Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Polisi Tangkap 6 Wartawan Gadungan Diduga Peras Uang Korban Puluhan Juta Rupiah – Halaman all

    Polisi Tangkap 6 Wartawan Gadungan Diduga Peras Uang Korban Puluhan Juta Rupiah – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap enam wartawan gadungan yang diduga melakukan pemerasan terhadap korbannya inisial SA (43).

    Panit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Fanni Athar Hidayat menuturkan pihaknya menangkap terduga pelaku di lokasi yang berbeda.

    “Kami mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh beberapa orang yang mengaku sebagai wartawan,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (12/2/2025).

    Modus operandi para pelaku yakni mengaku-mengaku sebagai insan pers kemudian memeras korban.

    Pemerasan terjadi saat korban keluar dari sebuah hotel di wilayah Jakarta bersama seorang wanita.

    Wartawan gadungan ini kemudian mengintai korban serta mengikutinya sampai pulang ke rumah.

    “Mereka melakukan pidana pemerasan ini dengan modus mengaku sebagai wartawan dan stay di hotel yang ada di daerah wilayah Jakarta,” kata dia.

    “Korban diperas puluhan juta rupiah,” imbuh Fanni.

    Identitas para pelaku belum diketahui dan juga peran dari masing-masing oknum wartawan para pelaku tersebut.

    Terkait pemerasan apa yang dilakukan oknum wartawan tersebut juga belum diketahui.

    Fanni mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan modus serupa.

    “Imbauan bagi masyarakat yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya, apabila ada kasus yang seperti ini lagi, untuk segera melaporkan ke kepolisian terdekat,” ucapnya.

    Dalam video yang diterima Tribunnews.com, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap para tersangka di kediamannya.

    Para pelaku kemudian digiring oleh petugas untuk dimintai keterangannya.

  • Jelang Valentine, Harga Bunga di Pasar Rawa Belong Meroket, Mawar Pink Dijual Rp 200 Ribu Per Ikat – Halaman all

    Jelang Valentine, Harga Bunga di Pasar Rawa Belong Meroket, Mawar Pink Dijual Rp 200 Ribu Per Ikat – Halaman all

    TRIBUNNEWS, JAKARTA – Penjualan bunga di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat, melonjak drastis menjelang Hari Valentine yang biasa dirayakan setiap 14 Februari.

    Kenaikan harga bunga bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal.

    “Mawar pink yang biasanya kami jual Rp75.000 per ikat, sekarang harganya mencapai Rp200.000 lebih,” ujar Koman, seorang pedagang bunga di pasar tersebut pada Rabu (12/2/2025) pagi.

    Mawar merah yang menjadi favorit juga mengalami kenaikan harga.

    Jika biasanya dijual dengan harga Rp80.000-Rp100.000 per ikat, kini harganya melonjak hingga Rp200.000 atau lebih.

    Pasar Bunga Rawa Belong sendiri dikenal sebagai pasar bunga terbesar di ASEAN.

    Hal ini membuat banyak pemilik toko bunga mengambil pasokan dari tempat ini.

    “Biasanya mereka membeli dalam jumlah besar karena di sini memang tempatnya supplier bunga,” tambah Rija, pedagang bunga lainnya di Pasar Rawa Belong.

    Rija juga menjelaskan bahwa di pasar ini pembeli tidak bisa menemukan buket bunga yang sudah dirangkai.

    “Kami hanya menjual bunga mentah. Kalau mau buket yang sudah dirangkai, biasanya mereka memesan di toko bunga,” jelasnya.

    Ia juga menambahkan bahwa pembeli dari pasar ini beragam, mulai dari orang tua hingga anak muda. 

    Seorang florist yang membeli bunga di Pasar Rawa Belong mengatakan bahwa ia selalu mengandalkan pasar ini karena stoknya lengkap dan kualitas bunganya terjamin.

    “Saya sudah punya supplier langganan di sini yang memasok bunga untuk toko saya,” ujarnya.

    Florist tersebut juga menambahkan bahwa menjelang Valentine, tokonya kebanjiran pesanan.

    “Mawar menjadi bunga yang paling laris di momen Valentine ini, sehingga stok dari supplier cepat habis,” katanya.

    Untuk memudahkan transaksi, para pedagang bunga di Pasar Rawa Belong menyediakan berbagai metode pembayaran, mulai dari tunai, QRIS, hingga transfer, untuk memudahkan pembeli.

    Setelah perayaan Valentine usai, harga bunga diperkirakan akan kembali normal.(Grace Sanny Vania) 

  • Enam Wartawan Gadungan Ditangkap, Modus Ikuti Korban dan Pasangan Wanita dari Hotel – Halaman all

    Enam Wartawan Gadungan Ditangkap, Modus Ikuti Korban dan Pasangan Wanita dari Hotel – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak enam wartawan gadungan ditangkap.

    Modus mereka mengaku sebagai wartawan untuk memeras korban.

    Hal itu diungkap Panit 3 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fanni Athar Hidayat,

    “Mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh beberapa orang yang mengaku sebagai wartawan,” ujarnya pada Rabu (12/2/2025).

    Pemerasan terjadi usai seorang korban yang belum diketahui identitasnya keluar dari salah satu hotel di wilayah Jakarta bersama seorang wanita.

    Para wartawan gadungan ini sebelumnya telah mengintai korban, kemudian mengikutinya sampai pulang ke rumah.

    “Mereka melakukan pidana pemerasan ini dengan modus mengaku sebagai wartawan dan stay di hotel yang ada di daerah wilayah Jakarta,” kata dia.

    “Kemudian ada korban yang keluar dari hotel dan diikutinya kemudian ketika sampai rumah, korban diperas puluhan juta rupiah,” sambung Fanni.

    Belum diketahui identitas hingga peran secara detail dari para pelaku tersebut.

    Lebih lanjut, Fanni mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan modus serupa.

    “Imbauan bagi masyarakat yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya, apabila ada kasus yang seperti ini lagi, untuk segera melaporkan ke kepolisian terdekat,” ucapnya. 

  • Jadwal Imsakiyah Depok Ramadhan 2025 Lengkap Selama Sebulan – Halaman all

    Jadwal Imsakiyah Depok Ramadhan 2025 Lengkap Selama Sebulan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Simak jadwal imsakiyah Depok pada Ramadhan 2025, lengkap selama sebulan penuh.

    Selama Ramadhan 2025, jadwal imsakiyah menjadi satu hal yang penting diketahui umat Islam.

    Dalam jadwal imsakiyah Depok berisi jadwal imsak, jadwal buka puasa, dan jadwal salat lima waktu selama bulan Ramadhan 2025.

    Jadwal imsakiyah Depok Ramadhan 2025 dimulai dari 1 Ramadhan 1466 H yang diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025.

    Tribunnews.com menyajikan jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Depok dari Kementerian Agama (Kemenag) selama satu bulan penuh pada Ramadhan 2025.

    Berikut jadwal imsakiyah Ramadhan 2025 di Depok mulai 1 Ramadhan 1446 H, dikutip dari bimasislam.kemenag.go.id:

    1 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:23
    ZUHUR: 12:09
    ASAR: 15:11
    MAGRIB: 18:15
    ISYA’: 19:24

    2 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:23
    ZUHUR: 12:09
    ASAR: 15:10
    MAGRIB: 18:15
    ISYA’: 19:24

    3 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:23
    ZUHUR: 12:08
    ASAR: 15:09
    MAGRIB: 18:14
    ISYA’: 19:23

    4 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:08
    ASAR: 15:08
    MAGRIB: 18:14
    ISYA’: 19:23

    5 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:08
    ASAR: 15:09
    MAGRIB: 18:13
    ISYA’: 19:22

    6 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:08
    ASAR: 15:09
    MAGRIB: 18:13
    ISYA’: 19:22

    7 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:07
    ASAR: 15:10
    MAGRIB: 18:13
    ISYA’: 19:21

    8 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:07
    ASAR: 15:10
    MAGRIB: 18:12
    ISYA’: 19:21

    9 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:07
    ASAR: 15:10
    MAGRIB: 18:12
    ISYA’: 19:21

    10 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:07
    ASAR: 15:11
    MAGRIB: 18:11
    ISYA’: 19:20

    11 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:06
    ASAR: 15:11
    MAGRIB: 18:11
    ISYA’: 19:20

    12 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:06
    ASAR: 15:11
    MAGRIB: 18:10
    ISYA’: 19:19

    13 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:55
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:06
    ASAR: 15:12
    MAGRIB: 18:10
    ISYA’: 19:19

    14 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:06
    ASAR: 15:12
    MAGRIB: 18:10
    ISYA’: 19:18

    15 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:22
    ZUHUR: 12:05
    ASAR: 15:12
    MAGRIB: 18:09
    ISYA’: 19:18

    16 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:05
    ASAR: 15:13
    MAGRIB: 18:09
    ISYA’: 19:17

    17 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:05
    ASAR: 15:13
    MAGRIB: 18:08
    ISYA’: 19:17

    18 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:33
    SUBUH: 04:43
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:04
    ASAR: 15:13
    MAGRIB: 18:08
    ISYA’: 19:16

    19 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:04
    ASAR: 15:13
    MAGRIB: 18:07
    ISYA’: 19:16

    20 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:04
    ASAR: 15:13
    MAGRIB: 18:07
    ISYA’: 19:15

    21 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:04
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:07
    ISYA’: 19:15

    22 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:54
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:04
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:06
    ISYA’: 19:15

    23 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:21
    ZUHUR: 12:03
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:05
    ISYA’: 19:14

    24 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:03
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:05
    ISYA’: 19:13

    25 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:02
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:04
    ISYA’: 19:13

    26 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:32
    SUBUH: 04:42
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:02
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:04
    ISYA’: 19:12

    27 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:31
    SUBUH: 04:41
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:02
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:03
    ISYA’: 19:12

    28 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:31
    SUBUH: 04:41
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:01
    ASAR: 15:14
    MAGRIB: 18:03
    ISYA’: 19:11

    29 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:31
    SUBUH: 04:41
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:01
    ASAR: 15:15
    MAGRIB: 18:03
    ISYA’: 19:11

    30 Ramadan 1446 H
    IMSAK: 04:31
    SUBUH: 04:41
    TERBIT: 05:53
    DUHA: 06:20
    ZUHUR: 12:01
    ASAR: 15:15
    MAGRIB: 18:02
    ISYA’: 19:11

    (Tribunnews.com/Sri Juliati)

  • Terima Kunjungan Andra Soni di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Benyamin: Kolaborasi dan Sinergi – Halaman all

    Terima Kunjungan Andra Soni di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Benyamin: Kolaborasi dan Sinergi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, TANGSEL- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terpilih, Benyamin Davnie, menerima kunjungan Gubernur Banten terpilih, Andra Soni, di rumah dinasnya di BSD, Tangerang Selatan, pada Selasa (10/2/2025). 

    Dalam pertemuan tersebut, Benyamin menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh Andra Soni.

    “Alhamdulillah hari ini saya dikunjungi oleh Pak Andra Soni sebagai gubernur terpilih di Provinsi Banten, kita berdiskusi banyak hal mengenai kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan Pemprov Banten ke depan,” ujar Benyamin.

    Benyamin menyambut baik kedatangan Andra Soni dan rombongan, seraya menegaskan bahwa kerja sama yang kuat antara pemerintah kota dan provinsi menjadi kunci untuk mendorong pembangunan di Banten dari berbagai sektor.

    Pertemuan tersebut juga dijadikan wadah bagi kedua pemimpin tersebut untuk membahas berbagai program strategis yang akan memperkuat sinergi antara Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten.

    “Saya kira ini yang menjadi bahan untuk kami di Kota Tangsel untuk memajukan Tangerang Selatan dan Banten ke depan,” ucapnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Andra Soni mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahmi serta menyampaikan selamat kepada Benyamin Davnie yang terpilih kembali sebagai Wali Kota Tangsel pada Pilkada  2024. 

    “Alhamdulillah diterima oleh beliau dan keluarganya, (silaturahmi) ini dalam rangka menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya (Benyamin) sebagai Wali Kota Tangsel pada Pilwalkot Tangsel 2024,” kata Andra.

    Lebih lanjut, Andra menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkot Tangsel dan Pemprov Banten untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan bermanfaat bagi masyarakat.  

