Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kecelakaan tragis terjadi di jalan tol Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB.

    Kecelakaan ini melibatkan mobil listrik Hyundai Ioniq dan truk Mitsubishi, yang mengakibatkan tiga pemuda meninggal dunia.

    Kronologi Kecelakaan

    Menurut informasi dari Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat, mobil Hyundai Ioniq dengan nomor polisi B 5 ION yang dikemudikan oleh Kelvin melaju dari Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menuju arah selatan.

    Pada kilometer 5,2, di wilayah Kecamatan Cengkareng, mobil tersebut melaju di sisi kiri saat truk Mitsubishi bernomor polisi BN 8963 WO berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.

    Jarak kedua kendaraan makin dekat sampai akhirnya mobil Hyundai menabrak bagian belakang truk tersebut.

    “Benturan keras menyebabkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian dan beberapa orang mengalami luka-luka,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Karta, Minggu (30/3/2025) dini hari.

    Identitas Korban

    Ketiga korban tewas adalah pengemudi Kelvin dan dua penumpangnya, Rudy dan Suherman.

    Jenazah mereka dievakuasi ke RSUD Tangerang.

    Sementara itu, beberapa orang mengalami luka-luka, termasuk pengemudi truk, M Antoni, yang mengalami luka di kepala dan pinggang kanan.

    Dua korban luka lainnya, Salim, mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan.

    Kemudian, Agus Mulyadi, mengalami patah pada kedua kakinya.

    Kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa kedua kendaraan yang terlibat.

    “Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tambah Karta.

    Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.

    Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa pada masa mendatang.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul 3 Pemuda Tewas di Tol Cengkareng, Mobil Listrik Melaju dari Kawasan PIK Lalu Menabrak Truk di Km 5.

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Detik-detik Kecelakaan Maut di Tol Cengkareng, 3 Orang Tewas – Halaman all

    Detik-detik Mobil Tabrak Truk di Tol Cengkareng, 3 Orang Meninggal Dunia – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Terjadi kecelakaan yang menewaskan tiga pemuda di jalan tol wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

    Ketiga korban meninggal dunia adalah pengemudi dan penumpang mobil listrik Hyundai Ioniq dengan nomor polisi B 5 ION.

    Mobil tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi bernomor polisi BN 8963 WO.

    Penjelasan Kepolisian

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jakarta Barat mengatakan, mobil tersebut dikemudikan oleh Kelvin.

    Mobil Hyundai melaju dari Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) atau dari wilayah utara, menuju ke arah selatan.

    Pada kilometer 5,2 atau di wilayah Kecamatan Cengkareng, Hyundai yang dikemudikan Kelvin melaju di sisi kiri.

    Pada waktu yang sama, ada truk Mitsubishi yang tengah berhenti di lajur satu karena mengalami kerusakan pada as roda belakang.

    Jarak kedua kendaraan makin dekat sampai akhirnya mobil Hyundai tidak menabrak bagian belakang truk BN 8963 WO.

    “Benturan keras menyebabkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian dan beberapa orang mengalami luka-luka,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Karta, dilansir Tribun Bekasi, Minggu (30/3/2025) dini hari.

    Para korban kemudian dilarikan ke RS Puri Indah Kembangan, Jakarta Barat. 

    Sementara itu, jenazah korban meninggal dievakuasi ke RSUD Tangerang.

    Korban luka antara lain adalah  M Antoni, pengemudi truk.

    Ia mengalami luka di bagian kepala dan pinggang kanan.

    Sedangkan korban luka lainnya bernama Salim, ia mengalami patah pada tangan kanan dan kaki kanan.

    Kemudian ada Agus Mulyadi, dirinya mengalami patah pada kedua kakinya.

    Karta juga menjelaskan identitas korban tewas, Kelvin (pengemudi minibus) serta dua penumpang Hyundai, Rudy dan Suherman.

    Menurut Karta, pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti berupa dua unit kendaraan yang mengalami kecelakaan.

    “Kami memeriksa saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut dan mengecek kondisi korban luka di RS Puri Indah Kembangan,” tuturnya.

    Karta mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalan tol.

    Selain itu, ia meminta agar pengemudi di jalan tol tetap fokus guna menghindari kejadian serupa pada masa mendatang.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul 3 Pemuda Tewas di Tol Cengkareng, Mobil Listrik Melaju dari Kawasan PIK Lalu Menabrak Truk di Km 5.

    (Tribunnews.com/Deni)(TribunBekasi.com/Miftahul Munir)

  • Perempuan Menangis Dimintai Uang Rp 3,5 Juta oleh Penyidik Saat Urus Kasus, Ini Kata Kapolres Jaktim – Halaman all

    Perempuan Menangis Dimintai Uang Rp 3,5 Juta oleh Penyidik Saat Urus Kasus, Ini Kata Kapolres Jaktim – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang perempuan mengaku dimintai uang sebesar Rp 3,5 juta saat sedang mengurus perkara di kantor polisi.

    Perkara yang dilaporkan wanita tersebut adalah dugaan melanggar UU Pidana Khusus yakni UU Perlindungan Konsumen dan UU pidana Umum yakni penipuan dengan substansi perkara jual-beli mobil bekas.

    Video perempuan yang menangis tersebut pun sempat viral. Ia menangis sambil marah-marah di dekat ruang Kapolres Metro Jakarta Timur (Jaktim) Kombes Pol Nicolas Lilipaly beberapa waktu lalu.

    Perempuan itu diduga kecewa dengan penyidik Polres Metro Jakarta Timur karena tidak melanjutkan laporannya ke tahap penyidikan dan malah menghentikan laporan tersebut.

    Bahkan, ia mengaku dimintai uang Rp 3,5 juta oleh penyidik yang menangani laporannya agar bisa dilanjutkan pemeriksaannya.

    Merespon hal tersebut Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly membantah pengakuan perempuan tersebut dan menyebutnya hoaks.

    “Bukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) seperti yang beredar dalam video tersebut,” kata Nicolas Lilipaly, Minggu (30/3/2025).

    Menurutnya, dalam video yang beredar itu korban tidak menyebutkan adanya penyidik Polres Metro Jakarta Timur meminta uang.

    Hanya narasi yang ditulis akun media sosial tersebut yang menyatakan penyidik meminta uang. “Kebenaran informasi itu sebaiknya ditanyakan atau konfirmasi langsung ke korban, apakah penyidik telah meminta sejumlah uang kepadanya?” kata Kapolres.

    “Kami tegaskan, Polrestro Jakarta Timur tidak pernah meminta uang sepeser pun ke korban dalam menangani kasus yang telah dilaporkan,” lanjutnya.

    Ia mengatakan, korban membuat video tersebut karena tidak terima dengan hasil keputusan gelar perkara.

    Sebab, penyidik sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan tidak menemukan adanya tindak pidana khusus dalam UU Perlindungan Konsumen.

    “Penyidik menghentikan penyelidikan karena bukan tindak pidana,” kata Nicolas Ary Lilipaly.

    “Laporan mengenai dugaan penipuan yang terdapat dalam UU tindak pidana umum masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya.

     

  • Cerita Pemudik Asal Nganjuk Jawa Timur Terpaksa Lalui Malam Takbir di Kereta – Halaman all

    Cerita Pemudik Asal Nganjuk Jawa Timur Terpaksa Lalui Malam Takbir di Kereta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Harapan Joko (56), pemudik asal Nganjuk, Jawa Timur, untuk melewati malam takbiran di kampung halaman pupus.

    Sebab, kereta yang akan membawanya dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, sekira pukul 14.00 WIB.

    Sementara perjalanan dari Stasiun Pasar Senen menuju Nganjuk menghabiskan waktu belasan jam.

    Karenanya, Joko terpaksa tak bisa melewati malam takbiran bareng keluarganya.

    Dia pun hanya akan mengikuti salat Id pada Senin (31/3/2025) besok.

    “Takbiran mah enggak, paling salat Id saja besok pagi,” kata Joko, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (30/3/2025).

    Joko mengaku rutin pulang kampung setiap tahun.

    Bahkan, dalam setahun, dirinya bisa tiga kali.

    “Setiap tahun pulang. Kadang setahun tiga kali pulang,” ujarnya.

    Joko sejatinya berencana pulang kampung pada jauh-jauh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

    Namun, kesulitan untuk mendapatkan tiket.

    “Karena dari tanggal 26 itu sebetulnya sudah nyari tiket, cuma enggak dapat. Dapatnya ini, malam takbiran,” ucapnya.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan pada Minggu (30/3/2025) tercatat 22.056 kursi yang terjual.

    KAI, kata Ixfan, juga menyediakan 46 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) untuk mengakomodir tingginya minat pemudik pengguna kereta api.

    “Tempat duduk tersedia 21.752 kursi, tempat duduk terjual 22.056 kursi, dan okupansi 101 persen,” kata Ixfan saat dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (30/3/2025).

    Ixfan menjelaskan terdapat tiga kota tujuan favorit pemudik dari Stasiun Gambir terhitung sejak 21 Maret sampai 11 April 2025.

    Ketiga kota tersebut yakni Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.

    “Yogyakarta 34.036 orang, Semarang 29.517 orang, dan Bandung 23.143 orang,” kata Ixfan.

     

  • Polda Metro Jaya Larang Masyarakat Konvoi Saat Malam Takbiran, Perbatasan Jakarta Disekat – Halaman all

    Polda Metro Jaya Larang Masyarakat Konvoi Saat Malam Takbiran, Perbatasan Jakarta Disekat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya melarang masyarakat melakukan konvoi saat perayaan malam takbiran di wilayah Jakarta pada Minggu (30/3/2025) malam.

    Jika tetap melakukan apalagi membahayakan orang lain, pihak kepolisian tak segan untuk menangkapnya.

    “Konvoi dilarang, ya kalau mereka mau aktivitas rutin nggak ada masalah tapi kalau sudah melakukan pawai melakukan hal-hal yang membahayakan dirinya dan orang lain akan kita amankan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Minggu (30/3/2025). 

    Latif menyebut nantinya personel kepolisian akan disebar khususnya di titik-titik perbatasan daerah penyangga dan melakukan patroli.

    “Tentunya akan kita lakukan beberapa penyekatan jadi orang Bekasi ya di Bekasi saja, orang Depok di Depok saja, orang Tangerang di Tanggerang saja. Bukannya nggak boleh, tapi kalau mereka dalam keadaan berkelompok itu menimbulkan mudaratnya,” tuturnya. 

    Nantinya, kata Latif, jika didapati adanya masyarakat konvoi, pihaknya akan langsung meminta mereka untuk putar balik kembali ke wilayahnya masing-masing. 

    Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan konvoi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. 

    “Kita mengharapkan betul bahwa perayaan malam takbir itu diharapkan mereka pada wilayah masing-masing dan tidak menggunakan sarana transportasi seperti sepeda motor, apalagi menggunakan bak terbuka. Apalagi mereka melintas satu daerah ke daerah lain,” kata dia. 

    “Jadi kalau orang yang sekiranya bergerombol yang tidak sesuai dengan ketentuan wilayah, akan kita putar balik. Diharapkan memang untuk pelaksanaan takbir sebaiknya jalan kaki di wilayah lingkungan masing-masing jadi tidak menggunakan sarana transportasi,” sambungnya.

    Polda Metro Jaya sendiri telah mempersiapkan 2.500 personel gabungan untuk mengamankan jalannya perayaan malam takbiran dan Lebaran Idulfitri 2025. 

    “Kalau secara keseluruhan personel sekitar 2.500-an untuk malam takbir itu dari beberapa instansi juga Polri jadi gabungan lalu lintas semua fungsi,” kata Kombes Latif Usman. 

    Selain itu, Latif juga mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skema pengamanan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri pada keesokan harinya. 

    Nantinya, personel yang bertugas akan disebar di sejumlah titik, terutama di Masjid Istiqlal yang rencananya akan menjadi pelaksana salat Idul Fitri Presiden RI Prabowo Subianto. 

    “Demikian seperti di Istiqlal ini kan pengamanan kalau kegiatan Bapak Presiden itu tentunya pengamanan VIP dan juga pengamanan tempat-tempatan seperti Al-Azhar dan juga nanti kita mendatakan,” tuturnya. 

    Latif menambahkan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas jika nantinya ada beberapa ruas jalan yang dijadikan tempat pelaksanaan salat Idul Fitri. 

    “Sudah kami datakan beberapa tempat yang sekiranya apabila terpaksa menggunakan jalan (pelaksanaan salat), ya akan kita amankan kita alihkan arus tapi kalau Jakarta saya rasa ini belum ada yang menggunakan jalan untuk tempat salat itu,” tuturnya. 

    Lebih lanjut, Latif menyebut personel gabungan juga akan disebar di sejumlah objek wisata saat momen Lebaran.

    Latif menegaskan pihaknya siap mengamankan momen Lebaran 2025. 

    “Wisata pun sudah kita siapkan, yaitu yang menjadi pokok seperti Taman Mini, Ancol, Ragunan, Monas, Kota Tua, PIK, yang menjadi tambahan lagi ini sudah kita siapkan personel-personel untuk pengamanan langsung, jadi hari pertama pun kita sudah melakukan pengamanan.”

    “Cuman hari kedua  apa H+1 setelah H+1 pun dan setelahnya itu sudah ada petugas-petugas di tempat-tempat wisata, sudah kita siapkan,” jelasnya.

  • Cemburu, Seorang Suami Tikam Pria yang Diduga Selingkuhan Istrinya di Warung Sate Benhil Jakpus – Halaman all

    Cemburu, Seorang Suami Tikam Pria yang Diduga Selingkuhan Istrinya di Warung Sate Benhil Jakpus – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Cemburu karena mengetahui perselingkuhan istrinya, sang suami akhirnya gelap mata dan menikam pria berinisial A (41) yang diduga menjadi biang kerusakan rumah tangganya.

    Aksi penikaman itu terjadi di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025).

    Suami berinisial P (36 tahun) menduga A merupakan selingkuhan istrinya. P pun sakit hati dan cemburu. 

    Menurut Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, pelaku bertindak atas dorongan emosi.

    “Dari hasil pemeriksaan awal, motif pelaku adalah sakit hati dan cemburu, karena menduga korban memiliki hubungan dengan istrinya,” ujar Susatyo dalam keterangannya, Sabtu (29/3/2025) malam. 

    “Pelaku kemudian menusuk korban menggunakan sebilah pisau,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kapolsek Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki mengatakan insiden penikaman itu terjadi di depan warung Sate Padang Takana Juo, Bendungan Hilir sekira pukul 17.00 WIB.

    Haris mengatakan, Korban yang mengalami luka tusuk langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo untuk mendapatkan perawatan.

    “Korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di bagian leher sebelah kiri serta luka di tangan kanan,” ujarnya. 

    Ia menambahkan, polisi menerima laporan adanya keributan sekitar pukul 17.30 WIB. Tim opsnal segera bergerak ke lokasi dan menemukan korban sudah dalam kondisi terluka,” lanjutnya. 

    “Kami langsung membawa korban ke rumah sakit dan mengamankan pelaku di sekitar Gang 5 Benhil,” imbuh Haris.

    Lebih lanjut, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku. 

    Saat ini kata Haris, P masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Metro Tanah Abang.

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Luka Berat, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

    “Pelaku sudah kami amankan dan tengah diperiksa. Kami juga telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi,” ujar Haris. 

    Di sisi lain, Haris mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan segala bentuk permasalahan hukum kepada pihak berwenang.

    “Kasus ini masih dalam penyelidikan, sementara korban masih dalam perawatan medis,” imbuhnya.  

    Sumber: Warta Kota

  • 2.500 Aparat Keamanan Disebar Untuk Amankan Malam Takbiran dan Lebaran di Jakarta – Halaman all

    2.500 Aparat Keamanan Disebar Untuk Amankan Malam Takbiran dan Lebaran di Jakarta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya menyiagakan 2.500 personel gabungan untuk mengamankan jalannya perayaan malam takbiran pada Minggu (30/3/2025).

    Diketahui pemerintah telah mengumumkan secara resmi Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah jatuh pada Senin (31/3/2025) besok.

    Dalam budaya di Indonesia akan ada perayaan malam takbiran yang digelar di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Jakarta dan sekitarnya.

    Karena itu, polisi pun menyiagakan personelnya untuk mengamankan malam takbiran.

    “Kalau secara keseluruhan personel sekitar 2.500-an untuk malam takbir itu dari beberapa instansi juga Polri jadi gabungan lalu lintas semua fungsi,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Minggu (30/3/2025). 

    Selain itu, Latif mengatakan pihaknya sudah menyiapkan skema pengamanan untuk pelaksanaan salat Idulfitri pada keesokan harinya.

    Nantinya, personel yang bertugas akan disebar di sejumlah titik, terutama di Masjid Istiqlal yang rencananya akan menjadi pelaksana salat Idulfitri Presiden RI Prabowo Subianto. 

    “Demikian seperti di Istiqlal ini kan pengamanan kalau kegiatan Bapak Presiden itu tentunya pengamanan VIP dan juga pengamanan tempat-tempatan seperti Al-Azhar dan juga nanti kita mendatakan,” tuturnya. 

    Latif menambahkan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas jika nantinya ada beberapa ruas jalan yang dijadikan tempat pelaksanaan salat Idulfitri. 

    “Sudah kami datakan beberapa tempat yang sekiranya apabila terpaksa menggunakan jalan (pelaksanaan salat), ya akan kita amankan kita alihkan arus tapi kalau Jakarta saya rasa ini belum ada yang menggunakan jalan untuk tempat salat itu,” tuturnya. 

    Lebih lanjut, Latif menyebut personel gabungan juga akan disebar di sejumlah objek wisata saat momen Lebaran.

    Latif menegaskan pihaknya siap mengamankan momen Lebaran 2025. 

    “Wisata pun sudah kita siapkan, yaitu yang menjadi pokok seperti Taman Mini, Ancol, Ragunan, Monas, Kota Tua, PIK, yang menjadi tambahan lagi ini sudah kita siapkan personel-personel untuk pengamanan langsung, jadi hari pertama pun kita sudah melakukan pengamanan.”

    “Cuman hari kedua apa H+1 setelah H+1 pun dan setelahnya itu sudah ada petugas-petugas di tempat-tempat wisata, sudah kita siapkan,” jelasnya.

  • Stasiun Gambir Masih Dipadati Pemudik Pada H-1 Lebaran, KAI: 22.056 Kursi Kereta Api Terjual – Halaman all

    Stasiun Gambir Masih Dipadati Pemudik Pada H-1 Lebaran, KAI: 22.056 Kursi Kereta Api Terjual – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Stasiun Gambir Jakarta Pusat masih terpantau sibuk pada H-1 Lebaran atau Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, Minggu (30/3/2025).

    Hingga pukul 11.00 WIB terpantau tempat duduk pengunjung di ruang tunggu Hall Selatan sebelum masuk peron masih dipenuhi pemudik.

    Sebagian dari para pemudik terlihat berdiri karena tidak kebagian tempat duduk.

    Namun, situasi tersebut tidak berlangsung lama karena para pemudik yang datang dan pergi silih berganti.

    Sehingga para pemudik yang berdiri tetap mendapatkan tempat duduk di ruang tunggu Hall Selatan.

    Sebagian pemudik tampak tengah mendaftarkan wajahnya di posko face recognition.

    Untuk melewati pintu akses menuju peron, para pemudik terlihat menunjukkan wajahnya ke sebuah layar kecil di depan pintu akses tersebut.

    Sementara itu, para petugas bersiaga di depan pintu akses untuk membantu para pemudik yang memiliki kendala.

    Selain itu, di area Hall Selatan Stasiun Gambir juga tampak posko Unit Pemberantasan Pungutan Liar Provinsi DKI Jakarta.

    Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan pada Minggu (30/3/2025) tercatat 22.056 kursi yang terjual.

    KAI menyediakan 46 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) untuk mengakomodir tingginya minat pemudik pengguna kereta api.

    “Tempat duduk tersedia 21.752 kursi, tempat duduk terjual 22.056 kursi, dan okupansi 101 persen,” kata Ixfan saat dihubungi Tribunnews.com pada Minggu (30/3/2025).

    Ixfan menjelaskan terdapat tiga kota tujuan favorit pemudik dari Stasiun Gambir terhitung sejak 21 Maret sampai 11 April 2025.

    Ketiga kota tersebut yakni Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.

    “Yogyakarta 34.036 orang, Semarang 29.517 orang, dan Bandung 23.143 orang,” kata Ixfan.

  • Kapolri Sebut Sopir Bus di Terminal Pulo Gebang Dites Urine, Dipastikan Bebas Narkoba – Halaman all

    Kapolri Sebut Sopir Bus di Terminal Pulo Gebang Dites Urine, Dipastikan Bebas Narkoba – Halaman all

    Kapolri pastikan para sopir bus di Terminal Pulo Gebang diperiksa kesehatan dan tes urine, hasilnya tidak ada yang positif narkoba.

    Tayang: Minggu, 30 Maret 2025 05:30 WIB

    Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews.com

    TERMINAL PULO GEBANG – Suasana Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (26/3/2025). Situasi di terminal ini masih lengang lima hari sebelum Lebaran 2025. Kapolri pastikan para sopir bus di Terminal Pulo Gebang diperiksa kesehatan dan tes urine, hasilnya tidak ada yang positif narkoba.
    Dok: Endrapta Pramudhiaz 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut sopir bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur dilakukan tes kesehatan termasuk tes urine untuk mengantisipasi ada yang mengonsumsi narkoba.

    Hal ini dikatakan Sigit saat melakukan peninjauan ke Terminal Pulo Gebang dalam rangka memastikan mudik aman dan nyaman pada Sabtu (29/3/2025).

    “Selain kesehatan, dilakukan cek urine (ke sopir) juga untuk mengecek apakah ada terdapat penggunaan narkoba, dan sampai saat ini alhamdulilah belum ada (positif narkoba),” kata Sigit.

    Selain itu, mantan Kapolda Banten ini juga mengatakan pengecekan terhadap unit bus yang akan digunakan untuk mengangkut penumpang juga dilakukan dengan metode ramp check.

    “Kami juga melakukan pengecekan bahwa rata-rata untuk bus dikendarai oleh pengemudi dan pengemudi cadangan. Tentunya ini menjadi penting untuk memastikan agar perjalanan khususnya para pengguna bus ini betul-betul bisa aman dalam perjalanan,” tuturnya. 

    Lebih lanjut, Sigit lantas meminta agar seluruh jajaran Korps Bhayangkara dapat mengawasi pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran. 

    Pasalnya penggunaan jalur darat baik kendaraan pribadi maupun umum seperti bus masih menjadi favorit dan prioritas dari masyarakat. 

    “Tentunya saya minta kepada seluruh petugas, karena memang pilihan penggunaan kendaraan bus ini menjadi salah satu pilihan yang terbesar untuk tahun ini, untuk rekayasa lalu lintas baik mudik maupun balik agar betul-betul diikuti, diawasi,” ungkapnya.

    “Kemudian dipersiapkan langkah-langkah rekayasa yang terbaik sehingga pada saat mudik maupun balik semuanya dapat berjalan dengan lancar, aman,” sambungnya. 

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Atasi Gangguan Kamtibmas, AKP Seala Syah Alam Bicara Arti Penting Kolaborasi Semua Elemen Masyarakat – Halaman all

    Atasi Gangguan Kamtibmas, AKP Seala Syah Alam Bicara Arti Penting Kolaborasi Semua Elemen Masyarakat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kapolsek Pesanggarahan AKP Seala Syah Alam menyadari pentingnya sinergi antara timnya dengan semua elemen masyarakat, dalam melaksanakan fungsi dan tugas sebagai aparat. Tak terkecuali wartawan.

    Sebab, diakui jumlah personelnya terbatas, sehingga dibutuhkan kerjasama semua pihak.

    “Seperti yang sudah-sudah terjadi saat ini, ada kejadian apa-apa, bahkan saya sebagai kapolsek belum tahu, tapi teman-teman wartawan lebih dulu tahu. Sampaikan itu sebagai salah satu bentuk peran serta kami sebagai anggota kepolisian untuk berada di tengah-tengah masyarakat dengan waktu yang cepat. Mengapa demikian, dengan jumlah kami yang terbatas, kalau tidak ada peran dari rekan-rekan, kami pasti akan membutuhkan waktu lebih lama,” kata AKP Saela Syah Alam saat acara buka puasa bareng di kantornya, belum lama ini.

    Sejauh pengalamannya, AKP Saela mengakui tak jarang wartawan berada lebih dulu di lapangan, sehingga mengetahui peristiwa yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Dan teman-teman wartawan membantu kami melaksanakan tugas kepada masyarakat agar bisa merespons dengan cepat,” lanjut jebolan Akademi Kepolisian angkatan 2012 ini.

    Sebagai info, Seala menjadi Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, menggantikan posisi AKP Kresna Ajie Perkasa yang dirotasi menjadi Kapolsek Curug.

    Adapun rotasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Metro Jaya nomor ST/9/Kep/2025 tertanggal 10 Januari 2025.

    Seala sebelumnya sempat menjabat sebagai Kapolsek Pagedangan di Kabupaten Tangerang, Banten dan Kapolsek Lingsar di Mataram, Nusa Tenggara Barat. 

    Berbekal pengalaman sebelumnya menjabat sebagai kapolsek, Polwan berusia 34 tahun itu, akan terus melanjutkan hal baik.

    “Hal yang baik dari pengalaman saya sebagai kapolsek sebelumnya akan saya terus lakukan dengan modifikasi sesuai dengan karakter masyarakat tempat saya diberikan amanah saat ini sebagai Kapolsek Pesanggrahan,” ujarnya seperti diberitakan Wartakotalive.com.

    Oleh karena itu, ditambahkannya, apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dapat terlaksana.

    “Selanjutnya turut serta mendukung program Asta Cita bapak presiden Prabowo dan juga arahan pimpinan Polri bersama dengan masyarakat,” tandas AKP Saela.