Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Hari Ini Bank Indonesia Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen, Ini Alasannya – Halaman all

    Hari Ini Bank Indonesia Bakal Tahan Suku Bunga di Level 5,75 Persen, Ini Alasannya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira berpendapat, Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga BI-Rate di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2025.

    “Proyeksi masih dipertahankan BI 7 DDR di level 5,75 persen,” kata Bhima dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).

    “Faktornya pelemahan kurs rupiah sejauh ini masih bisa ditahan dengan cadangan devisa. Per maret 2025 cadev masih 157 miliar dolar AS, atau masih cukup untuk intervensi tanpa naikkan suku bunga,” imbuh dia.

    Bhima menyebut, BI masih akan menjaga suku bunga sebagai stimulus di sektor riil agar tidak terjadi kenaikan beban bunga pinjaman baik kredit usaha maupun kredit konsumsi. 

    Meski begitu, menurutnya Bank Indonesia perlu memperhatikan nilai tukar rupiah yang masih berisiko tertekan. Terutama pada musim pembagian dividen karena ada repatriasi dana keluar negeri. 

    “Investor asing setelah mendapat dividen cenderung mentransfer kembali ke negara asalnya. Kemudian perlu diperhatikan puncak pembayaran utang pemerintah yang jatuh tempo rentan menurunkan cadangan devisa,” ungkap dia.

    Senada, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan BI akan menahan suku bunga acuan di level 5,75 persen.

    “BI diperkirakan akan mempertahankan BI-rate pada level 5,75 persen,” kata Josua dalam keterangannya.

    Menurut Josua, hal tersebut mengindikasikan kebijakan moneter yang pro-stability. Kemudian mempertimbangkan BI mengutamakan stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global yang tinggi akibat perang dagang, tekanan inflasi dari kebijakan tarif AS, serta volatilitas pasar keuangan internasional.

    “Dengan mempertahankan suku bunga tetap di level 5.75 persen, BI berupaya menjaga daya tarik aset dalam negeri, sehingga mencegah capital outflow yang berpotensi memperlemah Rupiah secara signifikan,” ucap dia.

    “Dalam jangka pendek dan menengah, ketidakpastian global masih cukup tinggi, sehingga mendorong investor untuk mengambil sikap menghindari risiko dan mengalihkan modal mereka ke aset-aset yang lebih aman (safe haven),” sambungnya.

    Selain itu, kondisi defisit transaksi berjalan (CAD) Indonesia yang berpotensi melebar karena agenda pemerintah yang pro-pertumbuhan dan peningkatan impor. 

    “Pemangkasan suku bunga berisiko memperbesar tekanan defisit transaksi berjalan dan melemahkan stabilitas eksternal, terutama ketika ekspor terancam melemah akibat perang tarif global,” ungkapnya.

  • Pasar Mangga Dua Disorot Amerika Jadi Sarang Barang Palsu, Ekonom Ungkap Hal Ini – Halaman all

    Pasar Mangga Dua Disorot Amerika Jadi Sarang Barang Palsu, Ekonom Ungkap Hal Ini – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Laporan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) yang kembali menyoroti Indonesia, khususnya Pasar Mangga Dua Jakarta dan platform e-commerce dalam daftar “Notorious Markets”, dinilai merupakan kritik keras yang tidak bisa dipandang sebelah mata. 

    Dalam daftar tersebut, Indonesia dianggap gagal menertibkan peredaran barang palsu dan bajakan, serta tidak cukup melindungi hak kekayaan intelektual. 

    Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat mengatakan, ini adalah isu yang kompleks, menyentuh berbagai aspek mulai dari perdagangan internasional, penegakan hukum, hingga dinamika ekonomi mikro pelaku usaha kecil. 

    “Klaim ini, walau punya dasar yang sahih, perlu dipahami secara kontekstual dan direspons dengan pendekatan seimbang, antara perlindungan pasar domestik dan pemenuhan komitmen global,” papar Achmad dikutip Rabu (23/4/2025).

    Mengapa Indonesia Disorot, Bukan Negara Produsen Besar Seperti Tiongkok?

    Jika kita melihat data global, Tiongkok memang merupakan negara dengan volume produksi barang palsu terbesar di dunia, mencakup lebih dari 70 persen barang bajakan secara global menurut laporan OECD dan EUIPO. 

