Category: Voi.id

  • Diplomasi Publik Pelestarian dan Promosi Semangat Bandung

    Diplomasi Publik Pelestarian dan Promosi Semangat Bandung

    JAKARTA – Museum Konferensi Asia Afrika, Kementerian Luar Negeri RI menghadirkan kekuatan Semangat Bandung melalui kutipan pidato para pemimpin negara peserta KAA 1955 dalam pameran temporer “Tutur Luhur Figur Asia-Afrika – The Words That Echo Through the Ages”.

    Digelar pada 24 Oktober hingga 27 Desember 2025, pameran ini bertujuan untuk memaknai 70 tahun KAA dan memberi ruang refleksi atas ekspresi solidaritas antarbangsa dan seruan perdamaian yang tercermin dari berbagai pidato yang disampaikan selama KAA 1955, dan masih relevan dalam menyikapi situasi global masa kini.

    Pidato-pidato para ketua delegasi pada sidang pleno pembukaan KAA (18-19 April 1955) dan sidang pleno penutupan KAA (24 April 1955) menjadi tonggak lahirnya solidaritas Asia-Afrika dan Semangat Bandung yang mengubah tatanan dunia.

    Pameran juga menyoroti berbagai dinamika di luar sidang, seperti pertemuan informal antar delegasi dan diplomasi budaya yang turut memperkaya makna tonggak sejarah diplomasi Indonesia melalui KAA.

    “Selain sebagai upaya memaknai kembali perjalanan 70 Tahun KAA, pameran temporer ini merupakan wujud diplomasi publik Kemlu dalam pelestarian dan promosi Semangat Bandung. Saya berharap pameran ini dapat meningkatkan ownership publik terhadap Semangat Bandung dan KAA sebagai tonggak sejarah serta capaian diplomasi Indonesia,” jelas Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI Duta Besar Heru Hartanto Subolo dalam sambutannya saat membuka pameran, melansir keterangan Kementerian Luar Negeri RI, 25 Oktober.

    Lebih jauh Dubes Heru mengatakan, pada tahun 1955, pidato para kepala delegasi turut mendorong semangat kemerdekaan di negara Asia Afrika. Sementara di masa kini, generasi muda memiliki peran besar dalam menyebarluaskan Semangat Bandung ke penjuru dunia.

    Indonesia sendiri konsisten menekankan peran penting Semangat Bandung dalam berbagai kesempatan. Pada Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ke-19 Gerakan Non-Blok di Kampala, Uganda, Wamenlu RI Arramatha Nasir menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengedepankan Semangat Bandung dalam memperjuangkan perdamaian dunia.

    Pameran “Tutur Luhur Figur Asia-Afrika – The Words That Echo Through the Ages” tidak hanya menampilkan rekaman sejarah, tetapi juga mengajak pengunjung untuk merenungkan kembali relevansi pesan-pesan para pemimpin Asia-Afrika pada tahun 1955 terhadap situasi dunia masa kini, dan mendorong Semangat Bandung tetap hidup dan terus bergema melintasi zaman.

  • Usai Alat Elektronik, Sharp Kini Bakal Luncurkan Mobil Listrik Perdananya

    Usai Alat Elektronik, Sharp Kini Bakal Luncurkan Mobil Listrik Perdananya

    JAKARTA – Selama ini kebanyakan orang mengenal Sharp lewat perangkat elektronik untuk rumah Kini, perusahaan ini tampaknya berniat memperluas pasarnya dengan menghadirkan mobil listrik, seperti yang dilakukan Polytron di Indonesia.

    Raksasa elektronik Jepang ini semakin merambah sektor otomotif, mengandalkan kekuatan R&D dan manufaktur Foxconn. Upaya terbarunya adalah versi yang jauh lebih canggih dari konsep minivan listrik LDK+, yang akan debut di Japan Mobility Show akhir bulan ini.

    LDK+ saat ini lebih mendekati kendaraan siap produksi dibandingkan prototipe yang diperkenalkan tahun 2024. Proporsinya kini lebih menyerupai minivan konvensional, meninggalkan profil kabin atas versi sebelumnya.

    Bagian depan kini lebih menonjol, dengan lampu depan LED lebar yang terintegrasi ke dalam gril tertutup berlogo Sharp. Meskipun demikian, desain keseluruhannya agak generik, meskipun menggunakan dua warna.

    Minivan ini memiliki pintu geser dan bagian belakang tegak, sementara kaca spion dan gagang pintu tradisional mengisyaratkan bahwa konsep ini hampir diproduksi. Sebagaimana dilansir dari Carscoops, Sabtu, 25 Oktober.

    Gambar lain memperlihatkan bagian dalam kabin, yang dimasuki melalui bukaan lebar tanpa pilar. Tata letaknya mencakup lantai datar, kursi pengemudi yang dapat diputar menghadap ke belakang, dan kotak konsol yang dilengkapi meja lipat.

    Bangku belakang untuk tiga penumpang diposisikan lebih ke belakang, mengorbankan ruang kargo tetapi menciptakan lingkungan seperti lounge dengan pencahayaan sekitar. Layar besar 65 inci pada konsep aslinya telah dihilangkan.

    Akan tetapi, model yang diperbarui ini mendapatkan proyektor dan layar yang dapat ditarik di atas bangku belakang, mengubah kabin menjadi teater bergerak atau ruang kerja jarak jauh. EV ini menggabungkan platform AIoT Sharp, yang memungkinkannya terhubung dengan perangkat rumah tangga, seperti AC dan mesin cuci.

    EV ini menggunakan AI untuk mempelajari kebiasaan dan preferensi pengguna, serta mendukung fungsionalitas V2H, integrasi panel surya, dan sistem baterai rumah tangga. Sharp LDK+ memiliki dasar yang sama dengan Foxconn Model A.

    Tetapi, Sharp belum membagikan spesifikasi mengenai powertrain listrik atau paket baterai yang bakal dihadirkan. Minivan besutan Foxconn sendiri dijadwalkan hadir di jalanan Jepang pada awal tahun 2027, diikuti peluncurannya di pasar ASEAN.

  • PON Bela Diri Kudus 2025 Jadi Ajang Jujitsu Jaring Potensi Atlet

    PON Bela Diri Kudus 2025 Jadi Ajang Jujitsu Jaring Potensi Atlet

    KUDUS – PON Bela Diri Kudus 2025 memasuki tahap ketiga pada Sabtu, 25 Oktober. Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) mengakui bahwa ajang ini jadi sarana mereka untuk menjaring potensi dalam pembinaan atlet sekaligus seleksi.

    Dedy Triharjanto selaku Ketua Umum PBJI menyampaikan bahwa PON Bela Diri Kudus 2025 ini berfungsi layaknya laboratorium pembinaan, tempat federasi mengumpulkan data performa dan mental bertanding atlet dari berbagai daerah.

    Ajang ini menurut Dedy juga menjadi wadah untuk menilai kemampuan para atlet sekaligus mengukur kesiapan mereka yang akan menghadapi kejuaraan dunia dan SEA Games.

    “Kesempatan dan kejuaraan seperti ini sangat berarti bagi kami untuk menyaring atlet. Kami punya sistem pengumpulan dan pengolahan data para atlet berprestasi yang nanti akan kami gunakan untuk menentukan siapa yang mewakili Indonesia di ajang internasional,” ujar Dedy di Media Center PON Bela Diri Kudus 2025 pada Jumat, 24 Oktober.

    Di tahun 2025 ini jujitsu memiliki dua agenda penting di level internasional. Salah satunya kejuaraan di Bahrain, ada juga kejuaraan dunia akan digelar di Bangkok pada awal Desember 2025.

    Untuk kedua ajang bergengsi tersebut, PBJI menyebut bahwa sebagian besar nama atlet yang bakal dikirim merupakan hasil pantauan dari penampilan mereka di PON Bela Diri Kudus.

    “Jadi tahun ini ada dua kesempatan internasional. Dari mana ngambilnya? Ya dari sini (PON Bela Diri),” kata Dedy menegaskan.

    PON Bela Diri Kudus 2025 menjadi titik penting bagi cabang junitsu, karena menjadi wadah evaluasi pembinaan daerah sekaligus indikator kesiapan program pelatihan nasional.

    Selain itu, pelaksanaan yang rapi dan atmosfer kompetitif di Djarum Arena, Kudus, memberi ruang bagi atlet muda untuk merasakan tekanan pertandingan tingkat nasional.

    Hingga Sabtu, 25 Oktober, jujitsu masih dipertandingkan. Kategori newaza digelar mulai dari babak penyisihan hingga final, sekaligus menjadi penutup cabang olahraga ju-jitsu di PON Bela Diri Kudus 2025.

