Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Tiba-Tiba Oleng, Pengendara Motor Punya Riwayat Vertigo dan Sakit Lambung Meninggal Dunia di Ciputat – Halaman all

    Tiba-Tiba Oleng, Pengendara Motor Punya Riwayat Vertigo dan Sakit Lambung Meninggal Dunia di Ciputat – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang pengendara sepeda motor berinisial RDNS ditemukan terjatuh di Jalan Poncol, Ciputat, Tangerang Selatan, sekira pukul 08.10 WIB, Selasa (1/4/2025).

    Menurut keterangan saksi, pria tersebut menggunakan kendaraan roda dua berwarna merah dengan nomor polisi B-6409-WPI.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan jika kejadian bermula saat korban berpamitan kepada anaknya untuk mengantar keponakan di daerah Ciputat.

    Beberapa saat kemudian, saksi di lokasi melihat korban yang sedang mengendarai motor tiba-tiba oleng ke kiri dan terjatuh di jalan.  

    Dalam penuturan saksi, korban sebenarnya sempat bisa bangun dalam kondisi duduk usai terjatuh.

    “Awalnya korban masih bisa bangun dan terduduk,” ungkap Ade Ary, dalam keterangannya, Rabu (3/4/2025).

    “Kemudian para saksi yang berada di lokasi berusaha menolong korban dengan membawanya ke masjid,” paparnya

    Sayang, setelah direbahkan di lantai masjid, saksi melihat jika mata korban sudah dalam keadaan tertutup.

    “Menurut keterangan keluarga korban mempunyai sakit vertigo dan lambung,” ungkap Ade Ary.

    Jenazah korban saat itu langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke rumah duka di Villa Mutiara, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Kombes Ade Ary pun menyebut jika insiden ini ditangani oleh Polsek Ciputat Timur.

  • Alasan Warga Pilih Mudik di H+3 Lebaran, Hindari Macet hingga Tunggu Harga Tiket Turun – Halaman all

    Alasan Warga Pilih Mudik di H+3 Lebaran, Hindari Macet hingga Tunggu Harga Tiket Turun – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pada H+3 Lebaran, sejumlah pemudik masih memadati Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Kamis (3/4/2025).

    Mereka baru ingin berangkat menuju kampung halaman selepas Hari Raya Idulfitri.

    Sambil membawa tas dan koper, para pemudik ini menunggu bus yang akan membawa mereka menuju kampung halaman.

    Salah satu pemudik yang baru ingin pulang kampung, yakni Rasid, warga Bekasi. Dia baru memutuskan mudik ke Palembang pada hari ini melalui Terminal Kampung Rambutan.

    Rasid pun mengungkapkan alasan baru mudik ke Palembang pada hari ini.

    “Biar enggak macet di jalan, kalau macet kelamaan di jalannya,” kata Rasid saat ditemui di ruang tunggu Terminal Kampung Rambutan.

    Dia pun sudah rindu ingin bertemu dengan Istri dan anak yang berada di Palembang.

    Tak lupa, dirinya turut membawa oleh-oleh untuk bisa disantap bersama keluarga di kampung halaman nanti.

    “(Bawa oleh-oleh) dodol dan wajik,” ujar Rasid.

    Sementara, Almi beserta anaknya akan pulang kampung ke Purworejo, Jawa Tengah.

    Dia mengungkapkan alasan baru memutuskan pulang ke kampung halaman pada H+3 Lebaran hari ini. 

    Padahal, Almi biasanya pulang kampung sebelum hari Lebaran.

    “Kalau yang udah udah sebelum Lebaran, Lebaran di sana, tapi karena liat harga tiketnya cukup lumayan, kami menyesuaikan kantong lah,” kata Almi

    Kali ini, dia harus merogoh kocek untuk tiket bus ke Purworejo seharga Rp 200 ribu.

    Tetapi, Almi mengatakan dirinya harus merogoh kantong lebih dalam untuk membeli tiket pulang kembali ke Jakarta.

    Pasalnya, tiket yang ia pesan dari Purworejo ke Jakarta pada tanggal 7 April mendatang seharga Rp 500 ribu.

