Category: Voi.id

  • Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau Tak Jadi Tersangka, KPK Jelaskan Alasannya

    Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau Tak Jadi Tersangka, KPK Jelaskan Alasannya

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulangkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau Ferry Yunanda.

    Keterlibatannya dalam kasus pemerasan yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 3 November masih didalami.

    “Kami masih memperdalamnya (posisi Sekretaris Dinas PUPR PKPP, red),” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 5 November.

    “Yang masih belum (tersangka, red) enggak apa-apa. Nanti kan sambil yang tiga (tersangka, red) ini berjalan (penyidikannya, red) sambil kita cari. Nanti kalau kami temukan alat bukti cukup tinggal kami naikkan saja statusnya,” sambung dia.

    Sementara itu, KPK sudah menetapkan tiga tersangka dugaan pemerasan terkait penambahan anggaran 2025 yang dialokasikan pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP. Mereka adalah Gubernur Riau Abdul Wahid; M. Arief Setiawan selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau; serta Dani M. Nursalam selaku tenaga ahli Gubernur Riau.

    Adapun penetapan tersangka ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin, 3 November. Mereka sudah dilakukan penahanan selama 20 hari pertama hingga 23 November 2025.

    Kasus ini bermula saat adanya penambahan anggaran 2025 yang dialokasikan pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP yang semula Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

    Diduga ada kesanggupan pemberian fee yang sebesar 2,5 persen yang kemudian dibahas di kafe di kawasan Kota Pekanbaru, Riau. Pembahasan dilakukan antara Ferry Yunanda selaku Sekretaris Dinas PUPR PKPP bersama enam UPT.

    Kemudian Ferry menyampaikan hasil pertemuan itu kepada M. Arief selaku Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dan representatif Abdul Wahid. Tapi, Arief justru minta sebesar 5 persen atau sebesar Rp7 miliar dan mengancam akan mencopot Kepala UPT yang tak menyetor.

    Akibat perbuatannya, para tersangka melanggar ketentuan dalam pasal 12e dan/atau pasal 12f dan/atau pasal 12B UU Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

  • Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau Tak Jadi Tersangka, KPK Jelaskan Alasannya

    Sekretaris Dinas PUPR PKPP Riau Tak Jadi Tersangka, KPK Jelaskan Alasannya

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulangkan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau Ferry Yunanda.

    Keterlibatannya dalam kasus pemerasan yang berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 3 November masih didalami.

    “Kami masih memperdalamnya (posisi Sekretaris Dinas PUPR PKPP, red),” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 5 November.

    “Yang masih belum (tersangka, red) enggak apa-apa. Nanti kan sambil yang tiga (tersangka, red) ini berjalan (penyidikannya, red) sambil kita cari. Nanti kalau kami temukan alat bukti cukup tinggal kami naikkan saja statusnya,” sambung dia.

    Sementara itu, KPK sudah menetapkan tiga tersangka dugaan pemerasan terkait penambahan anggaran 2025 yang dialokasikan pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP. Mereka adalah Gubernur Riau Abdul Wahid; M. Arief Setiawan selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau; serta Dani M. Nursalam selaku tenaga ahli Gubernur Riau.

    Adapun penetapan tersangka ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin, 3 November. Mereka sudah dilakukan penahanan selama 20 hari pertama hingga 23 November 2025.

    Kasus ini bermula saat adanya penambahan anggaran 2025 yang dialokasikan pada UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPR PKPP yang semula Rp71,6 miliar menjadi Rp177,4 miliar.

    Diduga ada kesanggupan pemberian fee yang sebesar 2,5 persen yang kemudian dibahas di kafe di kawasan Kota Pekanbaru, Riau. Pembahasan dilakukan antara Ferry Yunanda selaku Sekretaris Dinas PUPR PKPP bersama enam UPT.

    Kemudian Ferry menyampaikan hasil pertemuan itu kepada M. Arief selaku Kepala Dinas PUPR PKPP Riau dan representatif Abdul Wahid. Tapi, Arief justru minta sebesar 5 persen atau sebesar Rp7 miliar dan mengancam akan mencopot Kepala UPT yang tak menyetor.

