Category: Voi.id

  • Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenpi Tewaskan Hansip di Cakung Barat, Diringkus di Pelabuhan Bakauheni

    Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenpi Tewaskan Hansip di Cakung Barat, Diringkus di Pelabuhan Bakauheni

    JAKARTA – Tim gabungan Dir IV Bareskrim Mabes Polri, Subdit Resmob Direskrimum Polda Metro Jaya, Satreskrim Polrs Lampung Selatan dan KSKP Bakauheni berhasil meringkus pelaku curanmor yang terjadi Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

    “Pelaku berinisial RS (29) ditangkap di pelabuhan Bakauheni,” tulis dalam laporan yang diterima VOI, Minggu, 9 November 2025.

    Pelaku RS tercatat sebagai warga Tanjung Kemala, Pubian, Lampung Tengah, Lampung.

    RS diketahui terlibat dalam aksi curanmor yang berujung penembakan di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Guna proses lebih lanjut, pelaku sudah dibawa ke Polda Metro Jaya.

    Sebelumnya diberitakan, polisi tengah memburu pelaku penembakan terhadap seorang hansip bernama Atim Suhara (42) yang tewas saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di Cakung, Jakarta Timur, Sabtu 8 November 2025 dini hari.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah diterjunkan untuk mengusut kasus tersebut.

    “Saat ini anggota di lapangan masih bekerja. Kita berharap dalam waktu dekat pelaku dapat segera tertangkap. Mohon waktu kepada rekan-rekan agar teman-teman di lapangan bisa bekerja maksimal,” ujar Budi kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Sabtu 8 November 2025.

  • Teknik Pernapasan 20-20-20 Dinilai Efektif Bantu Perkuat Paru-Paru di Tengah Polusi Udara

    Teknik Pernapasan 20-20-20 Dinilai Efektif Bantu Perkuat Paru-Paru di Tengah Polusi Udara

    JAKARTA – Teknik pernapasan 20-20-20 disebut dapat membantu memperkuat fungsi paru-paru, terutama di tengah meningkatnya risiko polusi udara yang membuat pola napas menjadi pendek dan dangkal.

    “Teknik pernapasan 20-20-20 adalah intervensi yang terbukti dan bermanfaat bagi pasien dengan masalah pernapasan selama periode polusi udara yang tinggi,” ujar Dr. Piyush Goel, konsultan senior pulmonologi di Rumah Sakit Narayana, Gurugram, dikutip dari Hindustan Times, Jumat (7/11) waktu setempat.

    Dr. Goel menjelaskan tiga langkah utama dalam teknik tersebut. Pertama, tarik napas melalui hidung selama 20 detik perlahan hingga paru-paru terisi penuh. Kedua, tahan napas selama 20 detik atau mulai dari 10 detik jika belum terbiasa dan terakhir, hembuskan napas melalui mulut selama 20 detik hingga udara benar-benar keluar seluruhnya.

    “Carilah tempat yang nyaman untuk duduk atau berdiri di area dalam ruangan yang paling bersih, atau di dekat alat penyaring udara jika ada,” saran Dr. Goel. Ia menambahkan bahwa latihan ini mudah dilakukan di rumah tanpa perlu alat bantu khusus.

    Menurutnya, teknik ini efektif karena polusi udara membuat tubuh secara alami bernapas lebih cepat dan dangkal, yang dalam jangka panjang bisa menurunkan kapasitas paru-paru.

    “Menahan napas sejenak memberi paru-paru lebih banyak waktu untuk menukar oksigen dan karbon dioksida di alveoli,” ujarnya.

    “Sedangkan embusan napas yang lambat membantu mengeluarkan udara basi dan partikel polutan lebih efektif daripada napas biasa,” tambahnya.

    Dr. Goel menyarankan agar latihan pernapasan ini dilakukan 3–4 kali sehari, terutama pada pagi hari dan sebelum tidur. Bagi pemula, disarankan memulai dari 10 detik per tahap, lalu secara bertahap meningkatkan ke siklus penuh 20-20-20.

