Category: Voi.id

  • Pusat Gelontorkan Rp50 Triliun untuk Program MBG di Jawa Barat

    Pusat Gelontorkan Rp50 Triliun untuk Program MBG di Jawa Barat

    BOGOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar rapat koordinasi terbatas (rakortas) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bale Pakuan Pajajaran (Bakorwil), Kota Bogor, Senin 29 September.

    Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan pemerintah pusat akan menyalurkan hibah sebesar Rp50 triliun untuk mendukung teknis pelaksanaan MBG di daerah-daerah Jawa Barat.

    “Dan kami sudah sepakat agar program ini bisa dilaksanakan bersama-sama. Kami, BGN, akan mengirim uang ke Jawa Barat kurang lebih Rp50 triliun dan mohon dianggap sebagai bagian dari pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Dadan.

    Ia menegaskan, dana tersebut merupakan kontribusi pemerintah pusat. Kendati tidak dikelola langsung oleh pemerintah daerah, pelaksanaan teknis program akan tetap dijalankan oleh Pemda.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menambahkan pihaknya telah melakukan evaluasi kerangka kerja sambil menunggu peraturan presiden terkait MBG. “Pemprov Jawa Barat akan membentuk tim evaluasi,” kata Dedi.

    Tim tersebut akan memantau seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari penyiapan bahan baku, proses memasak, distribusi makanan, hingga uji coba pangan sebelum dikonsumsi siswa. “Yang mencicipi tidak boleh guru, melainkan tim pemeriksa kelayakan bahan pangan,” tegasnya.

    Dedi juga menyoroti sejumlah aduan terkait pelaksanaan MBG di lapangan. Menurutnya, anggaran Rp10 ribu per porsi harus dipenuhi sesuai ketentuan, dengan margin keuntungan Rp2 ribu sudah diperhitungkan. Jika nilai makanan yang diterima siswa tidak sesuai, maka ada tiga konsekuensi: sanksi administratif, penghentian kemitraan, dan proses pidana korupsi.

    “Kalau ada uang yang digelapkan dan tidak disajikan dalam bentuk makanan, maka itu bisa masuk ranah pidana. Tiga hal ini menjadi fokus agar pelaksanaan MBG lebih baik,” ujarnya.

    Selain itu, Dedi membuka peluang pembangunan dapur khusus di sekolah dengan jumlah siswa lebih dari seribu orang. Skema ini memungkinkan orang tua siswa menjadi relawan pengelola MBG, sementara rekrutmen tenaga kerja diutamakan dari warga sekitar agar program bisa menjadi stimulus ekonomi lokal.

    Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan pemprov dan pemda kota/kabupaten sepakat membentuk satgas pengawasan MBG. “Jika semua SOP dijalankan di masing-masing dapur, rasanya kasus keracunan bisa diminimalkan,” jelas Jenal.

    Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat 102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat, dengan 34 di antaranya sudah beroperasi. Semua SPPG dimiliki pihak swasta atau yayasan. Jenal menegaskan pentingnya pengawasan ketat, termasuk memastikan pengiriman makanan tidak lebih dari 30 menit sejak keluar dari dapur.

    “Kalau pengiriman lebih dari 30 menit, itu berarti tidak sesuai. Maka kami berhak melaporkan ke BGN bahwa jarak dapur dan sekolah terlalu jauh,” pungkasnya.

  • Kembali Setelah Hiatus, Gentle Bones Perkenalkan Album Baru Bertema Rejuvenasi

    Kembali Setelah Hiatus, Gentle Bones Perkenalkan Album Baru Bertema Rejuvenasi

    JAKARTA – Musisi asal Singapura, Gentle Bones, kembali menyapa para penggemar dengan merilis album studio ketiganya yang bertajuk Dark Circle Serum.

    Album ini menandai kembalinya Gentle Bones atau Joel Tan, setelah sempat hiatus dari industri musik dalam beberapa waktu terakhir.

    “Dark Circle Serum” hadir dengan karya yang dirasa lebih jujur, dewasa, dan reflektif dari Gentle Bones—mencerminkan fase baru dalam kehidupan dan kariernya.

