Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Disebut Gatot Cuma Angkuti Barang, Hendropriyono Bela Hercules Ungkap Peran Pentingnya di Timtim

    Disebut Gatot Cuma Angkuti Barang, Hendropriyono Bela Hercules Ungkap Peran Pentingnya di Timtim

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pernyataan Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo soal Hercules yang berperan hanya sebagai tukang angkuti barang saat konflik di Timor Timur, dipatahkan oleh Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono. 

    Hendropriyono mengatakan Hercules bukan sekadar tukang angkut barang. 

    Perannya jauh lebih penting daripada itu. 

    Menurut Hendropriyono, Hercules dipercaya oleh militer untuk memegang kunci persenjataan. 

    “Dulu dia (Hercules) waktu di Timor Timur (Tim sebelum menjadi Timor Leste, dia itu kita percaya pegang kunci gudang senjata dan peluru. Dia yang pegang,” katanya seperti dikutip dari YouTube Prof. Rhenald Kasali yang tayang pada Minggu (4/5/2025). 

    Karena memiliki peran di Timtim, Hendropriyono meminta agar hak perdata sang mantan preman tersebut tidak dimatikan. 

    Hendropriyono mengatakan dirinya tak bermaksud untuk mendukung premanisme. 

    “Orang yang begitu dipercaya sekarang berbuat apapun, istilah katanya jangan dibunuh dong, jangan dibunuh walaupun pembunuhan itu perdata. Lalu nasionalisme dia (Hercules) langsung padam, bukannya saya mau bela premanisme, saya tetap anti premanisme tapi dia kan punya hati nurani.”

    “Kalau cuma Hercules soal kecil, kita kan mikirnya perang global dong,” pungkasnya. 

    Disebut Gatot tukang angkuti barang

    Purnawirawan Jenderal TNI bintang empat, Gatot Nurmantyo, murka dengan Hercules yang menghina Sutiyoso, eks Wakil Komandan Jenderal Kopassus sudah bau tanah. 

    Mantan Panglima TNI tersebut mengingatkan Hercules tentang peran pensiunan jenderal TNI yang telah membawanya ke Jakarta.

    Ia lalu membongkar asal-usul Hercules di masa lampau. 

    Hercules, kata Gatot, dulu dipekerjakan sebagai tenaga bantuan operasi (TBO) yang bertugas membantu mengangkuti barang-barang keperluan militer saat di Timor Timur.

    “Begini, kita kan prajurit-prajurit di sana merasa sudah dibantu, dibawain barang-barangnya kayak gitu. Maka, dibawa ke Jakarta dan Solo untuk supaya kesejahteraannya, kehidupannya lebih baik, berubah lah.”

    “Tapi, justru dia mengata-ngatai pensiunan, padahal yang bawa dia ke sini sudah pensiun itu, zamannya tahun 80-an,” ujar Gatot seperti dikutip dari Youtube Refly Harun yang tayang pada Kamis (1/5/2025). 

    Berdasarkan persepsi publik yang selama ini beredar, Hercules dilindungi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. 

    Hercules pun selalu mengklaim berutang nyawa terhadap Prabowo Subianto. 

    Namun, Gatot mempertanyakan jasa mantan preman itu.

    Menurutnya, jasa Hercules hanya sebatas mengangkuti barang-barang keperluan militer.

    “Jasanya ngangkat-ngangkat barang, kan dibayar juga. Cuma karena Pak Prabowo ya mungkin hatinya baik, kan gitu kamu ikut, mungkin. Tapi, saya yakin bukan Prabowo juga (yang ajak ke Jakarta),” tambahnya. 

    Duduk Perkara Gatot vs Hercules

    Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, meluapkan kemarahannya terhadap Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshal.

    Hal ini terkait pernyataan kontroversial Hercules yang dinilai menghina para purnawirawan.

    Semua ini bermula dari tuntutan Forum Purnawirawan TNI-Polri yang satu di antaranya permintaan untuk mengganti Gibran Rakabuming Raka dari jabatan Wakil Presiden RI. 

    Menanggapi permintaan para Purnawirawan TNI, Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules, tertawa dan memberikan sindiran pedas.

    “Katanya mau kudeta presiden, kepala kamu saya kudeta, tulis itu,” ucap Hercules.

    Menurut Hercules, Gibran Rakabuming dan Prabowo Subianto tak bisa dimakzulkan karena keduanya dipilih oleh rakyat.

    Hercules juga mengkritik keras Sutiyoso yang sebelumnya juga menyebut Ormas-ormas saat ini berpakaian mirip tentara.

    Sutiyoso pun mendukung revisi Undang-Undang Organisasi Masyarakat (UU Ormas) yang wacananya digulirkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

    Pria bernama lengkap Rosario de Marshal itu menganggap Sutiyoso telah menyinggung ormas.

    Hercules pun meminta Sutiyoso untuk diam.

    Amarah Gatot Nurmantyo

    Dalam sebuah acara bersama Said Didu, Hersubeno Arief dan Refly Harun, Gatot Nurmantyo, menegaskan kemarahannya terhadap sikap Hercules yang dianggap tidak sopan dan seenaknya dalam berbicara.

    “Ingat kau dulu, kok kau ngomong seenaknya kayak gitu. Tidak sopan, sudah jadi raja kau?” ujar Gatot dikutip dari unggahan akun Twitter Said Didu, Rabu (30/4/2025).

    Gatot bahkan menyebut Hercules sebagai preman yang memakai seragam ormas, dan menantangnya untuk membuktikan bahwa dirinya layak disebut pejuang rakyat.

    “Kamu itu kan preman memakai pakaian ormas. Saya bisa buktikan kau itu preman,” lanjutnya.

    Mantan Panglima TNI tersebut kemudian menyinggung insiden di Depok, di mana anggota kepolisian diserang dan mobilnya dibakar saat menjalankan tugas. 

    Menurut Gatot, kejadian itu sebagai bentuk pelecehan terhadap negara dan hukum.

     “Polisi itu adalah alat negara. Ketika akan menangkap, dilawan, dikepung. Negara apa ini?” katanya.

    Ia menegaskan bahwa semua TNI akan menjadi purnawirawan dan bahwa mereka layak dihormati, karena telah berdarah-darah membela bangsa.

    “Pak Sutiyoso itu purnawirawan bintang tiga loh. Termasuk saya juga di Timor-Timur. Kita berdarah-darah!,” tandasnya.

    Gatot mengingatkan, jika negara dikuasai oleh preman, maka kehancuran akan tak terelakkan.

    Hercules kesal dengan Sutiyoso

    Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib), Hercules, sebelumnya mengungkapkan kemarahannya terhadap Sutiyoso, purnawirawan jenderal TNI bintang tiga yang juga Gubernur Jakarta (1997-2007). 

    Gara-garanya, Sutiyoso berbicara mendukung revisi Undang-Undang Organisasi Masyarakat (UU Ormas) yang wacananya digulirkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

    Dalam mengutarakan opininya, Sutiyoso mengungkap pengalamannya bersinggungan dengan ormas yang berlaku bak preman.

    Sutiyoso berbicara di Youtube tvOneNews, tayang Minggu (27/4/2025).

    Semasa menjabat Panglima Komando Distrik Militer (Kodam) Jaya pada 1996-1997, Sutiyoso yang bertanggung jawab dengan keamanan Jakarta sering berurusan dengan ormas.

    Menurutnya, pengalaman dengan ormas yang berlaku layaknya preman sangat tidak menyenangkan.

    Hal itu ia rasakan kurang lebih 11 tahun, ditambah masa jabatan Gubernur Jakarta.

    “Jadi waktu panglimapun sudah begitu, hiruk pikuknya ibu kota oleh aksi-aksi ormas yang menjelma jadi preman tukang palak, terutama di tempat-tempat hiburan,” kata Sutiyoso.

    Bang Yos, sapaan karibnya menyatakan dukungannya terhadap wacana revisi UU Ormas.

    Ia berharap perubahan aturan juga mentenyuh tata cara berpakaian ormas, yang saat ini dianggapnya mirip tentara.

    “Bahwa saya sangat mendukung Pak Tito Mendagri mau merevisi UU Ormas ini. Bukan tingkah laku mereka saja yang harus dievaluasi ya, tapi juga cara berpakaian.”

    Reaksi Hercules 

    Hercules yang mendengar pernyataan Sutiyoso, geram.

    Pria bernama lengkap Rosario de Marshal itu menganggap Sutiyoso telah menyinggung ormas.

    Sambil mengejek, pemimpin ormas bernama Grib itu meminta Sutiyoso untuk diam.

    Hal itu disampaikan Hercules saat memberi dukungan kepada Razman Nasution yang sedang bersidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (29/4/2025).

    “Kaya Pak Sutiyoso itu ngapain, Pak Sutiyoso itu gak usahlah menyinggung ormas, sudahlah kalau saya bilang mulutmu sudah bau tanah. Gak usah nyinggung-nyinggung kita,” tegas Hercules.

    Hercules juga tegas mengatakan, tidak takut terhadap Sutiyoso.

    “Orang boleh takut sama Pak Sutiyoso, saya gak takut,” jelasnya.

    Sambil mengejek, pemimpin ormas bernama Grib itu meminta Sutiyoso untuk diam.

    Hal itu disampaikan Hercules saat memberi dukungan kepada Razman Nasution yang sedang bersidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (29/4/2025).

    “Kaya Pak Sutiyoso itu ngapain, Pak Sutiyoso itu gak usahlah menyinggung ormas, sudahlah kalau saya bilang mulutmu sudah bau tanah. Gak usah nyinggung-nyinggung kita,” tegas Hercules.

    Hercules juga tegas mengatakan, tidak takut terhadap Sutiyoso.

    “Orang boleh takut sama Pak Sutiyoso, saya gak takut,” jelasnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Jenderal Gatot Nurmantyo Luapkan Kemarahannya kepada Hercules: Tidak Sopan, Sudah Jadi Raja Kau?”.

     

     

  • Tingkatkan Kualitas Hidup, Penyandang Disabilitas Dapat Pembekalan UMKM – Halaman all

    Tingkatkan Kualitas Hidup, Penyandang Disabilitas Dapat Pembekalan UMKM – Halaman all

    Pemberdayaan para penyandang disabilitas harus diberikan melalui pendekatan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan.

    Tayang: Minggu, 4 Mei 2025 17:34 WIB

    handout

    TINGKATKAN KUALITAS HIDUP – Kegiatan peningkatan kemandirian para penyandang disabilitas. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong terciptanya kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Upaya meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas dilakukan berbagai pihak untuk mendorong terciptanya kualitas hidup mereka yang lebih baik.

    Satu di antaranya dijalankan melalui program Kelompok Disabilitas Produktif (KEDIP) yang dijalankan Pelindo Solusi Logistik untuk mendukung peningkatan kemandirian penyandang disabilitas melalui kegiatan pembekalan UMKM disabilitas.

    Direktur Keuangan, SDM, & Manajemen Risiko Pelindo Solusi Logistik, Herman Susilo, menyampaikan, program ini bertujuan untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas.

    “Pemberdayaan para penyandang disabilitas harus diberikan melalui pendekatan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan. Program-program ini adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi saudara-saudara disabilitas, sehingga mereka bisa berdaya dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Herman dikutip Minggu (4/5/2025).

    Ia menyebut, KEDIP tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha dan modal, tetapi juga membekali peserta dengan pelatihan marketing, optimalisasi media sosial, branding dan packaging, pencatatan keuangan hingga advokasi legalitas usaha melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB). 

    Holimah (46), salah satu penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pelindo Solusi Logistik atas dukungan yang diberikan melalui Program KEDIP.

    “Saya berharap bantuan ini dapat membantu kami dalam meningkatkan kapasitas usaha, dan ke depannya semoga dapat menjangkau saudara-saudara kami yang lain yang membutuhkan,” ujar Holimah.

     

     

    Artikel ini merupakan bagian dari inisiatif Lokal Asri yang berfokus pada lokalisasi nilai-nilai tujuan pembangunan berkelanjutan. Pelajari selengkapnya!

    A member of

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Dari Blora ke Melbourne Australia, Sosok Dinda Siswi SMAN 1 Blora Raih Beasiswa di Monash University

    Dari Blora ke Melbourne Australia, Sosok Dinda Siswi SMAN 1 Blora Raih Beasiswa di Monash University

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Siswi SMA Negeri 1 Blora, Rizqi Aulia Dinda Primadani diterima di Monash University, Melbourne, Australia, jurusan Biomedical Engineering.

    Dinda menceritakan proses dirinya bisa diterima kuliah di luar negeri, di universitas dengan peringkat 37 dunia tersebut.

    Sebelum diterima, Dinda mengikuti program Beasiswa Indonesia Maju Taman Sains non gelar atau program persiapan S1 Luar Negeri.

    “Kami memang disiapkan untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri.”

    “Saya mengikuti bimbingannya itu di Jakarta selama 10 bulan,” jelasnya kepada Tribunjateng.com, Minggu (4/5/2025).

    Selama 10 bulan itu, Dinda mendapatkan bimbingan agar bisa diterima di universitas luar negeri.

    Utamanya, mulai pembelajaran untuk menguasai bahasa asing.

    Ada dua bahasa asing yang dipelajari yakni bahasa Inggris dan Mandarin.

    Pembelajaran dua bahasa asing itu menjadi tantangan tersendiri bagi Dinda. 

    Namun lantaran sudah menjadi komitmennya, akhirnya Dinda bisa melampaui tantangan itu.

    “Kalau tantangannya mungkin dalam belajar bahasa asing.”

    “Kalau di sekolah untuk bahasa Inggris itu kurang di speaking.”

    “Sementara kalau untuk tes IELTS, itu perlu ada 4 aspek yakni listening, speaking, reading, dan writing.”

    “Jadi saya lebih berjuangnya di speaking, karena belum terbiasa ngomong dalam bahasa Inggris.”

  • SLB OneSubsea Bangun Fasilitas Pengembangan Bawah Laut di Balikpapan – Halaman all

    SLB OneSubsea Bangun Fasilitas Pengembangan Bawah Laut di Balikpapan – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Raksasa teknologi energi global, SLB OneSubsea, berinvestasi di pembangunan fasilitas pengembangan bawah laut terbaru di Balikpapan, Kalimantan Timur.

    Managing Director SLB Indonesia, Nurzhan Ongaltayev mengatakan, fasilitas ini akan menjadi pusat layanan pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur bawah laut guna mendukung proyek-proyek eksplorasi serta produksi energi lepas pantai di Indonesia.

    “Langkah ini menandai komitmen jangka panjang SLB terhadap pertumbuhan industri hulu migas nasional, khususnya dalam mendukung inisiatif pemerintah memperkuat ekosistem energi lepas pantai berbasis teknologi tinggi dan sumber daya lokal,” ujarnya dikutip Minggu (4/5/2025).

    Fasilitas seluas 3.000 meter persegi ini berlokasi di kawasan Pertamina Shorebase Tanjung Batu (PSTB) dan dirancang untuk melayani berbagai kebutuhan pembaruan komponen, layanan intervensi, hingga pemeliharaan sistem produksi bawah laut yang kompleks.

    Nurzhan menambahkan, fasilitas ini akan menjadi ujung tombak dalam meningkatkan efisiensi proyek bawah laut nasional, dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

    Sebagai bagian dari pendekatan berkelanjutan, SLB OneSubsea juga telah memulai program pemberdayaan tenaga kerja lokal dan pelatihan teknis guna mendukung operasional fasilitas tersebut.

    Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat pengembangan kompetensi industri dalam negeri dan membuka lapangan kerja di Kalimantan Timur dan sekitarnya.

    “Fasilitas ini akan menjadi wadah penting untuk peningkatan kapasitas dan keterampilan tenaga kerja nasional, menciptakan kontribusi nyata terhadap transformasi industri energi Indonesia,” kata Ongaltayev.

    Acara peresmian fasilitas dihadiri Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud dan Deputi Eksploitasi SKK Migas, Prof. Ir. Taufan Marhaendrajana.

    Wali Kota Rahmad Mas’ud menyebut kehadiran fasilitas ini jadi momentum penting bagi Balikpapan sebagai kota energi, sekaligus bukti peran strategis daerah dalam mendukung keberlanjutan produksi gas bumi nasional.

    Prof. Taufan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, kontraktor KKKS, hingga pelaku industri jasa penunjang, dalam mendukung kesuksesan proyek energi strategis.

    SLB memandang Indonesia sebagai wilayah kunci dalam peta energi global. Investasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat kehadiran lokal melalui kolaborasi dengan klien, pemasok domestik, dan pemanfaatan inovasi teknologi.

    “Fasilitas ini akan memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi tantangan eksplorasi laut dalam serta mempercepat pencapaian target produksi gas nasional,” tegas Ongaltayev.

    Fasilitas ini akan segera beroperasi penuh dalam beberapa bulan mendatang.

    Laporan Reporter Eko Sutriyanto

     

  • Harga Emas Antam Hari Ini, 4 Mei 2025: Stagnan, Jadi Rp 1.902.000 per Gram – Halaman all

    Harga Emas Antam Hari Ini, 4 Mei 2025: Stagnan, Jadi Rp 1.902.000 per Gram – Halaman all

    Harga emas hari ini, Minggu (4/5/2025), stagnan di level Rp1.902.000 per gramnya. Simak rincian harga emas per gram berikut ini.

    Tayang: Minggu, 4 Mei 2025 15:58 WIB

    Tribunnews/Jeprima

    HARGA EMAS – Karyawan menunjukkan emas batangan di Gedung Antam, Jakarta Selatan, Rabu (9/4/2025). Berikut rincian harga emas Antam terbaru pada hari ini, Minggu (4/5/2025). 

    TRIBUNNEWS.COM – Harga emas Antam hari ini, Minggu (4/5/2025), adalah Rp1.902.000 per gram.

    Dikutip dari logammulia.com, harga emas Antam saat ini stagnan, masih berada di level yang sama.

    Harga buyback emas hari ini juga tidak mengalami perubahan, masih di lebel Rp1.751.000 per gram.

    Harga buyback emas Antam adalah harga yang didapatkan ketika pemegang emas Antam ingin menjualnya.

    Perlu diketahui, perhitungan harga emas tersebut, hanya berlaku di kantor pelayanan Antam Pulo Gadung, Jakarta.

    Gerai penjualan emas Antam lainnya bisa jadi mematok harga berbeda.