    Akibat perbuatannya, para tersangka melanggar ketentuan dalam pasal 12e dan/atau pasal 12f dan/atau pasal 12B UU Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

  • PBSI Resmi Meluncurkan Pelatnas Wilayah

    PBSI Resmi Meluncurkan Pelatnas Wilayah

    JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi meluncurkan program Pemusatan Latihan Wilayah (Pelatwil) sebagai langkah perluasan pembinaan atlet di daerah.

    Program ini merupakan upaya memperkuat ekosistem pembinaan dengan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi atlet-atlet daerah untuk berkembang tanpa harus berpindah ke Pelatnas PBSI di Cipayung.

    “Kami ingin memastikan pembinaan atlet muda berjalan secara merata di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Ketua Tim Kajian Pelatwil, Slamet Soedarsono, dalam keterangan yang diterima.

    Program ini diharapkan dapat menjaring atlet-atlet bulu tangkis berbakat yang tersebar luas di seluruh penjuru Indonesia sekaligus menjadi jembatan antara pembinaan di daerah dengan pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas).

    Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sumatera Utara dan Pengurus Provinsi PBSI Jawa Timur ditunjuk sebagai pelaksana Pelatwil, masing-masing untuk wilayah Barat dan wilayah Tengah.

    PBSI akan menghadirkan standar pelatihan nasional langsung ke daerah dengan sistem, pelatih, dan fasilitas yang terintegrasi.

    Program Pelatwil ini didanai sepenuhnya oleh PBSI. Adapun fasilitas sarana dan prasarana dibantu oleh Pengprov PBSI Sumatera Utara dan Pengprov PBSI Jawa Timur.

    Sumatera Utara membawahi pembinaan atlet dari seluruh wilayah Sumatera, sementara Jawa Timur membawahi pembinaan atlet wilayah tengah yang meliputi Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    Kedua wilayah tersebut memiliki kesiapan yang paling komprehensif untuk menjadi model pelaksanaan Pelatwil setelah melalui proses kajian yang dilakukan secara mendalam.

    Sumatera Utara punya keunggulan infrastruktur yang lebih lengkap dan baru karena menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

    Di lain sisi, Jawa Timur sudah punya proyek percontohan yang sukses melalui pemusatan latihan provinsi yang dalam tiga tahun terakhir sudah menunjukkan prestasinya dengan menjuarai berbagai turnamen nasional.

    Slamet mengatakan program-program Pelatwil akan dibuat menyerupai dengan Pelatnas PBSI, terutama ada promosi dan degradasi setelah satu tahun.

    “Pemilihan pelatih akan direkomendasikan oleh PBSI dengan kategori pelatih nasional serta untuk program latihan akan diramu pelatih tersebut sesuai kebutuhan wilayahnya,” kata Slamet.

  • Menang 4-0 dari Dewa United, Borneo FC Kokoh di Puncak

    Menang 4-0 dari Dewa United, Borneo FC Kokoh di Puncak

    JAKARTA – Borneo FC sukses mengokohkan posisi di puncak klasemen Super League 2025/2026 usai menang telak 4-0 atas Dewa United. Kemenangan ini juga membuat Pesut Etam jadi tim yang tak terkalahkan hingga pekan ke-11.

    Pertemuan Borneo FC melawan Dewa United berlangsung di Stadion Stadion Segiri, Samarinda, pada Rabu, 5 November 2025, malam WIB. Berstatus tuan rumah, Borneo FC langsung tampil menggebrak dan tajam lewat sejumlah serangan yang membahayakan gawang lawan.

    Terbukti saat laga baru berlangsung 14 menit, Borneo mengancam gawang Dewa United lewat sontekan Mariano Peralta. Namun, upaya pertama itu masih bisa ditepis kiper Dewa United dan melahirkan sepak pojok.

    Semenit berselang, Komang Teguh berhasil menanduk bola lewat umpan pojok, tapi sundulannya masih mengenai tiang dan bola dibuang pemain Dewa United sehingga melahirkan sepak pojok lagi untuk Borneo.

    Pada momen ini, akhirnya Borneo berhasil membobol gawang Dewa United dan membuat skor unggul 1-0 pada menit ke-15 lewat sundulan Christophe Nduwarugira.

    Skor pembuka itu membuat pergerakan Dewa United semakin buas demi bisa menyamakan kedudukan. Sejumlah peluang emas tercipta, tapi sayangnya hingga akhir babak pertama Dewa United masih belum bisa mengejar keunggulan tuan rumah.

    Lanjut ke babak kedua, pada menit ke-65 Borneo mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran yang dilakukan bek Dewa United.

    Momen ini dimanfaatkan Mariano Peralta yang menjadi eksekutor dan kemudian sukses menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Borneo unggul 2-0.

    Pada menit ke-78, Borneo berhasil menambah keunggulan 3-0 melalui gol Vinicius usai memanfaatkan bola sepakan Westherley Garcia Nogueira yang membentur tiang gawang Dewa United.

    Tak cukup dengan tiga gol, Borneo kembali menambah keunggulan menjadi 4-0 lewat gol berkelas dari Mariano Peralta yang menggocek kiper Dewa United sebelum menceploskan bola ke gawang.

    Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Borneo FC menang 4-0 atas Dewa United.

    Kemenangan ini memperkokoh posisi Borneo FC di puncak klasemen Super League dengan mengemas poin sempurna 27 hasil dari sembilan kemenangan beruntun sejak awal musim.

  • 6 Bakso Indonesia yang Masuk Daftar Meatball Terlezat di Dunia Versi Taste Atlas

    6 Bakso Indonesia yang Masuk Daftar Meatball Terlezat di Dunia Versi Taste Atlas

    JAKARTA – Bakso sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan favorit banyak orang di Indonesia. Hidangan berbahan dasar daging giling ini punya banyak variasi, baik dari segi rasa, tekstur, hingga cara penyajiannya. Tak hanya populer di dalam negeri, bakso Indonesia ternyata juga mendapat perhatian di kancah internasional.

    Menurut Taste Atlas, situs yang dikenal sebagai rujukan kuliner dunia, beberapa jenis bakso dari Indonesia berhasil masuk dalam daftar Best Meatballs in the World atau bakso daging terenak di dunia.

    Pembaruan data per 15 Oktober 2025 mencatat ada enam varian bakso khas Nusantara yang masuk dalam daftar tersebut. Disebutkan pula bahwa keberadaan bakso di Indonesia banyak dipengaruhi oleh perpaduan budaya Asia dan Eropa.

    Jika pada tahun 2023 hanya beberapa jenis saja yang masuk daftar, kali ini ada 6 jenis bakso yang berhasil menonjol. Berikut 6 bakso di Indonesia yang masuk daftar meatball terlezat didunia versi Taste Atlas.

    1. Bakso

    Bakso yang sering ditemui sehari-hari ini memang sangat populer di seluruh Indonesia. Biasanya disajikan dalam kuah kaldu hangat dengan pelengkap berupa mie kuning atau bihun, serta tambahan pangsit, tahu, atau telur rebus.

    Ciri khas bakso Indonesia adalah teksturnya yang kenyal. Walaupun menjadi makanan kaki lima, bakso dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari gerobak pinggir jalan sampai restoran besar. Rasanya semakin nikmat ketika ditambah sambal atau kecap sesuai selera.

    2. Bakso Goreng

    Bakso goreng atau yang biasa disebut basreng merupakan jajanan yang banyak dipengaruhi oleh kuliner China. Bakso ini dibuat dari campuran daging (bisa ayam, sapi, udang, ikan, atau babi), tepung, dan bumbu, kemudian digoreng hingga berwarna cokelat keemasan.

    Bagian luarnya renyah, sementara dalamnya tetap lembut. Biasanya disajikan selagi panas dengan sambal atau saus pedas manis.

    3. Bakso Solo

    Sesuai namanya, bakso ini berasal dari Kota Solo. Kuahnya terkenal bening tetapi kaya rasa karena menggunakan kaldu sapi asli.

    Bakso Solo biasanya disajikan bersama mie kuning atau bihun, serta tambahan seperti bawang goreng, seledri, dan sayuran hijau. Rasa pedas dan segarnya makin terasa ketika diberi sambal dan sedikit perasan jeruk nipis.

    4. Bakso Bakar

    Bakso bakar adalah jajanan favorit banyak orang, terutama di daerah Jawa. Setelah dibentuk, bakso biasanya direbus dulu, lalu ditusuk dan dibakar di atas arang.

    Selama proses pembakaran, bakso dilumuri kecap dan bumbu sehingga menghasilkan aroma yang khas, sedikit manis, gurih, dan smokey. Bakso bakar sering dijual di warung kecil, kaki lima, atau stand malam hari.

    5. Bakso Ayam

    Selain bakso sapi, bakso ayam juga banyak digemari. Bahan dasarnya adalah daging ayam yang dihaluskan, lalu dicampur dengan bumbu sederhana dan tepung agar teksturnya kenyal.

    Bakso ayam bisa disajikan langsung atau dibuat kuah hangat untuk dijadikan sup. Banyak orang memilih menggunakan daging dada ayam karena lebih sehat dan rendah lemak.

    6. Tahu Bakso

    Tahu bakso berasal dari Jawa Tengah dan menjadi camilan favorit di berbagai daerah. Camilan ini menggabungkan tahu lembut dengan isian bakso sapi yang gurih.

    Ada yang disajikan dengan cara dikukus, ada juga yang digoreng agar bagian luarnya terasa lebih renyah. Rasanya ringan namun tetap beraroma daging, sehingga cocok untuk jadi lauk, camilan, atau oleh-oleh.

  • Heboh Wanita Diduga Penculik Anak Teror Warga Kebon Jeruk Naik Motor

    Heboh Wanita Diduga Penculik Anak Teror Warga Kebon Jeruk Naik Motor

    JAKARTA – Seorang wanita alami gangguan jiwa atau ODGJ melakukan percobaan penculikan di Gang Malvinas, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Menurut Wiwin (38) warga Gang Malvinas, Jalan Kedoya Pesing, RT 03/02, Kebon Jeruk, anaknya yang berusia 5 tahun sempat dibawa oleh pelaku.

    “Anak saya umur lima tahun sempat ditarik-tarik sama terduga pelaku,” ujar Wiwin, Rabu, 5 November.

    Wiwin menjelaskan, wanita itu pertama kali datang pada Jumat 31 Oktober 2025, saat kondisi sedang sepi.

    “Pertama, datang hari Jumat. Jumat sepi orang pada Jumatan. Katanya dia lihat anaknya duduk di sini, di depan rumah saya,” katanya.

    Dua hari kemudian, wanita itu kembali datang dan memaksa masuk ke salah satu rumah warga yang sedang kosong karena ditinggal pulang kampung, dengan dalih anaknya ada disembunyikan di dalam.

    “Dipanggil lah Pak RT sama warga, dibukain itu pintunya, kosong. Soalnya yang punya lagi pulang kampung. Dia malah nuduh ‘berarti anak saya dibawa pulang kampung’ gitu,” katanya.

    Saat itu, warga melepas wanita tersebut karena mengira pelaku memiliki gangguan kejiwaan dan stres karena mencari anak. Namun, wanita itu kembali datang selama dua hari berturut-turut.

    Wanita itu bahkan sempat masuk ke sebuah warung kelontong dan mencoba menarik anak pemilik warung, tetapi langsung ditegur oleh orang tua anak tersebut.

    “Emaknya langsung teriak dong karena anaknya ditarik. Si ibu itu langsung kabur pakai motor ke arah jalan raya,” kata Wiwin.

    Kemudian pada Selasa kemarin, 4 November 2025 sekitar pukul 17.30 WIB, wanita itu nekat kembali lagi. Saat itu, ia tidak datang sendiri, melainkan bersama seorang pria dan seorang anak perempuannya.

    “Dia datang dua motor. Dia boncengin anaknya cewek, satu motor lagi ada laki-laki di belakangnya,” katanya.

    Warga yang sudah mengenali pelaku langsung waspada dan segera menghampiri saat pelaku berjalan masuk dan menarik seorang anak.

    Namun, saat warga mengerumuni pelaku, pria yang datang menggunakan motor lain langsung melarikan diri.

    “Nah itu waktu disamperin, digeledah ternyata dia bawa tas isinya print foto anak-anak gitu banyak banget, saya kan takut apa ini orang stres atau sindikat penculik?,” ucapnya.

    Meski begitu, Wiwin dan warga lainnya tetap menaruh curiga karena merasa ada gelagat bahwa pelaku sengaja bersikap seperti memiliki gangguan kejiwaan.

    “Jujur kalau saya ngerasanya kayak akting doang dia, orang dia bisa ngincer anak, terus dia aja sadar sama motornya minta jangan diapa-apain. Sorot matanya tuh normal,” ucapnya.

    Sebagian warga yang kesal karena anaknya sempat ingin dibawa kabur oleh pelaku pun melampiaskan emosinya.

    Namun, warga lainnya mencoba menenangkan situasi agar tak menghakimi pelaku dan menyarankan agar pelaku dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat.

    “Akhirnya marah dah orang-orang sini, kayaknya sudah jengkel, dia ke sini lagi, sini lagi. Ngincar anak-anak terus meresahkan, dibawa tuh ke Polres,” ucapnya.

    Wiwin menyebut, pelaku telah mendatangi lokasi kejadian sudah 4 kali.

    “Dia datang tuh motornya diumpetin di gang, terus jalan aja sepanjang gang sambil diam-diam videoin rumah-rumah gitu,” tambahnya.

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Sipayung mengatakan, wanita terduga pelaku penculikan itu mengalami gangguan kejiwaan.

    “Ibu ini punya trauma soal anaknya, gangguan mental,” katanya saat dikonfirmasi, Rabu, 5 November 2025.

    AKBP Arfan mengatakan, anak perempuan yang sempat dibawa oleh wanita ODGJ telah dikembalikan ke rumahnya.

    Sementara, wanita ODGJ itu diserahkan oleh pihak kepolisian kepada Dinas Sosial.

    “Jadi kemarin itu langsung anaknya kami kembalikan ke orang tuanya, sementara ibunya kami serahkan ke Dinas Sosial,” katanya.

  • Lebih Efisien, Begini Cara Gunakan Printer Lewat Ponsel

    Lebih Efisien, Begini Cara Gunakan Printer Lewat Ponsel

    JAKARTA – Menghubungkan printer ke komputer menggunakan kabel USB merupakan cara yang sangat efisien. Namun, ada cara yang jauh lebih efisien, yakni menghubungkan printer ke perangkat seluler. 

    Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan Wi-Fi rumah. Dengan cara sederhana ini, Anda dapat mencetak dokumen dari berbagai perangkat yang kompatibel. Untungnya, sebagian besar printer dalam sepuluh tahun terakhir sudah mendukung koneksi Wi-Fi.

    Untuk memastikan apakah printer Anda mendukung fitur ini, cek secara manual perangkat Anda atau telusuri menu pengaturannya. Melansir dari Makeuseof, Anda perlu mencari menu yang memiliki nama seperti LAN, Pengaturan Nirkabel, atau Jaringan.

    Setelah menemukan menu yang tepat, Anda hanya perlu memilih jaringan Wi-Fi rumah Anda. Selanjutnya, masukkan kata sandi jaringan tersebut, sama seperti ketika Anda menghubungkan perangkat baru lainnya. Kini, printer Anda siap menerima perintah.

    Langkah selanjutnya bergantung pada sistem operasi ponsel yang Anda gunakan. Bagi pengguna iPhone, pencetakan akan lebih mudah jika printer Anda mendukung fitur AirPrint. Dengan fitur ini, Anda dapat mencetak tanpa perlu menginstal driver apa pun.

    Apple menyediakan daftar printer yang mendukung fungsi AirPrint. Dengan fungsi ini, mencetak dari iPhone akan berfungsi secara otomatis atau ‘langsung bekerja’. Pengguna disarankan untuk memeriksa apakah model printer mereka ada dalam daftar tersebut.

    Sementara itu, untuk pengguna Android, mencetak dari ponsel biasanya tidak memerlukan langkah khusus tambahan. Selama printer sudah terhubung ke Wi-Fi, mencetak dari perangkat Android seharusnya dapat dilakukan secara langsung tanpa hambatan. 

  • Risiko Infeksi Menular Seksual pada Pria dari Darah Haid

    Risiko Infeksi Menular Seksual pada Pria dari Darah Haid

    JAKARTA – Pria bisa terkena infeksi dari darah haid. Infeksi menular seksual (IMS) dapat menular melalui cairan tubuh, termasuk darah menstruasi saat berhubungan seksual.

    Salah satu cara untuk mencegah IMS adalah dengan melakukan tes kesehatan. Selama menstruasi, Anda tetap bisa melakukan tes darah, tes urin, atau tes swab.

    Pria bisa terkena IMS dari darah haid. Saat menstruasi, serviks (leher rahim) terbuka sedikit untuk memungkinkan darah keluar dari rahim.

    “Ketika ini terjadi, bakteri dan virus bisa masuk ke serviks bagian atas dan rongga rahim, atau keluar dari sana,” ujar Dr. Mary L. Rosser, seorang OB-GYN dari Universitas Columbia, dikutip dari laman Health.

    Biasanya pH vagina berada di kisaran 3,8–5,0, namun saat menstruasi, vagina menjadi kurang asam dan lebih basa. Perubahan ini membuat bakteri dan virus lebih mudah bertahan hidup.

    Kadar pH vagina yang lebih tinggi juga terkait dengan beberapa IMS, seperti bacterial vaginosis (infeksi bakteri pada vagina), chlamydia, gonore, dan trikomoniasis.

    Chlamydia dan gonore bisa lebih berbahaya saat menstruasi. Jika infeksi ini menyebar melewati serviks, dapat berkembang menjadi penyakit radang panggul (PID), yaitu infeksi lebih serius pada organ reproduksi wanita.

    Cara Mencegah Infeksi Saat Berhubungan Seksual Selama Menstruasi

    IMS ditularkan melalui cairan tubuh dari hubungan anal, oral, maupun vagina. Beberapa infeksi juga bisa menyebar melalui kontak kulit langsung. Beberapa langkah untuk mencegah IMS dari darah haid antara lain:

    – Mengurangi jumlah pasangan seksual.

    – Rutin melakukan tes IMS jika aktif secara seksual.

    – Melakukan vaksinasi seperti hepatitis dan HPV.

    – Menggunakan kondom.

    Gejala Infeksi yang Perlu Diperhatikan

    Beberapa orang mungkin tidak menunjukkan gejala infeksi menular seksual (IMS). Namun bagi sebagian lainnya, infeksi bisa menimbulkan berbagai tanda yang perlu diwaspadai, seperti nyeri perut, keluarnya cairan atau bau tidak normal dari penis atau vagina, munculnya luka atau lepuh, serta demam.

    Gejala lain yang mungkin muncul termasuk sering atau nyeri saat buang air kecil, adanya luka atau kutil pada alat kelamin, rasa gatal, nyeri atau pendarahan pada area rektal, serta kemerahan pada kulit di sekitar organ genital.

    Anda tidak perlu menunggu menstruasi selesai untuk melakukan tes IMS. Darah haid tidak memengaruhi akurasi tes. Tes IMS dapat dilakukan melalui darah, urin, atau swab area yang dicurigai terinfeksi.

  • Indonesia Kirim Tim Kecil dengan Semangat Besar

    Indonesia Kirim Tim Kecil dengan Semangat Besar

    JAKARTA – Indonesia mengirim kekuatan kecil dengan semangat yang besar ke pesta olahraga multicabang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 yang mulai digelar pekan ini.

    Edisi keenam ISG dijadwalkan berlangsung pada 7–21 November 2025 di Riyadh, Arab Saudi. Kontingen Indonesia hanya mengirim 38 atlet dari tujuh cabang olahraga ke ajang tersebut.

    Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Endri Erawan, memastikan kontingen kecil Indonesia sudah menjalani latihan intensif di pemusatan latihan nasional (pelatnas) sehingga sangat siap memberikan yang terbaik.

    “Walaupun tidak mengirimkan kekuatan lengkap dan terbaik di masing-masing cabor dikarenakan sebagian atletnya akan mengikuti SEA Games Thailand 2025 yang waktunya berdekatan, kami ingin mereka tetap tampil percaya diri,” kata dia.

    Cabang olahraga yang dikirim Indonesia ialah renang, anggar, muaythai, gulat, angkat besi, dan camel racing. Selain itu, ada juga pencak silat yang akan tampil sebagai cabang demonstrasi.

    Endri mengatakan bahwa Islamic Solidarity Games bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan wadah untuk memperkuat solidaritas, persaudaraan, dan toleransi antarbangsa.

    “Tim kami memang mini, tetapi kami akan berusaha memberikan layanan maksimal kepada atlet tim Indonesia agar mereka bisa tampil dan berprestasi maksimal untuk Indonesia,” ujar Endri.

    Ajang yang diselenggarakan oleh Islamic Solidarity Sports Association (ISSA) di bawah naungan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ini akan diikuti oleh 57 negara anggota.

    Walaupun pesertanya dari negara-negara Islam, tetapi atlet yang tampil tidak hanya yang beragama Islam. Ini menjadikan ISG simbol nyata persatuan lintas keyakinan melalui olahraga dan tidak ada diskrimansi.

    ISG 2025 mempertandingkan 23 cabang olahraga utama, tetapi ada potensi tambahan hingga 26 cabang olahraga karena ada yang hadir sebagai demonstrasi seperti pencak silat.

    Pertandingan akan digelar di berbagai kompleks modern seperti Boulevard, Olympic Complex, Al Janadriyah, dan Malaz, yang memadukan nuansa modernitas dan tradisi Arab Saudi.

    Indonesia memiliki rekam jejak kuat di ajang ini. Saat menjadi tuan rumah ISG 2013 di Jakarta–Palembang, Indonesia tampil sebagai juara umum dengan 36 emas, 36 perak, dan 34 perunggu.

    Kemudian dalam edisi terakhir di Konya 2022, Kontingen Indonesia meraih 12 emas, 12 perak, dan 21 perunggu sehingga berhak menempati peringkat keenam klasemen akhir perolehan medali.

  • Kisah Ustaz Abdul Somad Jadi Jurkam Abdul Wahid di Pilgub Riau

    Kisah Ustaz Abdul Somad Jadi Jurkam Abdul Wahid di Pilgub Riau

    JAKARTA – Tiada yang meragukan eksistensi Ustaz Abdul Somad (UAS) di dunia dakwah. Ia jadi sosok ulama yang berkarisma dan memiliki banyak pengikut. Prabowo Subianto saja pernah kepincut menjadikan UAS sebagai cawapres dalam Pilpres 2019 dan ditolak.

    UAS merasa hidupnya sudah cukup pada jalan dakwah. Ia tak mau sibuk dengan urusan politik Indonesia. Belakangan sikap UAS hindari dunia politik dipertanyakan. Ia justru jadi juru kampanye (jurkam) pasangan Abdul Wahid-Sf Hariyanto di Pilgub Riau.

    Kiprah UAS dalam dunia dakwah Indonesia mentereng. Kedalaman ilmu agama dan kejenakaan UAS jadi daya tarik utamanya. Kondisi itu membuat UAS mendapatkan tempat di hati umat Islam di Indonesia. Popularitas itu membuat kaum ulama kepincut.

    Ia diajukan mayoritas ulama lewat Ijtima Ulama jadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Keinginan segenap ulama disambut baik oleh Prabowo. Pasangan Prabowo-UAS dianggap mampu membendung jalan Joko Widodo (Jokowi) kembali berkuasa.

    Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) digiring petugas saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa sembilan orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin (3/11), salah satunya Gubernur Riau Abdul Wahid. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/pri)

    Semuanya berubah kala UAS memilih jalannya sendiri. Ia tak bermaksud mengecilkan hati ulama dan mengecewakan Prabowo. Namun, UAS merasa jalan hidupnya bukan di dunia politik. Ia memilih mengabdi untuk dunia dakwah saja.

    Narasi itu bak ikhtiarnya mencerdaskan anak bangsa supaya cinta kepada agama dan negara. Keputusan UAS didukung banyak pihak. Kaum ulama dan Prabowo menghargai keputusan UAS. Ia juga tak ingin masuk jadi Jurkam dari Prabowo yang kemudian berpasangan dengan Sandiaga Uno.

    Namun, beberapa tahun setelahnya sikap UAS berubah. Ia dikabarkan menjadi jurkam dari tim kampanye pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Hafit-Erizal di Pilkada Rokan Hulu 2020. Keputusan itu membuat UAS dikritik habis-habisan.

    Banyak yang menganggap UAS harusnya mengambil sikap yang sama seperti dirinya menolak jadi cawapres atau jurkam Prabowo. Ulama tak perlu ikut politik.

    “Harusnya ulama ya jadi ulama, bukan justru ikut terjun ke dalam pertarungan kepentingan. Motifnya bisa kita pahami, yakni untuk melakukan syiar Islam. Namun dengan cara mendorong orang tertentu yang dianggap sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan mereka. Sementara, jika berbicara agama, ya bisa saja. Sebab, semua calon beragama Islam.”

    “Beliau seorang ustaz, tokoh yang sifatnya sebagai referensi semua kalangan. Tetapi kalau berdiri di salah satu calon, dia berada dalam sebuah partai, sehingga dia berada di luar konteks sebagai ustaz atau ulama,” ungkap Pengamat politik Saiman Pakpahan sebagaimana dikutip laman detik.com, 27 November 2020.

    Jurkam Abdul Wahid-SF Hariyanto

    Andil UAS sebagai jurkam bukan melulu hadir kala Pilkada Rokan Hulu saja. UAS lagi-lagi jadi jurkam kala pasangan politisi Abdul Wahid-SF Hariyanto akan mengikuti Pilgub Riau 2024. UAS menganggap junjungannya dapat mendukung kemajuan agenda umat Islam di Riau.

    Dukungan juga diberikan UAS karena program dan visi misi junjungannya yang berpihak pada masyarakat. UAS pada dasarnya memahami posisinya sebagai ulama masuk dunia politik. Kondisi itu jelas mendatangkan kecaman dan kritik.

    Kritik itu mengalir deras lewat media sosial, dari Facebook hingga YouTube. Saban hari UAS selalu mendapatkan komentar buruk terkait langkahnya mendukung salah satu calon. Namun, UAS menganggap angin saja.

    Pendakwah, Ustaz Abdul Somad. (ANTARA/Muhammad Iqbal)

    Ia menegaskan Indonesia negara demokrasi. Wajar jika ulama juga menyatakan dukungan demi masa depan bangsa dan negara. Ada pula yang menganggap bahwa kadidat cagub dan cawagub Riau itu hanya memanfaatkan UAS belaka. Alias, kala mereka menang, segala bentuk janji politik atau nota kesepakatan yang disepakati takkan ditepati.

    UAS pun terus memberikan dukungan hingga Abdul Wahid-SF Hariyanto menang. Abdul Wahid dan SF Hariyanto jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yang baru. Belakangan Abdul Wahid jadi salah satu orang yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus korupsi pada 3 November 2025.

    “Tetapi dengan ikut menyuarakan bang Abdul Wahid yang mengejek, yang mengolok, yang membuli di grup-grup orang kita sendiri, kawan kita sendiri. Tetapi bagi saya tidak peduli, karena niat saya supaya Riau ini lebih baik di masa yang akan datang. Kalau bapak ibu baca di YouTube, Facebook, Instagram orang mengejek saya, mencaci maki saya jangan balas. Kumpulkan sakit hati, balas pada 27 November coblos bang Abdul Wahid-SF Hariyanto,” ujar UAS sebagaimana dikutip laman detik.com, 17 Oktober 2024.