    Joel Tan, yang pernah masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30, tampak menampilkan kematangan musikal dan pribadi yang lebih mendalam.

    Adapun, Gentle Bones dikenal dengan lagu dengan lirik-lirik emosional dan penuh makna yang telah membawanya tampil di berbagai panggung internasional, sebut saja, Korea Selatan, London, Hong Kong, dan Indonesia.

    Kini, di bawah label independennya, Yung Lee Records, Gentle Bones menjelma menjadi seniman yang utuh, mulai dari penulis lagu, produser, hingga mastering engineer.

    Di balik nama yang terdengar serius, album “Dark Circle Serum” justru mengusung tema rejuvenasi atau peremajaan. Ia mengemas proses penyembuhan diri melalui musik dengan metafora jenaka.

    Sebagai fokus utama, album ini menghadirkan lagu “Getting Romantic,” sebuah trek yang mengeksplorasi konflik emosional dalam hubungan modern.

    Lagu ini secara jujur menceritakan perjuangan antara keinginan untuk membuka hati dan ketakutan akan luka masa lalu. Dengan lirik yang lugas dan produksi yang intim, “Getting Romantic” dijadikan sorotan utama dalam album ini.

    Sebagai informasi, album “Dark Circle Serum” dari Gentle Bones yang menggabungkan humor dan refleksi mendalam ini sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital di Indonesia.

  • Antam Bidik Jual 45 Juta Ton Emas Sepanjang Tahun 2025

    Antam Bidik Jual 45 Juta Ton Emas Sepanjang Tahun 2025

    JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membidik penjualan emas sepanjang tahun 2025 sebesar 45 ton.

    Direktur Utama Antam Achmad Ardianto mengatakan, hal ini menyusul makin tingginya kesadaran masyarakat terkait kepemilikan emas.

    “Alhamdulillah, masyarakat juga makin meningkat kesadarannya, sehingga kebutuhan kita untuk menjual ke masyarakat terus meningkat,” ujar Didi, sapaan akrab Ardianto dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin, 29 September.

    Dia menjelaskan, Antam berhasil menjual 37 juta ton emas sepanjang tahun 2024.

    Didi menambahkan, saat ini perusahaan menargetkan agar merek logam mulia yang dimiliki oleh Antam bisa tetap menjadi tuan rumah kebanggaan Indonesia.

    Apalagi, kata dia, saat ini logam mulia Antam menguasai kurang lebih 78 persen pasar emas retail di Indonesia.

    “Ini diharapkan bisa kita pertahankan. Tentunya tujuannya adalah bagaimana agar masyarakat Indonesia bisa dengan mudah memiliki emas sebagai instrumen dari portofolio-nya,” beber Didi.

    Kata dia, jika saat ini fasilitas pemurnian emas milik Antam di Pulo Gadung memiliki kapasitas produksi mencapai 40 ton per tahun.

    “Nah 40 ton itu dimurnikan semuanya di Pulo Gadung, kemudian dicetak menjadi kepingan-kepingan dan kemudian dijual kepada masyarakat. Semuanya di Pulo Gadung,” tandas dia.

  • Imigrasi Bali Deportasi WN Turki yang Overstay 8 Bulan

    Imigrasi Bali Deportasi WN Turki yang Overstay 8 Bulan

    DENPASAR – Kantor Imigrasi Singaraja, Bali, mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Turki karena melampaui masa tinggal selama hampir 8 bulan tanpa mengantongi (melanggar) izin tinggal resmi.

    “Yang bersangkutan tidak mengajukan perpanjangan sesuai ketentuan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Kantor Imigrasi Singaraja Anak Agung Gde Kusuma Putra, Senin, 29 September.

    WNA Turki dengan inisial HY itu terjaring dalam operasi pengawasan oleh petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) di Kabupaten Jembrana (27/9), kemudian ia digelandang ke Singaraja untuk diperiksa karena tidak bisa menunjukkan dokumen perizinan terkait keimigrasian.

    Setelah diperiksa, pria berusia 45 tahun itu sudah 235 hari atau sekitar 8 bulan tanpa memiliki izin tinggal resmi setelah izin tinggalnya habis pada akhir Januari 2025.

    HY akhirnya mengemas barang-barangnya untuk segera meninggalkan wilayah Indonesia dan kembali ke negaranya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.

    Menurut Agung, HY melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian karena melebihi izin tinggal yang diberikan.

    “Kami tidak akan menoleransi pelanggaran izin tinggal, sekecil apa pun. Setiap WNA yang melanggar aturan akan diproses sesuai hukum yang berlaku, termasuk deportasi dan penangkalan masuk Indonesia,” ucapnya.

    Ia menekankan perpanjangan visa atau izin tinggal dapat dilakukan jauh hari sebelum masa berlaku habis melalui sistem daring (online) yang disediakan Direktorat Jenderal Imigrasi.

    Melalui evisa.imigrasi.go.id atau aplikasi Molina itulah, orang asing diberi kemudahan dalam pengurusan visa dan izin tinggal.

    Sebagai gambaran, di Bali terdapat tiga kantor imigrasi yakni Denpasar, Ngurah Rai dan Singaraja.

    Adapun kantor Imigrasi Denpasar mencakup wilayah kerja meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung yakni Badung bagian utara di Kecamatan Abiansemal, Mengwi dan Petang, kemudian Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Tabanan.

    Untuk Imigrasi Singaraja mencakup Kabupaten Buleleng, Jembrana dan Karangasem, serta Imigrasi Ngurah Rai mencakup wilayah kerja Kuta, Kuta Utara dan Kuta Selatan yang secara administrasi wilayah masuk Kabupaten Badung.

  • Lebih Banyak Anak Meninggal atau Sakit Parah Akibat Flu di Tengah Menurunnya Tingkat Vaksinasi

    Lebih Banyak Anak Meninggal atau Sakit Parah Akibat Flu di Tengah Menurunnya Tingkat Vaksinasi

    JAKARTA – Musim flu tiba membawa tantangan baru bagi kesehatan anak-anak, terutama di tengah kecenderungan penurunan angka vaksinasi. Baru-baru ini, laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkap bahwa lebih banyak anak kini menderita kasus flu parah atau bahkan meninggal dunia. Angka yang mencemaskan mengingat cara paling efektif melawan influenza hampir selalu disebut adalah vaksinasi rutin. Fenomena ini menuntut kesadaran lebih dari orang tua dan masyarakat luas, agar langkah pencegahan kembali mendapat prioritas utama dalam keseharian keluarga.

    Laporan CDC, melansir Medical Daily, Senin, 29 September menyebutkan bahwa musim flu 2024–2025 mencatat sejumlah kejadian ekstrem di kalangan anak-anak: 109 kasus anak yang didiagnosis dengan encephalopathy nekrotik akut (Acute Necrotizing Encephalopathy, ANE), suatu kondisi peradangan otak yang sangat serius, setelah terinfeksi virus influenza. 

    Data lain menunjukkan bahwa dari kasus encephalopathy terkait influenza yang status vaksinasinya diketahui, 84 persen anak-anak tersebut belum pernah divaksinasi.  Di sisi lain, tahun lalu tercatat 280 kematian bayi dan anak akibat komplikasi flu, angka tertinggi sejak pandemi H1N1 tahun 2009–2010. 

    Para ahli infeksi anak menyatakan bahwa sulit untuk memprediksi siapa yang akan mengalami bentuk flu paling parah. Sehingga mereka menganjurkan vaksinasi bagi semua anak usia minimal enam bulan ke atas sebagai tindakan preventif. 

    Ironisnya, di tengah naiknya risiko komplikasi, justru terjadi penurunan angka vaksinasi influenza. CDC terus mendorong agar orang tua dan tenaga kesehatan mempertahankan atau meningkatkan cakupan imunisasi flu.  Dewan Penasihat Praktik Imunisasi (Advisory Committee on Immunization Practices, ACIP) juga telah merekomendasikan perubahan pedoman imunisasi COVID-19, namun rekomendasi untuk vaksin flu tetap tegas: semua anak usia enam bulan ke atas sebaiknya menerima vaksin tahunan.

    Mengapa Vaksinasi Flu Penting bagi Anak?

    Perlindungan dari komplikasi berat

    Vaksin influenza membantu mencegah terjadinya kondisi parah seperti pneumonia, infeksi sekunder, atau kerusakan organ, termasuk otak pada kasus ANE.

    Mengurangi beban sistem kesehatan

    Bila banyak anak terinfeksi parah, tekanan terhadap fasilitas kesehatan akan meningkat, peningkatan kunjungan ke rumah sakit, rawat inap, dan kebutuhan perawatan intensif.

    Dengan semakin banyak anak yang divaksin, risiko penularan ke orang rentan (bayi, lansia, penderita penyakit kronis) juga menurun.

    Tips Memastikan Perlindungan Optimal Bagi Anak

    Pastikan anak Anda mendapat vaksin influenza tahunan, terutama sebelum musim flu mulai.Konsultasikan ke dokter apabila anak memiliki kondisi kronis atau gangguan imun.Terapkan protokol higienis: cuci tangan rutin, tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, hindari kerumunan saat wabah.Perhatikan gejala serius (sesak napas, muntah hebat, kebingungan), dan segera cari pertolongan medis.

    Penurunan vaksinasi yang terjadi saat ini menjadi sinyal alarm bahwa Anda tak boleh lengah terhadap ancaman penyakit musiman. Lindungi generasi muda dengan kesadaran dan tindakan preventif karena kesehatan anak adalah investasi paling berharga.

  • Jangan Semua Masalah Lari ke Presiden, Selesaikan!

    Jangan Semua Masalah Lari ke Presiden, Selesaikan!

    JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meminta para menteri dan kepala lembaga terkait yang mengurus program Koperasi Desa Merah Putih untuk melaporkan permasalahan yang dihadapi di dalam rapat.

    Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan menekankan perlunya kerja tim.

    Dia juga bilang tidak ada alasan permasalahan yang ada di Kopdes Merah Putih tidak bisa diselesaikan.

    “Kita ingin golnya tercapai. Jangan alasan lagi, Pak, ini enggak zaman lagi sekarang rapat alasan, karena ini, karena itu, maka belum jadi, enggak ada alasan,” ujar Zulhas di hadapan menteri dan kepala lembaga yang hadir dalam rapat Kopdes Merah Putih, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin, 29 September.

    Menurutnya, tidak semua masalah yang dihadapi Kopdes Merah Putih harus diselesaikan di rapat tingkat tinggi bersama dengan Presiden Prabowo Subianto.

    Dia mengaku kasihan jika seluruh masalah dilimpahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

    “Karena begini, kita jangan sampai semua masalah ke Presiden (Prabuwo), Pak. Waduh, saya enggak tega juga, semua masalah sampai ke beliau itu enggak boleh. Ya itu, yang memang kita enggak mungkin bisa (tangani), baru ke Presiden, jangan semua urusan. Nah, kita selesaikan,” tuturnya.

    Masih kata Zulhas, jika masalah tak bisa selesai dari dua pihak, maka bisa mengusulkan untuk rapat di tingkat Kementerian Koordinator.

    “Kita mulai biasakan, kementerian lembaga, menyelesaikan urusannya masing-masing. Kalau ada hambatan, kirim surat, kita rapat di sini, kita selesaikan,” katanya.

  • Hamas Tolak Rencana AS Siapkan Tony Blair Pimpin Pemerintahan Sementara Gaza

    Hamas Tolak Rencana AS Siapkan Tony Blair Pimpin Pemerintahan Sementara Gaza

    JAKARTA – Hamas menyebut mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai “sosok yang tidak diinginkan” dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.