    “Kami diskusi banyak hal tadi dan semoga amanat yang hari ini diberikan kepada kami, kami bisa laksanakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

     

  • Fakta Baru Kasus Nenek Pemilik Kelontong di Bekasi Tewas Terikat, Sudah 2 Kali Kemalingan – Halaman all

    Fakta Baru Kasus Nenek Pemilik Kelontong di Bekasi Tewas Terikat, Sudah 2 Kali Kemalingan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Terdapat fakta baru di balik kasus kematian Bimih (72), nenek pemilik toko kelontong di Jalan Pulo Rengas, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    Sebagaimana diketahui, Bimih ditemukan tewas dalam kondisi tubuhnya terikat kain di kediamannya yang juga dijadikan toko kelontong pada Senin (10/2/2025) dini hari. Bimih diduga menjadi korban perampokan.

    Setelah didalami lebih lanjut, nenek yang diketahui tinggal seorang diri itu rupanya pernah kemalingan juga pada tahun lalu.

    Sunari (40), warga sekitar, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, rumah nenek Bimih pernah kemalingan.

    “Yang saya tahu sudah dua kali ini, pertama bulan puasa 2024 lalu, duit nenek Bimih hilang, infonya sih Rp 30 juta,” kata Sunari, Selasa (11/2/2025) dilansir dari TribunBekasi.com.

    Namun, kata Sunari, kejadian pencurian tahun 2024 di rumah nenek Bimih berbeda dari kejadian yang kemarin terjadi.

    Sebab, saat kejadian tahun 2024, nenek Bimih saat itu tengah tertidur dan saat bangun pagi hari baru mengetahui uangnya raib.

    “Kalau sekarang kejadian tidak tahu kerugian uangnya berapa, kalau tahun 2024 itu waktu bangun tidur buka kotak tabungan sudah tidak ada, kalau yang dulu tidak ada kekerasan juga,” jelas Sunari.

    Sementara itu, Kapolsek Cabang Bungin, AKP Basuni mengatakan bahwa dalam penyelidikan kasus tewasnya nenek Bimih ini, polisi mendapati kamera CCTV dirusak oleh para terduga pelaku.

    “Saya sampaikan ada kamera CCTV tapi tidak fungsi lagi, pas di lokasi kejadian, CCTV tersebut dirusak oleh pelaku,” ujar Basuni saat dikonfirmasi, Selasa.

    Polisi menduga nenek tersebut menjadi korban perampokan karena sejumlah barang milik Bimih hilang setelah kejadian.

    “Harta yang hilang itu rokok dan uang di laci tapi tidak seberapa, selebihnya masih penyelidikan,” ungkap Basuni.

    Kronologi

    Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa ini bermula pada Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 23.59 WIB.

    Saat itu, warga mengatakan ada seorang laki-laki keluar dari toko korban yang sudah ditutup sejak pukul 21.00 WIB.

    Kemudian, ada dua orang lainnya berboncengan menggunakan sepeda motor dan menghampiri satu orang tersebut.

    Curiga dengan gerak gerik sejumlah orang itu, seorang saksi yang saat kejadian tengah makan di warung pecel lele di depan rumah korban sontak teriak ‘Maling!’ untuk meminta pertolongan warga. 

    “Dua orang yang naik kendaraan roda dua langsung nyamperin satu orang lagi langsung kabur setelah saksi berteriak maling,” papar Basuni.

    Guna memastikan peristiwa yang terjadi, sejumlah tetangga serta keponakan korban, hingga saksi yang berteriak maling tersebut, langsung memasuki rumah Bimih.

    “Setelah itu orang yang melihat itu langsung masuk (Rumah Bimih) setelah sampai di ruko, almarhumah kondisi kaki terikat kain, tangan terikat kain, dan leher terikat,” terangnya.

    “Kami belum tahu secara rinci karena masih dalam penyelidikan, hanya saja pas di dalam lokasi kejadian kondisi korban sudah dalam terikat,” lanjutnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Penyelidikan Tewasnya Nenek Bimih Terikat Kain di Bekasi: Pernah Kemalingan Rp 30Juta di Tahun 2024

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (TribunBekasi.com/Rendy Rutama)

  • Dilarang Menikah Lagi Kakek BW Datangi Kantor Polisi di Ciputat untuk Curhat – Halaman all

    Dilarang Menikah Lagi Kakek BW Datangi Kantor Polisi di Ciputat untuk Curhat – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribun Tangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kakek BW (66) mendatangi kantor polisi Selasa (10/2/2026) pukul 22.30 WIB. Bukan melaporkan tindakan pidana yang dia terima atau karena mendapatkan perlakuan tidak baik dari orang lain, kakek BW ternyata mendatangi kantor polisi untuk curhat.

    Kakek BW menyimpan keinginan yang sudah lama terpendam namun tidak diakomodir keluarga. Sang kakek ternyata dilarang menikah lagi oleh keluarganya. Namun sayangnya keluarganya tidak meluluskan keinginan sang kakek.

    Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar menjelaskan bahwa pada mulanya, lansia tersebut tampak linglung mendatangi kantor polisi, dan dibawa menuju ruangan SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu). Awalnya, pria tersebut meminta minuman, dan menjelaskan jika ia tengah kebingungannya kepada petugas.

    “Dia datang dengan kondisi agak linglung, mengaku ingin pulang ke rumahnya sendiri. Karena kebingungannya, ia langsung datang ke kantor polisi,” kata Bambang, Rabu(12/2/2025).

    Karena bingung dan tidak tahu harus harus pergi kemana, BW datang ke kantor polisi dan petugas mencoba menanganinya. Bambang mengatakan jika lansia itu awalnya terlihat bingung dan sulit diajak bicara. Sampai akhirnya mau membuka diri setelah diajak ngobrol dengan santai oleh petugas di ruangan SPKT.

    Awalnya, pria tersebut mengaku telah diusir oleh anaknya dan meninggalkan rumah beberapa hari tanpa arah. “Awalnya bicaranya sulit dipegang, kemudian diajak ngobrol santai di ruangan dan akhirnya mulai mengarah kebenaran,” kata Bambang.

    Namun, setelah diajak berbicara dengan lebih rileks, pria tersebut mengungkapkan fakta yang berbeda. Ternyata, ia bukanlah diusir, melainkan tengah menghadapi masalah pribadi dan merasa cemas dan mengungkapkan keinginannya yang sebenarnya.

    “Tapi setelah diajak ngobrol santai baru terbuka bahwa yang bersangkutan bukan diusir, dan sangat respon kalau diajak bicara jodoh, dan rupanya sangat ingin menikah lagi,” kata Bambang.

    Melihat itu, Bambang menjadikan ini pemandangan positif karena seorang pria sepuh datang ke kantor polisi untuk mengadu. Meskipun usianya tergolong lanjut, ia memilih kantor polisi sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk menyampaikan keluhannya.

    “Bagus, orang seumur beliau menjadikan kantor polisi sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk mengadu,” kata Bambang.

    Menurutnya, masifnya penggunaan layanan hotline Polsek Ciputat Timur dan Call Center 110 semakin mendekatkan hubungan antara polisi dan masyarakat.

    Kekinian, pihak Polsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan sudah mengembalikan BW kepada keluarga di kawasan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Selasa (11/2/2025) pukul 01.00 WIB.

    “Lansia tersebut sudah dirawat dan diterima anaknya,” pungkasnya.

  • Alami Penurunan Kondisi, Korban Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati – Halaman all

    Alami Penurunan Kondisi, Korban Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi Dirujuk ke RS Polri Kramat Jati – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Terungkap kondisi 5 korban selamat kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi 2 Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, yang sempat dirawat di RSUD Ciawi.

    Sebagaimana diketahui, kecelakaan maut yang terjadi pada Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 23.30 WIB ini menewaskan 8 korban dan melukai 11 orang lainnya yang kemudian semuanya dibawa ke RSUD Ciawi Kabupaten Bogor.

    Dari 11 korban selamat, 5 di antaranya menjalani rawat inap di RSUD Ciawi.

    Setelah sepekan menjalani perawatan medis, keempat pasien atas nama Bendi Wijaya, Dani Nursamsu, Sukanta, dan balita bernama Ryujia Adriana, diperbolehkan pulang pada Selasa (11/2/2025).

    “Sore ini semua pasien yang dirawat di RSUD Ciawi semua sudah kita pulangkan, memang sudah terindikasi untuk rawat jalan,” kata Direktur Utama RSUD Ciawi, dr Fusia Meidiawaty, Selasa, dilansir dari TribunnewsBogor.com.

    Sedangkan, satu korban atas nama Wahyudin hingga kini masih menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, setelah sebelumnya dirujuk dari RSUD Ciawi.

    Wahyudin disebut harus mendapat penanganan dari dokter spesialis bedah toraks kardiovaskuler.

    “Jadi empat pasien semua sudah dipulangkan dengan baik. Satu pasien masih di RS Polri atas nama Wahyudin,” jelas Fusia.

    Sebelumnya, Wahyudin sempat dinyatakan mengalami penurunan kondisi akibat luka yang dialaminya pada sejumlah bagian.

    “Selain cedera kepala, Pak Wahyudin juga mengalami retak di tulang dadanya, jadi kondisi ini yang menyebabkan pasien sedikit sesak,” ungkap Fusia, Jumat (7/2/2025).

    Diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun yang melibatkan 6 kendaraan terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2 pada Selasa (4/2/2025) malam lalu.

    Kecelakaan maut ini berawal saat truk bermuatan galon air mineral dengan nomor polisi B 9235 PYW yang dikendarai Bendi Wijaya (30) melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta.

    Diduga karena mengalami gagal fungsi rem, truk tersebut langsung menabrak sejumlah mobil yang sedang bertransaksi di gerbang tol hingga hancur dan terbakar.

    Akibatnya, 8 orang tewas dan 11 korban luka-luka.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Kondisi Lima Korban Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi 2 Usai Sepekan Dirawat, Termasuk Sopir Truk

    (Tribunnews.com/Nina Yuniar) (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

  • Nenek Bimih Tewas Diduga Dibunuh Perampok di Bekasi, Pelaku Rusak CCTV Untuk Hilangkan Jejak – Halaman all

    Nenek Bimih Tewas Diduga Dibunuh Perampok di Bekasi, Pelaku Rusak CCTV Untuk Hilangkan Jejak – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BEKASI — Polisi masih memburu pelaku pembunuhan terhadap seorang nenek bernama Bimih (72) di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

    Diketahui Bimih ditemukan tak bernyawa dalam kondisi kaki, tangan, dan leher terikat kain di dalam rumahnya yang dijadikan tokko kelontong di Jalan Pulo Rengas RT 07 RW 03, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Senin (10/2/2025) dini hari.

    Belakangan diketahui bila pelaku pun sempat merusak CCTV di lokasi kejadian sebelum melancarkan aksinya pada Minggu (9/2/2025) malam.

    “Ada CCTV tapi tidak fungsi lagi, pas di lokasi kejadian itu CCTV dirusak oleh pelaku,” kata Kapolsek Cabangbungin, AKP Basuni saat dikonfirmasi, Selasa (11/2/2025).

    AKP Basuni menerangkan hingga kini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mencari sejumlah bukti pendukung.

    Nenek Bimih diduga menjadi korban perampokan.

    Dugaan itu timbul setelah Basuni memaparkan adanya sejumlah barang milik korban yang hilang.

    Namun Basuni belum dapat memastikan secara rinci barang korban yang kehilangan tersebut.

    “Harta yang hilang rokok dan uang pun di laci tidak seberapa, selebihnya masih penyelidikan,” ucapnya.

    Kronologis Kejadian

    Peristiwa bermula pada Minggu (9/2/2025) sekira pukul 23.59 WIB, warga melihat seorang laki-laki keluar dari toko korban yang awalnya sudah tutup sekira pukul 21.00 WIB.

    Kemudian terdapat dua orang lainnya berboncengan menggunakan satu sepeda motor menghampiri satu orang yang sudah keluar dari toko korban.

    Curiga dengan gerak gerik sejumlah orang itu, seorang warga yang tengah makan di warung pecel lele yang posisinya persis di depan rumah korban sontak teriak ‘Maling!’ untuk meminta pertolongan warga. 

    “Dua orang yang naik kendaraan roda dua langsung nyamperin satu orang lagi langsung kabur setelah saksi berteriak maling,” jelasnya.

    Guna memastikan peristiwa yang terjadi, Basuni menuturkan sejumlah tetangga serta satu keponakan korban, hingga saksi yang berteriak maling itu langsung memasuki kediaman Bimih.

    “Setelah itu orang yang melihat itu langsung masuk (Rumah Bimih) setelah sampai di ruko, almarhumah kondisi kaki terikat kain, tangan terikat kain, dan leher terikat,” tuturnya.

    Namun Basuni menyampaikan belum mengetahui penyebab pasti tewasnya nenek yang diketahui tinggal seorang diri itu.

    Sebab pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    “Kami belum tahu secara rinci karena masih dalam penyelidikan, hanya saja pas di dalam lokasi kejadian kondisi korban sudah dalam terikat,” ucapnya.

    Terpisah, Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, Kombes Pol Hery Wijatmoko telah memeriksa jenazah korban dimulai sekira pukul 09.00 WIB.

    Sekira pukul 13.30 WIB, jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga dan sudah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pulorengas Sindang Jaya.

    “Sudah diperiksa dan sudah diserahkan ke keluarga, selanjutnya tengah ditangani penyidik,” kata Hery kepada TribunBekasi.

    Tangis Iringi Pemakaman Nenek Bimih

    Puluhan warga mengiringi pemakaman nenek Bimih.

    Pantauan TribunBekasi di lokasi, sebelum prosesi pemakaman dilakukan, sebagian dari puluhan warga itu terlebih dahulu melangsungkan salat jenazah untuk nenek Bimih di masjid yang berada lebih kurang 60 meter dari lokasi kejadian.

    Jenazah nenek Bimih yang dimasukan di keranda itu kemudian digotong sejumlah orang sembari berjalan kaki ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pulorengas Sindang Jaya.

    Selama perjalanan kurang lebih 10 menit mengantar jenazah nenek Bimih menuju peristirahatan terakhir, sejumlah orang yang mengiringi menangis.

    Tangisan tersebut kemudian berhenti ketika keranda berisi jenazah nenek Bimih sudah diletakan petugas makam di liang lahat.

    Selesai prosesi pemakaman rampung, puluhan orang yang terdiri dari keluarga dan tetangganya itu kemudian mendoakan almarhumah.

    Penulis: Rendy Rutama

  • Ribut Setelah Pesta Miras, Pemuda di Kemayoran Terluka Parah Dibacok Senjata Tajam – Halaman all

    Ribut Setelah Pesta Miras, Pemuda di Kemayoran Terluka Parah Dibacok Senjata Tajam – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang pemuda berinisial AS terluka di bagian kakinya lantaran dibacok senjata tajam.

    Insiden itu terjadi di Jalan Howitzer Gang Hemat, Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/2/2025) malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyebut awalnya pemuda itu bersama teman-temannya tengah pesta minuman keras (miras).

    “Awal kejadian korban bersama teman-temannya nongkrong di Danau Sunter sambil meminum minuman beralkohol,” kata Ade Ary dalam keterangannya, Selasa (11/2/2025).

    Setelah puas menenggak minuman beralkohol, korban dan teman-temannya melintas di jalan tempat lokasi kejadian.

    Di sana, kelompok korban bertemu kelompok lain yang tengah berkumpul.

    Tanpa alasan yang jelas, kedua kelompok itu kemudian terlibat bentrok.

    “Korban bersama teman-temannya melintas dan bertemu dengan remaja yang sedang nongkrong, tiba-tiba saling serang,” ucap dia.

    Dalam bentrokan itu, AS terjatuh hingga menjadi sasaran pengeroyokan dari kelompok musuh.

    Senjata tajam pun melayang dan mengenai kakinya hingga terluka cukup parah.

    Setelah itu, korban ditolong dan diamankan ke Kantor Kelurahan Sumur Batu untuk mendapatkan perawatan. 

    Saat ini, kata Ade Ary, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. 

    “Korban mengalami luka bacok berdasarkan visum dan kemudian korban membuat laporan polisi. Kasus ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Polsek Kemayoran,” tuturnya.