Category: Tribunnews.com Regional

  • Hasil Autopsi Jurnalis Juwita Kuatkan Dugaan Jumran Oknum TNI AL Rencanakan Pembunuhan – Halaman all

    Hasil Autopsi Jurnalis Juwita Kuatkan Dugaan Jumran Oknum TNI AL Rencanakan Pembunuhan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kasus dugaan pembunuhan terhadap jurnalis perempuan asal Banjarbaru Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni Juwita (23) masih terus bergulir.

    Juwita diduga dibunuh oleh calon suaminya sendiri, Jumran alias J (23) yang merupakan prajurit TNI AL berpangkat Kelasi Satu.

    Kuasa hukum keluarga Juwita, Muhammad Pazri mengungkapkan sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan pembunuhan berencana.

    Fakta-fakta tersebut diungkapkan Pazri saat mendampingi keluarga Juwita yang memenuhi panggilan penyidik Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) di Banjarmasin pada Sabtu (29/3/2025).

    Menurut Pazri, J telah ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui proses penyelidikan yang dilakukan oleh POM AL.

    Dalam pemeriksaan, J pun mengakui perbuatannya.

    “Yang jelas dua bukti permulaan itu kalau menurut kami selaku kuasa hukum dan keluarga korban itu sudah kuat, sudah terpenuhi. Dan yang paling kuat adalah adanya pengakuan dari pelaku,” kata Pazri kepada wartawan, dilansir BanjarmasinPost.co.id.

    Disebutkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, J diduga telah merencanakan pembunuhan terhadap Juwita.

    J juga diduga membunuh korban tanpa bantuan orang lain. 

    Selain itu, oknum TNI AL yang berdinas Lanal Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) itu telah menyiapkan skenario untuk membunuh Juwita.

    Hal tersebut tampak dari persiapan J sebelum melaksanakan pembunuhan.

    Sebelum mengeksekusi korban di mobil, J diketahui membeli tiket pesawat atas nama orang lain.

    J juga menghancurkan kartu identitas untuk menghilangkan jejak. 

    “Mulai dia mau berangkat, beli tiket pesawat atas nama orang lain, KTP dihancur-hancurin,” beber Pazri.

    Terlebih, hasil autopsi menguatkan indikasi bahwa Juwita sang kontributor media online Newsway.co.id untuk wilayah Banjarbaru-Martapura Kalsel itu dibunuh.

    “Dan juga dari pihak keluarga korban sudah mengetahui dari hasil autopsi yang disampaikan oleh dokter itu terang benderang bahwa dia ini dibunuh,” jelas Pazri.

    Adapun kasus ini tengah didalami oleh penyidik POM AL Banjarmasin mengingat tempat kejadian perkara (TKP) berada di wilayah hukumnya, yakni Banjarbaru.

    Kasus dugaan pembunuhan terhadap Juwita ini terungkap setelah jasad korban ditemukan di tepi jalan arah Kiram dari akses Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, Sabtu (22/3/2025) pukul 14.57 WITA lalu.

    Pada pagi harinya, Juwita sempat pamit kepada keluarganya untuk berangkat ke arah Guntung Payung. 

    Tetapi, dalam kondisi helm masih terpasang, korban justru ditemukan tergeletak di sebelah sepeda motornya pada Sabtu siang hari.

    Juwita sempat diduga menjadi korban kecelakaan tunggal.

    Namun, dengan beberapa kejanggalan, terkuak bahwa Juwita meninggal dunia diduga karena dibunuh oleh J.

    Luka pada dagu, lebam di punggung, dan leher belakang korban, memunculkan dugaan bahwa kematian Juwita bukan sekadar kecelakaan tunggal.

    Terlebih, dompet dan ponsel Juwita hilang, sedangkan sepeda motornya masih berada di lokasi penemuan jasad korban.

    Sebagian artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Ini Skenario J Oknum TNI AL Membunuh Juwita Jurnalis Banjarbaru, Hasil Otopsi Memperkuat Dugaan

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (BanjarmasinPost.co.id/Murhan)

  • Bukan Hanya Taman Safari, Ini 6 Tempat Wisata Murah Meriah di Bogor, Cocok untuk Libur Lebaran 2025 – Halaman all

    Bukan Hanya Taman Safari, Ini 6 Tempat Wisata Murah Meriah di Bogor, Cocok untuk Libur Lebaran 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Berikut ini 6 tempat wisata murah di Bogor, Jawa Barat. Sejumlah tempat wisata ini cocok untuk Libur Lebaran 2025. Jadi bagi para wisatawan yang ingin berlibur ke Bogor bukan hanya ke Taman Safari.