    Selain membantu pernapasan menjadi lebih efisien, latihan ini juga memberikan manfaat fisik dan mental, seperti mengurangi stres, menenangkan sistem saraf, menurunkan kadar hormon stres (kortisol), serta meningkatkan konsentrasi dan kejernihan berpikir.

    Latihan ini juga dapat menunjang kesehatan fisiologis, karena membantu meningkatkan efisiensi ventilasi paru dan memperbaiki variabilitas detak jantung yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh.

    Namun demikian, Dr. Goel menegaskan bahwa teknik 20-20-20 bukan pengganti utama perlindungan diri dari polusi udara.

    “Teknik pernapasan ini bukanlah pengganti utama untuk melindungi diri Anda dari polusi. Dia menekankan itu hanya untuk ‘bernapas lebih mudah’,” kata Dr. Goel.

    Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat polusi meningkat, menjaga kualitas udara di rumah dengan air purifier, serta menghindari olahraga berat di luar saat indeks polusi tinggi.

    “Carilah bantuan medis jika Anda mengalami batuk terus-menerus, mengi, atau sesak napas,” tutupnya.

  • Terminal 1C Beroperasi Penuh, Kapasitas Bandara Soetta Capai 96 Juta Penumpang

    Terminal 1C Beroperasi Penuh, Kapasitas Bandara Soetta Capai 96 Juta Penumpang

    JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mengoperasikan Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) secara penuh.

    Pengoperasian tersebut berdampak pada kapasitas total bandara menjadi 96 juta penumpang per tahun.

    Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Mohammad R. Pahlevi mengatakan 1C Bandara Soetta akan beroperasi secara penuh atau full operation mulai 12 November 2025 setelah selesainya seluruh tahap revitalisasi.

    Pahlevi bilang sejalan dengan selesainya seluruh tahapan revitalisasi, kapasitas Terminal 1C meningkat dari 3 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun, sehingga berdampak pada meningkatnya kapasitas total Bandara Soekarno-Hatta menjadi mencapai 96 juta penumpang per tahun.

    Lebih lanjut, Pahlevi mengatakan Bandara Soetta melayani penumpang melalui Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3. Menurut dia, eningkatan kapasitas ini turut memperkuat daya saing bandara tersebut di dunia.

    “Kapasitas Bandara Soekarno-Hatta kini telah mendekati 100 juta penumpang per tahun, dan ini menegaskan bahwa Bandara Soekarno-Hatta memastikan kesiapan dalam mengantisipasi pertumbuhan trafik penerbangan serta memperkuat posisi sebagai salah satu bandara terbesar dunia,” ucapnya dalam keterangan resmi, Minggu, 9 November.

    Pahlevi mengatakan langkah ini sekaligus menjadi salah satu pencapaian strategis dan penting dalam transformasi bandara yang tengah dijalankan InJourney Airports.

    Kata Pahlevi, pengoperasian kembali secara penuh Terminal 1C juga mendukung program rebalancing dengan melakukan realokasi maskapai dari satu terminal ke terminal lainnya, agar trafik penerbangan dapat terdistribusi merata sehingga fasilitas di setiap terminal dapat optimal dalam memberikan kenyamanan.

    “Hal ini juga menjadi salah satu upaya traffic management di sisi darat bandara yang sebelumnya padat menjadi lebih nyaman. Sebelumnya, Terminal 2F Khusus Haji dan Umrah juga sudah dioperasikan setelah proses revitalisasi,” katanya.

    Sejak Agustus 2025, Terminal 1C sudah melayani penumpang pesawat Citilink untuk sejumlah rute penerbangan. Pada 12 November 2025, rencananya seluruh penerbangan Citilink di Bandara Soekarno-Hatta akan dilayani melalui Terminal 1C.

