Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • SW, Jurnalis Asal Palu Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Jakbar, Begini Kata Polisi – Halaman all

    SW, Jurnalis Asal Palu Ditemukan Tewas di Kamar Hotel di Jakbar, Begini Kata Polisi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Polres Metro Jakarta Barat mengusut kasus tewasnya seorang jurnalis media online berinisial SW (33).

    SW ditemukan sudah tak bernyawa di kamar hotel di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4/2025) malam.

    Polisi mengungkapkan korban berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.

    Kasatreskrim Polres Metro Jakbar, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menyebut dalam tubuh korban ditemukan luka lebam.

    Keluarga korban telah diberi tahu terkait kematian jurnalis tersebut.

    Keluarga juga memberikan izin supaya korban diautopsi.

    Adapun proses autopsi dilakukan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Jenazah ditemukan di kamarnya, sedang sendirian,” ujar AKBP Arfan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (5/4/2025), dilansir Wartakotalive.com.

    Polisi masih menunggu hasil visum luar tubuh korban.

    Sementara itu, sejauh ini polisi tidak menemukan bekas penganiayaan benda tumpul yang ditemukan di tubuh korban

    “Lebam ada di badan, tapi (belum) ada bukti penganiayaan,” ujar Arfan.

    Sebanyak tiga orang saksi termasuk pihak hotel telah diperiksa penyidik Polres Metro Jakbar.

    Dikutip dari Kompas.com, pasca-penemuan ini, Polsek Kebon Jeruk dan Polres Metro Jakarta Barat langsung melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

    Adapun olah TKP dilakukan pada pukul 21.00 WIB.

    Sebagai informasi, kasus tewasnya wartawan bukan hanya terjadi kali ini.

    Sebelumnya, wartawati bernama Juwita asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan diketahui tewas dibunuh kekasihnya yang merupakan oknum TNI AL. 

    Sebelum dibunuh wartawati tersebut dirudapaksa terlebih dahulu.

    Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ada Luka Lebam, Jurnalis Media Online Ditemukan Tewas dalam Kamar Hotel di Kebon Jeruk Jakarta Barat

    (Tribunnews.com/Rakli) (Wartakotalive.com/Nuri Yatul Hikmah) (Kompas.com/Baharudin Al Farisi)

  • Jurnalis Asal Palu Tewas di Kamar Hotel Jakarta Barat, Ada Luka Lebam, Polisi Lakukan Autopsi – Halaman all

    Jurnalis Asal Palu Tewas di Kamar Hotel Jakarta Barat, Ada Luka Lebam, Polisi Lakukan Autopsi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Situr Wijaya alias SW (33), jurnalis media online, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Jumat (4/4/2025) malam.

    Wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu ditemukan tewas dengan luka lebam di tubuhnya.

    Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Arfan Zulkan Sipayung, mengatakan tak ada siapapun saat jasad SW ditemukan.

    “Jenazah ditemukan di kamarnya, sedang sendirian,” kata Arfan saat dikonfirmasi, Sabtu (5/4/2025), dilansir WartaKotalive.com.

    Untuk sementara, polisi belum menemukan bekas penganiayaan benda tumpul yang ditemukan di tubuh korban.

    “Lebam ada di badan, tapi (belum) ada bukti penganiayaan,” ujar Arfan, dilansir TribunJakarta.com.

    Polisi kemudian memberi tahu kabar duka ini kepada keluarga korban.

    Kemudian, keluarga korban mengizinkan agar jasad SW dilakukan autopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Keluarganya sudah mempersilahkan untuk dilakukan autopsi,” sebut Arfan.

    Kini, polisi masih menunggu hasil visum luar tubuh korban.

    “Untuk hasil autopsi kan kita tunggu hasil visum luarnya,” ucap Arfan.

    Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus ini, termasuk pihak hotel.

    Polisi juga memeriksa CCTV yang ada di area hotel tersebut guna mengetahui penyebab tewasnya SW apakah karena dibunuh atau tidak.

    “Sampai saat ini sudah tiga orang dari pihak hotel yang kami mintai keterangan,” jelas Arfan.

    Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ada Luka Lebam, Jurnalis Media Online Ditemukan Tewas dalam Kamar Hotel di Kebon Jeruk Jakarta Barat

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (WartaKotalive.com/Nuri Yatul Hikmah) (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

  • Wisatawan di Pemandian Citiis Bogor Tewas Diserang Lebah Hutan, 10 Korban Lainnya Terluka – Halaman all

    Wisatawan di Pemandian Citiis Bogor Tewas Diserang Lebah Hutan, 10 Korban Lainnya Terluka – Halaman all

    Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

    TRIBUNNEWS.COM, TAMANSARI – AM (52), seorang pengunjung di obyek wisata Pemandian Citiis, Desa Sukamakmur, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor meninggal dunia setelah diserang lebah hutan.

    Korban warga Kampung Kabandungan, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor ini ditemukan di area danau.

    Sementara 10 orang lainnya terluka.

    Kapolsek Tamansari, Iptu Jajang mengatakan, peristiwa itu terjadi Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

    “Berdasarkan laporan dari warga, korban ditemukan pertama kali oleh pengunjung serta warga yang berada di sekitar TKP,” ujar Iptu Jajang melalui keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

    Iptu Jajang mengungkapkan, korban lainnya mengalami luka akibat sengatan pada sejumlah bagian tubuh, mulai dari tangan, punggung, hingga kepala.

    Bahkan pada saat lebah atau tawon hutan yang disebut odeng itu menyerang, para korbannya menceburkan diri ke danau.

    Sebagian korban yang sempat dilarikan ke klinik terdekat telah diperbolehkan pulang ke rumahnya. 

    “Untuk lima korban lainnnya hanya mendapat sengatan ringan dari tawon hutan tersebut dengan pengobatan mandiri,” ungkapnya.

    Namun belum diketahui secara pasti penyebab lebah hutan tersebut secara membabi buta menyerang warga.

  • BREAKING NEWS: Sejumlah Kendaraan Kecelakaan Beruntun di KM 180 Tol Cipali Arah Jakarta – Halaman all

    BREAKING NEWS: Sejumlah Kendaraan Kecelakaan Beruntun di KM 180 Tol Cipali Arah Jakarta – Halaman all

    Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 180 (Cipali) arah Jakarta, Minggu (6/4/2025) dini hari.

    Tayang: Minggu, 6 April 2025 06:29 WIB

    Tribunnews.com/Yulis

    KECELAKAAN DI TOL CIPALI – Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 180 (Cipali) arah Jakarta, Minggu (6/4/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Belum diketahui penyebab dan jumlah korban. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di KM 180 (Cipali) arah Jakarta, Minggu (6/4/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

    Pantauan Tribunnews sekitar pukul 03.13 WIB di lokasi kejadian, ada beberapa kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut.

    Tampak satu unit bus serta kendaraan lainnya.

    Satu di antaranya minibus pelat B 2216 UZA yang berada paling belakang dari deretan sejumlah kendaraan lainnya yang terlibat kecelakaan.

    Sementara sejumlah kendaraan lainnya tampak rusak. Bahkan ada mobil yang terjepit di bagian tengah.

    Di lokasi kejadian juga terlibat 3 mobil ambulans.

    Petugas juga terpantau melakukan evakuasi kendaraan yang alami kecelakaan.

    Ada juga mobil yang tengah diderek petugas.

    Hingga berita ini diunggah belum diketahui kronologis penyebab kecelakaan dan korban.

    Sebelumnya, Rabu (2/4/2025) di lokasi yang sama juga terjadi kecelakaan di Tol Cipali KM 180 arah Cirebon.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Pendatang Baru Tanpa Keahlian Jangan Datang ke Tangsel, Pemerintah Akan Lakukan Ini – Halaman all

    Pendatang Baru Tanpa Keahlian Jangan Datang ke Tangsel, Pemerintah Akan Lakukan Ini – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, PAMULANG – Pendatang baru tanpa keahlian jangan coba-coba mengadu nasib ke Tangerang Selatan (Tangsel) saat arus balik Lebaran 2025. 

    Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengungkapkan rencana pembentukan tim gabungan untuk melaksanakan operasi yustisi di titik-titik strategis yang menjadi kantong kedatangan calon perantau.

    “Tentunya bersama dinas terkait dan melibatkan Polres dan kejaksaan Tangsel, kita akan gelar operasi yustisi yang sudah pernah kita lakukan pada tahun sebelumnya,” ujar Pilar, Pamulang, Tangsel, Sabtu (5/4/2025). 

    Pilar menambahkan bahwa Tangsel, yang terletak sekitar 25,6 km di sebelah barat daya Jakarta, merupakan daerah yang berkembang pesat di sektor perumahan, perdagangan, dan jasa. 

    Kota ini juga memiliki potensi besar di sektor industri, ekonomi kreatif, pariwisata, serta pengembangan wilayah kota, menjadikannya sebagai salah satu tujuan para pendatang dari luar kota untuk mencari pekerjaan baru.

    Kendati demikian, Pilar membuka pintu bagi pendatang yang memiliki keahlian tertentu dan telah memperoleh pekerjaan tetap di Tangsel. Menurutnya, mereka yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kota akan selalu diterima.

    “Bagi para pendatang yang memiliki keahlian tertentu dan telah mendapatkan pekerjaan tetap di Tangsel, Pemkot Tangsel selalu membuka pintu bagi mereka karena dapat memberikan kontribusi positif,” kata Pilar. 

    Ia kembali menegaskan bahwa pendatang yang tidak memiliki keahlian dapat menjadi beban baru bagi kota yang mereka tuju, terutama dalam bersaing memperoleh pekerjaan. 

    “Sebaliknya, jika pendatang tanpa memiliki keahlian, dapat menjadi beban baru bagi kota yang ingin dituju untuk berkompetisi mendapatkan pekerjaan,” ujarnya lagi. 

    Oleh sebab itu, Pilar mengimbau agar para pendatang mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam hal keahlian yang dimiliki, sebelum tiba di kota tujuan. 

    Dengan demikian, mereka diharapkan bisa langsung berkontribusi positif bagi kota yang mereka pilih sebagai tempat tinggal dan bekerja. 

    “Setidaknya para pendatang sudah siap berkontribusi untuk kota tujuannya,” pungkasnya.

    Sementara itu, PLT Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadiskucapil), Dwi Suryani mengingatkan kepada pendatang nonpermanen untuk melapor secara online melalui aplikasi yang disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

    Dwi mengatakan bahwa proses pelaporan dapat dilakukan secara online melalui website resmi https://penduduknonpermanen.kemendagri.go.id dan Rumah Dukcapil Tangsel di https://rumahdukcapil.tangerangselatankota.go.id/ .
    Di situs tersebut, terdapat aplikasi yang memudahkan penduduk nonpermanen untuk melaporkan kedatangan mereka. 

    “Setelah melapor, data mereka akan terhubung langsung ke Kementerian Dalam Negeri, yang kemudian akan mengirimkan informasi ke daerah asal dan daerah tujuan. Setelah diverifikasi, data tersebut akan masuk ke sistem kami dan tercatat dalam data kami,” pungkasnya. (m30)

     

    Penulis: Ikhwana Mutuah Mico

  • ART di Jakbar Gondol Uang Majikan Demi ke Salon – Halaman all

    ART di Jakbar Gondol Uang Majikan Demi ke Salon – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, TAMBORA – Seorang asisten rumah tangga (ART) infal berinisial WKS (30) membawa kabur uang majikannya senilai puluhan juta.

    WKS menggunakan uang tersebut untuk bersolek alias mempercantik diri. Pelaku ditangkap saat berada di sebuah salon yang ada di mal kawasan Tambora, Jakarta Barat.

    Kapolsek Tambora, Kompol Kukuh Islami mengatakan, pelaku ditangkap pada Rabu (2/4/2025) atau dua hari setelah Lebaran.

    “Pelaku ini sebagai ART hanya di masa musim Lebaran dengan perjanjian 10 hari kerja dan pembayaran Perhari Rp200 ribu.

    Untuk TKP (lokasi pencurian) masuk daerah Jakarta Selatan. Korban meminta bantuan Polsek Tambora untuk bantu mengamankan karena berdasarkan info dari korban pelaku berada di Seasons City,” kara Kukuh saat dikonfirmasi, Sabtu (5/4/2025).

    Korban baru menyadari hartanya dikuras sang ART infal setelah pelaku pada H+2 Lebaran keluar dari rumah karena tugasnya sebagai ART infal sudah selesai.

    Saat itu, korban mengetahui bahwa pelaku sedang berada di mal sehingga kemudian mencarinya dengan dibantu petugas keamanan.

    Awalnya, pelaku tak mengaku. Namun setelah dibawa ke aparat polisi dan digeledah, pelaku akhirnya tak bisa berkutik dan mau tak mau mengakui perbuatannya.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan barang bawaan berupa tas pinggang dan koper warna merah berisi baju dan celana baru masih ada bandrol dan dompet milik tersangka ditemukan uang tunai Rp 18 juta dan 11 lembar dolar Amerika Serikat yang jika dirupiahkan senilai Rp 18 juta,” kata Kapolsek.

    Tak hanya itu, rupanya pelaku juga telah mengirimkan uang Rp 5 juta ke keluarganya di kampung dan Rp10 juta ke aplikasi dompet digital.

    “Sehingga total uang yang dicuri pelaku ini mencapai Rp 35 juta,” kata Kukuh.

    Kendati begitu, korban tak membawa kasus ini ke ranah hukum karena korban berdalih nekat mencuri untuk kebutuhan hidup.

    “Pasangan pasutri tersebut masih memiliki rasa iba dan kasihan mendengar tersangka sebagai pembantunya berstatus janda 2 anak yang masih kecil.”

    “Atas dasar tersebut selanjutnya korban memaafkan,” ucap Kukuh.

    Berkaca dari kasus ini, Kukuh pun meminta kepada masyarakat untuk lebih hati-hati saat memilih para pekerja.

    “Kepada seluruh warga agar berhati hati dalam mencari pembantu rumah tangga dan harus benar benar teliti dan jeli serta memiliki keabsahan secara hukum.”

    “Jangan sekali kali mencari pembantu dari aplikasi media sosial tanpa mendatangi langsung ke kantor penyalur jasa pembantu rumah tangga,” ujarnya.

    Penulis: Elga Hikari Putra

     

  • Dugaan Penganiayaan Pasien kepada Sekuriti di RS Mitra Keluarga Bekasi Naik ke Tahap Penyidikan – Halaman all

    Dugaan Penganiayaan Pasien kepada Sekuriti di RS Mitra Keluarga Bekasi Naik ke Tahap Penyidikan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dugaan penganiayaan yang dilakukan pasien Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga, Kota Bekasi, terhadap seorang sekuriti kini naik ke tahap penyidikan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa sejauh ini ada tiga orang telah dimintai keterangan dalam kasus ini.

    Mereka terdiri dari istri korban yang juga pelapor (RI), dua orang petugas housekeeping (MM dan M), serta seorang sekuriti yang berinisial AS.

    “Kami telah melakukan interogasi terhadap pelapor dan saksi-saksi. Total ada empat orang yang telah dimintai keterangan, termasuk pelapor,” kata Ade Ary dalam keterangannya, Sabtu (5/4/2025).

    Ade Ary menjelaskan, peristiwa ini berawal pada Sabtu malam (29/3/2025) sekira pukul 22.00 WIB.

    Korban yang bekerja sebagai sekuriti, menegur pelaku karena mobilnya diparkir sembarangan di depan UGD yang mengganggu akses jalan.

    “Pelaku memarkir mobilnya di depan UGD Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat dalam posisi kurang maju, sehingga menghalangi jalan,” ujar Ade Ary.

    “Kemudian, korban menegur dan memberikan pengertian kepada pelaku,” ucap Ade Ary.

    Teguran itu, lanjut Ade Ary, justru memicu kemarahan pelaku. 

    Setelah memajukan mobilnya, pelaku turun dan langsung menghampiri korban. 

    Pelaku diduga mendorong, memukul, serta menarik dan membanting korban hingga terjatuh dan mengalami luka pada bagian kepala.

    Menurut Ade Ary, korban sempat kehilangan kesadarannya akibat insiden tersebut.

    Pihak kepolisian melakukan langkah-langkah menindaklanjuti kasus ini.

    Hasil gelar perkara diputuskan bahwa perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan dari penyelidikan.

    “Sudah naik sidik. Kami sudah mengirim SPDP ke Kejaksaan Negeri Bekasi Kota,” kata Ade Ary.

    Terlapor inisial AFET, dalam kasus itu, terancam melanggar Pasal 351 KUHP. 

    Sementara itu, polisi telah melayangkan panggilan terhadap AFET usai kasus ini naik ke tahap penyidikan.

    AFET diminta hadir dalam pemeriksaan sebagai saksi terlapor pada Senin (7/4/2025) di Polres Metro Bekasi Kota.

    “Rencana pemanggilan terhadap terlapor akan dilakukan pada hari Senin, 7 April 2025, pukul 10.00 WIB,” jelas Ade Ary.

    Ade Ary menjelaskan, saat ini terlapor diketahui tidak berada di Jakarta dan terakhir kali berada di Pontianak bersama keluarganya.

    “Posisi terakhir terlapor di Pontianak,” ucap Ade Ary.

    Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan AKP Imam Prakoso mengatakan, S sempat mengalami kejang-kejang akibat bogem mentah yang dilayangkan AF.

    “Iya (kejang-kejang dan muntah). Karena infonya sih pas dipukul, terbentur kepalanya. Benturannya ke lantai,” ungkap Imam, dikutip dari Kompas.com. 

    Sementara itu, kuasa hukum S, Subadria Nuka, mengungkapkan, korban sempat mendapatkan perawatan intensif selama beberapa hari di ruang Intensive Care Unit (ICU).

    “Setelah empat hari berlalu, keluarga pelaku sama sekali tidak menunjukkan penyesalan atau meminta maaf,” ujar Subadria.

    Penulis: Ramadhan L Q

  • Sibuknya Penjaga Pantai Ancol, Peluit Bersahutan hingga Nyemplung Jaga Keselamatan Pengunjung – Halaman all

    Sibuknya Penjaga Pantai Ancol, Peluit Bersahutan hingga Nyemplung Jaga Keselamatan Pengunjung – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sabtu (5/4/2025) sore, Pantai Ancol di Jakarta Utara dipenuhi pengunjung yang memanfaatkan masa libur Lebaran Idul Fitri untuk bermain air laut. 

    Namun, di balik keriuhan itu, ada sosok yang tak kenal lelah menjaga keselamatan mereka—para penjaga pantai.

    Hingga pukul 16.00 WIB, jumlah pengunjung Ancol mencapai 51.456 orang. Di tengah gelombang pengunjung, anak-anak tampak asyik bermain bola, berenang, atau sekadar berendam menikmati suasana. Namun, tak sedikit yang tak sadar sudah bermain menjauh dari bibir pantai.

    Dalam situasi itu, penjaga pantai dengan kaos merah bertuliskan “Life Guard” di punggungnya sibuk mengatur arus pengunjung.

    Setiap kali ada yang bermain lebih jauh dari batas yang ditentukan, suara peluit mereka bersahutan, memberi peringatan agar pengunjung segera kembali ke zona aman.

    Bahkan, jika peluit tak diindahkan, penjaga pantai tak ragu turun ke dalam air, memberi peringatan langsung kepada pengunjung yang berada di luar batas.

    Gerakan tangan yang tegas, diiringi peluit nyaring, efektif mengembalikan pengunjung ke daratan.

    “Kami jaga ini supaya clear. Tetap segini aja batasnya,” ujar seorang penjaga pantai kepada rekan-rekannya.

    Suara peluit yang nyaring dan perhatian yang penuh membuat para pengunjung mengerti untuk menjaga jarak aman.

    Namun, tugas mereka tidak berhenti sampai di situ. Saat waktu menunjukkan pukul 17.30 WIB, penjaga pantai mengingatkan melalui pengeras suara bahwa air laut akan segera pasang.

    Mereka mengimbau pengunjung untuk lebih berhati-hati, terutama bagi orang tua yang membawa anak-anak.

    “Sebentar lagi air pasang, mohon orang tua mendampingi anaknya. Cari tempat yang lebih dangkal,” kata petugas dari pengeras suara, memastikan keselamatan pengunjung.

    Seorang pengunjung Pantai Ancol, Rudi (38), tampak menikmati waktu bersama istri dan dua anaknya di tepi pantai. Mengajak keluarganya ke Ancol, Rudi mengaku sengaja memilih tempat ini karena akses yang mudah dan harga yang terjangkau.

    “Dari Tangerang cuma butuh 45 menit. Enak, kan? Jalanan lancar, bisa ngajak anak-anak main dulu sebelum mereka masuk sekolah,” ujarnya sambil tersenyum.

    Rudi, yang sebelumnya juga mengajak keluarganya ke Taman Margasatwa Ragunan, merencanakan hari esok untuk beristirahat di rumah setelah hari yang penuh rekreasi.

    “Saya Senin masuk kerja. Jadi, mumpung masih ada waktu libur,” pungkasnya.

     

     

  • Arus Balik Lebaran, Polisi Prioritaskan Kendaraan dari Arah Cikampek Menuju Jakarta – Halaman all

    Arus Balik Lebaran, Polisi Prioritaskan Kendaraan dari Arah Cikampek Menuju Jakarta – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2025, Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Karyoto memimpin pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) KM 25B, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jaa Barat, pada Sabtu (5/4/2025).

    Dalam pengecekan tersebut, Karyoto mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas tol yang mengarah ke Jakarta, khususnya untuk kendaraan yang datang dari arah Cikampek.

    “Tadi dilakukan rekayasa lalu lintas dengan memberikan prioritas untuk kendaraan dari arah Cikampek. Mereka sudah menempuh perjalanan panjang dan waktu yang cukup lama,” kata Karyoto, Sabtu (5/4/2025).

    Selain itu, pihak kepolisian juga memantau kondisi lalu lintas dengan menggunakan CCTV di berbagai titik strategis, mulai dari KM 73 hingga KM 60, yang merupakan titik rawan kepadatan. Kepadatan juga mulai tampak di pintu keluar menuju Jakarta.

    Sementara itu, kendaraan dari arah Jagorawi dialihkan menuju Tanjung Priok. 

    Pengendara tetap bisa menuju tujuan akhir, walaupun waktu tempuh bisa lebih panjang dan rekayasa bersifat situasional. 

    “Jika kondisi lalu lintas di Jagorawi kembali normal, maka arus masuk ke kota akan dibuka kembali,” ungkap Karyoto.

    Namun jika padat, pengendara akan dialihkan ke Ring Road Tanjung Priok.

    “Kami sudah instruksikan kepada seluruh jajaran Ditlantas dan anggota Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk memantau ketat semua pintu keluar tol. Jangan sampai terjadi penumpukan di dalam tol,” imbuhnya.

    ARUS BALIK MUDIK – Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Karyoto melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) KM 25B, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/4/2025). Rekayasa lalu lintas diprioritaskan untuk kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta. (Tribunnews.com/Handout)

    Menurutnya, kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan dengan sinergi antara aparat dan masyarakat.

    Diharapkan arus balik Lebaran 2025 bisa berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta dan sekitarnya

    “Kami mohon kerja sama masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti instruksi petugas. Tujuannya satu, agar semua bisa kembali ke rumah dengan selamat dan nyaman,” pungkasnya.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, termasuk fungsi rem, ban, dan mesin.

    “Jaga stamina dan fokus selama perjalanan, serta gunakan rest area untuk beristirahat jika lelah. Ikuti arahan petugas di lapangan, terutama jika terjadi pengalihan arus lalu lintas,” tandasnya.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

  • Polri Catat 181 Kecelakaan Lalu Lintas Hingga Hari ke-13 Operasi Ketupat 2025 – Halaman all

    Polri Catat 181 Kecelakaan Lalu Lintas Hingga Hari ke-13 Operasi Ketupat 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polri mencatat sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi hingga hari ke-13 Operasi Ketupat 2025.

    Hal itu dikatakan Jubir Satgas Humas Ops Ketupat Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangan, Sabtu (5/4/2025).

    “Tercatat telah terjadi 181 kejadian kecelakaan lalu lintas dari jumlah tersebut, di wilayah 8 Polda prioritas tercatat 9 orang meninggal dunia, 36 orang mengalami luka berat, dan 238 orang mengalami luka ringan,” ujarnya.

    Kombes Jansen menuturkan estimasi kerugian materiil dari kecelakaan itu sebesar Rp 87.900.000. 

    Sementara itu, di wilayah 28 Polda lainnya, terdapat 16 korban meninggal dunia, 37 korban luka berat, dan 135 korban luka ringan, serta kerugian materiil ditaksir sebesar Rp 312.401.000.

    Adapun pada arus balik mudik melalui GT Cikampek Utama (arah Tol Trans Jawa) yang masuk ke arah Jakarta mencapai 88.008 kendaraan.

    Melalui GT Cikupa (arah Merak), tercatat 52.045 kendaraan masuk ke Jakarta, arus kendaraan di GT Ciawi (arah Bogor)  44.031 kendaraan masuk, GT Kalihurip Utama (arah Bandung) 50.668 kendaraan masuk. 

    “Data tersebut menunjukkan tingginya volume kendaraan yang kembali ke arah Jakarta, mengindikasikan arus balik Lebaran yang mulai meningkat,” tukasnya.

    Menyangkut rekayasa lalu lintas yang dilakukan untuk mengatasi kepadatan dan memperlancar arus mudik dan balik. 

    Bahwa telah dilakukan tujuh kali rekayasa lalu lintas, yang terdiri dari 3 kali contraflow dan 4 kali one way. 

    Rinciannya sebagai berikut pukul 15.30 WIB, diterapkan rekayasa one way secara sepenggal dari Simpang Ratu menuju GT Parung Kuda Tol Bocimi. 

    Selanjutnya, pukul 16.00 WIB, dilakukan contraflow di Tol Cikampek jalur B (arah Jakarta) dari KM 70 hingga KM 47, melibatkan dua lajur. 

    Pada pukul 16.20 WIB, dilaksanakan rekayasa one way dari KM 219 Tol Kanci hingga KM 70 Tol Cikampek. 

    Kemudian, pukul 17.15 WIB, diberlakukan contraflow dari KM 390 hingga KM 385 Tol Semarang-Batang. 

    Pukul 20.04 WIB, dilaksanakan rekayasa one way lokal dari GT Kalikangkung KM 414 hingga KM 248 Tol Kanci-Pejagan. 

    Pukul 22.22 WIB, rekayasa contraflow di Tol Cikampek arah Jakarta diperpanjang dari KM 70 hingga KM 36, juga menggunakan dua lajur. 

    Terakhir, pada pukul 23.02 WIB, diberlakukan kembali rekayasa one way dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cikampek.

    Kendaraan dengan sumbu tiga ke atas masih dilarang beroperasi selama periode 24 Maret hingga 8 April 2025, dengan pengecualian bagi kendaraan logistik yang membawa kebutuhan esensial seperti ternak hidup, uang, kebutuhan pokok, serta hantaran khusus.