Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Razia Balap Liar Minggu Dini Hari di Blora, Polisi Sita 11 Motor dan 6 Mobil

    Razia Balap Liar Minggu Dini Hari di Blora, Polisi Sita 11 Motor dan 6 Mobil

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Polres Blora merazia aksi balap liar di Jalan Menden, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Minggu (27/4/2025) dini hari.

    Kasi Humas Polres Blora, AKP Gembong Widodo mengatakan, razia balap liar dilaksanakan pukul 02.00. 

    “Operasi ini bertujuan menekan aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat,” katanya.  

    Lebih lanjut, dalam operasi tersebut petugas mendatangi lokasi dan melakukan penindakan tegas berupa penilangan terhadap pelaku balap liar. 

    “Ada 27 orang yang diduga terlibat aksi balap liar, kami proses lebih lanjut,” jelasnya.

    Barang bukti yang disita berupa 11 sepeda motor dan 6 mobil yang kemudian dibawa ke Mako Polres Blora untuk pemeriksaan lebih lanjut.  

    “Dalam kegiatan ini kami tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan untuk menciptakan ketentraman dan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Blora,” jelasnya.

    AKP Gembong menegaskan bahwa Polres Blora berkomitmen untuk terus memantau dan menangani aktivitas balap liar yang mengganggu ketertiban umum. 

    “Operasi serupa akan kami lakukan secara rutin guna memastikan keamanan dan ketenteraman di wilayah hukum Polres Blora,” tuturnya.

    Selain itu, pihaknya mengimbau untuk mendukung upaya kepolisian dengan melaporkan segala bentuk aktivitas yang mengganggu keamanan, termasuk balap liar. 

    “Kami juga mengajak para pemuda untuk menyalurkan hobi otomotif melalui kegiatan positif, seperti komunitas balap resmi atau kegiatan olahraga lainnya, demi menjaga keselamatan dan ketertiban bersama,” paparnya. (*)

  • Bapanas: Target Produksi Gula Konsumsi Nasional Tahun Ini 2,59 Juta Ton – Halaman all

    Bapanas: Target Produksi Gula Konsumsi Nasional Tahun Ini 2,59 Juta Ton – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah menargetkan produksi gula konsumsi nasional tahun ini mencapai 2,59 juta ton. 

    Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, produksi gula pada tahun 2023 di Jawa Timur mencapai 49 persen atau sebanyak 1,12 juta ton dari total produksi gula nasional tahun 2023 yang sebanyak 2,2 juta ton.

    Data tersebut mengacu pada hasil riset Badan Pusat Statistik (BPS).

    “Saat ini kita sudah memasuki musim giling tebu tahun 2025, dengan rencana produksi gula nasional 2,59 juta ton,” ujar Arief Prasetyo Adi, dikutip Minggu (27/4/2025).

    Dia berharap dengan sinergi dan kinerja bersama, rendemen gula tahun ini dapat lebih tinggi dari pada tahun lalu sebesar 7,4 persen.

    Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Gula Konsumsi per 21 Maret, mulai Mei 2025 produksi Gula Kristal Putih (GKP) dalam negeri akan meningkat.

    Mei ini angkanya diperkirakan mencapai 166 ribu ton, Juni 392 ribu ton, Juli 544 ribu ton, dan Agustus diproyeksikan menjadi puncak panen dengan angka 621 ribu ton.

    Arief mengatakan berdasarkan neraca komoditas yang tertera, kebutuhan gula konsumsi hingga Desember mendatang dalam kondisi aman.

    Sementara dari sisi harga, kondisi gula saat ini dalam posisi stabil sehingga ketersediaannya pun mampu dijaga dengan baik.

    Per 23 April 2024, harga gula di Indonesia rata-rata mencapai Rp 18.530 per kilogram (kg).

    Berdasar Peraturan Badan Pangan Nasional (Perbadan) Nomor 12 Tahun 2024 yang mengatur harga konsumsi di tingkat produsen sebesar Rp 14.500 per kg dan di tingkat konsumen sebesar Rp 17.500 per kg. 

    Untuk harga di ritel modern dan di Indonesia Timur dipatok Rp 18.500 per kg. 

    Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 40 Tahun 2023 terkait Percepatan Swasembada Gula Nasional.

    “Kita perlu memperkuat riset untuk varietas unggul, mempermudah akses petani terhadap sarana produksi, meningkatkan produktivitas tebu dan rendemen, serta menjaga kebijakan harga yang berkelanjutan bagi para produsen. Swasembada pangan itu bisa terjadi kalau kita sejahterakan petani,” kata Arief.

  • Pencari Ikan yang Hanyut di Bengawan Solo Ditemukan Tewas, 5,8 Kilometer dari Lokasi Awal Hilang

    Pencari Ikan yang Hanyut di Bengawan Solo Ditemukan Tewas, 5,8 Kilometer dari Lokasi Awal Hilang

    TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan orang yang hanyut saat mencari ikan di sekitar Kedungringin aliran Sungai Bengawan Solo, Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar.

    Seperti diketahui sebelumnya, Suwardi (65) dikabarkan hilang saat mencari ikan di aliran Sungai Bengawan Solo pada Jumat (25/4/2025) sekira pukul 24.00.

    Saksi yang saat itu turut mencari ikan bersama korban pulang terlebih dahulu dan masih melihat korban di lokasi.  

    Kemudian saat saksi kembali ke sungai tidak mendapati korban di lokasi pada Sabtu (26/4/2025) pukul 02.00. 

    Di lokasi ditemukan senter, sepatu boots, dan sepeda motor korban.

    Rescuer Pos Basarnas Kota Surakarta, Amar Su’judi menyampaikan, pencarian hari pertama sejak operasi dibuka nihil dan dilanjutkan pemantauan melalui darat dengan menempatkan personel di beberapa titik.

    Dari hasil pantauan di Masaran Kabupaten Sragen, terangnya, korban terlihat di sekitar Jembatan Butuh pada Minggu (27/4/2025).

    “Jarak 5,8 kilometer dengan lokasi awal dan dalam keadaan meninggal.”

    “Korban dievakuasi pukul 00.30.”

    “Selanjutnya pada pukul 00.50 korban dibawa ke rumah duka,” katanya kepada Tribunjateng.com, Minggu (27/4/2025).

    Disebutkan, luasnya area pencarian dan banyaknya sampah ranting bambu di area kedalaman sungai, dan keruhnya air menyulitkan tim selama pencarian.

    “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup dan personel dikembalikan kepada kesatuan masing-masing,” terangnya. (*)

  • Syarat Terbaru Pinjaman NON KUR BRI 2025 Mulai dari Rp 1 Juta – Rp 50 Juta, Cicilan Ringan

    Syarat Terbaru Pinjaman NON KUR BRI 2025 Mulai dari Rp 1 Juta – Rp 50 Juta, Cicilan Ringan

    Syarat Terbaru Pinjaman NON KUR BRI 2025 Mulai dari Rp 1 Juta – Rp 50 Juta, Cicilan Ringan

    TRIBUNJATENG.COM – Berikut ini tabel pinjaman dan cicilan BRI non KUR 2025.

    Anda sedang mencari pinjaman untuk modal usaha?

    Mungkin Anda bisa mencoba pinjaman Non KUR dari BRI.

    Selain menyediakan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI juga menawarkan pinjaman NON KUR.

    Pinjaman NON KUR ini biasanya dipilih oleh nasabah yang sudah tak bisa mengajukan KUR dengan alasan tertentu.

    Pinjaman BRI NON KUR memiliki plafond pinjaman mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 500 juta.

    Nah berikut ini tabel angsuran BRI Non KUR 2025.

    a. Tabel angsuran BRI Non KUR 2025 1-50 Juta

    tabel angsuran BRI Non KUR 2025 1-50 Juta (Tribun Jateng)

    b. Tabel angsuran BRI Non KUR 50-500 Juta

    2. tabel angsuran BRI Non KUR 50-500 Juta (Tribun Jateng)

    c. Syarat pinjaman NON KUR BRI:

    Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

    Memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan (untuk pelaku usaha)

    Tidak memiliki riwayat kredit macet di bank mana pun. 

    d. Dokumen yang Diperlukan

    KTP (Kartu Tanda Penduduk) pemohon dan pasangan (jika sudah menikah).

    Kartu Keluarga (KK).

    Surat Keterangan Usaha (SKU) atau dokumen sejenis yang membuktikan

    keberadaan usaha (untuk pinjaman usaha).

    NPWP (untuk pinjaman tertentu sesuai nominal).

    Rekening tabungan BRI aktif untuk pencairan dana.

    Agunan/Jaminan seperti BPKB kendaraan, sertifikat tanah, atau barang berharga lainnya.

    (*)

  • Biaya Berobat Makin Mahal, Industri Asuransi Kenalkan Polis Terjangkau untuk Anak Muda – Halaman all

    Biaya Berobat Makin Mahal, Industri Asuransi Kenalkan Polis Terjangkau untuk Anak Muda – Halaman all

     

     TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Masyarakat Indonesia saat ini dihadapkan pada biaya berobat yang semakin mahal dan tak terjangkau oleh masyarakat bawah.

    Yosie William Iroth, Chief Health Officer Prudential Indonesia mengatakan, inflasi medis di Indonesia terbilang tinggi, dan diperkirakan mencapai 19 persen di 2025.

    Sementara, survei TGM Research 2024 menunjukkan, 84 persen masyarakat Indonesia, terutama dari kalangan muda, khawatir terhadap biaya hidup yang semakin tinggi. 

    Survei Populix juga mencatat peningkatan minat anak muda terhadap produk asuransi, seiring dengan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri.

    Dengan kondisi itu, dia melihat anak muda dan keluarga muda Indonesi sering menghadapi tantangan dalam menjaga kesehatan dan stabilitas keuangan.

    Karena itu, pihaknya memperkenalkan asuransi kesehatan dengan biaya polis lebih terjangkau yang diberi nama PRUSehat dan PRUSehat Syariah.

    Keduanya diperkenalkan oleh PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah).

    Dia mencontohkan, dalam kasus demam berdarah dengue (DBD) biaya pengobatan mencapai Rp19 juta di jaringan RS PRUPriority Hospitals.

    Nasabah hanya perlu menanggung Rp1 juta, dan sisanya akan ditanggung oleh perusahaan sesuai ketentuan polis.

    “Lewat produk ini, kami berharap dapat membantu generasi muda Indonesia menjadi lebih produktif dan sejahtera, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” kata Yosie. 

    Chief Customer & Marketing Officer Prudential, Vivin Arbianti Gautama menjelaskan kedua produk ini diharapkan bisa menjadi solusi perlindungan kesehatan, khususnya anak muda, dengan biaya yang terjangkau.

    “PRUSehat dan PRUSehat Syariah diharapkan bisa memperluas proteksi bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang sadar akan pentingnya perencanaan keuangan dan proteksi kesehatan,” kata Vivin di acara peluncuran PRUSehat di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

    Soal besaran preminya, Vivin bilang mulai dari Rp 230.000 ribu per bulan (untuk kondisi tertentu) dengan limit perlindungan hingga Rp 900 juta. 

    Menurut dia, produk ini juga mencakup perlindungan dan pelayanan termasuk rawat inap, rawat jalan untuk beberapa penyakit tertentu seperti tifus, DBD, kanker, dan perawatan cuci darah.

    Nasabah juga dapat memperoleh layanan kesehatan di 1.700 jaringan rumah sakit PRUPriority Hospitals di Indonesia yang 359 di antaranya dapat dilakukan dengan metode cashless.

    Vivin bilang hadirnya dua produk ini diharapkan bisa membuka akses perlindungan kesehatan bagi berbagai segmen masyarakat di Indonesia dengan harga yang terjangkau.

    Ke depannya perusahaan juga berupaya untuk mengembangkan layanan digital agar banyak generasi muda mengakses informasi dan layanan asuransi dengan melalui PRUServices.

    Yosie William Iroth menekankan, kedua produk diperkenalkan untuk mendukung generasi muda agar lebih sehat dan mandiri secara finansial. 

     

    Laporan Reporter: Aulia Ivanka Rahmana/Shintia Rahma Islamiati | Sumber: Kontan

  • Aturan Tilang Terbaru Kendaraan per 28 April 2025: Ini Cara Bayar Denda Melalui ATM BRI dan BRImo

    Aturan Tilang Terbaru Kendaraan per 28 April 2025: Ini Cara Bayar Denda Melalui ATM BRI dan BRImo

    Aturan Tilang Terbaru Kendaraan per 28 April 2025: Ini Cara Bayar Denda Melalui Teller BRI

    TRIBUNJATENG.COM– Pada tahun 2025, jika Anda melanggar aturan lalu lintas, maka pembayaran denda melalui bank BRI.

    Pembayaran denda bisa lewat ATM BRI, Teller Bank BRI dan Melalui Mobile Banking BRI.

    surat tilang elektronik (ETLE) akan dikirimkan melalui WhatsApp.

    Surat tersebut akan mencantumkan informasi mengenai pelanggaran, sanksi yang dikenakan, serta cara pembayaran denda.

    Inovasi pada sistem tilang ETLE ini memberikan kemudahan bagi pengendara untuk memeriksa pelanggaran dan dendanya secara langsung.

    Dengan fitur baru ini, pengendara akan menerima pemberitahuan melalui aplikasi WhatsApp.

    Sebelumnya, pemberitahuan tilang dikirimkan dalam bentuk surat ke alamat yang tercantum pada identitas pemilik kendaraan.

    Pembayaran bisa melalui teller bank BRI, melalui Mobile Banking BRI, atau ATM Bank BRI.

    Untuk pengendara yang ingin mengecek apakah kendaraan mereka terkena tilang elektronik dapat masuk ke laman resmi https://etle-pmj.id/ atau klik di sini

    Berikut cara bayar denda tilang terbaru, berikut langkah-langkahnya:

    – Kunjungi laman https://etle-pmj.id/
    – Masukkan nomor pelat kendaraan, nomor rangka, dan nomor mesin kendaraan.
    – Klik “Cek Data”.
    – Jika tidak ada pelanggaran, akan muncul pesan “No Data Available”.
    – Jika ada pelanggaran, akan ditampilkan detail waktu, lokasi, status pelanggaran, serta tipe kendaraan.

    Panduan pembayaran denda tilang elektronik

    Pelanggar yang terkena tilang elektronik dapat membayar denda melalui beberapa metode berikut ini:

    Melalui Teller Bank BRI

    – Isi slip setoran dengan 15 digit Nomor Pembayaran Tilang (BRIVA) pada kolom rekening.
    – Serahkan slip kepada teller untuk validasi transaksi.
    – Simpan slip setoran sebagai bukti pembayaran yang sah.

    Melalui ATM BRI

    – Masukkan kartu debit dan PIN.
    – Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA.
    – Masukkan 15 digit Nomor Pembayaran Tilang.
    – Pastikan detail pembayaran sudah sesuai sebelum menyelesaikan transaksi.
    – Simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran.

    Melalui Mobile Banking BRI

    – Login ke aplikasi BRI Mobile.
    – Pilih menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA.
    – Masukkan 15 digit Nomor Pembayaran Tilang dan jumlah denda sesuai.
    – Transaksi akan selesai setelah memasukkan PIN.
    – Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran.

    Imbauan Kepolisian

    Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan notifikasi tilang elektronik yang diterima melalui WhatsApp.

    Jika pelanggar tidak segera menindaklanjuti pemberitahuan tersebut, kendaraan mereka berpotensi diblokir hingga pembayaran denda dilakukan.

    Fitur ini mempermudah pelanggar untuk mendapatkan informasi pelanggaran, termasuk lokasi, waktu, serta tipe pelanggaran yang terekam kamera ETLE.