    Kebun Raya Bogor1 (kebunraya.id/)

    Kebun Raya Bogor

    Kebun Raya Bogor, salah satu destinasi paling ikonik di kota ini, menyajikan pengalaman wisata alam yang memukau. 

    Didirikan pada 1817, kebun ini menjadi rumah bagi ribuan spesies tanaman, termasuk pohon-pohon tua yang tinggi menjulang. 

    Nikmati keindahan berbagai taman tematik serta suasana hijau yang menenangkan.

    Untuk tiket masuk Kebun Raya Bogor, harga tiketnya adalah Rp 15.500 per orang.

    Untuk hari biasa (Senin-Jumat) dan Rp 25.500 per orang untuk akhir pekan dan hari libur nasional, baik untuk wisatawan domestik maupun asing. 

    Berikut rincian harga tiket masuk Kebun Raya Bogor: 

    Hari Biasa (Senin-Jumat):

    Wisatawan Domestik: Rp 15.500

    Wisatawan Asing: Rp 15.500

    Akhir Pekan dan Hari Libur Nasional:

    Wisatawan Domestik: Rp 25.500

    Wisatawan Asing: Rp 25.500

    Istana Bogor

    Istana Bogor, yang juga dikenal sebagai Istana Kepresidenan, memiliki sejarah yang kaya sebagai kediaman pejabat kolonial Belanda dan kini menjadi tempat tinggal resmi Presiden Indonesia.

    Sebagian area taman istana dibuka untuk umum pada hari-hari tertentu, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan arsitektur kolonial yang khas.

    Untuk mengunjungi Istana Bogor, Anda perlu membeli tiket masuk Kebun Raya Bogor, bukan Istana Bogor sendiri, karena Istana Bogor sendiri gratis. 

    Puncak Pass

    Puncak Pass, salah satu destinasi wisata terkenal di Bogor, menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan udara sejuk dan segar. 

    Terletak di ketinggian, kawasan ini sering menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin melarikan diri dari hiruk pikuk kota. 

    Di Puncak Pass, pengunjung dapat menikmati keindahan alam pegunungan, kebun teh yang luas, serta berbagai aktivitas luar ruang seperti berkemah, hiking, dan berkeliling dengan mobil wisata.

    Selain itu, Puncak Pass juga dikenal sebagai tempat yang ideal untuk menikmati kuliner khas daerah, seperti sate kelinci dan jagung bakar.

    Bagi yang ingin menikmati suasana lebih tenang, banyak pula vila dan resor di sekitar kawasan ini yang menawarkan akomodasi nyaman dengan pemandangan alam yang menenangkan.

    Sentul

    Sentul, yang terletak di Kabupaten Bogor, menawarkan berbagai pilihan tempat wisata menarik untuk liburan keluarga maupun petualangan alam.

    Berikut beberapa destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi di Sentul:

    Taman Wisata Alam Gunung Pancar

    JungleLand Adventure Theme Park

    Sentul International Circuit

    Water Park The Jungle Waterpark

    Bukit Hambalang

    Fungsional Park Sentul

    Taman Buah Mekarsari , Jumat (27/12/2019) (Instagram/heztii_alfarizki)

    Taman Wisata Mekarsari

    Terletak di kawasan Cileungsi, Bogor, Taman Wisata Mekarsari adalah destinasi yang sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati keindahan alam dan berbagai jenis tanaman. 

    Dengan luas lebih dari 800 hektar, taman ini menyajikan koleksi tanaman tropis yang sangat lengkap, termasuk kebun buah, bunga, dan tanaman langka.

    Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana rekreasi seru, seperti berkeliling dengan perahu di danau, naik kereta keliling area taman, atau mengendarai ATV untuk menjelajahi kawasan lebih luas. 

    Taman ini juga menawarkan pengalaman edukatif tentang pertanian dan tanaman kepada pengunjung, menjadikannya tempat yang ideal untuk keluarga atau wisata edukasi.

    Tiket masuk untuk orang dewasa dan anak-anak 10 tahun ke atas adalah Rp 75.000

    Tiket masuk untuk anak-anak 2–9 tahun adalah Rp 60.000

    Tiket Hemat Reguler A dapat dibeli melalui Traveloka

    Paket wisata termasuk tiket masuk, kereta keliling, dan wahana

    Curug Leuwi Hejo

    Curug Leuwi Hejo adalah salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Bogor, tepatnya di Kecamatan Cibinong. 

    Air terjun ini terkenal karena keindahan alamnya yang masih alami dan suasana yang sangat tenang. 

