Category: Voi.id

  • Komplotan ‘Tuyul’ Rumsong Pencuri Uang dan Emas di Parimo Diringkus Polisi

    Komplotan ‘Tuyul’ Rumsong Pencuri Uang dan Emas di Parimo Diringkus Polisi

    JAKARTA – Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menangkap tiga tersangka pencurian uang tunai dan perhiasan emas yang beraksi di wilayah Kecamatan Torue dan Kecamatan Balinggi.

    Kasat Reskrim Polres Parigi Moutong Iptu Agus Salim mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat tentang aksi pencurian di dua lokasi berbeda, yakni di Desa Tolai, Kecamatan Torue, dan Desa Suli, Kecamatan Balinggi.

    “Dalam kurun waktu tujuh hari, tim Opsnal Satreskrim berhasil membekuk para pelaku di wilayah Pasangkayu, Sulawesi Barat,” katanya.

    Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial ER (40), warga Dusun Parede, Bambalotmu, Kabupaten Pasangkayu, MU (33), warga Desa Sausu Tambu, Kecamatan Sausu, dan SI (35), warga Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu cincin emas, satu gelang emas, satu kalung emas, satu kalung emas dengan mainan salib, serta uang tunai sebesar Rp9.745.000.

    “Para pelaku diketahui menargetkan rumah kosong (rumsong) yang ditinggalkan pemiliknya untuk bekerja. Mereka masuk dengan cara memanjat dinding belakang, mencongkel jendela, kemudian membongkar lemari dan mengambil uang tunai serta perhiasan emas,” ujarnya.

    Ia mengatakan akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp408 juta. Para tersangka kini diamankan di Mapolres Parigi Moutong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-5e KUHP Subsider Pasal 362 KUHP Jo Pasal 65 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

  • 3 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Disimpan dalam Wadah Plastik

    3 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Disimpan dalam Wadah Plastik

    JAKARTA – Wadah plastik sering menjadi pilihan praktis untuk menyimpan bekal atau sisa makanan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan bisa disimpan dalam wadah plastik.

    Dalam penelitian National Sanitation Foundation (NSF, makanan asam atau berlemak lebih rentan menyebabkan pelepasan senyawa berbahaya saat disimpan dalam pada jangka waktu lama. Berikut beberapa jenis makanan tersebut, dikutip dari Times of India, pada Kamis, 13 November 2025.

    1. Makanan panas

    Makanan panas tidak baik jika ditempatkan langsung dalam wadah plastik. Hal ini dapat menyebabkan uap yang terperangkap mendorong pertumbuhan bakteri.

    Oleh karena itu, disarankan untuk mendinginkan dahulu makanan panas sebelum menyimpannya dalam wadah. Disarankan untuk menggunakan wadah kaca dalam menyimpannya, daripada wadah plastik.

    2. Daging mentah atau makanan laut

    Daging mentah, unggas, dan makanan laut mengandung bakteri. Jika disimpan dalam wadah plastik, bakteri bisa lebih mudah terperangkap.

    Hal tersebut bisa meningkatkan risiko kontaminasi silang di kulkas. Disarankan untuk menyimpan makanan-makanan tersebut ke dalam wadah kaca atau dalam kemasan aslinya.

    3. Makanan fermentasi

    Makanan fermentasi seperti kimchi, acar, dan minuman bersoda yang menghasilkan gas dapat meningkatkan tekanan di dalam wadah plastik yang tertutup. Kondisi ini bisa menyebabkan wadah bocor atau melengkung, sehingga penyimpanan dan kualitas makanan terganggu.

    Untuk makanan fermentasi dianjurkan menggunakan wadah kaca dalam menyimpannya. Penyimpanan yang tepat bisa mencegah kerusakan pada makanan, menjaga rasa, tekstur, dan makanan tetap aman.

  • Diperiksa KPK Terkait Kasus CSR BI-OJK, Istri Kasat Lantas Polres Batu Bungkam  

    Diperiksa KPK Terkait Kasus CSR BI-OJK, Istri Kasat Lantas Polres Batu Bungkam  

    JAKARTA – Istri Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim, Melissa B. Darban bungkam usai diperiksa terkait dugaan korupsi program sosial atau CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia dimintai keterangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi pada hari ini.

    Adapun Melissa meninggalkan kantor KPK sekitar pukul 19.56 WIB. Dia dimintai keterangan sejak sore hari.