    Namun, fokus laporan USTR bukan semata-mata pada negara produsen, melainkan pada titik-titik distribusi dan pasar akhir. 

    Dalam hal ini, Indonesia dengan pasar fisik seperti Mangga Dua dan ekosistem digital e-commerce yang longgar regulasinya menjadi titik temu antara produksi luar dan konsumsi domestik.

    “Amerika Serikat tentu punya kepentingan strategis, melindungi brand dan industri mereka dari erosi nilai akibat pemalsuan,” tutur Achmad.

    Ia menyebut, ketika barang palsu yang meniru merek-merek Amerika masuk dan dijual bebas di Indonesia, mereka tidak hanya kehilangan potensi penjualan, tetapi juga menghadapi degradasi reputasi merek. 

    Kondisi ini, disebut Achmad, mendorong AS untuk menekan negara seperti Indonesia agar memperkuat perlindungan HKI, meski negara asal produksi seperti Tiongkok tidak disentuh secara frontal karena kompleksitas hubungan dagang yang lebih besar.

    Lemahnya Penindakan

    Achmad menyampaikan, penegakan hukum terhadap barang palsu di Indonesia, khususnya di ranah digital, masih jauh dari kata optimal. Banyak pelaku usaha menjual barang tiruan secara terang-terangan di marketplace besar tanpa takut sanksi. 

    “Ketidakhadiran sistem filtering yang efektif, lemahnya pengawasan dari pemerintah, serta kurangnya insentif bagi platform digital untuk membersihkan diri dari pedagang ilegal menjadi akar masalah,” ujarnya.

    Ditambah lagi, Achmad menilai, ketentuan hukum seperti UU ITE dan UU Perlindungan Konsumen belum memberikan tekanan yang cukup spesifik terhadap pemalsuan di ranah digital.

    Menurutnya, perdagangan digital menciptakan ruang gelap (black box) di mana identitas pelaku dan asal barang sulit ditelusuri. 

    Pasar Pagi Mangga Dua yang terletak di Jalan Mangga Dua Raya, Jakarta Utara, tetap menjadi pusat belanja fashion yang populer meski usianya sudah mencapai beberapa dekade. Terletak di sebelah ITC Mangga Dua, pasar ini menawarkan berbagai produk fashion dari grosir hingga satuan dengan variasi yang mencakup barang lokal dan impor. (Tribunnews/Galuh Nestiya)

    “Ini memerlukan pembaruan regulasi digital dan kolaborasi aktif antara pemerintah, penyedia platform, dan pemegang hak kekayaan intelektual. Tanpa itu, e-commerce akan terus menjadi jalur aman bagi pelaku pemalsuan,” ujarnya.

    Melihat hal ini, Achmad menyampaikan, sikap pemerintah Indonesia yang selama ini cenderung menunggu laporan dari pemegang merek sebelum menindak pelanggaran HKI harus diubah. 

    Ia menyebut, pendekatan ini hanya menimbulkan kesan bahwa negara bersikap pasif terhadap pelanggaran hukum yang jelas. Perlu ada reposisi paradigma dari sekadar “penegakan berbasis laporan” menuju “penertiban sistemik dan proaktif”.

    “Pemerintah bisa menggunakan pendekatan berbasis data dan teknologi untuk mengidentifikasi titik-titik distribusi barang ilegal, termasuk menerapkan kebijakan sanksi administratif terhadap pasar atau platform yang terbukti membiarkan perdagangan ilegal berlangsung,” katanya.

    Di sisi lain, Achmad meminta kampanye edukasi publik tentang pentingnya membeli produk asli dan dukungan kepada brand lokal juga perlu ditingkatkan.

  • Donald Trump Ancam Pecat Jerome Powell Gegara Ogah Pangkas Suku Bunga The Fed – Halaman all

    Donald Trump Ancam Pecat Jerome Powell Gegara Ogah Pangkas Suku Bunga The Fed – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah mempertimbangkan rencana pemecatan Ketua Bank Sentral Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.

    Isu ini mencuat setelah seorang Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS Kevin Hassett, melaporkan bahwa  Trump dan tim sedang mempertimbangkan pemecatan Jerome Powell dari kursi kepemimpinan The Fed.

    “Presiden dan timnya akan terus mempelajari masalah itu,” kata direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Kevin Hassett, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (22/4/2025).

    Adapun pemecatan dilakukan usai Trump secara terbuka mengkritik Powell karena menolak perintah untuk memangkas suku bunga. Trump percaya bahwa penurunan suku bunga dapat merangsang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pinjaman dan investasi. 

    Menurutnya suku bunga yang lebih rendah akan membuat biaya untuk meminjam uang menjadi lebih murah, yang diharapkan bisa mendorong konsumen dan perusahaan untuk berbelanja, berinvestasi, dan menciptakan lapangan kerja.

    Trump juga berpendapat bahwa suku bunga yang rendah dapat mendorong investor untuk berinvestasi di saham, yang pada gilirannya dapat meningkatkan nilai pasar saham dan menjaga daya saing ekonomi AS di tengah ketidakpastian global.

    Namun bagi pejabat Fed, hal itu berisiko memperburuk inflasi. Bos The Fed, Jerome Powell menegaskan bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru memangkas suku bunga acuan.

    Ia menjelaskan tugasnya sebagai Ketua The Fed yakni menjaga independensi bank sentral berlandaskan pada data ekonomi, bukan tekanan politik.

     “Kewajiban kita adalah menjaga ekspektasi inflasi jangka panjang agar tetap terjaga dan memastikan bahwa kenaikan harga satu kali tidak menjadi masalah inflasi yang berkelanjutan,” katanya di Chicago minggu lalu, mengutip dari The Guardian.

    “Kami akan melakukan apa yang kami lakukan dengan ketat tanpa mempertimbangkan faktor politik atau faktor eksternal lainnya,” imbuhnya.

    Komentar inilah yang membuat Trump mengancam ingin melengserkan Powell dari kursi The Fed, lantaran kekuasan Powel membuat Trump tidak bisa langsung mengendalikan kebijakan bank sentral AS sesuai arah kebijakannya.

    Bisakah Trump Memecat Bos The Fed?

    Secara hukum, presiden tidak dapat secara langsung memecat Ketua Federal Reserve (The Fed), hanya karena perbedaan pendapat soal kebijakan ekonomi, meski Ketua The Fed ditunjuk oleh presiden dan dikonfirmasi oleh Senat untuk masa jabatan 4 tahun.

    Adapun pemecatan hanya bisa dilakukan apabila bos The Fed dianggap melakukan pelanggaran hukum, penyalahgunaan kekuasaan, atau ketidakmampuan menjalankan tugas.

    Kendati begitu Presiden memiliki kewenangan untuk tidak memperpanjang masa jabatan Ketua ketika masa jabatan tersebut berakhir, dalam kasus Powell, pada 2026.

    Imbas konflik panas ini, Indeks utama saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup melemah pada perdagangan Senin (21/4/2025).

    Mengutip Reuters bursa Dow Jones (.DJI) tercatat turun 2,48 persen menjadi 38.170.

    Disusul penurunan bursa S&P 500 (.SPX) turun 2,36 persen menjadi 5.158 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 2,55 persen menjadi 15.870.

     

  • BTNI Komitmen Beri Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Lewat Dukungan bagi UMKM – Halaman all

    BTNI Komitmen Beri Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Lewat Dukungan bagi UMKM – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Organisasi Bhinneka Tionghoa Nasionalis Indonesia (BTNI) menyatakan komitmen dukungannya terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    BTNI menilai UMKM yang berkembang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

    Hal itu diungkapkan Ketua Umum BTNI, Dyakso Lokesworo seusai mengukuhkan jabatan pengurus pusat BTNI yang terdiri dari sekretaris jenderal (sekjen), bendahara, humas dan kepala bidang bisnis, di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025).

    “BTNI akan berjuang agar bisa memberikan sumbangsih ekonomi, budaya, dan sosial kepada bangsa ini. Jadi bisa ikut menyumbang apa namanya untuk keberhasilan negara ini terutama dalam mewujudkan ekonomi bangsa ini supaya masyarakat Indonesia atau seluruh negeri ini menjadi makmur,” ujar Dyakso dalam keterangannya.

    BTNI, kata Dyakso, telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan UMKM di Indonesia.

    “Targetnya itu tadi saya sudah ada kerja sama dengan beberapa pihak, artinya untuk membentuk ruang bisnis supaya menyerap tenaga kerja, walaupun kecil tapi kita coba untuk ikut membantu peran pemerintah,” ujarnya.

    Sementara itu Dewan Penasihat BTNI, Boy Rafly Amar menyampaikan semangat BTNI untuk ikut berperan membangun nasionalisme dan mengembangkan ekonomi khususnya sektor UMKM merupakan upaya untuk mewujudkan ketahanan ekonomi bangsa.

    “Semangat BTNI merupakan kelanjutan untuk memperkokoh nilai-nilai nasionalisme.”

    “Di samping itu kita harus memaksimalkan produk-produk lokal agar cinta produk bangsa sendiri sehingga mempunyai kualitas ekspor dan berdaya saing,” kata Boy Rafly.

    Dalam kesempatan itu, Dewan Pembina BTNI, Anthony Putihrai menambahkan, BTNI mempunyai tekad dan semangat bersama-sama untuk mewujudkan ekonomi bangsa Indonesia yang maju dan berlandaskan kebinekaan.

    “Di mana kita di sini semoga bisa sumbangsih kepada bangsa Indonesia, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, itu yang pertama, tanpa melihat, memandang suku, ras, dan etnis,” ungkap Anthony.

    Anthony juga mengungkapkan, saat ini banyak sekali ada ketidakpastian dan pesimisme dalam menjalani roda ekonomi di Indonesia. BTNI hadir untuk memberikan optimisme kepada bangsa Indonesia.

    “Saya langsung menandatangani MoU untuk UMKM, karena apapun juga judulnya UMKM itu sangat penting di Indonesia, karena yang bisa menggerakkan roda ekonomi itu juga UMKM, maka kami akan mempercepat yang namanya kerja sama ataupun bagi hasilnya.”

    “Jadi kita di sini mengharapkan para pengusaha ikut membangun nasionalisme Indonesia lebih tinggi lagi. Dengan kekuatan ekonomi, kita perkokoh silaturahmi kebangsaan dengan ekonomi,” tandasnya.

    (Tribunnews.com)

  • Revitalisasi, Padma Hotels Tutup Sementara Operasional Propertinya di Bandung – Halaman all

    Revitalisasi, Padma Hotels Tutup Sementara Operasional Propertinya di Bandung – Halaman all

    Revitalisasi, Padma Hotels Tutup Sementara Operasional Propertinya di Bandung

    Choirul Arifin/Tribunnews.com

    TRIBUNNES.COM, BALI – Padma Hotel Bandung resmi menutup sementara operasional hotelnya di Bandung untuk penataan ulang besar-besaran.

    Keterangan resmi manajemen Padma Hotels menyebutkan, penataan ulang mencakup perubahan kamar dan suite secara menyeluruh, penyediaan kuliner baru, fasilitas kebugaran dan rekreasi.

    Arsitektur bangunan hotel ini juga akan disempurnakan dengan memadukan desain kontemporer dan komitmen Padma Hotels terhadap pelestarian alam.

    “Ini bukan sekadar penataan ulang karena ini akan menjadi pembaharuan total,” kata Nandang Suryana, Corporate Director of Operations di Padma Hotels, induk perusahaan yang menaungi Hotel Padma Bandung, dalam keterangan tertulis dikutip Selasa, 22 April 2025. 

    Nandang mengatakan, Padma Hotel Bandung sejak lama telah menjadi destinasi dengan ciri khas kabut yang selalu muncul di pagi hari.

    “Tujuan kami (melakukan penataan) adalah menjaga jiwa hotel ini sembari mengembangkan setiap sentuhan untuk menjawab kebutuhan tamu di masa yang akan datang,” ujarnya.

    Dia menambahkan penataan hotel ini juga menjadi upaya perusahaan untuk menghadirkan kemewahan tempat menginap di Bandung dipadu dengan keindahan tempat dan budaya lokal Jawa Barat.

    Soal bagaimana tanggapan para tamu, Nandang mengakui adanya kedekatan emosional mereka terhadap properti ini. 

    Nandang menjanjikan setelah penataan nanti, pihaknya akan menghadirkan lebih dari sekadar fasilitas baru.

    Jaringan Padma Hotels sebelumnya dikenal sebagai Sekar Alliance Hotel Management. Selain hotel di Bandung saat ini mereka memiliki Padma Resort Legian dan Padma Resort Ubud, di Bali dan Padma Hotel Semarang, serta Resinda Hotel di Karawang.