    Harga emas pada Minggu (4/5/2025) hari ini, dalam berbagai pecahan:

    Harga emas batangan 0,5 gram: Rp1.001.000
    Harga emas batangan 1 gram: Rp1.902.000
    Harga emas batangan 2 gram: Rp3.744.000
    Harga emas batangan 3 gram: Rp5.591.000
    Harga emas batangan 5 gram: Rp9.285.000
    Harga emas batangan 10 gram: Rp18.515.000
    Harga emas batangan 25 gram: Rp46.162.000
    Harga emas batangan 50 gram: Rp92.745.000
    Harga emas batangan 100 gram: Rp184.412.000
    Harga emas batangan 250 gram: Rp460.765.000
    Harga emas batangan 500 gram: Rp921.320.000
    Harga emas batangan 1.000 gram: Rp1.842.600.000

    *Harga emas menurut laman logammulia.com, dapat berubah sewaktu-waktu.

    (Tribunnews.com/Oktavia WW)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Hadapi Digitalisasi, Pemerintah dan ALDEI Dorong Penguatan Regulasi Industri Logistik – Halaman all

    Hadapi Digitalisasi, Pemerintah dan ALDEI Dorong Penguatan Regulasi Industri Logistik – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asosiasi Logistik Digital Economy Indonesia (ALDEI) bersama Pemerintah dan Universitas mendorong daya saing industri logistik nasional melalui kolaborasi, teknologi, regulasi dan peningkatan kualitas SDM.

    Ketua Umum ALDEI, Imam Sedayu Pusponegoro menegaskan pentingnya kolaborasi, adopsi teknologi, regulasi yang suportif serta peningkatan kualitas SDM logistik. 

    “Hal ini untuk menciptakan industri logistik Indonesia yg berdaya saing di tengah era digitalisasi yang mempercepat pertumbuhan digital ekonomi,” kata Imam melalui keterangan tertulis, Minggu (4/5/2025).

    Hal tersebut diungkapkan Imam pada event ALDEI Meet up Season 1 sekaligus halal bihalal di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta. 

    Sementara itu, Dewan Penasihat ALDEI dan pakar industri logistik nasional, Dr. Nofrisel, SE, MM, CSLP, Eslog, juga turut memberikan pandangan mengenai transformasi industri logistik Indonesia dari masa ke masa. 

    “Sudah seharusnya industri logistik di era digitalisasi ini bisa dapat lebih terintegrasi, kolaboratif dan tidak terfragmentasi untuk dapat lebih berdaya saing,” katanya. 

    Sesi talkshow mengenai regulasi update yang menghadirkan Direktur Perdagangan PMSE Kementrian Perdagangan Rifan Ardianto, Ketua Tim Kerja Akselerasi Adopsi Teknologi dan Digitalisasi Pos & Penyiaran Kementrian Komdigi, Hudy Setyatmoko, serta Direktur Pengendalian Ekosistem Digital Kementerian Komdigi Dany Suwardany. 

    Dalam acara ini disimpulkan bahwa di tengah perkembangan ekonomi digital yang sangat pesat ini, dibutuhkan regulasi yang saling bersinergi antara perdagangan di ekonomi digital dan jasa logistik sebagai salah satu bagian ekosistemnya untuk bisa menciptakan iklim usaha yg sehat dan berkesinambungan. 

    Sebagai langkah konkretnya, dalam waktu dekat Kementrian Komdigi akan segera mengeluarkan Peraturan Menteri Pos Komersial. 

    Hal ini dilatarbelakangi isu persaingan tidak sehat, inefisiensi industri serta rendahnya tingkat digitalisasi yang tercermin dalam kinerja perusahaan pos dan kurir dalam beberapa tahun terakhir ini. 

    Selain itu dikemukakan juga bahwa saat ini ALDEI juga sedang berkontribusi dalam penyusunan Rancangan SNI Pergudangan Fulfillment bersama Direktorat Perdagangan PMSE, Kementrian Perdagangan untuk menciptakan standard pelayanan jasa fulfillment yang menunjang kualitas perdagangan di ekonomi digital

    Dalam talkshow lainnya juga menghadirkan para narasumber, Handy Widiya, CEO Anteraja dan Fariz Gustanjung Jaya, CEO Kirimin Aja yang saat ini perusahaannya sudah saling terkoneksi secara teknologi dan berkolaborasi. 

    Rangkaian acara ini juga diikuti oleh penandatanganan MOU peningkatan kualitas SDM di industri logistik antara ALDEI dengan Universitas Logistik dan Bisnis Indonesia (ULBI) yang dihadiri oleh Rektor, Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng, PhD, CSCP, CPLM dan Universitas Dian Nusantara yg dihadiri oleh Ir. Margono Sugeng, Wakil Rektor I. 

  • SP JICT Desak Reformasi Tata Kelola Pelabuhan: Jangan Hanya Jadi Sumber Likuiditas – Halaman all

    SP JICT Desak Reformasi Tata Kelola Pelabuhan: Jangan Hanya Jadi Sumber Likuiditas – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) menyerukan pentingnya reformasi menyeluruh dalam tata kelola pelabuhan nasional, khususnya menyangkut keberlanjutan pengelolaan Terminal Peti Kemas JICT sebagai aset logistik strategis negara.

