Category: Voi.id

  • 7 Hari Pencarian, Operasi SAR 8 ABK Hilang Kebakaran KM Maulana di Lampung Dihentikan

    7 Hari Pencarian, Operasi SAR 8 ABK Hilang Kebakaran KM Maulana di Lampung Dihentikan

    JAKARTA – Tim SAR menghentikan pencarian delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 30 yang hilang setelah kapal tersebut terbakar di perairan selatan Belimbing, Tanggamus, Lampung.

    Dihentikannya karena standar operasi prosedur tentang pertolongan dan proses pencarian selama tujuh hari.

    “Operasi SAR telah dilaksanakan sesuai dengan rencana operasi dan perhitungan SAR Map Prediction. Namun hingga hari ketujuh, korban belum ditemukan,” kata Kepala Kantor SAR Lampung Deden Ridwansah, Sabtu, disitat Antara.

    Ridwansah menuturkan, penghentian operasi SAR terhadap delapan ABK yang dilaksanakan tim SAR Gabungan selama tujuh hari pencarian menggunakan KN SAR 224 Basudewa, dua kapal patroli milik Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), serta satu pesawat udara jenis ATR 62-500 milik KKP, namun tidak membuahkan hasil.

    Ia menjelaskan pada dasarnya sesuai SOP, Basarnas telah melakukan pencarian selama tujuh hari berturut-turut, sehingga berdasarkan pertimbangan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, maka operasi pencarian akhirnya disetop.

    Kendati demikian, jika nantinya ada informasi mengenai keberadaan para korban, kata dia maka operasi pencarian akan dibuka kembali untuk dilaksanakan evakuasi.

    “Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban, operasi SAR kecelakaan kapal KM Maulana 30 resmi dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ucapnya.

    Untuk diketahui, berdasarkan informasi KM Maulana 30 tersebut berlayar dari daerah Jakarta pada Selasa 16 Desember, dengan mengangkut sebanyak 33 AKB untuk mencari ikan di sekitar perairan Samudra Hindia.

    Sesampainya di lokasi yang menjadi salah satu tujuannya pada Sabtu 20 Desember, kapal tersebut mengalami kebakaran dan mengharuskan seluruh penumpang terjun ke dalam laut di perairan samudra Hindia dekat wilayah Tanggamus.

    Setelah mendapatkan informasi, tim SAR gabungan langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para korban.

    Dalam proses evakuasi tersebut, sebanyak 25 ABK berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan, dan delapan lainnya masih dinyatakan hilang hingga saat ini.

  • 1 Orang Tewas Akibat Jembatan Putus di Tanah Laut Kalsel

    1 Orang Tewas Akibat Jembatan Putus di Tanah Laut Kalsel

    JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan satu korban lanjut usia bernama Sudarto (73) meninggal saat jembatan terputus akibat banjir menghantam badan jalan desa di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan (Kalsel).

    Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut Aspi Setia Rahman mengatakan curah hujan yang tinggi di desa itu menyebabkan debit air sungai naik sehingga jembatan penghubung Dusun II-III di Desa Martadah Baru, amblas.

    “Korban melintasi jalan dan jembatan itu, korban tidak tahu kalau jembatan sudah terputus, suasananya masih gelap saat subuh. Karena tidak mengetahui, korban terjatuh ke bawah jembatan yang amblas dengan kondisi air dalam,” ujar dia dikonfirmasi di Tanah Laut, Sabtu, disitat Antara.

    Ia menyebutkan BPBD Tanah Laut menerima laporan dari warga pada pagi hari tadi sekitar pukul 07.30 Wita.

    “Informasi terakhir, korban ditemukan dan dievakuasi oleh warga setempat untuk disemayamkan,” tutur Aspi.

    Sementara itu, Kepala Desa Martadah Baru Slamet Prayitno mengatakan jembatan penghubung tersebut putus karena tergerus banjir akibat curah hujan tinggi

    Ia menjelaskan bahwa jalan jembatan itu merupakan akses vital bagi warga setempat, khususnya sebagai akses anak-anak untuk berangkat ke sekolah.

