Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Operator Ekskavator Dikeroyok Warga saat Pindahkan Alat Berat ke Kebon Sayur di Jakbar – Halaman all

    Operator Ekskavator Dikeroyok Warga saat Pindahkan Alat Berat ke Kebon Sayur di Jakbar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang operator ekskavator berinisial DH dikeroyok warga saat memindahkan alat berat di sebuah Kebon Sayur di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

    Insiden itu diketahui saat jajaran Polsek Cengkareng melakukan patroli pada Sabtu (3/5/2025) sekira pukul 00.30. Saat itu, anggota polisi menerima informasi adanya keributan.

    “Telah terjadi keributan dengan korban atas nama DH, operator ekskavator,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).

    Ade Ary menjelaskan awalnya, korban saat itu tengah memindahkan alat berat tersebut dari sebuah jalan besar menuju ke area kebon sayur.

    Namun secara tiba-tiba, sejumlah warga mendatangi lokasi tersebut. DH yang saat itu berada di atas eskavator langsung dipakasa turun hingga dihajar.

    “Korban dikeroyok warga dengan pukulan di bagian kepala belakang, pundak dan tangan korban. Setelah itu korban lari ke arah Pospol Kapuk,” tuturnya.

    Ade Ary mengatakan, warga sempat memblokade Jalan Peternakan Raya, tepatnya di pintu depan Kebon Sayur.

    Saat ini, Ade Ary mengatakan kasus ini sedang didalami untuk dilakukan pengananan oleh Polsek Cengkareng. 

    “Kasus ditangani Polsek Cengkareng,” tuturnya.
     

  • Tawuran Warga Kembali Pecah di Manggarai: Saling Serang Petasan dan Molotov, Lalu Lintas Lumpuh – Halaman all

    Tawuran Warga Kembali Pecah di Manggarai: Saling Serang Petasan dan Molotov, Lalu Lintas Lumpuh – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi tawuran antar-warga kembali pecah di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu malam (4/5/2025). Dua kelompok warga saling tembak petasan hingga lemparan benda diduga molotov pada saat hari sudah gelap memicu kepanikan warga dan arus lalu lintas di sekitar lokasi lumpuh total.

    Kekacauan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, tepatnya di bawah underpass dekat pintu air Kali Manggarai dan jembatan Tambak.

    Dalam video yang viral di media sosial, khususnya melalui akun Instagram @wargajakarta.id, terlihat dua kelompok warga yang sebagian besar adalah pemuda saling serang tanpa ampun.

    Dentuman petasan bersahut-sahutan dari kedua arah, memperkeruh suasana malam di terowongan Manggarai yang mencekam.

    Lebih dari itu, aksi brutal terekam saat seseorang melemparkan benda yang menyerupai molotov. Api langsung menyala ketika botol itu pecah di jalan, memperlihatkan tingkat eskalasi konflik yang membahayakan keselamatan umum.

    “Tawuran antar-kampung di Manggarai, lalu lintas lumpuh total. Lokasi 1: terowongan Manggarai, lokasi 2: jembatan Tambak,” tulis akun @wargajakarta.id dalam keterangannya.

    Kepolisian sektor Tebet membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut Kepala Unit Reskrim Polsek Tebet AKP Suwarno, saat petugas tiba di lokasi, massa yang terlibat sudah membubarkan diri.

    “Jadi, infonya jam 8 malam. Pas sampai sana anggota, sudah nggak ada warga yang tawuran, udah bubar itu,” ujar Suwarno saat dihubungi pada Minggu malam.

    Meskipun tidak ada pelaku yang berhasil diamankan, Suwarno memastikan bahwa aparat masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan. Situasi saat ini, lanjutnya, telah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal.

    “Enggak ada yang ditangkap, tapi anggota masih standby dari tadi di sana,” katanya menegaskan.