    Tak ada pernyataan yang disampaikan. Melissa juga mengabaikan pertanyaan jurnalis di lapangan, termasuk tentang hubungannya dengan Heri Gunawan, legislator Partai Gerindra yang jadi tersangka dalam kasus ini.

    Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan pemeriksaan terhadap Melissa untuk menelusuri aset yang diduga bersumber dari hasil tindak pidana korupsi. Tapi, dia tak memerinci lebih lanjut. 

    “Penelusuran aset,” kata Budi, Kamis malam.

    Selain Melissa, KPK pada hari ini turut memanggil lima orang saksi lainnya. Mereka adalah Martono dan Helen Manik yang merupakan eks tenaga ahli legislator Gerindra, Heri Gunawan; mahasiswa bernama Syarifah Husna dan Syifa Rizka Violin; serta dokter bernama Widya Rahayu Arini Putri.

    Diberitakan sebelumnya, KPK secara resmi mengumumkan legislator DPR Fraksi Partai NasDem Satori dan Heri Gunawan selaku legislator DPR Fraksi Partai Gerindra sebagai tersangka dugaan korupsi dana CSR BI-OJK. Keduanya diduga menerima gratifikasi dan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Satori diduga menerima total Rp12,52 miliar dalam kasus ini. Rinciannya Rp6,30 miliar dari BI; Rp5,14 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan; dan Rp1,04 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR lainnya.

    Uang tersebut diduga digunakan keperluan pribadinya, seperti deposito, pembelian tanah, pembangunan showroom, pembelian kendaraan roda dua, serta pembelian aset lainnya.

    Sedangkan Heri Gunawan menerima total Rp15,86 miliar dan menggunakannya juga untuk kepentingan pribadi. Rinciannya Rp6,26 miliar dari BI; Rp7,64 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan; serta Rp1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR lainnya.

    Duit itu disebut KPK ditampung dalam rekening. Heri Gunawan kemudian menggunakannya untuk membangun rumah makan, pengelolaan outlet minuman, pembelian tanah dan bangunan hingga kendaraan roda empat.

  • Bersiap! Free Fire World Series Global Finals 2025 Jakarta Hadir Akhir Pekan ini

    Bersiap! Free Fire World Series Global Finals 2025 Jakarta Hadir Akhir Pekan ini

    JAKARTA – Akhir pekan ini, turnamen esports Free Fire tingkat dunia dan terbesar tahun ini akan mencapai rangkaian puncaknya pada Grand Finals Free Fire World Series Global Finals (FFWS GF) 2025 yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta. 

    Selama dua malam, tim-tim terbaik dari berbagai negara akan saling beradu strategi dan ketangguhan demi meraih gelar juara dunia Free Fire di dua mode kompetisi, Clash Squad dan Battle Royale.

    Rangkaian puncak FFWS GF 2025 akan dibuka dengan Semifinal dan Final mode Clash Squad pada 14 November 2025. Sebanyak empat tim terbaik siap adu strategi untuk merebut kemenangan.

    Mereka yang lolos hingga babak puncak yakni Fluxo (Brasil), All Gamers Global (Thailand), Heavy (Vietnam), & Movistar R7 (Mexico). 

    Keesokan harinya, 15 November 2025, giliran pertarungan puncak mode Battle Royale, di mana 12 tim terbaik dari penjuru dunia akan memperebutkan piala dan gelar juara dunia. 

    Wakil Indonesia, RRQ Kazu dan EVOS Divine, siap menghadirkan strategi terbaik dan performa tanpa kompromi untuk memastikan gelar juara dan piala FFWS GF 2025 tetap berada di rumah sendiri.

    Agar piala tidak jatuh ke tangan lawan, wakil Indonesia harus menyiapkan strategi paling jitu untuk menghadapi pertandingan dengan format Champion Rush. 

    Dalam format ini, tim pertama yang berhasil meraih Booyah! setelah mengumpulkan 80 poin, atau tim dengan total poin tertinggi setelah sepuluh ronde penuh, akan dinobatkan sebagai Juara Dunia Free Fire 2025. 

    Berikut adalah 12 tim yang akan bertanding:

    All Gamers Global (Thailand)Bruriram United Esports (Thailand)Evos Divine (Indonesia)E1 Esports (Brasil)Fluxo (Brasil)GOW Esports (Vietnam)Heavy (Vietnam)Movistar R7 (Mexico) P Esports (Vietnam)RRQ Kazu (Indonesia)Team Falcons (Thailand)Team Solid (Brasil)

    Tahun ini, theme song resmi bertajuk “CRUSH DOUBTS” akan menjadi simbol keberanian, ketangguhan, dan semangat juang yang selalu melekat pada setiap pemain Free Fire di seluruh dunia.