    Ketua SP JICT Bayu Saptari mengatakan Pelindo menghadapi tantangan struktural di anak usaha pasc merger.

    “Kami mengapresiasi transformasi Pelindo, tapi JICT jangan hanya jadi mesin likuiditas. Kami ingin JICT juga punya ruang berkembang, memberikan pelayanan terbaik, dan memastikan kesejahteraan pekerja,” ujar Bayu dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).

    Bayu menyebut, beban rental fee yang ditetapkan dalam skema perpanjangan kontrak JICT tahun 2015 menjadi sumber tekanan finansial terbesar.

    Hal ini berdampak langsung pada terbatasnya modernisasi fasilitas, serta stagnasi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di JICT.

    “Skema rental fee harus dievaluasi. Sebagian hasil usaha seharusnya bisa direinvestasikan langsung ke operasional dan penguatan pekerja, bukan terserap habis oleh kewajiban kontraktual,” kata Bayu.

    SP JICT juga menyoroti rencana penjualan saham Hutchison di JICT kepada investor global BlackRock.

    Menurut Bayu, keterlibatan pihak asing dalam pengelolaan pelabuhan yang strategis harus ditempatkan dalam koridor transparansi dan kepentingan nasional jangka panjang.

    “Pelabuhan adalah pintu gerbang ekonomi nasional. Kita tidak bisa gegabah menyerahkan kontrol aset strategis ke investor global tanpa kontrol dan akuntabilitas yang jelas,” ujarnya.

    Bayu turut mengkritisi desain pelabuhan yang tidak terintegrasi, yang disebutnya menjadi penyebab kemacetan kronis seperti yang terjadi beberapa waktu lalu dan sempat menjadi perhatian nasional.

    “Kita butuh intervensi sistemik dalam desain pelabuhan—bukan sekadar tambal sulam infrastruktur. Konektivitas antar terminal dan akses jalan harus satu sistem,” tegasnya.

    Sebagai ujung tombak operasional, SP JICT juga menuntut dilibatkan dalam forum konsultatif kebijakan pelabuhan nasional, agar transformasi sektor logistik dan maritim berjalan adil dan partisipatif.

    “Kami bukan hanya ingin didengar saat ada masalah. Kami ingin ikut merumuskan masa depan pelabuhan Indonesia—dengan keberpihakan pada publik, negara, dan keadilan bagi pekerja,” tandas Bayu.

    Di tengah transformasi besar yang tengah dilakukan pemerintah di sektor pelabuhan, SP JICT berharap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dapat membawa arah reformasi ke jalur yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.

     

  • Ikut Kebijakan KDM, Tri Adhianto Bakal Bongkar Bangunan Liar di Kalimalang Unisma

    Ikut Kebijakan KDM, Tri Adhianto Bakal Bongkar Bangunan Liar di Kalimalang Unisma

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR – Ikuti kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), bangunan liar (bangli) di sepanjang Kalimalang Unisma, Kota Bekasi bakal dibongkar. 

    Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan tahapan sebelum eksekusi diantaranya melayangkan surat peringatan ke pemilik bangli. 

    “Bangli yang di sebelah Unisma tentu sudah memasuki kalau nggak salah sudah masuk peringatan ketiga. Kita sudah lakukan koordinasi dengan pemilik lahan, PJT (Perum Jasa Tirta),” kata Tri, Minggu (4/5/2025). 

    Wali Kota Bekasi menegaskan, pihaknya sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait penertiban bangli di bantaran sungai. 

    “Ada satu sikap yang sama, bahwa Pak Gubernur memerintahkan kepada kita semua untuk melakukan bersih-bersih. Supaya Jawa Barat ini menjadi resik, menjadi istimewa,” tegas dia. 

    Tri juga sudah melalukan koordinasi ke lingkungan sekitar, diharapkan pemilik bangunan melakukan insiatif pembongkaran sebelum dieksekusi pemerintah. 

    “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, ya kalau memang sudah waktunya kita akan lakukan penertipan,” jelas dia. 

    Tak hanya di Kalimalang, kebijakan serupa juga akan dilakukan di seluruh wilayah bantaran sungai yang ada di Kota Bekasi. 

    lihat foto
    Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sampai Jawara Betawi pasang badan usai Purnawirawan TNI, Sutiyoso dihina oleh Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, Hercules Rozario Marshal. Bahkan kelakuannya lagi dipantau orang Betawi.

    Tri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan yang untuk dilakukan penertiban diantaranya di Jatibening, Medan Satria, serta bantaran Kali Bekasi.

    “Segala progres, langkah-langkah yang kita lakukan, termasuk yang utama adalah terkait dengan kali Bekasi, memang ada duplikasi terkait dengan kepemilikan yang kemudian masih harus kita selesaikan secara hukum,” tegas dia. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Jadwal Keberangkatan Kereta Api Tambahan Sepanjang Bulan Mei 2025 – Halaman all

    Jadwal Keberangkatan Kereta Api Tambahan Sepanjang Bulan Mei 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan Kereta Api Tambahan sepanjang bulan Mei 2025.

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba mengatakan, bahwa pada bulan Mei 2025 ada banyak kesempatan berlibur yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api.

    “Mei kali ini luar biasa, banyak tanggal merahnya. KAI siap melayani kebutuhan mobilitas pelanggan melalui KA tambahan, kereta dengan rangkaian eksekutif terbaru, hingga alternatif unik seperti KA Panoramic dan KA Suite Class Compartment,” ujar Anne dalam siaran pers KAI pada Rabu (1/5/2025).

    Sepanjang bulan Mei 2025, pelanggan dapat menikmati perjalanan tambahan untuk relasi populer seperti Cilacap–Gambir (KA Purwojaya), Semarang Poncol–Tegal (KA Kaligung), Surabaya–Yogyakarta (KA Sancaka), Solo Balapan–Gambir (KA Batavia), Surabaya Gubeng–Malang (KA Arjuno Ekspres), Surabaya Pasarturi–Cilacap (KA Sancaka Utara), Ketapang–Malang (KA Ijen Ekspres), Bandung–Gambir (KA Parahyangan Fakultatif), dan Cirebon–Gambir (KA Cirebon Fakultatif).

    Selengkapnya, inilah jadwal keberangkatan dan daftar lengkap Kereta Api Tambahan di bulan Mei 2025:

    KA Tambahan Keberangkatan 1–4 Mei 2025

    KA 53F (KA Purwojaya) relasi Cilacap–Gambir
    KA 58F (KA Purwojaya) relasi Gambir–Cilacap
    Sarana: Eksekutif Stainless Steel Gen. 1

    KA Tambahan Keberangkatan 1–4, 8–13, 15–18, 22–25 & 29–31 Mei 2025

    KA 221F (KA Kaligung) relasi Semarang Poncol–Tegal
    KA 222F (KA Kaligung) relasi Tegal–Semarang Poncol
    Sarana: Eksekutif Mild Steel & Ekonomi New Image
    KA 87F (KA Sancaka) relasi Surabaya Gubeng–Yogyakarta
    KA 88F (KA Sancaka) relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng
    Sarana: Eksekutif Stainless Steel Gen. 1 & Ekonomi Premium Stainless Steel
    KA 7005F (KA Batavia) relasi Solo Balapan–Gambir
    KA 7006F (KA Batavia) relasi Gambir–Solo Balapan
    Sarana: Eksekutif & Ekonomi Stainless Steel New Generation

    KA Tambahan Keberangkatan 1–5, 9–13, 15–19, 23–26 & 29–31 Mei 2025

    KA 65F (KA Arjuno Ekspres) relasi Surabaya Gubeng–Malang
    KA 66F (KA Arjuno Ekspres) relasi Malang–Surabaya Gubeng
    Sarana: Eksekutif New Image

    KA Tambahan Keberangkatan 1–31 Mei 2025

    KA 233F (KA Sancaka Utara) relasi Surabaya Pasar Turi–Cilacap
    KA 236F (KA Sancaka Utara) relasi Cilacap–Surabaya Pasar Turi
    Sarana: Eksekutif Mild Steel & Ekonomi New Generation Modifikasi
    KA 240F (KA Ijen Ekspres) relasi Ketapang–Malang
    KA 239F (KA Ijen Ekspres) relasi Malang–Ketapang
    Sarana: Eksekutif Stainless Steel Gen. 1 & Ekonomi New Generation Modifikasi

    KA Tambahan Keberangkatan 3, 4, 10–13, 17, 18, 24, 25 & 29–31 Mei 2025

    KA 141F (KA Parahyangan Fakultatif) relasi Bandung–Gambir
    KA 142F (KA Parahyangan Fakultatif) relasi Gambir–Bandung
    Sarana: Panoramic & Eksekutif Stainless Steel Gen. 1

    KA Tambahan Keberangkatan 4, 11–13, 18 & 25 Mei 2025

    KA 125F (KA Cirebon Fakultatif) relasi Cirebon–Gambir
    KA 126F (KA Cirebon Fakultatif) relasi Gambir–Cirebon
    Sarana: Eksekutif Mild Steel & Ekonomi New Generation Modifikasi

    KAI menyebut, pemesanan tiket kereta api dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan bisa memilih jadwal, kelas, dan jenis kereta sesuai preferensi dan kenyamanan masing-masing sebelum kehabisan.

    “Segera rencanakan perjalanan dan pesan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau situs booking.kai.id,” tutup Anne.

    (Tribunnews.com/Latifah)

  • Pembangunan LG Smart Park 2 Diproyeksikan Selesai 2025, Luasnya 420.000 Meter Persegi – Halaman all

    Pembangunan LG Smart Park 2 Diproyeksikan Selesai 2025, Luasnya 420.000 Meter Persegi – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, BUSAN – LG Electronics saat ini sedang membangun LG Smart Park 2 di Changwon, Busan, Korea Selatan, yang proses konstruksinya akan diproyeksikan rampung di 2025. 

    Pabrik baru ini akan bersebelahan dengan LG Smart Park yang saat ini sudah beroperasi memproduksi lemari es untuk pasar Korea Selatan dan Amerika Serikat dan puluhan negara lain.

    Pabrik LG Smart Park 2 mencakup area seluas 420.000 meter persegi (m2) dan akan menjadi pabrik LG termodern dan terbesar dimiliki LG.

    Sebagai perbandingan, LG Smart Park yang ada saat ini memiliki luas total 256.000 m2 

    Saat nanti beroperasi, LG Smart Park 2 akan memproduksi lini produk home appliances seperti lemari es, oven, dan mesin pencuci piring.

    Semuanya juga memanfaatkan inovasi manufaktur terbaru untuk memaksimalkan efisiensi produksi dan kualitas produk yang dihasilkan di pabrik ini.

    Lyu Jae-cheol, President of The LG Electronics Home Appliance Solution Company di kegiatan LG Home Appliances Solution Asia Press Tour 2025, Rabu (23/4/2025) mengatakan, pabrik LG di Chagwon menjadi core hub untuk produk-produk home appliances LG seperti saat ini diimplmentasikan di LG Smart Park 1.

    “LG Smart Park menggambarkan komitmen kuat kami untuk mengadopsi teknologi revolusioner sebagai pemimpin pasar peralatan rumah tangga premium global,” ucap Lyu Jae-cheol.

    LG Smart Park 1 menjadi salah satu pabrik tercanggih LG di dunia yang memproduksi home appliances dan dibangun pada 2019. Pabrik ini menjadi satu dari 5 pabrik LG yang menyandang status sebagai Lighthouse Factory dari World Economic Forum (WEF) di 2022.

    Lighthouse Factory adalah pabrik yang sudah menggabungkan kecanggihan teknologi kunci 4.0 seperti IoT robotic, AI dan lain-lain dalam proses produksinya.

    WEF menetapkan sebanyak 189 Lighthouse Factory di seluruh dunia.

    Dari jumlah tersebut, lima diantaranya berada di Korea, yakni pabrik LG di Chongwan, pabrik besi baja Posco, LS Electric, K-water, dan pabrik Amore Pacific.

    LG juga mengoperasikan pabrik canggih di Montgomery County, negara bagian Tennesse, Amerika Serikat.

    Pabrik seluas 94.000 m2 ini selesai dibangun di 2018 dan menjadi salah satu pabrik tercanggih LG karena menerapkan teknologi autonomous di proses produksinya.

    Pabrik ini mengutilisasi teknologi digital terkini seperti AI, big data dan robot dengan tiga lini produksi untuk mesin cuci tipe front loading dan top loading serta mesin pengering.

    Kapasitas produksi tahunan pabrik ini mencapai 1,2 juta unit mesin cuci dan 600.000 mesin pengering. Lokasi pabrik di AS membuat LG sangat responsif terhadap perubahan permintaan di pasar Amerika Utara.

    Pabrik ini mempekerjakan sekitar 900 karyawan dan turut memainkan peran penting di lanskap industri manufaktur di kawasan regional Amerika.

    Pengalaman dan keberhasilan LG selama ini dalam mendirikan dan mengoperasikan smart factory untuk kebutuhan internal perusahaan menginspirasi LG untuk mendirikan divisi bisnis smart factory sejak awal 2025 sebagai bagian dari pusat riset dan pengembangan LG, Production engineering Research Institute (PRI).

    LG resmi mengkomersialisasikan solusi smart factory untuk kebutuhan berbagai sektor industri, sejak mulai dari konstruksi (set up), hingga tahapan operasionalnya.

    Bisnis smart factory LG ini tidak hanya memberikan solusi otomatisasi proses produksi pabrik sehingga menjadi sangat efisien, tetapi juga menggabungkan perencanaan produksi yang digerakkan oleh Ai, operasi, dan solusi Digital Twins.

    Dengan demikian, perusahaan yang menjadi klien LG bisa mendapatkan daya saing melalui penyediaan solusi di semua tahapan, sejak proses perencanan, pembuatan desain hingga proses konstruksi dan operasional pabrik.

    LG juga memberikan dukungan layanan konsultasi dan penyempurnaan setelah pabrik beroperasi.