    Selain itu, pelanggar dapat segera melakukan klarifikasi dan mendapatkan kode pembayaran denda secara lebih cepat.

    Itulah aturan tilang kendaraan terbaru.

     

  • MIRIS JPO Depan DPR Tak Hanya Besinya Dicuri, Sampah Sebulan Lalu Dibiarkan Berserakan

    MIRIS JPO Depan DPR Tak Hanya Besinya Dicuri, Sampah Sebulan Lalu Dibiarkan Berserakan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM – Kondisi sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta mengkhawatirkan.

    Utamanya karena sejumlah besi yang ada di JPO dicuri hingga membuat pejalan kaki yang melintas rawan celaka.

    Pemprov DKI Jakarta baru melakukan tindakan setelah temuan semacam ini viral.

    Setidaknya hal itu terlihat saat Pemprov memperbaiki JPO di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dan di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

    Rupanya, kondisi JPO mengkhawatirkan tak hanya dia dua titik tersebut.

    Di JPO yang ada di depan DPR RI atau di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat juga mengkhawatirkan.

    Meski berada di jalan protokol dan depan kantor instansi pemerintah tak menjamin JPO tersebut mendapat perhatian.

    JPO DEPAN DPR – .Selain banyak besi yang dicuri, kondisi JPO di depan DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat juga dipenuhi banyak sampah. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA)

    Pantauan TribunJakarta.com Minggu (27/4/2025), kondisi di JPO depan DPR sebagian besi pembatas di tangga JPO hilang diduga dicuri.

    Sebab, terlihat dari bekas potongan di sisa besi yang masih ada.

    Tak hanya itu, di besi yang masih tersisa juga terlihat karatan seakan sudah lama tak dirawat.

    Belum lagi kawat yang menutup area JPO agar tidak ada yang melemparkan benda ke arah jalan tol dalam kota juga banyak yang bolong.

    Kondisi kian memprihatinkan karena di JPO tersebut juga banyak sampah.

    Tak hanya sampah daun yang berguguran, tetapi banyak pula sampah plastik di area JPO.

    Bahkan, sampai pamflet bekas aksi demo tolak pengesahan UU TNI yang berlangsung lebih dari sebulan lalu masih terlihat berserakan di JPO tersebut.

    Tak terlihat juga adanya petugas dari Pemprov DKI Jakarta, baik itu petugas PJLP Dinas Pertamanan atau Satpol PP yang membersihkan JPO tersebut.

    Di JPO tersebut memang ada CCTV namun arahnya bukan ke JPO melainkan ke jalan tol dan jalan arteri yang ada di bawahnya.

    Lokasi JPO yang tak terhubung langsung dengan moda transportasi umum membuat JPO ini sepi dilintasi oleh para pejalan kaki.

    Malah JPO ini kerap dilalui oleh sepeda motor yang berputar arah karena pijakan JPO ini merupakan coran sehingga kuat dilalui motor.

    Respons Gubernur

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan kepada Dinas Bina Marga dan juga Satpol PP untuk memperbaiki sekaligus mengawasi agar pencurian besi di sejumlah JPO, termasuk di depan DPR tak terulang.

    “Kami sudah meminta kepada Dinas Bina Marga dan juga trantib kita untuk melihat, mempelajari yang ada di CCTV,” kata Pram saat halal bihalal bersama pengurus PWNU DKI Jakarta di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (27/4/2025).

    Politisi PDIP itu mengklaim akan bertindak tegas kepada para pelaku yang kerap mencuri fasilitas umum di Jakarta.

    “Kalau memang kemudian ini kami akan tuntut sekeras-kerasnya. gaboleh lagi terjadi. Saya akan mengambil sikap tegas dan keras terhadap hal ini,” kata Pram.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Chord Gitar Lagu Terbangun Sendiri Noah 

    Chord Gitar Lagu Terbangun Sendiri Noah 

    – Berikut chord kunci gitar Terbangun Sendiri NOAH

    Intro :C  G  C  G
     C               G
    Katakan katakan alasan mulai

    Tayang: Minggu, 27 April 2025 12:35 WIB

    warta kota/Nur Ichsan

    Personil NOAH band -Chord Gitar Lagu Terbangun Sendiri Noah  

    Chord Gitar Lagu Terbangun Sendiri Noah 
     
    TRIBUNJATENG.COM – Berikut chord kunci gitar Terbangun Sendiri NOAH

    Intro :C  G  C  G
     C               G
    Katakan katakan alasan mulai
    C                      G
    Karena akhirnya begitu berat terasa
        C       G
    Dunia tak seindah katamu
        C   G
    Dunia menelan hatiku

    C               G
    Katakan entah kemana perginya
    C             
    Masa yang indah
            G
    dan gelak tawa yang cerah

        C         G
    Dunia yang terdiam tanpamu
        C        Em       D
    Dunia yang menelan hatiku

    Reff :
        C                 
    Aku tak ingin terbangun,
          G
    terbangun sendiri
        C               
    Aku tak ingin terjaga,
         Em       D
    terjaga tanpamu

        C     G
    Kurangi kurangi lukaku
    Am   D
    ooh temani sepiku

    interlude :C  G
    F  G  Em  D

    Am          Bm
    Ooh temukan aku terlepas
    C          D
    Ooh kemana harus berjalan

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’9′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’9′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Chord Kunci Gitar Terlalu Dalam Judika Feat Eka Gustiwana

    Chord Kunci Gitar Terlalu Dalam Judika Feat Eka Gustiwana

    Chord Kunci Gitar Terlalu Dalam Judika Feat Eka Gustiwana

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Terlalu Dalam Judika feat Eka Gustiwana:

    F C Dm A# 


    Haaa
            C
    Sejauh ini
                     Dm 
    Ini yang paling jauh
        A#            F
    Seseorang membawaku
               C               Dm
    Kembali dalam ruang yang rapuh
    A# 
    Ini sangat bahaya

     F
    Ahh
    C                Dm A#
    Harapanku sering patah
     F 
    Ahh 
    C                Dm A# 
    Matikan rasa dan raga
     F 
    Ahh
    C                  Dm   A# 
    Menutup pintu yang terbuka
     A#               F 
    tuk coba merasa lagi


    Ya, kau berbeda

    Ya, kau istimewa
    Dm 
    Ya, kau memberikan 
       A#             F
    terang dalam gelapku

    Ya, kau runtuhkan
    C                     Dm 
    Semua dinding yang ku buat
                A# 
    Tapi ku tak mau 
    C         A#   F C 
    terlalu dalam (ah)
    C         A#   F C 
    terlalu dalam (ah)
    C         A#   F C 
    terlalu dalam (ah)
    C         A#   F C 
    terlalu dalam (ah)
               F A# 
    Terlalu dalam

      F 
    Haaa …
            C 
    Sejauh ini
              Dm 
    Telah ku jaga
           A# 
    Harap dan perasaanku
    F          C             Dm 
    Namun terbawa arus senyummu
    A#                F 
    Ku dalam bahaya lagi


    Ya, kau berbeda

    Ya, kau istimewa
    Dm 
    Ya, kau memberikan 
       A#             F
    terang dalam gelapku

    Ya, kau runtuhkan
    C                     Dm 
    Semua dinding yang ku buat
                A#   C         
    Tapi ku tak mau terlalu dalam

    Dm   A#                 C Dm 
    Tapi apakah kamu yang bisa
         A#                C Dm 
    Menjadi awal dari cerita?
         F         A# 
    Menjadi akhir dari 
            C     F 
    derita yang lalu
    A#        
    Jadi matahariku
    A#m 
    Ku mau tapi ragu
                      F 
    Tuk coba merasa lagi


    Ya, kau berbeda

    Ya, kau istimewa
    Dm 
    Ya, kau memberikan 
       A#             F
    terang dalam gelapku

    Ya, kau runtuhkan
    C                     Dm 
    Semua dinding yang ku buat
                A#   C         A#      
    Tapi ku tak mau terlalu dalam