    “Saya saja beli tiket balik ke sini (Jakarta) sudah Rp 500 ribu, kan kami udah pesan untuk tanggal ini dan pesan untuk tanggal pulang. Nah tanggal pulang dari Jawa ke Jakarta sudah Rp 500 ribu,” ungkapnya.

  • Mendadak Oleng, Pengendara Motor di Ciputat Jatuh dan Tewas, Punya Riwayat Vertigo – Halaman all

    Mendadak Oleng, Pengendara Motor di Ciputat Jatuh dan Tewas, Punya Riwayat Vertigo – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang pengendara motor berinisial RDNS ditemukan terjatuh di Jalan Poncol, Ciputat, Tangerang Selatan, sekira pukul 08.10 WIB, Selasa (1/4/2025).

    Menurut keterangan saksi, pria tersebut menggunakan kendaraan roda dua berwarna merah dengan nomor polisi B-6409-WPI.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan jika kejadian bermula saat korban berpamitan kepada anaknya untuk mengantar keponakan di daerah Ciputat.

    Beberapa saat kemudian, saksi di lokasi melihat korban yang sedang mengendarai motor tiba-tiba oleng ke kiri dan terjatuh di jalan.  

    Dalam penuturan saksi, korban sebenarnya sempat bisa bangun dalam kondisi duduk usai terjatuh.

    “Awalnya korban masih bisa bangun dan terduduk,” ungkap Ade Ary, dalam keterangannya, Rabu (3/4/2025).

    “Kemudian para saksi yang berada di lokasi berusaha menolong korban dengan membawanya ke masjid,” paparnya

    Sayang, setelah direbahkan di lantai masjid, saksi melihat jika mata korban sudah dalam keadaan tertutup.

    “Menurut keterangan keluarga korban mempunyai sakit vertigo dan lambung,” ungkap Ade Ary.

    Jenazah korban saat itu langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke rumah duka di Villa Mutiara, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Kombes Ade Ary pun menyebut jika insiden ini ditangani oleh Polsek Ciputat Timur.

  • Melihat Suasana Pasar Seni Ancol Saat Libur Lebaran, Sunyi Ketenangan di Pusat Keramaian – Halaman all

    Melihat Suasana Pasar Seni Ancol Saat Libur Lebaran, Sunyi Ketenangan di Pusat Keramaian – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah riuh pengunjung di kawasan Ancol, Pasar Seni berdiri bak oase ketenangan.

    Lorong-lorongnya sepi berhiaskan lukisan, patung, dan kerajinan tangan yang menyimpan cerita di setiap goresan.

    Meski berada di pusat keramaian, tempat ini anomali. Sekira 200 kios itu hidup segan mati tak mau, meski bisa dinikmati cuma-cuma alias gratis.

    Saat Tribunnews datang di siang hari, tepat pada hari keempat lebaran tidak ada pengunjung yang mampir ke bangunan yang sudah berdiri hampir setengah abad itu.

    KARYA SENI – Patung dan sejumlah lukisan tampak tidak terurus di Pasar Seni Ancol. Pasar Seni dan Ecopark, menjadi unit yang bisa dinikmati gratis oleh pengunjung. (Tribunnews.com/Alfarizy)

    Padahal, siang itu, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, mencatat ada 37.166 pengunjung yang datang ke Ancol.

    Beberapa pengunjung hanya bersantai di halaman pasar seni yang memang rindang dan sepi, cocok untuk melepas penat dari keramaian.

    Layaknya Pasar Seni, di kios-kios tersebut tentu menawarkan nilai estetika, ekspresi, atau simbolik.

    Karya-karya dari para seniman itu hanya dipajang di kios tanpa penjagaan. Bentuknya masih apik, meski berselimut debu.

    Bahkan, ada beberapa kios yang memang sudah tidak digunakan, karya seninya pun entah dipindah kemana.

    Hanya ada 1-2 penjaga kios yang terlihat berada di lokasi siang itu. Sisanya, ratusan kios hanya dipakai tempat bermain bagi kucing.

    Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, mengimbau agar para pengunjung bisa menikmati Pasar Seni dan juga Ecopark, yang menjadi ruang terbuka hijau (RTH) di area Ancol.

    “Dua area ini adalah yang paling teduh, dan ini mengapa titik parkir kami arahkan ke sana (Ecopark dan Pasar Seni),” ungkap Daniel, kepada Tribunnews.

    “Supaya para pengunjung bisa menikmati, yang habis dari pantai bisa ‘adem-adem’ di Pasar Seni dan Ecopark,” imbuhnya.

  • Kronologi Briptu Abdul Azis Dibegal, Dipepet Dua OTK, lalu Dibacok, Motor Dibawa Kabur – Halaman all

    Kronologi Briptu Abdul Azis Dibegal, Dipepet Dua OTK, lalu Dibacok, Motor Dibawa Kabur – Halaman all

    TRIBUNNEWS.com – Seorang anggota polisi bernama Briptu Abdul Azis menjadi korban begal di kawasan Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus, Desa Mangun Harja, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) subuh.

    Insiden ini bermula saat Briptu Abdul dalam perjalanan pulang ke rumahnya, dari arah Cikarang menuju Bekasi.

    Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), ada dua orang tak dikenal (OTK) yang mengendarai motor Honda Genio, memepet Briptu Abdul.

    Pelaku lantas mematikan kunci kontak motor Briptu Abdul hingga menyebabkan korban terjatuh.

    Setelahnya, pelaku menghampiri anggota Sat Samapta Polres Metro Bekasi itu dan membacok korban hingga mengalami luka robek di bagian lengan sebelah kiri.

    Motor Honda Scoopy bernomor polisi AG 3970 JP milik Briptu Abdul dibawa kabur, sedangkan korban dibiarkan tergeletak di TKP.

    Saksi mata yang mengetahui kejadian itu, meminta bantuan untuk membawa Briptu Abdul ke rumah sakit.

    “Pelaku membawa kabur motor Briptu Abdil Azis serta meninggalkan Briptu Abdul Azis di lokasi TKP,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Kamis (3/4/2025), dikutip dari Kompas.com.

    Saat ini, Briptu Abdul diketahui tengah dirawat di Rumah Sakit Medirosa Cikarang.

    Pelaku Masih Buron

    Sementara itu, pihak kepolisian masih memburu pelaku begal terhadap Briptu Abdul Azis.

    Kompol Onkoseno mengungkapkan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

    “Masih kita lakukan penyelidikan ya, saat ini,” kata dia.

    Onkoseno mengatakan pihak kepolisian telah  melakukan pengecekan CCTV di kawasan sekitar TKP.

    Hasilnya, diketahui pelaku membawa celurit saat beraksi.

    Keduanya berbadan kurus tinggi dan kurus tinggi sedang.

    (Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Reynas Abdila, Kompas.com/I Putu Gede Rama)

  • 21 Ribu Pengunjung Padati TMII di Hari Ketiga Lebaran 2025, Atraksi Kuda Lumping Jadi Daya Tarik – Halaman all

    21 Ribu Pengunjung Padati TMII di Hari Ketiga Lebaran 2025, Atraksi Kuda Lumping Jadi Daya Tarik – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 21 ribu pengunjung tercatat telah mengunjungi tempat rekreasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada hari ketiga Lebarani 2025, Kamis (3/4/2025).

    Jumlah pengunjung tersebut diperoleh berdasarkan hasil penghitungan sementara angka pengunjung yang terjadi per pukul 15.00 WIB.

    “Per pukul 3 sore ini sudah 21 ribuan masyarakat yang masuk ke Taman Mini dan sepertinya nanti semakin sore akan semakin ramai,” kata Humas TMII, Novera Mayang Sari saat ditemui di area TMII, Kamis (3/4/2025).

    Mayang menjelaskan masih akan bertambahnya jumlah kunjungan masyarakat lantaran di TMII menggelar berbagai atraksi kebudayaan.

    Salah satu yang menjadi daya tarik yakni pihak pengelola menggelar atraksi Kuda Lumping yang digelar pukul 17.00 WIB.

    “Karena nanti sore kita ada atraksi kuda lumping dan juga atraksi pertunjukan air mancur tirta cerita,” ujarnya.