    Dia juga mengimbau masyarakat setempat untuk sementara ini agar tidak melintasi jalan dan jembatan itu demi keselamatan.

    “Kepada Bapak Bupati Tanah Laut, kami berharap jembatan ini bisa segera diperbaiki, mohon bantuan pemerintah daerah,” ujar Slamet.

  • Somalia Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

    Somalia Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

    JAKARTA – Somalia menolak apa yang digambarkannya sebagai langkah melanggar hukum oleh Israel untuk mengakui wilayah separatisnya, Somaliland, sebagai negara merdeka, menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas wilayahnya.

    Kantor Perdana Menteri menegaskan kembali “komitmen mutlak dan tak tergoyahkan pemerintah terhadap kedaulatan, persatuan nasional, dan integritas wilayahnya,” dengan mengutip Konstitusi Sementara Somalia, Piagam PBB, dan Undang-Undang Konstitutif Uni Afrika sebagai landasan hukumnya.

    “Pemerintah Federal Somalia secara kategoris dan tegas menolak serangan yang disengaja terhadap kedaulatannya dan langkah melanggar hukum oleh Israel yang bermaksud mengakui wilayah utara Somalia,” kata pernyataan itu dilansir ANTARA dari Anadolu, Sabtu, 27 Desember.

    Pernyataan itu menekankan “Wilayah Somaliland adalah bagian integral, tak terpisahkan, dan tak dapat dicabut dari wilayah kedaulatan” Somalia.

    “Tidak ada aktor eksternal yang memiliki wewenang atau kedudukan untuk mengubah persatuan atau konfigurasi teritorialnya,” tambah pernyataan itu, seraya memperingatkan “setiap deklarasi, pengakuan, atau pengaturan” yang menantang status ini adalah “batal, tidak sah, dan tanpa efek hukum atau politik apa pun berdasarkan hukum internasional.”

    Pemerintah juga menegaskan kembali dukungannya terhadap hak-hak Palestina, dengan mengatakan Somalia “dengan tegas menolak pendudukan, pengusiran paksa, rekayasa demografis, dan perluasan pemukiman.”

    “Somalia tidak akan pernah menerima menjadikan rakyat Palestina tanpa kewarganegaraan,” kata pernyataan itu.

    Pernyataan itu juga memperingatkan terhadap pendirian pangkalan militer asing yang dapat menyeret negara itu ke dalam “konflik proksi atau mengimpor permusuhan regional dan internasional.”

    Pernyataan itu mengatakan tindakan seperti pengakuan Tel Aviv berisiko “merusak perdamaian dan stabilitas regional” dan “memperburuk ketegangan politik dan keamanan” di Tanduk Afrika, Laut Merah, dan Teluk Aden.

    Pernyataan itu memperingatkan langkah-langkah tersebut dapat “menciptakan kondisi yang memungkinkan bagi kelompok teroris untuk mengeksploitasi ketidakstabilan politik.”

    Pemerintah Somalia mendesak komunitas internasional untuk “bertindak secara bertanggung jawab” dan menghormati hukum internasional dan prinsip-prinsip non-intervensi.

    Pernyataan itu juga menyerukan warga Somalia untuk tetap “bersatu, waspada, dan teguh” dalam mempertahankan kedaulatan dan perbatasan negara.

    Pemerintah menegaskan akan mengambil “semua langkah diplomatik, politik, dan hukum yang diperlukan” untuk mempertahankan perbatasan yang diakui secara internasional.

    Sebelumnya pada hari yang sama, Israel mengakui wilayah Somaliland yang memisahkan diri dari Somalia sebagai negara merdeka dan berdaulat.

    Somaliland, yang tidak memiliki pengakuan resmi sejak mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen, dengan pemerintah pusat tidak dapat mengendalikan wilayah tersebut, dan kepemimpinannya tidak dapat memperoleh pengakuan internasional atas kemerdekaannya.