     F 
    Ahh
    C                   A# 
    Harapanku sering patah
     F 
    Ahh 
    C                  A# 
    Matikan rasa dan raga
     F 
    Ahh
    C                        A# 
    Aku tutup pintu yang terbuka
      F         C
    saat ku merasa 
               F 
    Terlalu dalam

    (*)

  • 5 Fakta Tugu Biawak di Wonosobo yang Viral: Mirip Asli hingga Anggaran Minim Rp 50 Juta

    5 Fakta Tugu Biawak di Wonosobo yang Viral: Mirip Asli hingga Anggaran Minim Rp 50 Juta

    5 Fakta Tugu Biawak di Wonosobo yang Viral: Mirip Asli hingga Anggaran Minim Rp 50 Juta

    TRIBUNJATENG.COM – Berikut ini 5 fakta Tugu Biawak Wonosobo yang viral.

    Tugu Biawak di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, sedang ramai dibicarakan.

    Patung biawak ini viral di media sosial karena bentuknya yang mirip biawak sungguhan.

    Bahkan pada malam hari, Tugu Biawak tetap terlihat detail berkat pencahayaan yang dipasang di sekitarnya.

    Lampu-lampu itu membuat patung terlihat semakin nyata.

    Tugu ini dibangun dengan anggaran sekitar Rp 50 juta dari program CSR beberapa BUMD di Wonosobo.

    Ide pembangunan datang dari Karang Taruna Desa Krasak.

    Rejo Arianto, seniman lokal lulusan ISI Surakarta, dipercaya membuat patung ini.

    Ia dibantu oleh enam orang selama proses pengerjaan.

    Pembangunan tugu memakan waktu sekitar 1,5 bulan.

    Dukungan penuh juga datang dari Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

    Kini, Tugu Biawak menjadi ikon baru Desa Krasak dan menarik banyak wisatawan untuk berhenti dan berfoto.

    Berikut 5 fakta Tugu Biawak Wonosobo:

    1. Dibangun dengan Anggaran Rp 50 Juta

    Tugu Biawak dibangun dengan dana sekitar Rp 50 juta.

    Dana ini berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Wonosobo.

    “Untuk tenaga pengerjaan, kalau buat saya Rp 50 juta cukup,” kata Rejo Arianto, seniman pembuat patung ini.

    2. Digarap oleh Seniman Lokal

    Rejo Arianto adalah sosok di balik Tugu Biawak.

    Ia adalah lulusan Fakultas Seni Rupa ISI Surakarta.

    Setelah lulus, Rejo kembali ke Wonosobo dan aktif sebagai pelukis.

    “Semua lukisan di Pemkab Wonosobo adalah karya Mas Ari,” kata Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

    3. Proses Pembuatan 1,5 Bulan

    Pembuatan patung biawak ini berlangsung sekitar 1,5 bulan.

    Rejo dibantu oleh enam orang dalam proses pengerjaannya.

    “Awal pembuatannya sebelum puasa dan selesai sekitar H-5 Lebaran,” kata Rejo.

    4. Terinspirasi dari Hewan Endemik Desa Krasak

    Pemilihan biawak sebagai objek patung bukan tanpa alasan.

    Biawak merupakan hewan endemik di Desa Krasak.

    “Awal gagasan dari teman-teman karang taruna, kenapa dipilih biawak, karena biawak adalah hewan endemik lokal daerah tersebut yang perlu dilestarikan,” kata Rejo.

    5. Jadi Spot Foto Baru

    Setelah selesai, Tugu Biawak langsung menarik perhatian banyak orang.

    Banyak pengendara sengaja berhenti untuk berfoto di depan patung ini.

    Ketua Karang Taruna Kecamatan Selomerto, Gunawan, mengungkap warga sangat antusias.

    “Warga sangat antusias. Sekarang banyak yang berhenti di sini hanya untuk berfoto. Ini membanggakan karena tugu ini bisa menjadi ikon baru bagi Desa Krasak.” (*)