    Curug Leuwi Hejo menawarkan pemandangan hijau yang menyejukkan serta air terjun yang jernih dengan kolam alami di bawahnya, yang membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk berendam atau sekadar menikmati kesejukan alam.

    Harga tiket masuk Curug Leuwi Hejo di Bogor

    Tiket masuk Rp15.000 per orang pada hari kerja dan Rp25.000 per orang pada hari libur.

    Sementara itu, biaya parkir motor adalah Rp10.000. 

    Rincian harga tiket masuk Curug Leuwi Hejo

    Tiket masuk weekdays: Rp15.000, Tiket masuk weekends: Rp25.000, Parkir motor: Rp10.000. 

  • Puncak Bogor Terapkan Ganjil Genap dan One Way, Simak Skemanya Agar Tidak Terjebak Macet – Halaman all

    Puncak Bogor Terapkan Ganjil Genap dan One Way, Simak Skemanya Agar Tidak Terjebak Macet – Halaman all

    Puncak Bogor Terapkan Ganjil-Genap dan One Way Mulai Hari Ini, Simak Skema Agar Tak Terjebak Macet

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Polisi menerapkan ganjil genap dan one way mulai hari ini H+1 Lebaran 1 April 2025. Bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu liburan ke Puncak, maka harus memperhatikan skema pengaturan lalu lintas dari polisi agar tidak terjebak macet.

    Skema Ganjil Genap Puncak Bogor

    Polisi menerapkan ganjil genap.

    Berdasarkan informasi yang diterima Tribunnews.com, skema ganjil genap akan diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB dan direncanakan berakhir pukul 09.00 WIB.

    Untuk tanggal 1 April 2025, hanya kendaraan bernomor ganjil yang bisa melintas.

    Skema ganjil-genap adalah sebuah sistem pengaturan lalu lintas yang diterapkan untuk membatasi jumlah kendaraan yang melintas di suatu area tertentu, berdasarkan nomor polisi kendaraan. 

    Sistem ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan, polusi, dan meningkatkan kelancaran arus lalu lintas. Skema ganjil-genap umumnya diterapkan pada hari-hari tertentu, dan penerapannya berbeda untuk kendaraan dengan nomor polisi ganjil (1, 3, 5, 7, 9) dan genap (0, 2, 4, 6, 8).

    Skema ganjil-genap sering digunakan di berbagai kota besar di Indonesia untuk meningkatkan kualitas lalu lintas, mengurangi kemacetan, serta mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

    Gerbang Tol Ciawi. (Tribunnews Bogor/Yudhi Maulana)

    Skema One Way Puncak Bogor

    Sistem rekayasa lalu lintas satu arah (one way) mulai diterapkan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 1 April 2025, bertepatan dengan H+1 Lebaran. 

    Kebijakan ini diterapkan guna mengatasi potensi kemacetan yang dipicu oleh lonjakan volume kendaraan selama libur Lebaran, khususnya di jalur menuju Puncak dan sekitarnya.

    Rekayasa lalu lintas one way di Puncak akan berlaku dari Kilometer 48+200 Gerbang Tol (GT) Ciawi hingga Simpang Gadog, dan terus menuju Puncak Pass, Cianjur. 

    Penerapan sistem satu arah ini bersifat bergantian, baik untuk kendaraan yang menuju Puncak maupun yang turun ke arah Jakarta, tergantung pada kondisi arus lalu lintas yang ada.

    Jika terjadi kepadatan yang tinggi, waktu penerapan one way bisa diperpanjang untuk mengurai antrean kendaraan yang menumpuk.

    Selama pemberlakuan sistem one way, akses masuk ke kawasan Puncak akan ditutup sementara di sekitar Pos 1B dan SPBU Patung Ayam. 

    Kendaraan yang menuju Puncak atau Jakarta tidak akan diperbolehkan melintas di jalur utama selama sistem rekayasa lalu lintas satu arah diberlakukan.

    Bagi pengendara yang hendak menuju Puncak, disarankan untuk menunggu di sekitar Exit GT Ciawi atau Simpang Gadoghingga sistem one way dibuka kembali. 

    Pihak berwenang juga mengimbau wisatawan yang hendak berlibur ke Puncak untuk berangkat lebih awal guna menghindari keterlambatan akibat penutupan sementara jalan.

    Penerapan skema one way ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mempermudah pengaturan arus lalu lintas, terutama saat terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan pada hari-hari pasca Lebaran.

