Category: Voi.id

  • Hadirkan Ruang Aman untuk Perempuan, Langkah Felicia Kawilarang Peduli Kesehatan Mental

    Hadirkan Ruang Aman untuk Perempuan, Langkah Felicia Kawilarang Peduli Kesehatan Mental

    JAKARTA – Menurut American Psychiatric Association, 30% orang akan mengalami anxiety disorder atau gangguan kecemasan setidaknya sekali dalam hidupnya. Meski umum terjadi, isu kesehatan mental masih sering disalahpahami, bahkan oleh mereka yang mengalaminya.

    Hal inilah yang dialami Felicia Kawilarang, mantan Chief Marketing Officer (CMO) di salah satu platform kesehatan. Perjalanan panjangnya menghadapi kecemasan hingga depresi akhirnya menumbuhkan sebuah panggilan hati. Ia tergerak menghadirkan ruang aman bagi perempuan melalui platform Ryse and Shyne, yang ia dirikan pada bulan Mei lalu.

    Dari Anxiety Sejak Kecil hingga Depresi di Usia Dewasa Felicia mengaku sudah merasakan kecemasan sejak kecil, meski saat itu belum memahami apa yang dialaminya.

    “Saya mengalami anxiety sejak kecil tapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Di masa itu, isu kesehatan mental belum banyak dibicarakan. Baru setelah kuliah saya mulai menyelami, konsultasi dengan ahli, dan akhirnya mendapat diagnosa klinis bahwa saya mengalami general anxiety. Dari situ, saya lebih paham cara menghadapinya,” kisah Felicia.

    Namun, perjalanan tidak berhenti di situ. Beberapa tahun lalu, Felicia menghadapi titik balik besar dalam hidupnya.

    “Saat itu saya merasa segala hal dalam hidup, baik karier maupun hubungan, sudah tersusun dengan matang dan berjalan sesuai rencana. Namun, tiba-tiba semuanya berubah drastis. Saya merasa kehilangan kendali atas hidup saya, dan di situlah saya mulai mengalami depresi,” kenangnya.

    Lahirnya Ryse and Shyne Pengalaman itu yang menggerakkan Felicia untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan yang merasakan hal serupa.

    “Ketika akhirnya saya berhasil pulih dari depresi, saya merasa kesembuhan ini harus punya makna lebih. Saya ingin membangun tempat agar perempuan bisa merasa aman, berdaya, dan pulih bersama. Tempat di mana mereka bisa saling terhubung, saling

    mendukung, tanpa takut dihakimi atau malu menjadi dirinya sendiri,” tambah Felicia.

    Melalui Ryse and Shyne, Felicia membawa visi untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental perempuan di Indonesia.

    “Isu kesehatan mental tidak boleh dianggap sebagai aib. Gangguan kesehatan mental bisa dialami siapa pun, tidak peduli latar belakang, cerita hidup atau kesuksesannya. Sayangnya, stigma dan mispersepsi masih begitu kuat, terutama terhadap perempuan. Semakin seseorang menyangkal apa yang ia alami, semakin sulit untuk dikelola dengan tepat. Justru penerimaan adalah langkah pertama menuju pemulihan.”

    Healing adalah Proses, Bukan Garis Lurus

    Bagi Felicia, proses penyembuhan tidak bisa diburu-buru apalagi dipaksakan. Setiap orang memiliki jalannya masing-masing.

    “Tidak ada satu solusi untuk semua. Ada yang merasa terbantu dengan meditasi, ada yang cocok dengan journaling, ada pula cara lain. Yang terpenting, kita American Psychiatric Association, Anxiety Disorders, (2024) mampu duduk bersama perasaan yang tidak nyaman, memahami perubahan, menerima dan mencintai diri apa adanya. Dari sana kita bisa menemukan kebahagiaan lewat momen-momen kecil.”

    Felicia ingin mengubah perjalanan personalnya menjadi gerakan yang lebih besar, sebuah ekosistem yang lebih sehat untuk perempuan Indonesia.

    “Setiap perempuan berhak punya ruang untuk didengar, untuk pulih, dan untuk tumbuh kembali. Saya percaya, ketika perempuan saling mendukung, tidak ada yang perlu merasa sendirian dalam perjalanan healing mereka,” pungkas Felicia.

  • Utang LRT Jabodebek Senilai Rp2,2 Triliun ke Adhi Karya Bakal Dibayar KAI

    Utang LRT Jabodebek Senilai Rp2,2 Triliun ke Adhi Karya Bakal Dibayar KAI

    JAKARTA – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menyisakan l utang ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar Rp2,2 triliun.

    Rencananya, utang tersebut akan dibayarkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebagai pengelola LRT Jabodebek.

    Direktur Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, piutang pemerintah masih dalam proses.

    Meski begitu, dia mengaku telah mendapat penegasan dari Kementerian Keuangan terkait pembayaran piutang LRT Jabodebek akan dilakukan secara penuh oleh KAI.

    “Proses sekarang ini kami sudah dapat penegasan dari Kementerian Keuangan pembayarannya itu nanti akan dilakukan melalui KAI. Baik misalnya dengan skema payment atau skema subsidi ke KAI-nya. KAI nanti ke Adhi Karya akan membayarkan secara penuh,” ujarnya dalam acara Public Expose Live secara virtual, Senin, 8 September.

    Entus mengaku masih menunggu kajian untuk mendapatkan angka komersial pembayaran utang tersebut.

    Pencairan piutang tersebut akan membantu perseroan untuk menyelesaikan sejumlah kewajiban.

    “Kalau manfaatnya tentu manfaat besar sekali kalau bisa cair ini. Setidaknya kita bisa menyelesaikan beberapa kewajiban-kewajiban yang ada yang di Adhi Karya,” ucapnya.

    Meski begitu, Entus mengaku sejak 2024 lalu perseroan sudah utang ke supplier itu kurang lebih Rp4 triliun dan utang ke perbankan sekitar Rp2,4 triliun.

    “Jadi cukup baik. Kalau ini (piutang LRT Jabodebek) cair, bisa lebih turun lagi. Ini bagian dari modal kerja yang akan kita gunakan ke depan. Juga ada beberapa proyek lain yang punya piutang besar yang sedang kita proses pencairannya,” ujarnya.

    Entus mengatakan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama sepanjang 44 km awalnya didanai oleh pemerintah.

    Kemudian, perubahan peraturan presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 di mana dana sebesar Rp23,3 triliun diberikan melalui PMN dari total nilai kontrak Rp25,5 triliun.

    “Sampai dengan selesai pekerjaan ini menghabiskan Rp25,5 dan kami sudah dibayar Rp23,3, sehingga memang masih tersisa Rp2,2 triliun,” ucapnya.

    Sementara itu, Direktur Keuangan Adhi Karya, Bani Iqbal Menargetkan penyelesaian piutang yang melibatkan pemerintah tersebut dapat rampung pada akhir tahun ini.

    Bani mengakui piutang terbesar persebaran berasal dari proyek pembangunan LRT Jabodebek.

    “Piutang terbesar saat ini adalah piutang dari LRT yang masih dalam proses diskusi dengan KAI, Kemenkeu, dan  juga Danantara untuk penyelesaiannya. Targetnya bisa selesai secepat-cepatnya akhir tahun ini,” ucap Bani.

  • Diwarnai Permainan Keras, Laga Berakhir Tanpa Gol

    Diwarnai Permainan Keras, Laga Berakhir Tanpa Gol

    JAKARTA – Timnas Indonesia menjalani laga kedua FIFA Matchday melawan Lebanon. Dalam laga yang berlangsung sengit, pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.

    Pertemuan Timnas Indonesia dan Lebanon berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 8 September 2025, malam WIB. Ditonton pendukung sendiri, Skuad Garuda tampil mendominasi sejak menit awal.

    Pergerakan pemain naturalisasi anyar, Miliano Jonathans, cukup menjadi tekanan bagi tim lawan. Jonathans yang jadi starter langsung menunjukkan kemampuannya dan banyak mendapat momentum menciptakan peluang.

    Pada menit-menit awal, ia membuka peluang lewat serangan balik dengan umpan di sisi kanan. Namun, peluang itu kandas karena dimentahkan pemain Lebanon di kotak penalti.

    Jual-beli serangan antara kedua tim intens terjadi demi mencuri gol lebih dulu. Hingga memasuki menit ke-35, peluang kembali didapat Timnas Indonesia.

    Stefano Lilipaly melepaskan tembakan keras dari sisi kiri, tapi bolanya masih melayang ke atas gawang Lebanon.

    Dua menit berselang, Miliano Jonathans sempat mengirim umpan ke tengah. Meski bisa disambut Mauro Zijlstra, bolanya masih lemah dan belum tepat sasaran.

    Pada babak pertama, Lebanon nyaris tak punya serangan berarti. Hanya beberapa ancaman ringan yang masih bisa diredam barisan pertahanan Indonesia yang digalang Jay Idzes dan Kevin Diks.

