya turut dijerat dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    “Dalam konstruksi perkara ini KPK mengenakan sangkaan pasal gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang. Artinya penyidik fokus terkait dengan dugaan-dugaan aset yang dialihkan ataupun disembunyikan,” tegasnya.

    Adapun untuk melacak aset Satori maupun Heri Gunawan, penyidik memanggil sejumlah pihak. Di antaranya Iman Adinugraha selaku anggota DPR Fraksi Partai Demokrat pada Rabu, 3 September.

    Dia dicecar penyidik soal aliran duit dan aset milik Heri Gunawan ketika itu.

    Kemudian, KPK juga telah menyita 15 mobil milik Satori yang berada di Cirebon, Jawa Barat pada 1-2 September lalu. Rinciannya adalah Toyota Fortuner 3 unit, Mitsubishi Pajero 2 unit, Toyota Camry 1 unit, Honda Brio 2 unit, Toyota Innova 2 unit, Toyota Yaris 1unit, Mitsubishi Xpander 1 unit, Honda HRV 1 unit, dan Toyota Alphard 1 unit.

     

    Diberitakan sebelumnya, KPK secara resmi mengumumkan legislator DPR Fraksi Partai NasDem Satori dan Heri Gunawan yang merupakan legislator DPR Fraksi Partai Gerindra sebagai tersangka dugaan korupsi dana CSR BI. Mereka diduga menerima gratifikasi dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Dalam kasus ini, Satori diduga menerima total Rp12,52 miliar. Rinciannya Rp6,30 miliar dari BI; Rp5,14 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan; dan Rp1,04 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR lainnya.

    Uang tersebut diduga digunakan keperluan pribadinya, seperti deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom, pembelian kendaraan roda dua, serta pembelian aset lainnya.

    Sedangkan Heri Gunawan menerima total Rp15,86 miliar dan menggunakannya juga untuk kepentingan pribadi. Rinciannya Rp6,26 miliar dari BI; Rp7,64 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan; serta Rp1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR lainnya.

    Duit itu kemudian ditampung dalam rekening. Heri Gunawan kemudian menggunakannya untuk membangun rumah makan, pengelolaan outlet minuman, pembelian tanah dan bangunan hingga pembelian kendaraan roda empat.

    Dana sosial yang diterima kedua tersangka dari BI dan OJK langsung disalurkan kepada 4 yayasan yang dikelola Rumah Aspirasi Heri Gunawan dan 8 yayasan yang dikelola Rumah Aspirasi Satori.

  • Tim Gabungan Temukan Jenazah Penumpang KM Dharma Rucitra VI yang Lompat ke Laut Seruyan

    Tim Gabungan Temukan Jenazah Penumpang KM Dharma Rucitra VI yang Lompat ke Laut Seruyan

    JAKARTA – Tim gabungan menemukan jenazah Sefnat Onesimus (42), penumpang KM Dharma Rucitra VI jurusan Sampit-Semarang yang melompat ke laut pada Senin, 1 September, terdampar di Pantai Seribu Cemara Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah.

    “Setelah dikonfirmasi, benar ternyata mayat tersebut korban atau penumpang kapal yang terjatuh di laut Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit mengutip Antara.

    Penemuan jenazah penumpang tersebut pada Jumat (5/9) sore, diketahui saat tim gabungan melanjutkan pencarian sesi kedua, mulai pukul 14.00 WIB. Target lokasi pencarian menyisir Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur hingga pantai di Seruyan.

    Sekitar pukul 15:45 WIB, tim mendapat informasi dari masyarakat ada mayat ditemukan di pesisir Pantai Seribu Cemara, wilayah Sungai Bakau Kabupaten Seruyan. Tim langsung meluncur ke lokasi yang disebutkan.

    Kondisi jenazah pria itu sudah membengkak. Pakaian yang melekat di tubuh jenazah tersebut hanya celana jins biru dan sepatu putih, sedangkan bajunya sudah terlepas.

    Setelah berkoordinasi, jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan untuk divisum, dibersihkan, dan diserahkan kepada pihak keluarga.

    “Sepatu putih dan celana biru. Berdasarkan ciri-ciri dan sudah dikonfirmasi bahwa itu merupakan jenazah penumpang kemarin,” demikian Multazam.

    Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/9), sekitar pukul 16.13 WIB. Berdasarkan keterangan saksi dan melihat rekaman CCTV, korban yang diketahui mengalami gangguan mental tersebut diduga sengaja melompat ke laut.

    Saat kejadian, petugas sempat berusaha mencegah aksi nekat korban. Namun, saat itu korban tiba-tiba berlari dan langsung melompat sehingga tidak sempat terkejar.

    Petugas di kapal berusaha memberi pertolongan dengan melemparkan pelampung keselamatan yang dilengkapi lampu dengan harapan korban bisa bertahan agar tidak tenggelam. Namun, hingga kapal memutar berbalik ke lokasi kejadian, korban tetap tidak terlihat.

    Kapal sempat berputar tiga kali, mencari di lokasi kejadian, namun korban tidak ditemukan. Pihak kapal kemudian melaporkan kejadian, setelah itu meminta izin melanjutkan perjalanan.

  • AI Bukan hanya Kebutuhan, Tapi Kewajiban di Masa Depan

    AI Bukan hanya Kebutuhan, Tapi Kewajiban di Masa Depan

    JAKARTA – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengatakan kecerdasan buatan (AI) bukan hanya kebutuhan, namun kewajiban di masa depan. Karenanya para lulusan perguruan tinggi harus memiliki inovasi agar tidak tergantikan.

    “Sehebat-hebatnya AI, sebagaimana ditunjukkan oleh Prof Habibie, original intelligence itu adalah otak kita. Jadi, tidak mungkin manusia menciptakan suatu teknologi yang akan menghilangkan eksistensi diri kita sendiri, selama itu dibuat oleh manusia,” kata Wamendikdasmen Atip dilansir ANTARA, Sabtu, 6 September.

    Karena itu, pihaknya akan menerapkan AI sebagai mata pelajaran pilihan, sehingga para murid dapat menguasai kemajuan zaman tersebut, dan AI tidak akan menggantikan peran-peran mereka.

    Wamen mendorong agar para lulusan perguruan tinggi memiliki inovasi dalam menciptakan terobosan baru.

    Ia mencontohkan Prof Habibie yang pernah menyebutkan aluminium dan logam-logam hanya akan dihargai rendah, namun akan berbeda saat logam-logam tersebut tersusun menjadi sebuah pesawat.

    “Kalau dijual tanpa kreatifitas pikir, harganya akan rendah. Jadi, yang menyebabkan naik ke nilai tambah itu adalah nalar, ada intervensi dari nalar kita. Inovasi juga menjadi syarat utama dalam pembangunan peradaban modern. Maka, lulusan inovatif mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kearifan lokal untuk menjawab persoalan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Asep Saefuddin mengingatkan para lulusan perguruan tinggi untuk terus menjadi pembelajar sejati yang tidak hanya mengejar gelar, tetapi juga mengejar makna atau nilai.

    “Maka, bawa nama baik ini dengan bangga dan penuh integritas, penuh kecerdasan sosial, dan penuh akhlak mulia. Anda insya Allah akan menjadi khairul ummah, generasi terbaik yang bukan hanya sebagai pencari kerja, tetapi mampu menciptakan pekerjaan,” kata Asep.