    Pantauan Tribunnews.com di lokasi, wisatawan tampak terus berdatangan ke berbagai area yang TMII.

    Adapun wisatawan yang hadir di lokasi terlihat dari berbagai kalangan mulai balita, anak kecil hingga orang tua. Terdapat pula beberapa wisatawan mancanegara yang turut menikmati liburan di TMII.

    Selain menyajikan berbagai macam atraksi serta anjungan-anjungan, di TMII juga terdapat bazar makanan maupun minuman yang berjejer di pinggir jalan utama.

    Sementara untuk akses mobilitas pengunjung, pihak pengelola juga menyediakan angkutan gratis berupa kendaraan listrik yang mampu memuat banyak orang.

    Siagakan 100 Personel TNI-Polri Antisipasi Tindak Kejahatan

    Pihak pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melibatkan sebanyak 100 personel gabungan TNI-Polri guna mengantisipasi tindak kejahatan selama masa libur lebaran Idul Fitri tahun 2025.

    Humas TMII Novera Mayang Sari mengatakan, pelibatan aparat keamanan itu guna memberi rasa aman bagi masyarakat yang tengah menikmati masa liburan.

    “Untuk antisipasi (tindak kejahatan) tentunya kita kerjasama dengan TNI-Polri, kita ada PosPam (Pos Keamanan), Pos Lalin juga, ada 100 personil TNI-Polri plus sekuriti internal kita,” kata Mayang kepada awak media saat ditemui di area TMII, Kamis (3/4/2025).

    Selain menyiagakan aparat keamanan, TMII kata Mayang juga telah menyiapkan layanan kesehatan bagi para pengunjung.

    Layanan kesehatan itu lanjut Mayang dengan disiagakannya dua unit ambulans serta pos kesehatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pengunjung.

    “Ada Pos layanan kesehatan, ada dua ambulans yang standby sama ada mobil boogie medis yang selalu mobile untuk memastikan keamanan pengunjung, kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

    Tak hanya itu pihak pengelola jelas Mayang juga menambahkan personel yang beroperasi di area TMII selama masa liburan ini.

    Penambangan personel itu pasalnya kata dia, angka pengunjung selama libur lebaran mengalami peningkatan ketimbang hari-hari biasanya.

    “Terus ada tim angling yang lain-lain itu kita tambah personil, tambah unit dan juga yang selalu mobile,” pungkasnya.

  • Antisipasi Gangguan Keamanan Selama Libur Lebaran, Pengelola TMII Libatkan 100 Personel TNI-Polri – Halaman all

    Antisipasi Gangguan Keamanan Selama Libur Lebaran, Pengelola TMII Libatkan 100 Personel TNI-Polri – Halaman all

    sebanyak 100 personel gabungan TNI-Polri guna mengantisipasi tindak kejahatan selama masa libur Lebaran Idul Fitri tahun 2025.

    Tayang: Kamis, 3 April 2025 18:42 WIB

    Tribunnews.com/Fahmi Ramadhan

    LIBUR LEBARAN DI TMII – Suasana area Taman Mini Indonesia Indah pada masa libur lebaran Idul Fitri 1446 H, Kamis (3/4/2025). Pengelola TMII menyatakan melibatkan 100 personel TNI-Polri guna mengantisipasi tindak kejahatan selama masa libur lebaran 2025. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pihak pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) melibatkan sebanyak 100 personel gabungan TNI-Polri guna mengantisipasi tindak kejahatan selama masa libur Lebaran Idul Fitri tahun 2025.

    Humas TMII Novera Mayang Sari mengatakan, pelibatan aparat keamanan itu guna memberi rasa aman bagi masyarakat yang tengah menikmati masa liburan.

    “Untuk antisipasi (tindak kejahatan) tentunya kita kerjasama dengan TNI-Polri, kita ada PosPam (Pos Keamanan), Pos Lalin juga, ada 100 personil TNI-Polri plus sekuriti internal kita,” kata Mayang kepada awak media saat ditemui di area TMII, Kamis (3/4/2025).

    Selain menyiagakan aparat keamanan, TMII kata Mayang juga telah menyiapkan layanan kesehatan bagi para pengunjung.

    Layanan kesehatan itu lanjut Mayang dengan disiagakannya dua unit ambulans serta pos kesehatan jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pengunjung.

    “Ada Pos layanan kesehatan, ada dua ambulans yang standby sama ada mobil boogie medis yang selalu mobile untuk memastikan keamanan pengunjung, kenyamanan pengunjung,” jelasnya.

    Tak hanya itu pihak pengelola jelas Mayang juga menambahkan personel yang beroperasi di area TMII selama masa liburan ini.

    Penambangan personel itu pasalnya kata dia, angka pengunjung selama libur lebaran mengalami peningkatan ketimbang hari-hari biasanya.

    “Terus ada tim angling yang lain-lain itu kita tambah personil, tambah unit dan juga yang selalu mobile,” pungkasnya.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Jelang Libur Lebaran Berakhir, Stasiun Gambir Masih Dipadati Penumpang yang akan Tinggalkan Jakarta – Halaman all

    Jelang Libur Lebaran Berakhir, Stasiun Gambir Masih Dipadati Penumpang yang akan Tinggalkan Jakarta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Stasiun Gambir, Jakarta Pusat terlihat ramai Kamis siang (3/4/2025). Ramainya masyarakat terlihat pada ruang tunggu keberangkatan dan area ketibaan di hall utara.

    Berdasarkan manifes penumpang pada Kamis, tercatat ada 15.797 orang yang tiba di Jakarta melalui Stasiun Gambir. Jumlah ini diprediksi terus bertambah seiring perkembangan arus balik dan semakin dekatnya Hari Senin, atau hari pertama masuk kerja.

    Mira (26), salah satu penumpang yang baru tiba di Stasiun Gambir menggunakan kereta api Argo Lawu, mengatakan dirinya pulang lebih cepat dari mudiknya di Yogyakarta karena perlu waktu untuk beristirahat dan menyiapkan segala sesuatu sebelum kembali masuk kerja.

    Termasuk, keinginannya berkumpul lebih dulu dengan teman – temannya di Jakarta untuk berlebaran. 

    “Mau istirahat dulu sih yang jelas, ngumpulin energi, sama weekend main dulu sama teman,” kata Mira kepada Tribunnews.com, Kamis.

    Adapun berdasarkan data di Stasiun Gambir pada Kamis, jumlah perjalanan kereta api yang terjadwal meninggalkan Jakarta sebanyak 46 perjalanan, dengan tempat duduk yang sudah terjual sebanyak 12.853 dan tiket tersedia masih 21.902 tempat duduk, tingkat okupansi sebesar 59 persen.

    Salah satu penumpang yang baru hendak berangkat dari Stasiun Gambir, Adnan (35) mengatakan ia bersama istri dan satu anaknya sengaja memilih berlibur ke Jawa Tengah setelah lebaran karena tidak mau berdesak desakan di tempat wisata.

    Pasalnya ia meyakini tempat wisata akan jauh lebih lengang pada saat lebaran selesai.

    “Dari yang udah – udah kalau liburan pas masa lebaran tuh padet banget tempat wisatanya. Jadi sengaja pilih setelah lebaran. Kebetulan juga saya masuknya masih seminggu lagi,” ucap dia.

    Melalui Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, KAI mengimbau kepada para penumpang yang hendak berangkat dari Stasiun Gambir untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan dan mengikuti aturan yang berlaku. 

     

     

     

  • Duduk Perkara Wali Kota Depok Ditegur Dedi Mulyadi & Wamen Usai Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas – Halaman all

    Duduk Perkara Wali Kota Depok Ditegur Dedi Mulyadi & Wamen Usai Izinkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Memberi izin aparatur sipil negara (ASN) menggunakan mobil dinas untuk mudik lebaran 2025 berimbas Wali Kota Depok, Supian Suri, terkena teguran oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri). Bima Arya Sugiarto.

    Tidak hanya ditegur, Supian Suri juga akan dipanggil oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

    Lantas, apa alasan Wali Kota Depok Supian Suri mengizinkan bawahannya untuk memakai mobil dinas saat mudik?

    Pada saat Dedi Mulyadi dan Kemendagri gencar-gencarnya melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik, Supian Suri justru membuat kebijakan yang berbeda.

    Ia membuat heboh publik karena memperbolehkan pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menggunakan mobil dinas sebagai sarana mudik Lebaran Idul Fitri 2025.

    “Kami mengizinkan kepada teman-teman yang memang dipercaya memegang kendaraan dinas (untuk dipakai bermudik),” kata Supian Suri, Jumat (28/3/2025), dikutip dari TribunJabar.id.

    Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor.

    Salah satu faktornya yakni memberi apresiasi untuk pegawai yang telah mengabdi di Pemerintah Kota Depok.

    Supian Suri berujar bahwa tidak semua ASN memiliki kendaraan pribadi.

    Oleh karena itu, kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mereka.

    “Pertama, ya enggak semua dari mereka (ASN) punya kendaraan, jadi diharapkan itu bisa membantu sebagai apresiasi pengabdian mereka selama ini, sehingga kami izinkan,” tuturnya.

    Sementara itu, Dedi Mulyadi dan Kemendagri selaku atasan Supian Suri melarang keras penggunaan mobil dinas untuk mudik.

    KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, menegaskan kebijakan yang disampaikan Wali Kota Depok tersebut keliru dan berpotensi merugikan negara.

    “Enggak boleh mobil dinas itu untuk kepentingan dinas titik, tidak untuk kepentingan yang lain,” ujar KDM, Senin (31/3/2025).

    Pada waktu yang berbeda, baru-baru ini Dedi Mulyadi akan memanggil Supian Suri atas perilaku yang dibuatnya.

    “Tanggal 8 April, akan kita undang bupati, wali kota, termasuk Wali Kota Depok,” ujar Dedi di rumah Ketua MPR Ahmad Muzani, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (2/4/2025).

    Dedi mengatakan, dirinya ingin hal serupa tidak terjadi kembali, sehingga dirinya akan menekankan beberapa hal kepada bupati dan wali kota yang ada di wilayah Jawa Barat.

    “Termasuk nanti ada hal-hal yang akan menjadi titik tekan kita agar peristiwa serupa tidak terulang lagi,” ucapnya.

    Dedi Mulyadi menyebut dirinya hanya akan memberi teguran kepada Wali Kota Depok.

    Dia menyadari bahwa Wali Kota Depok adalah sosok yang baru menjabat, bukan petahana.

    “Iya teguran dulu, kan wali kota baru jadi masih latihan,” ujarnya.

    Ditegur Wamendagri

    Wamendagri Bima Arya Sugiarto, memberikan respons terkait dengan kabar Wali Kota Depok mengizinkan ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik.

    Bima Arya menegaskan bahwa para pejabat daerah, termasuk kepala daerah, dilarang memanfaatkan fasilitas dinas, seperti mobil dinas, untuk kepentingan pribadi.

    Walaupun Wali Kota Depok mengklaim bahwa keputusan itu sebagai bentuk penghargaan untuk para staf, Bima Arya menilai langkah tersebut tidak tepat dan berisiko merugikan negara.

    “Ini jelas salah. Pemberian fasilitas dinas untuk keperluan pribadi tidak dibenarkan. Ada banyak cara untuk memberikan penghargaan yang lebih tepat tanpa menggunakan fasilitas negara,” kata Bima Arya saat menghadiri open house di kediaman Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Jakarta Selatan, Rabu (2/4/2025).

    Bima Arya menegaskan bahwa penggunaan mobil dinas untuk mudik berpotensi membuka celah kerugian negara yang signifikan.

    “Kalau dibiarkan, maka mobil dinas—yang seharusnya digunakan untuk kepentingan pelayanan publik—justru disalahgunakan, dan ini berisiko menimbulkan kerugian negara,” lanjutnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa fasilitas dinas bukanlah barang pribadi yang bisa dipakai sesuka hati.

    “Fasilitas negara seharusnya tetap tersedia untuk kepentingan lembaga dan pegawai yang tetap bekerja, meski banyak yang libur. Ini penting agar pelayanan publik tidak terganggu,” tambahnya.

    Bima Arya juga menyoroti fakta bahwa meskipun libur Lebaran, tidak semua pegawai bisa cuti, karena ada yang tetap piket dan bekerja.

    Oleh karena itu, ia menekankan agar mobil dinas tetap tersedia dan siap digunakan oleh mereka yang bertugas.

    “Libur bukan berarti semuanya libur. Pemerintah bekerja dengan sistem shift, sehingga beberapa staf tetap bertugas dan membutuhkan mobil dinas untuk menjalankan tugas mereka,” jelasnya.

    Dengan tegas, Bima Arya menekankan bahwa fasilitas negara harus dikelola dengan bijaksana untuk menghindari penyalahgunaan yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Dedi Mulyadi Panggil Supian Suri Buntut Mobil Dinas untuk Mudik ASN: Wali Kota Baru, Masih Latihan dan di TribunJakarta.com dengan judul Dedi Mulyadi Mendadak Kumpulkan Pasukan, Sosok yang Izinkan Mudik Pakai Mobil Dinas Ikut Dipanggil

    (Tribunnews.com/Rakli/Rizki Sandi Putra) (TribunJabar.id/Salma Dinda Regina) (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

  • Seorang Anggota Polisi Jadi Korban Begal di Jalan Kalimalang Bekasi, Pelaku Masih Buron – Halaman all

    Seorang Anggota Polisi Jadi Korban Begal di Jalan Kalimalang Bekasi, Pelaku Masih Buron – Halaman all

    Seorang Anggota Sat Samapta Polres Metro Bekasi Briptu Abdul Azis mengalami insiden pembegalan saat hendak kembali ke rumahnya.

    Tayang: Kamis, 3 April 2025 17:09 WIB

    Tribunnews.com

    ILUSTRASI POLISI – Seorang Anggota Sat Samapta Polres Metro Bekasi Briptu Abdul Azis mengalami insiden pembegalan saat hendak kembali ke rumahnya di Jalan Inspeksi kali malang Kampung Pasir Limus RT07/06 Desa Mangun Harja Cikarang Utara, Rabu (2/4/2025). 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang Anggota Sat Samapta Polres Metro Bekasi Briptu Abdul Azis mengalami insiden pembegalan saat hendak kembali ke rumahnya.

    Peristiwa itu terjadi Jalan Inspeksi Kalimalang Kampung Pasir Limus RT07/06 Desa Mangun Harja Cikarang Utara, Rabu (2/4/2025) subuh.

    Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan pihaknya masih memburu pelaku.

    “Masih kita lakukan penyelidikan ya saat ini,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (3/4/2025).

    Kronologis berawal saat Briptu Abdul Azis hendak pulang melintas Jalan Inspeksi Kalimalang Kampung Pasir Limus RT07/06 Desa Mangun Harja Cikarang Utara dari arah (Cikarang menuju Bekasi).

    Setelah di TKP sekitar pukul 05.00 Wib Briptu Abdul Azis dipepet dari belakang sebelah kanan oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor Honda Genio.

    Kunci kontak dari sebelah kanan dimatikan kemudian terjatuh.

    Selanjutnya pelaku dari depan menghampiri Briptu Azis dan melakukan pembacokan di bagian lengan sebelah kiri hingga menyebabkan luka robek.

    Pelaku membawa kabur motor Briptu Abdul Azis dan meninggalkannya di TKP.

    Di lokasi seorang saksi membantu Briptu Abdul Azis membawa ke sisi jalan lalu meminta bantuan untuk membawa korban ke rumah sakit.

    Adapun kejadian ini Tindak Pidana 365 KUHP (Begal) diduga pelaku melakukan begal dengan menggunakan cerulit serta berciri ciri berbadan kurus tinggi, dan berbadan kurus tinggi sedang.

    Pelaku membawa satu unit kendaran korban, dengan jenis Honda Scopy warna hitam No Pol AG 3970 JP.

    Pihak kepolisian tengah melakukan pengecekan CCTV dijalur sekitar TKP.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini