Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Garuda Indonesia Hentikan 15 Pesawat Imbas Kondisi Keuangan  – Halaman all

    Garuda Indonesia Hentikan 15 Pesawat Imbas Kondisi Keuangan  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Garuda Indonesia telah menghentikan setidaknya 15 jet karena kesulitan membayar biaya perawatan.

    Mengutip Bloomberg pada Senin (5/5/2025), sebagian besar pesawat yang dihentikan dioperasikan oleh unit berbiaya rendah yakni PT Citilink.

    Bahkan, beberapa pemasok maskapai penerbangan nasional Indonesia meminta pembayaran di muka untuk suku cadang dan tenaga kerja karena kekhawatiran atas situasi keuangan Garuda.

    Sumber Tribunnews mengatakan, mesin dari pesawat-pesawat tersebut sudah harus mendapatkan perawatan lantaran waktu mesinnya sudah habis. Di satu sisi, kondisi keuangan Garuda Indonesia turut berpengaruh terhadap keputusan itu.

    “Selain itu juga kondisi keuangannya masih belum memungkinkan untuk backup semua biayanya,” jelas sumber Tribunnews, Senin.

    Di sisi lain, Direktur Teknik Garuda Indonesia Rahmat Hanafi mengatakan, Garuda Indonesia Group terus mendorong optimalisasi kapasitas produksi di tengah tantangan industri penerbangan global, khususnya dinamika rantai pasok suku cadang pesawat yang kini melanda hampir sebagian besar pelaku industri transportasi udara dunia.

    Dia juga membenarkan bahwa saat ini terdapat 1 armada Garuda Indonesia dan 14 armada Citilink yang tengah menunggu percepatan penjadwalan perawatan rutin berupa proses heavy maintenance, termasuk penggantian suku cadang, untuk kembali siap beroperasi. 

    Keseluruhan proses perawatan armada tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tahun ini. 

    “Tidak dapat dipungkiri kondisi keterbatasan supply chain atas suku cadang saat ini tengah dihadapi hampir seluruh pelaku industri penerbangan, sehingga menyebabkan pelaksanaan heavy maintenance membutuhkan waktu yang lebih panjang,” ujar Rahmat dalam keterangannya, Senin.

    “Dapat kami sampaikan pula bahwa proses heavy maintenance sendiri diperlukan guna memastikan standar keselamatan dan kelaikan terbang tetap terjaga untuk pesawat yang akan dioperasikan,” imbuh dia.

  • Besar Cicilan dan Tenor Pinjaman Rp10 Juta di KUR BRI 2025, Lengkap dengan Syarat Pengajuannya – Halaman all

    Besar Cicilan dan Tenor Pinjaman Rp10 Juta di KUR BRI 2025, Lengkap dengan Syarat Pengajuannya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Simak tabel angsuran pinjaman Kredit Usaha Rakyat dari Bank Rakyat Indonesia atau KUR BRI 2025, untuk plafon Rp1 juta hingga Rp50 juta.

    Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 telah dibuka dan dapat menjadi solusi pinjaman modal usaha terbaik bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

    Dalam tabel angsuran KUR BRI 2025, tertera opsi plafon dan tenor atau jangka waktu pinjaman, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

    Misalnya, untuk pinjaman Rp10 juta dengan tenor 12 bulan, maka angsuran yang harus dibayarkan adalah Rp883.333 per bulan.

    Sebagai informasi, bunga KUR BRI terbilang sangat kompetitif, karena mendapatkan subsidi dari pemerintah yakni 0,5 persen per bulan.

    Berikut ini sebagian dari opsi plafon dengan masing-masing jangka waktu yang diberikan KUR BRI 2025:

    Plafon Rp1.000.000

    12 bulan: Rp88.333
    18 bulan: Rp60.556 
    24 bulan: Rp46.667
    36 bulan: Rp32.778
    48 bulan: Rp25.833
    60 bulan: Rp21.667

    Plafon Rp10.000.000

    12 bulan: Rp883.333
    18 bulan: Rp605.556
    24 bulan: Rp466.667
    36 bulan: Rp327.778
    48 bulan: Rp258.333
    60 bulan: Rp216.667

    Plafon Rp25.000.000

    12 bulan: Rp2.208.333
    18 bulan: Rp1.513.889
    24 bulan: Rp1.166.667
    36 bulan: Rp819.944
    48 bulan: Rp645.833
    60 bulan: Rp541.667

    Tabel pinjaman KUR BRI 2025 Rp1 Juta – Rp50 Juta

    KUR BRI 2025 – Dalam foto: tabel pinjaman KUR BRI 2025 Rp1 Juta – Rp50 Juta, update per Sabtu (3/5/2025). (Istimewa via TribunJateng.com)

    *) Sebagai informasi, KUR BRI menyediakan plafon pinjaman hingga Rp 150 juta.

    Syarat Mengajukan KUR BRI 2025

    Melalui KUR BRI, Bank BRI menawarkan proses pengajuan yang lebih cepat, suku bunga ringan, serta angsuran yang fleksibel sesuai kemampuan pelaku usaha.

    Bagi Anda pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha di tahun 2025, KUR BRI adalah pilihan tepat.

    Ada beberapa syarat umum untuk mengajukan KUR BRI, sebagaimana dilansir TribunJateng.com.

    Akan tetapi, ada beberapa syarat yang sedikit berbeda tergantung jenis KUR yang diajukan.

    Syarat Umum:
     * Warga Negara Indonesia (WNI): Pemohon harus WNI.
     * Usaha Produktif: Memiliki usaha yang produktif dan layak.
     * Lama Usaha: Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
     * Tidak Sedang Menerima Kredit: Tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
     * Usia:
       * Usia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
       * Usia minimal 21 tahun untuk KUR Mikro
       * Usia maksimal 65 tahun saat kredit lunas.

    Dokumen yang Diperlukan:
     * Kartu Tanda Penduduk (KTP): Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah).
     * Kartu Keluarga (KK): Fotokopi Kartu Keluarga.
     * Akta Nikah (jika sudah menikah): Fotokopi akta nikah.
     * Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha: Surat izin usaha, bisa berupa NIB atau surat keterangan usaha dari kelurahan/RT/RW.
     * Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta.

    Syarat Tambahan (Tergantung Jenis KUR):
     * Beberapa jenis KUR mungkin memiliki persyaratan tambahan, seperti kepemilikan agunan atau persyaratan khusus lainnya.
    Penting untuk Diperhatikan:
     * Persyaratan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan BRI.
     * Sebaiknya selalu periksa informasi terbaru di situs web resmi BRI atau kantor cabang BRI terdekat.
     * Untuk lebih jelasnya, calon nasabah diharapkan untuk langsung mendatangi kantor BRI terdekat.

    (Tribunnews.com/Rizki A.)

  • Permukiman Terendam Banjir Akibat Pembangunan Tol, Warga Pademangan Unjuk Rasa di Lokasi Proyek

    Permukiman Terendam Banjir Akibat Pembangunan Tol, Warga Pademangan Unjuk Rasa di Lokasi Proyek

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN – Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa memprotes proyek pembangunan jalan Tol Harbour Road 2 yang dianggap menjadi biang kerok banjirnya permukiman mereka.

    Unjuk rasa dilakukan di lokasi proyek, Jalan R. E. Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara, pada Senin (5/5/2025).

    Mereka menuntut penanganan serius atas genangan air di permukiman yang diduga akibat saluran air tertutup oleh proyek tersebut.

    Puluhan warga membawa poster berisi tuntutan di tengah proyek yang sedang berjalan.

    Menurut warga, genangan mulai terjadi sejak Desember tahun lalu dan hingga kini belum ada penanganan yang memadai.

    “Sudah dari bulan Desember. Kita sudah beberapa kali demo, ke kelurahan, ke camat, ke SDA, Bina Marga, tapi tidak didengar. Saluran air kita ini ditutup proyek, jadi aliran air mandek, banjir semua,” ujar Ketua RT 02 RW 11 Pademangan Barat, Yenni Sulistyo.

    Yenni menjelaskan, genangan terjadi meski tidak turun hujan, dan saat hujan turun, ketinggian air bisa mencapai betis orang dewasa.

    Akibatnya, aktivitas warga terganggu, termasuk anak-anak yang kesulitan berangkat sekolah.

    Genangan air tersebut merendam dua RT, yakni RT 01 dan RT 02 di RW 11 Pademangan Barat.

    Ketinggian air bervariasi hingga 30 sentimeter, dan juga merambah ke sebagian jalur rel kereta api yang berada dekat permukiman.

    Camat Pademangan Didit Mulyadi membenarkan kondisi tersebut.

    Ia menyebut selain tertutupnya saluran air oleh proyek, situasi diperparah oleh kebocoran pipa PAM di lokasi yang sama.

    “Memang ada saluran kita yang tertutup proyek. Selain itu juga ada kebocoran dari pipa PAM. Kami sudah koordinasi dengan pihak proyek tol Harbour Road 2, termasuk CMNP dan kontraktor WIKA. Saat ini petugas SDA, Bina Marga, dan PPSU terus melakukan penyedotan air,” jelas Didit.

    Setidaknya dua pompa air dikerahkan oleh petugas dari Kecamatan Pademangan untuk mengurangi genangan di permukiman tersebut.

    Pihak kecamatan menyatakan akan terus melakukan upaya penanganan sambil menunggu solusi permanen dari pengelola proyek.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • 4 Fakta Sejoli Pembuangan Bayi di Pulogadung, Mengira Lokasi ‘Sepi’ Berakhir Diringkus Gegara Viral

    4 Fakta Sejoli Pembuangan Bayi di Pulogadung, Mengira Lokasi ‘Sepi’ Berakhir Diringkus Gegara Viral

    TRIBUNJAKARTA.COM – Sejoli berinisial SAA, (24) laki-laki dan RH, (20) perempuan yang membuang bayi darah dagingnya di Pulogadung, Jakarta Timur viral.

    Detik-detik pembuangan buah hati mereka pun berhasil terekam CCTV dan akhirnya berujung viral.

    Berikut faktanya yang dirangkum Tribun Jakarta:

    1. Tinggal bersama

    SAA dan RH sudah tinggal bersama meski belum menikah sejak berpacaran di tahun 2023.

    Tak cuma itu, keduanya juga melakukan hubungan intim layaknya suami istri di indekos mereka yang berada di wilayah Jakarta Utara.

    Sampai akhirnya RH mengandung.

    2. Sempat Ingin Digugurkan

    Meski mengetahui ada buah cinta mereka, namun keduanya berupaya menggugurkan kandungan.

    Namun upaya ini gagal sampai akhirnya RH melahirkan bayi tersebut dalam keadaan sehat. Bahkan memiliki berat badan 3,045 kilogram dan panjang sekitar 52 sentimeter. saat dilahirkan.

    lihat foto
    Usai Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya, Hercules Rozario Marshal, kini giliran Razman Nasution yang senggol Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

    “Tersangka berusaha menggugurkan kandungan itu. Namun tidak bisa, kandungan itu terlalu kuat. Akhirnya waktu 9 bulan 10 hari melahirkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Senin (5/5/2025).

    3. TKP Dikira Sepi

    Upaya mereka pun berlanjut. Kali ini, bayi tersebut dengan sengaja di buang mereka di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

    Jalan Jatinegara Kaum 1, Pulogadung, Jakarta Timur dipilihnya berbekal penilaian SAA mengenai lokasi tersebut.

    Kepada penyidik, SAA mengaku kondisi permukiman warga di lokasi sepi.

    “Si laki-laki mengetahui tempat itu. Karena dia sudah sering menemui keluarganya yang berada di sekitar situ. Dia beranggapan tempat itu adalah tempat yang sepi,” ujar Kapolres.

    Usai ditemukan warga, bayi yang belum memiliki nama itu sempat dibawa ke Puskesmas Kecamatan Pulogadung untuk memastikan kondisi medisnya.

    4. Teridentifikasi Lewat CCTV

    Namun, wajah kedua pelaku pembuangan justru berhasil terekam CCTV.

    Nicolas mengatakan keduanya diringkus setelah teridentifikasi berdasarkan rekaman CCTV saat mereka membuang bayi.

    Kini bayi sudah dibawa ke Panti Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa di Kecamatan Cipayung untuk perawatan lebih lanjut, sementara SAA dan RH sudah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Timur.

    Atas perbuatannya SAA dan RH sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan jerat Pasal 76 B juncto Pasal 77 B UU Nomor 35 Tahun 2014, dan atau Pasal 307 KUHP, Pasal 305 KUHP.

    Terkait bagaimana perawatan bayi nantinya, Polres Metro Jakarta Timur menyatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Sosial dan pihak lain untuk memastikan perawatan.

    “Ancaman hukuman 5 tahun penjara. Untuk bayinya sehat, selanjutnya kami akan melakukan penanganan kasus dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lain untuk tindak lanjutnya,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Tawuran di Manggarai, Pelaku Beraksi Saat Polisi Tinggalkan Pos Pantau

    Tawuran di Manggarai, Pelaku Beraksi Saat Polisi Tinggalkan Pos Pantau

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET – Para pelaku tawuran di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, beraksi saat polisi meninggalkan pos pantau.

    Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih mengatakan, saat itu polisi yang biasa berjaga di pos pantau tengah berkeliling untuk patroli.

    “Ketika 10 menit ditinggal, terjadilah tawuran di terowongan itu,” kata Murodih kepada wartawan, Senin (5/5/2025).

    Murodih menjelaskan, para pelaku tawuran kerap mencari celah dengan menunggu polosi meninggalkan pos pantau.

    Ia menyebut pihak kepolisian bakal meningkatkan pengawasan di pos pantau untuk mencegah tawuran kembali terulang

    “Jadi dia nunggu kalau keberadaan kita, kita nggak akan tahu. Memang kalau bisa jangan ditinggal, harus stand by di situ,” ujar Kasi Humas.

    Aksi tawuran di Manggarai mengakibatkan satu orang terluka parah. Seorang juru parkir berinisial MLF mengalami luka bacok di bagian kepala.

    “Satu orang korban terkena luka bacok di bagian kepala,” kata Murodih.

    “Dia kan sebetulnya itu tukang parkir ya, memang dia waktu itu dia ada di sekitar situ, sehingga dia jadi korban,” imbuh dia.

    Saat ini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

    Adapun aksi tawuran itu terjadi pada Minggu (4/5/2025) malam. Video yang merekam peristiwa tersebut viral di media sosial.

    Dalam video yang beredar, dua kelompok warga berkumpul di terowongan Manggarai dan terlibat saling serang.

    Mereka melemparkan batu hingga menyalakan petasan dan mengarahkannya ke kelompok lawan.

    Beberapa pelaku tawuran juga terlihat membawa berbagai jenis senjata tajam.

    “Jadi memang dipicu dari bunyi petasan. Informasinya dari RW 12 yang mengarah ke RW 4. Kebetulan ya karena ada bunyi-bunyi begitu, mungkin direspon sama RW 4 ya, akhirnya timbul terjadi ribut,” ujar Murodih.
      

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Cuma 4,87 Persen, Erick Thohir: Lebih Baik Dibanding Banyak Negara  – Halaman all

    Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Cuma 4,87 Persen, Erick Thohir: Lebih Baik Dibanding Banyak Negara  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,87 persen pada kuartal I 2025 merupakan capaian yang baik dibandingkan banyak negara.

    “Pertumbuhan 4,87 persen saya rasa banyak yang pernah memprediksi jauh dibawah artinya hasil 4,87 persen, ini baik dan kalau kita komparasi juga dengan angka-angka di banyak negara,” kata Erick Thohir saat Konferensi Pers di Kantor BUMN, Senin (5/5/2025).

    Bahkan menurut Erick, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia terus membaik dibuktikan dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menguat setelah sempat melemah.

    “Bursa juga sudah mulai bounce back. Saya rasa seperti yang diprediksikan oleh banyak pengamat itu salah. Maksudnya kondisi kita baik,” jelas dia.

    Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I tahun 2025 mencapai 4,87 persen.

    Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I 2025, atas dasar harga berlaku sebesar Rp 5.665,9 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp 3.264,5 triliun.

    “Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 adalah sebesar 4,87 persen, bila dibandingkan dengan kuartal I 2024 atau secara year on year,” kata Amalia dalam Konferensi Pers, Senin (5/5/2025).

    Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I tercatat lebih rendah dibanding triwulan IV-2024 yang tumbuh 5,02 persen secara tahunan atau (year on year/YoY).

    Amalia menyatakan, ekonomi Indonesia jika dibandingkan dengan kuartal IV tahun 2024 terkontraksi sebesar 0,98 persen. Pertumbuhan ekonomi ini juga lebih rendah dibanding kuartal I tahun 2024 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,11 persen secara YoY.

    “Pertumbuhan ini relatif lebih rendah dibandingkan dengan kuartal I 2024 yang tumbuh 5,11 persen,” jelas Amalia.

    Sementara itu, Amalia menyebut bahwa pelambatan pertumbuhan ekonomi ini sejalan dengan pola yang sudah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

    “Secara quartal to quartal, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2025 ini sejalan dengan pola yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya di setiap kuartal ke satu itu relatif selalu lebih rendah dibandingkan dengan kuartal keempat tahun sebelumnya,” ungkap Amalia.

  • Rumah 2 Lantai di Pulogadung Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

    Rumah 2 Lantai di Pulogadung Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG – Rumah dua lantai di Jalan Tanah Koja 2, RT 07/RW 02, Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur terbakar pada Senin (5/5/2025) sekira pukul 18.10 WIB.

    Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan kebakaran bermula dari penyalaan api di lantai dua.

    “Penyebab diduga akibat korsleting. Keterangan pemilik saat sedang Salat Magrib melihat api di lantai dua langsung membesar,” kata Muchtar di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (5/5/2025).

    Sebanyak 12 unit mobil pompa berikut 48 personel Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur dikerahkan setelah mendapatkan laporan.

    Beruntung upaya cepat pemadaman dilakukan jajaran Damkar Jakarta Timur berhasil mencegah perambatan api, sehingga amuk si jago merah tidak sampai menjalar ke lantai satu.

    “Alhamdulillah api dapat kita lokalisir. Untuk lantai dua objek terbakar kosong, tidak ada barang-barang. Kita mulai melakukan pemadaman pukul 18.22 WIB, selesai pukul 19.04 WIB,” ujarnya.

    Muchtar menuturkan tidak ada korban dalam kejadian, namun kerugian materil akibat terbakarnya lantai dua rumah dengan luas sekitar 40 meter persegi itu ditaksir Rp100 juta.

    Warga yang hendak melaporkan kebakaran dan permintaan evakuasi bisa menghubungi WhatsApp Damkar Jakarta Timur di nomor​​ +628119197113, atau ke 112, 021​ 8590 4904

    “Bisa juga ke 021​ 858 2150​ yang semuanya siaga 24 jam. Sekarang kita juga ada aplikasi Go-Damkar yang bisa diunduh gratis di Play Store untuk memudahkan laporan warga,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • BSI Kantongi 250 Kilogram Emas per Bulan, Erick Thohir: Emas di Bawah Bantal Sudah Mulai Keluar – Halaman all

    BSI Kantongi 250 Kilogram Emas per Bulan, Erick Thohir: Emas di Bawah Bantal Sudah Mulai Keluar – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berpendapat, emas-emas yang dimiliki masyarakat sudah mulai dialihkan ke Bank Syariah Indonesia (BSI) setelah resmi menjadi Bank Emas.

    Bahkan menurutnya, emas-emas yang selama ini ditaruh di bawah bantal sudah mulai tersalurkan ke tempat penyimpanan yang aman yakni Bank Emas.

    “Jadi emas-emas yang di bawah bantal sudah mulai keluar,” jelas Erick Thohir saat Konferensi Pers di Kementerian BUMN, Senin (5/5/2025).

    Erick bilang, BSI sebagai salah satu pengelola Bank Emas mencatatkan kinerja yang positif. Hal itu tercermin dengan peningkatan jumlah penyimpanan emas mulai 25 kilogram menjadi 250 kilogram per bulan.

    “Peningkatannya luar biasa. Hadi waktu laporan sebelumnya kalau tidak salah itu kan awalnya masih 25 kilogram per bulan, sekarang sudah mencapai 250 jadi peningkatannya luar biasa,” ungkap dia.

    Adapun saat peresmian layanan Bullion Bank di The Gade Tower, Senen, Jakarta Pusat pada Rabu (26/2/2025) lalu, Erick Thohir bilang bahwa ada sekitar 1.800 ton emas yang dimiliki masyarakat dan mereka menyimpan emasnya itu di berbagai tempat yang dianggap aman.

    “Potensi lainnya di masyarakat ini juga beredar kurang lebih 1.800 ton emas, ada yang di bawah bantal, ada yang di toilet di baliknya, ada batu bata dimasukin ke dalam situ. Itu realitas,” ucap Erick.

    Melihat realitas tersebut, Erick menyebut layanan bullion bank ini bisa menjadi sebuah sistem keuangan yang aman bagi masyarakat dalam menyimpan emas mereka.

    “Kita ingin mengundang mereka untuk percaya Bapak kepada sebuah sistem keuangan yang formal. Nah, memang kita harus mulai meyakinkan menggedor mereka Pak bahwa ini sistem keuangan yang aman buat mereka,” sambung dia.

  • Curhatan Siswi Pecandu Miras ke Dedi Mulyadi di Barak Militer, Kerap Dimarahi Ibu Tapi Tak Mempan

    Curhatan Siswi Pecandu Miras ke Dedi Mulyadi di Barak Militer, Kerap Dimarahi Ibu Tapi Tak Mempan

    TRIBUNJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menemui langsung pelajar yang mengikuti pendidikan militer di Depo Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam III/Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Senin (5/5/2025).

    Dedi Mulyadi lalu berbincang dengan salah satu pelajar berjenis kelamin perempuan.

    Kepada Dedi Mulyadi, siswi berkerudung hitam itu mengaku mengikuti pendidikan militer karena kecanduan minuman keras (miras).

    “Ini kenapa neng masalahnya?” ucap Dedi Mulyadi sambil menghampiri siswi yang sedang duduk berbaris di lapangan.

    “Saya kena minum minuman keras,” jawab siswi tersebut.

    Siswi itu lalu bercerita awal mulanya kecanduan minuman keras karena diajak oleh teman-temannya.

    “Diajak sama siapa?” tanya Dedi Mulyadi.

    “Sama teman-teman, minumya di luaran, minumnya Asoka,” jawab siswi tersebut.

    Siswi SMA itu mengaku sudah tak terhitung berapa kali dirinya minum miras.

    Dengan mengikuti pendidikan militer ala Dedi Mulyadi, bocah tersebut berharap bisa lepas dari kecanduan miras.

    “Sudah berapa kali minum?” tanya Dedi Mulyadi.

    “Sering, sekarang pengen lepas dari minuman keras,” kata siswi itu.

    Siswi SMA tersebut kemudian bercerita mempunyai group WhastApp dengan jumlah 9 orang. Bersama mereka siswi itu kerap minum miras dan nongkrong hingga dini hari.

    “Punya grup di WhatsApp, namanaya Warsat (warung sesat), isinya ada 9 orang, isinya beda-beda (bukan satu sekolah),” kata siswi tersebut.

    “Pulang ke rumah jam 1 malam, bangun jam 10, jarang sekolah,” imbuhnya.

    Orangtua siswi tersebut bukannya diam saja melihat kelakuan melenceng sang anak, mereka selalu berusaha menasihati dan memarahinya.

    Akan tetapi siswi itu mengaku tak pernah mendengarkan ucapan orangtuanya.

    “Ibu marah, tapi enggak didengerin, karena kecanduan,” kata siswi SMA tersebut.

    Kepada Dedi Mulyadi, ia lalu mengaku awalnya mencoba miras karena merasa kesal dan lelah dengan sikap orangtuanya yang sering kali bertengkar.

    “Apa yang dicari dengan minum itu?” tanya Dedi Mulyadi.

    “Ketenangan,” jawab siswi SMA tersebut singkat.

    “Ibu ada, bapak ada, tapi kadang orangtua suka berantem,” imbuhnya.

    Siswi tersebut kemudian mengaku merasa betah dan nyaman mengikuti pendidikan militer.

    Dedi Mulyadi lantas berpesan agar siswi SMA itu lebih berhati-hati dalam bergaul.

    Ia berharap setelah selesai menjalani pendidikan militer, siswi tersebut mau mengikuti pelatihan keterampilan yang akan diadakan Pemprov Jawa Barat.

    “Kamu cantik enggak boleh sembarangan,” ucap Dedi Mulyadi.

    Ratusan Pelajar Tiba

    Dedi Mulyadi mengirim ratusan pelajar tingkat SMA dan SMK ke barak militer di Dodik Bela Negara, Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (5/5/2025).

    Dedi mengatakan bahwa, pelajar yang dikirim ke barak militer tersebut memiliki sejumlah latar belakang masalah.

    Mulai dari kecanduan minuman keras, rokok, game online hingga terlibat dalam geng motor.

    “Secara umun ada yang kecanduan minuman, game online, paling banyak kecanduan game online ML (Mobile Legends), kecanduan merokok, ada yang terlibat geng motor,” kata Dedi di lokasi.

    Dedi mengungkapkan, pengiriman pelajar nakal akan terus dilakukan secara berkala.

    Apalagi, permintaan dari orang tua agar anak-anaknya dikirim ke barat militer terus meningkat.

    “Nanti kita bikin gelombang, gelombang pertama misalnya 500, kedua 500, dan terus berkesinambungan dalam setahun tak berhenti.”

    “Banyak sekarang yang berbondong-bondong nitip anaknya,” ungkapnya.

    Dedi menegaskan bahwa, pelajar yang dikirim ke barak tidak akan ditempa dengan standar pendidikan militer.

    Pelajar yang dititipkan di barak militer hanya ditempa soal kedisiplinan hingga pengelolaan mental dan karakter dalam menolak hal-hal negatif.

    “Pertama kedisiplinan, membangun disiplin. Makan, mandi, solat tepat waktu. Itu dulu dikembalikan karena mereka rata-rata tidur jam 4 (dini hari) saya tadi tanya orang tua.”

    “Kita kembalikan jam 8 atau 9, paling malam 10 (malam), sehingga siklus itu kembali.Secara umum mereka itu punya kesadaran bahwa ingin berubah, dan di rumah mereka tidak bisa lagi berubah,” pungkasnya.

    Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, pihaknya menyiapkan kuota untuk 350 pelajar yang akan dikirim ke barak militer.

    “Yang sudah itu ada 201 siswa dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, kami siapkan untuk gelombang pertama 350. Mereka sudah mendapatkan izin dari orang tua secara lisan dan tertulis,” kata Maman.(TribunJakarta.com/TribunJabar)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

  • Ipemi Minta Pemerintah Lebih Pro kepada UMKM Perempuan – Halaman all

    Ipemi Minta Pemerintah Lebih Pro kepada UMKM Perempuan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Muktamar III Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) meminta agar pemerintah lebih pro kepada UMKM perempuan. 

    Muktamar III Ipemi mengusung Tema “Transformasi dan Inovasi UMKM di Era Ekonomi Kreatif Meningkatkan Daya Saing Global Menuju Indonesia Emas” berlangsung pada 4-6 Mei 2025 di Jakarta.

    Ketua Umum Ipemi Ingrid Kansil menyampaikan, muktamar ini sekaligus memperkuat komitmen Ipemi untuk turut mensukseskan pembangunan sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

    Khususnya pada poin ketiga dan keempat yang mendorong kewirausahaan dan penguatan peran perempuan.

    “Semoga, di Muktamar ke-3 ini kita bisa menguatkan tekad, untuk bersama-sama menciptakan beberapa program kerja terkait dengan penguatan ekonomi sesuai tema kita kali ini,” kata Ingrid, Senin (5/5/2025).

    Menurutnya, peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional harus didukung. Dengan begitu, lapangan pekerjaan akan tercipta, dan mengurangi angka kemiskinan. Sehingga ekonomi akan terus tumbuh.

    Untuk keberlanjutan UMKM, Ipemi berharap agar Pemerintah memprioritaskan pengusaha muslimah dalam kebijakan ekonomi nasional. Setidaknya ada empat hal untuk mendukung UMKM perempuan.

    Pertama akses permodalan. Ingrid mengatakan, Pemerintah harus memastikan bahwa KUR dan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM)  dapat disalurkan lebih terarah kepada UMKM perempuan. mudah diakses oleh UMKM perempuan. 

    “Dengan syarat yang lebih fleksibel dan bunga rendah,” katanya.

    Kedua, pelatihan dan pengembangan. Ingrid menilai pelatihan harus disesuaikan dengan kebutuhan UMKM perempuan. Seperti pelatihan manajemen keuangan, pemasaran digital, pengembangan produk, dan kualitas layanan. Seperti sertifikasi halal dan SNI, serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

    Ketiga, dukungan pemasan dan digitalisasi. 

    “Pemerintah dapat memfasilitasi UMKM perempuan untuk berpatisipasi dalam pameran dan festival, baik lokal maupun internasional,” pinta Ingrid.

    Keempat, regulasi dan perlindungan usaha. Ingrid meminta agar pemerintah memastikan bahwa regulasi terkait UMKM bersifat adil, transparan, dan melindungi perempuan dari berbagai bentuk diskriminasi.

    “Dengan upaya tersebut, pemerintah dapat membantu kami untuk tumbuh dan berkembang, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam perekonomian nasional,” tuturnya.

    Dalam Muktamar III Ipemi, Menteri UMKM Maman Abdurahman mengatakan, Kementerian UMKM sudah berkomunikasi dengan 46 penyalur modal. 

    “Soal pelatihan dan pemasaran, kita juga sudah lakukan. Saya akan memberikan space di Smesco untuk produk-produk Ipemi,” janjinya.

    Sementara, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut di era digitalisasi, pengusaha harus bertransformasi. Ia mendorong agar UMKM bisa menembus pasar nasional dan global.

    “Kita memasuki era baru. Ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi mesin baru ekonomi nasional. Terlebih, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar,” pungkasnya.