Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Foto-foto Jurnalis Tewas di Hotel Jakarta Barat Kuatkan Dugaan Korban Dibunuh, Keluarga Lapor Polisi – Halaman all

    Foto-foto Jurnalis Tewas di Hotel Jakarta Barat Kuatkan Dugaan Korban Dibunuh, Keluarga Lapor Polisi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kematian Situr Wijaya (33), jurnalis yang ditemukan tewas di kamar Hotel D’Paragon di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (4/4/2025) malam, menyimpan kejanggalan.

    Kejanggalan yang terlihat dari foto-foto jasad Situr menguatkan dugaan, jurnalis asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) itu menjadi korban pembunuhan.

    Keluarga Situr yang curiga lantas melaporkan kematian sang wartawan media online itu ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (5/4/2025).

    “Ada dugaan korban dihilangkan nyawanya dengan pelaku yang kini sedang didalami,” kata Kuasa hukum keluarga korban, Rogate Oktoberius Halawa, Minggu (6/4/2025), dilansir WartaKotalive.com.

    “Kami sudah memasukkan laporan ke Polda Metro Jaya tentang dugaan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP,”  lanjutnya.

    Rogate mengatakan, keluarga curiga setelah melihat foto-foto jasad korban sesaat setelah ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar hotel.

    “Setelah melihat foto-foto korban, pihak keluarga korban curiga bahwa korban meninggal dunia karena dibunuh. Karena dilihat dari foto kondisi korban, mengeluarkan darah di hidung dan mulut, luka memar di wajah dan seluruh badan, serta ada sayatan di leher bagian belakang,” ungkap Rogate.

    Menurut Rogate, keluarga menyayangkan pihak hotel yang tidak menginformasikan kematian korban kepada keluarga. 

    Keluarga justru mendapat informasi kematian korban dari Rumah Sakit Duta Indah Jakarta Utara, tempat jenazah dibawa.

    “Rumah sakit, tahunya dari sopir ambulans yang mengantar jenazah, yang kami sayangkan pihak hotel tidak memberitahukan hal ini ke keluarga korban,” ujar Rogate.

    Rogate juga mengungkapkan, sopir ambulans yang mengantar jenazah korban ke rumah sakit sempat memberi tahu keluarga Situr tentang kematian sang jurnalis.

    Sopir ambulans kemudian mengirimkan foto-foto korban yang telah meninggal. 

    “Setelah melihat foto-foto korban, keluarga curiga bahwa korban telah dihilangkan nyawanya,” ujar dia.

    “Kecurigaan dihilangkan nyawa, bisa diracun, bisa juga dianiaya. Kami berharap agar polisi segera menuntaskan kasus ini dan tidak berlarut-larut,” sebut Rogate.

    Situr Wijaya diduga meninggal pada Jumat malam sekitar pukul 22.25 WIB.

    Tetapi, pihak hotel baru memanggil ambulans untuk mengevakuasi jenazah keesokan harinya.

    Berdasarkan pernyataan tim ambulans, korban sudah tergeletak di bawah kasur kamar hotel dan dalam kondisi tidak memakai baju, hanya celana boxer. 

    Tim ambulans yang ingin memastikan korban benar-benar sudah meninggal, kemudian membawa Situr ke rumah sakit untuk cek EKG atau rekam jantung.

    Akhirnya, tim ambulans membawa korban ke RS Duta Indah Jakarta Utara dan dinyatakan meninggal dunia dengan kondisi badan sudah membiru.

    Atas izin keluarga, jasad korban kemudian dilakukan autopsi di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

    “Untuk hasil autopsi kan kita tunggu hasil visum luarnya,” kata Arfan, Sabtu (5/4/2025), dilansir TribunJakarta.com.

    Sejauh ini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus jurnalis ditemukan tewas sendirian di kamar hotel ini.

    Polisi juga memeriksa CCTV yang ada di area hotel tersebut guna mengetahui penyebab tewasnya SW apakah karena dibunuh atau tidak.

    “Sampai saat ini sudah tiga orang dari pihak hotel yang kami mintai keterangan,” terang Arfan.

    Sebagian artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Jurnalis Tewas di Hotel Jakbar Diduga Dibunuh, Keluarga Lapor Polda Metro Usai Lihat Bukti Ini

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (WartaKotalive.com/Budi Sam Law Malau) (TribunJakarta.com/Wahyu Septiana)

  • Cara Cek Daftar Penerima KJP Plus Tahap 2 Bulan April 2025, Akses kjp.jakarta.go.id – Halaman all

    Cara Cek Daftar Penerima KJP Plus Tahap 2 Bulan April 2025, Akses kjp.jakarta.go.id – Halaman all

    Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus ini akan memasuki pencairan tahap 2, pencairan dananya akan dilakukan secara bertahap mulai April sampai Juni 2025.

    Tayang: Senin, 7 April 2025 07:47 WIB

    jakarta.go.id

    KJP PLUS – Berikut informasi cara mengecek dana KJP Plus Tahap 2 bulan April 2025, simak panduan dan syaratnya berikut ini. 

    TRIBUNNEWS.COM – Simak cara mengecek daftar penerima KJP Plus tahap 2.

    Dikutip dari edujakarta.id, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus adalah dana bantuan yang diberikan kepada para siswa di Jakarta.

    KJP Plus saat ini sudah memasuki tahap pencairan yang kedua, yaitu untuk periode April, Mei dan Juni 2025.

    Para penerima akan menerima besaran dana bantuan yang berbeda-beda, cek status pencairannya di laman resmi kjp.jakarta.go.id.

    Cek daftar penerima KJP Plus tahap 2 hanya menggunakan Nomor Induk Kepesertaan (NIK) masing-masing siswa.

    Cara Cek Daftar Penerima KJP Plus Tahap 2 Bulan April 2025

    Buka laman https://kjp.jakarta.go.id
    Kemudian masukkan nomor induk kependudukan (NIK) peserta didik Penerima KJP Plus 
    Pilih tahun 2025
    Lalu masukkan tahap penyaluran
    Terakhir klik “Cek”, dan Anda akan melihat status pencairan dana KJP masing-masing siswa.

    Syarat Penerima KJP Plus

    Terdaftar sebagai Warga DKI Jakarta
    Terdaftar sebagai Siswa Aktif
    Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
    Keluarga Tidak Mampu
    Tidak Sedang Menerima Bantuan Pendidikan Lainnya.

    Besaran Bantuan Dana KJP Plus Tahap 2

    1. Jenjang SD/MI

    Biaya rutin per bulan: Rp135.000 
    Biaya berkala per bulan: Rp115.000 
    Tambahan SPP untuk Swasta per bulan: Rp130.000 

    2. Jenjang SMP/MTs

    Biaya rutin per bulan: Rp185.000 
    Biaya berkala per bulan: Rp115.000 
    Tambahan SPP untuk Swasta per bulan: Rp170.000 

    3. Jenjang SMA/MA 

    Biaya rutin per bulan: Rp 235.000 
    Biaya berkala per bulan: Rp 185.000 
    Tambahan SPP untuk Swasta per bulan: Rp 290.000 

    4. Jenjang SMK 

    Biaya rutin per bulan: Rp235.000 
    Biaya berkala per bulan: Rp215.000 
    Tambahan SPP untuk Swasta per bulan: Rp240.000 

    5. PKBM 

    Biaya rutin per bulan: Rp185.000 
    Biaya berkala per bulan: Rp115.000 
    Tambahan SPP untuk Swasta per bulan: –

    (Tribunnews.com/Oktavia WW)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Arus Balik Lebaran 2025, 1,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun 30 Persen – Halaman all

    Arus Balik Lebaran 2025, 1,3 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta, Angka Kecelakaan Menurun 30 Persen – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 1,3 juta kendaraan tercatat telah kembali ke arah Jakarta pada H+7 Lebaran 2025 atau Senin (7/4/2025) dini hari.

    Hal ini disampaikan oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, saat memantau langsung arus balik di KM 29 Tol Jakarta-Cikampek.

    Agus menyebutkan bahwa proyeksi total arus balik pada hari tersebut mencapai sekitar 2,2 juta kendaraan, dengan sekitar 1.375.000 kendaraan sudah memasuki wilayah Jakarta hingga pagi hari.

    “Kami laporkan sampai pagi hari ini proyeksi arus balik kurang lebih 2,2 juta, sudah masuk kurang lebih arah Jakarta 1.375.000 kendaraan,” ujar Agus.

    Ia memperkirakan sekitar 60 persen pemudik akan kembali ke Jakarta hingga pagi hari nanti.

    Meskipun volume kendaraan yang sangat tinggi, ia memastikan bahwa kondisi lalu lintas di sepanjang jalur arus balik masih terpantau lancar.

     “Hari ini sudah jam 02.00 pagi hari, update daripada traffic kami laporkan bahwa cukup lancar,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Agus juga mengungkapkan kabar baik terkait penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama masa arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

    Berdasarkan data Operasi Ketupat 2025, jumlah kecelakaan menurun sebesar 30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

     “Laka lantas juga alhamdulillah ada penurunan dari 3.728 (tahun 2024), selama operasi tahun 2025 (menjadi) 2.637. Jadi ada penurunan jumlah kecelakaan 30 persen,” ucapnya.

    Lebih menggembirakan lagi, angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga mengalami penurunan signifikan.

     “Fatalitas korban meninggal dunia, yang meninggal dunia turun 47 persen. Ini selama operasi data nasional,” tambah Agus.

    Keberhasilan ini menunjukkan upaya keras pihak kepolisian dan berbagai instansi terkait dalam menjaga keselamatan pemudik selama periode Lebaran 2025.

    Keberlanjutan program keselamatan di jalan, seperti peningkatan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas, tampaknya memberikan dampak positif bagi arus mudik dan balik tahun ini.

  • Pengakuan Wanita Korban Pelecehan Seksual di Stasiun Tanah Abang, Mendorong Korban Lain Melapor – Halaman all

    Pengakuan Wanita Korban Pelecehan Seksual di Stasiun Tanah Abang, Mendorong Korban Lain Melapor – Halaman all

    Ringkasan Berita

    Seorang wanita menceritakan pengalaman pelecehan seksual yang dialaminya di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 2 April 2025. 

    Korban berbagi kisahnya melalui akun Instagram pengemudi taksi online @indra_papsky. 

    Commuter segera menanggapi laporan ini dan memastikan pihaknya bekerja sama dengan polisi untuk mengejar pelaku. Meskipun pelaku belum ditemukan, KAI Commuter telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku.

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 2 April 2025, berbagi pengalamannya di media sosial. 

    Pengakuannya itu mendorong banyak korban pelecehan lainnya untuk berani melapor dan speak up. KAI Commuter pun langsung merespons dengan bekerja sama dengan polisi untuk mencari pelaku, yang hingga kini masih dalam pengejaran.

    Kejadian ini pertama kali terungkap setelah korban menceritakan pengalaman traumatisnya kepada pengemudi taksi online melalui unggahan di Instagram @indra_papsky. 

    Dalam video yang dibagikan, korban mengungkapkan bahwa seorang pria di belakangnya melakukan pelecehan dengan cara onani dan menyentuh dirinya di tempat umum.

    Korban mengaku, “Tadi aku pas turun dari eskalator, nggak nyadar ada cowok di belakang aku terus dia numpahin pjnya dia di celana belakang.” 

    Unggahan tersebut memicu keprihatinan banyak pihak, dengan beberapa orang terkejut mendengar cerita korban dan merasa tergerak untuk mendukungnya.

    Mendapatkan laporan tersebut, Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, memastikan bahwa pihaknya telah menerima informasi tentang dugaan pelecehan seksual ini dan langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian. 

    Meski pelaku belum berhasil ditemukan, KAI Commuter sudah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melanjutkan pencarian.

    KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk lebih berhati-hati dan tidak takut untuk berteriak atau meminta bantuan jika mengalami atau menyaksikan kejadian pelecehan serupa. 

    “Kami juga berharap kepada seluruh pengguna yang melihat atau menjadi korban untuk tidak takut berteriak atau meminta bantuan pengguna lain atau segera melaporkannya kepada petugas. Berani speak up!” ujar Leza Arlan dalam keterangannya, Minggu (6/4/2025).

    Kejadian ini memberikan dampak besar, mendorong korban lain untuk melapor dan membuka percakapan tentang pentingnya perlindungan terhadap perempuan di ruang publik. 

    Hal ini juga mengingatkan kita akan pentingnya langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua orang, terutama perempuan.

  • BPBD Catat 6 RT di Jakarta Barat dan Selatan Banjir Akibat Hujan Deras – Halaman all

    BPBD Catat 6 RT di Jakarta Barat dan Selatan Banjir Akibat Hujan Deras – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Enam RT di Jakarta dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Minggu (6/4/2025) sore.

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, banjir menggenai sejumlah permukiman dan ruas jalan di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

    “Hingga pukul 18.00 WIB BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 6 RT dan dua ruas jalan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangannya.

    Ketinggian genangan pun cukup bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga nyaris mencapai dua meter.

    Sampai saat ini, petugas gabungan dari unsur Dinas Sunber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) terus berupaya melakukan penyedotan genangan.