    Tim Gass Mudik 2024 Tribun Jabar melakukan Safari Journey melihat satwa-satwa liar dari dekat dari dalam mobil di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/4/2024). Taman Safari Bogor menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat saat momen libur, termasuk libur Lebaran 2024 ini yang tinggal beberapa hari lagi. Diprediksi jumlah kunjungan akan meningkat selama 10 hari sejak hari H Lebaran atau Idulfitri 1445 H. Sementara itu, harga tiket masuknya untuk dewasa Rp 275 ribu dan anak-anak Rp 245 ribu. Namun, jika membeli tiketnya melalui website resmi Taman Safari Bogor pengunjung bakal mendapatkan potongan harga sebesar Rp 10 ribu. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

    Puncak Bogor Jadi Tujuan Wisata Populer Selama Liburan Lebaran 2025

    Puncak, Bogor, selalu menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi banyak orang, terutama selama liburan Lebaran.

    Keindahan alam yang sejuk, pemandangan pegunungan yang memukau, dan berbagai tempat wisata menarik menjadikan kawasan ini sangat diminati oleh wisatawan, baik yang berasal dari Jakarta maupun kota lainnya.

    Selama libur Lebaran 2025, Puncak Bogor diperkirakan akan menjadi tujuan utama wisatawan, mengingat daerah ini menawarkan berbagai kegiatan menarik dan pemandangan yang asri.

    Tempat wisata seperti Taman Safari Indonesia, Kebun Raya Cibodas, dan berbagai destinasi alam lainnya menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama di tengah udara segar pegunungan.

    Namun, dengan meningkatnya jumlah pengunjung, kemacetan lalu lintas sering kali menjadi masalah yang harus dihadapi oleh para wisatawan yang ingin menuju Puncak.

    Oleh karena itu, pihak berwenang di kawasan ini telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan selama liburan Lebaran, termasuk penerapan sistem one way di beberapa titik seperti Ciawi dan Simpang Gadog.

  • Anggota DPRD Ini Bagikan Penghasilan untuk Ibu Melahirkan dan Anak Sakit – Halaman all

    Anggota DPRD Ini Bagikan Penghasilan untuk Ibu Melahirkan dan Anak Sakit – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR – Dokter spesialis kandungan yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan, dr Fadli Ananda SpOg MKes, memutuskan tidak mengambil gaji dan tunjangannya selama menjabat sebagai anggota dewan. 

    Dia membagikan penghasilannya sebagai wakil rakyat kepada ibu yang baru melahirkan dan anak yang sakit.

    Dia memberikan uang tunai Rp50.000 kepada ibu yang baru melahirkan dan anak yang sakit dan menjalani perawatan di rumah sakit yang dikelolanya, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda.

    Di RSIA ini jumlah pasien per bulan rata-rata 1.000 hingga 1.500. Sehingga, total yang dibagikan Dokter Fadli Ananda berkisar Rp50 juta hingga Rp75 juta per bulannya.

    Dokter Fadli Ananda mengatakan, hal tersebut sudah menjadi komitmennya utk berkonstribusi menekan angka kematian ibu dan stanting sesuai keahlian nya dan sejak awal telah disampaikan kepada masyarakat saat kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) lalu. 

    “Doakan semoga bs terus berguna utk masyarakat banyak,” kata Dokter Fadli Ananda dikutip Selasa, 1 April 2025.

    Dokter Fadli Ananda terpilih sebagai anggota DPRD Sulsel dari Daerah Pemilihan Makassar A, meliputi Kecamatan Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, Rappocini, dan Kepulauan Sangkarrang. Saat ini dia menjabat sebagai Wakil Ketua II Komisi E DPRD Sulsel.(tribunnews/fin)

     

     

     

  • Pemudik asal Jombang Mengaku Jadi Korban Pembegalan, Lukai Diri Menggunakan Kawat – Halaman all

    Pemudik asal Jombang Mengaku Jadi Korban Pembegalan, Lukai Diri Menggunakan Kawat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG – Pria berinisial DNI (24) mengaku menjadi korban pembegalan saat melakukan perjalanan mudik, Sabtu (29/3/2025). 

    Namun, setelah penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, ternyata pengakuan DNI adalah kebohongan belaka.

    DNI, yang berasal dari Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Jombang, sebelumnya melaporkan bahwa dirinya menjadi korban begal di Jalan Raya Bypass Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, saat dalam perjalanan pulang dari Malang menuju kampung halamannya.

    Dalam laporan tersebut, DNI mengklaim telah kehilangan tas berisi uang sebesar Rp 8 juta dan ponsel miliknya yang dirampas oleh pelaku begal.

    Namun, setelah menjalani pemeriksaan yang lebih lanjut, polisi menemukan kejanggalan dalam cerita DNI.

    Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, mengungkapkan bahwa penyelidikan menunjukkan luka-luka yang diderita oleh DNI ternyata bukan akibat pembacokan oleh para pelaku begal, melainkan luka yang dibuatnya sendiri.

    “Luka-luka yang ada di tubuh DNI ternyata bukan akibat pembacokan, melainkan luka yang ia buat sendiri menggunakan kawat. Di bagian kausnya juga terdapat sobekan kecil tanpa bekas darah.

    Bahkan, luka di bagian kaki yang ia klaim sebagai akibat bacokan juga sengaja dibuat olehnya untuk memperkuat ceritanya,” ungkap Kompol Yogas.

    Alasan Dibalik Kebohongan

    Setelah terungkap bahwa laporan DNI adalah palsu, pria tersebut akhirnya mengaku bahwa alasan di balik kebohongannya adalah rasa malu.

    DNI mengungkapkan bahwa ia merasa terhina karena tidak membawa uang saat mudik Lebaran, sehingga ia merasa terpaksa membuat cerita palsu tentang begal untuk menutupi kesalahannya.

    “Saya membuat laporan palsu bahwa saya dibegal di Bypass Mojoagung, tapi itu tidak benar. Saya tidak kehilangan apapun.

    Semua ini saya lakukan hanya untuk menutupi rasa malu karena tidak membawa uang saat mudik dan merasa bersalah kepada keluarga,” ujar DNI dalam pengakuannya.

    Penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Mojoagung dan tim Resmob Polres Jombang akhirnya mengungkapkan bahwa uang yang seharusnya digunakan DNI untuk mudik telah habis sebelum waktunya. 

    Malu karena tidak bisa memberikan uang kepada keluarganya, DNI pun memilih untuk berbohong demi menyembunyikan kenyataan tersebut.

    Kompol Yogas menambahkan, kejadian ini adalah tindakan pribadi yang tidak ada kaitannya dengan begal di daerah ini.

    Insiden ini menambah panjang daftar kecelakaan dan kebohongan seputar mudik Lebaran, yang sering kali melibatkan perasaan malu dan tekanan sosial.

     

  • Malu Tak Bawa Uang Saat Mudik, Warga Jombang Lukai Diri dan Karang Cerita Dibegal 6 Orang – Halaman all

    Malu Tak Bawa Uang Saat Mudik, Warga Jombang Lukai Diri dan Karang Cerita Dibegal 6 Orang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG – Malu pulang kampung tak bawa uang, Dwi Nur Iman (24) pemudik asal Jombang, Jawa Timur mengaku dibegal.

    Guna mendukung cerita rekaannya, Dwi bahkan melukai tubuhnya menggunakan kawat. Dwi mengaku dibegal di Bypass di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang pada Sabtu (29/3/2025).

    Dwi akhirnya mengaku setelah diperiksa polisi. Dalam pengakuannya, Dwi menyatakan jika pembegalan tersebut adalah kebohongan yang ia karang sendiri untuk menutupi rasa malunya karena tidak membawa uang saat mudik lebaran.

    “Laporan saya dibegal di Bypass Mojoagung tidak benar. Saya tidak mengalami kerugian apapun. Semua itu saya lakukan karena untuk menutupi rasa malu dan kesalahan saya kepada keluarga,” ucapnya dalam keterangan yang diterima pada Senin (31/3/2025). 

    Sementara itu, menurut Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas menjabarkan jika setelah tahapan penyelidikan mendalam yang dilakukan Polsek Mojoagung dan tim Resmob Polres Jombang, ada kejanggalan yang tercium dari laporan Dwi. 

    “Setelah pemeriksaan mendalam, diketahui yang bersangkutan ini dipastikan membuat berita bohong. Dia membuat alasan itu karena tidak membawa uang saat lebaran. Uang tersebut dihabiskan oleh yang bersangkutan,” katanya. 

    Karena uangnya sudah habis duluan, yang bersangkutan ini malu kepada orangtuanya dan membuat laporan palsu ke pihak kepolisian bahwa ia telah menjadi korban begal. 

    Kompol Yogas melanjutkan, luka-luka yang ada di tubuh Dwi ternyata bukan diakibatkan pembacokan, melainkan luka yang ia buat sendiri dengan kawat. 

    “Luka yang disayat pakai kawat. Di bagian kaos juga ada sobekan sedikit dan tidak ada bekas darah. Termasuk luka di bagian kaki itu dibuat sendiri oleh yang bersangkutan seolah-olah dia dibacok,” ungkapnya. 