    Hingga peluit tanda istirahat berbunyi, tak ada gol tercipta. Indonesia vs Lebanon masih 0-0.

    Lanjut ke babak kedua, baik Timnas Indonesia maupun Lebanon masih tampil ngotot untuk membuka angka lebih dulu. Kali ini Lebanon membuka ancaman dua menit selepas istirahat, melalui sepakan Karim Darwich yang ternyata bisa diredam Emil Audero.

    Pada menit ke-57, dua peluang beruntun didapat Indonesia. Pertama lewat Zijlstra yang gagal menyambut bola dari Dean James di sisi kiri, kemudian bola liarnya berujung tendangan Lilipaly yang masih melayang ke atas gawang Mostafa Matar.

    Patrick Kluivert kemudian mencoba melakukan perubahan dengan menarik Zijlstra, Calvin Verdonk, Stefano Lilipaly, dan Ricky Kambuaya. Mereka digantikan dengan Adrian Wibowo yang akhirnya debut, Eliano Reijnders, Marselino Ferdinan, dan Thom Haye.

    Peluang didapat Indonesia pada menit ke-75. Miliano Jonathans coba melepaskan tembakan dari sisi kiri, tapi bolanya masih melayang ke atas gawang Lebanon.

    Hingga memasuki menit ke-80, Indonesia masih mengurung Lebanon. Sementara lawan cuma menunggu dan melancarkan serangan balik yang selalu dipatahkan Jay Idzes serta Kevin Diks dilini belakang.

    Pada menit ke-86, peluang sempat didapat Ramadhan Sananta yang masuk menggantikan Jonathans. Ia bisa menanduk bola dari umpan lambung Adrian, tapi bolanya masih mengenai pemain Lebanon dan gagal disambar Marselino di tiang dekat.

    Hingga laga tuntas dengan tambahan waktu delapan menit, tak ada gol tercipta. Indonesia vs Lebanon selesai tanpa gol.

  • Jarang Dikunjungi, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Hidden Gem Terbaik di Dunia

    Jarang Dikunjungi, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Hidden Gem Terbaik di Dunia

    JAKARTA – Fenomena overtourism menjadi isu serius di banyak destinasi wisata populer dunia. Kota-kota besar dan pantai terkenal kini sering kali terlalu padat, membuat harga sewa melonjak, lingkungan tertekan, hingga pengalaman liburan terasa kurang menyenangkan.

    “Ketika sebuah tempat dipenuhi orang, bukan hanya kualitas hidup warga lokal yang terganggu. Pengalaman perjalanan Anda juga ikut menurun,” tulis Grace Beard, Travel Editor Time Out.

    Namun, ada kabar baik. Kini semakin banyak pelancong yang mencari alternatif, dari destinasi yang lebih sepi hingga tren destination dupes, yakni mengganti destinasi populer dengan tempat lain yang tak kalah indah, lebih murah, dan jarang dikunjungi.

    Inilah yang kemudian melahirkan istilah hidden gem, destinasi tersembunyi yang menawarkan pengalaman istimewa tanpa hiruk-pikuk keramaian.

    Lokasi wisata paling hidden gem di dunia adalah Semenanjung Osa di Kosta Rika, Amerika Tengah. Mereka yang rela menempuh perjalanan panjang dengan pesawat kecil, mobil, dan perahu melalui rawa hutan akan menemukan surga tersembunyi ini.

    “Lebih dari dua persen keanekaragaman hayati planet ini ada di sudut liar dan terpencil di Kosta Rika ini,” kata Beard.

    Dikutip dari laman Time Out, pengunjung bisa menyaksikan paus bungkuk melompat di Golfo Dulce, kukang bergelantungan di pepohonan Corcovado National Park, buaya yang bersembunyi di lumpur hutan bakau, hingga burung ara merah dan toucan berleher kuning yang beterbangan bebas.

    Tidak heran jika tempat ini disebut sebagai salah satu petualangan ekowisata terbaik di dunia.

    Tips Berkunjung

    Bagi yang ingin menjelajahi Osa, perlu dicatat bahwa kunjungan ke Corcovado National Park harus diatur terlebih dahulu. Cara terbaik adalah memesan tur dengan pemandu berlisensi.

    “Saya menginap di sebuah jungle bungalow di Corcovado Wilderness Lodge yang luar biasa indah. Dari sana, pemandu membawa kami menelusuri jalur darat dan pesisir, bahkan berhasil menunjukkan tapir, berbagai burung langka, hingga kukang yang sulit ditemukan.” kata seorang wisatawan yang berbagi pengalamannya.

    Mengapa Disebut Hidden Gem?

    Tidak hanya keindahan alamnya yang murni, tetapi juga karena akses yang menantang membuat tempat ini terjaga dari keramaian. Justru inilah yang menjadikan Semenanjung Osa sebagai lokasi wisata paling hidden gem di dunia, sebuah destinasi yang masih alami, kaya satwa liar, dan memberi pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang datang.

  • Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik 2,5 Persen di Agustus Meski Sempat Ada Demo Ricuh

    Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik 2,5 Persen di Agustus Meski Sempat Ada Demo Ricuh

    DENPASAR –  Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali mencatat aksi demonstrasi pada beberapa hari terakhir Agustus 2025 tidak mempengaruhi jumlah penumpang dibanding hari biasa.

    General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab mengungkapkan jumlah rata-rata harian penumpang 75.319 orang, dan kondisi pada 30 dan 31 Agustus 2025 masing-masing 74.830 dan 76.356 penumpang, atau tidak jauh dari hari biasa.

    “Tanggal 30 Agustus (saat aksi demonstrasi) pergerakan pesawat 418, penumpang 74.830, tanggal 31 Agustus pergerakan pesawat 423, penumpang 76.356 orang,” kata dia.

    “Secara rata-rata, bandara melayani 75.319 penumpang per hari atau setara dengan 3.138 penumpang setiap jamnya,” sambung Ahmad Syaugi.

    Ia menyampaikan kondisi Agustus termasuk mencatatkan kinerja positif, sebab sepanjang bulan Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 2.334.879 penumpang, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang saat itu sebanyak 2.278.331 penumpang.

    Jumlah tersebut terdiri dari 1.471.378 penumpang rute internasional dan 863.501 penumpang domestik dengan puncaknya tertinggi terjadi pada 1 Agustus 2025 dengan 79.810 penumpang.

    “Trafik pesawat udara juga menunjukkan adanya pertumbuhan, tercatat 12.893 pergerakan pesawat lepas landas dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dengan rincian 6.889 penerbangan internasional dan 6.004 penerbangan domestik,” kata dia.

    Untuk pergerakan pesawat, kondisi saat aksi demonstrasi dengan hari biasa juga tak berbeda jauh yaitu rata-rata 416 pergerakan pesawat per hari dengan trafik tertinggi 440 pergerakan pada 8 Agustus 2025.

    Pengelola bandara menjelaskan dari total pergerakan pesawat selama Agustus 2025 diketahui adanya pertumbuhan 1,6 persen dibandingkan Agustus 2024 yang sebanyak 12.685 pergerakan pesawat.

    Jika dihitung secara kumulatif, maka dari Januari hingga Agustus 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 16.115.267 penumpang, yang terdiri dari 10.175.470 penumpang internasional dan 5.939.797 penumpang domestik.

    Dari sisi pergerakan pesawat tercatat 94.911 pergerakan pesawat dengan 52.069 penerbangan internasional dan 42.842 penerbangan domestik.

    “Dengan tren penumpang dan penerbangan yang menunjukkan angka yang positif, kami berupaya untuk melakukan langkah perbaikan, peningkatan, dan penguatan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa,” ucap Ahmad Syaugi.

    Ia menyebut salah satu upayanya dengan mendukung program pemerintah pemberlakuan sistem pelaporan kedatangan penumpang internasional, All Indonesia.

    “Saat ini 63 persen penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai masih didominasi oleh penumpang internasional, kami bekerja sama dengan Kantor Imigrasi, Bea Cukai dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan secara bertahap mulai menerapkan sistem All Indonesia pada Agustus 2025,” ujarnya.

     

  • Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    PEKANBARU – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025, Ditlantas Polda Riau melaksanakan program Police Goes To School dan Green Policing di sejumlah SMA/SMK Kota Pekanbaru pada Senin 8 September.

    Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan jajaran Ditlantas bertindak sebagai pembina upacara harian sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. memimpin kegiatan di SMAN 5 Pekanbaru. Sementara itu, kegiatan serupa juga berlangsung serentak di empat sekolah lain di Pekanbaru, yakni SMAN 9, SMAN 3, SMKN 1, dan SMKN 2, yang dipimpin oleh PJU Ditlantas Polda Riau.

    Edukasi Tertib Lalu Lintas

    Dalam kesempatan tersebut, Ditlantas memberikan edukasi tentang Kamseltibcarlantas kepada para pelajar dan guru, termasuk ajakan menjaga lingkungan melalui program Green Policing. Sebagai bentuk nyata, dilakukan pemberian helm dan bingkisan kepada siswa, serta penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah.

    Program ini bertujuan mempererat kemitraan Ditlantas dengan sekolah, menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, sekaligus membentuk generasi muda yang taat aturan, berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau, KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Pekanbaru, tetapi juga serentak dilaksanakan oleh Satlantas Polres jajaran Polda Riau.

    “Dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 ini, kami ingin hadir di tengah-tengah pelajar untuk menanamkan kesadaran disiplin berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, siswa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas sekaligus agen perubahan sejak dini,” ujarnya.

    Apresiasi dari Pihak Sekolah

    Kasi Humas SMAN 5 Pekanbaru, Julinar, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Riau. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan efektif untuk menambah wawasan siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

    Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat Dirlantas membagikan helm dan cokelat kepada siswa yang berhasil menjawab kuis serta pelajar yang telah memiliki SIM. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam membangun budaya tertib lalu lintas dan menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.

  • Ogah Perang Harga dengan Mobil China, Mercedes-Benz Tetap Percaya Diri dengan Strategi Premium

    Ogah Perang Harga dengan Mobil China, Mercedes-Benz Tetap Percaya Diri dengan Strategi Premium

    JAKARTA – Di tengah gelombang perang harga yang brutal di pasar otomotif China, Mercedes-Benz tetap teguh pada pendiriannya. Alih-alih ikut banting harga, pabrikan mewah asal Jerman ini memilih untuk mempertahankan strategi premiumnya, meskipun harus mengorbankan pangsa pasar.

    Langkah ini diungkapkan langsung oleh CEO Ola Kaellenius, dikutip dari Reuters, Senin, 8 September. Menurutnya, meskipun penjualan mobil Mercedes-Benz di China sempat anjlok 19 persen pada kuartal kedua tahun 2025, perusahaan tidak akan mengubah haluan.

    “Kami tetap membebankan harga sedikit lebih mahal, tapi para penggemar GLC dapat yakin… dari sisi harga, jika Anda saat ini adalah pelanggan GLC, Anda akan tetap merasa nyaman dengan GLC listrik yang baru ini,” ujar Kaellenius di sela-sela pameran mobil IAA Mobility di Munich.

    Mercedes-Benz kini menaruh harapan besar pada model andalan terbarunya, SUV listrik GLC, sebagai kunci untuk merebut kembali dominasi di pasar mobil terbesar di dunia tersebut. Kaellenius meyakini bahwa model ini akan “tepat sasaran” sesuai dengan apa yang dicari oleh konsumen Tiongkok. Strategi ini menunjukkan komitmen Mercedes-Benz untuk memprioritaskan margin keuntungan di atas volume penjualan, sebuah pendekatan yang juga dianut oleh merek sekelas Porsche.

    Di sisi lain, tantangan bagi Mercedes-Benz tidak hanya datang dari China, tetapi juga dari Amerika Serikat. Pabrikan ini kini menunggu keputusan pemerintah AS untuk menurunkan tarif impor mobil dari Uni Eropa menjadi 15 persen dari sebelumnya 27,5 persen. Meskipun dampaknya terhadap keuangan perusahaan belum dikuantifikasi, Kaellenius berharap keringanan tarif ini segera terealisasi.

    Di tengah tekanan ganda dari persaingan China dan regulasi tarif internasional, Mercedes-Benz membuktikan bahwa mereka siap bertarung. Dengan memertahankan identitas merek yang premium dan mengandalkan inovasi produk seperti GLC listrik, mereka berharap dapat memenangkan kembali hati konsumen tanpa harus menyerah pada perang harga yang melemahkan.

  • Demo Berujung Rusuh Akhir Agustus Dianggap Jadi Pemicu Prabowo Reshuffle 5 Menteri

    Demo Berujung Rusuh Akhir Agustus Dianggap Jadi Pemicu Prabowo Reshuffle 5 Menteri

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet, di mana jabatan 5 menteri dirombak sebelum satu tahun kepemimpinannya menjadi kepala negara.

    Peneliti politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai, perombakan kabinet hari ini merupakan evaluasi Prabowo terhadap anak buahnya.

    Namun, menurutnya ada satu alasan yang juga mendorong reshuffle, yakni rentetan aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di sejumlah daerah pada akhir bulan Agustus lalu.

    “Slasan mendasar tentu adalah hasil evaluasi berkala dan capaian program yang telah ada, apakah sesuai atau tidak sesuai dengan ekspektasi presiden. Adanya demonstrasi besar minggu lalu sepertinya menjadi salah satu pemicu reshuffle ini,” kata Wasisto kepada wartawan, Senin, 8 September.

    Wasisto juga memandang, perombakan yang dilakukan Prabowo ini dilakukan sebagai upaya simbolis pemenuhan aspirasi yang dilakukan oleh pemerintah setelah kondisi aman terkendali.

    “Sepertinya memang adanya demonstrasi besar kemarin yang kemudian memicu berita viral yang menyangkut peforma kinerja menteri menjadi alasan kunci,” ujar dia.

    Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle terhadap lima menteri di kabinetnya yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Pergantian ini disebut sudah dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

    “Atas berbagai pertimbangan masukan dan evaluasi yang dilakunan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini Bapak Presiden sekaligus melakukan perubahan susunan kabinet merah putih pada beberapa jabatan kementerian,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 September.

    Dalam perombakan kabinet kali ini, Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggantikan Abdul Kadir karding.

    Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati, kemudian melantik Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi, dan juga melantik Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah berikut dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

    Prabowo Subianto juga memberhentikan Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Ario Bimo Nandito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Prabowo sejauh ini belum menetapkan pengganti Dito maupun Budi Gunawan.

    Seluruh prosesi pelantikan dan pengangkatan pejabat itu didasari atas Keppres No 86P 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024-2029.

  • Profil Ferry Julianto Menkop Baru Pengganti Budi Arie, Pernah jadi Waketum DPP Gerindra

    Profil Ferry Julianto Menkop Baru Pengganti Budi Arie, Pernah jadi Waketum DPP Gerindra

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Ferry Julianto sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi pada hari ini, Senin, 8 September.

    Sebelum menjabat sebagai menteri, Ferry menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi sejak dilantik Prabowo pada Oktober 2024 silam.

    Ferry merupakan politisi Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

    Pria kelahiran 27 Juli 1967 ini pernah mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Padjajaran (Unpad) dengan jurusan Akuntansi.

    Ferry kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dengan mengambil jurusan Studi Hubungan Internasional Kekhususan Ekonomi Politik Internasional di Universitas Indonesia pada tahun 2006.

    Ferry juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah DKI Jakarta dan tercatat pernah menjawab Sekretaris Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa (KUD), Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), serta Wakil Direktur Pelaksana Induk Koperasi Tani Nelayan (Inkoptan).

    Selain sebagai politikus, Ferry juga terkenal sebai aktivis dan pernah ditahan pada tahun 2008 setelah memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

  • Menteri Haji Fokus Tekan Biaya dan Siapkan Kampung Haji 2028

    Menteri Haji Fokus Tekan Biaya dan Siapkan Kampung Haji 2028

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf menyebut Program Kampung Haji hingga biaya perjalanan haji yang lebih terjangkau sebagai skala prioritas, usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

    Dalam pernyataannya, Irfan mengatakan bahwa Presiden memberi arahan agar Kementerian Haji dan Umroh bekerja maksimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

    “Apapun yang perlu dilakukan, lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji kita,” ujar Irfan menirukan pesan Presiden dilansir ANTARA, Senin, 8 September.

    Ia menyebut pengalamannya selama 10 bulan terakhir memimpin Badan Penyelenggara Haji di Kementerian Agama, memberinya pemahaman langsung mengenai tantangan besar penyelenggaraan haji, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

    Terkait rencana pembangunan Kampung Haji, Irfan memastikan pihaknya bersama jajaran Danantara akan kembali ke Jeddah dan Mekah untuk meninjau calon lokasi tersebut.

    Menurutnya, beberapa opsi sudah dipetakan sejak sebulan lalu, termasuk pembangunan beberapa tower yang ditargetkan mulai dapat digunakan pada 2028.

    “Besok kita akan putuskan lokasi yang akan diambil,” katanya.

    Mengenai anggaran, Irfan menegaskan tidak ada penambahan baru. Kementerian Haji dan Umroh akan menggunakan alokasi yang sebelumnya dikelola Badan Penyelenggara Haji serta peralihan dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama.

    Ia juga menyebut kewenangan lembaga baru ini lebih luas, khususnya dalam berkoordinasi langsung dengan Kementerian Haji Arab Saudi.

    “Dengan begitu, kita bisa berbicara apple to apple,” katanya.