    Rangkaian Grand Finals FFWS Global Finals 2025 Jakarta akan segera hadir pada 14–15 November 2025 secara langsung di Indonesia Arena, Komplek Gelora Bung Karno (GBK), DKI Jakarta.

  • Produksi Listrik PLN dan IPP Capai 290 TWh, Mayoritas dari Batu Bara

    Produksi Listrik PLN dan IPP Capai 290 TWh, Mayoritas dari Batu Bara

    JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan, hingga Oktober 2025 produksi listrik dari PT PLN (Persero) dan perusahaan pembangkit independen atau Independent Power Producer (IPP) tercatat telah mencapai 290.

    Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan, dari total keseluruhan tersebut, 193,22 TWH atau sekitar 66,52 persen masih bersumber dari batu bara. Ia memperkirakan total produksi listrik keseluruhan hingga akhir 2025 mencapai 354 TWh.

    “Produksi keseluruhan menjadi 354 TWH pada akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, batu bara diperkirakan mencapai 235 TWh atau 66,54 persen,” ujar Tri dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Kamis, 13 November.

    Berdasarkan tren sejak Januari hingga Okltober, lanjut dia, kontribusi batu bara terhadap pembangkit listrik di Indonesia relatif tetap mencerminkan peran besarnya sebagai baseload

    Tri melanjutkan, sumber energi berikutnya yang menopang sistem tenaga listrik nasional adalah gas yang hingga Oktober 2025 menghasilkan 47,46 TWh atau sekitar 16,34 persen. Angka ini terus mengalami peningkatan dari bulan ke bulan mulai dari 4,66 di Januari hingga 47,46 TWh pada Oktober 2025.

    “Ini menegaskan bahwa pembangkit gas berperan penting selain variable sumber yang fleksibilitas dan penyeimbang terutama ketika variabilitas energi terbarukan meningkat,” sambung dia.

    Di sisi lain, lanjut Tri, Energi Baru Terbarukan (EBT) menunjukkan perkembangan yang menarik. Sejak Januari, listrik yang diproduksi dari pembangkit EBT hanya tercatat sebesar 3,72 TWh, kini kontribusinya bertahap terus mengalami peningkatan menjadi 37,48 TWh pada Oktober atau 12,9 persen dari total produksi.

    “Meskipun prosesnya belum melesat tetapi tren kenaikan yang stabil menandakan bahwa fondasi dari EBT sistem kita semakin kuat. Meski belum mampu menggeser struktur bauran yang signifikan,” sambung dia.

    Sementara itu, produksi listrik dari BBM dan BBN berkontribusi sebesar 12,2 TWh atau 4,23 persen.

    Dia menilai, angka ini kecil namun strategis untuk daerah-daerah perbatasan yang mengalami keterbatasan jaringan atau lokasi yang belum terhubung dengan sistem kelistrikan besar.

    Hingga akhir tahun, Tri memperkirakan produksi listrik dari semua pembangkit akan meningkat menjadi 354 TWh.

    Dia merinci, batu bara akan menyumbang sebesar 235 TWh atau 66,54 persen, gas sebesar 59 TWH atau 15,69 persen,  EBT sebesar 44,79 TWh atau 12,67 persen dan BBM dan BPN sekitar 14,52 TWH atau 4,10 persen.

    “Dengan demikian produksi listrik pada tahun 2025 diproyeksikan akan terus meningkat dibandingkan dengan tahun 2024 sejalan dan pertumbuhan ekonomi, peningkatan elektrifikasi, serta peningkatan kebutuhan energi industri dan rumah tangga,” tandas Tri.

  • Huawei Tunda Peluncuran Seri Nova 15, Fokus ke Mate 80 dan Ponsel Lipat X7

    Huawei Tunda Peluncuran Seri Nova 15, Fokus ke Mate 80 dan Ponsel Lipat X7

    JAKARTA – Beberapa laporan sebelumnya menyebut bahwa Huawei akan mengumumkan seri Mate 80 dan ponsel lipat Mate X7 pada November ini di China. Perusahaan juga dikabarkan berencana meluncurkan seri Nova 15 pada Desember mendatang. Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa peluncuran Nova 15 kemungkinan besar tidak akan terjadi tahun ini.

    Menurut seorang blogger teknologi asal China, seri Mate terbaru Huawei, yang mencakup Mate 80 dan Mate X7, sudah siap untuk diluncurkan. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa seri Nova 15 tampaknya tidak akan meluncur pada Desember 2025.

    Penundaan ini diduga karena Huawei memusatkan sumber daya produksi dan promosi pada lini Mate — yang merupakan seri andalan kelas premium. Selain itu, faktor seperti penyesuaian rantai pasok dan optimalisasi jadwal peluncuran produk juga disebut turut memengaruhi keputusan ini.

    Spesifikasi yang Diharapkan

    Seri Huawei Nova 15 dilaporkan akan hadir dalam beberapa varian, termasuk model tertinggi Nova 15 Ultra. Berdasarkan bocoran yang beredar, perangkat tersebut akan membawa:

    Kamera utama 50 MP dengan sensor besar 1/1.3 inci

    Lensa ultra-wide 13 MP

    Kamera periskop telefoto 50 MP

    Sensor multispektral khusus untuk peningkatan kualitas warna dan pencahayaan

    Model Nova 15 Ultra juga diperkirakan menggunakan chipset Kirin, menjalankan HarmonyOS 6, serta dibekali baterai 6.500 mAh dengan pengisian cepat 100W.

    Fitur unggulan lainnya mencakup konektivitas satelit, rangka tengah berbahan logam, dan sertifikasi tahan debu serta air IP68/69.

    Selain model Ultra, lini ini juga akan mencakup Huawei Nova 15 standar dan Nova 15 Pro.

    Dengan menunda Nova 15, Huawei tampaknya ingin memastikan peluncuran Mate 80 dan Mate X7 berjalan lancar. Langkah ini juga menunjukkan bahwa perusahaan sedang memperkuat posisi di segmen flagship, sebelum kembali ke pasar ponsel menengah lewat Nova series di awal 2026.

  • Tasya Farasya Lega dan Bersyukur Usai Resmi Cerai dari Ahmad Assegaf

    Tasya Farasya Lega dan Bersyukur Usai Resmi Cerai dari Ahmad Assegaf

    JAKARTA — Babak akhir dari rumah tangga selebgram dan beauty vlogger Tasya Farasya dengan Ahmad Assegaf resmi berakhir. Majelis hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan gugatan cerai yang diajukan Tasya.

    Kabar tersebut disampaikan oleh kuasa hukumnya, M. Fattah Riphat. Ia menyebut Tasya menyambut putusan itu dengan rasa syukur karena sesuai dengan apa yang diperjuangkan selama ini.

    “Alhamdulillah, sesuai harapan semua. Selesai, gitu,” ujar Fattah Riphat saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 12 November.

    Menurutnya, Tasya merasa lega karena kini status hukum pernikahannya sudah jelas, termasuk soal hak asuh anak yang menjadi salah satu fokus utama dalam gugatan.

    “Alhamdulillah apa yang kita kerjakan dan usahakan sesuai dengan apa yang kita harapkan hasilnya,” lanjutnya.

    Sementara itu, rekan kuasa hukum Tasya, Sangun Ragahdo, mengatakan pihaknya belum sempat bertemu langsung dengan Tasya usai sidang putusan. Namun, ia menegaskan tujuan utama Tasya untuk mengakhiri pernikahan telah tercapai.

    “Kalau ditanya senang atau apa, ya, kita belum tahu pasti. Tapi yang jelas, ini memang yang diminta dan diperjuangkan,” ujarnya.

    Di tengah proses hukum yang panjang, kondisi psikologis Tasya disebut tetap stabil. Fattah memastikan kliennya dalam keadaan baik dan tidak memerlukan pendampingan khusus.

    “(Kondisi mental Tasya Farasya) baik-baik saja,” tegasnya.

    Sebagai informasi, Tasya Farasya menikah dengan Ahmad Assegaf pada 18 Februari 2018. Pernikahan mewah mereka sempat menjadi sorotan publik. Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua anak.

    Setelah tujuh tahun bersama, Tasya resmi melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 12 September 2025.

  • Uji Ketangguhan Chery Fulwin X3L di Tangga Gunung Tianmen Gagal, Ini Penyebabnya

    Uji Ketangguhan Chery Fulwin X3L di Tangga Gunung Tianmen Gagal, Ini Penyebabnya

    JAKARTA – Upaya Chery Automobile menguji ketangguhan Fulwin X3L di jalur ekstrem “Tangga Surgawi” Gunung Tianmen berakhir gagal. Mobil tersebut meluncur mundur dan menabrak pagar pengaman hingga viral di sosial media.

    Insiden terjadi pada 12 November ketika kendaraan mencoba menaklukkan tangga curam dengan panjang hampir 300 meter dan ketinggian sekitar 150 meter. Rute itu memiliki kemiringan rata-rata 45 derajat, dengan beberapa bagian mencapai lebih dari 60 derajat.

    Uji coba tersebut kemudian terhenti setelah mobil tidak mampu melanjutkan pendakian dan kehilangan traksi pada objek wisata yang dikenal dengan 999 anak tangganya. Insiden itu pun menarik perhatian beberapa pihak di sana.

    Saksi mata melaporkan melihat kendaraan tersebut gagal menaiki tangga, lalu meluncur mundur dan menembus sebagian pagar. “Mobil itu berada di tempat yang sama selama dua jam tanpa bergerak,” ujar salah satu saksi yang dilansir dari Carnewschina, Kamis, 13 November.

    Seorang pemandu wisata setempat mengonfirmasi bahwa area wisata itu memang ditutup untuk wisatawan pada tanggal 12 dan 13 November untuk acara Chery. Pihak Chery pun memberikan penjelasan perihal penyebab utama insiden itu.

    Di mana, pecahnya alat penyangga pada titik jangkar tali pengaman perangkat uji. Tali yang terlepas itu kemudian terlilit pada roda kanan dan menghambat dorongan mobil, sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan dan mundur menghantam pagar.

    Perusahaan memastikan tidak ada korban luka dan tidak terjadi kerusakan lingkungan. Chery juga menyampaikan penyesalan atas kekurangan dalam penilaian risiko serta pengawasan teknis selama persiapan dan pelaksanaan uji coba.

    Perusahaan berkomitmen memperbaiki seluruh kerusakan di lokasi dan menanggung biaya kompensasi. Chery Fulwin X3L, model yang digunakan dalam uji coba ini, merupakan SUV yang baru diperkenalkan pada September lalu.

    Sementara, tempat wisata ini memang dikenal sebagai salah satu jalur paling ekstrem di kawasan Gunung Tianmen, dengan anak tangga sempit sekitar 30 sentimeter serta permukaan yang kerap basah dan licin. Ini menjadikannya tantangan yang sulit bahkan bagi kendaraan offroad berperforma tinggi.

    Perihal spesifikasi, Chery Fulwin X3L adalah SUV range-extended electric vehicle (REEV) dengan mesin bensin 1.5T yang digabungkan dengan motor listrik. Spesifikasinya mencakup mesin turbo 1.5L, motor listrik tunggal (185 kW / 300 Nm) atau ganda (315 kW / 505 Nm), baterai 33,68 kWh, jarak tempuh listrik 215 Km (2WD), dan jarak tempuh gabungan hingga 1.200 Km (2WD).

  • Gasak Pipa Pertamina Rp84 Juta, Komplotan Pencuri di Banyuasin Diringkus Polisi

    Gasak Pipa Pertamina Rp84 Juta, Komplotan Pencuri di Banyuasin Diringkus Polisi

    PALEMBANG – Aparat Polres Banyuasin, Sumatera Selatan menangkap komplotan pencuri pipa besi milik PT Pertamina Unit Bentayan.

    Kapolsek Tungkal Ilir, IPTU M. Fachrie Persada Putra, menerangkan komplotan itu terdiri dari empat tersangka yakni SM (39), ISW (40), ES(20), IR(16).

    Adapun para tersangka ini melakukan aksinya pada tanggal 23 Oktober 2025 dengan menargetkan pipa besi milik Pertamina dari lokasi Junk Yard SP Bentayan di Desa Bentayan, Kecamatan Tungkal Ilir. Pihaknya menerima laporan dan melakukan pengejaran.

    “Para pelaku diduga menjebol panel dinding area Pertamina untuk memasuki lokasi dan mengambil pipa besi secara paksa,” kata Fachrie dikutip Antara, Kamis 13 November.

    Setelah dilakukan penyelidikan, tim menangkap empat tersangka di Desa Bentayan. Mereka ditangkap tanpa perlawanan saat sedang dalam perjalanan untuk menyerahkan pipa besi curian kepada seorang penerima yang bernama Dede, yang saat ini masih dalam daftar pencarian orang.