    Tawuran di Manggarai bukan kali pertama terjadi, dan insiden terbaru ini kembali menyoroti pentingnya pengamanan di kawasan rawan konflik, khususnya di akhir pekan saat banyak warga berkumpul. Aksi kekerasan yang melibatkan petasan dan benda berbahaya seperti molotov jelas mengancam ketertiban dan keselamatan publik.

    Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat indikasi bentrokan di lingkungan sekitar.

  • Polisi Ungkap Ucapan Terakhir Kakek yang Tewas Ditikam Adik karena Diduga Berebut Warisan di Tangsel – Halaman all

    Polisi Ungkap Ucapan Terakhir Kakek yang Tewas Ditikam Adik karena Diduga Berebut Warisan di Tangsel – Halaman all

    TRIBUNNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi mengungkap kata-kata terakhir dari N (60), seorang kakek yang tewas ditikam adiknya berinisial F (53) karena perkara warisan di Pamulang, Tangerang Selatan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan kata-kata terakhir korban diucapkan saat sang adik menyerangnya.

    “Awal kejadian saksi 1 yang berada di dalam warung belakang etalase, mendengar dari luar warung ada suara teriakan ‘jangan.. jangan..jangan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Minggu (4/5/2025).

    Setelah itu, korban yang dalam kondisi bersimbah darah sudah tak mampu lagi berjalan tegap saat mendatangi warung milik saksi di lokasi kejadian.

    “Kemudian datang korban berjalan sempoyongan, seorang laki kaki menggunakan jaket hitam dan topi dengan luka dan simbah darah tepat di depan pintu warung yang saksi 1 jaga,” ujarnya.

    Selanjutnya, kata Ade Ary, saksi melihat pelaku sambil menenteng celurit pergi meninggalkan lokasi untuk ke rumah kakaknya yang lain.

    “Setelah itu pelaku menuju rumah kaka kandungnya saudari I, dengan nada mengancam dan bilang ‘noh abang lu udah gue matiin di depan warung’. Sembari itu pelaku melarikan diri dari rumah,” ungkapnya.

    Diketahui sebelumnya, insiden pembunuhan kakak kandung yang dilakukan oleh adiknya membuat geger warga setempat.

    Korban mengalami luka di bagian bahu dan punggung, yang diduga akibat dibacok menggunakan senjata tajam.

    Pertikaian adik kakak tersebut diduga kuat dipicu persoalan warisan.

    Korban diketahui tinggal di RT 8 jalan Masjid Darussalam, sedangkan pelaku tinggal di kawasan Bambu Apus, Pamulang.

    Meskipun keduanya merupakan saudara kandung, tetapi mereka sudah lama saling menjaga jarak.

    Jefri, warga sekitar mengungkap sikap pelaku setelah menghabisi nyawa kakaknya. 

    Saksi menuturkan saat kejadian dirinya sedang mengupas ubi di warung miliknya yang tak jauh dari lokasi pembunuhan. 

    Ia pun beranjak dari tempat duduknya mendekati asal suara tersebut.

    Ia terkejut melihat pria yang dikenalnya sejak kecil, F alias W tengah berdiri sambil mengelap sebuah benda yang diduga celurit.

    Beberapa langkah dari situ, tubuh seorang pria telah tergeletak bersimbah darah yang merupakan kakak kandung dari pelaku.

    Pelaku Ditangkap

    Kejadian ini viral di media sosial. Dalam video yang beredar, narasi menyebutkan kakak dibunuh adik gara-gara rebutan warisan.

    “Sudah tersangka statusnya, sekarang diamankan di Mako Polres Tangsel,” kata Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang saat dimintai konfirmasi, Jumat (2/5/2025).
     

  • Transformasi Digital Sektor Kesehatan: Jakarta Pionir AI Talent Management di Indonesia – Halaman all

    Transformasi Digital Sektor Kesehatan: Jakarta Pionir AI Talent Management di Indonesia – Halaman all

    Hasiolan EP/Tribunnews.com

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjadi pelopor dalam penerapan sistem manajemen talenta berbasis artificial intelligence (AI) di sektor kesehatan. 

    Langkah inovatif ini dinilai sebagai fondasi penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota sehat berstandar global menjelang 5 abad usianya.

    Diumumkan dalam Forum Rakerkesda 2025 di Balai Kota Jakarta, program ini menjadi sorotan utama melalui peluncuran inisiatif Smart Posyandu dan sistem AI Talent Management, yang bertujuan meningkatkan akurasi dan efektivitas dalam penempatan serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

    Langkah besar ini terwujud berkat sinergi antara Dinkes DKI Jakarta dengan ACT Consulting International, Lintasarta, Indosat Ooredoo Hutchison, dan NVIDIA sebagai mitra teknologi global.

    Kolaborasi ini menghadirkan pendekatan berbasis data yang presisi dalam mengukur Talent Fit, Job Fit, dan Culture Fit, mendukung pelayanan publik yang lebih profesional dan responsif.

    Pendiri ESQ Corp dan inisiator pendekatan manajemen talenta berbasis karakter, Ary Ginanjar Agustian, menyampaikan apresiasinya terhadap gebrakan ini.

    “Teknologi ini memampukan kita menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat secara cepat dan akurat. Ini bukan sekadar transformasi digital, tapi transformasi budaya kerja menuju pelayanan publik kelas dunia,” ujarnya, dikutip Minggu (4/5/2025).

    Sistem yang dikembangkan dari riset Ary selama lebih dari dua dekade itu kini telah bertransformasi ke dalam platform digital berbasis AI.

    Teknologi ini tidak hanya mengidentifikasi kecocokan pegawai dengan tugas dan budaya organisasi, tetapi juga menyusun strategi pengembangan soft skill dan karakter secara sistematis.

    Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menambahkan bahwa teknologi ini mempermudah dalam menilai dan meningkatkan budaya kerja di instansinya.

    “Dengan data yang presisi, kami bisa melakukan pembinaan yang terarah, memetakan potensi, serta melakukan promosi jabatan berbasis talenta secara objektif dan adil,” jelasnya.

    Langkah ini diharapkan tidak hanya berdampak pada efisiensi internal, tetapi juga menghasilkan talenta digital unggulan yang mampu bersaing di kancah global.

    “Ini adalah bagian dari kontribusi Jakarta dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Ary Ginanjar.

  • Penampakan Mobil Listrik BYD Ringsek Usai Kecelakaan di Tol Sedyatmo Hingga Seorang Balita Terluka – Halaman all

    Penampakan Mobil Listrik BYD Ringsek Usai Kecelakaan di Tol Sedyatmo Hingga Seorang Balita Terluka – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi sudah menemukan sopir mobil listrik BYD yang kabur usai menabrak mobil Chevrolet di Tol Sedyatmo, Jakarta Utara. Dari foto yang diterima, mobil yang terlibat kecelakaan tersebut terlihat ditutup cover mobil berwarna biru tua dengan aksen berwarna merah di sebuah garasi terbuka rumah.

    Cover mobil itu terlihat dibuka di bagian depannya dan memperlihatkan kondisi mobil dengan pelat B 1547 BNV yang sudah ringsek. Hingga kini, polisi belum mengatakan identitas pemilik mobil yang melakukan tabrak lari tersebut. Hanya, saja sopirnya merupakan warga Jelambar, Jakarta Barat.

    “Untuk barang bukti sudah diamankan pihak Laka Satwil Jakarta Utara,” kata Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, saat dihubungi pada Minggu (4/5/2025).

    Di sisi lain, Argo mengatakan pihak keluarga juga berencana akan menyerahkan sang sopir ke pihak kepolisian untuk penyelidikan.

    Sebelumnya, Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan antara mobil sedan listrik BYD dan Chevrolet di Jalan Tol Sedyatmo KM 22 B Jakarta Utara pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.

    Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dono mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut.

    Awalnya, mobil Chevrolet dengan nomor polisi B 1023 CBD yang dikendarai pria inisial CI tiba-tiba ditabrak oleh pengemudi sedan listrik BYD berpelat nomor B 1547 BNV.

    Benturan keras dari kecelakaan itu membuat mobil Chevrolet keluar jalur hingga berhenti di bahu jalan.

    “Kendaraan Chevrolet mengalami kerusakan bagian bodi kiri dan bagian belakang serta ban kanan pecah,” ungkapnya.

    Namun, bukannya tanggung jawab, pengemudi sedan listrik itu malah melarikan diri meninggalkan lokasi kecelakaan.

    Namun, pelat nomor telah berhasil teridentifikasi karena terjatuh saat insiden kecelakaan itu.

    Terkait kejadian ini, CYKO, bayi laki-laki berusia dua bulan yang berada dalam mobil alami luka ringan.

    Korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

    “Korban CYKO luka ringan,” tukasnya.

  • Sopir BYD yang Tabrak Mobil Hingga Balita Terluka Alami Trauma, Bakal Diantar Keluarga ke Polisi – Halaman all

    Sopir BYD yang Tabrak Mobil Hingga Balita Terluka Alami Trauma, Bakal Diantar Keluarga ke Polisi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi telah menemukan sopir mobil listrik BYD yang sempat kabur usai menabrak sebuah mobil hingga seorang bayi terluka di Tol Sedyatmo KM 22 B, Jakarta Utara.

    Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan sopir tersebut merupakan warga Jakarta Barat. “(Sopir) Teridentifikasi warga Jelambar, Jakarta Barat,” kata Argo saat dihubungi wartawan, Minggu (4/5/2025).

    Argo menyebut saat ini, sopir yang belum disebutkan identitasnya tersebut masih dalam keadaan trauma. Namun, pihak keluarga sudah menjamin akan membawa sopir terduga pelaku tabrak lari itu ke pihak kepolisian.

    “(Kondisi) masih trauma, rencana hari ini akan diantar oleh pihak keluarga ke penyidik,” tuturnya.

    Sebelumnya, Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan antara mobil sedan listrik BYD dan Chevrolet di Jalan Tol Sedyatmo KM 22 B Jakarta Utara pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.

    Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dono mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut.

    Awalnya, mobil Chevrolet dengan nomor polisi B 1023 CBD yang dikendarai pria inisial CI tiba-tiba ditabrak oleh pengemudi sedan listrik BYD berpelat nomor B 1547 BNV.

    Benturan keras dari kecelakaan itu membuat mobil Chevrolet keluar jalur hingga berhenti di bahu jalan.

    “Kendaraan Chevrolet mengalami kerusakan bagian bodi kiri dan bagian belakang serta ban kanan pecah,” ungkapnya.

    Namun, bukannya tanggung jawab, pengemudi sedan listrik itu malah melarikan diri meninggalkan lokasi kecelakaan.

    Namun, pelat nomor telah berhasil teridentifikasi karena terjatuh saat insiden kecelakaan itu.

    Terkait kejadian ini, CYKO, bayi laki-laki berusia dua bulan yang berada dalam mobil alami luka ringan.

    Korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

    “Korban CYKO luka ringan,” tukasnya.

  • Pria Dikeroyok di Kelab Malam Jakarta Barat Karena Coba Melerai Keributan – Halaman all

    Pria Dikeroyok di Kelab Malam Jakarta Barat Karena Coba Melerai Keributan – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Nasib sial menimpa seorang pria berinisial AT yang mendapatkan luka-luka usai dikeroyok sejumlah orang mabuk di depan sebuah kelab malam di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan peristiwa pengeroyokan ini terjadi pada Kamis (1/5/2024) sekira pukul 02.20 WIB.

    “Telah terjadi pengeroyokan lokasi di sebuah ruko Kota Indah Jalan Pangeran Jayakarta Blok B 4/5, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat,” kata Ade Ary kepada wartawan, Minggu (4/5/2025).

    Ade Ary menceritakan awalnya korban melihat adanya sebuah keributan antar sesama tamu yang tengah mabuk di kelab malam tersebut. 

    Lalu korban saat itu mencoba melerainya.

    “Lalu korban menyuruh security untuk mengeluarkan kedua tamu yang bertikai keluar dari lokasi bar tersebut,” tuturnya.

    Namun saat berada di luar kelab malam itu, korban beserta temannya malah menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang tak dikenal.

    “Pelaku pengeroyokan memukul korban berikut temannya dengan gelas dan helm,” jelasnya.

    Akibatnya, korban mengalami sejumlah luka robek di kepala bagian depan dan kanan.

    Sedangkan rekan korban mengalami cedera pergeseran sendi pada bahu.

    Saksi yang berada di lokasi pun saat itu bergegas melaporkan kejadian pengeroyokan itu ke Polsek Tamansari.

    “Lalu anggota Reskrim tiba di lokasi untuk mengamankan dan membawa korban berikut rekannya ke Mako Polsek untuk diarahkan berobat dan visum et repertum ke RS Husada untuk pengusutan lebih lanjut,” jelasnya.

    Saat ini, kata Ade Ary, pihak Polsek Tamansari tengah melalukan penyelidikam atas peristiwa pengeroyokan tersebut.

     

  • Beda Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung: Termasuk soal ‘Gubernur Konten’ – Halaman all

    Beda Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung: Termasuk soal ‘Gubernur Konten’ – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Akhir-akhir ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jadi sorotan.

    Politikus Partai Gerindra ini dianggap kerap melontarkan wacana yang membuat gaduh publik.

    Bahkan wacana yang dilontarkan kerap viral di media sosial.

    Setelah sempat menangis di Puncak, Bogor, Jawa Barat, kini kebijakan Dedi Mulyadi yang akan mengirim “anak-anak nakal” ke barak militer menuai pro dan kontra.

    Karena pernyataannya yang kerap viral di media sosial, Dedi Mulyadi dijuluki “gubernur konten”.

    Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud yang memperkenalkan julukan Dedi Mulyadi ‘gubernur konten’ saat rapat bersama dengan Komisi II DPR RI pekan lalu.

    Beda gaya kepemimpinan dengan Gubernur Jakarta

    Gaya kepemimpinan serta pengambilan kebijakan Dedi Mulyadi berbeda dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung.

    Sejak dulu dua gubernur dari provinsi ‘besar’ ini (Jawa Barat dan Jakarta) kerap disandingkan soal gaya kepemimpinan dan kebijakan yang diambilnya.

    Pramono Anung, sejauh pantauan Tribunnews.com, tidak banyak membuat konten dalam melakukan aktivitasnya.

    Juga, kebijakan yang diambil sangat jarang viral di media sosial.

    Satu kebijakan yang cukup menonjol dari Pramono Anung dalam bulan ini adalah mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) naik angkutan umum setiap hari rabu.

    Dua kebijakan yang bertolak belakang

    Setidaknya ada dua kebijakan berbeda yang diambil oleh Dedi Mulyadi dengan Pramono Anung.

    Dua kebijakan untuk publik itu adalah pembinaan siswa bermasalah dididik di barak TNI dan pemutihan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

    Tolak Siswa Dididik di Barak TNI

    Pramono Anung yang dikenal sebagai politikus PDIP ini hanya mengutarakan alasan singkat saat ditanya soal cara Dedi Mulyadi menangani siswa bermasalah.

    Politikus senior PDIP itu ogah meniru cara Dedi untuk mengirim siswa ke barak TNI.

    Pramono Anung mengaku memiliki cara sendiri tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

    “Jakarta punya kebijakan tersendiri, terima kasih,” ucapnya singkat saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (2/5/2025).

    Sementara itu, Dedi Mulyadi sudah memulai pendidikan siswa bermasalah ke barak TNI ini pada awal Mei 2025.

    Ada tiga kategori kenakalan remaja yang akan diprioritaskan mengikuti program ini yaitu siswa yang sulit dibina, siswa yang terindikasi terlibat pergaulan bebas, serta siswa yang terlibat tindakan kriminal.

    Bahkan siswa yang kecanduan game mobile legend juga bisa dimasukan dalam barak militer ala Dedi Mulyadi ini.

    “Tukang main mobile legend, yang kalau malam kemudian bangunnya sore,” ucapnya di Gedung DPR RI, Selasa (29/4/2025) lalu.

    Pemutihan Pajak

    Sebelumnya, Pramono Anung juga menegaskan tak akan mengikuti langkah Dedi Mulyadi yang membuat aturan soal pemutihan pajak kendaraan.

    Pasalnya di Jakarta, satu orang warga bisa memiliki lebih dari satu kendaraan.

    Kondisi ini disebut Pramono berbeda dibandingkan daerah lain, tak terkecuali dengan Jawa Barat.

    “Setelah saya pelajari, Jakarta ini mungkin berbeda dengan daerah lain. Saya tidak mengkritik daerah lain, sama sekali enggak. Tapi ketika kami dalami, maka rata-rata mobil kedua dan ketiga yang tidak bayar pajak di Jakarta,” ucapnya saat ditemui di Rusun Tambora, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

    Melihat fenomena ini, Pramono Anung mengaku lebih memilih mengejar penunggak pajak ketimbang memberi keringanan lewat program pemutihan.

    Pasalnya orang-orang tersebut dianggap mampu lantaran memiliki banyak kendaraan.

    “Saya akan mengejar, mau punya mobil berapapun monggo saja, tetapi harus bayar pajak. Mungkin berbeda dengan daerah lain yang mobil pertama, tapi di Jakarta, baik mobil maupun motor (yang menunggak pajak) rata-rata bukan mobil dan motor pertama, tapi kedua dan ketiga,” ujarnya.

    “Dan untuk itu, karena dia dianggap sebagai orang mampu, maka akan kami kejar bayar pajak,” tambahnya menjelaskan.

    Sebagai informasi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya membuat gebrakan dengan program pemutihan pajak kendaraan.

    Hingga 30 Juni 2025 mendatang, warga Jawa Barat hanya perlu membayar pajak sesuai tarif tahun berjalan tanpa dikenakan biaya tunggakan.

    “Saya sudah memaafkan kesalahan (tunggakan pajak), saya juga meminta maaf jika belum memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya dalam video yang diunggah di akun Tiktok Kang Dedi Mulyadi dikutip dari Tribun Jakarta.

    Politikus senior Gerindra ini pun meminta warganya memanfaatkan dengan baik program pemutihan pajak kendaraan ini.

    “Bagi yang tidak membayar pajak setelah dua bulan pasca-lebaran, maka kendaraan tanpa pajak jangan lewat jalan-jalan di Jawa Barat. Hayo, nanti mau lewat mana? Mau lewat udara?” ujarnya.

    Sumber: Tribunnews.com/Tribun Jakarta

     

     

  • Sopir BYD yang Tabrak Mobil Hingga Balita Terluka Alami Trauma, Bakal Diantar Keluarga ke Polisi – Halaman all

    Polisi Kantongi Identitas Pengemudi BYD yang Kabur Setelah Tabrak Mobil di Tol Sedyatmo Jakarta – Halaman all

    Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan antara mobil sedan listrik BYD dan Chevrolet di Jalan Tol Sedyatmo KM 22 B Jakarta Utara.

    Tayang: Minggu, 4 Mei 2025 10:57 WIB

    Tangkapan Layar

    PENGEMUDI BYD KABUR – Sebuah sedan listrik BYD berpelat nomor B1547 BNV melarikan diri setelah menabrak mobil Chevrolet dengan nomor polisi B1023 CBD yang dikendarai pria insial CI. Insiden itu terjadi di Jalan Tol Sedyatmo KM 22 B Jakarta Utara, Sabtu (4/5/2025) dini hari. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan antara mobil sedan listrik BYD dan Chevrolet di Jalan Tol Sedyatmo KM 22 B Jakarta Utara pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.

    Saat ini, polisi sudah mengantongi identitas dan alamat pengemudi mobil listrik BYD yang kabur setelah terlibat kecelakaan tersebut.

    “Sementara sudah dapat alamatnya,” kata Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).

    Terpisah, Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dono mengungkap kronologi kecelakaan lalu lintas tersebut.

    Awalnya, mobil Chevrolet dengan nomor polisi B 1023 CBD yang dikendarai pria inisial CI tiba-tiba ditabrak sedan listrik BYD berpelat nomor B 1547 BNV.

    Benturan keras dari kecelakaan itu membuat mobil Chevrolet keluar jalur hingga berhenti di bahu jalan.

    “Kendaraan Chevrolet mengalami kerusakan bagian bodi kiri dan bagian belakang serta ban kanan pecah,” ungkapnya.

    Bukannya tanggung jawab, pengemudi mobil listrik itu malah melarikan diri meninggalkan lokasi kecelakaan.

    Namun, pelat nomor telah berhasil teridentifikasi karena terjatuh saat insiden kecelakaan itu.

    Selain kendaraan rusak, akibat kejadian ini, CYKO, bayi laki-laki berusia dua bulan yang berada dalam mobil Chevrolet mengalami luka ringan.

    Korban langsung dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

    “Korban CYKO luka ringan,” ujarnya.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Ibu di Jakarta Utara Minta Tolong Damkar Kemaluan Anaknya Terjepit Resleting, Penanganan 15 Menit – Halaman all

    Ibu di Jakarta Utara Minta Tolong Damkar Kemaluan Anaknya Terjepit Resleting, Penanganan 15 Menit – Halaman all

    Petugas Damkar menolong anak yang kemaluannya terjepit resleting di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hanya butuh waktu 15 menit Damkar menanganinya.

    Tayang: Minggu, 4 Mei 2025 09:12 WIB

    Tribunjogja

    ILUSTRASI RESLETING – Petugas Damkar menolong anak yang kemaluannya terjepit resleting di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/5/2025) malam. Petugas hanya butuh waktu 15 menit untuk menanganinya. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suara tangisan seorang anak berinisial R terdengar kencang di rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/5/2025) malam.

    Ternyata, kemaluan anak tersebut terjepit resleting celana.

    Peristiwa tersebut bermula saat sang ibu hendak membuka celana anaknya.

    Tanpa sengaja, resleting celana menjepit kemaluan anaknya.

    “Ibu korban sedang buka celana (anaknya), resleting tersangkut di alat kelamin (anaknya),” kata Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Utara, Gatot Sulaiman dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (4/5/2025).

    Setelah berupaya beberapa saat, Sang Ibu akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar).

    Gatot mengatakan pihaknya menerima kabar soal kejadian tersebut sekira pukul 20.45 WIB.

    Petugas Damkar pun langsung bergegas ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

    “Evakuasi alat kelamin terjepit resleting,” ujar Gatot.

    Tiga personel yang datang ke lokasi langsung melakukan tindakan dan akhirnya bisa melepas kemaluan korban yang terjepit resleting dalam waktu 15 menit.
                 
    “Awal evakuasi 21:30 WIB, akhir evakuasi 21:45 WIB. Evakuasi berhasil,” ucapnya.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini