Category: Voi.id

  • Party at Eden Tawarkan Eksperimen Sonik dengan Keisha Andaviar sebagai Vokalis Baru

    Party at Eden Tawarkan Eksperimen Sonik dengan Keisha Andaviar sebagai Vokalis Baru

    JAKARTA – Party at Eden (P.A.E) unjuk keberanian mereka mengusung kombinasi genre eksperimental seperti Progressive metal dan metalcore dengan tone djent. Band asal Jakarta ini telah merilis single kelima dengan sebuah elemen baru di posisi vokal.

    Sejak awal, P.A.E telah menunjukkan konsistensi dan eksplorasi musikal yang kuat. Bahkan, mereka sempat dinominasikan sebagai Band Pendatang baru terbaik yang dikenal dengan istilah New Beast di Hammersonic Awards 2023.

    P.A.E kembali menggebrak industri musik dengan merilis single mereka berjudul Crown of the Emperor. Lagu ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikal mereka, dengan bergabungnya Keisha Andaviar sebagai vokalis baru.

    Kehadirannya menjadi sorotan bukan hanya karena suaranya, tetapi juga karena ia adalah putri gitaris legendaris Ovy (/Rif). Menurut Ovy, genre yang digarap Party at Eden memiliki tingkat kesulitan tinggi.

    “Mainin genre ini nggak gampang. Banyak part dan transisi cepat, jadi harus benar-benar tight. Tapi anak-anak sekarang kemampuannya luar biasa, banyak yang sudah melampaui musisi era saya” ujarnya.

    Gitaris /Rif itu mendukung langkah sang putri mengeksplorasi arah musikalnya. Ia turut bangga dengan keterlibatan Keisha di project yang juga berkolaborasi dengan Haircoolest Barbershop ini.

    “Saya senang dia menemukan tempat untuk berekspresi sesuai musik yang dia cintai. Dipercaya jadi ambassador berarti orang bisa melihat potensinya. Double kebanggaan buat saya” tandas Ovy.

  • BPKH Jelaskan Peran BPKH Limited di Tengah Penyelidikan KPK Soal Dugaan Korupsi Layanan Haji

    BPKH Jelaskan Peran BPKH Limited di Tengah Penyelidikan KPK Soal Dugaan Korupsi Layanan Haji

    JAKARTA – Kepala Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah menjelaskan peran dari anak usahanya, BPKH Limited, yang saat ini tengah dalam penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan korupsi layanan pendukung haji.

    “Dalam seluruh aktivitasnya, BPKH berkomitmen kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan keadilan,” ujar Fadlul dilansir Antara, Kamis 13 November.

    Fadlul menjelaskan BPKH Limited didirikan untuk mendukung pelaksanaan investasi langsung BPKH dalam ekosistem haji dan umrah di Arab Saudi.

    BPKH Limited bukan penyelenggara operasional ibadah haji dan tidak terlibat dalam mekanisme lelang layanan bagi jamaah haji, melainkan berperan sebagai entitas bisnis yang menjalankan aktivitas investasi sebagaimana perusahaan lain di Arab Saudi.

    Menurutnya, seluruh keuntungan dari aktivitas investasi BPKH Limited, termasuk kerja sama komersial dengan pihak ketiga, akan dikembalikan kepada BPKH dalam bentuk dividen.

    “Dana tersebut kemudian menjadi nilai manfaat bagi keuangan haji yang digunakan untuk membantu pembiayaan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH),” katanya.

    Ia menegaskan BPKH tetap fokus pada tugas utamanya, yakni mengoptimalkan nilai manfaat bagi jamaah calon haji serta mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang efisien dan berkualitas.

    [see_also]

    – https://voi.id/berita/533131/pigai-tak-ingin-terlibat-polemik-soeharto-saya-menteri-ham-no-comment

    – https://voi.id/olahraga/533128/perancis-vs-ukraina-kemenangan-terakhir-tanpa-skuad-terbaik

    – https://voi.id/teknologi/533068/survei-97-pendengar-tak-bisa-bedakan-musik-buatan-ai-dan-manusia

    [/see_also]

    Sementara perihal dugaan korupsi yang tengah didalami KPK, Fadlul menjelaskan BPKH Limited bukanlah penyelenggara jasa kargo dan tidak melakukan aktivitas penerimaan, pengangkutan, penanganan, maupun pengawasan terhadap barang milik jamaah.

    Dalam kerja sama yang dimaksud, BPKH Limited hanya berperan sebagai mitra lokal yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan Indonesia yang memiliki izin usaha di bidang jasa pengiriman barang dari Arab Saudi ke Indonesia.