    Koordinasi dengan lurah dan camat setempat pun dilakukan guna memastikan tali-tali air di sekitar lokasi banjir berfungsi dengan baik.

    “Genangan ditargetkan untuk aurut dalam waktu cepat,” ujarnya.

    BPBD publn mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

    Dalam kondisi darurat, masyarakat bisa menghubungi nomor telepon 112.

    Layanan ini gratis dan beroperasi 24 jam non-stop.

    Berikut daftar wilayah di Jakarta yang tergenang:

    Jakarta Barat (3 RT)

    – Kel. Sukabumi Selatan

    Jumlah: 2 RT

    Ketinggian: 175 cm

    Penyebab: Curah Hujan Tinggi

    – Kel. Joglo

    Jumlah: 1 RT

    Ketinggian: 70 cm

    Penyebab: Curah Hujan Tinggi

    Jakarta Selatan terdapat 3 RT yang terdiri dari:

    – Kel. Kuningan Barat*

    Jumlah: 3 RT

    Ketinggian: 30 s.d. 80 cm

    Penyebab: Curah Hujan Tinggi & Luapan Kali Mampang 

    Jalan Tergenang:

    1.  Jl. Perumahan Green Garden RW 04 ( MCD), Kel. Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

    Ketinggian: 10 cm

    2.  Komplek Polri Jl. Pondok Karya, Kel. Pela Mampang, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    Ketinggian: 50 cm

    Penulis: Dionisius Arya Bima Suci

  • 4 Kepala Desa di Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Dugaan Pungli THR – Halaman all

    4 Kepala Desa di Kabupaten Bogor Diperiksa Terkait Dugaan Pungli THR – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BOGOR- Empat kepala desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat diperiksa Tim Saber Pungli terkait dugaan permintaan tunjangan hari raya (THR).

    Tim Saber Pungli Kabupaten Bogor yang terdiri dari Polres, Kejaksaan, dan Inspektorat.

    Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan para kepala desa itu akan diberi sanksi berat apabila terbukti meminta THR kepada pengusaha.

    “Sanksi tegas akan diberikan bagi siapa pun yang terbukti melanggar aturan,” kata Rudy di Cibinong, Minggu (6/4/2025).

    Jika ditemukan unsur pidana, lanjut Rudy, proses akan dilanjutkan ke ranah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Jika ada oknum dari unsur pemerintahan yang terlibat, kami tidak akan ragu untuk mencopot jabatannya,” tegasnya.

    Bupati juga menambahkan bahwa hasil lengkap dari pemeriksaan Tim Saber Pungli direncanakan akan diumumkan pada awal minggu depan secara transparan kepada publik.

    “Kami ingin masyarakat tahu, kami tidak menutup-nutupi. Ini menjadi momentum untuk kita semua berbenah. Pemerintahan Kabupaten Bogor ke depan harus bersih dan benar-benar melayani masyarakat,” kata Rudy.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, menambahkan bahwa tim gabungan telah bergerak sejak Kamis, 3 April 2025, untuk mengamankan dokumen-dokumen dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terkait.

    “Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan informasi tambahan yang bisa memperkuat proses pemeriksaan,” tandasnya.

    Penulis: Hironimus Rama 

  • H+6 Lebaran, Monas Dikunjungi 15 Ribu Wisatawan Lokal dan Internasional – Halaman all

    H+6 Lebaran, Monas Dikunjungi 15 Ribu Wisatawan Lokal dan Internasional – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Monumen Nasional atau Monas masih menjadi alternatif bagi warga Jakarta dan sekitarnya untuk memanfaatkan sisa libur Idulfitri 1446 Hijriah.

    Tercatat dua hari jelang libur lebaran usai, sebanyak 15.325 wisatawan mengunjungi ikon Jakarta ini.

    “Jumlah kunjungan kawasan Monas hari Minggu tanggal 6 April 2025 15.325 orang,” kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (6/4/2025).

    Isa mengatakan, data tersebut terangkum sejak pukul 06:00 WIB hingga 14:00 WIB.

    Ia menyebutkan, selain wisatawan lokal, Tugu Monas yang berlokasi di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat ini juga dikunjungi oleh turis asing.

    Tercatat ada turis asal Singapura, Turkiye, Cina, Rusia, Inggris, India, Amerika Serikat, Spanyol, Filipina, dan lain sebagainya.

    “Ada Malaysia, Jepang, Kolombia, Jerman, Belanda, Vietnam, Australia. Paling banyak wisman [wisatawan mancanegara] asal Cina total 38 orang,” sebut Isa.

    Selama masa libur lebaran, harga tiket masuk Monas tetap sama seperti hari biasa, yakni di Kawasan Monas Rp0, di Puncak Monas untuk pengunjung dewasa Rp24 ribu dan anak-anak Rp6 ribu.

    Kawasan Monas mulai dibuka pukul 06:00 WIB hingga 22:00 WIB. Sedangkan Tugu Monas membuka layanannya pada pukul 08:00 WIB hingga 22:00 WIB.

    Pada malam hari nanti, Monas menyelenggarakan pertunjukkan khusus libur lebaran, yaitu video mapping dan Air Mancur Menari.

    Air Mancur Menari Monas dijadwalkan pukul 19:30 WIB dan 20:30 WIB. Video mapping Monas dijadwalkan pukul 20:00 WIB dan 21:30 WIB. Kedua pertunjukkan itu gratis tanpa dipungut biaya.

  • Brando Sebut Pergub PPSU Diterbitkan Pramono Sebagai Langkah Positif Tata Jakarta Menuju Kota Global – Halaman all

    Brando Sebut Pergub PPSU Diterbitkan Pramono Sebagai Langkah Positif Tata Jakarta Menuju Kota Global – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota DPRD Jakarta Fraksi PDI Perjuangan, Brando Susanto mengapresiasi terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta yang baru tahun 2025 tentang Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau PPSU yang akan segera ditambahkan jumlahnya dimana Pergub ini memiliki 3 point terobosan baru yakni, ijazah minimal SD, usia bisa 55-58 tahun dan kontraknya minimal 3 tahun.

    Brando mengungkap, Pergub ini merupakan terobosan baik bagi masyarakat jakarta.

    “Inisiatif  Gubernur Pramono Anung dan Wagub Rano Karno dalam menata Jakarta lewat pasukan warna – warni yang ditambah jumlahnya dan ditingkatkan kinerjanya patut mendapatkan apresiasi sebagai langkah positif Jakarta menuju Kota Global. Ini merupakan kesadaran ideologis terhadap persoalan sampah dan kebersihan lingkungan Jakarta yang padat,” ujar Brando, Minggu (6/4/2025).

    Menurutnya, Pergub tersebut sebagai langkah positif yang signifikan untuk menata Jakarta sehingga Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Jakarta ini pun berkomitmen mendukung Pergub ini, bahkan Brndo juga mengusulkan agar dipertajam lagi untuk memberantas pungli (pungutan liar) dalam proses rerkruitmennya.

    “Ini langkah yang baik menata Jakarta menuju kota global, dan kalau bisa dipertajam dalam proses rekruitmennya, karena masih ada selentingan-selentingan di masyarakat, mau masuk PPSU harus bayar 20-25 juta per orang, alhasil yang bayar tidak akan kerja maksimal – karena menganggap sudah setor pada atasan,” tegas Brando.

    Kasus seperti ini, lanjut Brando, harus diberantas dan inspektorat atau siapapun harus pasang telinga dan cari oknum-oknum seperti ini.

    “Kalau ketemu yang kedapatan pungli dalam proses rekruitmen PPSU harus diberikan sanksi tegas dan pegawainya tersebut langsung saja diberhentikan,” kata Brando.

    Di sisi lain, tambahnya, yang diinginkan masyarakat adalah lingkungan rumahnya bersih dan sehat, juga bagi calon pekerja dapat maksimal mengerjakan tugasnya tanpa like or dislike dalam urusan kinerja, sehingga jangan dinodai dengan pungli.

    “Kehidupan masyarakat di Jakarta sudah 24 jam sehari, tidak seperti zaman saya kecil hanya beberapa tempat yang 24 jam seperti China Town Kota. Artinya aktivitas masyarakat tidak bisa lagi hanya diasumsikan pagi sampe sore yang ramai. Jakarta hari ini mobilitas dan aktivitasnya sudah 24 jam, maka wajib pelayanan kebersihan dan kesehatan lingkungan mensupport 24 jam perilaku masyarakat di kota global Jakarta. Kan petugas karyawannya bisa diatur shift kerjanya, masa kalah sama fast food bisa layanan 24 jam,” imbuhnya.

    Lebih lanjut, Politisi Muda PDI Perjuangan itu mengatakan, mengurus Jakarta adalah 24 jam sesuai janji dan komitmen pemprov terhadap rakyat Jakarta maka saat ini pemerintah menunaikan janji tersebut.