    Mengaku kehilangan uang Rp8 juta

    Dalam awal pengakuannya, Dwi mengaku dibegal enam orang yang identitasnya belum diketahui.

    Kronologis kejadian menunjukkan bahwa Dwi, yang sehari-harinya bekerja di pabrik plywood di Malang, sempat mampir ke sebuah ATM di wilayah Kecamatan Mojoagung untuk mengambil uang tunai.

    “Korban infonya bekerja di Malang, hendak pulang ke Carangrejo (Kecamatan Kesamben). Dalam perjalanan pulang, korban mampir di ATM Mojoagung,” ungkap Yogas.

    Setelah mengambil uang, Dwi melanjutkan perjalanan mudik. Namun, saat di jalan, ia dibuntuti dua kendaraan sepeda motor.

    “Setelah ambil uang, korban dibuntuti dua kendaraan sepeda motor. Pelaku merampas tas berisi uang Rp8 juta dan Hp yang harganya kurang lebih Rp2 jutaan,” ungkap Yogas.

    Akibat insiden tersebut, Dwi tidak hanya kehilangan uang tunai dan handphone baru, tetapi juga mengalami luka di bagian tangan dan kaki.

    Ia sempat menjalani perawatan di Puskesmas Mojoagung setelah insiden yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu.

    Penulis: Anggit Puji Widodo

    dan

    TribunJatim.com dengan judul Iman Buruh Pabrik Syok Uang Rp 8 Juta Lenyap saat Mudik, Ternyata Dibuntuti 6 Begal Sejak Keluar ATM

  • Bentrok Pemuda di Maluku Tengah: Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Berat – Halaman all

    Bentrok Pemuda di Maluku Tengah: Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Berat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, MASOHI- Satu orang meninggal dunia akibat bentrok antarpemuda di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Senin (31/3/2025).

    Bentrokan yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIT, juga menyebabkan dua lainnya mengalami luka berat.

    Kapolresta Ambon, AKBP Dr Yoga Putra Prima Setya mengatakan polisi berupaya keras menenangkan situasi dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

    “Saya di lokasi kejadian (Tial) sejak sore, sementara kita masih berproses,” singkatnya.

    Polisi mengimbau masyarakat dari kedua belah pihak tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. 

    Aparat keamanan terus berjaga di lokasi mencegah terjadinya bentrokan susulan dan memastikan situasi kembali kondusif.

    Belum diketahui pasti penyebab utama dari konflik yang menelan korban jiwa ini. 

    Namun, dugaan sementara mengarah pada masalah pribadi antara individu dari kedua desa. 

    Kronologis

    Perkelahian dua kelompok pemuda itu bermula saat tiga pemuda Desa Tulehu, yakni JM, RO, dan AS, mendatangi Desa Tial Kecamatan Salahutu menggunakan sepeda motor pada pukul 15.45 WIT.

    Saat melintas di Dusun Salameti, ketiga pemuda tersebut ditegur oleh seorang pemuda Desa Tial berinisial SL.

    “Mereka tidak terima ditegur sehingga mereka turun dari sepeda motor dan langsung menikam korban SL,” kata Yoga.

    Buntut dari insiden penikaman itu, warga Desa Tial yang tidak terima langsung mengejar ketiga pelaku dengan batu dan juga parang. Pengejaran terhadap ketiga pelaku dilakukan hingga di dekat SMP Negeri 27 Tial.

    Di lokasi itulah ketiga pemuda Desa Tulehu tersebut langsung diamuk massa.

    “Ketiga pelaku penikaman warga Desa Tial ini dikejar kemudian dianiaya dengan batu dan parang. Akibatnya satu orang meninggal dunia dan dua lainnya terluka,” katanya.

    Menurut Yoga, warga Tial yang menjadi korban penusukan saat itu juga langsung dilarikan ke RS dr Leimena di Kota Ambon.

    Sedangkan tiga pemuda Desa Tulehu yang terluka sempat tertahan di Desa Tial selama beberapa jam. Yoga mengatakan aparat Polsek Salahutu sempat berusaha mengevakuasi ketiga pemuda Tulehu tersebut, namun dihalangi massa dari Desa Tial.

    “Jadi warga Desa Tial ini ingin memastikan keselamatan SL di rumah sakit. Kalau terjadi sesuatu, mereka mengancam akan membakar pemuda Tulehu yang sedang berada di Tial,” ujarnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunAmbon.com dengan judul Breaking News, Bentrok Antar Pemuda di Kecamatan Salahutu Maluku, Satu Korban Meninggal Dunia

  • Polisi Tetapkan Satu Orang Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka Kasus Ledakan Mercon di Semarang – Halaman all

    Polisi Tetapkan Satu Orang Anak di Bawah Umur Jadi Tersangka Kasus Ledakan Mercon di Semarang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – GM, seorang anak di bawah umur ditetapkan sebagai tersangka kasus ledakan mercon di Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

    Ledakan mercon yang terjadi pada Minggu (30/3/2025) sekira pukul 00.30 WIB itu melukai Agus Supriyanto (37) dan merusak satu unit rumah.

    Agus harus dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka ledakan meliputi luka di bagian wajah, tangan kanan dan kaki kanan.

    “Iya, sudah ada penetapan tersangka dari kehadiran ledakan itu. Tersangka inisial GM, dia masih di bawah umur,” kata Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena kepada Tribun, Senin (31/3/2025).

    Informasi yang dihimpun Tribun, ledakan tersebut bermula ketika ada aktivitas pembuatan mercon untuk perayaan lebaran. 

    Polisi yang melakukan olah tempat kejadian  menemukan sebanyak 100 selongsong mercon yang belum terisi bahan peledak.

    Adapun ledakan tersebut diduga aktivitas pengisian bahan peledak ke selongsong mercon yang masih kosong.

    Polisi belum merinci jumlah bahan peledak yang ditemukan di lokasi kejadian. 

    Kasatreskrim hanya memaparkan hubungan antara korban Agus dengan tersangka GM masih memiliki hubungan kekerabatan. 

    Akibat ledakan itu pula, korban Agus dirawat di rumah sakit KRMT Wongsonegoro Semarang.

    “Mereka masih satu keluarga,” terangnya.

    Dia menambahkan, kasus ledakan mercon ini ditangani oleh Polsek Pedurungan. 

    Kasus ini juga masih terus didalami. 

    “Tersangka dijerat Undang-undang Darurat (atas kepemilikan bahan peledak tanpa izin),” imbuhnya.(Iwn)

    Penulis: iwan Arifianto

  • Menko PMK Pratikno Temui Jokowi di Solo pada Momen Lebaran, Ini yang Mereka Bicarakan – Halaman all

    Menko PMK Pratikno Temui Jokowi di Solo pada Momen Lebaran, Ini yang Mereka Bicarakan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah.

    Pratikno bertamu ke kediaman Jokowi setidaknya kurang lebih selama 30 menit pada momen Lebaran kali ini, Senin (31/3/2025) sore.

    Pratikno mengaku menyempatkan diri mampir ke rumah Jokowi karena sejalan dengan arah mudik dirinya ke kampung halaman di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim).

    “Saya ini kan dari Jakarta, tadi mau ke Bojonegoro sowan Ibu saya. Yang paling dekat kan lewat Solo. Cuma karena nggak ada tiket (pesawat) di Solo (dari Jakarta), jadi lewatnya Semarang,” ungkap Pratikno.

    Menurut Pratikno, rute yang dia tempuh adalah ke Semarang harus lewat Solo baru kemudian ke Bojonegoro.

    Dalam pertemuan singkat kali ini, Pratikno menerangkan bahwa dirinya hanya berbincang seputar kehidupan pribadi termasuk menceritakan kondisi ketiga Putri Pratikno.

    “Pak Jokowi kan jadi saksi pernikahan 3 putri saya, jadi (ngobrol) oh iya yang nomor satu itu sudah punya anak berapa. Nomor dua, nomor tiga. Ya begitu ajalah berkepanjangan (ngobrolnya),” pungkasnya.

    Di kesempatan yang sama, Pratikno menjelaskan bahwa dalam suasana Idulfitri atau Lebaran kali ini, baik dirinya maupun Jokowi tak menyinggung terkait kondisi pemerintahan saat ini.

    Eks Rektor UGM tersebut mengaku obrolan keduanya hanya seputar keluarga.

    “Nggaklah, kok pening-pening (pusing-pusing) wong Idulfitri kok, cuma urusan keluarga,” urainya.

    Bahkan saat disinggung apakah ada pesan khusus dari Prabowo untuk Jokowi yang dititipkan kepada dirinya, Pratikno dengan tegas membantah termasuk dugaan ada pembahasan mengenai kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Menurutnya, jika ada pesan penting atau khusus untuk orang nomor satu di Indonesia tersebut Jokowi akan langsung memberitahu secara pribadi kepada Prabowo.

    Hal itu tak lain karena menurut Pratikno, kedua tokoh tersebut memiliki kedekatan khusus dan saling berkomunikasi secara intensif.

    “Oh enggaklah ya, kan pak Presiden Jokowi kan juga sering bertemu dengan Pak Presiden Prabowo. Jadi kan nggak perlu lewat orang lain, bisa langsung,” kata dia.

    Bahkan menurut Pratikno, Jokowi memiliki akses pribadi yang langsung bisa menghubungi Prabowo.

    “Lho kan udah kontak-kontakan terus (Jokowi dan Prabowo),” pungkasnya. 

    Penulis: Andreas Chris Febrianto

  • Viral Minta THR Rp165 Juta kepada Pengusaha, Kades Klapanunggal Bogor Bagi-bagi Uang ke Pengurus RT – Halaman all

    Viral Minta THR Rp165 Juta kepada Pengusaha, Kades Klapanunggal Bogor Bagi-bagi Uang ke Pengurus RT – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR –  Ade Endang Saripudin, Kepala Desa Klapanunggal di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral karena meminta tunjangan hari raya (THR) Rp165 juta kepada para pengusaha.

    Ternyata, Ade Endang Saripudin membagikan uang ketupat pada lima hari sebelum lebaran Idulfitri 2025.

    Uang ketupat itu dibagikan saat buka puasa bersama dengan Kades dan aparatur Dusun 5, Desa Klapanunggal.

    Diduga uang yang dipakai Ade Endang Saripudin untuk bagi-bagi ke aparatur itu menggunakan dana THR yang diminta dari perusahaan.

    Pada video yang diunggah di akun @saeful7486, terlihat aparatur desa sedang berkumpul di sebuah lokasi.

    “Bapak-bapak yang masih ada di rumah, ditunggu. Pak Kades,” kata suara pria sambil menyorot kamera ke arah Ade Endang Saripudin.

    Kades Klapanunggal itu pun langsung meminta para RT dan RW untuk segera datang.

    “Siap ditunggu cepat yang belum datang, dusun 5 pengurus RT dan RW cepat,” kata dia.

    Menurutnya, para pengurus diharapkan datang semuanya tanpa terkecuali.

    “Jangan sampai tidak datang, karena ini momen yang sangat mantap ini ya untuk silaturahmi,” ujarnya.

    Bahkan Ade Endang Saripudin pun mengatakan akan membagikan uang ketupat atau THR.

    Untuk pengurus yang tidak hadir, maka uangnya akan dipotong.

    “Jangan lupa di sini ada uang ketupat dan opor ayamnya, bila mana tidak hadir, minimal nyampenya 15 persen,” kata dia lagi.

    Tampak ada beberapa orang hadir di lokasi itu, mulai dari RT, RW, hingga kepala dusun.

    “Ditunggu bapak-bapak,” kata perekam video.

    Pada momen itu, Ade Endang Saripudin terlihat rapih dengan kemeja lengan panjang warna biru muda dan celana panjang hitam.

    Ia juga memakai peci berwarna hitam dan di dekatnya ada mic berwarna emas dan sebuah ponsel.

    Video itu jadi sorotan karena aksi Ade Endang Saripudin meminta uang THR ke perusahaan.

    Pada surat yang beredar di media sosial, Ade Endang Saripudin meminta kepada perusahaan agar memberikan tunjangan kepada perangkat dan aparatur wilayah yang ada di Desa Klapanunggal Bogor.

    Ia juga menyertakan rancangan biaya yang dibutuhkan, yakni mencapai Rp165 juta.

    Nominal itu untuk biaya bingkisan, THR, kain sarung, konsumsi, hingga sewa sound system.

    Setelah viral di media sosial, Ade Endang Saripudin membuat klarifikasi dan permohonan maaf.

    “Maksud dari surat tersebut hanya bersifat imbauan. Mohon kepada para pengusaha untuk mengabaikan surat yang sudah terlanjut beredar,” kata Ade Endang Saripudin.

    Ia bahkan mengaku akan menarik kembali surat imbauan tersebut.

    “Saya mengaku salah, dan memohon maaf kepada pihak yang merasa kurang berkenan,” katanya.

    Sementara itu Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, surat edaran itu bertentangan dengan larangan yang telah disampaikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto.

    “Pemkab Bogor akan melakukan langkah-langkah kepada kepala desar tersebut, untuk itu saya perintahkan kepada inspektorat daerah Kabupaten Bogor untuk menangani permasalahan ini sehingga bisa diperoleh informasi yang lebih tegas dan langkah-langkah yang bisa meningkatkan kewibawaan Pemkab Bogor ke depan,” tandasnya.

    Penulis: Vivi Febrianti