Category: Voi.id

  • Karier Usyk Kurang Sempurna jika Menolak Lawan Parker

    Karier Usyk Kurang Sempurna jika Menolak Lawan Parker

    JAKARTA – Perjalanan karier juara dunia kelas berat tidak terbantahkan, Oleksandr Usyk, dinilai kurang sempurna jika dia menolak pertarungan wajib melawan Joseph Parker.

    Parker dan Fabio Wardley dijadwalkan melakoni pertarungan pada akhir pekan ini di O2 Arena, London, Inggris. Pemenang duel tersebut akan menjalani laga wajib perebutan sabuk WBO versus Usyk.

    David Higgins, promotor Parker, menyebut bahwa Usyk harus menerima pertarungan melawan kliennya jika dia ingin mengakhiri kariernya di tinju dengan sempurna.

    “Jika dia tidak melawan Parker, saya berpendapat dia belum menghadapi semua petarung terbaik di eranya,” kata Higgins kepada Sky Sports.

    Usyk merupakan juara dunia kelas berat tidak terbantahkan dua kali dan selalu keluar sebagai pemenang dalam 24 pertarungan profesional yang dijalani.

    Selain menguasai kelas berat, peraih medali emas Olimpiade London 2012 itu juga pernah meraih predikat juara tidak terbantahkan ketika masih bertarung di kelas penjelajah.

    Di kelas berat, dia tercatat pernah mengalahkan nama-nama seperti Anthony Joshua, Tyson Fury, dan juga Daniel Dubois. Ketiga nama itu dia kalahkan masing-masing dalam dua kesempatan bentrok mereka.

    Higgins mengatakan bahwa Parker merupakan salah satu nama terbaik di kelas berat saat ini sehingga Usyk sebaiknya menerima tantangan untuk memperkuat status sebagai yang terbaik.

    “Parker pasti sangat yakin dirinya bisa mengalahkan Usyk. Jadi, ini akan menjadi pertarungan yang luar biasa jika sampai terwujud,” katanya.

    Duel wajib untuk sabuk WBO kemungkinan akan terjadi tahun depan. Parker tentu harus menang melawan Wardley jika tidak mau kesempatannya menantang Usyk raib.

    Meski demikian, Usyk punya opsi untuk mengosongkan sabuk WBO jika dia tidak mau mempertahankan status sebagai juara dunia tidak terbantahkan yang dia dapat melawan Dubois pada Juli 2025.

  • Usulan Ditjen Pesantren, DPR Minta Susunan Tupoksi Harus Relevan dengan Kebutuhan Santri

    Usulan Ditjen Pesantren, DPR Minta Susunan Tupoksi Harus Relevan dengan Kebutuhan Santri

    JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di bawah Kementerian Agama. Maman pun mengusulkan agar perumusan atau susunan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Ditjen Pesantren harus relevan dengan kebutuhan pesantren di Indonesia.

    “Kami mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk Ditjen Pesantren. Namun, agar efektif, perlu disusun tupoksi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan pesantren,” ujar Maman Imanulhaq kepada wartawan, Kamis, 23 Oktober.

    Menurut Maman, perumusan tupoksi menjadi panduan penting dalam menjalankan operasional Ditjen Pesantren, mulai dari penyusunan kebijakan, pelaksanaan bimbingan teknis, hingga evaluasi program. Tanpa perumusan yang terstruktur, ia khawatir kinerja Ditjen akan tidak efisien dan berpotensi meleset dari sasaran.

    “Kalau tupoksinya tidak jelas, operasional Ditjen bisa tidak efektif dan targetnya tidak tepat,” ungkapnya.

    Legislator PKB itu berharap keberadaan Ditjen Pesantren dapat meningkatkan perhatian negara terhadap lembaga pendidikan berbasis pesantren.

    Berdasarkan data Kementerian Agama tahun 2024, terdapat 42.433 pesantren dengan sekitar 4,9 juta santri. Sementara Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut, sekitar 80 persen santri di pesantren berasal dari keluarga miskin ekstrem.

    “Jika negara memberi perhatian lebih kepada pesantren, dampaknya akan terasa langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sebut Maman.

    Maman juga mengingatkan agar Ditjen Pesantren bekerja maksimal sesuai amanat Presiden. “Kami ingin amanah Presiden Prabowo dijalankan sebaik-baiknya agar memberi manfaat dan keberkahan, tidak hanya bagi pesantren, tapi juga bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.