    “Sesuai kontrak yang berlaku, peran dan tanggung jawab BPKH Limited terbatas serta tidak mencakup kegiatan operasional kargo. Dengan demikian BPKH Limited tidak bertanggung jawab atas keterlambatan pengiriman atau permasalahan operasional lainnya yang terjadi di lapangan,” kata dia.

  • RUPSLB Garuda Indonesia Setujui Tambahan Modal Rp23,67 Triliun dari Danantara

    RUPSLB Garuda Indonesia Setujui Tambahan Modal Rp23,67 Triliun dari Danantara

    JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mendapatkan tambahan modal sebesar Rp23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia.

    Adapun RUPSLB tersebut digelar di Auditorium Gedung Manajemen Garuda Indonesia, Tangerang pada Rabu, 12 November 2025. Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 75,88 persen dari total saham atau sekitar 69,42 miliar lembar.

    Tambahan modal itu terdiri atas setoran tunai Rp17,02 triliun dan konversi utang pinjaman pemegang saham sebesar Rp6,65 triliun melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).

    Dari total dana Rp23,67 triliun, sekitar Rp8,7 triliun atau 37 persen akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja Garuda Indonesia, meliputi pemeliharaan dan perawatan pesawat. Sementara itu, Rp14,9 triliun atau 63 persen akan mendukung operasional Citilink.

    Rinciannya yakni terdiri atas Rp11,2 triliun untuk modal kerja dan Rp3,7 triliun untuk pelunasan kewajiban pembelian bahan bakar kepada Pertamina periode 2019–2021.

    Penyertaan modal tersebut dilakukan melalui penerbitan 315.610.920.000 lembar saham Seri D dengan harga pelaksanaan Rp75 per lembar saham, sebagaimana telah disetujui dalam RUPSLB.

    Langkah ini juga memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda Indonesia di Bursa Efek Indonesia serta memperkuat posisi keuangan perusahaan untuk mendukung akselerasi transformasi jangka panjang.

    Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan mengatakan DAM sebagai bagian dari inisiatif pemerintah mencerminkan kepercayaan terhadap arah strategis dan visi jangka panjang perseroan dalam mewujudkan maskapai nasional yang sehat, tangguh, dan berkelas dunia.

    Dengan langkah ini, sambung Glenny, diharapkan posisi ekuitas perusahaan secara konsolidasi akan kembali positif yang turut ditunjang berbagai inisiatif strategis penguatan fundamental keuangan sebagai fondasi kokoh bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.

    “Persetujuan pemegang saham terhadap penyertaan modal ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan pemulihan dan transformasi Garuda Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis, 13 November.

    Glenny bilang penyertaan modal ini akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan kapasitas operasional, serta mempercepat agenda transformasi Garuda Indonesia Group, termasuk anak usaha Citilink.

    “Dengan permodalan yang lebih kuat, kami dapat memperkokoh keandalan operasional, meningkatkan kesiapan armada, serta menghadirkan layanan penerbangan yang modern dan andal bagi masyarakat,” ucapnya.

    Glenny bilang setiap langkah strategis yang diambil perusahaan memerlukan proses pengambilan keputusan yang prudent, tidak hanya dari aspek tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance), tetapi juga dari perspektif keberlangsungan bisnis jangka panjang (business sustainability outlook).

    “Kami meyakini bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berpijak pada keseimbangan antara pemulihan kinerja jangka pendek dan daya tahan bisnis jangka panjang. Dengan fondasi keuangan yang kini lebih sehat, Garuda Indonesia siap melangkah ke fase pertumbuhan yang lebih berkelanjutan,” ujar Glenny.

    Sementara itu, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Oentoro menambahkan tambahan modal ini akan digunakan untuk mempercepat efisiensi dan transformasi di seluruh lini bisnis.

    “Momentum ini menjadi awal baru bagi Garuda Indonesia untuk mengakselerasi transformasi menyeluruh di seluruh lini bisnis. Dengan dukungan permodalan yang solid, kami akan berfokus pada tata kelola operasional yang lebih efektif, optimalisasi jaringan penerbangan, serta peningkatan kualitas layanan yang berorientasi pada pengalaman pelanggan,” ucapnya.

    Thomas bilang langkah tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Garuda Indonesia untuk memperkuat dua pilar utama bisnisnya yakni Garuda Indonesia dan Citilink sebagai satu ekosistem penerbangan nasional yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan.

  • Presiden Prabowo Disambut Dua Guru Luwu Utara, Ucapkan Terima Kasih Nama Baik Dipulihkan

    Presiden Prabowo Disambut Dua Guru Luwu Utara, Ucapkan Terima Kasih Nama Baik Dipulihkan

    JAKARTA – Ada yang menarik dari kepulangan Presiden Prabowo Subianto ke Tanah Air setelah kunjungan kerja satu hari ke Australia.

    Saat pulang di Lanud Halim Perdanakuma, Jakarta, Kamis, 13 November dini hari terlihat dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal. Mereka hadir untuk menerima surat rehabilitasi yang diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo.

    Kedua guru tersebut juga mengucapkan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap nasib para guru daerah.

    Hal senada juga disampaikan Rasnal, mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara.

    Perkara yang menjerat keduanya bermula lima tahun lalu ketika Kepala Sekolah SMAN 1 Luwu Utara menerima laporan dari sepuluh guru honorer yang belum menerima gaji selama sepuluh bulan akibat belum terdatanya nama mereka dalam sistem Dapodik, syarat utama pencairan dana BOS.

    Untuk mencari solusi darurat, pihak sekolah bersama Komite Sekolah sepakat mengumpulkan dana sukarela Rp20 ribu per orang tua siswa, tanpa mewajibkan pembayaran bagi keluarga kurang mampu maupun mereka yang memiliki lebih dari satu anak.

    Namun, kebijakan internal tersebut kemudian dipersoalkan setelah sebuah LSM melaporkannya ke kepolisian.

    Empat guru diperiksa, dan dua di antaranya, Rasnal serta Abdul Muis, ditetapkan sebagai tersangka.

    Dengan rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo, kedua guru kini mendapatkan kembali hak, martabat, dan pengakuan atas profesi yang selama ini mereka jalani.

  • 7 Cara Meningkatkan Self-Awareness agar Hidup Lebih Selaras dan Bermakna

    7 Cara Meningkatkan Self-Awareness agar Hidup Lebih Selaras dan Bermakna

  • Begini Cara Mengubah Suara Notifikasi Aplikasi di Google Pixel dan Samsung Galaxy

    Begini Cara Mengubah Suara Notifikasi Aplikasi di Google Pixel dan Samsung Galaxy

    JAKARTA – Ponsel apa pun menyediakan opsi untuk mengubah suara notifikasi aplikasi, termasuk di Google Pixel dan Samsung Galaxy. Untuk mengubah suaranya, Anda hanya perlu melakukan beberapa langkah sederhana. 

    Langkah ini sangat berguna jika Anda sudah bosan mendengar suara notifikasi bawaan dari perangkat. Selain itu, pengubahan suara aplikasi ini dapat memberikan pengalaman audio yang lebih personal. 

    Seharusnya, langkah-langkah mengubah suara notifikasi aplikasi ini bisa diterapkan pada seluruh ponsel Google Pixel dan Samsung Galaxy. Berikut ini langkah-langkah untuk mengubah suara notifikasi untuk semua aplikasi. 

    Buka menu Pengaturan (Settings) pada ponsel Anda.Ketuk opsi Suara dan getaran (Sound dan vibration).Pilih Pemberitahuan peringatan (Alert notifications). Pilih suara notifikasi baru yang Anda inginkan.

    Proses serupa juga dapat dilakukan oleh pengguna perangkat Samsung Galaxy yang menjalankan One UI terbaru. Berikut merupakan langkah-langkah untuk mengubah suara notifikasi aplikasi di perangkat Samsung Galaxy. 

    Buka menu Pengaturan (Settings).Ketuk opsi Suara dan getaran (Sounds and vibration).Pilih Suara notifikasi (Notification sound). Pilih suara baru yang diinginkan. 

    Setelah memilih suara notifikasi baru, pengguna Samsung Galaxy juga dapat menyesuaikan volumenya. Pengaturan volume dapat diubah menggunakan slider yang terletak di bagian atas layar.

  • Satgas Cs-137 Sebut Produk Alas Kaki Terkontaminasi Radioaktif Sejak Mei 2025

    Satgas Cs-137 Sebut Produk Alas Kaki Terkontaminasi Radioaktif Sejak Mei 2025

    JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Radioaktif Cs-137 mengungkapkan kasus kontaminasi pada produk alas kaki yang diekspor ke Amerika Serikat (AS) telah terjadi sejak Mei 2025. Namun, laporan resmi mengenai temuan ini baru diterima beberapa waktu terakhir.

    Ketua Satgas Cs-137 Bara Krishna Hasibuan menjelaskan, kasus tersebut terdeteksi melalui laporan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat terhadap produk alas kaki asal Indonesia yang diekspor ke negara tersebut.

    “Kami mendapatkan informasi lanjutan bahwa memang terdapat temuan kontaminasi Cs-137 pada produk alas kaki yang diekspor ke Amerika Serikat,” ujar Bara dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu, 12 November.

    Setelah ditelusuri, sambung Bara, ada dua kontainer produk alas kaki yang dicurigai terkontaminasi dan telah dipulangkan ke Indonesia. Kontainer pertama tiba sebulan lalu di Indonesia dan belum diproses oleh pihak produsen, sehingga belum dilakukan pemeriksaan.

    Sementara itu, sambung Bara, kontainer kedua tiba pada 29 Oktober lalu dengan notifikasi adanya kontaminasi Cs-137 dan telah diperiksa oleh Bapeten pada 30 Oktober.

    “Hasil pemeriksaan dari kontainer kedua tidak ditemukan kontaminasi di permukaan, sehingga aman untuk disimpan di pelabuhan. Namun sekarang sedang dilakukan uji pada produk alas kaki, pada isi kontainer tersebut, produk footwear atau alas kaki yang dilakukan oleh BRIN,” jelasnya.

    Kata Bara, produk alas kaki itu berasal dari perusahaan industri yang berlokasi di Cikande, namun berada di luar kawasan industri dengan radius 5 kilometer (km) dari sumber kontaminasi, yaitu fasilitas peleburan baja milik PT Peter Metal Technology (PMT).

    “Jadi itu memang pabrik sepatu, tapi saya tegaskan itu bukan di dalam kawasan industri Cikande, tapi di luar, tapi memang dekat dengan kawasan industri,” ucapnya.

    Di samping itu, Bara mengakui kontaminasi terhadap pabrik sepatu tersebut sudah lama terjadi, namun baru diketahui oleh pihak berwenang beberapa waktu terakhir.

    “Itu yang soal footwear, sebetulnya itu juga sudah agak lama terjadi, tapi memang laporan resminya baru kita terima,” jelasnya.

    Bara mengatakan, awal temuan kasus dugaan kontaminasi pada produk alas kaki asal Cikande ini terjadi hampir bersamaan dengan temuan radiasi Cs-137 pada udang dan cengkeh beberapa waktu lalu.

    “Kelihatannya Mei. Itu (kasus udang) ketahuannya pertama kali Agustus. Tapi kelihatannya airborne-nya kontaminasinya terjadi bulan Mei,” ucapnya.

  • Bukan Merayu, Hotman Paris Goda Raisa untuk Ajak Berbisnis

    Bukan Merayu, Hotman Paris Goda Raisa untuk Ajak Berbisnis

    JAKARTA – Candaan Hotman Paris yang mengajak Raisa Andriana untuk bekerja di kelab malamnya sempat menjadi sorotan dan dianggap sebagai rayuan seorang playboy.

    Namun, Hotman meluruskan bahwa di balik candaannya, tersimpan sebuah tawaran bisnis yang sangat serius dan potensial bagi karier Raisa.

    Hotman menjelaskan bahwa ia melihat momen simpati publik terhadap Raisa sebagai kesempatan bisnis yang bagus, sama seperti yang pernah ia lakukan pada DJ lain.

    “Mumpung lagi Raisa lagi banyak apa, simpatisan, itu makanya saya pancing sebenarnya,” ungkap Hotman di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 10 November.

    “Justru saya menawarkan dia, walaupun saya sedikit bercanda, it’s a good business for her,” lanjutnya.

    Ia menyoroti jaringan kelab malamnya yang sangat luas, yang telah berhasil mengundang puluhan artis top dunia seperti Alan Walker dan Steve Aoki.

    Menurutnya, ini adalah kesempatan emas bagi Raisa untuk mendapatkan penghasilan rutin yang besar.

    “Coba bayangin dia, satu klub tiap malam kalau sampai misalnya 100 juta, ya tiap malam, tiap malam, tiap malam,” katanya.

    Hotman menyayangkan bagaimana tawarannya disalahartikan oleh publik. “Disalahartikan orang, seolah-olah gua mau ngerayu, gitu loh,” sesalnya.

  • Indonesia dan Fiji Sepakat Perkuat Diplomasi Budaya di Kawasan Pasifik

    Indonesia dan Fiji Sepakat Perkuat Diplomasi Budaya di Kawasan Pasifik

    KUPANG – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri iTaukei Affairs Republik Fiji, Ifereimi Vasu, di sela forum budaya internasional Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

    Pertemuan ini menandai langkah konkret memperkuat diplomasi budaya Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

    Didampingi jajaran pejabat Kementerian Kebudayaan — Dirjen Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Endah T.D Retnoastuti, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan Masyithoh Annisa Ramadhani, serta Direktur Kerja Sama Kebudayaan Mardisontori dan Direktur Promosi Kebudayaan Undri — Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas partisipasi Fiji dalam IPACS 2025.

    Dalam pertemuan yang juga dihadiri perwakilan Kementerian Luar Negeri, Fadli Zon menawarkan sejumlah potensi kerja sama, seperti penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) bidang kebudayaan, program people-to-people connection, dan joint nomination Warisan Budaya Takbenda (WBTb) ke UNESCO, termasuk tradisi Bakar Batu.

    “Tradisi Bakar Batu mencerminkan solidaritas dan gotong royong. Ini bisa menjadi nominasi bersama negara-negara Pasifik sebagai simbol persatuan dan identitas,” ujar Fadli Zon, Rabu, 12 November.

    Menanggapi hal itu, Menteri iTaukei Affairs Fiji menyambut positif rencana kerja sama tersebut. “Kami tertarik menjalin kolaborasi dengan Indonesia, terutama dalam kerja sama UNESCO dan penguatan industri kreatif berbasis teknologi,” ucap Ifereimi Vasu.

    Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan generasi muda serta pengembangan konten kreatif dan museum sebagai sarana pembelajaran budaya. Selain itu, kedua pihak membahas peluang beasiswa seni dan budaya sebagai upaya memperluas pemahaman lintas budaya di kawasan.

    Fadli Zon menyatakan Indonesia siap berbagi pengalaman melalui berbagai institusi seni unggulan yang dimiliki. “Kita terbuka untuk kolaborasi pendidikan dan pelatihan di bidang budaya, seni, dan warisan budaya,” katanya.

    Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Fiji memperkuat diplomasi kebudayaan sebagai jembatan persahabatan di kawasan Indo-Pasifik. Kerja sama tersebut diharapkan memperkaya pertukaran nilai budaya, memperkuat identitas kawasan, serta mendorong pembangunan berkelanjutan yang berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

  • Penyelidikan Biang Kerok Kontaminasi Cs-137 Buntu, Satgas Ungkap Alasannya

    Penyelidikan Biang Kerok Kontaminasi Cs-137 Buntu, Satgas Ungkap Alasannya

    JAKARTA – Penyelidikan kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di kawasan industri Cikande, Serang, Banten, masih menemui jalan buntu.

    Pasalnya, sumber kontaminasi Cs-137 di Kawasan Cikande berasal dari scrap metal yang digunakan PT Peter Metal Technology (PMT), namun pabrik tersebut telah ditutup sejak lama.

    Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kontaminasi Cs-137 Bara Krishna Hasibuan mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum dapat menelusuri asal usul scrap metal yang digunakan oleh PT Peter Metal Technology (PMT).

    Bara mengatakan berdasarkan hasil penelusuran Satgas, tidak ditemukan  rekomendasi impor dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Persetujuan Impor (PI) Kementerian Perdagangan scrap metal atas nama PMT.

    “Kita cek juga di data Kementerian Perindustrian mereka tidak pernah mengeluarkan Pertek, Pertimbangan Teknis. Jadi, kalau ada alat-alat berat itu sebelum dilakukan importasi, sebelum persetujuan impor dikeluarkan Kementerian Perdagangan,” ujar Bara dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu, 12 November.

    “Salah satu syarat utama adalah mereka harus mendapatkan Pertimbangan Teknis dari Kementerian Perindustrian disamping juga ada rekomendasi dari Kementerian Lingkungan Hidup,” sambungnya.

    Akibatnya, lanjut Bara, pihaknya belum dapat menelusuri asal dari scrap metal yang disebut sebagai sumber kontaminasi radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande itu.

    Bara bilang, investigasi yang dilakukan Bareskrim Polri juga tidak dapat menemukan asal usul radiasi tersebut.

    Karena kendala itu juga, Satgas belum bisa mewawancarai pihak manajemen PMT.

    “Kita belum bisa mewawancarai pemilik maupun pihak manajemen dari PT Peter Metal itu. Untuk betul-betul bisa melakukan root cause analysis secara menyeluruh ya kita harus bisa mengetahui dari mana mendapatkan scrap metal itu,” jelasnya.

    Kata Bara, ada dua dugaan asal scrap metal yang digunakan PMT yakni dari impor ilegal dan dalam negeri. Namun, Bara mengaku belum dapat berasumsi lebih jauh lagi.

    “Kemungkinan juga mereka membeli dari sumber di dalam negeri atau mereka mungkin kalau memang melakukan importasi secara ilegal, tapi kita tidak tahu. Kita tidak boleh melakukan asumsi karena tentu saja sekarang ini kami serahkan kepada pihak Bareskrim yang sedang melakukan investigasi,” ucapnya.