  • Cerita Kisah Peran Penting Menjaga Perdamaian

    Cerita Kisah Peran Penting Menjaga Perdamaian

    JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia meluncurkan perangko dan token peringatan 75 tahun kerja sama Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Perangko tersebut menggambarkan pidato Presiden Sukarno di Jakarta pada tahun 1949, di mana pada hari bersejarah itu, Presiden Sukarno menyatakan Indonesia akan hidup bersahabat dengan seluruh negara di dunia. Setahun kemudian, pada 28 September 1950, Indonesia resmi menjadi anggota PBB, menandai awal perjalanan sebagai anggota aktif dan dihormati dalam komunitas global.

    Dengan desain avant-garde dan warna-warna dinamis, perangko ini mencerminkan semangat generasi muda Indonesia yang antusias berpartisipasi dalam kerja sama dan persahabatan global.

    Sedangkan Token khusus yang dicetak dari campuran tembaga dan seng lokal juga diluncurkan, sebagai simbol nyata dari perjalanan bersama Indonesia dan PBB selama tujuh dekade terakhir.

    “Perangko dan token ini menceritakan kisah tentang peran penting Indonesia dalam menjaga perdamaian dan menjalankan diplomasi,” jelas Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Duta Besar Tri Tharyat dalam peluncuran di sela-sela acara peringatan 75 tahun kerja sama Indonesia-PBB yang bertema “Menjaga Dunia, Menenun Harmoni: Peran Indonesia dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian” di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Jumat 24 Oktober.

    “Selama 75 tahun, Indonesia telah berdiri sejajar dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa — dari misi penjaga perdamaian hingga upaya kemanusiaan global, untuk menenun harmoni dunia,” tandasnya.

    Sementara itu, Koordinator Residen PBB di Indonesia Gita Sabharwal dalam sambutannya menyoroti kemitraan yang kuat dan kepemimpinan Indonesia dalam mempromosikan perdamaian dan pembangunan global.

    “Dari Konferensi Asia-Afrika di Bandung tahun 1955, kontribusi pertama Indonesia dalam misi penjaga perdamaian pada tahun 1957 di bawah UN Emergency Force di Sinai, hingga peran penting Indonesia dalam merumuskan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan Pact for the Future, kemitraan Indonesia dan PBB mencerminkan keyakinan mendalam terhadap multilateralisme sebagai kekuatan untuk kebaikan dan alat utama untuk melayani umat manusia dan planet ini,” urainya.

    Ia menambahkan, kerja sama Indonesia dan PBB kini semakin diperkuat melalui Kerangka Kerja Sama Pembangunan Indonesia–PBB (2026 – 2030) yang baru ditandatangani, yang menyelaraskan dukungan PBB dengan prioritas nasional Indonesia dalam pembangunan manusia, aksi iklim, serta transformasi digital dan ekonomi.

    Perangko peringatan ini akan didistribusikan melalui kantor Pos Indonesia di seluruh Nusantara dan mulai tersedia untuk publik pada 15 Desember 2025, Ini akan berfungsi sebagai perangko resmi untuk penggunaan universal.

    Selain fungsinya yang praktis, perangko ini juga memiliki nilai koleksi tinggi, menjadi benda berharga bagi para filatelis dan penggemar sejarah diplomasi Indonesia.

  • RI Dukung Upaya ASEAN Tingkatkan Keterlibatan Atasi Isu Myanmar

    RI Dukung Upaya ASEAN Tingkatkan Keterlibatan Atasi Isu Myanmar

    JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mendukung ASEAN meningkatkan keterlibatannya dengan Myanmar untuk menyelesaikan krisis politik yang telah berlarut-larut di negara tersebut. Menurut Menlu RI, Konsensus Lima Poin (5PC) harus tetap menjadi acuan utama dalam penyelesaian situasi di Myanmar, meskipun implementasinya sejauh ini masih terbatas.

    Konsensus tersebut mencakup penghentian permusuhan, bantuan kemanusiaan, penunjukan utusan khusus, kunjungan utusan khusus, dan proses dialog yang inklusif.

    “Untuk memastikan kesinambungan dan keterlibatan yang berkelanjutan, Indonesia mendukung secara prinsip usulan Duta Khusus ASEAN untuk Myanmar dengan mandat jangka panjang,” kata Sugiono dalam Pertemuan Tingkat Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu.

    Menurut keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, selain penguatan fungsi Duta Khusus ASEAN untuk Myanmar, Sugiono menyatakan dukungan Indonesia terhadap pembentukan Kelompok Pengamat ASEAN untuk mengawasi pelaksanaan pemilihan umum di Myanmar pada Desember mendatang.

    Sugiono menekankan bahwa terkait rencana pemilu tersebut, ASEAN perlu meninjau secara hati-hati posisi bersama yang akan ditetapkan serta respons yang perlu diambil.

    Menurut dia, ASEAN (Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara) pun harus tetap terlibat karena pelaksanaan pemilu saja belum tentu menyelesaikan masalah mendasar di Myanmar.

    “Indonesia terbuka terhadap gagasan Kelompok Pengamat ASEAN dengan mandat yang jelas dan terbatas untuk mengamati dan mengawasi, namun bukan untuk mengakui, mendukung, atau mengesahkan pemilu,” tegasnya.

    Apabila ASEAN tidak menyepakati usulan Kelompok Pengamat tersebut, Menlu RI mengingatkan bahwa ASEAN tetap harus siap menegaskan posisinya, terutama jika ada pihak ketiga yang mencoba memberikan pengakuan resmi terhadap pelaksanaan pemilu di Myanmar.

  • KA Purwojaya Anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, KAI Pastikan Penumpang Aman

    KA Purwojaya Anjlok di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, KAI Pastikan Penumpang Aman

    JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan bahwa KA 58F Purwojaya relasi Gambir – Kroya mengalami anjlokan pada dua kereta bagian belakang saat melintas di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh km 56+1/2, pada Sabtu, 25 Oktober, pukul 14.14 WIB, untuk sementara jalur hilir dan hulu tidak dapat dilewati.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa informasi pertama diterima dari masinis KA 58F yang melaporkan adanya anjlokan dua kereta bagian belakang sesaat setelah melintas di jalur emplasemen Kedunggedeh, adapun stamformasi rangkaian KA purwojaya 1 Lokomotif 8 K1 (kelas ekskutif) 1KM (Kereta Makan) dan 1 Kereta Pembangkit Dengan volume sebanyak 232 penumpang.

    “Begitu laporan diterima, petugas segera melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memastikan keselamatan penumpang dan keamanan perjalanan kereta api lainnya,” ujar Ixfan, Sabtu, 25 Oktober.

    Sebagai langkah awal, petugas stasiun bersama Polsuska, Unit Jalan Rel, dan Tim Sarana Daop 1 Jakarta langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan jalur dan penanganan terhadap rangkaian yang terdampak.

    >“KAI memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Seluruh penumpang KA Purwojaya dalam kondisi aman dan akan kami pastikan tetap dapat melanjutkan perjalanan setelah proses penanganan selesai,” tambahnya.

    KAI Daop 1 Jakarta juga telah melakukan pengamanan area emplasemen Kedunggedeh untuk memastikan tidak ada perjalanan kereta api lain yang terganggu. Pemeriksaan teknis terhadap kondisi prasarana dan sarana tengah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini.

    “Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat gangguan operasional ini. Saat ini petugas di lapangan terus bekerja melakukan normalisasi agar perjalanan kereta api dapat segera kembali lancar,” tutup Ixfan.

  • Penggunaan Skin Care di Malam Hari Sangat Penting, Ahli Ungkap Alasannya

    Penggunaan Skin Care di Malam Hari Sangat Penting, Ahli Ungkap Alasannya

     

    JAKARTA – Penggunaan produk skin care pada malam hari sangat penting untuk dilakukan. Pada malam hari kulit cenderung kehilangan kelembapannya lebih banyak dan harus bekerja melakukan perbaikan.

    Ketika siang hari, kulit akan bekerja untuk bertahan dari sinar UV, polusi, dan tekanan lingkungan. Kemudian pada malam hari, kulit berubah mode dari perlindungan ke mode perbaikan, berfokus pada pemulihan sel yang mungkin menurun pada siang hari.

    “Pergantian sel meningkat, produksi kolagen meningkat, dan aliran darah ke kulit meningkat, yang semuanya membantu memperbaiki kerusakan pada siang hari dan mengembalikan kecerahan yang sehat,” kata dermatolog, Mona Foad, MD, dikutip dari Women’s Health, pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

    Penggunaan skin care pada malam hari sangat dibutuhkan karena akan membantu kulit melakukan perbaikan dan kesehatan kulit dapat terjaga dengan lebih baik.

