Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Pengurus RW di Jakbar Minta THR Rp1 Juta ke Pengusaha, Rano Karno: Normal Saja, Jangan Gila-gilaan – Halaman all

    Pengurus RW di Jakbar Minta THR Rp1 Juta ke Pengusaha, Rano Karno: Normal Saja, Jangan Gila-gilaan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menegaskan tidak akan menegur oknum pengurus RW di Jakarta Barat yang meminta tunjangan hari raya (THR) kepada puluhan pengusaha.

    Rano beralasan enggan memberikan surat peringatan karena permintaan THR tersebut sudah salah.

    “Kalau itu sih enggak usah pakai surat peringatan, itu sudah salah,” ucapnya saat ditemui di Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (14/3/2025).

    Menurutnya, tindakan tersebut salah dan tidak sepatutnya dilakukan oleh pengurus RW.

     “Ya pasti enggak boleh itu,” kata mantan gubernur Banten itu.

    Walau demikian, pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu bilang, pengurus RW boleh saja meminta THR kepada pengusaha.

    Namun, pengurus RW tak boleh mematok nominal fantastis yang bisa memberatkan pengusaha dan tak boleh ada unsur pemaksaan.

    “Kita mesti paham, mohon maaf nih, RT RW saya juga mengeluarkan surat edaran, untuk apa? Misalnya untuk lebaran satpam, atau kayak petugas sampah. Itu normal saja, tapi ada ketentuan, jangan gila-gilaan,” tuturnya.

    Sebelumnya, di media sosial viral surat edaran dari pengurus RW di Tambora, Jakarta Barat yang meminta uang tunjangan hari raya (THR).

    Dalam surat edaran yang bercap Pengurus RW 02 Jembatan Lima, Tambora tertulis surat permintaan THR itu ditujukan kepada pengguna jasa parkir Laksa Street.

    Di mana isi surat edaran itu meminta THR kepada para perusahaan yang ada di Laksa Street sebesar Rp 1 juta dan harus diberikan paling lambat sepekan sebelum Idul Fitri.

    Masih dalam surat tersebut dituliskan bahwa THR itu nantinya akan diberikan kepada petugas linmas dan juga keperluan di RW tersebut.

    Kapolsek Tambora, Kompol Kukuh Islami mengatakan sejauh ini belum ada laporan terkait permintaan THR itu.

    “Laporannya belum ada. Nanti kita tindak lanjuti, dari unit Reskrim untuk segera mengecek,” kata Kukuh saat dikonfirmasi, Selasa (11/3/2025).

    Kendati begitu, kepolisian akan memanggil pengurus RW tersebut untuk meminta keterangan secara langsung terkait permintaan THR.

    “Nanti kita panggil dulu, kita lakukan pemeriksaan dulu ya. Akan ditindaklanjuti,” ujar Kukuh.

    Kukuh pun mengimbau kepada masyarakat yang resah dengan permintaan THR dari oknum tertentu untuk segera melapor.

    “Imbauan dari polisi ya terkait permasalahan permintaan-permintaan menggunakan surat atau sebagainya, apabila ini (meresahkan) segera dilaporkan saja. Ada kecamatan juga,” tuturnya.

    Penulis: Dionisius Arya Bima Suci

  • Oknum Dishub Kota Bekasi Viral Dinarasikan Pungli Sopir Truk Rp1 Juta, Kadishub: Rp100 Ribu – Halaman all

    Oknum Dishub Kota Bekasi Viral Dinarasikan Pungli Sopir Truk Rp1 Juta, Kadishub: Rp100 Ribu – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, BEKASI- Anggota Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, viral melakukan pungutan liar (pungli) kepada seorang pengendara mobil.

    Keterangan tersebut dikonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Zeno Bachtiar. Oknum tersebut melakukan pungli kepada seorang sopir truk di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

    “Pengakuan dari yang bersangkutan, kemudian yang bersangkutan mengaku menerima sejumlah uang,” kata Zeno saat dikonfirmasi, Jumat (14/3/2025).

    Zeno menjelaskan peristiwa itu sebelumnya berlangsung pada Kamis (14/3/2025).

    Anggotanya itu memberhentikan sebuah roda empat karena terindikasi tidak menjalankan uji KIR.

    “Memang di badan mobil itu melanggar salah satunya, yaitu uji KIR. Namun, tidak melakukannya, seharusnya diminta langsung untuk melalukan uji KIR di unit seksi kendaraan bermotor dinas perhubungan,” jelasnya.

    Hanya saja Zeno meluruskan jumlah pungli Rp1,5 juta yang diunggah hingga viral di medsos bukanlah narasi yang benar.

    Nominal uang yang diterima oleh anggotanya adalah Rp100 ribu.

    “Seratus ribuan nominalnya,” tutur Zeno.

    Berdasarkan hal itu Zeno selaku pimpinan mengaku menyesali adanya aksi pungli tersebut.

    “Apapun terhadap pelanggaran itu, kami sangat menyesalkan dan memohon maaf, kedepan bakal menjadi pembelajaran berharga,” tutupnya.

    Sebagai informasi, berdasarkan video yang viral di medsos, seorang petugas Dishub saling beradu argumen dengan sopir trik terkait pelanggaran yang dilakukan.

    Narasi video yang diunggah sejumlah akun kalau sopir diminta pungli hingga Rp1,5 juta karena lupa uji KIR tiga hari.

    “Videoin gak apa-apa, nanti saya bawa ke Polres yah, kena undang-undang dan kode etik yah, sampena udah tua gak ada etiknya, wartawan aja ada etikanya minta ijin, tahu gak sampean peraturan perundang-undangannya,” ucap petugas Dishub di dalam video. 

    Penulis: Rendy Rutama

  • Sejak Beroperasi hingga 13 Maret 2025, Pengguna LRT Jabodebek Mencapai 30,84 Juta Orang – Halaman all

    Sejak Beroperasi hingga 13 Maret 2025, Pengguna LRT Jabodebek Mencapai 30,84 Juta Orang – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sejak pertama kali beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga 13 Maret 2025, pengguna LRT Jabodebek mencapai 30.840.459 orang.

    Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, kehadiran LRT telah membawa perubahan positif bagi mobilitas masyarakat dan perkembangan wilayah di sekitarnya. 

    “LRT Jabodebek bukan hanya memberikan pilihan transportasi yang lebih efisien, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di area sekitar stasiun. Peningkatan aktivitas bisnis dan kemudahan akses transportasi adalah beberapa manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” ujarnya dikutip Jumat (14/3/2025).

    Berdasarkan studi Polar UI, peralihan dari kendaraan pribadi ke LRT Jabodebek berkontribusi dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, yang dapat menghemat Rp4,6 triliun per tahun dalam biaya kecelakaan. 

    Selain itu, berkurangnya kendaraan di jalan juga mengurangi beban infrastruktur, menghemat Rp19,1 miliar per tahun dalam biaya perbaikan. 

    Dari sisi lingkungan, penggunaan LRT yang lebih hemat energi membantu mengurangi emisi karbon, dengan nilai penghematan mencapai Rp269 miliar per tahun.

    Dari segi efisiensi biaya, masyarakat yang beralih ke LRT Jabodebek juga turut menghemat biaya bahan bakar hingga Rp114,5 miliar per tahun. 

    Selain manfaat transportasi, LRT Jabodebek juga berdampak pada perkembangan kawasan di sekitar stasiun. 

    Harga lahan mengalami kenaikan rata-rata 40 persen-45% di radius 0,5-1 km dan 35%-40% di radius 2-3 km. Pusat perbelanjaan yang terhubung dengan stasiun semakin ramai, dan berbagai usaha seperti rumah makan, kafe, tempat wisata, serta pusat komersial lainnya mengalami pertumbuhan.

    LRT Jabodek kini melayani 366 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan (weekend).

     

  • Rano Karno: Pasar Kreatif Ramadan di Jakarta Diadakan untuk Dukung UMKM – Halaman all

    Rano Karno: Pasar Kreatif Ramadan di Jakarta Diadakan untuk Dukung UMKM – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengapresiasi geliat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam gelaran Pasar Kreatif Ramadan di Jakarta yang digelar di enam titik, 14-16 Maret 2025, termasuk di Lapangan Banteng.

    Rano Karno mengatakan,  pasar kreatif ini untuk mendukung UMKM kita.

    “Masyarakat mulai bergairah, hari pertama dibuka langsung ludes yang artinya masyarakat mulai bergairah,” ujar Rano saat meninjau gerai-gerai UMKM binaan Bank DKI, Jumat (14/3/2025).

    Rano tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga berpartisipasi sebagai pembeli.

    Ia menyempatkan diri mampir ke salah satu gerai UMKM binaan Bank DKI yang menjual kain potongan dan memberli enam potong kain dengan berbagai corak.

    “Saya mau transaksi pakai tap (JakCard) atau QRIS yang mudah. Berapa semua? Rp150.000 ya? Bayarnya pakai QRIS ya,” katanya.

    Terlihat Rano Karno menyodorkan QR Code untuk dipindai dengan aplikasi JakOne Mobile.

    Dengan kehadiran Rano Karno di acara ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk mendukung dan bertransaksi dengan UMKM, sehingga roda perekonomian lokal dapat terus berputar.

    Pasar Kreatif “Ramadan di Jakarta” merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dinas PPK UKM) DKI Jakarta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. 

    Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo mengatakan, partisipasi Bank DKI dalam kegiatan ini bertujuan memperkuat pemberdayaan UMKM dan memperluas penggunaan transaksi digital.

    “Memanfaatkan momentum semarak Ramadan 2025, Bank DKI terus berupaya menghadirkan solusi keuangan yang memudahkan masyarakat Jakarta dalam bertransaksi,” ujarnya.

    Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa Ramadan di Jakarta menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan adopsi transaksi non-tunai.

    Selain bazar UMKM, Pasar Kreatif Ramadan juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik seperti kajian, penampilan musik, workshop, dan pemutaran film.

    Pada hari yang sama, Bank DKI turut menggelar acara spesial bertajuk Jakarta Berkah di Anjungan Sarinah, Jakarta, yang menampilkan bazar kuliner serta hiburan dari Fadly “Padi”.

     

  • Duduk Perkara Wanita di Bekasi Dicekik Pacar, Polisi: Pelaku Juga Todongkan Gunting ke Leher Korban – Halaman all

    Duduk Perkara Wanita di Bekasi Dicekik Pacar, Polisi: Pelaku Juga Todongkan Gunting ke Leher Korban – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang wanita berinisial FAR menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pacarnya sendiri.

    Peristiwa ini terjadi di Ciantra, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (9/3/2025). 

    Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, pelaku berinisial JR adalah seorang laki-laki yang merupakan pacar korban.

    Menurut keterangan korban kepada polisi, penganiayaan ini bermula ketika FAR memergoki JR selingkuh dengan menghubungi wanita lain.

    Hal ini memicu pertengkaran hebat antara keduanya.

    Dalam keadaan emosi, JR diduga mencekik leher korban dan bahkan sempat berusaha mematahkan lengan FAR.

    Meskipun korban berusaha melawan, kekuatan fisik yang tidak seimbang membuatnya tidak mampu membela diri secara maksimal.

    Keesokan harinya, FAR kembali menemukan bukti perselingkuhan JR.

    Korban melihat ada wanita lain yang mengirim pesan kepada pelaku melalui aplikasi TikTok. 

    Merasa marah dan kecewa, FAR membangunkan JR yang sedang tidur.

    Pertengkaran pun kembali terjadi. 

    Dalam keadaan emosi, FAR menggigit JR sambil berusaha menjambak rambut pelaku.

    Namun, JR tidak tinggal diam. Ia membalas dengan menindih tubuh korban, mencekik leher FAR.

    Bahkan sempat menodongkan gunting ke leher korban.

    Ade Ary menjelaskan, atas kejadian tersebut, pelapor mengalami sakit di leher akibat dicekik dan memar di tangan kiri.

    Proses Hukum

    Setelah kejadian tersebut, FAR melaporkan tindakan penganiayaan yang dialaminya kepada pihak berwajib.

    Polda Metro Jaya telah memproses laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    Kasus penganiayaan ini tidak hanya meninggalkan luka fisik pada FAR, tetapi juga trauma psikologis yang mendalam. 

    Korban merasa dikhianati oleh orang yang seharusnya melindungi dan menyayanginya. . (Tribun Jakarta/Annas Furqon Hakim) 

     

  • Tawuran Pemuda Pecah di Pondok Gede Bekasi Jelang Sahur, Polisi: Tak Ada yang Diamankan – Halaman all

    Tawuran Pemuda Pecah di Pondok Gede Bekasi Jelang Sahur, Polisi: Tak Ada yang Diamankan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dua kelompok pemuda terlibat aksi tawuran di wilayah Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/3/2025) jelang sahur. 

    Kejadian tersebut viral di media sosial di mana terlihat kelompok pemuda menenteng senjata tajam ukuran besar.

    Akibat aksi tawuran di tengah jalan, sejumlah pengguna jalan menghentikan laju kendaraannya karena terhalang.

    Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto membenarkan adanya peristiwa itu. 

    Bambang menuturkan tidak ada yang diamankan usai terjadi tawuran tersebut.

    “Nggak ada yang diamankan dan nggak ada korban, kejadiannya cepat dan polisi datang langsung bubar,” ucapnya kepada wartawan, Jumat (14/3/2025).

    Aksi tawuran itu langsung dibubarkan oleh polisi dan warga setempat.

    “Kejadiannya betul dan dibubarkan oleh polisi bersama warga,” kata dia melalui pesan singkat.

    Selain itu, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban dalam bentrokan yang terjadi.

    Kapolsek berharap peristiwa serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.

    Imbau Masyarakat Waspada Tindak Kriminal

    Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap tindak kriminal menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

    Menurutnya, aktivitas masyarakat cenderung meningkat, baik di siang maupun malam hari.

    Situasi ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan tindakan kriminal. 

    “Kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan.

    Pihak kepolisian pun akan meningkatkan pengamanan agar segala potensi tindak kriminal dapat ditekan.

    Beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan di antaranya memastikan pintu, jendela, dan pagar rumah terkunci dengan baik saat ditinggalkan, terutama saat melaksanakan ibadah tarawih atau sahur di luar rumah.

    Hindari menyimpan barang berharga di tempat yang mudah terlihat atau dijangkau.

    “Nyalakan lampu di area luar rumah saat malam hari untuk menghindari potensi kejahatan,” ucap Ade.

    Kemudian parkirkan kendaraan di tempat yang aman dan gunakan kunci ganda untuk mencegah pencurian.

    Ade menegaskan agar masyarakat menghindari meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, baik di siang maupun malam hari.

    Selain itu waspada terhadap tindak kejahatan jalanan di malam hari atau saat perjalanan sahur, untuk menghindari risiko kejahatan seperti jambret, begal, dan hipnotis.

    Kepada orang tua agar melarang anak-anak bermain petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta memicu gangguan keamanan.

  • Fakta Baru Tewasnya Mahasiswa UKI: 27 Saksi Sudah Diperiksa, Hasil Autopsi Belum Keluar – Halaman all

    Fakta Baru Tewasnya Mahasiswa UKI: 27 Saksi Sudah Diperiksa, Hasil Autopsi Belum Keluar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Walewangko (22), ditemukan tewas di area kampusnya, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (4/3/2025) malam.

    Saat itu, Kenzha ditemukan dalam keadaan kepalanya terluka.

    Pihak kepolisian pun terus melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus kematian ini, berikut fakta-fakta terbarunya.

    27 Saksi Diperiksa

    Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, awalnya terdapat 18 saksi yang diperiksa.

    Kini sudah 27 orang diperiksa guna memastikan kronologi tewasnya Kenzha.

    Para saksi yang diperiksa terdiri dari pihak kampus, yaitu petugas keamanan yang bertugas di lokasi saat kejadian, mahasiswa, dan Rumah Sakit (RS) UKI.

    “Dari pihak UKI ada tujuh saksi. Satu dari rektorat, satu dari otorita kampus, dan lima dari tenaga sekuriti. Dari pihak RS UKI ada dua, dari mahasiswa 19 orang,” kata Nicolas, dikutip dari Tribun Jakarta, Jumat (14/3/2025).

    Jumlah saksi ini masih bisa bertambah lantaran proses penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tewasnya Kenzha masih berjalan.

    Penyelidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menyatakan, pihaknya juga masih mencari saksi-saksi yang menyebarkan informasi bahwa Kenzha diduga tewas akibat dikeroyok.

    Pasalnya, pada titik Kenzha ditemukan tewas tidak terdapat rekaman CCTV sehingga dibutuhkan keterangan saksi-saksi untuk dapat memastikan dugaan adanya unsur pidana.

    “Kita mencari informasi siapa sih yang memberikan informasi ini, yang katanya melihat ada pidana di situ. Nah pas kita temukan nama, langsung kita kirimkan surat undangan klarifikasi,” ujarnya.

    Tunggu Hasil Autopsi

    Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Kenzha lantaran masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan tambahan dari RS Polri Kramat Jati.

    “Hasil autopsi belum keluar, karena pemeriksaannya berjenjang (ada sejumlah pemeriksaan tambahan),” kata Nicolas.

    Pemeriksaan tambahan yang dilakukan melalui uji laboratorium forensik di antaranya pemeriksaan toksikologi untuk memastikan ada atau tidaknya zat berbahaya pada tubuh korban.

    Kemudian pemeriksaan laboratorium forensik histopatologi yang dilakukan melalui pengambilan sampel organ tubuh korban untuk memastikan penyebab kematian dan pemeriksaan DNA.

    Menurut Polres Metro Jakarta Timur, rangkaian pemeriksaan ini membutuhkan waktu sehingga untuk sementara penyebab kematian Kenzha belum dapat dipastikan secara medis.

    “Kendala (penyelidikan) tidak ada, karena pemeriksaannya banyak. Ada pemeriksaan DNA, ada pemeriksaan rongga dan sebagainya, ada toksikologi, ada histopatologi,” ujarnya.

    Selain menunggu hasil pemeriksaan dari RS Polri Kramat Jati, Nicolas menuturkan hingga kini Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    Baik melalui pemeriksaan saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian, menganalisis barang bukti rekaman CCTV, dan mencari barang bukti lain untuk memastikan kronologi kasus.

    Polres Metro Jakarta Timur menyatakan belum dapat dipastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam kasus tewasnya Kenzha karena proses penyelidikan masih berjalan.

    “Tahap penyelidikan itu apa? Tahap untuk mengumpulkan alat bukti untuk kita dapat memutuskan apakah ini merupakan tindak pidana atau bukan. Jadi minimal dua alat bukti,” tuturnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 27 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Tewasnya Mahasiswa UKI, Tak Ada CCTV di TKP.

    (Tribunnews.com/Deni)(TribunJakarta.com/Bima Putra)

  • Wanita di Bekasi Dianiaya Kekasih hingga Cedera, Dipicu Telepon WIL hingga DM TikTok – Halaman all

    Wanita di Bekasi Dianiaya Kekasih hingga Cedera, Dipicu Telepon WIL hingga DM TikTok – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA– Seorang wanita berinisial FAR mengalami tindakan kekerasan oleh kekasihnya, JR, di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah indekos pada Minggu, 9 Maret 2025.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan kasus bermula ketika korban selaku pelapor memergoki kekasihnya menghubungi wanita lain.

    Pasangan kekasih tersebut kemudian terlibat cekcok hingga akhirnya korban dianiaya si pria.

    “Terlapor langsung mencekik, memiting, dan akan mematahkan tangan korban,” katanya dalam keterangan Jumat (14/3/2025).

    Situasi antara korban dan pelaku semakin memanas saat korban mendapati adanya seorang wanita yang mengirimkan direct message (DM) ke akun TikTok pelaku.

    Korban yang emosi langsung menggigit pipi pelaku.

    Aksi saling serang tak terhindarkan hingga terlapor kembali mencekik leher korban dan mengancam korban menggunakan sebuah gunting.

    “Terlapor digigit oleh pelapor sambil saling menjambak. Akan tetapi, pelapor lemas sehingga pelapor langsung ditindih oleh terlapor dan juga terlapor mencekik dan menodongkan gunting di leher pelapor,” ucap Ade Ary.

    Korban menderita luka memar pada bagian tangan dan sakit pada bagian lehernya.

    Kasus itu sudah dilaporkan dan ditangani Polres Metro Bekasi.

    “Melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tambah dia.

    Hingga saat ini pelaku belum ditangkap oleh polisi.

    Sedangkan korban sudah dimintai keterangannya guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

    Kasus ini semakin memicu perhatian mengenai pentingnya menjaga hubungan yang sehat dan aman antara pasangan. Pihak kepolisian terus bekerja untuk memastikan keadilan bagi korban dan menyelidiki kejadian ini secara mendalam.

  • Wanita di Bekasi Dianiaya Kekasih, Dicekik Hingga Tangan Patah, Berawal Dari Telepon Orang Ketiga – Halaman all

    Wanita di Bekasi Dianiaya Kekasih, Dicekik Hingga Tangan Patah, Berawal Dari Telepon Orang Ketiga – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang wanita berinisial FAR menjadi korban penganiayaan kekasihnya berinisial JR.

    Peristiwa terjadi di sebuah indekos di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (9/3/2025).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan kasus bermula ketika korban selaku pelapor memergoki kekasihnya menghubungi wanita lain.

    Mereka kemudian terlibat cekcok, korban bahkan dicekik.

    “Terlapor langsung mencekik, memiting, dan akan mematahkan tangan korban,” katanya dalam keterangan, Jumat (14/3/2025).

    Situasi antara korban dan pelaku semakin memanas saat korban mendapati adanya seorang wanita yang mengirimkan direct message ke akun TikTok pelaku.

    Korban yang emosi langsung menggigit pipi pelaku.

    Aksi saling serang tak terhindarkan hingga terlapor kembali mencekik leher korban dan mengancam korban menggunakan sebuah gunting.

    “Terlapor digigit oleh pelapor sambil saling menjambak. Akan tetapi, pelapor lemas sehingga pelapor langsung ditindih oleh terlapor dan juga terlapor mencekik dan menodongkan gunting di leher pelapor,” ucap Ade Ary.

    Korban menderita luka memar pada bagian tangan dan sakit pada bagian lehernya.

    Kasus itu sudah dilaporkan dan ditangani Polres Metro Bekasi.

    “Melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Bekasi guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ucap dia.

    Hingga saat ini pelaku belum ditangkap polisi.

    Sedangkan korban sudah dimintai keterangannya guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

  • Cara Daftar KJP Plus dan KJMU, Pemprov DKI Jakarta Tambah Kuota Penerima jadi 705 Ribu Lebih – Halaman all

    Cara Daftar KJP Plus dan KJMU, Pemprov DKI Jakarta Tambah Kuota Penerima jadi 705 Ribu Lebih – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Inilah cara daftar KJP Plus dan KJMU bagi siswa dan mahasiswa di DKI Jakarta dari keluarga yang tidak mampu.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

    Dilansir dari Instagram Dinas Pendidikan DKI Jakarta (@disdikdki), terkait program KJP Plus, Pemprov Jakarta berencana menambah penerima manfaat dari yang saat ini kurang lebih 520 ribu menjadi 705.332 ribu siswa penerima.

    Kemudian, kuota penerima bantuan pendidikan KJMU juga akan ditingkatkan dari 15 ribu mahasiswa menjadi 20 mahasiswa penerima.

    “Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Pemprov DKI Jakarta menambah penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga lebih dari 700.000 penerima dan diberikan secara selektif dan tepat sasaran,” tulis keterangan Instagram @disdikdki, dikutip Jumat (14/3/2025).

    Adapun bantuan dana KJP Plus dan KJMU dapat dimanfaatkan untuk keperluan terkait pendidikan, seperti:

    Biaya pendidikan
    Pembelian buku pelajaran/alat tulis
    Biaya transportasi
    Bahan perlengkapan belajar

    Lantas, bagaimana cara daftar KJP Plus dan KJMU?

    Selengkapnya, simak cara daftar KJP Plus dan KJMU merujuk pada tahapan yang telah dibuka sebelumnya, berikut ini.

    Buka laman https://edu.jakarta.go.id/;
    Login menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sekolah;
    Masukkan password yang sudah dibuat;
    Klik “Aplikasi” di sebelah kiri halaman;
    Lalu, klik “Bantuan sosial (KJP dan BPMS);
    Klik “Pendaftaran”;
    Klik ikon “Edit”;
    Ubah data peserta didik jika banyak ketidaksesuaian data, harap cek pada NIK peserta didik;
    Cek kembali data siswa. Jika terdapat data siswa yang tidak sesuai, harap disesuaikan;

    Jika verval Dapodik dan verval Dukcapil sudah bertanda ceklist, pada barisan KJP klik tombol pada peserta didik yang sudah sesuai.

    Cara Daftar KJMU

    1. Isi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

    2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

    3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

    Surat permohonan kepada Gubernur
    Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
    Scan KK Scan KTP
    Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

    4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

    ASN (PNS/PPPK)
    TNI/Polri
    Anggota MPR RI
    Anggota DPR RI Anggota DPD RI
    Anggota DPRD Provinsi
    Anggota DPRD Kabupaten/Kota Pegawai tetap BUMN
    Pegawai tetap BUMD

    5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orangtua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

    6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

    7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima.

    (Tribunnews.com/ M Alvian Fakka)