Category: Tribunnews.com Metropolitan

  • Kesal Ditagih Utang, Pria di Tanjung Priok Jakarta Utara Nekat Bunuh Tetangganya – Halaman all

    Kesal Ditagih Utang, Pria di Tanjung Priok Jakarta Utara Nekat Bunuh Tetangganya – Halaman all

    Ade Ary mengatakan, dari lokasi kejadian, polisi menemukan buku catatan utang hingga buku harian milik korban.

    Tayang: Minggu, 16 Maret 2025 05:05 WIB

    HO/Jatanras Polda Metro Jaya

    PELAKU PEMBUNUHAN – Polisi berhasil mengamankan S terduga pelaku pembunuhan seorang wanita di Tanjung Priok, Jakarta Utara. S diamankan oleh Subdit Jatanras di daerah Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (15/3/2025) pukul 10.45 WIB. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Suhendra, pria yang bermukim di Tanjung Priok, Jakarta Utara nekat menghabisi nyawa tetangganya yang berinisial SSK (59).

    Pembunuhan itu dipicu oleh kekesalan pelaku saat ditagih utang oleh korban.

    Kasus ini bermula dari penemuan jasad SSK yang menggegerkan warga setempat pada Jumat (14/3/2025).

    Korban ditemukan pertama kali oleh tetangganya yang curiga karena SSK sejak Kamis sore tak terlihat di rumahnya.

    Pasalnya, SSK selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut.

    “Kondisi korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di kamar mandi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary  Syam Indradi saat dikonfirmasi, Sabtu (15/3/2025).

    Ade Ary mengatakan, dari lokasi kejadian, polisi menemukan buku catatan utang hingga buku harian milik korban.

    Berdasarkan hasil visum, korban tewas karena pukulan benda tumpul di kepalanya.

    Tak lama kemudian, polisi menangkap Suhendra sebagai orang yang menewaskan wanita tersebut.

    “Pelaku ditangkap hari ini di wilayah Cilincing, Jakarta Utara,” kata Ade Ary.

    Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

     

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Komplotan Begal Motor Beraksi di Kemayoran Jakarta Pusat, Empat Pelaku Berhasil Diamankan Polisi – Halaman all

    Komplotan Begal Motor Beraksi di Kemayoran Jakarta Pusat, Empat Pelaku Berhasil Diamankan Polisi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi gerombolan orang membegal korban di wilayah Kemayoran Jakarta Pusat membuat resah masyarakat.

    Bukan hanya merampas barang berharga berupa motor dan handphone, gerombolan begal ini tak segan melukai.

    Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku.

    Hasilnya empat pelaku diamankan di antaranya AA (18),  MM (19), dan dua remaja masih di bawah umur.

    Para pelaku ini beraksi di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (14/3/2025).

    Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP M. Firdaus mengatakan peristiwa bermula ketika korban berinisial AMF (18) dan dua temannya hendak membeli jaket ke kawasan Sunter. 

    Kemudian saat melintasi Jalan Kebon Kosong, tiga korban dicegat oleh gerombolan bermotor yang berjumlah sekitar 30 orang.

    “Korban diberhentikan oleh sekelompok remaja dengan sekitar 30 orang,” ungkap Firdaus dalam pesan singkat Sabtu (15/3/2025).

    Para pelaku mengeroyok korban mengambil motor dan ponsel korban.

    Merasa dirugikan, korban lantas melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

    Polisi masih melakukan pengembangan atas kasus itu dan memburu pelaku lainnya. 

    Diharapkan, dalam waktu dekat para pelaku lain yang terlibat dapat segera ditangkap.

    “Satreskrim Metro Jakpus sedang melakukan pengembangan pelaku lainnya dan mencari sepeda motor serta HP milik korban,” pungkas Firdaus.

     

     

  • Remaja Masjid Al Barokah Depok Antusias Belajar Media Digital Bareng Jurnalis Indonesia Peduli – Halaman all

    Remaja Masjid Al Barokah Depok Antusias Belajar Media Digital Bareng Jurnalis Indonesia Peduli – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Matahari sudah bergeser dari puncaknya, jarum jam pun menunjukkan pukul 14.00 WIB.

    Meski sudah memasuki waktu ‘rawan’, puluhan remaja Masjid Al Barokah masih terlihat antusias menyimak materi.

    Menyusul sesi fotografi dan videografi yang sebelumnya disampaikan oleh anggota Jurnalis Indonesia Peduli (JIP), Ghufran Al Raja, pada sesi kedua ini, materi penulisan dibawakan oleh Risna Nur Rahayu.

    Tim Humas Kementerian KKP itu menyampaikan tips dan trik mudahnya menulis, termasuk menulis caption dengan gaya ‘kekinian’.

    “Ada 11 tips dan trik yang menurut saya bisa sangat memudahkan temen-temen menulis,” kata Risna mengawali paparannya yang dilanjutkan dengan diskusi, Jumat (14/3/2025).

    Usai materi penulisan, pelatihan Ramadan Go Digital 2025 dilanjutkan berurutan dengan pelatihan presenting yang dibawakan oleh Elsye Keysi dan voice over oleh Andi Maskuri.

    Suasana di masjid yang berlokasi di Jalan KH Usman, Kukusan, Depok itu kian semarak dengan sesi praktek presenting dan voice over.

    NGABUBURIT SAMBIL BUAT KONTEN – Remaja Masjid Al Barokah, Kukusan Depok usai mengikuti pelatihan konten kreatif di Masjid Al Barokah, Kukusan Depok pada Jumat (14/3/2025). Ramadhan Go Digital merupakan rangkaian program tahunan Jurnalis Indonesia Peduli (JIP) yang sudah memasuki tahun ketiga. (Istimewa)

    Satu per satu remaja masjid diminta untuk mengisi suara sebuah video tahrib atau pawai obor yang sebelumnya dibuat mereka.

    “Jadi kuncinya voice over itu adalah membaca tanpa terkesan membaca,” ujar Andi Maskuri mencontohkan beragam jenis suara dalam voice over.

    Remaja Masjid Al Barokah, Taqim Ahmad menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang disampaikan JIP.

    Menurutnya, materi yang disampaikan sangat menginspirasi dan membuka wawasan para remaja masjid untuk berekreasi.

    “Kami berterima kasih kepada temen-temen JIP dan pendukung acara. Karena terus terang walau singkat, pelatihan ini membuka wawasan kami untuk berekreasi lebih dalam lagi mengenai media sosial,” ungkap Taqim.

    Ditemui bersamaan, Ketua JIP, Abdul Rosyid menyampaikan Ramadhan Go Digital merupakan rangkaian program tahunan JIP yang sudah memasuki tahun ketiga.

    Program ini katanya sejalan dengan program kerja Yayasan Darma Jurnalis Indonesia (YDJI) yang mewadahi JIP.

    Yakni, sebagai motor penggerak dalam literasi digital, termasuk desa digital yang digaungkan Pemerintahan Presiden, Prabowo Subianto.

    “Selama satu minggu ini, mulai dari 10-14 Maret ini kita roadshow dari Kecamatan Nanggung di Kabupaten Bogor, berlanjut ke Sekolah Citra Alam Jaksel, dan MTS 1 Muhammadiyah Depok,” ungkap pria yang akrab disapa Ocid itu.

    “Pada hari terakhir di Masjid Al Barokah Kukusan ini, sehingga total peserta yang kita latih lebih dari 120 orang,” bebernya.

    Ocid berharap, pelatihan yang didukung Indofood dan Bogasari itu mampu meningkatkan pengetahuan anak-anak muda mengenai media sosial, termasuk memproduksi konten kreatif.

    Selain itu, mendorong terciptanya komunitas yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

    “Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh keterampilan dalam mengelola konten yang bermanfaat, tetapi juga dapat memanfaatkan media sosial dengan lebih bijak dan efektif,” ungkap Ocid.

    “Kami ingin mendorong masyarakat agar memanfaatkan media sosial sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan yang berdampak positif. Karena itu setelah Ramadan Go Digital, kami juga akan melaksanakan Kejar Mengajar di 5 provinsi April-Juni 2025,” bebernya.

  • Tausiah Ramadan Ustaz Handy Bonny: Memaknai Perbedaan Menjadi Keindahan – Halaman all

    Tausiah Ramadan Ustaz Handy Bonny: Memaknai Perbedaan Menjadi Keindahan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Banyak makna yang dapat dipelajari selama bulan Ramadan. salah satunya perbedaaan yang membingkai keindahan.

    Makna itulah kerapkali tak kita sadari saat momen momen indah di bulan suci Ramadan. Saat berbuka puasa bersama misalkan, ada keindahan saat kita berkumpul dengan aneka keberagaman.

    Ustaz Handy Bonny saat memberikan tausiah di acara buka puasa bersama yang diselenggarakan KPN Corp., Kamis (6/3/2025), menekankan, perbedaan yang ada seharusnya dipupuk menjadi sesuatu yang indah.

    Acara buka bersama di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan serta pengelolaan kelapa sawit, manufaktur semen, properti, dan rumah sakit, ini mengusung tema “Where Differences Blossom into Beauty” (Ketika Perbedaan Menjadi Keindahan).

    Tema ini menekankan pentingnya persatuan dan toleransi di antara karyawan KPN dan diharapkan dapat mencerminkan semangat kebersamaan di KPN, di mana perbedaan justru menjadi kekuatan yang menyatukan.

    Acara dihadiri lebih dari 200 karyawan dan para top manajemen di lantai 3 Gama Tower, dan serta peserta lainnya yang mengikuti kegiatan ini secara hybrid melalui livestreaming di YouTube ‘Life at KPN.’

    “Tema acara buka puasa kita hari ini menggambarkan betapa indahnya kebersamaan dan kolaborasi kita, di tengah perbedaan yang kita miliki,” ujar Brian J. Chen, salah satu top management KPN Corp.

    “Perbedaan-perbedaan ini justru menjadi kekuatan dan keindahan yang unik bagi perusahaan tempat kita bekerja. Saya sangat bangga dengan toleransi dan persatuan yang telah kita bangun selama ini,” tambahnya.

    Acara buka puasa bersama ini juga turut menghadirkan penampilan KPN Got Talent, serta permainan seru bertema Ramadan. Perusahaan juga membagikan Snack on the Go kepada seluruh karyawan di Gama Tower dan Arandra Residence.

    Sebagai bagian dari kegiatan berbagi di bulan Ramadan, dilakukan juga pembagian bingkisan Ramadan kepada anak-anak TK Sekar dan SAAJA, dua yayasan sekolah untuk anak-anak kurang mampu yang berada di sekitar kantor KPN Corp pada Rabu, 12 Maret 2025.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari program berbagi berkelanjutan yang akan diinisiasi oleh KPN Care.

    “Harapannya ini menjadi rutinitas supaya nanti bisa menjadi kegiatan sosial yang rutin juga buat KPN Corp dan meng-encourage teman-teman buat di bisnis unit untuk mengadakan activity sosial seperti ini secara rutin,” ujar Sari Dewi, perwakilan manajemen KPN Corp.

    Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momen untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian di lingkungan KPN.

     

  • Tampang Pelaku Pembunuhan Sadis Wanita di Tanjung Priok, Motif Masih Misteri – Halaman all

    Tampang Pelaku Pembunuhan Sadis Wanita di Tanjung Priok, Motif Masih Misteri – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ini tampang pelaku pembunuhan sadis wanita di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Motif pembunuhan masih misteri.

    Pelaku diketahui bernama Suhendra. Sementara itu, korban berinisial SSK.

    Jajaran Polda Metro Jaya menangkap seorang pelaku pembunuhan wanita paruh baya di Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

    Dalam foto yang diterima terlihat tangan pelaku bernama Suhendra diborgol di belakang badannya.

    Pelaku memiliki ciri-ciri berkulit sawo matang, alis tebal, berkumis, dan mengenakan kaus hitam serta celana jins.

    Informasi penangkapan itu disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

    Menurut dia, pelaku ditangkap di i Jalan 102 Terusan 12B RT 04 RW 06, Kebun Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    “Terkait perkara pembunuhan ini, kami telah mengamankan pelakunya,” ucap Ade Ary pada Sabtu (15/3/2025).

    Ditangkap di Cilincing

    Di sisi lain, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan, pelaku ditangkap di daerah Cilincing, Jakarta Utara.

    “Pelaku atas nama Suhendra, telah berhasil diamankan oleh Subdit Jatanras pada pukul 10.45 WIB hari ini di daerah Cilincing, Jakarta Utara,” katanya.

    Tetangga Curiga

    Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap setelah seorang tetangga korban, Faras Al Fahrozy (19), curiga karena korban tidak terlihat sejak Kamis sore (13/3/2025).

    Biasanya, korban yang tinggal seorang diri kerap keluar rumah, tetapi sejak kemarin, rumahnya tampak sepi.

    Faras kemudian mengajak seorang warga lainnya, Suyono (35), untuk memeriksa rumah korban.

    Ketika dicek, mereka menemukan korban sudah meninggal di kamar mandi.

    “Setelah menemukan korban sudah meninggal di kamar mandi, Faras melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Priok,” ujar Ade Ary.

    Sejumlah anggota kepolisian lalu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah warga yang tinggal dekat rumah korban.

    Kepolisian turut menghubungi dan memeriksa pihak keluarga korban.

    Jasad korban kini dikirim ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati guna keperluan visum et repertum.

    “Yang jelas, jadi ada informasi dari masyarakat, kami dapati bahwa ditemukan seorang perempuan dengan kondisi tidak bernyawa,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Benny Cahyadi.

    Benny menuturkan, ditemukan luka terbuka pada bagian kepala korban.

    “Di mana yang bersangkutan didapati ada luka lebam bagian muka dan luka bacokan pada bagian kepala dan dari situ kami lakukan pengembangan termasuk autopsi terhadap korban,” kata dia.

  • Dalam Kondisi Mabuk, Pria di Ciputat Ancam Bunuh Adik Kandung Karena Hal Sepele – Halaman all

    Dalam Kondisi Mabuk, Pria di Ciputat Ancam Bunuh Adik Kandung Karena Hal Sepele – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Seorang pria berinisial NA (35) mengancam akan membunuh adik kandungnya MDN (23) menggunakan pisau. 

    Insiden itu terjadi di kediaman mereka di kawasan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten. 

    Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sidiq menyebut kejadian berawal saat NA pulang ke rumahnya pada Sabtu (15/3/2025) malam. 

    NA pulang dalam kondisi mabuk berat.

    Dari keterangan yang diperoleh MDN melihat kakaknya pulang dan mengenakan jaket miliknya. 

    MDN kemudian menegur dengan suara tinggi yang menyebabkan emosi NA tak terbendung.

    “Pelaku merasa kesal sehingga melakukan pemukulan kepada pelapor,” ucap Bambang dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025). 

    Tidak terima dipukul sang kakak, MDN melakukan perlawanan hingga akhirnya terjadi perkelahian. 

    Kemudian saksi NI datang dan berusaha memisahkan pelaku dengan pelapor. 

    Setelah dilerai MDN keluar dari rumah. 

    Pada saat yang sama pelaku NA mengambil pisau yang ada di dapur dan mengejar adik kandungnya sendiri dengan mengancam akan membunuhnya. 

    “Pelapor melarikan diri dan pelaku mengejar pelapor dengan membawa pisau sambil mengancam akan membunuh pelapor,” ujar Bambang. 

    “Selanjutnya sekira pukul 00.22 WIB pelapor melakukan pengaduan ke 110,” imbuhnya. 

    Mendapat laporan itu, tim kepolisian dari Polsek Ciputat Timur langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 01.30 WIB. 

    Polisi berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan dan membawanya ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

    Setelah dimediasi oleh pihak kepolisian, MDN akhirnya memilih berdamai dengan sang kakak. 

    Keduanya menandatangani surat kesepakatan damai dan kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

    Pihak kepolisian mengimbau bahwa konsumsi alkohol secara berlebihan dapat memicu tindakan agresif yang berujung pada tindak kriminal. 

    Masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menjaga hubungan keluarga dan lingkungan sosial demi keamanan bersama.

  • Dipicu Persoalan Asmara, Pria di Kebayoran Baru Jadi Korban Pemukulan Saat Acara Makan-makan – Halaman all

    Dipicu Persoalan Asmara, Pria di Kebayoran Baru Jadi Korban Pemukulan Saat Acara Makan-makan – Halaman all

    Seorang pria berinisial MGN (24) menjadi korban pemukulan oleh pelaku WW di Jalan Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Tayang: Sabtu, 15 Maret 2025 17:59 WIB

    Tribunnews.com/ Reynas Abdila

    POLDA METRO JAYA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2025). Ia mengungkap peristiwa pemukulan yang terjadi di Jalan Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang pria berinisial MGN (24) menjadi korban pemukulan oleh pelaku WW.

    Peristiwa terjadi di Jalan Barito, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2025) malam.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya peristiwa itu.

    Ade Ary mengungkap kronologis kejadian bermula saat MGN dan teman-teman kerjanya di Divisi Produksi mengadakan acara makan-makan.

    Dalam acara makan tersebut ada rekan MGN seorang perempuan inisial SR yang bekerja di posisi admin.

    Tiba-tiba saja kekasih dari SR yakni WW datang ke lokasi acara makan itu.

    Keduanya terlibat cekcok terkait asmara.

    MGN memilih tidak ikut campur.

    “Ya jadi pacarnya (WW) ini datang dan sempat adu mulut (dengan SR),” kata Ade Ary dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2025).

    Tak berselang lama, MGN malah dituding jadi orang ketiga dalam hubungan asmara.

    Ade Ary mengatakan, WW yang emosinya sudah di ubun-ubun, melampiaskan amarah kepada MGN.

    Pelaku menarik kerah bajunya dan melayangkan pukulan ke arah korban.

    “Pelapor dipukul dan sehabis pemukulan terlapor langsung kabur bareng dua temannya,” tambahnya.

    Tak terima dikeroyok tanpa sebab, korban pun melapor ke Polsek Kebayoran Baru.  

    “Kasus Ditangani Polsek Kebayoran Baru,” ucap mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan tersebut.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’2′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Kesal Ditagih Utang, Pria di Tanjung Priok Jakarta Utara Nekat Bunuh Tetangganya – Halaman all

    Pembunuhan Wanita di Tanjung Priok Jakarta Utara, Pelaku Hantam Kepala Korban Pakai Linggis – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi berhasil mengamankan S terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Sri Suherti Karistiana (59) di Jakarta Utara.

    Diketahui korban Sri Suherti sebelumnya ditemukan tewas di kamar mandi rumah, Jalan 102 Terusan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (14/3/2025).

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengungkap motif dan modus pelaku membunuh korban

    Menurut Ade Ary pembunuhan di latar belakangi rasa sakit pelaku terhadap korban karena ditagih utang.

    “Pelaku sakit hati ditagih utang oleh korban,” kata Ade Ary kepada wartawan, Sabtu (15/3/2025).

    Ade Ary pun mengungkap modus pelaku menghabisi nyawa korban setelah kesal ditagih utang.

    “Modusnya pelaku menghajar kepala korban dengan menggunakan linggis,” ucapnya.

    Ade Ary menuturkan penangkapan terhadap pelaku berkat kesigapan, kecepatan tim. 

    “Polisi selalu ada 24 jam, kami tidak memberikan ruang kepada pelaku kejahatan dan akan kami tangkap, hubungi 110 jika membutuhkan bantuan polisi,” imbuhnya.

    Kasus ini terbongkar setelah seorang tetangga, Faras Al Fahrozy (19) awalnya curiga korban tak terlihat sejak Kamis sore (13/3/2025). 

    Biasanya, korban yang tinggal seorang diri itu sering keluar rumah. 

    Namun belakangan rumahnya tampak sepi.

    Faras lalu mengajak seorang warga lainnya, Suyono (35) untuk mengecek ke rumah korban. 

    “Korban sudah meninggal di kamar mandi kemudian Faras melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Priok,” ujar dia.

    Tim Reskrim Polsek Tanjung Priok yang dipimpin AKP Tomy Brian Hutomo, langsung turun ke lokasi. 

    Polisi melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi.

    Dari lokasi kejadian polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya catatan utang, surat catatan diary, tas, pakaian, dua pisau dapur, satu buah pisau, satu gunting, dan hasil visum.

  • Wanita 59 Tahun Tewas Dibunuh di Tanjung Priok, Polisi Tangkap Pelaku di Cilincing Jakarta Utara – Halaman all

    Wanita 59 Tahun Tewas Dibunuh di Tanjung Priok, Polisi Tangkap Pelaku di Cilincing Jakarta Utara – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Seorang wanita bernama Sri Suherti Karistiana (59) ditemukan tewas dalam kamar mandi rumah di Jalan 102 Terusan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (14/3/2025).

    Korban tewas akibat dibunuh.

    Kini terduga pelaku pembunuhan terhadap Sri Suherti sudah diamankan kepolisian.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan terduga pelaku inisial S diamankan Subdit Jatanras di daerah Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (15/3/2025) pukul 10.45 WIB.

    “Terkait dengan perkara pembunuhan ini sudah kami amankan pelakunya,” kata Kombes Ade Ary kepada wartawan, Sabtu (15/3/2025).

    Kasus ini terbongkar setelah seorang tetangga korban, Faras Al Fahrozy (19) curiga Sri Suherti tak terlihat sejak Kamis sore (13/3/2025). 

    Biasanya, korban yang tinggal seorang diri itu sering keluar rumah. 

    Namun belakangan rumahnya tampak sepi.

    Faras lalu mengajak seorang warga lainnya, Suyono (35) untuk mengecek ke rumah korban. 

    “Korban sudah meninggal di kamar mandi kemudian Faras melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Priok,” ujar dia.

    Tim Reskrim Polsek Tanjung Priok yang dipimpin AKP Tomy Brian Hutomo, langsung turun ke lokasi. 

    Polisi melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi.

    Barang bukti yang diamankan antara lain catatan utang, surat catatan diary, tas, pakaian, dua pisau dapur, satu buah pisau, satu gunting, dan hasil visum.

  • Bocah Perempuan di Tebet Jaksel Diduga Dilecehkan Pria Penghuni Kontrakan, Polisi Ungkap Kronologis – Halaman all

    Bocah Perempuan di Tebet Jaksel Diduga Dilecehkan Pria Penghuni Kontrakan, Polisi Ungkap Kronologis – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bocah perempuan berinisial SK (8) di  Tebet Jakarta Selatan (Jaksel) diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan pria inisial S.

    Insiden itu dialami korban setelah pulang salat pada 5 Maret 2025 sekira pukul 05.00 WIB. 

    Plt Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi mengatakan, korban yang baru saja menyelesaikan ibadah mengalami kejadian tak senonoh.

    “Jadi untuk kronologisnya, menurut dari ibu anak tersebut, anak tersebut setelah salat subuh datang pulang ke rumah, lanjut dilakukan hal yang tidak baik oleh inisial S,” ujarnya dalam keterangan Sabtu (15/3/2025).

    Nurma menyebut, pelaku merupakan pria yang mengontrak di rumah nenek korban.

    “Jadi pelaku yang diduga melakukan adalah dia tinggal atau mengontrak di tempat neneknya korban,” ucap Nurma.

    Pada saat kejadian orang tuanya sedang tidak ada di rumah.

    Setelah mengetahui, ibu korban syok berat atas aksi pelecehan yang dialami putrinya.

    Terkait kejadian ini, ibu korban langsung lapor ke Polres Metro Jakarta Selatan.

    Polisi bergerak cepat, mengumpulkan bukti dan saksi-saksi. 

    Sedangkan korban sudah divisum guna penyelidikan lebih lanjut.

    “Motif dan modusnya pasti kita dalami. Oleh karena itu kita akan segera memanggil atau minta klarifikasi dari saksi yang melihat, kemudian juga dari terutama yang dilaporkan, saksi terlapor,” ucap dia.

    Dalam kasus ini, terlapor akan dijerat Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

    Dalam kesempatan itu Nurma kembali mengimbau kepada orang tua agar lebih waspada dan jagalah anak dengan sebaik-baiknya.