    “Saya selalu memberi tahu pasien saya, apa yang Anda gunakan pada kulit pada malam hari seperti memberikan paket perawatan pribadi,” jelasnya.

    “Kulit Anda paling sibuk saat siang, saat itu (malam hari) perbaikan dan pembaruan benar-benar terjadi,” tambahnya.

    Dalam melakukan rutinitas skin care pada malam hari, disarankan untuk memulainya dengan membersihkan wajah dengan sabun wajah yang cocok untuk tipe kulit Anda. Jika menggunakan makeup, Anda perlu melakukan pembersihan ganda atau double cleansing.

    “Pertama-tama hapus riasan Anda dan bersihkan kulit secara menyeluruh dengan pembersih yang diformulasikan untuk jenis kulit Anda,” tambah direktur medis Dermatology Physicians Chicago, Morayo Adisa, MD.

    Kemudian Anda dapat menggunakan serum, yang difokuskan untuk mengatasi kerutan, bintik hitam, dan masalah kulit lainnya. Jangan lupa untuk mengakhiri tahapan skin care malam Anda dengan menggunakan pelembap.

    “Pelembap malam hari sangat penting karena membantu perbaikan kulit saat Anda tidur dan menciptakan penghalang yang membantu mencegah kehilangan kelembapan dalam semalam,” pungkas Michele Green, MD.

  • Standar Ganda Global dan Kemungkinan Pupusnya Harapan Indonesia Tuan Rumah Olimpiade

    Standar Ganda Global dan Kemungkinan Pupusnya Harapan Indonesia Tuan Rumah Olimpiade

    JAKARTA – Mimpi Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi besar olahraga, seperti Olimpiade, dibelenggu keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

    Komite Olimpiade Internasional mendesak federasi olahraga global untuk berhenti menyelenggarakan acara di Indonesia. Seruan ini diambil setelah Indonesia membatalkan visa atlet asal Israel yang seharusnya berlaga di World Artistic Gymnastics Championship di Jakarta. Namun sikap Indonesia, yang diperkuat putusan Pengadilan Arbitrase Internasional, dikecam IOC.

    IOC tidak dapat menemukan solusi atas keputusan tersebut, yang menurut Federasi Senam Israel (IGF) telah menciptakan preseden berbahaya.

    Menanggapi hal ini, dewan eksekutif IOC mengadakan pertemuan dan memutuskan untuk “mengakhiri segala bentuk dialog” dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengenai penyelenggaraan Olimpiade, Olimpiade Remaja, atau konferensi lainnya di masa mendatang.

    Kantor pusat Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss. (ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse)

    Larangan ini tetap akan berlaku sampai pemerintah Indonesia memberikan jaminan mengizinkan akses masuk bagi semua peserta, tanpa memandang kewarganegaraan. Selain itu, IOC akan merekomendasikan kepada semua federasi internasional untuk tidak menyelenggarakan ajang atau pertemuan olahraga internasional apa pun di Indonesia.

    Gejolak Dunia

    Keputusan pemerintah Indonesia membatalkan visa bagi para atlet Israel adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza. Tentara Israel dianggap melakukan genosida di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

    Ini sebenarnya bukan pertama kali Indonesia menolak kedatangan atlet Israel. Pada 2023, penolakan terhadap tim Israel terjadi menjelang Piala Dunia U-20, di mana Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya.

    Kontroversi tersebut memaksa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

    Sejak pecah perang Isreal-Hamas dua tahun lalu, keikutsertaan Israel di ajang olahraga menjadi kontroversi. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez berharap Israel dicoret dalam seluruh kompetisi olahraga internasional.

    Sementara itu, menjelang pertandingan Kualifikasi Grup I Piala Dunia 2026, striker Norwegia Erling Haaland juga menyatakan dukungannya terhadap Palestina, sekaligus mengecam tindakan Israel. Dalam laga tersebut, Haaland mengemas hat-trick untuk memenangkan Norwegia 5-0 sekaligus menggagalkan keikutsertaan Israel di Piala Dunia.

    Tim Nasional Rusia mendapat skors dari FIFA akibat invasi negara tersebut terhadap Ukraina pada Februari 2022. Akibatnya, Timnas Rusia absen di Piala Dunia 2022 dan 2026, serta Euro 2024. (ANTARA/AFP/OLGA MALTSEVA)

    Presiden Federasi Sepakbola Norwegia Lise Klaveness mengatakan, Israel seharusnya diskors dari kompetisi internasional. Jika Rusia diskors oleh IOC akibat invasi ke Ukraina, Israel yang melakukan genosida di Gaza juga perlu diperlakukan sama. Sebab, kehadiran Israel pasti memicu kontroversi dan gejolak.

    Apa yang dilakukan IOC, dengan seolah membela Israel, mengingatkan publik terhadap apa yang dialami Rusia. Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, Timnas Rusia dilarang berkompetisi di ajang resmi UEFA dan FIFA. Akibatnya, mereka absen di Piala Dunia 2022 dan 2026, serta Euro 2024.

    Skorsing ini juga berlaku untuk klub Rusia, yang dilarang main di Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League. Roman Abramovich, pemilik Chelsea berpaspor Rusia, juga diusir dari tanah Inggris.

    Berkaca pada pengalaman tersebut, IOC dituding membuat standar ganda dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik. Para atlet Rusia, seperti pesenam Angelina Melnikova, harus bermain dengan status sebagai atlet netral individu (AIN), karena tak bisa berlomba atas negaranya akibat skorsing dari IOC.

    Mimpi Tuan Rumah Kandas

    Indonesia memiliki mimpi besar menjadi tuan rumah Olimpiade 2036. Namun sebelum itu, KOI akan lebih dulu mencari batu loncatan dengan mengajukan diri sebagai tua rumah Olimpiade Remaja 2030.

    Gelaran Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 sedianya menjadi ajang pembuktian bahwa Indonesia layak menjadi tuan rumah ajang internasional, termasuk Olimpiade Remaja dan Olimpiade.

    Namun, gejolak yang terjadi sebelum Kejuaraan Dunia, ditambah keputusan IOC, membuat kans Indonesia untuk itu tertutup.

    Menanggapi pengumuman IOC, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, pemerintah Indonesia memahami sepenuhnya bahwa keputusan menolak kedatangan delegasi senam Israel akan memiliki konsekuensi.

    “Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, dan dunia, agar olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kejayaan bangsa di mata dunia,” ucap Erick Thohir.

    Pria yang juga menjabat Ketua PSSI ini menegaskan, keputusan IOC tidak akan berpengaruh pada aktivitas atlet Indonesia di ajang-ajang internasional. Karena, tidak ada poin yang melarang Indonesia ikut serta dalam ajang internasional.

    Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan keterangan pers terkait tanggapan Pemerintah Indonesia terhadap pernyataan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (24/10/2025). (ANTARA /Dhemas Reviyanto/nz/pri)

    Menjadi tuan rumah sebuah ajang olahraga bukan sekadar memberi gengsi dan kebanggaan. Kejuaraan Dunia Senam Artistik, misalnya, menjadi pendorong perkembangan senam di Tanah Air. Tak hanya menyosialisasikan senam, Kejuaraan Dunia juga menjadi tempat debut para pesenam muda Indonesia seperti Alarice Prakoso dan Salsabilla Hadi.

    Sementara itu, Erick menegaskan tetap akan mengupayakan diskusi dan lobi-lobi. Menurutnya, apa yang diputuskan IOC bukan sesuatu yang tidak bisa dibicarakan atau didiskusikan.

  • Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bekasi Mencapai 304 Orang

    Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bekasi Mencapai 304 Orang

    JAKARTA – Warga terdampak cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencapai 304 orang, sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Dalam laporan yang diterima Antara, di Jakarta, Jumat 24 Oktober Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa data yang diterima menyatakan 304 jiwa warga terdampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak dua hari terakhir itu terdiri atas 169 keluarga.

    “Mereka tersebar di sembilan desa di Kabupaten Bekasi. Tidak ada laporan korban jiwa akibat insiden ini,” kata dia.

    Dia memastikan tim petugas gabungan di Kabupaten Bekasi sudah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan sejumlah penanganan darurat; mulai dari distribusi kebutuhan logistik makanan dan perlengkapan tambahan berupa terpal-tikar untuk alas tidur.

    BNPB belum melaporkan secara rinci berapa dan bagaimana dampak kerusakan rumah warga dan fasilitas publik imbas cuaca ekstrem yang terjadi Kamis (23/10).

    Meski demikian, menurut dia percepatan pemulihan dampak bencana bakal berlangsung secara beriringan dengan penanganan darurat yang dilakukan tim petugas gabungan di bawah koordinasi BPBD Kabupaten Bekasi.

    Dia menambahkan bahwa BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Provinsi Jawa Barat untuk menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi pada masa peralihan musim kemarau ke penghujan.

    Operasi OMC bertujuan mengatur dan mendistribusikan curah hujan agar tidak melampaui batas normal di wilayah padat penduduk dan rawan banjir. BNPB menggunakan pesawat Cessa Caravan 2028 PK-YNA dalam pelaksanaan operasi itu.

    “OMC dilakukan dengan total dua sorti dan 1.600 kilogram bahan semai,” kata dia.

  • Memperjuangkan Diplomasi Sepak Bola Hijau & Peran Universitas Serang Raya dalam Membangun Masa Depan ASEAN-Australia yang Berkelanjutan

    Memperjuangkan Diplomasi Sepak Bola Hijau & Peran Universitas Serang Raya dalam Membangun Masa Depan ASEAN-Australia yang Berkelanjutan

    JAKARTA – Universitas Serang Raya (UNSERA) mengambil peran utama dalam mempromosikan Diplomasi Sepak Bola Hijau, sebuah inisiatif regional yang menggunakan sepak bola sebagai alat untuk keberlanjutan, pembangunan perdamaian, dan pertukaran budaya di seluruh kawasan ASEAN–Australia.

    Gerakan ini, yang dipimpin oleh Dr. Sheena Ramazanu (Singapura) dan Mitchell Whaley (Australia), dalam Dialog Pemuda ASEAN–Australia 2025, menghubungkan olahraga dengan kesadaran lingkungan dan pemberdayaan pemuda.

    Rektor UNSERA, Prof. Dr. H. Abdul Malik, M.Si, menekankan komitmen universitas untuk mengubah pendidikan menjadi kepemimpinan di dunia nyata.

    “Pendidikan dan olahraga adalah dua bahasa universal yang membangun jembatan lintas bangsa. Melalui Diplomasi Sepak Bola Hijau, UNSERA bangga dapat menyatukan kesadaran iklim, keragaman budaya, dan pemberdayaan pemuda, menerjemahkan pembelajaran menjadi kepemimpinan, dan kepemimpinan menjadi kerja sama regional yang langgeng,” ujarnya.

    Universitas ini berencana untuk mengintegrasikan konsep Sepak Bola Hijau ke dalam kurikulum dan penjangkauan masyarakatnya, yang menghubungkan ilmu olahraga, studi lingkungan, dan inovasi teknik. Melalui Pusat Aksi Iklimnya, UNSERA akan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga ASEAN dan Australia dalam penelitian keberlanjutan yang dipimpin oleh kaum muda, lokakarya, dan kampanye iklim berbasis sepak bola.

    Lektor Kepala Liza Diniarizky Putri, Direktur Pusat Aksi Iklim, mengatakan inisiatif ini melampaui olahraga.

    “Sepak Bola Hijau bukan hanya tentang lapangan yang lebih hijau. Ini tentang menumbuhkan pola pikir yang menghargai keberlanjutan dan kerja sama. Kami ingin memberdayakan kaum muda untuk mengambil tindakan iklim melalui proyek-proyek praktis berbasis komunitas yang terinspirasi oleh semangat permainan ini,” ujarnya.

    Inovasi memainkan peran sentral dalam pendekatan UNSERA. Departemen Teknik Industri sedang mengembangkan penelitian terapan dalam energi terbarukan dan desain berkelanjutan untuk membuat infrastruktur olahraga lebih ramah lingkungan dan mudah diakses.

    Dr. Ing. Farid Wajdi menjelaskan, “Penelitian kami berfokus pada sistem tenaga surya berbiaya rendah, material ramah lingkungan, dan solusi limbah cerdas untuk fasilitas sepak bola komunitas. Teknologi harus melayani manusia dan planet ini dan inisiatif ini menyediakan platform yang sempurna untuk melakukan keduanya.”

    Dengan bermitra dengan jaringan pemuda, kementerian, dan organisasi olahraga ASEAN dan Australia, UNSERA bertujuan untuk menyelenggarakan Festival Sepak Bola Hijau regional, tantangan inovasi, dan program pertukaran. Tujuannya: memperkuat pemahaman lintas budaya sekaligus memajukan aksi iklim kolektif.