Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Jelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025, Bapanas Sebut Stok Pangan Aman, Begini Detailnya – Halaman all

    Jelang Natal dan Tahun Baru 2024/2025, Bapanas Sebut Stok Pangan Aman, Begini Detailnya – Halaman all

     

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut stok pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dalam kondisi yang aman.

    Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyatakan bahwa stok aman bila dilihat dari proyeksi neraca pangan.

    Beberapa bahan pangan masih memiliki carry over stok yang cukup, contohnya seperti beras yang kata Ketut mencapai 8,3 juta ton hingga 2025 nanti. Ini termasuk stok di Bulog yang diperkirakan masih ada 2 juta ton.

    “Ini sangat cukup untuk hampir 3 bulan,” kata Ketut dikutip dari keterangan tertulis pada Rabu (18/12/2024).

    Lebih lanjut secara rinci untuk komoditas pangan lainnya, stok jagung pada akhir 2024 ini diproyeksikan masih cukup besar di 3,6 juta ton.

    Stok gula konsumsi di akhir 2024 dihitung masih ada di angka 1,4 juta ton. Lalu, daging ayam ras sampai akhir 2024 diestimasikan 283 ribu ton.

    Stok telur ayam ras hingga akhir 2024 sebanyak 177 ribu ton serta daging sapi dan kerbau hingga akhir tahun ini diperkirakan masih terdapat total 68 ribu ton.

    Estimasi stok hingga akhir 2024 untuk cabai besar dan cabai rawit masing-masing 53 ribu ton dan 26 ribu ton.

    Untuk bawang merah 22,9 ribu ton dan bawang putih 22,4 ribu ton. Sementara itu minyak goreng di 336 ribu liter dan kedelai 372 ribu ton.

    Adapun untuk harga pangan, Ketut mengklaim kondisinya secara umum terkendali. Cabai menjadi komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan karena panennya terganggu akibat musim hujan.

    “Memang untuk kondisi saat ini yang perlu kita waspadai adalah cabai. Cabai ini karena musim hujan biasanya praktiknya agak terganggu, sehingga agak sedikit mengalami kenaikan, di mana pada saat beberapa waktu yang lalu harga cabai juga turun,” ujar Ketut.

    “Saya baru dapat kabar dari petani cabe rawit merah ini lagi turun. Nah, ini kami akan upayakan bagaimana agak mendongkrak sedikit naik, sehingga petani kita tidak merugi karena kita harus menjaga dua sisi antara produsen dan konsumen,” pungkasnya.

     

  • Harga Minyak Dunia Anjlok, WTI Melemah di Posisi 70,27 Dolar Per Barel Dampak Gejolak Pasar China – Halaman all

    Harga Minyak Dunia Anjlok, WTI Melemah di Posisi 70,27 Dolar Per Barel Dampak Gejolak Pasar China – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia

    TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Harga minyak mentah di perdagangan pasar global anjlok di level terendah pekan ini, buntut melemahnya belanja konsumen di Tiongkok, selaku importir minyak terbesar di dunia.

    Gejolak pasar di China mulai terjadi setelah  Biro Statistik Nasional China mengumumkan data IHK yang menjadi tolok ukur utama inflasi, naik 0,2 persen pada bulan November secara tahunan, dan turun dari 0,3 persen pada bulan Oktober.

    Kondisi ini mengindikasikan adanya tekanan deflasi di perekonomian China, yang menjadi sinyal bahwa permintaan domestik tetap lemah sehingga memberikan tekanan pada Beijing untuk meningkatkan stimulus bagi ekonomi yang rapuh yang menghadapi tarif perdagangan AS di bawah pemerintahan Trump yang kedua.

    Serangkaian tekanan ini lantas meningkatkan kekhawatiran investor terhadap kesehatan ekonomi China sebagai importir minyak mentah terbesar di dunia, hingga mereka melakukan wait and see membuat harga minyak anjlok ke level terendah di pekan ini.

    Mengutip dari Reuters, selama 24 jam terakhir harga minyak mentah Brent ditutup pada di level terendah yakni 73,91 per barel, turun 58 sen, atau 0,8 persen lebih rendah dari rekor tertinggi pada 22 November lalu.

    Sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup pada level 70,71 per barel, turun 58 sen, dan juga turun 0,8 persen dari rekor tertinggi sejak 7 November.

    Selain dampak pasar China, harga minyak mentah melemah tipis dari level tertinggi dalam beberapa minggu terakhir imbas ketegangan investor jelang rapat pemangkasan suku bunga yang dilakukan Bank sentral AS The Fed.

    Risalah Fed mengungkapkan bahwa sebagian besar pejabat Fed condong ke arah potensi penurunan suku bunga sebesar 0,25 persen atau sekitar 50 bps pada pertemuan pekan depan,

    Penundaan pelonggaran kebijakan moneter dan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama memiliki implikasi besar pergerakan harga minyak dunia. Lantaran keputusan ini berpotensi Sikap The Fed memicu kekhawatiran pertumbuhan ekonomi terkait adanya melambat permintaan bahan bakar.

    Ketegangan investor semakin diperparah dengan adanya kekhawatiran tentang gangguan pasokan jika terjadi sanksi tambahan dari AS terhadap pemasok utama seperti Rusia dan Iran. 

    Menteri Keuangan AS, Janet Yellen, mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat bahwa AS sedang mempertimbangkan sanksi lebih lanjut terhadap armada kapal tanker “gelap” dan tidak menutup kemungkinan sanksi terhadap bank-bank China.

    Langkah ini diklaim dapat mengurangi pendapatan minyak Rusia dan akses negara tersebut ke pasokan luar negeri yang digunakan untuk mendanai perang di Ukraina.

     Namun sanksi baru AS terhadap entitas yang memperdagangkan minyak Iran telah memicu masalah baru,  mengurangi daya beli investor yang kemudian membuat harga minyak anjlok,

     

  • Pemerintah Andalkan NTT dan Kulon Progo untuk Genjot Produksi Garam Dalam Negeri – Halaman all

    Pemerintah Andalkan NTT dan Kulon Progo untuk Genjot Produksi Garam Dalam Negeri – Halaman all

     

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah akan meningkatkan produksi garam dalam negeri dengan mengandalkan beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kulon Progo.

    Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut, Hendra Yusran Siry, menjelaskan bahwa produksi garam sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca.

    Ia menjelaskan bahwa pemerintah berencana memaksimalkan potensi wilayah NTT, contohnya seperti Kabupaten Sabu Raijua, yang memiliki kondisi geografis dan iklim serupa dengan Darwin, Australia.

    Pemerintah menargetkan pembangunan sentra garam yang besar di NTT untuk meningkatkan produksi dalam negeri.

    “Nanti di daerah sekitar Sabu Raijua atau NTT yang punya kesamaan atau segaris dengan yang di Darwin itu bisa kita lakukan produksi garam yang lebih tinggi,” kata Hendra dalam konferensi pers di kantor KKP, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2024).

    Kemudian untuk sentra produksi di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, ia mengatakan akan diterapkan sejumlah langkah dengan memanfaatkan kemiringan yang ada di pinggir laut, panas matahari, serta rumah tunnel. 

    Dengan hal-hal tersebut, Hendra yakin kadar natrium klorida (NaCl) pada garam yang dihasilkan bisa mencapai standar yang dibutuhkan industri. 

    Hendra pun menegaskan bahwa kualitas bahan baku yang baik akan berdampak pada produk turunan atau derivatif garam yang lebih berkualitas.

    Maka dari itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan fokus pada upaya menjaga dan meningkatkan kualitas produksi garam.

    “Kita harapkan janjinya waktu rakor pangan kemarin itu adalah kita harap 2027 sudah mulai menunjukkan hasil kita bisa swasembada pangan,” pungkas Hendra.

    Sebelumnya, Pemerintah menargetkan bisa menghentikan impor garam untuk kebutuhan industri di 2027. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, target tersebut sangat realistis.

    Untuk mengejar target tersebut Pemerintah akan membangun fasilitas produksi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Beberapa titik disiapkan seperti di Pulau Sabu atau Kabupaten Malaka.

    NTT dipilih karena memiliki kondisi geografis yang serupa dengan fasilitas produksi garam yang berada di dekat Kota Darwin di Australia.

    Pemerintah memang ingin mencontoh apa yang dilakukan Australia dalam memproduksi garam. Sebagaimana diketahui, Negeri Kangguru merupakan pemasok utama garam RI.

    Sama seperti di Australia, NTT dipilih pemerintah karena memiliki waktu panas yang lama, yaitu sekitar delapan bulan.

    Pemerintah juga akan mencontoh teknologi yang sudah diterapkan Australia dalam memproduksi garam.

    Dengan mencontoh teknologi yang diterapkan, pemerintah berharap Indonesia bisa memproduksi garam industri seperti Australia yang jumlahnya mencapai 10 juta ton dalam setahun.

    “Kita akan bangun di wilayah NTT. Kalau di Australia itu kan produksinya 10 juta ton setahun, itu satu garis sebetulnya di NTT, Darwin cuacanya sama dengan di Indonesia,” kata Trenggono ketika ditemui di sela-sela acara Indonesia Marine & Fisheries Business Forum di Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2024).

    “Jadi, tidak ada masalah, tinggal kita adopsi teknologi saja, dari situ kita bisa lakukan produksi di situ (di NTT). Lahannya juga sangat tersedia,” jelasnya.

    Pemerintah saat ini sedang menyusun rencana bisnis untuk pembangunan fasilitas garam di NTT ini.

    Perencanaan meliputi kebutuhan biaya dan BUMN yang akan melaksanakannya. Rencananya, PT Garam akan ditunjuk sebagai pelaksana.

    “Saya sudah lapor kepada bapak presiden. Bapak presiden mengatakan untuk segera dilakukan. Jadi secara teknologi sebetulnya gampang sekali,” ujar Trenggono.

    Saat ini, produksi garam di dalam negeri tak bisa memasok kebutuhan industri karena belum memenuhi standar yang dibutuhkan.

    Kadar natrium klorida (NaCl) dari garam yang merupakan produksi lokal masih di bawah standar industri.

    Nantinya, dengan keberadaan fasilitas produksi garam di NTT dengan teknologi yang serupa di Darwin, Trenggono percaya kadar NaCl dari produksi garam lokal bisa meningkat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri.

    “Industri itu minimal butuhnya 97 NaCl-nya. Kalau konsumsi di 95. Yang (garam dengan kadar NaCl) 97 insyaallah tahun depan kita mulai (produksinya),” pungkas Trenggono.

     

  • Polisi Gagalkan Penjualan Sabu 2 Kg di Pasuruan yang Diduga Dikendalikan dari Lapas

    Polisi Gagalkan Penjualan Sabu 2 Kg di Pasuruan yang Diduga Dikendalikan dari Lapas

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

    TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Satresnarkoba Polres Pasuruan berhasil menggagalkan transaksi penjualan sabu-sabu dalam skala besar, Selasa (17/12/2024).

    Dari tangan tersangka, Korps Bhayangkara berhasil menyita 2 kg sabu-sabu siap edar.

    Tersangka yang diamankan adalah Gusti Arisandi.

    Pria itu diamankan di rumahnya yang ada di Kelurahan Pandaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

    Sabu-sabu sebanyak 2 kg ditemukan polisi di lemari kamarnya.

    Sekadar informasi, pria berusia 26 tahun ini adalah residivis.

    Sebelumnya, ia pernah mendekam di penjara selama 7 tahun dalam kasus yang sama.

    Saat usianya 18 tahun, ia ditangkap karena menjual sabu.

    Saat itu, barang bukti yang diamankan tidak lebih dari 1 gram sabu atau paket hemat.

    7 tahun berselang, ia kembali ditangkap polisi dengan barang bukti yang lebih besar yakni 2 kg sabu.

    Saat ini, yang bersangkutan sudah mendekam di sel tahanan Polres Pasuruan.

    Kepada TribunJatim.com, Gusti atau yang akrab disapa Kampret mengaku sudah menjadi kurir sabu dalam jumlah besar sejak 10 bulan yang lalu.

    Dia mengaku, disuruh temannya untuk menerima dan mengirim sabu.

    “Jadi saya sesuai perintah saja, kalau ada perintah menerima dan saya simpan. Terus kalau ada perintah kirim, saya kirim,” katanya, Selasa (17/12/2024).

    Gusti mengaku tidak mengenal siapa orang yang dituju untuk pengiriman itu.

    Semua perintahnya dilakukan melalui handphone.

    “Jadi perintahnya, menerima dan simpan. Setelah itu dikirimkan,” lanjutnya.

    Disampaikan dia, yang menyuruhnya adalah teman yang ada di dalam lapas.

    Gusti mengaku diperintah temannya itu untuk menerima barang dan mengirimkan barang. Dia juga tidak pernah bertemu lagi dengan temannya.

    “Semuanya dikendalikan dari dalam lapas, karena teman saya masih menjalani masa hukuman. Tugas saya hanya menerima barang, tidak menjualnya eceran dengan mengirimkan ke alamat yang dituju,” ungkapnya.

    Pengalaman kelam mendekam di tahanan tidak membuatnya jera.

    Dia justru terlibat dalam pusaran pengedar sabu dalam skala besar. Buktinya, dia menerima keuntungan besar dalam setiap transaksi.

    “Saya tidak jual eceran, saya hanya kurir menerima barang, terus saya kirim sesuai alamat yang diperintahkan teman dari lapas. Per kg, saya dapat keuntungan Rp 10 juta. Dan itu saya lakukan selama 10 bulan ini,” urainya.

    KBO Satresnarkoba Polres Pasuruan, Ipda Indranata, mengatakan, penangkapan ini berasal dari pengembangan kasus yang sebelumnya sudah diungkap lebih dulu.

    Dari pengembangan itu, informasi menuju ke tersangka.

    “Saat kami geledah rumahnya, kami temukan banyak sekali bungkus teh China yang digunakan untuk membungkus sabu-sabu dalam jumlah besar. Setelah kami geledah lemari, kami temukan sabu itu,” paparnya.

    Menurut dia, saat ini, kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam, termasuk keterangan yang disampaikan tersangka.

    Sumber pasokan sabu ini dari mana dan dari siapa masih dalam pengembangan.

    “Yang jelas dia memang kurir sekaligus juga bandar. Dia melayani sabu dalam jumlah besar. Dan modus operandinya, dia bergerak saat ada perintah untuk mengambil dan mengirimkannya,” sambungnya

    Di sisi lain, pengungkapan ini merupakan dalam rangka mendukung program 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto, dalam memerangi peredaran sabu dan segala tindak pidana yang ada di Indonesia.

    Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Candra mengatakan, ini merupakan upaya kepolisian dalam mendukung program presiden 100 hari kerja, dalam memerangi segala bentuk melawan hukum Indonesia.

    “Ini merupakan upaya kepolisian dalam mendukung program presiden dalam bersih-bersih dari peredaran narkoba. Kami buktikan bahwa di Pasuruan harus bisa bersih dari narkoba,” tutupnya. 

  • Pengamat: Satgas Nataru Pertamina untuk Menjamin Ketersediaan Energi di Waktu Natal dan Tahun Baru – Halaman all

    Pengamat: Satgas Nataru Pertamina untuk Menjamin Ketersediaan Energi di Waktu Natal dan Tahun Baru – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Analis kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menanggapi kesiapan PT Pertamina (Persero) dalam menghadapi libur Natal 2dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

    Termasuk di antaranya, melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Nataru, yang mulai beroperasi Senin, 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

    ”Layak diapresiasi. Saya menilai sebagai upaya Pertamina untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru. Melalui Satgas Nataru, Pertamina memastikan bahwa distribusi energi, termasuk BBM dan LPG aman, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik,” kata Trubus kepada media hari ini.

    Trubus sependapat bahwa melalui Satgas Nataru, Pertamina memang berupaya menjaga ketahanan energi nasional. Antara lain melalui peningkatan layanan di jalur potensial meliputi jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama.

    Sedangkan fasilitas yang disiapkan meliputi SPBU Siaga, Agen LPG Siaga, Agen Mitan Siaga, Kiosk Pertamina Siaga, Motorist, Mobil tangki stand by, dan Serambi MyPertamina.
     
    Dalam konteks kebijakan publik, jelas Trubus, upaya Pertamina jelas akan memudahkan dan menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat saat Nataru, yang diperkirakan mengalami peningkatan pesat.
     
    ”Pada momen tersebut, masyarakat akan memanfaatkan untuk bepergian dari satu kota ke kota lainnya, dan juga ke destinasi-destinasi wisata. Kegiatan ini tentunya membutuhkan ketersediaan BBM di sejumlah titik, termasuk di wilayah pedalaman. Makanya, apa yang dilakukan Pertamina bisa menjawab kebutuhan masyarakat yang bepergian,” ujar Trubus.

    Trubus juga mencontohkan upaya Pertamina melalui optimalisasi pemanfaatan digitalisasi. Melalui sistem ini, Pertamina dapat memantau penyaluran BBM dan LPG seluruh Pertamina Group yang terintegrasi.

    ”Dengan sistem tersebut, saya harap Pertamina bisa memastikan penyaluran energi dengan tepat di seluruh wilayah Indonesia. Terpenting, yang juga harus menjadi perhatian adalah pengawasan dalam menjaga kuantitas dan meningkatkan kualitas,” pungkas Trubus.

    Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) memang Terkait hal itu pula, Pertamina memang membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru, yang beroperasi 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025.

    BUMN energi tersebut, juga memastikan kebutuhan ketersediaan energi nasional menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), dalam kondisi aman.
     
    “Pertamina telah melakukan antisipasi dan proyeksi peningkatan kebutuhan energi, termasuk peningkatan cadangan stok BBM, LPG dan Avtur dijaga di level aman, seluruh infrastruktur disiagakan,” jelas Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri ketika itu. 

  • 2 Pria di Bondowoso Nyaris Dihajar Massa Usai Curi Kotak Amal, Ternyata Penghuni Penampungan Dinsos

    2 Pria di Bondowoso Nyaris Dihajar Massa Usai Curi Kotak Amal, Ternyata Penghuni Penampungan Dinsos

    Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

    TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO – Dua pria nyaris dihajar massa setelah kepergok mencuri kotak amal di Masjid Al Ikhlas, Desa/Kecamatan Maesan, Bondowoso, Jawa Timur, Senin (16/12/2024).  

    Keduanya yakni DS (44) dan TS (42), warga Kelurahan Tamansari, Bondowoso.  

    Videonya yang nyaris dihajar massa pun viral di media sosial (medsos).

    Beruntung, sekuriti masjid berhasil mengamankan dua pelaku. Dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maesan.  

    Menurut Fuad, Takmir Masjid Al Ikhlas Bondowoso, aksi kedua pelaku mengambil uang di dalam kotak amal dipergoki jemaah masjid.

    Saksi tersebut kemudian langsung melaporkan pada satpam dan warga sekitar.  

    “Langsung kami melakulan pemeriksaan barang bawaan pelaku,” ujarnya saat dikonfirmasi TribunJatim.com pada Selasa (17/12/2024). 

    Ia menerangkan, hasil pemeriksaan ditemukan banyak uang kertas nominal pecahan kecil tidak beraturan.

    Diduga, uang itu merupakan isi kotak amal. 

    “Juga ditemukan beberapa bungkus rokok berbagai merek dan kopi saset,” ungkapnya.  

    Ia menjelaskan, hasil penghitungan saksi, uang tunai yang ada sekitar Rp 450 ribu, dan 60 bungkus rokok berbagai merek.  

    Menurutnya, setelah kejadian ini, pihaknya mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku merupakan tunaswisma yang tinggal di barak penampungan milik Dinas Sosial Pemberdayaan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.  

    “Kami dapat suratnya,” pungkasnya.  

  • Demi Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, Edukasi Penggunaan Pupuk Organik Dilakukan di Bali – Halaman all

    Demi Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, Edukasi Penggunaan Pupuk Organik Dilakukan di Bali – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian kopi edukasi terkait penggunaan pupuk organik dari Coop Coffee Indonesia bersama Kementerian UMKM dilakukan.

    Pesertanya adalah para petani kopi yang juga nasabah dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

    Kopi Kintamani yang telah mendapatkan Sertifikat Indikasi Geografis, memiliki potensi besar untuk memberikan nilai tambah bagi petani di wilayah tersebut.

    Selama ini, PNM bekerja sama dengan Coop Coffee Indonesia dalam proses rantai pasok kopi nasabah, yang kemudian dipasok ke Starbucks dengan rata-rata pengiriman 10 kontainer per tahun.

    Direktur Operasional PNM, Sunar Basuki, menyampaikan PNM berkomitmen untuk mendorong pengembangan kapasitas usaha petani kopi.

    “Tidak hanya memproduksi bahan mentah, kami ingin membantu mereka untuk mengolah kopi sehingga mendapatkan nilai lebih yang berkelanjutan,” ujar Sunar dalam keterangan resmi, Selasa (17/12/2024).

    Selain itu, PNM juga berkolaborasi dengan Kementerian PPPA untuk memberikan edukasi tentang pemberdayaan perempuan, khususnya materi tentang kesetaraan gender, demi mendukung peran perempuan dalam pengembangan usaha dan keluarga.

    Kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Kementerian BUMN) dalam menciptakan sumber daya manusia yang dinamis, produktif, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta didukung kerjasama industri dan talenta global.

    Pemberdayaan petani kopi Kintamani diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan daya saing mereka, sehingga dapat menjadi bagian dari rantai pasok industri global yang bernilai tinggi.

    Sebagai bentuk dukungan nyata, PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan berupa bibit Kopi Arabika Kintamani kepada para petani di wilayah tersebut.

    Diharapkan bibit ini dapat membantu petani meningkatkan produktivitas serta kualitas kopi mereka, sehingga berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal.

    PNM berharap melalui kolaborasi strategis ini, para nasabah petani kopi di Kintamani dapat mengembangkan kapasitas usahanya lebih jauh, tidak hanya dari segi kuantitas produksi tetapi juga kualitas dan nilai tambah.

    Dengan menciptakan ekosistem usaha yang mendukung, PNM berkomitmen untuk terus mendampingi nasabah agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional, sekaligus berkontribusi pada kesejahteraan komunitas lokal secara berkelanjutan.

  • Sidang Tuntutan Kasus Investasi Bodong Madu Klanceng di PN Kota Kediri Ditunda, Korban Kecewa

    Sidang Tuntutan Kasus Investasi Bodong Madu Klanceng di PN Kota Kediri Ditunda, Korban Kecewa

    Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi

    TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI – Sidang tuntutan kasus investasi bodong madu klanceng yang menyeret terdakwa Crisma Dharma Ardiansyah selaku Ketua Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera (NMS) harus ditunda.

    Agenda sidang yang semestinya digelar di Pengadilan Negeri Kota Kediri pada Selasa (17/12/2024), kini dijadwalkan ulang menjadi Senin (23/12/2024) pekan depan. 

    Majelis hakim memutuskan penundaan, karena pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap membacakan tuntutannya.  

    Dalam persidangan tersebut, terdakwa Crisma Dharma Ardiansyah hadir didampingi tim penasihat hukumnya.

    Penundaan ini diumumkan langsung oleh majelis hakim usai sidang dibuka.

    Pihak JPU melalui jaksa Sigit Artantojati menjelaskan alasan penundaan tersebut.

    Menurutnya, banyaknya saksi yang dihadirkan sebelumnya membuat pihaknya memerlukan waktu tambahan untuk mempersiapkan tuntutan secara maksimal.  

    “Kami mohon maaf kepada pihak terdakwa maupun korban yang hadir. Jumlah saksi yang telah memberikan keterangan cukup banyak, sehingga kami butuh waktu tambahan untuk merumuskan tuntutan yang lebih lengkap dan matang,” kata Sigit saat ditemui usai sidang. 

    Penundaan ini pun menuai berbagai respons dari pihak-pihak terkait.

    Justin Malau, kuasa hukum terdakwa Crisma Dharma Ardiansyah, menyatakan, penundaan ini adalah hal yang wajar dalam proses hukum.

    Menurutnya, persiapan yang matang dari JPU adalah hal yang penting agar proses hukum berjalan dengan adil.  

    “Penundaan seperti ini adalah hal biasa dalam proses persidangan. Kami menghormati keputusan majelis hakim dan akan tetap siap melakukan pembelaan pada sidang berikutnya,” jelas Justin.  

    Sementara itu, belasan korban investasi bodong madu klanceng yang datang dari berbagai daerah tampak kecewa dengan penundaan ini.

    Sebagian besar dari mereka datang jauh-jauh untuk menyaksikan sidang tuntutan, namun harus pulang tanpa kejelasan.

    Salah seorang korban, Fajar, menyampaikan rasa kecewanya terhadap penundaan tersebut.  

    “Sebenarnya kami agak kecewa dengan penundaan sidang hari ini, apalagi ada yang datang jauh dari luar kota dan bahkan dari luar pulau,” kata Fajar.

    Fajar yang mengaku dirugikan hingga Rp 550 juta dari investasi madu klanceng ini berharap proses hukum dapat berjalan lebih cepat, agar keadilan bagi para korban bisa segera ditegakkan.  

    “Kami ini sudah rugi banyak, baik materi maupun waktu. Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan. Semoga minggu depan sidangnya tidak ditunda lagi,” ungkapnya.  

    Kasus investasi madu klanceng ini menarik perhatian publik, karena jumlah korbannya yang cukup banyak, tidak hanya dari Kediri, tetapi juga dari kota-kota lain di Indonesia.

    Para korban kini hanya bisa berharap sidang tuntutan pada pekan depan dapat terlaksana sesuai jadwal.

    “Mudah-mudahan tidak ada lagi penundaan. Kami sudah terlalu lama menunggu kejelasan dalam kasus ini,” tutup Fajar.  

    Sidang tuntutan kasus investasi madu klanceng rencananya akan digelar kembali pada Senin (23/12/2024) di Pengadilan Negeri Kota Kediri dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

  • Sosok yang Bakar Santri Ponpes di Simo Boyolali Viral, Korban Alami Luka Bakar hingga 38 Persen

    Sosok yang Bakar Santri Ponpes di Simo Boyolali Viral, Korban Alami Luka Bakar hingga 38 Persen

    TRIBUNJATIM.COM – Terungkap sosok yang bakar santri Ponpes di Simo Boyolali.

    Pekerjaan sehari-hari pelaku pun terkuak.

    Kasus pembakaran orang hidup-hidup kembali terjadi di Boyolali.

    Setelah kakek dibakar ponakannya sendiri di Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede, kali ini seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) yang dibakar.

    Saini Saputra (16) salah satu santri di Ponpes Darusy Syahadah Putra di Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Simo dibakar oleh seorang pengunjung, Senin (16/12/2024) malam.

    Santri itu dibakar oleh Muhammad Galang Setiya Dharma (21) kakak dari salah satu santri ponpes tersebut.

    Akibat pembakaran itu, korban mengalami luka bakar hingga 38 persen.

    Korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher dan kedua kakinya.

    “Kejadiannya di salah satu kamar tamu. Tadi malam sekira pukul 23.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, Iptu Joko Purwadi.

    Kasat menyebut santri tersebut berasal dari Sumbawa.

    Korban nyantri di ponpes tersebut baru sejak Juli 2024.

    Tersangka kasus pembakaran ini telah diamankan polisi.

    Muhammad Galang Setiya Dharma (21) saat ini telah diamankan dan masih diperiksa polisi.

    “Pekerjaan sehari-hari ada guru. Untuk alamat kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal,” kata Joko.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 187 ke satu dan dua KUHP.

    “Dan atau penganiayaan berencana, pasal 353 kedua KUHP serta karena korban usia anak kami terapkan juga pasal 80 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dimana ancaman hukuman maksimal pada pasal ini ada 15 tahun penjara,” pungkasnya.

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Berubah Drastis Hidup Sunhaji, Kini Cerita Punya Mobil Pribadi dan Tetap Pilih Jadi Penjual Es Teh

    Berubah Drastis Hidup Sunhaji, Kini Cerita Punya Mobil Pribadi dan Tetap Pilih Jadi Penjual Es Teh

    TRIBUNJATIM.COM – Tinggal hitungan hari lagi menuju acara Ngaji Bareng Gus Miftah.

    Dalam pengajian tersebut akan muncul sosok Sunhaji sesuai dengan apa yang ditampilkan di poster.

    Sunhaji, penjual es teh yang dihina Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah, kini keadaan hidupnya berubah drastis.

    Seusai viral di media sosial, kehidupan pribadi Sunhaji tidak lagi diselimuti dengan kesedihan.

    Beragam bantuan mulai dari uang hingga benda mewah telah berada dalam genggamannya.

    Terbaru, Sunhaji dikabarkan telah memiliki mobil pribadi hadiah dari donatur.

    Kendati demikian, Sunhaji tetap berupaya merendah.

    Dia mengaku ingin tetap berjualan es teh.

    Sunhaji enggan melupakan profesi yang membawanya menjadi jutawan dadakan.

    “Karena saya dapat rezeki banyak dari jualan es teh,” kata Sunhaji dalam wawancara bersama Kang Dedi Mulyadi yang diunggah di kanal YouTube-nya dilihat TribunnewsBogor.com, Selasa (17/12/2024).

    Sunhaji tetap memilih menjajakan dagangannya, meski kini memiliki mobil.

    Ia bahkan bercanda bahwa es teh buatannya akan diantar menggunakan mobil hadiah tersebut.

    Dedi Mulyadi, yang juga merupakan calon Gubernur Jawa Barat 2024, hanya bisa tertawa mendengar prinsip sederhana Sunhaji.

    “Masih mau jualan es teh meski sudah punya mobil?,” tanya Dedi. “Masih,” jawab Sunhaji mantap.

    Ngaji bareng Gus Miftah (Kolase TribunJatim.com)

    Ngaji bareng Gus Miftah

    Sementara itu, Sunhaji tidak membantah ketika ditanya soaol agenda pengajian bersama Gus Miftah.

    Hal itu diperkuat berdasarkan beredar poster acara pengajian Gus Miftah di Magelang, Jawa Tengah. 

    Pengajian itu akan digelar di sekitar rumah Sunhaji.

    Poster tersebut salah satunya diunggah di akun @kotamagelang di Instagram. 

    Dalam poster tersebut terdapat foto Gus Miftah dan Sunhaji dengan tulisan besar ‘Sholawat & Ngaji Happy’ dengan ukuran cukup besar.

    Adapun acara tersebut akan digelar di Gesari, Banyusari, Magelang, pada Kamis (19/12/2024) malam. 

    Gus Miftah akan mengisi acara bersama Habib Zaidan, Cak Percil, dan Sekar Langit.

    Saat dikonfirmasi, Sunhaji membenarkan adanya acara tersebut. 

    Menurutnya, Gus Miftah sudah mengagendakan menggelar acara pengajian di Magelang.

    “Gus Miftah nanti tanggal 19 Desember 2024 mau ngaos (ngaji) di sini,” kata Sunhaji kepada awak media.

    Berita Viral dan Berita Jatim lainnya

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com