Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • PMII Ciputat Bahas Optimalisasi Gas Bumi di Ramadan Public Lecture 2025 – Halaman all

    PMII Ciputat Bahas Optimalisasi Gas Bumi di Ramadan Public Lecture 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat kembali menggelar Ramadan Public Lecture pada 21 Maret 2025 di Syahida Inn, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

    Acara ini mengusung tema “Optimalisasi Pemanfaatan Gas Bumi untuk Kemandirian Energi Nasional”, menghadirkan Dr. Didik Sasono Setyadi, M.H. (Ketua Asosiasi Praktisi Hukum Migas dan Energi Terbarukan) serta Zuhelmi Thaib dari BPH Migas, mewakili Wahyudi Anas (Komite BPH Migas).

    Lebih dari sekadar diskusi akademik, kegiatan ini menjadi ajang penghormatan bagi Muhammad Rafsanjani, mantan Sekretaris Jenderal PB PMII dan kader PMII Ciputat, yang dikenal gigih dalam mengadvokasi isu-isu strategis nasional.

    Dalam diskusi, para pemateri menyoroti peran gas bumi sebagai sektor strategis dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

    Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar, seperti keterbatasan infrastruktur, ketidakseimbangan produksi dan konsumsi, serta tingginya ketergantungan pada impor energi.

    Sejalan dengan Asta Cita Prabowo-Gibran, sektor energi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam mencapai kemandirian energi nasional.

    Para pemateri menekankan pentingnya langkah konkret, seperti percepatan hilirisasi gas bumi, ekspansi jaringan distribusi, dan peningkatan efisiensi pemanfaatan energi.

    Ketua PMII Ciputat, Fauzan Bahasuan, menegaskan bahwa Ramadan Public Lecture bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk nyata komitmen kader PMII dalam mengawal kebijakan nasional.

    “Kita ingin melanjutkan semangat almarhum Muhammad Rafsanjani bahwa kader PMII harus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” ungkapnya.

    Dengan terselenggaranya acara ini, PMII Ciputat menegaskan perannya dalam melahirkan pemikiran kritis dan rekomendasi strategis demi kedaulatan energi nasional.

    Harapannya, semangat intelektual dan perjuangan yang diwariskan oleh almarhum Muhammad Rafsanjani dapat terus menginspirasi kader-kader PMII dalam membangun bangsa. 

  • Jumlah Pemudik di Stasiun Gambir H-5 Lebaran Naik Dibandingkan Kemarin – Halaman all

    Jumlah Pemudik di Stasiun Gambir H-5 Lebaran Naik Dibandingkan Kemarin – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jumlah pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mengalami peningkatan pada Rabu (26/3/2025), atau H-5 Lebaran. 

    Dibandingkan dengan hari sebelumnya, jumlah penumpang yang berangkat naik signifikan, dengan okupansi mencapai 98 persen.

    Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, pada Selasa (25/3/2025), jumlah pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir tercatat sebanyak 19.371 orang. 

    Dari total 21.222 tempat duduk yang tersedia di 45 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ), okupansi mencapai 91 persen.

    “Tempat duduk terjual 19.371 seat,” kata Ixfan dalam keterangannya, Rabu.

    Sementara pada hari ini, Ixfan menyebutkan sebanyak 45 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang beroperasi dengan kapasitas 21.252 seat.

    “Tiket terjual/penumpang yang berangkat 20.856 seat/orang (okupansi 98 persen),” ujarnya.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa sejak 21 Maret 2025, total penumpang yang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta mencapai 617.753 orang, dengan rata-rata 28.080 penumpang per hari. 

    “Lonjakan kedatangan diprediksi terjadi pada 5-7 April 2025, di mana jumlah penumpang harian diperkirakan melebihi 47.000 orang,” ungkap Ixfan.

  • Cerita Pemudik ‘Full Senyum’ Usai Indonesia Libas Bahrain 1-0 – Halaman all

    Cerita Pemudik ‘Full Senyum’ Usai Indonesia Libas Bahrain 1-0 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kemenangan tipis 1-0 yang diraih Timnas Indonesia atas Bahrain dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 disambut suka cita oleh masyarakat, termasuk para pemudik.

    Willy (26), pemudik asal Surabaya mengaku sangat gembira atas keamanan skuad Garuda dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Selasa (25/3/2025) malam.

    Dengan skor 1-0 atas Bahrain, Willy mengaku sangat senang, terutama dalam menyambut Lebaran 2025.

    “Senang banget rasanya,” kata Willy saat ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2025).

    Dia berharap Indonesia mempertahankan kemenangan tersebut dalam melawan China pada Juni 2025.

    “Semoga nanti bisa lolos piala dunia. (Lebaran jadi) lebih semangat lagi, Indonesia bisa menang,” ujar Willy.

    Selain Willy, hal senada juga dirasakan Rafa (17), pemudik yang berangkat ke Yogyakarta. Dia mengaku senang dengan kemenangan tim asuhan Patrick Kluivert.

    “Ya Alhamdulillah bisa tidur tenang, Lebaran, tenang ya enggak ada rasa mengganjal di hati sih. Full senyum pokonya,” ucapnya.

    Dalam laga Timnas Indonesia vs Bahrain pada Selasa malam, Skuad Garuda mampu menjebol gawang Bahrain.

    Gawang Bahrain berhasil dijebol lewat tendangan Ole Romeny pada menit ke-24.

     

  • Akhirnya Muncul, Ayah dari Kakak-Adik di Tangsel yang Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu Ngaku Tak Tahu – Halaman all

    Akhirnya Muncul, Ayah dari Kakak-Adik di Tangsel yang Jual Ginjal Demi Bebaskan Ibu Ngaku Tak Tahu – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Baru-baru ini perhatian publik tertuju pada dua remaja kakak beradik yang menggelar aksi damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (20/3/2025).

    Mereka adalah Farrel Mahardika Putra dan Nayaka Rivanno Attalah yang rela menawarkan untuk menjual ginjal demi membebaskan sang ibunda, Syafrida Yani, dari jeratan hukum.

    Untuk diketahui, Yani sempat ditahan di Polres Tangerang Selatan (Tangsel) atas tuduhan penggelapan yang dilaporkan oleh keluarga suaminya.

    Yelvin, ayah dari Farrel dan Nayaka sekaligus suami Yani pun akhirnya muncul setelah aksi yang dilakukan oleh kedua anaknya itu viral.

    Sembari meminta maaf, Yelvin mengaku tak tahu menahu soal aksi jual ginjal yang dilakukan kedua putranya itu.

    “Kami memohon maaf atas aksi spontan yang dilakukan oleh anak-anak tersangka tanpa sepengetahuan keluarga,” kata Yelvin dalam keterangannya, Senin (24/3/2025), dilansir dari Kompas.com.

    Menurut Yelvin, aksi Farrel dan Nayaka merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap sang ibu, bukan syarat menebus penangguhan penahanan.

    “Menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan untuk menebus penangguhan penahanan, melainkan bentuk kepedulian mereka terhadap ibu mereka,” jelas Yelvin.

    Yelvin menjelaskan bahwa permasalahan ini merupakan persoalan internal keluarga besar yang penyelesaiannya dilakukan secara kekeluargaan.

    “Permasalahan ini sebenarnya merupakan masalah keluarga besar kami. Kami berterima kasih karena sudah diberikan kesempatan untuk menempuh penyelesaian secara kekeluargaan,” sebut Yelvin.

    Duduk Perkara

    Kasus ini viral setelah Farrel dan Nayaka melakukan aksi damai di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakpus, pada Kamis (20/3/2025) lalu.

    Keduanya tampak membentangkan kertas berisi tawaran menjual ginjal untuk menolong ibu mereka yang ditahan polisi karena dituduh melakukan penggelapan uang oleh keluarganya.

    Kakak beradik asal Tangsel itu akhirnya rela melakukan aksi tersebut demi membebaskan Yani.

    “Ibu saya hanya penjual makanan rumahan dan hanya membantu saudara ayah untuk mengurus rumahnya,” ujar Farrel, Kamis, dilansir dari WartaKotalive.com.

    Saudara ayah mereka itu diketahui bekerja di sebuah maskapai sehingga sering keluar negeri dan menitipkan rumah supaya diurus.

    Namun, petaka itu datang saat pemilik rumah marah karena Yani tidak bisa dihubungi.

    Agar mudah berkomunikasi, pemilik rumah yang masih kerabat itu kemudian membelikan Yani sebuah ponsel.

    Selain ponsel, Syafrida juga diberikan uang Rp 10 juta untuk mengurus rumah, termasuk membayar seorang asisten rumah tangga.

    “Uang diberikan cash dan setiap ada pengeluaran, rinciannya selalu dicatat ibu saya,” ungkap Farrel.

    Seiring berjalannya waktu, Yani memutuskan untuk tidak lagi mengurus rumah itu karena tidak tahan dengan makian dan kata-kata kasar yang dilontarkan terhadapnya.

    Tak terima dengan sikap Yani tersebut, pemilik rumah lantas melaporkannya ke Polsek Ciputat dengan tuduhan penggelapan barang dan sejumlah uang.

    “Saat diperiksa, ibu saya tak bisa membela diri karena tidak diberikan pendamping hukum. Di sisi lain pelapor ditemani pengacaranya,” ucap Farrel.

    Yani sebenarnya sempat menunjukkan rincian pengeluaran dari uang yang sempat diberikan pemilik rumah.

    Bahkan, Yani juga sudah mengembalikan ponsel dan uang Rp 10 juta yang sebelumnya diberikan pemilik rumah.

    “Ibu tetap saja ditahan di Polres Tangerang Selatan, padahal belum tentu salah,” papar Farrel.

    Atas dasar itulah, Farrel dan adiknya nekat menawarkan menjual ginjal mereka agar uangnya bisa digunakan untuk membebaskan ibu mereka.

    “Saya mau melawan orang yang menzalimi ibu saya, hanya karena dia orang berada,” sebut Farrel.

    Cabut Laporan

    Terbaru, setelah kasus ini viral, berbagai pihak pun turun tangan hingga akhirnya dilakukan mediasi dan pencabutan laporan terhadap Yani.

    Pihak keluarga pun telah mengajukan penangguhan penahanan terhadap Yani dan dikabulkan oleh polisi.

    “Pihak keluarga tersangka telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan hari ini permohonan penangguhan penahanan tersebut dikabulkan,” kata Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil Sahril dalam keterangan tertulis yang diterima Wartakotalive.com, Sabtu (22/3/2025).

    AKP Agil memastikan bahwa kini, Yani sudah bisa berkumpul kembali bersama kedua putranya di rumah.

    “Untuk saat ini tersangka Yani sudah bisa berkumpul kembali dengan keluarganya,” tutur Agil.

    Polisi kemudian mempertemukan kedua belah pihak saat mediasi di Serpong Utara, Kota Tangsel, pada Minggu (23/3/2025).

    Turut hadir dalam pertemuan itu yakni sejumlah tokoh masyarakat, kuasa hukum, serta keluarga dari kedua belah pihak.

    Dalam mediasi tersebut, disepakati perdamaian, dan pihak pelapor secara resmi mencabut laporan polisi terhadap Yani.

    Selesai mediasi, dokumen pencabutan laporan secara resmi diserahkan ke Polsek Ciputat Timur dan diterima langsung oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar.

    Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bikin Kaget, Ini Cerita Farrel Mahardika dan Adiknya Nekat Jual Ginjal untuk Menolong Ibu Mereka

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (WartaKotalive.com/Yolanda Putri Dewanti) (Kompas.com/Intan Afrida Rafni)

  • 10 Tahun Tak Mudik, Ayu Akui Senang dan Terharu Akan Pulang Kampung ke Kebumen Jawa Tengah – Halaman all

    10 Tahun Tak Mudik, Ayu Akui Senang dan Terharu Akan Pulang Kampung ke Kebumen Jawa Tengah – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ayu (33), tampak sedang duduk di salah satu kursi tunggu yang disediakan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

    Ia tengah menunggu jadwal keberangkat keretanya menuju ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

    Sambil menunggu kereta, sang putra tampak bermain di fasilitas bermain anak-anak yang disediakan di stasiun.

    Ayu melihat dan mengawasi putranya dari kursi tunggu yang kira-kira hanya berjarak 2 meter dari fasilitas bermain anak.

    Dia mengungkapkan sudah 10 tahun tidak pulang ke Kebumen.

    “Saya udah 10 tahun enggak pulang (ke Kebumen),” ungkap Ayu, kepada Tribunnews.com, Rabu (26/3/2025).

    Hal itu disampaikan Ayu saat ditanya kerinduannya dari momen lebaran bersama keluarga.

    Dia mengaku terharu, kini dia akan menuju ke kampung halamannya untuk bertemu sanak keluarga di sana.

    “Yang pasti kumpul sama keluarga. Namanya kampung halaman, pasti kangen suasana di kampung, dan makanan khasnya juga,” ungkapnya.

    “Senang, terharu mau pulang. Udah lama enggak pulang,” tambah Ayu.

    Lebih lanjut, Ayu mengatakan, sang suami tidak ikut naik kereta. Namun, akan menyusul menggunakan motor menuju ke Kebumen.

    Ayu, yang mudik dengan mengikuti program mudik gratis dari salah satu BUMN itu menjelaskan, sang suami tidak kedapatan kuota saat mendaftar program mudik gratis itu.

    “Kemarin sempat daftar rombongan, tapi enggak kebagian. Jadinya sekarang naik motor,” imbuhnya.

     

     

  • Jumlah Pemudik di Stasiun Gambir H-5 Lebaran Naik Dibandingkan Kemarin – Halaman all

    20 Ribu Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir pada H-5 Lebaran – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Arus mudik melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, mulai ramai pada Rabu (26/3/2025), atau H-5 Lebaran.

    Pantauan Tribunnews.com, pemudik tiba di Stasiun Gambir sejak pagi. Mereka tampak duduk di ruang tunggu sembari menanti jadwal keberangkatan.

    Pemudik membawa barang bawaan seperti koper, kardus, dan tas besar.

    Sejumlah porter terlihat hilir-mudik menawarkan jasa angkut barang kepada penumpang yang membawa banyak bawaan.

    Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa total 87 kereta api jarak jauh (KAJJ) diberangkatkan dari Daop 1 Jakarta pada hari ini. 

    Ixfan menyebut, kapasitas yang tersedia mencapai 48.408 tempat duduk, namun tingginya permintaan menyebabkan jumlah penumpang yang berangkat mencapai 48.825 orang.

    “Tingginya permintaan membuat tiket terjual atau penumpang yang berangkat mencapai 48.825 seat/orang, sehingga tingkat okupansi mencapai 101 persen,” kata Ixfan dalam keterangannya, Rabu.

    Di Stasiun Gambir, sebanyak 45 KAJJ diberangkatkan dengan kapasitas 21.252 tempat duduk.

    “Stasiun Gambir: 45 KAJJ, kapasitas 21.252 seat, tiket terjual/penumpang yang berangkat 20.856 seat/orang (okupansi 98 persen),” ujar Ixfan.

    Sementara itu, Stasiun Pasar Senen juga mengalami lonjakan penumpang. Dari 42 KAJJ yang diberangkatkan, kapasitas kursi yang tersedia mencapai 27.156.

    “Stasiun Pasar Senen: 42 KAJJ, kapasitas 27.156 seat, tiket terjual/penumpang yang berangkat 27.969 seat (okupansi 103 persen),” ucapnya.

  • Pria di Jakarta Barat Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Penyebabnya karena Tekanan Kerja – Halaman all

    Pria di Jakarta Barat Ditemukan Tewas Bunuh Diri, Penyebabnya karena Tekanan Kerja – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Warga di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat digegerkan dengan tewasnya seorang pria akibat bunuh diri di rumahnya.

    Jasad korban ditemukan menggantung di teras lantai 2 rumahnya pada Senin (24/3/2024) sekira pukul 06.30 WIB.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebut korban nekat bunuh diri diduga karena merasa tertekan dengan kerjaan hingga masalah asmara. 

    “Korban laki-laki berinisial MDA. Korban sempat ada tekanan dari kerjaan dan tekanan kehidupan masalan percintaan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Rabu (26/3/2025).

    Ade Ary mengatakan dari keterangan pihak keluarga, awalnya MDA sempat bercerita kepada orang tuanya jika akan mengakhiri hidupnya sejak satu minggu sebelum ditemukan tewas.

    “Kemudian pada saat itu juga masih dinasehati oleh ibunya untuk tidak melakukan hal itu,” tuturnya. 

    Singkat cerita, korban saat itu tengah berada di rumah sendirian. Hasrat untuk mengakhiri hidupnya pun kembali muncul pada saat itu.

    Kakak korban yang mengetahui dia berada di rumah sendiri, langsung mencoba menghubunginya. Namun, tak ada balasan apapun dari korban.

    Karena hal itu, kakak korban pun langsung mendatangi rumah tersebut untuk mengecek keadaan adiknya.

    “Ternyata (kakaknya) menemukan korban (tewas) dalam keadaan tergantung seutas tali di depan teras lantai 2,” jelasnya.

    Saat ini, lanjut Ade Ary, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Kebon Jeruk untuk dilakukan tindak lanjutnya.

    “Kasus ditangani Polsek Kebon Jeruk,” tuturnya.

    Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

    Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

  • Polisi Gerebek Rumah Penadah Motor Curian di Kalideres Jakarta Barat, Temukan 13 Kendaraan Bodong – Halaman all

    Polisi Gerebek Rumah Penadah Motor Curian di Kalideres Jakarta Barat, Temukan 13 Kendaraan Bodong – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Unit Resmob Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah di kawasan Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat pada Selasa (25/3/2025).

    Dari hasil penggerebekan, diduga rumah tersebut dijadikan tempat penampungan motor bodong diduga hasil curian.

    Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra mengatakan kasus ini terungkap setelah polisi mendapat laporan soal adanya aksi pencurian sepeda motor area parkir salah satu pusat perbelanjaan di Kembangan, Jakarta Barat. 

    “Dari hasil penyelidikan, kami mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai keberadaan rumah yang dijadikan tempat penyimpanan sepeda motor hasil curian,” kata Dimitri dalam keterangannya, Rabu (26/3/2025).

    Setelah mendatangi lokasi, polisi menemukan ada belasan sepeda motor bodong yang terparkir di area rumah tersebut.

    “Saat kami lakukan penggerebekan, petugas menemukan 13 unit kendaraan tanpa surat-surat,” ucapnya.

    Namun, rupanya aksi penggerebekan tersebut sudah diendus oleh para terduga pelaku. Sehingga, saat polisi mendatangi lokasi, hanya ada belasan sepeda motor tanpa penghuninya.

    “Namun para pelaku sudah melarikan diri sebelum kami tiba di lokasi,” jelasnya.

    Saat ini, lanjut Dimitri, pihaknya masih melakukan pendalaman dan memburu para terduga pelaku yang menjadi pemasok sepeda motor diduga hasil curian tersebut.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan,” ucapnya.

     

     

  • H-5 Lebaran, Puluhan Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Pasar Senen – Halaman all

    H-5 Lebaran, Puluhan Ribu Penumpang Berangkat dari Stasiun Pasar Senen – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, tampak ramai dan sibuk, pada Rabu (26/3/2025) pagi atau H-5 lebaran.

    Banyak penumpang yang hendak pergi ke luar Jakarta, khususnya untuk mudik.

    Pantauan Tribunnews.com sekira pukul 10.00 WIB, gedung Stasiun Pasar Senen berbentuk memanjang, dimana pintu kedatangan dan keberangkatan berada di ruangan tengah.

    Ruangan tengah itu dilengkapi mesin pendingin dan diapit oleh dua ruang tunggu outdoor. 

    Sekitar puluhan penumpang yang hendak berangkat terlihat di depan pintu keberangkatan yang dijaga petugas PT. KAI.

    Sedangkan, puluhan penumpang lainnya berada di ruang-ruang tunggu tersebut.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan ada sebanyak 42 kereta api jarak jauh (KAJJ) yang disiapkan untuk melayani penumpang, pada Rabu ini.

    “Kapasitas 27.156 seat, tiket terjual/penumpang yang berangkat 27.969 seat. Okupansi 103 persen,” kata Ixfan, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Rabu.

    Sementara itu, lanjutnya, untuk di Stasiun Gambir, PT KAI telah menyiapkan 45 KAJJ, pada hari ini. Sehingga terdapat kapasitas 21.252 seat.

    “Tiket terjual/penumpang yang berangkat 20.856 seat/orang. Okupansi 103 persen,” imbuhnya.

     

     

  • Camat Cikarang Pusat Dorong Kolaborasi Sambut Idul Fitri dengan Penuh Kebahagiaan – Halaman all

    Camat Cikarang Pusat Dorong Kolaborasi Sambut Idul Fitri dengan Penuh Kebahagiaan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di bulan Ramadan, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat seiring dengan persiapan menyambut hari raya. 

    Kolaborasi dari berbagai pihak sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah dengan nyaman serta merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.

    “Bantuan yang diberikan memiliki makna besar dalam mendukung kesejahteraan dan kebersamaan di momen spesial ini,” kata Plt. Camat Cikarang Pusat, Mamat Raharjo di sela-sela pe yaluran bantuan dari Hankook Tire kepada warga setempat belum lama ini.

    Diketahui sebagai bagian dari program tahunan, Hankook Tire telah menyalurkan bantuan sembako selama 12 tahun berturut-turut.

    Tahun ini, bantuan tersebut juga difokuskan pada upaya pemulihan pascabanjir yang melanda Bekasi pada awal Maret lalu, di mana curah hujan tinggi menyebabkan banjir hingga tiga meter di beberapa area.

    Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jin Kyung Jung, secara simbolis menyerahkan bantuan sebanyak 1.125 paket sembako senilai Rp225 juta kepada perwakilan pemerintah daerah dan masyarakat.

    Paket sembako tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, air mineral, dan bahan pangan lainnya.

    “Sebagai bagian dari Kabupaten Bekasi, kami memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan hingga Idul Fitri, terutama saat harga sembako cenderung naik. Ini juga menjadi momen untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat kebersamaan di bulan suci,” kata Jin Kyung Jung.

    Selain menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran, Hankook Tire juga memberikan dukungan kepada korban banjir di beberapa desa di Kecamatan Cikarang Pusat, salah satu daerah yang terdampak banjir parah.

    Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan dan memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.

    Tak hanya itu, Hankook juga mengadakan acara buka bersama anak yatim piatu di Desa Pasirtanjung dan Desa Pasirranji sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

    Inisiatif ini menegaskan peran Hankook Tire dalam mempererat hubungan sosial dan memberikan manfaat nyata bagi komunitas sekitar.