  • Tarif Impor 32 Persen AS ke Indonesia, Prabowo Tunggu Hasil Negosiasi Airlangga – Halaman all

    Tarif Impor 32 Persen AS ke Indonesia, Prabowo Tunggu Hasil Negosiasi Airlangga – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto angkat suara terkait panasnya isu perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). 

    Di tengah ancaman tarif impor resiprokal sebesar 32 persen dari Negeri Paman Sam, Presiden memilih untuk menunggu laporan langsung dari pemimpin delegasi RI, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

    “Saya belum ketemu pak Airlangga. Saya enggak tahu jam berapa dia datang, saya tunggu laporan beliau,” kata Prabowo di Istana Merdeka, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (22/4/2025).

    Ketegangan perdagangan ini bermula dari rencana Amerika Serikat untuk menerapkan tarif impor tinggi terhadap sejumlah produk Indonesia. Kebijakan ini awalnya akan diberlakukan sejak 9 April, namun ditunda selama 90 hari untuk membuka ruang negosiasi.

    Merespons situasi tersebut, Pemerintah Indonesia mengirim Airlangga Hartarto ke AS untuk memimpin perundingan tingkat tinggi. Hasil awalnya cukup menjanjikan, Indonesia dan AS sepakat menyelesaikan negosiasi dalam 60 hari, dengan kerangka kerja yang telah disetujui bersama.

    “Indonesia dan Amerika Serikat bersepakat untuk menyelesaikan perundingan ini dalam waktu 60 hari dan sudah disepakati kerangka ataupun framework acuannya,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (18/4/2025).

    Tak hanya membahas tarif, negosiasi ini juga menyentuh aspek strategis lainnya. Indonesia bahkan menawarkan peningkatan impor dari AS, termasuk LPG, fruit oil, gasoline, serta produk-produk pertanian seperti gandum, kedelai, hingga susu kedelai.

    Langkah ini dinilai sebagai strategi diplomasi ekonomi yang cerdas: memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan dagang bilateral sekaligus menjaga kestabilan pasokan dalam negeri.

    Selama kunjungan diplomatik tersebut, delegasi RI telah bertemu dengan sejumlah tokoh penting AS, di antaranya Menteri Perdagangan Howard Lutnick, Wakil Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, serta Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

  • Pemeringkat Efek Indonesia Naikkan Peringkat Semen Baturaja Jadi IdAA- – Halaman all

    Pemeringkat Efek Indonesia Naikkan Peringkat Semen Baturaja Jadi IdAA- – Halaman all

     

    Laporan Reporter Hasiolan EP/Tribunnews.com

    TRIBUNNEWS.COM – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali menaikkan peringkat PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menjadi “IdAA-” dengan prospek stabil dari sebelumnya “idA+” stabil.

    Penetapan peringkat terbaru ini didasarkan pada hasil audit laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2024 yang memperkuat keyakinan atas peran strategis SMBR dalam Grup SIG serta potensi pertumbuhannya ke depan.

    Pefindo menyampaikan, peringkat “IdAA-” stabil mencerminkan tingkat dukungan yang kuat dari SIG sebagai induk usaha yang memiliki peringkat “IdAAA” stabil, posisi pasar SMBR yang kuat di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), serta struktur permodalan yang kuat.

    Kinerja operasional yang stabil dan hubungan strategis dengan SIG juga menjadi penopang utama dalam penilaian ini.

    Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu menyambut positif peningkatan peringkat ini. Menurutnya, hal ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap arah bisnis dan kekuatan fundamental SMBR.

    “Peningkatan peringkat ini merupakan bentuk pengakuan atas fundamental bisnis yang solid, prospek jangka panjang yang menjanjikan, serta sinergi yang terus diperkuat bersama SIG. Kami juga berkomitmen untuk terus menjaga kinerja keuangan yang sehat di tengah dinamika industri,” ujar Hari.

    Hari mengatakan pihaknya akan terus fokus pada penguatan pangsa pasar, peningkatan efisiensi operasional, dan optimalisasi utilisasi pabrik untuk menciptakan profitabilitas yang berkelanjutan. 

    Mengoptimalkan pengelolaan arus kas dan struktur permodalan untuk memastikan kondisi likuiditas tetap sehat dan tingkat solvabilitas tetap terjaga.

    Sepanjang 2024, SMBR mencatatkan kinerja keuangan yang positif, dengan pendapatan mencapai Rp 2,09 triliun, tumbuh 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,04 triliun.

    Efisiensi biaya operasional turut berkontribusi pada pencapaian tersebut, di antaranya penurunan beban penjualan sebesar 19,5% menjadi Rp161,3 miliar, beban umum dan administrasi turun 11,9% menjadi Rp203,3 miliar.

    Sementara, serta beban keuangan yang berkurang 20% menjadi Rp78,85 miliar. Alhasil, laba tahun berjalan meningkat 6,3% menjadi Rp129,25 miliar.

    “SMBR akan terus menjaga momentum pertumbuhan yang positif demi memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang, sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Hari.

     

  • Moeldoko Minta Aturan TKDN untuk Industri Panas Bumi Lebih Fleksibel – Halaman all

    Moeldoko Minta Aturan TKDN untuk Industri Panas Bumi Lebih Fleksibel – Halaman all

    Moeldoko meminta agar pemberlakuan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dibuat fleksibel untuk sektor industri energi baru terbarukan.

    Tayang: Selasa, 22 April 2025 19:50 WIB

    Tribunnews/Lita Febriani

    FLEKSIBILITAS TKDN – Mantan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Dia meminta agar pemberlakuan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dibuat fleksibel untuk sektor industri energi baru terbarukan. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar pemberlakuan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dibuat fleksibel untuk sektor industri energi baru terbarukan.

    “Saya pernah lapor kepada Presiden waktu saya menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Ada direktur utama perusahaan energi panas bumi, investasi dia terbentur oleh aturan TKDN.”

    “Karena industri itu penuh dengan teknologi tinggi, begitu dipersyaratkan dengan TKDN yang kuat, maka ini menyulitkan dia, sehingga proyek itu jadi stagnan. Padahal perusahaan itu sudah keburu berutang. Akhirnya karena belum bisa jalan, bayar utang bunga terus,” kata dia usai konferensi pers penyelenggaraan PEVS 2025 di Kemayoran, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

    Moeldoko bilang, saat itu dia menyarankan kepada Presiden Jokowi agar membuat aturan TKDN menjadi lebih fleksibel untuk industri dengan teknologi tinggi yakni industri yang menggunakan teknologi yang belum bisa diproduksi di dalam negeri.

    “Sepanjang kita belum memiliki teknologi yang mumpuni untuk mengisi itu, maka dipertimbangkan untuk bisa menggunakan barang dari luar. Itulah kira-kira waktu itu yang saya pikirkan,” kata Moeldoko.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar aturan TKDN dilonggarkan. Dengan pelonggaran ketentuan TKDN diharapkan dapat membuat industri dalam negeri lebih kompetitif. 

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Wamenkeu Thomas Optimis Ekonomi Indonesia Stabil di Tengah Perang Tarif AS- China – Halaman all

    Wamenkeu Thomas Optimis Ekonomi Indonesia Stabil di Tengah Perang Tarif AS- China – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengklaim perekonomian Indonesia tetap stabil didukung dengan kinerja fiskal yang cukup baik di tengah perang tarif antara Amerika Serikat dan China.

    Menurutnya, kinerja APBN hingga 31 Maret 2025 mencatatkan pendapatan negara Rp516,1 triliun atau 17,2 persen dari target. Sementara, realisasi belanja mencapai Rp620 triliun atau 17,1 persen dari pagu APBN. 

    Artinya, hampir dua kali lipat dari total belanja bulan sebelumnya sebesar Rp348,1 triliun. Sementara, defisit anggaran 0,43 persen dari PDB, menunjukkan pengelolaan fiskal yang hati hati.

    “Kinerja ini menunjukkan perencanaan keuangan yang cermat dan pelaksanaan anggaran yang responsif dalam menghadapi dinamika perekonomian. Pemerintah telah dengan cepat beradaptasi dengan tantangan global,” kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (22/4/2025).

    Thomas bilang, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 mencapai 5,03 persen dan pada kuartal IV-2024, PDB tumbuh 5,02 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga yang kuat dan sektor manufaktur yang tumbuh positif. 

    Inflasi juga terkendali di level 1,03 persen (yoy) pada Maret 2025, dan surplus perdagangan Indonesia telah bertahan selama 59 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

    “Di tengah ketidakpastian global, Indonesia menunjukkan kinerja ekonomi yang relatif sehat dengan tingkat pertumbuhan 5,03 persen pada tahun 2024,” terang dia.

    Pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi makro dan melanjutkan reformasi struktural.

    APBN 2025 akan difokuskan pada peningkatan pendapatan negara, efisiensi belanja, dan program-program prioritas seperti program makanan bergizi gratis dan koperasi desa.

    “Dalam jangka pendek, kebijakan fiskal akan difokuskan pada upaya mempertahankan momentum program prioritas pemerintah seperti program makanan bergizi gratis dan koperasi desa,” jelasnya.

    Pemerintah juga memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia, ketahanan pangan, energi, dan air, serta hilirisasi komoditas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

    “Di bawah pemerintahan presiden Prabowo pengembangan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Terutama di bidang pendidikan dan kesehatan untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Thomas.

  • Moeldoko Sebut Batalnya Konsorsium Baterai LG Tidak Akan Berdampak ke Industri EV – Halaman all

    Moeldoko Sebut Batalnya Konsorsium Baterai LG Tidak Akan Berdampak ke Industri EV – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Keputusan konsorsium LG yang membatalkan proyek pembangunan rantai pasok baterai kendaraan listrik (EV) terintegrasi senilai 11 triliun won atau sekitar 7,7 miliar dolar AS di Indonesia diyakini tidak mempengaruhi investasi di industri EV di Indonesia.

    “Secara keseluruhan di Indonesia enggak. Mungkin justru malah ada yang senang begitu ya. Ini kan berkaitan dengan persaingan bisnis,” kata Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko usai konferensi pers penyelenggaraan pameran kendaraan listrik PEVS 2025 di Kemayoran, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

    Menurut dia, batalnya konsorsium LG di investasi tersebut membuka peluang investasi baru pemain EV lainnya untuk masuk.

    “Mungkin ada pabrikan yang senang karena (LG) nggak jadi ke sini, akhirnya mengurangi persaingan dan sebagainya. Tapi bagi Indonesia, saya pikir tetap menciptakan iklim investasi yang sebaik-baiknya,” kata Moeldoko.

    Dia membantah, batalnya investasi konsorsium LG karena buruknya iklim investasi di Indonesia.

    “Enggak, belum bisa dikatakan lampu kuning, karena itu baru satu perusahaan. Tapi kalau masif itu mungkin muncul pertanyaan ada apa, kan begitu. Tapi satu perusahaan di tengah-tengah lingkungan global seperti ini, sulit untuk disimpulkan,” kata dia.

    Moeldoko berpendapat, industri EV di Indonesia tetap melaju, tercermin dari semakin banyaknya peserta pameran EV yang akan digelar akhir April mendatang.

    “Apapun situasinya, kita lihat sendiri bahwa penyelenggaraan Periklindo (PEVS) itu gegap gempita sekarang. Ini juga menunjukkan bahwa semangat berinvestasi di Indonesia tidak kendor.”

    “Ini terindikasi dari penyelenggaraan pameran Periklindo. Itu pesertanya semuanya semangat dan semakin banyak,” ujar Moeldoko.

    Konsorsium LG membatakan investasi di industri baterai EV terintegrasi di Indonesia senilai 11 triliun Won atau setara Rp 129,8 triliun.

    Kabar tersebut diungkap oleh kantor berita Yonhap News Agency, Jumat (18/4/2025). Konsorsium LG mencakup LG Energy Solution, LG Chem, LX International Corp., serta sejumlah mitra lainnya.

    Sejak awal, untuk proyek ini konsorsium LG menggandeng pemerintah Indonesia dan BUMN untuk membangun ekosistem baterai EV dari hulu ke hilir, mulai dari pengadaan bahan baku, produksi prekursor katoda, hingga pembuatan sel baterai.

    Namun, proyek ambisius tersebut dibatalkan menyusul perubahan lanskap industri kendaraan listrik secara global.

    Fenomena “EV chasm” atau tren perlambatan permintaan kendaraan listrik di pasar dunia, menjadi salah satu pemicu utama.

    “Melihat kondisi pasar dan lingkungan investasi saat ini, kami memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut,” sebut seorang eksekutif LG Energy Solution kepada Yonhap.

    Meski proyek tersebut batal, LG tetap melanjutkan bisnis yang sudah berjalan di Indonesia. Misalnya tetap melanjutkan pabrik baterai EV milik PT HLI Green Power di Karawang, Jawa Barat, hasil kerja sama antara LG dan Hyundai Motor Group.