  • Menelusuri Kiprah Emas Ki Anom Suroto Semasa Hidup

    Menelusuri Kiprah Emas Ki Anom Suroto Semasa Hidup

    JAKARTA – Dalam dunia seni pedalangan, nama Ki Anom Suroto bagaikan bintang terang yang tak pernah padam. Sosoknya telah melintasi generasi, menjadi inspirasi bagi para dalang muda dan penikmat seni wayang kulit di seluruh nusantara. Dengan suara yang khas, penguasaan lakon yang mendalam, serta kemampuan memadukan tradisi dengan sentuhan modern. Ki Anom Suroto menegaskan dirinya sebagai salah satu maestro dalang paling berpengaruh dalam sejarah budaya Jawa.

    Ki Anom Suroto lahir di Klaten, Jawa Tengah, dan sejak kecil sudah akrab dengan dunia wayang yang menjadi denyut kehidupan masyarakat sekitarnya. Bakatnya sebagai dalang sudah terlihat sejak usia muda, ketika ia mulai belajar mendalang dari para guru besar pedalangan di daerahnya. Seiring waktu, kepiawaiannya berkembang pesat hingga ia dikenal memiliki gaya pementasan yang khas, menggabungkan teknik tradisional yang halus dengan improvisasi yang hidup dan komunikatif.

    Dikenal luas melalui pementasan di berbagai kota bahkan hingga ke luar negeri, Ki Anom Suroto tidak sekadar tampil sebagai dalang, tetapi juga sebagai seniman yang mampu menjembatani nilai-nilai klasik dengan selera masyarakat modern. Cerita-cerita Mahabharata dan Ramayana di tangannya menjadi lebih segar tanpa kehilangan makna filosofisnya. Ia juga dikenal dengan keahliannya dalam berinteraksi dengan penonton, menjadikan setiap pertunjukan wayang bukan hanya tontonan, tetapi juga tuntunan.

    Selain sebagai dalang, Ki Anom Suroto juga aktif dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian wayang kulit. Ia membina banyak murid dan turut mendirikan sanggar seni yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan mencintai budaya Jawa. Kontribusinya dalam memperkenalkan wayang ke ranah internasional pun membuat namanya tercatat sebagai tokoh penting dalam diplomasi kebudayaan Indonesia.

    Kini, di usianya yang tak lagi muda, Ki Anom Suroto tetap dihormati sebagai tokoh besar yang telah mengabdikan hidupnya untuk seni dan budaya. Ia adalah simbol dedikasi, ketekunan, dan kecintaan terhadap warisan leluhur yang tak ternilai. Dalam setiap sabetan, suluk, dan petuah yang ia lontarkan di atas panggung, tersimpan pesan mendalam tentang kehidupan, kebijaksanaan, dan keindahan budaya Jawa yang abadi.

    Dengan perjalanan panjang dan karya yang tak terhitung jumlahnya. Ki Anom Suroto bukan hanya dalang, melainkan penjaga ruh kebudayaan, sosok yang membuktikan bahwa seni tradisi akan selalu hidup, selama ada generasi yang mau mendengarkan dan meneruskannya.

  • Pemangkasan Dana Transfer Tak Ganggu Layanan Dasar, Gubernur DKI: Kesehatan-Pendidikan Tetap Prioritas

    Pemangkasan Dana Transfer Tak Ganggu Layanan Dasar, Gubernur DKI: Kesehatan-Pendidikan Tetap Prioritas

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pelayanan dasar masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan tidak akan terganggu meski pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp15 triliun.

    Ia menegaskan, penyesuaian anggaran hanya dilakukan terhadap proyek-proyek fisik, seperti pembangunan baru puskesmas dan sekolah, yang jumlahnya akan dikurangi tahun depan.

    “Untuk puskesmas sebenarnya enggak dikurangi, operasionalnya tetap. Yang dikurangi adalah pembangunan yang bersifat fisik. Bahkan dalam waktu dekat ada dua puskesmas baru yang akan kita bangun, kemudian ada revitalisasi. Semua tetap mendapat anggaran,” kata Pramono di Jakarta International Velodrome, Kamis, 23 November. 

    Menurutnya, di tengah keterbatasan fiskal akibat pengurangan dana transfer dari pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap memprioritaskan sektor kesehatan dan pendidikan.

    “Untuk kesehatan dan pendidikan tidak ada yang dikurangi. Yang dikurangi semuanya adalah hal yang bersifat pembangunan fisik,” tegasnya.

    Pramono menambahkan, untuk menutup kekurangan pembiayaan proyek infrastruktur, Pemprov DKI menyiapkan skema pembiayaan kreatif (creative financing) dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk swasta, BUMD, dan BUMN.

    “Creative financing ini akan digunakan untuk membangun fasilitas publik, termasuk rumah sakit baru. Sekarang ini Rumah Sakit Sumber Waras sudah mulai kita bersihkan. Minggu depan saya akan lihat lapangan dan segera kita tindak lanjuti untuk pembangunan rumah sakit baru,” ujarnya.

    Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania mengatakan, pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat membuat sejumlah proyek fisik di Jakarta perlu ditunda atau disesuaikan.

    Beberapa proyek yang tertunda antara lain pembangunan Rumah Susun Rorotan IX tahap 2, GOR Cendrawasih dan Kemakmuran, Stadion Sepak Bola Taman Sari, serta Gelanggang Remaja Jagakarsa.

    Selain itu, juga ada pengurangan proyek rehabilitasi puskesmas dari 12 menjadi 5 lokasi, pengurangan rehab sekolah dari 22 menjadi 5 lokasi dan satu sekolah cagar budaya, serta penundaan pembangunan gedung pemerintahan di sejumlah titik.

    “Itu pilihan yang diambil sesuai hasil audit inspektorat terhadap realisasi kegiatan 2024–2025 yang menjadi dasar pertimbangan penundaan dalam RAPBD 2026,” kata Atika dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta, Senin. 

  • Eks Kabiro Umum Kementan Dicecar Soal Pengadaan Asam Semut di Era SYL

    Eks Kabiro Umum Kementan Dicecar Soal Pengadaan Asam Semut di Era SYL

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami rekanan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam proses pengadaan asam formiat atau asam semut yang ujungnya dikorupsi. Proses ini dilakukan dengan memeriksa Maman Suherman selaku eks Kepala Biro Umum Kementerian Pertanian.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan itu dilaksanakan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Oktober.

    Asam semut atau asam formiat ini adalah bahan kimia yang digunakan untuk membekukan getah karet atau lateks (koagulan). Zat ini bisa mempercepat proses yang dilakukan.

    “Saudara MS didalami oleh penyidik terkait pengetahuannya tentang rekanan pengadaan asam formiat,” kata Budi kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Oktober.

    Adapun pengadaan asam formiat yang dikorupsi itu terjadi pada periode 2021-2023. Ketika itu, Syahrul Yasin Limpo atau SYL masih menjabat sebagai Menteri Pertanian sebelum dijerat KPK karena kasus pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementan.

    Diberitakan sebelumnya, KPK menduga terjadi penggelembungan anggaran pembelian zat pengentalan getah karet di Kementerian Pertanian (Kementan).

    Hal ini disampaikan Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu saat disinggung penyidikan yang sedang dilakukan.

    “Jadi kami saat ini juga sedang menangani perkara terkait pengadaan, saya namanya lupa, tapi asam yang digunakan untuk mengentalkan karet. … Kalau dulu dibilangnya asam semut, namanya ada untuk mengentalkan karet,” kata Asep kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 28 November.

    Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan seorang tersangka. Delapan orang juga sudah dicegah ke luar negeri selama enam bulan.

    KPK tidak memerinci identitas mereka. Tapi, dari informasi yang dihimpun mereka adalah DS, RIS selaku pihak swasta; YW, SUP, ANA, AJH, dan MT yang merupakan pegawai negeri sipil atau PNS Kementan; dan seorang pensiunan berinisial DJ.

  • IOC Putus Dialog dengan Indonesia akibat Larang Atlet Israel

    IOC Putus Dialog dengan Indonesia akibat Larang Atlet Israel

    JAKARTA – Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi memutus dialog dengan Indonesia setelah melarang atlet Israel mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 atau 53rd World Artistic Gymnastics Championships 2025.

    Badan tersebut dalam pernyataan resmi terbaru mereka mengatakan bahwa sangat prihatin dengan keputusan Indonesia membatasi akses atlet Israel untuk berpartisipasi dalam ajang penting tersebut.

    “Tindakan-tindakan ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade untuk menunjukkan kekuatan olahraga,” demikian kata Dewan Eksekutif IOC dalam situs resmi mereka.

    Penyataan tersebut dikeluarkan IOC setelah Dewan Eksekutif mereka mengadakan pertemuan daring dalam pekan ini untuk membahas isu global serta kebijakan Indonesia tidak mengeluarkan visa atlet-atlet Israel sehingga batal beraksi di Jakarta.

    Pertemuan ini menyoroti posisi dan prinsip IOC terkait hak semua atlet, tim, dan ofisial olahraga yang memenuhi syarat harus dapat berpartisipasi dalam kompetisi dan acara olahraga internasional tanpa diskriminasi apa pun dari negara tuan rumah.

    Untuk menghormati prinsip dasar itu dan menghormati netralitas serta mencegah agar situasi serupa tidak terjadi pada masa mendatang, Dewan Eksekutif IOC pun memutuskan empat poin penting.

    Salah satunya ialah menghentikan segala bentuk dialog dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia mengenai penyelenggaraan edisi mendatang dari Olimpiade, Olimpiade Pemuda, acara Olimpiade, atau konferensi.

    Ini akan berlaku hingga Pemerintah Indonesia memberikan jaminan yang memadai kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC) bahwa semua peserta, tanpa memandang kewarganegaraan, akan diizinkan berpartisipasi.

    “Lalu IOC juga merekomendasikan kepada semua federasi internasional untuk tidak menyelenggarakan acara atau pertemuan olahraga internasional apa pun di Indonesia,” demikian penyataan lanjutan itu.

    Selanjutnya mereka juga meminta federasi internasional untuk memasukkan jaminan akses ke negara-negara bagi semua atlet untuk kompetisi kualifikasi Olimpiade.

    Kemudian yang terakhir, IOC meminta NOC Indonesia dan Federasi Senam Internasional (FIG) untuk datang ke markas IOC di Lausanne guna membahas batalnya keikutsertaan Israel.

  • APBD Rp14,6 Triliun ‘Parkir’ di Bank, Legislator DPRD DKI: Harus Dijelaskan Secara Terbuka

    APBD Rp14,6 Triliun ‘Parkir’ di Bank, Legislator DPRD DKI: Harus Dijelaskan Secara Terbuka

    JAKARTA – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta Lukmanul Hakim mempertanyakan motif pengendapan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebesar Rp14,6 triliun di perbankan.

    “Sejak 2020 saya sudah berkali-kali mengingatkan, jangan terlalu asyik menaruh uang daerah di deposito. Uang publik seharusnya mendorong pertumbuhan ekonomi, bukan tidur di bank,” kata Lukman di Jakarta, Antara, Kamis, 23 November.

    Menurut Lukman, dana sebesar itu seharusnya tidak dibiarkan mengendap di perbankan karena berpotensi menimbulkan pertanyaan publik mengenai transparansi dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.

    “Apakah ini murni alasan teknis atau ada kepentingan di luar publik? Ini harus dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti potensi hubungan tidak sehat antara pejabat pengelola keuangan daerah dan pihak bank penerima deposito. Karena itu, Lukman mendesak Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta menjelaskan secara rinci penempatan dana tersebut.

    “Sebagai Kepala BPKD, pejabat yang bersangkutan harus memastikan uang daerah bekerja untuk rakyat, bukan tidur di deposito. Di bank mana saja dana Rp14,6 triliun itu ditempatkan? Dalam bentuk apa? Berapa bunganya dan ke mana dialokasikan hasil bunganya?” kata Lukman.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan bahwa dana mengendap sebesar Rp14,6 triliun tersebut akan digunakan untuk pembayaran proyek-proyek pembangunan pada akhir tahun anggaran 2025.

    “Itu betul seribu persen (ada dana mengendap). Tetapi memang pola pembayaran APBD Jakarta biasanya melonjak di akhir tahun. Itulah yang kita persiapkan untuk pembayaran pada November dan Desember ini,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).

    Ia mencontohkan, pada akhir 2023 dana mengendap di bank mencapai sekitar Rp16 triliun, dan pada 2024 sebesar Rp18 triliun. Pramono memastikan seluruh dana tersebut akan digunakan untuk membayar kewajiban pembangunan di Ibu Kota.

  • Ruang Hijau Sangat Terbatas di Daerah Padat Penduduk 

    Ruang Hijau Sangat Terbatas di Daerah Padat Penduduk 

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Si Pitung Jampea di bawah kolong Jalan Tol Jampea, Jakarta Utara.

    Pramono menyebut hal ini menjadi upaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH) di tengah keterbatasan lahan perkotaan, terutama di wilayah padat penduduk.

    “Saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pertamanan dan Bapak Wali Kota agar taman seperti ini terus dibangun di tempat-tempat baru, terutama di kolong-kolong jembatan. Selain bisa dibuat mural dan karya seni, juga menjadi tempat bermain dan taman bagi masyarakat,” ujar Pramono di lokasi, Kamis, 23 Oktober.

    Menurut Pramono, Jakarta Utara menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi. Keterbatasan lahan menjadikan pembangunan ruang hijau tidak mudah dilakukan di area permukiman eksisting.

    Karena itu, pemanfaatan kolong jalan tol seperti di kawasan Jampea dinilai sebagai langkah inovatif untuk memperluas ruang hijau tanpa harus mengorbankan fungsi lahan lain.

    “Memang di Jakarta Utara ini salah satu problem utamanya adalah ini daerah padat penduduk, sehingga ruang terbuka hijaunya sangat terbatas. Maka keperluan yang seperti ini sangat-sangat dirasakan,” ujar dia.

    Pemprov DKI mencatat, proporsi ruang terbuka hijau di Jakarta saat ini telah mencapai lebih dari 6 persen, meningkat dari sebelumnya 5,74 persen. Meski demikian, angka itu masih jauh dari target nasional sebesar 30 persen RTH dari total luas wilayah kota.

    “Kami ingin sepanjang kolong jalan tol di Jakarta menjadi lebih hijau. Kalau ruang terbukanya makin banyak, kota kita akan semakin layak huni dan berdaya saing,” ucapnya.

    Upaya memperluas ruang terbuka hijau menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan Pemprov DKI, termasuk untuk meningkatkan kualitas udara dan memperkuat ketahanan kota terhadap perubahan iklim.

    Taman Si Pitung Jampea dibangun dengan konsep Green Active Space, yakni taman hijau aktif yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga memiliki nilai ekologis. Area taman dilengkapi vegetasi peneduh, area duduk, serta fasilitas publik seperti lapangan futsal, skatepark, playground anak, toilet umum, dan lahan parkir motor.

    “Walau berada di bawah kolong tol, keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap menjadi prioritas. Taman ini telah dilengkapi dengan lampu penerangan dan enam titik CCTV yang beroperasi selama 24 jam,” papar Pramono.

     

  • Anak Tiri Hamil 9 Bulan, Ayah di Garut Diringkus Polisi

    Anak Tiri Hamil 9 Bulan, Ayah di Garut Diringkus Polisi

    GARUT – Kepolisian Resor (Polres) Garut menangkap seorang pria berinisial IS (56) karena diduga melakukan tindak asusila terhadap anak tirinya di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Aksi bejat itu berlangsung sejak tiga tahun lalu hingga korban kini hamil sembilan bulan.

    “Saat ini pelaku sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut AKP Joko Prihatin di Garut, Antara, Kamis 23 Oktober.

    Joko menuturkan, kasus ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut. Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang dikumpulkan, polisi menetapkan IS sebagai tersangka karena diduga kuat telah menyetubuhi anak di bawah umur.

    “Tersangka melakukan tindak pidana persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur,” ujar Joko.

    Kasus ini terungkap berawal dari kecurigaan teman sekolah korban yang melihat perubahan fisik korban, seperti sedang hamil. Teman tersebut kemudian melapor kepada wali kelasnya.

    Wali kelas yang menerima laporan langsung melakukan pendekatan kepada korban hingga akhirnya korban bersedia diperiksa ke bidan.

    Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban tengah mengandung dengan usia kehamilan delapan hingga sembilan bulan.

    Kepada gurunya, korban mengaku telah disetubuhi oleh ayah tirinya sejak duduk di kelas dua SMP pada tahun 2022. Aksi itu terus berlanjut hingga korban kini berstatus siswa kelas dua SMA pada tahun 2025.

    “Perbuatan tersangka dilakukan di rumahnya sendiri dan terus berlanjut hingga saat ini,” kata Joko.

    Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Tak lama berselang, petugas menangkap pelaku beserta sejumlah barang bukti, termasuk pakaian korban.

    Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (1) dan (2), serta Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

  • Bisnis Mulai Pulih, Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp1,2 Triliun di Kuartal III-2025

    Bisnis Mulai Pulih, Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp1,2 Triliun di Kuartal III-2025

    JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melaporkan hingga kuartal III 2025 laba bersih mencapai Rp1,2 triliun atau mengalami kenaikan signifikan yang melonjak hingga 117 persen.

    Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong oleh penjualan bersih sebesar Rp9,4 triliun, atau meningkat 12,4 persen secara tahunan (year-on-year) dan 7,7 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

    Pada periode yang sama, penjualan domestik turut menunjukkan performa positif dengan kenaikan 12,7 persen. Sementara itu, pengeluaran untuk iklan dan promosi tetap terjaga di level 8,8 persen dari total penjualan bersih.

    Presiden Direktur UNVR Benjie Yap mengatakan Perseroan mencatat peningkatan kinerja secara tahunan maupun kuartalan, baik dari sisi volume maupun value, yang didorong oleh disiplin dalam eksekusi, pengelolaan portofolio yang lebih tajam, inovasi yang berpusat pada konsumen, serta investasi berkelanjutan dalam memperkuat ekuitas merek.

    “Kinerja ini semakin menegaskan komitmen Perseroan untuk kembali tumbuh pada paruh kedua tahun 2025, mencerminkan hasil dari langkah-langkah tegas yang telah diambil dalam memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan daya saing, serta memulihkan momentum di seluruh kategori,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis, 23 Oktober.

    Ia menambahkan seluruh unit bisnis Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan yang didorong oleh peningkatan volume sepanjang kuartal, mencerminkan ketangguhan serta kemajuan nyata dalam menjalankan agenda transformasi.

    “Hasil kinerja kuartal ketiga kami menjadi langkah nyata dalam perjalanan pemulihan bisnis kami. Kami mulai melihat dampak positif dari perubahan struktural dan langkah disiplin yang telah kami ambil selama setahun terakhir,” jelasnya. 

    Benjie menambahkan pada awal tahun ini, Perseroan menyatakan komitmen untuk mengembalikan pertumbuhan di paruh kedua 2025, dan kini mulai mewujudkannya. 

    Menurutnya momentum ini dibangun di atas fondasi bisnis yang lebih kuat, eksekusi yang lebih tajam, serta kerja sama seluruh tim dalam mengambil langkah tegas untuk mengatasi tantangan operasional. 

    Ia menambahkan di tengah dinamika pasar yang dinamis, pencapaian ini memberikan keyakinan bahwa Perseroan berada di jalur yang tepat membangun momentum yang bertanggung jawab, menguntungkan, dan berkelanjutan.

    Ia menambahkan memasuki kuartal terakhir tahun ini, Perseroan tetap fokus pada eksekusi yang disiplin dan penguatan fondasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. 

    Menurutnya meskipun penyesuaian akan dilakukan seiring dengan perkembangan global terkini, manajemen tetap yakin bahwa proses pemisahan unit bisnis Es Krim dapat diselesaikan dalam kurun waktu tahun ini, sebuah langkah strategis untuk mempertajam fokus portofolio dan meningkatkan ketangkasan organisasi.

    “Kami menutup tahun 2025 dengan penuh tujuan dan semangat. Langkah-langkah yang telah kami lakukan untuk menyederhanakan portofolio, berinvestasi pada merek-merek kami, dan membangun keunggulan eksekusi, telah mempersiapkan kami untuk dampak jangka panjang,” ujarnya. 

    “Komitmen kami adalah untuk tumbuh secara bertanggung jawab dan terus melayani keluarga Indonesia melalui merek-merek unggulan yang memberikan performa superior dan menjadikan kehidupan sehari-hari lebih baik, sembari kami mempersiapkan landasan untuk kinerja berkelanjutan di tahun 2026 dan seterusnya,” tambahnya.