    “Hari ini para tersangka telah kami amankan, bersamaan dengan barang bukti,” katanya.

    Ia menyebutkan dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, 30 batang pipa besi dengan ukuran 2.7/8 inci total 150 meter, 1 unit mobil truk Mitsubishi Canter, berwarna kuning dengan nomor polisi A 8545 YM, yang digunakan untuk mengangkut barang curian.

    [see_also]

    – https://voi.id/berita/533131/pigai-tak-ingin-terlibat-polemik-soeharto-saya-menteri-ham-no-comment

    – https://voi.id/olahraga/533128/perancis-vs-ukraina-kemenangan-terakhir-tanpa-skuad-terbaik

    – https://voi.id/teknologi/533068/survei-97-pendengar-tak-bisa-bedakan-musik-buatan-ai-dan-manusia

    [/see_also]

    Total kerugian material yang ditanggung PT Pertamina diperkirakan mencapai Rp84.705.900 (delapan puluh empat juta tujuh ratus lima ribu sembilan ratus rupiah), berdasarkan harga satuan pipa sebesar Rp564.706 per meter.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya lebih berat daripada pencurian biasa.

  • AI Native Indonesia Andalkan AI untuk Layanan Cepat, Tapi Tak Bisa Gantikan Manusia

    AI Native Indonesia Andalkan AI untuk Layanan Cepat, Tapi Tak Bisa Gantikan Manusia

    JAKARTA – Sebuah riset terbaru dari Kantar untuk Zoom, mengungkap kemunculan generasi baru di Asia Pasifik yang disebut AI natives, yaitu anak muda berusia 18-24 tahun yang tumbuh di era kecerdasan buatan (AI) dan kini aktif menggunakannya. 

    Dalam riset yang melibatkan 2.551 responden berusia 18–45 tahun di delapan negara di wilayah Asia Pasifik, 78% AI natives di Indonesia menginginkan layanan AI—khususnya untuk customer experience yang lebih cepat dan efisien, termasuk memperoleh respon secara instan.

    Namun, 70% dari mereka tetap ingin bisa meneruskan keluhannya ke agen manusia, di mana 68% AI natives berharap para agen tersebut sudah lebih dulu memahami konteks masalah tanpa mereka perlu mengulang cerita dari awal.

    “Generasi muda di Indonesia, misalnya, menegaskan bahwa koneksi manusia tetap tak tergantikan,” ujar Head of Asia, Zoom Lucas Lu dalam laporan tersebut dikutip Kamis, 13 November. 

    Selanjutnya riset ini juga melihat di mana AI natives di Indonesia cenderung tidak langsung berhenti menggunakan suatu brand setelah memperoleh pengalaman buruk (42%), tetapi mereka lebih sering mengekspresikan kekecewaan tersebut ke publik (62%). 

    Beberapa contoh pengalaman buruk terhadap layanan suatu brand adalah ketika para pengguna ini menemukan perbedaan rekomendasi konten pada perangkat berbeda, meski akun yang mereka gunakan sama, atau mendapat respon berbeda dari kanal chat, email, dan telepon untuk masalah yang sama. 

    Meskipun hanya 52% yang merasa pengalaman buruk ini memengaruhi loyalitas mereka terhadap suatu brand, kebiasaan mereka dalam membagikan pengalaman negatif ke orang lain bisa berdampak besar terhadap reputasi brand.

    Untuk menghindari hal tersebut, brand perlu memahami apa yang benar-benar diinginkan pelanggan. Bagi golongan AI natives Indonesia, komunikasi yang jelas dan transparan (68%), praktis (57%), dan respon yang cepat (55%) adalah kunci utama. 

    Hal yang sama juga diungkapkan oleh golongan non-AI natives, yang menyatakan bahwa kecepatan memperoleh respon (65%) menjadi faktor utama loyalitas mereka terhadap suatu brand.

    Ketidakmampuan brand dalam memberikan solusi dengan cepat menjadi alasan terbesar yang memengaruhi loyalitas mereka (60%), jauh di atas rata-rata AI natives di Asia Pasifik (44%). 

    “Perusahaan juga perlu merancang penggunaan AI agar dapat memberikan pengalaman yang cepat, mudah, dan transparan, sembari tetap menjaga adanya sentuhan manusia untuk membangun kepercayaan,” tegas Lucas.