    Pemerintah Somalia menolak untuk mengakui Somaliland sebagai negara merdeka, menganggapnya sebagai bagian integral dari wilayahnya, dan memandang setiap kesepakatan atau keterlibatan langsung dengannya sebagai pelanggaran kedaulatan dan persatuan Somalia.

    Sumber: Anadolu

  • 3 Rumah Warga Blora Rusak Gegara Pergerakan Tanah Tergerus Sungai Lusi

    3 Rumah Warga Blora Rusak Gegara Pergerakan Tanah Tergerus Sungai Lusi

    JAKARTA – Sebanyak tiga rumah rusak akibat pergerakan tanah yang diduga dipicu gerusan aliran Sungai Lusi, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng).

    Ketiganya rumah rusak berasal dari Dukuh Sambiroto. Salah satu warga yang rumahnya terdampak, Nur, mengaku pergerakan tanah berlangsung cukup lama dan hingga kini masih terus terjadi.

    Ia menduga, kondisi tersebut disebabkan adanya aliran air di dalam tanah yang memicu terjadinya penggerusan dari bawah permukaan. Bahkan, pergerakan tanah ini sudah lama terjadi dan sampai sekarang belum berhenti.

    Menurut Nur warga telah berupaya melakukan pengurukan tanah setiap hari untuk menahan laju pergerakan tanah. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

    “Setiap hari dilakukan pengurukan, tetapi kondisinya tetap saja,” ujarnya pada Sabtu, 27 Desember, disitat Antara.

    Warga lainnya, Janarto, mengungkapkan beberapa waktu lalu sempat dilakukan pengeboran hingga kedalaman sekitar 16 meter untuk mencari sumber air bersih. Namun, air yang ditemukan justru menghilang.

    “Kami menduga di dalam tanah ini ada aliran air atau sungai bawah tanah,” ujarnya.

    Ia menjelaskan area tanah yang terdampak berada pada kedalaman sekitar 1,5 meter dari permukaan tanah, dengan panjang area yang tergerus diperkirakan mencapai sekitar 200 meter dan lokasinya tidak jauh dari aliran Sungai Lusi.

    Janarto menambahkan tanah di sekitar rumahnya amblas sekitar dua sentimeter setiap hari. Kondisi tersebut menyebabkan bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah.

    “Tembok rumah jebol terpaksa ditutupi terpal. Lantai pecah dan retak, bahkan pondasi serta tiang penyangga depan dan belakang rumah bergeser lebih dari 20 sentimeter,” ujarnya.

    Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, Janarto mengaku melakukan penambalan sementara dengan kayu bekas untuk mengganjal pondasi agar posisi tiang bangunan tetap sejajar.

    Akibat kejadian tersebut, tiga rumah warga di sekitar lokasi terdampak dan berpotensi mengalami kerusakan lebih parah apabila tidak segera dilakukan penanganan. Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan serta kajian teknis guna memastikan penyebab pergerakan tanah dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

    Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Blora Surat mengakui pihaknya memang menerima laporan awal pergerakan tanah yang berdampak pada rumah warga di Dukuh Sambiroto, Desa Buluroto dan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora.

    “Setelah menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dan menyampaikan ke BPBD serta Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana. Harapannya, lokasi ini bisa masuk dalam penanganan prioritas, kemungkinan pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

    Namun demikian, hingga saat ini Dinas PUPR Blora mengaku belum menerima laporan resmi secara tertulis dari pemerintah desa setempat. Pihaknya mendorong agar pemerintah desa segera menyusun laporan resmi dan menyampaikannya kepada BPBD dengan tembusan ke Dinas PUPR.

    “Laporan resmi dari pemerintah desa memang belum masuk. Kami harapkan segera dibuatkan agar bisa kami kompilasi dan koordinasikan dengan instansi terkait,” tuturnya.

    Ia menambahkan, apabila laporan resmi telah diterima, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan. Penanganan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

    “Penanganan tentu membutuhkan alokasi anggaran yang tidak sedikit, sehingga pelaksanaannya harus bertahap. Kami mohon masyarakat bersabar,” ujarnya.

    Meski demikian, ia menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya Dinas PUPR bersama BPBD telah melakukan sejumlah langkah mitigasi awal dan penanganan sementara di wilayah tersebut sebagai upaya mengurangi risiko dampak yang lebih besar.

  • Makan Wortel Mini Sebelum Tidur Bisa Bikin Nyenyak, Benarkah?

    Makan Wortel Mini Sebelum Tidur Bisa Bikin Nyenyak, Benarkah?

    JAKARTA – Media sosial TikTok belakangan ramai dengan tren yang mengklaim bahwa makan wortel mini (baby carrots) sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun menurut para ahli gizi, klaim ini belum didukung bukti ilmiah. Tidak ada satu jenis makanan pun, termasuk wortel yang terbukti langsung berfungsi sebagai “obat tidur”.

    Menurut Departemen Pertanian AS (USDA), wortel mini rendah kalori dan kaya serat, karbohidrat, kalium, vitamin K, serta beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Kandungan gizi ini penting untuk kesehatan secara umum, tetapi tidak diakui sebagai pemicu kantuk.

    “Keyakinan ini muncul dari kandungan nutrisi dalam wortel dan kaitannya dengan pengaturan tidur,” kata Jessica Mack, pakar kesehatan asal New York, dikutip Fox News pada Sabtu, 27 Desember 2025.

    “Beta-karoten diubah menjadi vitamin A yang berperan dalam menjaga ritme sirkadian normal,” lanjutnya.

    Namun Mack menekankan peran biologis tersebut sering disederhanakan.

    “Di media sosial, hal ini dipersempit menjadi anggapan makan wortel sebelum tidur bisa membuat tubuh rileks, sehingga memicu tren di TikTok,” bebernya.

    Para ahli tidur menegaskan bahwa wortel tidak secara langsung membuat orang cepat tertidur. Malam hari sebaiknya tidak makan terlalu banyak atau terlalu berat, karena dapat mengganggu tidur akibat rasa tidak nyaman atau gangguan pencernaan. Camilan ringan mungkin lebih cocok, tetapi respons tiap orang berbeda.

    “Wortel bisa mendukung tidur secara tidak langsung jika dikonsumsi sebagai bagian dari makan malam seimbang,” jelas Mack.

    “Serat dan karbohidrat alaminya membantu menjaga kestabilan gula darah, sehingga mengurangi gangguan tidur. Manfaatnya ringan dan bersifat mendukung, bukan instan.”

    Makanan lain seperti yogurt, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, kiwi, ceri, dan gandum utuh, yang mengandung triptofan, magnesium, atau senyawa pendukung melatonin, memiliki hubungan lebih kuat dengan kualitas tidur.

    Mack juga menyarankan mengombinasikan karbohidrat dan protein sebagai camilan malam untuk mendukung serotonin dan gula darah stabil.

    Meski begitu, wortel mini tetap camilan sehat, praktis, dan bergizi.

    “Beta-karoten dalam wortel baik untuk mata, kulit, dan daya tahan tubuh. Seratnya juga mendukung pencernaan, sementara teksturnya yang renyah membantu mengurangi ngemil makanan ultra-proses di malam hari,” ujar Mack.

    Bagi yang ingin mencoba tren ini, Mack mengingatkan untuk tidak berekspektasi berlebihan.

    “Jika suka wortel mini, boleh dijadikan camilan malam, tapi jangan berharap efeknya seperti suplemen tidur.” katanya.

  • Samsung Berpotensi Ganti Layar Galaxy S26 dengan Panel Buatan BOE

    Samsung Berpotensi Ganti Layar Galaxy S26 dengan Panel Buatan BOE

    JAKARTA – Samsung mempertimbangkan untuk beralih ke layar OLED buatan BOE, produsen asal China, untuk seri S terbaru. Kabar ini muncul setelah petinggi Samsung bertemu dengan CEO BEO.

    Hingga peluncuran seri Galaxy S25, Samsung selalu menggunakan panel buatan divisi internal mereka, yakni Samsung Display. Namun, Samsung mengalami tekanan biaya produksi yang semakin tinggi sehingga mereka mencari alternatif dari pemasok lain.

    Melansir dari Gizmochina, tekanan biaya ini didasari oleh harga komponen penting yang mengalami kenaikan seperti prosesor, sensor kamera, dan memori. Samsung berupaya memangkas biaya produksi agar perangkat terbarunya tidak mengalami kenaikan harga yang drastis.

    Penggunaan layar dari pemasok pihak ketiga dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas bisnis ponsel premium Samsung. Selain efisiensi biaya, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat rantai pasokan global agar tidak bergantung pada satu sumber.

    BOE dipilih karena reputasi perusahaan tersebut terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Apple lebih dahulu menggunakan panel OLED buatan BOE untuk beberapa model iPhone standar mereka.

    Menariknya, hubungan antara Samsung dan BOE sempat tidak berjalan mulus karena sengketa pelanggaran paten. Pertengkaran ini pun berlangsung cukup lama di pengadilan, tetapi penyelesaian hukum akhirnya dilakukan.

    Belum ada pengumuman mengenai kapan layar BOE akan mulai dipasang pada seri Galaxy S terbaru, yakni S26. Belum bisa dipastikan juga apakah layar dari BOE akan sekuat layar yang ditawarkan Samsung Display pada generasi-generasi sebelumnya.

  • Samsung Berpotensi Ganti Layar Galaxy S26 dengan Panel Buatan BOE

    Samsung Berpotensi Ganti Layar Galaxy S26 dengan Panel Buatan BOE

    JAKARTA – Samsung mempertimbangkan untuk beralih ke layar OLED buatan BOE, produsen asal China, untuk seri S terbaru. Kabar ini muncul setelah petinggi Samsung bertemu dengan CEO BEO.

    Hingga peluncuran seri Galaxy S25, Samsung selalu menggunakan panel buatan divisi internal mereka, yakni Samsung Display. Namun, Samsung mengalami tekanan biaya produksi yang semakin tinggi sehingga mereka mencari alternatif dari pemasok lain.

    Melansir dari Gizmochina, tekanan biaya ini didasari oleh harga komponen penting yang mengalami kenaikan seperti prosesor, sensor kamera, dan memori. Samsung berupaya memangkas biaya produksi agar perangkat terbarunya tidak mengalami kenaikan harga yang drastis.

    Penggunaan layar dari pemasok pihak ketiga dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjaga stabilitas bisnis ponsel premium Samsung. Selain efisiensi biaya, langkah ini juga bertujuan untuk memperkuat rantai pasokan global agar tidak bergantung pada satu sumber.

    BOE dipilih karena reputasi perusahaan tersebut terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Apple lebih dahulu menggunakan panel OLED buatan BOE untuk beberapa model iPhone standar mereka.

    Menariknya, hubungan antara Samsung dan BOE sempat tidak berjalan mulus karena sengketa pelanggaran paten. Pertengkaran ini pun berlangsung cukup lama di pengadilan, tetapi penyelesaian hukum akhirnya dilakukan.

    Belum ada pengumuman mengenai kapan layar BOE akan mulai dipasang pada seri Galaxy S terbaru, yakni S26. Belum bisa dipastikan juga apakah layar dari BOE akan sekuat layar yang ditawarkan Samsung Display pada generasi-generasi sebelumnya.

  • Menteri LH Ingatkan Sampah Bukan Berkah tapi Masalah

    Menteri LH Ingatkan Sampah Bukan Berkah tapi Masalah

    JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa sampah bukan berkah tapi adalah masalah yang perlu ditangani, menghadapi potensi kenaikan timbulan sampah selama libur periode Natal dan Tahun Baru.

    “Kita harus merefleksi diri kita masing-masing bahwa sampah itu bukan berkah, tetapi masalah. Karena itu, semua pihak harus berpartisipasi aktif untuk mengurangi sampah, melakukan pemilahan, dan mengelolanya dengan cara-cara yang ramah terhadap lingkungan,” kata Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengutip Antara.

    Berdasarkan data hasil survei Natal 2025 dari Badan Kebijakan Transportasi, diproyeksikan terdapat 119,5 juta orang melakukan pergerakan selama periode Natal dan Tahun Baru, atau setara dengan 42,01 persen dari total populasi Indonesia.

    Angka tersebut menunjukkan peningkatan 2,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan mobilitas itu berpotensi menimbulkan tambahan timbulan sampah hingga 59.000 ton dalam rentang waktu sekitar dua pekan.

    Hal itu disampaikannya usai melakukan inspeksi mendadak ke hulu hingga hilir pengelolaan sampah di TPA Tanjungrejo Kudus serta Stasiun Tegal dan Cirebon pada Jumat (26/12) dalam momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Dia menekankan peningkatan volume sampah selama masa libur akhir tahun bukan sekadar fenomena musiman, melainkan ujian bagi sistem tata kelola di setiap daerah. Saat meninjau TPA Tanjungrejo di Kudus, Jawa Tengah, dia menyoroti fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) yang belum beroperasi secara maksimal.

    Menteri Hanif menyoroti teknologi pengolahan sampah seperti RDF adalah solusi masa depan yang tidak boleh lagi ditunda-tunda implementasinya. Pengelolaan sampah di hilir tidak boleh lagi sekadar tumpukan residu, melainkan harus bertransformasi menjadi proses yang memiliki nilai tambah sekaligus ramah lingkungan.

    Namun, di sisi lain, KLH/BPLH juga memastikan aspek penegakan hukum tetap berjalan beriringan dengan upaya edukasi. Menteri Hanif menyayangkan target nasional pengelolaan sampah sebesar 52 persen di tahun 2025 yang hingga kini belum terpenuhi sepenuhnya.

    Kondisi stagnan itu memicu langkah tegas dari kementerian untuk memberikan peringatan keras kepada pemerintah daerah yang masih abai dalam mengelola wilayahnya.

    Ketegasan itu bukan tanpa alasan, mengingat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah telah memberikan mandat yang jelas bagi pemerintah pusat dan daerah.

    Sanksi itu diharapkan menjadi pemacu bagi kepala daerah untuk memprioritaskan anggaran dan teknologi dalam sistem pengelolaan sampah di wilayah masing-masing.

    “Sampah ini jangan menjadi masalah yang berlarut-larut. Ke depan, kami akan memberikan sanksi administrasi berupa paksaan pemerintah kepada daerah-daerah yang pengelolaan sampahnya belum maksimal dan berada di luar ambang batas yang telah ditetapkan,” demikian Hanif Faisol Nurofiq.

  • Besok Turki Gelar Pemakaman Militer 5 Perwira Libya Tewas Kecekaan Pesawat

    Besok Turki Gelar Pemakaman Militer 5 Perwira Libya Tewas Kecekaan Pesawat

    JAKARTA – Turki menjadwalkan besok Minggu 28 Desember pagi menggelar upacara pemakaman militer untuk lima perwira Libya korban kecelakaan jatuhnya jet pribadi di distrik Haymana dekat Ankara pada Selasa 23 Desember.

    Mengutip AP, jet pribadi itu membawa Jenderal Muhammad Ali Ahmad Al-Haddad selaku kepala angkatan bersenjata Libya dan empat perwira militer lainnya, serta tiga awak pesawat.

    Upacara rencananya akan diadakan pukul 8.00 pagi waktu setempat di Pangkalan Udara Murted, dekat Ankara, dan dihadiri oleh Kepala Militer Turki dan Menteri Pertahanan.

    Lima peti mati yang dibungkus bendera nasional kemudian dimuat ke pesawat untuk dikembalikan ke Libya.

    Jenazah korban kecelakaan jet pribadi ini ditempatkan di Institut Kedokteran Forensik Ankara setelah sebelumnya diidentifikasi.

    Menteri Kehakiman Turki Yilmaz Tunc sempat meminta Jerman untuk menjadi negara pihak ketiga yang memeriksa kotak hitam pesawat usai ditemukan demi menjunjung transparasi investigasi.

    Menurut pejabat Libya, penyebab kecelakaan itu adalah kerusakan teknis pada pesawat.

  • Airlangga Sebut I-EAEU FTA sebagai Milestone Baru Indonesia di Eropa

    Airlangga Sebut I-EAEU FTA sebagai Milestone Baru Indonesia di Eropa

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia resmi menandatangani perjanjian perdagangan bebas dengan kawasan Eurasia melalui skema Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA).

    Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam kunjungannya ke Rusia pada Minggu, 21 Desember.

    “Itu sebuah milestone baru di Eropa,” ujar Airlangga saat konferensi pers, pada Jumat 26 Desember.

    Airlangga menjelaskan bahwa sebelumnya Indonesia telah menjalin sejumlah perjanjian dagang dengan negara dan kawasan Eropa lainnya, antara lain Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa atau IEU-CEPA, serta kerja sama dengan Swiss dan negara sekitarnya melalui Indonesia–EFTA CEPA (IE-CEPA).

    Menurutnya, kesepakatan I-EAEU FTA menjadi kabar positif bagi penguatan hubungan perdagangan Indonesia dengan negara-negara Eropa.

    Ia menyebut perjanjian ini sebagai salah satu pencapaian penting tahun ini, di mana sebagian besar kerja sama dagang Indonesia telah terwujud, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

    “Ini merupakan tonggak sejarah di tahun ini, hampir semua negara bekerja sama dengan Indonesia, yang lain masih dalam proses,” ujar Airlangga.

    Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian telah rampung dan pemerintah kini berfokus pada percepatan implementasi.

    Ia menegaskan bahwa Indonesia dan mitra di kawasan Eurasia sepakat untuk segera menindaklanjuti perjanjian tersebut.

    Budi menambahkan langkah awal yang dilakukan adalah pembentukan business council, termasuk rencana pendirian Indonesia–EAEU Business Council, guna mempermudah komunikasi dan kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra dagang di negara-negara Eurasia.

    “Semua persiapan sudah dilakukan meskipun perjanjian belum sepenuhnya diimplementasikan. Saat ini, masing-masing pihak sudah mulai mencari mitra usaha,” jelasnya.

    Selain itu, ia menyampaikan pemerintah juga menyiapkan penyelenggaraan business forum yang akan diawali secara daring dan melibatkan kawasan EAEU serta Uni Eropa.

    “Untuk itu, kami telah bekerja sama dengan APINDO dan juga KADIN karena pelaksanaan business forum secara fisik membutuhkan waktu, kami memanfaatkan perwakilan perdagangan dan ITPC di negara-negara Eropa. Di Uni Eropa yang memiliki 27 negara anggota, Indonesia memiliki 12 perwakilan yang akan dimaksimalkan untuk mendukung penyelenggaraan business forum, termasuk dengan EAEU,” jelasnya

    Sebagai informasi, perjanjian I-EAEU FTA ditandatangani pada 21 Desember 2025 dengan lima negara anggota Uni Ekonomi Eurasia, yakni Rusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Belarus, dan Armenia, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) EAEU yang dihadiri para kepala negara, termasuk Presiden Rusia.

    Budi menambahkan dengan penandatanganan tersebut, proses perjanjian dinyatakan selesai dan tinggal menunggu tahap ratifikasi serta implementasi.

    “Kita tidak menunggu ratifikasi rampung untuk mulai bergerak, melainkan sudah diawali dengan pembentukan business council dan penyelenggaraan business forum,” ujarnya.

    Untuk diketahui, kawasan ini merupakan salah satu tujuan ekspor dan impor penting bagi Indonesia dan pada 2024, nilai perdagangan Indonesia dengan Uni Ekonomi Eurasia tercatat mencapai 4,52 miliar dolar AS, dengan ekspor sebesar 1,89 miliar dolar AS dan impor senilai 2,63 miliar dolar AS.