    Lebih lanjut, Pahlevi bilang, Terminal 1C  dapat memberikan journey experience yang lebih baik bagi penumpang pesawat dengan desain yang memadukan budaya dan modernitas.

    “Mengusung desain yang memadukan modernitas dan budaya Indonesia, hasil revitalisasi Terminal 1C menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan berkarakter. Elemen khas seperti bata merah terakota, lampu gantung, serta ornamen ikonik Terminal 1 tetap dipertahankan, dipadukan dengan tata ruang dan teknologi mutakhir,” ujar Pahlevi.

    Sekadar informasi, Terminal 1C mengadopsi konsep pemeriksaan keamanan desentralisasi, dalam artian titik security check point (SCP) untuk pemeriksaan penumpang dan barang bawaan ke kabin dilakukan di masing-masing gate keberangkatan. Terminal 1C juga dilengkapi dengan 40 check-in counter serta 7 unit baggage conveyor.

    Revitalisasi Terminal 1C merupakan bagian dari Program Transformasi pada pilar Premises untuk menghadirkan infrastruktur bandara yang berkelas dunia.

    Transformasi dijalankan InJourney Airports untuk membawa Bandara Soekarno-Hatta berada di dalam daftar 10 bandara terbaik dunia pada 2029 dari saat ini di peringkat 25.

  • Palembang, Bandar Lampung, Palu-Makassar Berpotensi Dilanda Hujan Disertai Petir

    Palembang, Bandar Lampung, Palu-Makassar Berpotensi Dilanda Hujan Disertai Petir

    JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah Indonesia mengalami hujan ringan hingga hujan disertai petir pada Minggu, 9 November.

    Prakirawati BMKG, Adelia Febby menyampaikan, wilayah Pulau Sumatera umumnya akan diliputi cuaca berawan hingga hujan ringan.

    “Diprakirakan berawan tebal di wilayah Banda Aceh, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, dan Padang,” katanya dilansir ANTARA.

    Adelia menyebut potensi hujan ringan juga diprakirakan terjadi di Bengkulu, sedangkan masyarakat di Jambi, Palembang, Pangkalpinang, dan Bandar Lampung diimbau mewaspadai potensi hujan disertai petir.

    Untuk Pulau Jawa, BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal di Bandung, serta hujan ringan di Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

    “Sementara itu, di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi terjadi di Kupang dan Denpasar. Adapun Mataram diprediksi hujan disertai petir,” ujarnya.

    Di Pulau Kalimantan, Adelia menyebut hujan ringan diprakirakan terjadi di Pontianak, Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangka Raya, sementara wilayah Banjarmasin berpotensi mengalami hujan disertai petir.

    Adapun di Pulau Sulawesi, udara kabur berpotensi terjadi di Kendari. Selain itu, hujan ringan diprediksi turun di Manado, Gorontalo, Palu, dan Makassar, sedangkan potensi hujan disertai petir perlu diwaspadai di Mamuju.

    Untuk wilayah Indonesia bagian timur, udara kabur diprakirakan terjadi di Sorong, hujan ringan di Ternate, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke, serta hujan sedang di Jayapura.

    Adelia mengatakan prakiraan tersebut merupakan gambaran umum cuaca hari ini di masing-masing daerah. Adapun untuk informasi yang diperbarui setiap jam sekali, masyarakat dapat mengakses di laman web resmi bmkg.go.id atau aplikasi Info BMKG.

  • Komdigi Resmikan Garuda Spark Innovation Hub di Medan, Fokus ke Pertanian dan Pangan

    Komdigi Resmikan Garuda Spark Innovation Hub di Medan, Fokus ke Pertanian dan Pangan

    JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital meresmikan Garuda Spark Innovation Hub di Kota Medan pada Sabtu, 8 November, sebagai ruang kolaborasi digital pertama di Sumatera yang berfokus pada pengembangan inovasi di bidang pertanian (agritech) dan pangan (foodtech).

    Peluncuran Garuda Spark Medan ini melengkapi dua hub serupa yang sebelumnya sudah lebih dulu diresmikan, yaitu di Jakarta dan Bandung. 

    Dengan hadirnya di Medan, Menkomdigi Meutya Hafid berharap hub ini bisa menciptakan lebih banyak inovasi dari daerah, terutama di sektor teknologi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

    “Untuk Medan, kita fokuskan pada inovasi yang bisa memperkuat ketahanan pangan, meskipun tetap terbuka untuk bidang teknologi lainnya,” kata Meutya dalam siaran resminya dikutip Minggu, 9 November. 

    Meutya juga percaya bahwa Medan memiliki daya saing digital dan potensi besar dalam pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis teknologi. Karena menurut survei Digital Competitiveness Index 2025, Medan menempati posisi ke-7 sebagai kota dengan daya saing digital tertinggi di Indonesia. 

    “Kita juga meyakini karya talenta-talenta di Medan yang kreativitasnya luar biasa. Sehingga rasanya memang tepat untuk kemudian membuat innovation hub untuk mempertemukan talenta dengan industri dan para investor,” tuturnya. 

    Direktur Jenderal Ekosistem Digital Edwin Hidayat Abdullah menambahkan, Garuda Spark Innovation Hub akan menghadirkan beragam program bagi pelaku industri startup, seperti pelatihan digital, forum mentoring bersama praktisi industri, hingga pertemuan dengan investor.

    Dia menegaskan, Garuda Spark bukan sekadar tempat pertemuan, melainkan platform kolaboratif yang mempertemukan ide, teknologi, dan peluang bisnis.

    “Kita ingin lebih banyak perusahaan teknologi lahir dari berbagai daerah, bukan hanya dari ibu kota,” tandasnya.

  • Cukup Bawa KTP, Warga Tangerang Bisa  Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    Cukup Bawa KTP, Warga Tangerang Bisa  Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas

    JAKARTA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Provinsi Banten, memastikan masyarakat dapat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hanya dengan membawa KTP atau identitas domisili saat datang ke puskesmas terdekat.

    “Cukup datang ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau identitas domisili Kota Tangerang, masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan pemeriksaan gratis. Petugas kesehatan akan membantu proses pendaftaran di tempat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, di Tangerang, seperti dikutip ANTARA.

    Setibanya di puskesmas, warga akan diminta mengisi formulir data diri, memindai barcode skrining mandiri, kemudian menunggu antrean pemeriksaan.

    “Pemerintah Kota Tangerang memastikan jika CKG dapat diakses oleh seluruh warga Kota Tangerang di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan,” tambah Dini.

    Menurut Dini, program ini digagas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit serta mendorong penerapan pola hidup sehat.

    Jenis pemeriksaan yang tersedia antara lain cek tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat, serta konsultasi gizi dan kesehatan mental dasar.

    Hasil pemeriksaan akan dikirim langsung ke masing-masing peserta melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile, sehingga masyarakat dapat memantau kondisi kesehatannya secara digital.

    Dinkes Kota Tangerang mencatat, hingga Oktober 2025, sebanyak 329.898 warga telah mengikuti program CKG atau sekitar 17 persen dari total populasi 1,9 juta jiwa.

    Pemerintah Kota Tangerang menargetkan layanan CKG bisa menjangkau 36 persen penduduk hingga akhir 2025. Untuk mewujudkan target tersebut, Dinkes bersama jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan menyiapkan berbagai program strategis guna mempercepat perluasan akses layanan kesehatan gratis tersebut.

  • Sinergi Riset dengan UGM, Indonesia Genjot Produksi Vaksin dan Biofarmasi Lokal

    Sinergi Riset dengan UGM, Indonesia Genjot Produksi Vaksin dan Biofarmasi Lokal

  • Sutradara Garin Nugroho Terima Lifetime Achievement di Anugerah LSF 2025

    Sutradara Garin Nugroho Terima Lifetime Achievement di Anugerah LSF 2025

    Jakarta – Kementerian Kebudayaan melalui Lembaga Sensor Film (LSF) kembali menggelar Anugerah LSF 2025 dengan tema “Memajukan Budaya Menonton Sesuai Usia”, yang berlangsung di Studio 5 Emtek City, Jakarta, pada Sabtu, 8 November 2025.

    Ajang ini, yang disiarkan secara langsung oleh Indosiar dan Vidio, menjadi bentuk apresiasi bagi sineas, lembaga, dan insan perfilman yang berkontribusi dalam memperkuat budaya sensor mandiri serta mengembangkan ekosistem perfilman nasional.

    Acara dibuka dengan pertunjukan kolaboratif dari Lesti Kejora bersama 16 peserta Dangdut Academy 7, menampilkan medley lagu daerah dari Sumatera hingga Papua sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia.

    Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya film sebagai refleksi peradaban dan identitas bangsa di kancah global.

    “Ekosistem film kita relatif sangat baik. Produksi lancar, penonton luar biasa, bioskop penuh, dan banyak film berprestasi di festival internasional. Kami ingin film Indonesia semakin berkualitas, membawa nilai-nilai bangsa, dan makin dikenal global,” ujar Fadli.

    Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan sensor mandiri baik oleh pembuat film maupun penonton.

    “Sensor diperlukan terhadap hal-hal yang melawan hukum dan nilai bangsa. Silakan berkarya, tapi tetap dalam koridor hukum dan nilai-nilai Indonesia,” tegasnya.

    Pada malam penghargaan tersebut, Fadli Zon menyerahkan penghargaan Poster Film Sensor Mandiri Terbaik kepada kreator poster 1 Kakak 7 Ponakan. Selain itu, ia juga mengumumkan Lifetime Achievement Award untuk sutradara Garin Nugroho, yang disebutnya sebagai “guru keliling” bagi generasi muda perfilman Indonesia.

    Sementara itu, Ketua LSF Naswardi menjelaskan bahwa Anugerah LSF menjadi wadah untuk mengapresiasi karya di bidang perfilman dan televisi, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi sensor.

    “Kami ingin terus memasyarakatkan budaya menonton sesuai usia dan memperkuat literasi sensor di masyarakat,” ujarnya.

    Sepanjang periode Agustus 2023 hingga Desember 2024, LSF telah menilai 58.415 film dan iklan film, dengan 18 kategori penghargaan. Beberapa pemenang di antaranya ialah Petualangan Anak Penangkap Hantu sebagai Film Semua Umur Terbaik, Cinta Dalam Ikhlas untuk kategori 13+, dan Siksa Kubur sebagai Film 17+ Terbaik.

    Perhelatan tersebut turut dimeriahkan oleh penampilan Dewi Persik, Randy Pangalila, Quinn Salman, Prince Poetiray, serta band Ungu. Sejumlah pejabat hadir dalam acara ini, antara lain Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak serta Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Widodo Muktiyo.

    Menteri Fadli didampingi oleh Sekjen Bambang Wibawarta, Irjen Fryda Lucyana, Dirjen Ahmad Mahendra, dan Stafsus Muhammad Asrian Mirza.

  • Air Sering Mati, PAM Jaya Butuh Rp14 Triliun untuk Peremajaan Pipa Warisan dari Belanda

    Air Sering Mati, PAM Jaya Butuh Rp14 Triliun untuk Peremajaan Pipa Warisan dari Belanda

    JAKARTA – Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan penyebab air sering tidak mengalir karena faktor pipa yang sebagian berusia lebih dari 100 tahun satu abad.

    “Kenapa kebocoran air di Jakarta itu tinggi sekali? Karena pipanya sudah berusia 103 tahun sebagian besar,” kata Arief Nasrudin ​​​​​​ dilansir ANTARA, Minggu, 9 November.

    Arief menuturkan, pipa yang berusia 103 tahun itu berada di kawasan Pasar Rebo. 

    Pipa tersebut merupakan warisan Belanda yang dibangun tahun 1922. 

    “Itu 20 juta liter tampungan. Di Buaran juga gitu,” kata Arief.

    Arief mengatakan, reservoir tersebut sebelumnya sempat pasif saat tidak dikelola oleh pihak PAM Jaya. 

    Namun kini, lanjutnya, reservoir tersebut sudah berfungsi dengan baik hingga saat ini setelah dikelola oleh PAM Jaya.

    Karena itu, PAM Jaya ingin melakukan rapat terbatas (ratas) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo.

    Menurut Arief, PAM Jaya membutuhkan pendanaan hingga Rp14 triliun untuk memperbarui pipa tersebut dan agar airnya dapat langsung diminum.

    “Ini mimpinya PAM Jaya yang pastinya mimpinya masyarakat Jakarta yang diinginkan oleh Gubernur kita, bahwasanya kalau airnya sudah kualitasnya baik, Insyaallah harusnya tidak ada stunting lagi, tidak ada penyakit yang karena air,” katanya.

  • Viral BBM Bobibos, ESDM Buka Suara

    Viral BBM Bobibos, ESDM Buka Suara

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait produk bahan bakar minyak (BBM) baru bernama Bobibos yang viral di media sosial.

    Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman yang enggan menyebutkan nama BBM tertentu mengatakan dia menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan. Kendati demikian, ia menekankan bahwa BBM yang layak dikonsumsi kendaraan memerlukan waktu yang lebih lama karena menjalani proses pengujian yang panjang.

    “Saya tidak berani menyebut nama dan lain-lain, tapi tidak mengurangi apresiasi saya terhadap inovasi anak bangsa. Tapi seperti yang saya jelaskan, untuk menguji suatu BBM lalu menjadi bahan bakar, itu minimal 8 bulan, baru kita putuskan apakah ini layak atau tidak,” ujar Laode dikutip Sabtu, 8 November.

    Terkait klaim telah mengantongi sertifikat, Laode menegaskan jika Bobibos baru mengajukan usulan uji laboratorium. Hasilnya pun masih belum dapat dipublikasikan.

    “Jadi gini, mereka mengusulkan uji di laboratorium kami. Tapi kan hasil ujinya kan ini masih secret agreement, maksudnya masih tertutup ya. Saya belum bisa menyampaikan tersebut,” ucap Laode.

    Ia juga meluruskan, jika perusahaan mengajukan uji berarti hasil yang dikeluarkan adalah berupa hasil uji dan bukan sertifikat seperti yang sudah diklaim oleh Bobibos.

    “Dan kalau minta uji berarti kan hasilnya laporan hasil uji, bukan sertifikasi ya. Ini saya perlu luruskan, biar tidak terjadi simpang siur. Kemarin saya juga dapat, oh sudah disertifikasi. Saya luruskan di sini bahwa ini belum disertifikasi,” terang Laode.

    Lebih lanjut, Laode memastikan Kementerian ESDM bersedia memfasilitasi pihak yang melakukan inovasi membuat produk BBM baru dengan Badan Usaha (BU) yang sudah ada untuk dilakukan kerja sama.

    Bahkan, kata dia, banyak pihak yang sudah berhasil membuat terobosan dengan menciptakan BBM baru namun harus melalui serangkaian proses untuk kemudian bisa mencapai standar yang ditetapkan pemerintah.

    “Jadi sebenarnya ini banyak yang membuat seperti itu. Ada juga kan dari plastik pernah tuh. Seperti ini banyak. Tapi kita tidak ingin menanggapi satu per satu lah. Saya ingin menyampaikan prosedur legal bagaimana suatu BBM tersebut disahkan oleh pemerintah untuk menjadi bahan bakar resmi,” tandas Laode.