Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Lapas Cipinang Kasih Kesempatan Narapidana Berlebaran, 2 Hari Buka Kunjungan Keluarga

    Lapas Cipinang Kasih Kesempatan Narapidana Berlebaran, 2 Hari Buka Kunjungan Keluarga

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA – Lapas Kelas I Cipinang di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur membuka layanan kunjungan bagi keluarga narapidana pada libur Idulfitri 1446 Hijriah.

    Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, mengatakan, layanan kunjungan ini dibuka pada Senin (31/3) dan Selasa (1/4/2025).

    Layanan kunjungan keluarga diberikan agar para narapidana tetap dapat merasakan kehangatan berlebaran dengan keluarga meski sedang menjalani masa pidana.

    “Dalam satu harinya kita bagi dua sesi, sesi pertama jam 09.00-11.30 WIB, sesi kedua jam 13.00-15.00 WIB. Waktu kunjungan 30 menit,” kata Wachid di Jakarta Timur, Senin (31/3/2025).

    Dalam layanan kunjungan ini para keluarga dari narapidana Lapas Kelas I Cipinang dapat mendaftarkan diri secara online, ataupun datang langsung untuk mendaftar di tempat disediakan.

    Masing-masing keluarga inti dari warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Cipinang dapat membawa empat orang dewasa, dan dua anak saat layanan kunjungan.

    Layanan ini disambut baik keluarga para narapidana, terlihat dari banyaknya anggota keluarga yang datang dengan membawa aneka kue, makanan, dan minuman untuk disantap bersama.

    KUNJUNGAN IDULFITRI KELUARGA – Para keluarga narapidana Lapas Kelas I Cipinang yang datang berkunjung saat libur hari raya Idulfitri 1446 Hijriah, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (31/3/2025).

    “Mudah-mudahan menjadi momentum yang baik bagi warga binaan dan keluarga. Harapannya mereka bisa mendukung keluarga (narapidana) yang di dalam untuk terus berbuat baik,” ujarnya.

    Sementara terkait pengamanan, Wachid menuturkan pihaknya mengerahkan sebanyak 150 petugas untuk memastikan kelancaran layanan kunjungan keluarga narapidana selama dua hari ini.

    Para petugas akan memeriksa bawaan pengunjung dan pemeriksaan badan untuk mencegah kasus penyelundupan barang terlarang seperti handphone, narkoba, senjata, dan alkohol.

    Kemudian sebelum memasuki area dalam Lapas Cipinang, seluruh barang bawaan anggota keluarga akan kembali dilakukan pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray.

    “Kita tetap melaksanakan SOP (standar operasional prosedur). Layanan kunjungan keluarga ini untuk semua WBP Lapas Cipinang, tidak hanya bagi WBP beragama Muslim,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Fauzi Bowo hingga Djarot Hadiri Open House di Rumah Dinas Gubernur Jakarta Pramono Anung

    Fauzi Bowo hingga Djarot Hadiri Open House di Rumah Dinas Gubernur Jakarta Pramono Anung

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG – Eks Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo alias Foke tampak menghadiri halalbihalal atau open house yang digelar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di rumah dinasnya di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

    Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 ini terlihat hanya setengah jam berapa di rumah dinas Pramono.

    Foke terpantau sudah keluar rumah dinas Pramono sekira pukul 13.18 WIB.

    Saat ditemui di luar rumah dinas Pramono, Foke mengaku hari ini menghabiskan waktu bersama keluarga terlebih dahulu sebelum memenuhi undangan silaturahmi para pejabat.

    “Saya orang Betawi, keluarga saya banyak di sini. Jadi, keluarga dulu yang saya dahulukan, para pejabat berikutnya,” ucapnya, Senin (31/3/2025).

    Saat menghadiri open house di rumah dinas Pramono, Foke mengaku bertemu sejumlah tokoh, seperti eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat hingga mantan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono.

    “Banyak di dalam, saya enggak bisa sebut satu per satu. Ada pak Djarot yang saya kenal, kemudian pak Bambang Kepala IKN dulu, karena beliau juha banyak membantu saya,” ujarnya.

    Foke pun mengaku tak ada perbincangan khusus antara dirinya dengan para tokoh yang ditemuinya, termasuk dengan Pramono.

    Ia pun memastikan maksud kedatangannya hanya untuk bersilaturahmi di momen lebaran ini.

    “Enggak ada yang khusus, karena lebaran,” tuturnya.

    Sebagai informasi tambahan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hari ini menggelar acara open house di rumah dinasnya di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

    Acara ini dimulai pukul 13.00 WIB untuk para kerabat dan juga pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

    Sedangkan, masyarakat diundang untuk hari mulai pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Lebaran Ala Gubernur Jakarta Pramono: Usai 4 Mata dengan Prabowo, Langsung Sambangi Megawati

    Lebaran Ala Gubernur Jakarta Pramono: Usai 4 Mata dengan Prabowo, Langsung Sambangi Megawati

    TRIBUNJAKARTA.COM – Gubernur Jakarta, Pramono Anung menemui Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada hari pertama lebaran, Idulfitri 1446 H, Senin (31/3/2025).

    Pramono salat Idulfitri di Masjid Istiqlal bersama Presiden Prabowo dan para pejabat Istana lainnya.

    Politikus senior PDIP itu mengenakan baju koko putih dibalut jas warna gelap. Ia juga mengenakan kain warna merah hitam dan peci hitam.

    Dalam unggahannya, di Instagram (@pramonoanungw), Pramono terlihat berbicara dengan Prabowo yang didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar.

    “Di pagi yang mulia ini, saya Salat Ied di Masjid Istiqlal bersama Presiden @prabowo. Alhamdulillah.. Idul Fitri pertama sebagai Gubernur Jakarta semoga menjadi awalan yang baik dalam memimpin Jakarta lima tahun ke depan.. Aamiin,” tulis Pramono pada unggahannya.

    Dari Istiqlal, Pramono lanjut silaturahmi ke kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

    “Ini kan halal bihalal, tapi tadi di Istiqlal kita (Prabowo dan Pramono) sempat bicara empat mata,” kata Pramono di pelataran rumah Megawati.

    Kendati mengungkapkan pertemuannya dengan Prabowo, ia enggan membocorkan isi obrolannya.

    Pramono juga tak mengungkap apakah ada pesan tertentu dari Prabowo untuk Megawati.

    Namun, ia menyebutkan bahwa anak Prabowo, Didit Hadiprasetyo, juga hadir di rumah Megawati untuk berlebaran.

    “Ibu sehat, Ibu Happy. Tadi ada Mas Didit juga barusan datang, kan Mas Didit dan ada Mbak Puan, Mbak Pinka, dan sebagainya,” lanjut Pramono.

    Selain Pramono yang tiba pukul 10.53 WIB, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno juga menyambangi kediaman sang Ketua Umum PDIP.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Rano yang memakai kemeja koko putih dengan peci hitam tiba di rumah Megawati sekitar pukul 10.41 WIB.

    “Mohon maaf lahir batin,” kata Rano, kepada awak media yang menunggu di depan rumah Megawati.

    Rano sempat berkelakar bahwa dia tidak membawa apa-apa ke rumah Megawati saat ditanya oleh awak media.

    Sementara itu, putra Presiden Prabowo, Didit Hadiprasetyo tiba di rumah Megawati pukul 11.58 WIB.

    Ia berada di dalam rumah Megawati sekira satu jam.

    Didit, yang dimintai keterangan oleh media, hanya mengatupkan kedua tangannya sambil tersenyum.

    Dia berjalan cepat ke dalam mobil yang telah menunggu.

    Artikel dikutip dari artikel Kompas.com judul Putra Prabowo Bungkam Usai Silaturahmi ke Rumah Megawati dan Seusai Shalat Id di Istiqlal, Pramono Sempat Bicara Empat Mata dengan Presiden Prabowo

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Rocky Gerung Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Prabowo dan Jokowi: Hampir Tak Ada Jeda Saya Kritik

    Rocky Gerung Ucapkan Selamat Idul Fitri untuk Prabowo dan Jokowi: Hampir Tak Ada Jeda Saya Kritik

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pengamat politik Rocky Gerung mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah kepada Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

    Hal itu disampaikan Rocky Gerung melalui akun youtube Rocky Gerung Official yang berjudul Rocky Gerung: Mohon Maaf Lahir Batin Pak Prabowo dan Pak Jokowi.

    “Memang Hampir tak ada jeda saya mengkritik pemerintah juga ada editing yang dibuat oleh hHersubeno Arif terhadap pernyataan-pernyataan saya,” kata Rocky Gerung dikutip TribunJakarta.com, Senin (31/3/2025).

    “Dan itu dimaksudkan sebetulnya untuk mengimbangi narasi yang hanya dikuasai secara sepihak,” sambungnya.

    Ia pun menjelaskan alasannya kerap memberikan kritik kepada pemerintah. Hal itu bertujuan untuk menghasilkan Indonesia yang bermutu 

    “Dan itu yang sering kita sebutkan sebagai salam akal sehat,” katanya.

    Rocky mengaku ining memastikan adanya arah yang tepat berdasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi, konstitusi dan penegakan hukum.

    “Itu sebabnya Kenapa FNN selalu dianggap mencaci-maki kekuasaan, bukan, mencaci-maki itu sifatnya personal. Kita memberi kritik dan kritik itu memang sering saya tahu terlalu tajam,” imbuhnya.

    Rocky Gerung mengungkapkan kritik yang ia sampaikan menyasar kebijakan atau institusi bukan personal.

    Oleh karena itu, Rocky menuturkan Hari Raya Idul Fitri sebagai momen untuk membersihkan batin supaya ada cahaya yang dapat menuntun kepada masa depan.

    KLIK SELENGKAPNYA: Pertemuan Presiden Prabowo dengan Tiga Mantan Presiden RI Diprediksi Tidak Mungkin Terwujud. Pengamat Ungkit Logika Politik PDIP.

    “Saya ucapkan Selamat Idul Fitri Presiden Prabowo dan keluarga, Pak Jokowi dan keluarga, para kabinet dan semua mereka yang telah berupaya untuk merawat akal sehat,” katanya.

    “Kritik akan terus berlangsung tetapi percayalah bahwa ini adalah hasil persahabatan warga negara kecenderungan-kecenderungan ke arah masa depan harus dimulai dengan memperhatikan jebakan-jebakan masa kini,” sambungnya.

    Diketahui, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tiba di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025).

    Mereka mengikuti Salat Id atau Idulfitri 1446 Hijriah bersama ribuan warga serta para menteri, wakil menteri, dan pejabat negara lainnya.

    Presiden Prabowo kemudian menggelar open house atau gelar girya Idulfitri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, (31/3/2025). 

    Sedangkan, Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri Iriana mengikuti salat Idulfitri 1446 Hijriah atau salat Id di dekat kediamannya yang beralamat di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (31/3/2025) pagi.

    Bukan di Masjid Istiqlal Jakarta seperti yang sebelumnya beredar, Jokowi dan Iriana pilih mengikuti salat Id di gedung serba guna milik keluarganya yakni Graha Saba Buana.

    Lokasi gedung Graha Saba Buana yang terletak di Jalan Letjen Suprapto sendiri berada tak jauh dari kediaman Jokowi, hanya berjarak sekitar 750 meter.

    Mengenakan pakaian serasi dengan sang istri yakni putih tulang, celana hitam dan peci warna hitam, Jokowi beranjak dari kediamannya sekitar pukul 05.58 WIB.

    Meski terhitung dekat, Jokowi dan Iriana memilih menggunakan mobil pribadi untuk menuju lokasi salat Id. (TribunJakarta.com/Tribunnews.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Seperti Presiden Prabowo, Anies Baswedan Gelar Open House Idulfitri di Rumah Lebak Bulus

    Seperti Presiden Prabowo, Anies Baswedan Gelar Open House Idulfitri di Rumah Lebak Bulus

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU – Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan, akan menggelar open house hari raya Idulfitri 1446 H.

    Acara open house itu bakal berlangsung di rumah Anies Baswedan di kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (31/3/2025) sore.

    “Kami ada open house juga di rumah nanti sore,” kata Anies setelah Salat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Anies mengungkapkan, keluarga besarnya akan datang ke rumahnya di Lebak Bulus untuk berkumpul dan merayakan lebaran.

    Pasalnya, ayah dan ibu mertua Anies Baswedan merupakan orang yang dituakan.

    “Kebiasaan untuk kita memanfaatkan Idul Fitri sebagai momen untuk saling memaafkan. Momen untuk saling menyampaikan pengakuan atas khilaf dan salah. Ini adalah satu tradisi yang luar biasa yang membuat kerendahan hati menjadi ciri dari perayaan Idul Fitri di Indonesia,” ungkap Anies.

    Setelah melaksanakan Salat Id, Anies langsung melakukan tradisi sungkeman bersama keluarganya di Masjid Agung Al-Azhar.

    Anies terlihat lebih dulu sungkem kepada ibu dan mertuanya yang duduk di kursi roda. Anies membungkukan badan lalu mencium kedua tangan ibu dan mertuanya.

    Setelahnya, Anies melanjutkan sungkeman kepada sang istri, Fery Haryati Ganis, dan disusul kedua putranya.

    Kehadiran Anies di Masjid Agung Al-Azhar menarik perhatian ribuan jemaah Salat Id.

    Setelah rangkaian Salat Id berakhir, Anies diserbu para jemaah yang memintanya untuk berfoto atau sekadar bertegur sapa dan bersalaman.

    Anies pun meladeni satu per satu jemaah yang ingin berfoto dengannya.

    Salat Id di Masjid Agung Al-Azhar yang dimulai sekitar pukul 07.15 WIB berlangsung khusyuk. Ribuan jemaah melaksanakan Salat Id di lapangan hijau dan pelataran Masjid Agung Al-Azhar.

    Anies Baswedan menempati saf palinh depan bersama dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie.

    Adapun Presiden Prabowo Subianto juga mengadakan open house di Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Pejabat setingkat menteri hingga ojek online hadir dalam ke open house.tersebut.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • 8.052 Napi di Jakarta Dapat Remisi Idulfitri, 66 Langsung Bebas

    8.052 Napi di Jakarta Dapat Remisi Idulfitri, 66 Langsung Bebas

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA – Idulfitri 1446 Hijriah membawa berkah bagi 8.052 narapidana di DKI Jakarta penerima remisi atau pengurangan masa tahanan.

    Jumlah tersebut total narapidana dari empat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), tiga rumah tahanan (Rutan), dan anak binaan dari satu Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

    Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DKI Jakarta, Heri Azhari mengatakan narapidana yang mendapat remisi berhak atas pengurangan hukuman antara 15 hari hingga maksimal dua bulan.

    “Remisi khusus I (pengurangan sebagian) sebanyak 7.941 orang. Remisi Khusus II sebanyak 111 orang, 66 di antaranya dinyatakan langsung bebas,” kata Heri di Jakarta Timur, Senin (31/3/2025).

    Para narapidana mendapat remisi merupakan mereka yang sudah dinyatakan memenuhi persyaratan, di antaranya berkelakuan baik dan tidak melakukan pelanggaran.

    Dalam hal berkelakuan baik ditunjukkan dengan mengikuti program pembinaan, baik program pembinaan keagamaan dan keterampilan kerja selama menjalani masa hukuman pidana.

    “Pemberian remisi bertujuan untuk memotivasi mereka agar terus berusaha memperbaiki diri, mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih bertanggung jawab,” ujar

    Di Lapas Kelas I Cipinang penyerahan remisi dilakukan secara simbolis usai pelaksanaan Salat Idulfitri 1446 Hijriah, raut wajah bahagia tampak di wajah para narapidana saat menerima remisi.

    Bagi narapidana yang belum mendapatkan remisi, Heri mengimbau mereka lebih giat memperbaiki diri selama menjalani masa pidana agar di kemudian hari mendapat pengurangan masa tahanan.

    “Bagi yang belum mendapatkan remisi, kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri selalu ada. Terus berusaha dan tunjukkan perubahan positif, karena kesempatan selalu ada,” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Duduk Perkara Sandi Butar Butar Dipecat Lagi dari Damkar Depok, Dulu Dedi Mulyadi Pernah Beri Pesan

    Duduk Perkara Sandi Butar Butar Dipecat Lagi dari Damkar Depok, Dulu Dedi Mulyadi Pernah Beri Pesan

    TRIBUNNAKARTA.COM – Duduk perkara Sandi Butar Butar dipecat dari pekerjaannya sebagai petugas pemadam kebakaran atau Damkar Kota Depok pada Kamis (27/3/2025).

    Dinas Damkar Depok awalnya tidak memperpanjang kontrak kerja Sandi sebagai petugas damkar pada Kamis (2/1/2025)

    Hal itu dijelaskan dalam Surat Keterangan Kerja bernomor 800/140/PKTT/PO.DAMKAR/I/2024.

    Lalu ada peran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sehingga Sandi Butar Butar bekerja kembali jadi petugas Damkar Depok.

    Sandi Butar Butar bersama pengacaranya Deolipa Yumara sempat bertemu Dedi di kediamannya, Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.

    Ia akhirnya kembali bekerja atas perintah Wali Kota Depok Supian Suri.

    Sandi kemudian mulai bekerja lagi sebagai petugas damkar sejak Senin (10/3/2025).

    Namun tak lama setelah bertugas sebagai petugas Damkar, Sandi Butar Butar dipecat lagi dari jabatan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Depok, pada Kamis (27/3/2025).

    Pemutusan kontrak kerja tersebut tertuang dalam surat yang diterbitkan pada 27 Maret 2025 dengan nomor 800/201-PO.Damkar perihal pemutusan perjanjian kerja. 

    Surat itu menyatakan pemutusan perjanjian kerja yang ditandatangani Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan, Tesy Haryanti.

    KLIK SELENGKAPNYA: Terkuak Identitas Tiga Korban Tewas Kecelakaan Maut Mobil Listrik Tabrak Truk di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (29/3/2025). Kondisinya Mengenaskan

    Dikutip dari Kompas.com, pemutusan kontrak kerja dilakukan setelah dilakukan kajian terhadap berita acara pemeriksaan dan/atau permintaan keterangan pada 25 Maret 2025.

    Sebelumnya dikabarkan sudah ada beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh Sandi Butar Butar saat bekerja. 

    “Bahwa berdasarkan hal tersebut di atas, maka dengan ini disampaikan kepada nama Sandi Butar Butar, dilakukan Pemutusan Perjanjian atau Hubungan Kerja sebagaimana dituangkan dalam Surat Perjanjian Kerja 800/184/PO tentang Kontrak Kerja Pelaksana Kegiatan Tidak Tetap Tahun Anggaran 2025 per tanggal surat ini dikeluarkan,” demikian isi surat tersebut.

    Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pihak kesatu, yaitu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok, berhak memutus perjanjian secara sepihak berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam Pasal 7 ayat (1) huruf f Perjanjian Kerja Nomor 800/184/PO tentang Kontrak Kerja Pelaksana Kegiatan Tidak Tetap Tahun Anggaran 2025.

    “Pihak Kesatu berhak: Memutus perjanjian sepihak, apabila Pihak Kedua tidak dapat menjalankan tugas dan kewajibannya dan/atau terbukti melanggar ketentuan yang ditetapkan Pihak Kesatu dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku,” bunyi isi surat tersebut.

    Sebelum akhirnya dipecat dari Damkar Depok, ada tiga hal yang disorot dari Sandi Butar Butar.

    Terima 4 SP

    Sandi Butar diberi empat surat peringatan (SP) setelah mulai dipekerjakan kembali pada 10 Maret 2025. 

    Usai Libur SP pertama terbit pada 13 Maret 2025 karena dianggap sudah melanggar lantaran tidak masuk kerja pada hari piketnya pada 12 Maret 2025.

    Sandi menjelaskan, absen hari itu telah ia laporkan kepada Tesy dan komandan regu (Danru)-nya karena ada urusan keluarga.

    Ia menjanjikan untuk kembali masuk di waktu piket berikutnya, yaitu Jumat (14/3/2025).

    SP kedua terbit pada 17 Maret 2025 dengan nomor surat 800/28-BJS yang menilai Sandi telah lalai dan tidak mengikuti apel pagi. 

    Sandi berdalih, sebelum terbitnya SP, ia sudah mencoba mengkomunikasikan kondisinya yang tidak memiliki motor kepada Dinas Damkar terkait penempatan kerjanya di UPT Bojongsari.

    “Mereka sudah saya coba komunikasikan kalau jauh saya siap, tapi saya enggak ada kendaraan, dan mereka bilang iya,” terang Sandi.

    SP ketiga diterbitkan pada 18 Maret 2025 bernomor 800/30-BJS karena Sandi melanggar dalam pemakaian fasilitas Dinas Damkar tanpa izin berupa pengoperasian unit tempur milik mako kembang.

    SP keempat terbit pada 20 Maret 2025 dengan nomor surat 800/31-BJS karena melakukan pelanggaran berupa pemberian informasi yang berkaitan dengan tugas dan kewajiban kedinasan kepada pihak luar tanpa adanya izin atasan.

    “Saya enggak tahu. Saya bebas, mereka mau melakukan apa saja ke saya, saya enggak takut selama benar, bukan cari pembenaran. Tapi kalau orang lain jadi saya, gimana? melawan atau tidak. Padahal sudah diam, baik, tapi dicari kesalahan,” ujar Sandi.

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kecamatan Bojongsari Munadi memberikan tanggapan atas klaim Sandi. 

    Ia membantah bahwa Sandi telah meminta izin ketika tidak masuk piket pada 12 Maret 2025. 

    Jika ada konfirmasi dari Sandi, kata dia, maka SP pertama tidak akan diterbitkan oleh UPT Bojongsari. 

    “Logikanya kalau sudah izin untuk tidak melaksanakan piket, apa mungkin ditegur karena tidak melaksanakan piket?” ujar Munadi saat dikonfirmasi oleh Kompas.com pada Minggu (30/3/2025). 

    Munadi juga membantah bahwa dia memberikan izin kepada Sandi untuk tidak hadir dalam apel pagi karena masalah kendaraan. 
    Ia menegaskan, tidak ada konfirmasi dari Sandi sebelum keempat surat peringatan tersebut diterbitkan.

    Dulu Terima Pesan Dedi Mulyadi

    Kuasa hukum Sandi, Deolipa Yumara menyebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga turut berperan atas dipekerjakannya kembali Sandi sebagai petugas damkar.

    Oleh karenanya, mewakili Sandi, Deolipa menyampaikan ucapan terima kasih untuk Dedi Mulyadi dan Supian Suri. 

    “Di atasnya Pak Supian sebenarnya ada yang disampaikan oleh Pak Gubernur, Kang Dedi Mulyadi,” kata Deolipa.

    “Yang memang menyatakan bahwasanya setelah Wali Kota Depok terpilih, Sandi akan diterima bekerja kembali,” tambahnya.

    “Dan kemudian ini sudah ditepati oleh Wali Kota Depok dan oleh Gubernur Jawa Barat,” lanjut Deolipa.

    Deolipa Yumara bersama Sandi sempat bertemu Dedi di kediamannya, Lembur Pakuan, Subang, Jawa Barat.

    Dalam pertemuan tersebut, Sandi bercerita panjang lebar mengenai perjalanan kariernya sebagai anggota Damkar Depok, termasuk pengalaman menjadi korban perundungan, gaji yang dipotong, hingga kondisi alat pemadam kebakaran yang memprihatinkan.

    Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi selaku Gubernur terpilih memberi pesan kepada Sandi Butarbutar apabila kembali bekerja sebagai pemadam kebakaran (Damkar)

    Dedi Mulyadi lalu menyampaikan bahwa telah meminta Wali Kota Depok terpilih, Supian Suri, untuk memperkerjakan kembali Sandi Butar Butar.

    “Nanti karakternya ubah ya, jadi kalau pimpinannya sudah baik, kelengkapan damkarnya sudah benar, hak-hak kamu diberikan, jangan banyak ngoceh keluar, karena pimpinan pasti pusing itu,” kata Dedi Mulyadi.

    Sandi mengaku, dirinya tidak akan aktif bersuara bila fasilitas yang didapat anggota Damkar sudah nyaman.

    Dedi Mulyadi menuturkan, dirinya akan meminta untuk segera memperbaiki manajerial pengelolaan pemadam kebakaran Kota Depok.

    “Karena ke depan, Depok itu kelengkapannya harus setara dengan DKI Jakarta, karena itu gerbangnya Jawa Barat, jangan bikin malu.”

    “Oke, kamu kerja juga yang bagus, nanti pasti yang kerjanya tangan bukan mulut ya,” ujar Dedi Mulyadi. (TribunJakarta.com/Kompas.com)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Tawuran Pecah usai Salat Idulfitri di Senen Jakarta Pusat, Pemicunya Petasan

    Tawuran Pecah usai Salat Idulfitri di Senen Jakarta Pusat, Pemicunya Petasan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN – Viral di media sosial tawuran terjadi usai salat Idulfitri di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat pada Senin (31/3/2025) pagi tadi.

    Dalam video yang diunggah di akun instagram @info_jakartapusat bentrok pecah antar sekelompok pemuda yang terlihat masih mengenakan pakaian koko.

    Bahkan, beberapa diantaranya terlihat masih mengenakan sarung.

    Di tengah keramaian itu, terdengar beberapa kali suara petasan, asap putih pun terlihat membumbung di sekitar lokasi.

    Seorang pemuda pun tampak jadi sasaran amuk warga. Pemuda yang tampak mengenakan gamis itu terlihat jadi korban pemukulan.

    Terkait video viral tersebut, Kapolsek Senen Kompol Bambang Santoso membantah adanya aksi tawuran antar warga usai salat Idulfitri.

    “Itu bukan tawuran, itu hanya kesalahpahaman saja,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media.

    Insiden itu disebut Bambang hanya berlangsung sesaat dan saat ini situasi dan kondisi di lokasi sudah kembali kondusif.

    “Tidak berlangsung lama itu, sudah bisa diselesaikan, situasi sekarang aman terkendali,” ujarnya.

    Bambang menyebut, peristiwa itu bermula dari ulah salah satu warga yang menyalakan petasan setelah pelaksanaan salat Idulfitri.

    Suara bising dari petasan itu pun menimbulkan kegaduhan di sekitar lokasi kejadian.

    “Infonya ada salah satu warga atau orang menyalakan petasan sehingga menimbulkan kegaduhan, namun tidak berapa lama bisa diredam dan diselesaikan,” tuturnya.

    Aparat kepolisian pun akan menyelidiki orang pertama yang menyalakan petasan di lokasi hingga menimbulkan kegaduhan itu.

    “Hanya hitungan menit sudah bisa diselesaikan. Sedang diselidiki (yang menyalakan petasan),” tuturnya.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pesan Rano Karno untuk Pendatang di Jakarta: Kalau Mau Adu Nasib Minimal Punya Skill

    Pesan Rano Karno untuk Pendatang di Jakarta: Kalau Mau Adu Nasib Minimal Punya Skill

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menitip pesan untuk para pendatang yang ingin merantau ke Jakarta usai libur lebaran 2025.

    Sebagai informasi tambahan, fenomena pendatang menyerbu Jakarta usai libur lebaran selama ini memang seolah sudah menjadi tradisi.

    Mayoritas mereka datang ke Jakarta untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik dibandingkan di kampung halaman mereka masing-masing.

    Wagub Rano pun menegaskan Jakarta sebagai kota yang terbuka untuk siapapun, termasuk para pendatang yang ingin mengadu nasib.

    Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kepada jajarannya.

    “Pak gubernur sudah bilang, kami tidak akan melarang orang untuk tidak datang ke Jakarta, silakan saja datang ke Jakarta,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Senin (31/3/2025).

    Hanya saja, pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu berpesan kepada para pendatang untuk membekali dengan keterampilan khusus.

    Sehingga saat mengadu nasib di Jakarta mereka bisa bersaing dari para pendatang lainnya.

    “Kalau ingin mengadu nasib di sini, minimal harus punya keterampilan, punya skill,” kata eks Wakil Gubernur Banten ini.

    Hapus Operasi Yustisi

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya memastikan tak akan mengadakan operasi yustisi usai libur lebaran.

    Adapun operasi yustisi sebelumnya marak dilakukan di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

    “Kami memohon dengan hormat, dengan sangat, siapapun yang akan ikut kembali mudik ke Jakarta, pendatang terutama, maka pemerintah Jakarta tidak akan menyelenggarakan operasi yustisia. Tetapi kami akan melakukan pengecekan hal yang berkaitan dengan kependudukan,” kata Pramono, Kamis (27/3/2025).

    Pram berdalih, operasi yustisi dihapus lantaran ingin memberi kesempatan kepada semua orang untuk mengadu nasib dan memperbaiki hidup di Jakarta.

    “Jakarta sebagai kota terbuka, Jakarta tidak akan pernah menutup diri bagi siapapun yang ingin memperbaiki nasibnya,” kata dia.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Kawasan Pantai Ancol Jakarta Utara Dipadati Ribuan Jemaah

    Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Kawasan Pantai Ancol Jakarta Utara Dipadati Ribuan Jemaah

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN – Tempat wisata Ancol Taman Impian di Pademangan, Jakarta Utara, menggelar Salat Idulfitri 1446 Hijriah di area pantai Symphony of the Sea pada Senin (31/3/2025).

    Acara ini dihadiri sekitar 4.000 jemaah dari direksi, karyawan Ancol, hingga masyarakat sekitar.

    Humas Ancol Taman Impian Daniel Windriatmoko mengatakan, salat Id telah menjadi tradisi tahunan yang rutin diselenggarakan oleh manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol TBK.

    “Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami menyediakan tempat khusus di tepi pantai agar masyarakat dapat menikmati suasana yang berbeda serta mensyukuri keindahan alam yang diberikan oleh Allah SWT,” ujar Daniel.

    Menurut Daniel, salat Idulfitri hari ini dihadiri sebanyak sekitar 4.000 jemaah yang berasal dari pegawai Ancol hingga warga yang bermukim di Jakarta Utara dan sekitarnya.

    Selain menggelar Salat Idulfitri, Ancol juga telah menyiapkan berbagai program hiburan bagi pengunjung selama periode Lebaran.

    Salah satu acara yang akan digelar adalah konser musik bersama NDX AK pada 11 April mendatang.

    Di Dunia Fantasi (Dufan), pengunjung dapat menyaksikan pertunjukan sulap yang menampilkan tiga magician terkenal, termasuk The Sacred Riana.

    Sementara itu, di SeaWorld Ancol, akan ada atraksi “Aqua Illusion” yang menampilkan penyelam dengan kostum bertemakan Arabian.

    Tak hanya itu, Ocean Dream Samudra dan Jakarta Bird Park juga menghadirkan wahana edukatif baru, yakni burung unta (ostrich), yang bisa menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan keluarga.

    Sedangkan di Atlantis Water Adventures, berbagai permainan seru telah dipersiapkan untuk menyambut wisatawan.

    “Ancol menargetkan jumlah kunjungan sebesar 660 ribu orang selama rangkaian pekan Lebaran, mulai dari 31 Maret hingga 13 April 2025,” pungkas Daniel.