    “Kita sudah janji sama rakyat, ngurusin masyarakat 24 jam, sekarang ditagih komitmennya. Para calon Pekerja pasukan warna-warni silakan melamar dengan niat kerja, karena kesempatannya sudah terbuka lebar, semoga ini bermanfaat dan berdampak nyata bagi kemajuan Jakarta dan masyarakatnya,” tutup Brando.

  • Cara Seru Rombongan Ibu-ibu Liburan Lebaran di Kota Tua: Wisata Hemat Kunjungi Tempat Bersejarah – Halaman all

    Cara Seru Rombongan Ibu-ibu Liburan Lebaran di Kota Tua: Wisata Hemat Kunjungi Tempat Bersejarah – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kawasan wisata Kota Tua di Jakarta Barat masih menjadi magnet bagi warga sekitar atau pengunjung umum pada momentum libur lebaran 2025.

    Tidak terkecuali dengan Wastini dan Narni, serta dua rekannya. Mereka sengaja menghabiskan sisa libur di kawasan penuh sejarah itu.

    Saat ditemui Tribunnews di lokasi, empat sekawan ini sedang sibuk berswafoto dana mengambil video di depan Museum Fatahillah.

    Wastini mengatakan jika dia dan teman-temannya memang sudah berkawan lama. Untuk urusan plesir, Kota Tua dipilih karena tidak terlalu jauh dari kediaman mereka di Slipi, Jakarta Barat.

    Wastini pun mengatakan jika Kota Tua juga selalu ramai, mudah dijangkau, dan juga murah meriah.

    “Sengaja habisin waktu libur di sini (Kota Tua) karena lebih ramai (Pengunjung) dan lebih asyik,” kata Wastini, kepada Tribunnews, Minggu (6/4/2025).

    Senada dengan Wastini, Narni menyebut jika di Kota Tua banyak tempat-tempat bersejarah yang menarik untuk dikunjungi.

    “Banyak museum-museum menarik di sini (Kota Tua),” kata Narni.

    “Kalau saya yang paling menarik itu Museum Wayang Golek,” timpal Wastini.

    Sebagai catatan, Kota Tua Jakarta sendiri memang menawarkan banyak wisata edukatif.

    Di antaranya adalah Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bahari, Museum Mandiri, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

    Tidak hanya itu, para pengunjung juga bisa berfoto secara gratis di beberapa titik di Kota Tua.

    Pengunjung juga bisa berkeliling Kota Tua dengan menggunakan sepeda ontel yang banyak disewakan di halaman Museum Sejarah Jakarta.

  • Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2025 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Hari Ini – Halaman all

    Puncak Arus Balik Mudik Lebaran 2025 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Hari Ini – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pihak pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur memprediksi puncak arus balik pada Lebaran tahun 2025 bakal jatuh pada hari ini, Minggu (6/3/2025).

    Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadoni mengatakan bahwa angka ketibaan para pemudik di Terminal Kampung Rambutan terus mengalami peningkatan setidaknya sampai pukul 11.00 WIB.

    Kata Yulza, di waktu tersebut jumlah penumpang yang tiba dari kampung halaman melalui Terminal Kampung Rambutan tercatat sejumlah 5.086 orang dengan menggunakan 133 armada bus.

    “Artinya ini kemungkinan trennya masih akan naik sampai dengan hari ini, yang mana hari ini diperkirakan adalah puncak arus balik di terminal bus Kampung Rambutan,” kata Yuza saat ditemui awak media, Minggu (6/4/2025).
    Angka tersebut lanjut Yulza diperkirakan masih bakal terus bertambah hingga tengah malam nanti.

    Kondisi jumlah penumpang menurut Yulza juga tidak akan berbeda jauh dengan hari sebelumnya yang tembus angka 12 ribu penumpang per pukul 00.00 WIB malam.

    “Prediksi yang tiba kalau kemarin aja sudah 12.000 nanti sampai dengan jam 12 malam bisa sekitar ataupun di hari ini bisa sampai 15 ribuan paling untuk puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan,” kata dia.

    Lebih jauh dijelaskan Yulza, mayoritas penumpang yang tiba di Kampung Rambutan rata-rata berasal dari wilayah Jawa dan Sumatera.

    Ribuan penumpang yang berasal dari dua wilayah tersebut juga diproyeksikan bakal tiba di terminal pada malam hingga dini hari.

    “Untuk mayoritas yang tiba pulau Jawa bagian timur, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jogja, dari Sumatera juga biasanya tiba itu nanti sekitar malam sampai dengan dini hari untuk bis-bis Sumatera,” pungkasnya.