    Hal itu disampaikan anggota Biro Politik Hamas, Husam Badran, lewat aplikasi pesan Telegram, menanggapi laporan media Israel, Haaretz, yang menyebutkan Amerika Serikat tengah menyiapkan Blair untuk memimpin pemerintah sementara di Gaza.

    Badran menyebut keterkaitan Blair dengan rencana itu sebagai “pertanda buruk bagi rakyat Palestina.”

    Badran juga menggambarkan Blair sebagai sosok negatif yang layak diadili atas kejahatannya, khususnya dalam perang Irak (2003–2011), dan menyebut Blair sebagai “saudara iblis” yang selama ini tidak membawa kebaikan bagi Palestina dan dunia Arab.

    Menurut Badran, urusan Palestina, baik di Gaza maupun Tepi Barat, adalah “masalah internal yang harus diputuskan melalui konsensus nasional, bukan dipaksakan pihak asing.”

    “Rakyat Palestina mampu mengatur diri mereka sendiri; kami memiliki sumber daya dan keahlian untuk mengelola urusan kami sendiri serta hubungan kami dengan kawasan dan dunia,” kata dia dilansir ANTARA dari Anadolu, Senin, 29 September.

    Dia juga mengungkapkan sejak Desember 2023, Hamas sudah memutuskan secara internal untuk tidak terus memerintah Gaza sendirian, bahkan sebelum eskalasi konflik saat ini.

    Soal gencatan senjata, Badran menegaskan pihaknya belum menerima usulan resmi melalui mediator, melainkan hanya mendengar isu dari media, termasuk yang dikaitkan dengan Presiden AS Donald Trump.

    Dia menambahkan, sering kali ide-ide dari AS dan Israel baru dikirimkan resmi setelah lama beredar.

    Hamas sebelumnya menyebut perundingan gencatan senjata terhenti sejak upaya pembunuhan oleh Israel terhadap para pemimpin Hamas di Doha, Qatar, pada 9 September, dan belum ada usulan baru sejak itu.

    Di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pekan lalu, Trump mempresentasikan rencana 21 poin kepada pemimpin Arab dan Muslim untuk mengakhiri perang Israel di Gaza yang telah berlangsung dua tahun.

    Pada 18 Agustus, Hamas menyetujui usulan mediator soal gencatan senjata parsial dan pertukaran tawanan, tetapi Israel tidak memberikan respons. Padahal, rencana itu sesuai dengan inisiatif yang diajukan sebelumnya oleh utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dan disetujui oleh Tel Aviv.

  • Marak Peredaran Rokok Ilegal, Kemenperin Bakal Siapkan Aturan Baru

    Marak Peredaran Rokok Ilegal, Kemenperin Bakal Siapkan Aturan Baru

    JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal menyiapkan aturan baru terkait peredaran rokok ilegal cukup marak di masyarakat belakangan ini.

    Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza saat ditemui usai diskusi media bertajuk “Quo Vadis Perlindungan Industri Hasil Tembakau” di Jakarta, Senin, 29 September.

    “Ada rencana untuk membuat peraturan baru, sedang disiapkan konsepnya. Nanti kalau sudah siap akan disampaikan ke teman-teman (pers). Yang penting, pengendalian terhadap rokok ilegal bisa dilakukan,” ujar Faisol.

    Berdasarkan data Kemenperin, peredaran rokok ilegal di Indonesia terus meningkat selama periode 2019-2023.

    Pada 2019, peredaran rokok ilegal sebesar 3,03 persen. Angka itu terus menumbuhkan peningkatan dengan mencapai 6,9 persen pada 2023.

    Faisol bilang, pelanggaran tertinggi adalah kemasan polos tanpa pita cukai dari jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM).

    Menurut dia, keberadaan rokok ilegal itu mengganggu kinerja industri hasil tembakau, terutama menurunnya produksi industri hasil tembakau (IHT) yang legal.

    “Hal tersebut akan merugikan produsen rokok legal di Indonesia. Saat ini, sudah ada beberapa produsen terkena dampaknya, di antaranya beberapa mesin pelinting idle, utilisasi menurun hingga terdapat pengurangan tenaga kerja yang pada akhirnya akan memengaruhi kesejahteraan pekerja/buruh industri hasil tembakau,” katanya.

    Dia juga menyoroti bagaimana karakter konsumen Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga, sehingga konsumen akan memilih harga lebih murah.

    “Iklim usaha industri kondusif dapat terwujud apabila adanya kerja sama semua pihak antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha dan masyarakat untuk memberantas peredaran rokok ilegal,” terang Faisol.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah tidak akan menaikkan tarif cukai rokok pada 2026.

    Adapun kepastian itu disampaikannya usai menggelar pertemuan dengan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) di antaranya perwakilan dari produsen rokok, seperti Djarum, Gudang Garam dan Wismilak pada Jumat, 26 September.

    “Saya sudah tadi pagi ketemu dengan Gappri, gabungan pengusaha rokok Indonesia. Ada beberapa orang di situ, antara lain dari Djarum, Gudang Garam, dari Wismilak. Kami diskusi macam-macam, mereka memberi masukan banyak sekali, cuma kelihatannya mesti dipilah-pilah lagi masukannya, karena cukup rumit,” katanya dalam media briefing, Jumat, 26 September.

    Purbaya menambahkan, dari mereka sendiri tampaknya masih belum seragam soal apa yang sebaiknya diajukan, sehingga dirinya meminta mereka untuk mendiskusikan dan merumuskan kembali masukan lebih terstruktur dan tidak berat sebelah.

    “Tapi saya minta mereka tulis masukannya lagi, diskusi antara mereka, sehingga masukannya enggak menguntungkan satu atau merugikan lain,” ujarnya.

    Dalam diskusi tersebut, Purbaya sempat menanyakan pandangan pelaku industri terkait kemungkinan perubahan tarif cukai.

    Namun, para produsen justru meminta agar tidak ada perubahan.

    “Tapi satu hal yang saya diskusikan dengan mereka, apakah saya perlu merubah tarif cukai, ya, 2026? Mereka bilang asal enggak diubah sudah cukup, ya sudah saya enggak ubah. Padahal, saya mikir mau turunin, dia minta asal tidak yaudah,” tuturnya.

    “Waktu itu minta turun, untungnya dia minta konstan saja, yaudah kami enggak naikkan. Jadi, tahun 2026 tarif cukai tidak kami naikkan,” tambahnya.

  • Tambang Emas Hanya Mampu Produksi 1 Ton Setahun, Antam Lakukan Buyback hingga Impor

    Tambang Emas Hanya Mampu Produksi 1 Ton Setahun, Antam Lakukan Buyback hingga Impor

    JAKARTA – Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Achmad Ardianto mengaku kesulitan mencari pasokan emas Indonesia.

    Pasalnya, tambang emas Pongkor saat ini hanya mampu memproduksi 1 ton emas per tahun. Sementara permintaan emas di masyarakat mencapai 40 ton per tahun.

    “Persoalannya adalah tambang milik Antam yang saat ini satu-satunya ada di Pongkor itu produksinya cuma 1 ton setahun. Cuma 1 ton setahun, sementara kebutuhan masyarakat tahun lalu 37 ton, sekarang 43 ton,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI, Senin, 29 September.

    Untuk memenuhi kutuhan tersebut, Didi sapaan akrab Ardianto, mengatakan pihaknya memiliki standar dalam memenuhi kebutuhannya.

    Pertama, Antam melakukan mekanisme pembelian kembali atau buyback.

    Dengan demikian, emas yang sebelumnya telah dibeli pelanggan kemudian dibeli kembali untuk kemudian dicetak ulang.

    “Itu menjadi sumber bagi kami untuk dicetak dengan versi yang baru. Itu cuma 2,5 ton satu tahun dapatnya, jadi kita masih shortage banyak,” jelas dia.

    Langkah selanjutnya yang dilakukan Antam adalah dengan membeli emas dari tambang-tambang di dalam negeri yang melakukan pemurnian di pabrik milik Antam

    “Nah soalnya adalah tidak ada aturan yang mewajibkan mereka untuk menjual ke Antam. Jadi menjadi fleksibilitas bagi perusahaan tambang di Indonesia untuk menjualnya di dalam negeri ataupun mengekspor,” kata Didi.

    Kendati demikian, Didi mengaku, Antam masih harus melakukan mekanisme tawar menawar dengan perusahaan emas lainnya.

    Pasalnya, perusahaan tambang tersebut mayoritas memilih melakukan ekspor emas dibandingkan menjual ke Antam karena akan dikenakan beban pajak.

    “Nah tawar-menawar di sini ada elemen pajak juga yang membuat bagi perusahaan tambang lebih fleksibel bagi mereka untuk mengekspor dibanding dengan menjual kepada Antam,” jelas dia.

    Tidak berhenti di situ, perusahaan emas lainnya juga meminta Antam memberlakukan skema bundling.

    Dalam hal ini, Antam diminta membeli produk perak karena perusahaan mengaku kesulitan menjual perak jika emas sudah dibeli oleh Antam.

    “Dengan bundling ini ada pajak yang muncul di situ PPN 13 persen yang itu berat bagi mereka dan bagi Antam juga tentunya,” imbuh Didi.

    Untuk itu, Antam kemudian mengambil opsi terakhir, yakni dengan melakukan impor emas dari luar negeri.

    “Dari mana Antam mengimpornya? Dari semua perusahaan ataupun lembaga yang terafiliasi dengan LBMA. Jadi kita tidak asal Pak mengimpor dari selalu perusahaan-perusahaan terafiliasi. Ada tiga Pak, bullion bank, refinery, maupun trader,” terang Didi.

    Pada kesempatan yang sama Didi juga membantah jika Antam melakukan ekspor emas.

    Menurutnya, Antam tidak pernah melakukan ekspor emas.

    Kegiatan ekspor emas, kata dia, dilakukan oleh perusahaan lain, selain ANtam.

    “Jadi yang mengekspor emas itu adalah perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia,” tandas dia.

  • Bangunan Pesantren di Sidoarjo Ambruk Saat Ratusan Santri Salat

    Bangunan Pesantren di Sidoarjo Ambruk Saat Ratusan Santri Salat

    JAKARTA – Bangunan pondok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk ketika ratusan santri tengah melaksanakan salat berjamaah di musala di lantai bawah.

    “Informasi dari laporan yang didapatkan petugas (bagaimana) kejadian ini bermula,” kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso dilansir ANTARA, Senin, 29 September.

    Basarnas di Jawa Timur menerima laporan insiden terjadi sekitar pukul 15.35 WIB saat kegiatan pengecoran bangunan tengah berlangsung sejak pagi.

    “Diduga pondasi tidak kuat sehingga bangunan dari lantai empat runtuh hingga lantai dasar,” ujarnya menjelaskan laporan yang diterima Basarnas.

    Edy memastikan dalam insiden ini Basarnas akan berusaha secara maksimal untuk menolong santri yang terjebak runtuhan bangunan dengan mengerahkan personel SAR berkemampuan terbaik dibantu tim petugas gabungan lainnya.

    Salah satu santri kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah (MTS) Al Khoziny bernama Wahid, menerangkan bangunan musala pondok pesantren tersebut sempat bergoyang sebelum ambruk.

    “Ketika masuk rakaat kedua bagian ujung musala ambruk, lalu merembet ke bagian lain gedung,” kata Wahid.

    Ia mengaku berhasil menyelamatkan diri dan mengajak santri lain untuk segera mengevakuasi diri. Dari pengakuannya, para santri yang sedang melaksanakan salat berjamaah tersebut berjumlah lebih dari 100 santri.

    Wahid menyatakan bangunan mushola tersebut mengalami renovasi untuk membangun ruang di lantai tiga.

    Hingga kini, puluhan ambulans masih berjaga di sekitar lokasi kejadian. Sebelumnya, sejak sore hari belasan ambulans telah membawa santri yang terluka menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo.