Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Dedi Mulyadi Tolak Parsel Lebaran, Beri Cara Ganti Jadi Paket Sembako Buat Warga Jabar Pra-Sejahtera

    Dedi Mulyadi Tolak Parsel Lebaran, Beri Cara Ganti Jadi Paket Sembako Buat Warga Jabar Pra-Sejahtera

    TRIBUNJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menolak parsel Lebaran 2025 dari pihak manapun.

    Politikus Gerindra itu memberi tutorial atau cara agar parsel itu diganti menjadi paket sembako.

    Paket sembako itu nantinya dibagikan kepada masyarakat Jawa Barat pra-sejahtera.

    Menurut Dedi Mulyadi, lebih baik uang untuk membeli parsel tersebut digunakan untuk sedekah ke masyarakat.

    Dedi Mulyadi memberikan contoh, jika parsel senilai Rp1,5 juta, akan lebih baik diganti menjadi paket sembako sebanyak 10 paket.

    Paket-paket sembako ini kemudian dibagikan ke warga Jawa Barat yang membutuhkan.

    “Saya menyarankan paket dibagi 10 masing-masing seharga Rp 150 ribuan, isinya beras atau bahan makanan, lalu dibagikan ke masyarakat,” kata Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya, Minggu (30/3/2025).

    Dedi Mulyadi meminta agar paket sembako tersebut diberi tulisan bahwa paket itu adalah bentuk ucapan Lebaran dari gubernur, lalu ditujukan kepada penerima dengan alamat yang jelas.

    Menurut Dedi Mulyadi, hal tersebut agar bisa tepat sasaran kepada masyarakat yang lebih berhak.

    “Beri tulisan Selamat Hari Raya Idul Fitri buat Kang Dedi Mulyadi, paket ini sudah dikirim ke penerima, sebutkan nama dan alamatnya,” kata Dedi Mulyadi.

    Tidak tanggung-tanggung, Dedi Mulyadi mengaku akan turun langsung mengecek pemberian paket sembako tersebut.

    “Bayangkan jika ada yang mengirim 100 parsel (yang dibagi menjadi 10 paket senilai Rp150 ribu), maka akan ada 1.000 paket yang diterima masyarakat,” ucap Dedi Mulyadi.

    Lebaran Dedi Mulyadi

    Dedi Mulyadi senang atas pelaksanaan lebaran pertama di Gasibu, Kota Bandung.

    Biasanya, kata Dedi Mulyadi, dia melaksanakan lebaran di Alun-alun Kian Santang Purwakarta atau di halaman rumahnya di Lembur Pakuan.

    “Ini lebaran pertama yang saya laksanakan bersama warga Kota Bandung. Tadi, saya lihat ada yang dari Lampung, Kalimantan, Karawang, Cianjur dan Garut sengaja salat Idulfitri di Gasibu.”

    “Saya lihat hampir seluruh pelosok Jabar banyak warganya yang datang melaksanakan salat Idulfitri di Gasibu,” katanya, Senin (31/3/2025).

    Hal paling utama, lanjutnya, pada lebaran tahun ini terjadi kenaikan pembayaran zakat fitrah 100 persen.

    Itu menandakan kesadaran dan kemampuan orang untuk membayar zakat semakin meningkat dan kualitas ekonomi masih relatif sangat baik.

    “Ini harus menjadi catatan penting, karena kalau kualitas ekonominya buruk, orang belum tentu bisa membayar zakat fitrah atau bayar zakat lainnya. Alhamdulillah acara malam takbiran pun lancar tak ada peristiwa yang menonjol. Lalu, arus mudik terkelola dengan baik yang menandakan koordinasi lintas sektoral baik antarforkopimda di Jabar maupun pusat dengan daerah berjalan efektif,” ujarnya.

    Dedi Mulyadi setelah melaksanakan salat Idulfitri di Lapangan Gasibu, kemudian berlanjut menggelar open house di Gedung Pakuan.

    Masyarakat pun sudah banyak menunggu untuk bersalaman sekaligus berfoto dengan orang nomor satu di Jabar tersebut.

    Setelah bersalaman, para warga langsung dipersilakan untuk makan yang telah disediakan pihak Gedung Pakuan.(TribunJabar/Wartakota)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Chord dan Lirik Dalan Liyane, Hendra Kumbara

    Chord dan Lirik Dalan Liyane, Hendra Kumbara

    chord kunci gitar Dalan Liyane Hendra Kumbara Intro : F..G..C Em Am -A   Dm..G..C..C Sopo seng kuat ditinggal lungo..REFF F  Yowes ben tak lakoni ng

    Tayang: Senin, 31 Maret 2025 23:36 WIB

    Youtube/ SYALALA PRODUCTION- Dalan Liyane Hendra Kumbara

    Chord Dalan Liyane Hendra Kumbara 

    TRIBUNJATENG.COM- Berikut chord kunci gitar Dalan Liyane Hendra Kumbara :   Sopo seng kuat nandang kahanan….       .  

    Intro : F..G..C Em Am -A         
            Dm..G..C..

              C          G            C
    … Sopo seng kuat nandang kahanan
    Am         A         Dm
     sopo seng ora kroso kelangan
    F             G          Em
    ditinggal pas sayang sayange
             A        Dm
    pas lagi jeru jerune..
               G         C
    kowe milih dalan liyane..

    Int. Fm C

              C
    Sopo seng kuat ditinggal lungo
    Am         A      Dm
     sopo seng atine ora loro
    F             G           Em
    kenangan sing wis tak lakoni
               A           Dm
    tak simpen neng njero ati
             G       C
    dewe wes ra dadi siji..
    .
    Reff: chord kunci gitar Dalan Liyane Hendra Kumbara .
                    F
      Yowes ben tak lakoni nganti
               G
      sak kuat kuate ati
              C
      pesenku mung siji
      Em          Am
      seng ngati-ati..
       A            Dm
      isoku mung mendem..
                    G
      esuk tekan sonten
                         C
      mergo sadar diri kulo
                     C
      dudu sinten sinten..

                     F
      Yowes ben mung tak pendem roso
                G
      seng ono neng njero dodo
                C
      tetep tak dongakno
        Em         Am
      mugo urip mulyo..
       A            Dm
      isoku mung nyuwun
                 G
      mugo ora getun
                          C
      cekap semanten maturnuwun..
    .
    Musik : F..G..C Em Am -A
            Dm..G..C..
    .
    Back to Reff  chord kunci gitar Dalan Liyane Hendra Kumbara.

    Outro : C
    Itu tadi chord kunci gitar Dalan Liyane C Hendra Kumbara . Berikut video lagu Dalan Liyane Hendra Kumbara :            

    (tribunjateng.com)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’9′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’9′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Kecelakaan Hari Ini di Kulonprogo, Pasutri Pensiunan PNS Tewas, Honda Jazznya Adu Banteng dengan APV

    Kecelakaan Hari Ini di Kulonprogo, Pasutri Pensiunan PNS Tewas, Honda Jazznya Adu Banteng dengan APV

    TRIBUNJAKARTA.COM – Dua orang meninggal dunia setelah kecelakaan yang melibatkan Honda Jazz dan Suzuki APV di Jalan Yogyakarta-Wates, tepatnya di wilayah Kapanewon Wora Wari, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (31/3/2025).

    Korban meninggal adalah pasangan lanjut usia, Mardjuki (65) dan istrinya, Sumarti (62), warga Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

    Keduanya merupakan mantan pegawai negeri sipil.

    “Meninggal dunia dalam penanganan RSUD Wates,” ujar Ipda Tanto Kurniawan, Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, melalui pesan singkat, Senin.

    Kronologi

    Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Mardjuki yang mengemudikan Honda Jazz AB 1392 HF bersama istrinya melaju dari arah Wates menuju Yogyakarta.

    Saat di lokasi kejadian, mobilnya melewati marka tengah dan masuk ke jalur kanan, sehingga bertabrakan dengan Suzuki APV silver AE 1835 BT yang dikemudikan Achmad Mustofa (23), warga Kabupaten Gunung Kidul.

    Sementara, penumpang Suzuki APV, yakni Lisnawati Naimbo (35), warga Sleman, serta Agnes Kimora (7), asal Bukittinggi.

    Akibat tabrakan ini, Achmad mengalami cedera kepala ringan, luka lecet pada pelipis dan kaki, serta cedera paru-paru. 

    Lisnawati mengalami cedera kepala, luka sobek pada pelipis dan pipi, serta luka lecet di tangan dan kaki.

    Sementara Agnes mengalami cedera kepala ringan, luka robek di wajah, serta luka lecet di kaki dan tangan.

    Ketiga penumpang APV masih dalam perawatan intensif di rumah sakit.

     

  • Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI APRIL 2025

    Tabel Angsuran Pinjaman KUR BRI APRIL 2025

    TRIBUNJATENG.COM- Berikut bunga KUR BRI periode April 2025, yakni sebesar 6 persen per bulan.

    Simak tabel KUR BRI 2025 :

    1. tabel angsuran KUR BRI RP 1 Juta – Rp 100 Juta 

    TABEL KUR BRI-tabel angsuran KUR BRI RP 1 Juta – Rp 100 Juta 

     

    2. tabel angsuran KUR BRI RP 100 Juta – Rp 500 Juta 

    TABEL KUR BRI – tabel angsuran KUR BRI RP 100 Juta – Rp 500 Juta 

     

     

     syarat-syarat untuk mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, yang mungkin sedikit berbeda tergantung jenis KUR yang diajukan:

    Syarat Umum:
     * Warga Negara Indonesia (WNI): Pemohon harus WNI.
     * Usaha Produktif: Memiliki usaha yang produktif dan layak.
     * Lama Usaha: Usaha telah berjalan minimal 6 bulan.
     * Tidak Sedang Menerima Kredit: Tidak sedang menerima kredit dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit.
     * Usia:
       * Usia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
       * Usia minimal 21 tahun untuk KUR Mikro
       * Usia maksimal 65 tahun saat kredit lunas.

     

    Dokumen yang Diperlukan:
     * Kartu Tanda Penduduk (KTP): Fotokopi KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah).
     * Kartu Keluarga (KK): Fotokopi Kartu Keluarga.
     * Akta Nikah (jika sudah menikah): Fotokopi akta nikah.
     * Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha: Surat izin usaha, bisa berupa NIB atau surat keterangan usaha dari kelurahan/RT/RW.
     * Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): NPWP untuk pinjaman di atas Rp 50 juta.

    Syarat Tambahan (Tergantung Jenis KUR):
     * Beberapa jenis KUR mungkin memiliki persyaratan tambahan, seperti kepemilikan agunan atau persyaratan khusus lainnya.
    Penting untuk Diperhatikan:
     * Persyaratan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan BRI.
     * Sebaiknya selalu periksa informasi terbaru di situs web resmi BRI atau kantor cabang BRI terdekat.
     * Untuk lebih jelasnya, calon nasabah diharapkan untuk langsung mendatangi kantor BRI terdekat.
    Semoga informasi ini bermanfaat!

  • Pemkot Jakarta Timur Siagakan 750 Petugas Kebersihan Saat Libur Lebaran

    Pemkot Jakarta Timur Siagakan 750 Petugas Kebersihan Saat Libur Lebaran

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengerahkan 750 petugas guna memastikan penanganan sampah selama cuti bersama Idulfitri 1446 Hijriah.

    Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainah mengatakan jumlah tersebut merupakan total personel Sudin Lingkungan Hidup (LH) yang disiagakan pada 65 kelurahan dan 10 kecamatan.

    “Untuk pengangkutan sampah di lingkungan warga dan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terus berjalan normal,” kata Iin di Jakarta Timur, Senin (31/3/2025).

    Tumpukan sampah pada permukiman warga perlu diantisipasi karena pada momen libur Idulfitri 1446 Hijriah banyak warga melakukan silaturahmi maupun berlibur ke tempat wisata.

    Sehingga perlu kesiapsiagaan petugas untuk mengangkut sampah yang dihasilkan selama momen libur Idulfitri 1446 Hijriah, dan mencegah terjadinya penumpukan.

    “Diharapkan petugas Sudin LH melakukan percepatannya dipastikan lebih cepat dari sebelumnya. Karena memang kita harapkan jangan sampai ada tumpukan sampah,” ujar Iin.

    Untuk memastikan kesiapsiagaan para personel dan kendaraan dinas operasional pengangkut sampah, Pemkot Jakarta Timur pun sudah melakukan apel pada Minggu (30/3/2025).

    Kepala Sudin LH Jakarta Timur, Eko Gumelar menuturkan selain personel pihaknya juga mengerahkan sejumlah kendaraan operasional untuk memastikan kebersihan selama libur lebaran.

    “Ada enam mobil toilet (untuk menunjang kegiatan), kemudian 11 sweeper, terus 300 kendaraan kompaktor besar dan kecil di 10 wilayah kecamatan Jakarta Timur,” tutur Eko Gumelar.

  • Libur Lebaran 2025, Bank DKI Terapkan Operasional Layanan Terbatas, Simak Rinciannya di Sini

    Libur Lebaran 2025, Bank DKI Terapkan Operasional Layanan Terbatas, Simak Rinciannya di Sini

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Selama masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Bank DKI menerapkan layanan terbatas.

    Adapun penyesuaian ini dilakukan guna memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.

    Selama periode 31 Maret – 5 April, serta 7 April 2025 pada beberapa lokasi kantor cabang yang telah ditentukan berikut dengan jam operasional tertentu.

    Adapun layanan terbatas yang dapat dilakukan, diantaranya mencakup pembukaan rekening, tarik/setor tunai, pemindahbukuan antar rekening Bank DKI, dan penanganan pengaduan nasabah.

    Berikut daftar lokasi dan jam operasional kantor cabang yang beroperasional secara terbatas:

    31 Maret 2025 (10.00-15.00 WIB)

    • Kantor Cabang Pembantu Ancol

    • Kantor Cabang Pembantu Pondok Labu

    • Kantor Cabang Walikota Jakarta Selatan

    1 April 2025 (10.00-15.00 WIB)

    • Kantor Cabang Pembatu Jatibaru

    • Kantor Cabang Pembantu Kelapa Gading

    • Kantor Cabang Walikota Jakarta Timur

    • Kantor Cabang Walikota Jakarta Barat

    • Kantor Cabang Pembantu Bekasi

    • Kantor Cabang Pembantu Rawamangun

    • Kantor Cabang Walikota Jakarta Barat

    • Kantor Cabang Pembantu Pamulang

    2 April 2025 (08.00-12.00 WIB)

    • Kantor Cabang Otista

    • Kantor Cabang Matraman

    • Kantor Cabang Kebayoran Baru

    • Kantor Cabang Permata Hijau

    • Kantor Cabang Pintu Besar Selatan

    • Kantor Cabang Pembantu Bendungan Hilir

    • Kantor Cabang Pembantu Kebon Jeruk

    • Kantor Cabang Pembantu Bintaro

    • Kantor Cabang Pembantu Bekasi

    • Kantor Cabang Pembantu Ambengan

    3 April 2025 (08.00-12.00 WIB)

    • Kantor Cabang Pembantu Abdul Muis

    • Kantor Cabang Pembantu Cempaka Mas

    • Kantor Cabang Pembantu Kalimalang

    • Kantor Cabang Pembantu Joglo

    • Kantor Cabang Pembantu Pasar Minggu

    • Kantor Cabang Pembantu Bogor

    • Kantor Cabang Pembantu Klender

    4 April 2025 (08.00-12.00 WIB)

    • Kantor Cabang Walikota Jakarta Pusat

    • Kantor Cabang Pembantu Utan Kayu

    • Kantor Cabang Pembantu Jatiuwung

    • Kantor Cabang Pembantu Kemang

    • Kantor Cabang Pembantu Alam Sutera

    • Kantor Cabang Pembantu Sidoarjo

    5 April 2025 (08.00-12.00 WIB)

    • Kantor Cabang Pembantu Tanah Abang

    • Kantor Cabang Pembantu Sunter

    • Kantor Cabang Pembantu Cakung

    • Kantor Cabang Pembantu Rawabelong

    • Kantor Cabang Pembantu Cinere

    • Kantor Cabang Pembantu Bumi Serpong Damai

    • Kantor Cabang Otista

    • Kantor Cabang Pembantu Tebet Barat

    7 April 2025 (08.00-12.00 WIB)

    • Kantor Cabang Juanda

    • Kantor Cabang Tanjung Priok

    • Kantor Cabang Pembantu Dewi Sartika

    • Kantor Cabang Pembantu Poris Daan Mogot

    • Kantor Cabang Pembantu Mampang Prapatan

    • Kantor Cabang Pembantu Karawaci

    • Kantor Cabang Semarang

    • Kantor Cabang Lampung

    • Kantor Cabang Pembantu Rungkut

    • Kantor Cabang Selamet Riyadi

    • Kantor Cabang Bandung

    Selain membuka layanan operasional terbatas, Bank DKI juga telah menyiapkan total 750 unit ATM yang beroperasi dan tersebar di berbagai titik di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, termasuk di kantor kelurahan dan kecamatan, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, dan lokasi-lokasi publik lainnya. 

    Selain itu, seiring perluasan jaringan layanan kantor pada beberapa wilayah kota besar lainnya, Bank DKI juga memiliki jaringan ATM yang berada di beberapa kota besar di luar Jakarta, diantaranya Bandung, Semarang Solo, Gresik, Sidoarjo, hingga Lampung.

    Untuk informasi lebih lanjut, nasabah dapat mengakses website resmi www.bankdki.co.id, menghubungi Call Center 1500 351, atau mengikuti akun media sosial resmi Bank DKI.

  • Kronologi 2 Lansia Pasutri Tewas Dalam Kecelakaan Adu Banteng

    Kronologi 2 Lansia Pasutri Tewas Dalam Kecelakaan Adu Banteng

    TRIBUNJATENG.COM – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Yogyakarta-Wates, pasangan suami istri (Pasutri) lanjut usia tewas.

    Dua orang korban tewas tersebut melibatkan Honda Jazz dan Suzuki APV di wilayah Kapanewon Wora Wari, Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (31/3/2025). 

    Korban meninggal adalah pasangan lanjut usia, Mardjuki (65) dan istrinya, Sumarti (62), warga Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

    Keduanya merupakan mantan pegawai negeri sipil.

    “Meninggal dunia dalam penanganan RSUD Wates,” ujar Ipda Tanto Kurniawan, Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Kulon Progo, melalui pesan singkat, Senin. 

    Kronologi

    Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

    Mardjuki yang mengemudikan Honda Jazz AB 1392 HF bersama istrinya melaju dari arah Wates menuju Yogyakarta. 

    Saat di lokasi kejadian, mobilnya melewati marka tengah dan masuk ke jalur kanan, sehingga bertabrakan dengan Suzuki APV silver AE 1835 BT yang dikemudikan Achmad Mustofa (23), warga Kabupaten Gunung Kidul.

    Sementara, penumpang Suzuki APV, yakni Lisnawati Naimbo (35), warga Sleman, serta Agnes Kimora (7), asal Bukittinggi.

    Akibat tabrakan ini, Achmad mengalami cedera kepala ringan, luka lecet pada pelipis dan kaki, serta cedera paru-paru.

    Lisnawati mengalami cedera kepala, luka sobek pada pelipis dan pipi, serta luka lecet di tangan dan kaki. 

    Sementara Agnes mengalami cedera kepala ringan, luka robek di wajah, serta luka lecet di kaki dan tangan.

    Ketiga penumpang APV masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. (*)

     

  • Pasar Tradisional Rasa Modern, Pedagang Sudah Melek Digital – Halaman all

    Pasar Tradisional Rasa Modern, Pedagang Sudah Melek Digital – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chrysnha Pradipha

    TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Siang itu terik belum begitu terang menyinari jalanan di sekitar Pasar Gede Hardjonagoro, Solo. 

    Masuk menyusuri jalanan sempit  di antara lapak dagangan, tersenyum semringah seorang pedagang bawang bernama Dalinem.

    “Bisa bayar pakai QRIS kok,” celotehnya kepada seorang perempuan yang tengah memilih beberapa bawang untuk dimasukkan dalam wadah timbangan.

    Momen tersebut menyita perhatian Tribunnews untuk mendekati lapak dan bercengkerama dengan sosok yang akrab disapa Mbah Dal itu.

    Tak lama Mbah Dal lalu menyodorkan sebuah papan kecil bergambar kode yang disebut Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

    Sembari menunjukkan papan plastik kode batang atau barcode, Mbah Dal mengaku penggunaan QRIS terbilang mudah.

    Hanya pada awal penggunaan dan pendaftaran QRIS, dirinya harus beradaptasi tentang kebiasaan baru sebagai upaya digitalisasi pasar.

    Setelahnya, transaksi nontunai dibebankan kepada pembeli dengan memindai kode QRIS melalui telepon genggamnya.

    “Ya intinya kita pedagang tinggal menunjukkan kode QRIS, pembeli tinggal memindai dan membayar lewat mobile banking sesuai biaya belanja,” katanya pada Sabtu (29/3/2025).

    Selain kemudahan cara mengoperasikan, Mbah Dal menyebutkan kelebihan dan manfaat QRIS digunakan pedagang.

    Yang pertama, lanjutnya, QRIS tak membebankan biaya tambahan kepada pedagang dengan transaksi di bawah Rp 100 ribu. 

    Kemudian informasi transaksi juga bisa diakses setiap saat kendati hari Sabtu dan Minggu saat bank tutup.

    “Yang paling penting lagi adalah saya sudah jarang bawa uang banyak, paling bawa sedikit untuk jaga-jaga uang kembalian kalau ada pembeli bayar tunai,” terang warga Boyolali yang mencoba peruntungan di Solo ini.

    Seorang pembeli bernama Putri asal Jakarta juga berbagi tentang kepuasan menggunakan QRIS untuk bertransaksi.

    Sebagai generasi milenial, Putri mengakui, QRIS memudahkan urusannya perihal berbelanja.

    “Apalagi kita yang sekarang ini sebagai turis, dengan transaksi cashless begini kan tidak perlu cari ATM untuk menarik uang. Bersyukur ya pedagang di sini sudah pakai QRIS, kita jadi mudah (belanja),” ungkapnya.

    Adapun, aktivitas transaksi nontunai termasuk menggunakan QRIS sudah menjadi hal biasa di Pasar Gede beberapa tahun belakangan.

    Hal ini berkat dorongan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta hingga BRI sebagai perbankan yang konsen di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM).

    Masif Berdigital

    Founder Creative Space Solo, Joko Purwono menyoroti perkembangan digital di bidang UMKM kota Solo.

    Menurutnya, kesadaran para pedagang juga pelaku UMKM semakin hari semakin meningkat.

    Namun, ia menggaris bawahi tindak lanjut perbankan dan dinas terkait agar melakukan pendampingan kepada pedagang terkait pemberlakuan transaksi digital.

    “Di shelter, di pasar-pasar memang sudah banyak pakai QRIS, tapi masih ditemukan yang belum bahkan enggan pakai QRIS. Kan ada juga (pedagang) yang sepuh lalu sudah lanjut usia tak tahu caranya, jadi kita harap ada pendampingan lanjut,” pesannya diwawancarai pada Selasa (4/3/2025).

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Agus Santoso dihubungi terpisah mengaku telah berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan digitalisasi UMKM dan pedagang.

    Begitu juga bekerja sama dengan pengelola pasar dan perbankan.

    Dirinya mengakui, pendampingan terhadap pedagang untuk mengantisipasi halangan digitalisasi sangat penting dilakukan.

    Hal ini untuk menyelaraskan slogan Go Digital di bidang perdagangan dan usaha di Solo.

    “Saya tentu sudah menjalin komunikasi juga dengan pengelola masing-masing pasar untuk mengawasi dan mendampingi pedagang yang mungkin kesulitan untuk menerapkan digitalisasi seperti soal transaksi QRIS hingga e-Retribusi,” terangnya.

    ” Jadi bersama juga dengan perbankan tak hanya sosialisasi dan pendaftaran, pendampingan juga perlu karena banyak yang pedagang sepuh,” imbuh Agus.

    Terkait dengan digitalisasi, Dinas Perdagangan Kota Solo juga sudah menerapkan penarikan pajak dengan e-Retribusi.

    Tak hanya dengan satu bank pelat merah, e-Retribusi diterapkan juga dengan kolaborasi beberapa bank BUMN di pasar-pasar di Kota Bengawan.

    “Ini berkat kolaborasi dan sinergi Pemkot Surakarta, perbankan dan masyarakat. Sudah melek digital dan mau untuk maju mengikuti perkembangan teknologi,” urai dia.

    Sebagai upaya pengembangan ekonomi berbasis digital, perbankan kini mendorong penggunaan transaksi QRIS.

    Transaksi ini mengalami pertumbuhan pesat, yaitu mencapai 209,61 persen (yoy), dengan jumlah pengguna mencapai 53,3 juta dan jumlah merchant 34,23 juta.

    Penerapan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk transaksi sampai dengan Rp500.000 pada merchant Usaha Mikro (UMI), yang berlaku efektif mulai 1 Desember 2024 guna menopang daya beli masyarakat kelas menengah bawah.

    BRI pun berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis digital, khususnya bagi para pelaku usaha mikro.

    Dengan memberikan MDR 0 persen atau bebas biaya MDR, BRI tidak hanya meringankan beban operasional merchant, tetapi juga mendorong inklusi keuangan yang lebih luas.

    Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro di era digital, sekaligus memperluas adopsi QRIS sebagai solusi pembayaran nontunai yang efisien.

    (*)

  • Lebaran Kelabu bagi Megawati, Setelah Pink Spiders Menang Telak 3-0 Lawan Red Sparks

    Lebaran Kelabu bagi Megawati, Setelah Pink Spiders Menang Telak 3-0 Lawan Red Sparks

    TRIBUNJATENG.COM – Red Sparks takluk di Final Liga Voli Korea perdana saat melawan Pink Spiders yang digelar bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri, Senin (31/3/2025).

    Megawati, yang digadang-gadang sebagai salah satu andalan Red Sparks, hanya mampu mencetak 13 poin.

    Lebaran yang seharusnya menjadi hari kemenangan, ternyata belum mampu memberikan kemenangan Red Sparks.

    Final Liga Voli Korea itu justru menjadi panggung pembuktian bagi Kim Yeon-koung.

    Pemain yang dijuluki Ratu Voli Korea ini menjadi top skor terbanyak untuk timnya, Pink Spiders,.

    Kim Yeon-koung tampil luar biasa dengan mencetak 16 poin, termasuk satu blok dan satu ace.

    Penampilan apiknya membuat Pink Spiders menang 3-0 (25-21, 25-22, 25-19) atas Red Sparks.

    Pemain berusia 37 tahun itu mencatatkan akurasi serangan mencapai 60,87 persen, statistik yang menunjukkan bahwa ia masih menjadi pemain yang sangat efektif di level tertinggi.

    Di bawah Kim Yeon-koung, pemain Pink Spiders lainnya yang juga tampil cukup baik adalah Tutku Burcu yang mencetak 14 poin dan Jeong Yun-Ju menyumbang 13 poin.

    Di sisi lain, Megawati, yang digadang-gadang sebagai salah satu andalan Red Sparks, hanya mampu mencetak 13 poin.

    Poin Megawati juga masih di bawah rekan setimnya, Vanja Bukilic yang membuat 17 poin di laga ini.

    Efektivitas Mega jauh di bawah sang idola, Kim Yeon-koung. Mega beberapa kali kesulitan menembus blok lawan dan mengalami beberapa kesalahan teknis.

    Perbedaan utama antara Kim Yeon-koung dan Megawati di laga ini terletak pada cara mereka digunakan dalam strategi tim. 

    Pink Spiders mengandalkan serangan variatif dengan Kim sebagai eksekutor utama saat situasi krusial. 

    Ia mendapat dukungan dari dua pemain lain, Tutku (14 poin) dan Jung Yoon-ju (13 poin), yang memberikan keseimbangan dalam serangan.

    Sebaliknya, Red Sparks sangat bergantung pada dua pemain asingnya, Megawati dan Vanja Bukilic (17 poin). 

    Menurut catatan Naver, keduanya bertanggung jawab atas lebih dari 70 persen serangan yang dilancarkan Red Sparks.

    Sayangnya, minimnya kontribusi pemain lokal membuat Red Sparks lebih mudah ditebak oleh pertahanan Pink Spiders. 

    Saat Megawati dan Bukiric mengalami kesulitan, tidak banyak opsi lain yang bisa diandalkan oleh Red Sparks.

    Selain itu, sisi receive Red Sparks juga cukup buruk di laga ini. Absennya libero utama mereka, No Ran cukup menunjukkan pengaruh yang nyata.

    Pink Spiders bermain lebih stabil di setiap set. Pada set pertama, mereka memanfaatkan kesalahan Megawati yang melakukan pelanggaran net di skor 22-20, membuat Red Sparks kehilangan momentum mengejar.

    Set kedua sebenarnya menjadi kesempatan bagi Red Sparks untuk bangkit. Mereka sempat unggul 17-13, tetapi beberapa kali servis dari Jung Yoon-ju dan Choi Eun-Ji mengubah keadaan.

    Kim Yeon-koung, yang sempat menghemat tenaga di set pertama, langsung tampil dominan dengan enam poin di set ini, mengamankan kemenangan bagi timnya.

    Set ketiga pun berlangsung ketat hingga skor 15-13. Namun, Kim kembali menjadi pembeda dengan dua poin beruntun dari quick open dan ace servis.

    Red Sparks semakin tertekan. Setelah itu, Megawati cs kehilangan momentum dan akhirnya harus menyerah dengan skor 19-25.

    Laga final pertama ini menunjukkan bahwa Kim Yeon-koung masih menjadi pemain yang sulit ditandingi, bahkan oleh bintang muda berbakat seperti Megawati.

    Meskipun Megawati tampil cukup baik, ia perlu meningkatkan efisiensi serangannya dan mengurangi kesalahan agar Red Sparks bisa bangkit di pertandingan selanjutnya.

    Laga kedua final akan digelar pada 2 April, dan menjadi kesempatan bagi Megawati untuk membuktikan kualitasnya serta membantu timnya memperpanjang seri final.

    Jika ia bisa lebih efektif dan mendapatkan dukungan lebih baik dari rekan setimnya, Red Sparks masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan.

    Top Skor Final Pertama Pink Spiders vs Red Sparks
    Vanja Bukilic : 17 Poin – (Red Sparks)
    Kim Yeon-koung: 16 Poin (Pink Spiders)
    Tutku Burcu: 14 Poin (Pink Spiders)
    Megawati Hangestri: 13 Poin (Red Sparks)
    Jeong Yun-Ju: 13 Poin (Pink Spiders)
    Pyo Seung-ju: 8 Poin (Red Sparks)

    Jadwal Grand Final Voli Putri Korea
    Senin (31/3/2025):
    Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks: 3-0 (25-21, 25-22, 25-19)
    Rabu (2/4/2025):
    Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks
    Jumat (4/4/2025):
    Pukul 17.00 WIB: Red Sparks vs Pink Spiders
    Minggu (6/4/2025):
    Pukul 12.00 WIB: Red Sparks vs Pink Spiders
    Selasa (8/4/2025):
    Pukul 17.00 WIB: Pink Spiders vs Red Sparks

     

  • Chord Kunci Gitar Tiada Duka yang Abadi – Opick

    Chord Kunci Gitar Tiada Duka yang Abadi – Opick

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Tiada Duka yang Abadi – Opick.

    Berikut chord kunci gitar Tiada Duka yang Abadi.

    Intro: Am E Bm Am
           Am Dm E

    Am      Dm         G       C
    Tiada duka yang abadi di dunia
    F       G          C
    Tiada sepi merantaimu selamanya
      Dm
    Malam ‘kan berakhir
      Am
    hari ‘kan berganti
       E
    Takdir hidup ‘kan dijalani

    Bm           Em           A          D   
    Tangis dan tawa nyanyian yang mengiringi
    G            A           D
    Hati yang rindu tanda cinta di jalan-NYA
      Em
    Namun ku percaya
      Bm
    hati meyakini
      F#
    Semua akan indah pada akhirnya

    Reff 1:
        G            A
      Andai bisa ku mengulang
         D              G
      Waktu hilang dan terbuang
         Em         F#        Bm
      Andai bisa perbaiki segala yang terjadi

        G             A
      Tapi waktu tak berhenti
        D            G
      Tapi detik tak kembali
         Em          F#        Bm
      Harap ampunkan hamba-Mu ini

    C#m G# Bm A
    Am Bm Em F#

    Am         Dm           G        C
    Waktu berputar rebulan dan matahari
    F            G          C
    Bunga yang mekar akan layu akan mati
      Dm
    Malam ‘kan berakhir
      Am
    hari ‘kan berganti
       E
    Takdir hidup ‘kan dijalani

    Reff 2:
         F             G
      Andai bisa ku mengulang
         C              F
      Waktu hilang dan terbuang
        Dm          E         Am           A
      Andai bisa perbaiki segala yang terjadi

        F             G
      Tapi waktu tak berhenti
        C            F
      Tapi detik tak kembali
        Dm           E         Am  A
      Harap ampunkan hamba-Mu ini

         F             G
      Andai bisa ku mengulang
         C              F
      Waktu hilang dan terbuang
        Dm          E         Am           A
      Andai bisa perbaiki segala yang terjadi

        F             G
      Tapi waktu tak berhenti
        C            F
      Tapi detik tak kembali
        Dm           E         Am  A
      Harap ampunkan hamba-Mu ini
        Dm           E         Am ..Dm E Am
      Harap ampunkan hamba-Mu ini