Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Simak Aturan Penggunaan Stop Kontak di Kereta, Jangan Sampai Kamu Tak Tahu!

    Simak Aturan Penggunaan Stop Kontak di Kereta, Jangan Sampai Kamu Tak Tahu!

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan perihal penggunaan stop kontak sesuai aturan yang berlaku.

    Tayang: Rabu, 2 April 2025 16:16 WIB

    Instagram.com/ffajarpra_

    Ilustrasi Kereta Api Penataran Dhoho 

    TRIBUNJAKARTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjelaskan perihal penggunaan stop kontak sesuai aturan yang berlaku.

    Pasalnya, stop kontak di setiap kursi kereta merupakan fasilitas yang diberikan untuk para pelanggan.

    Vice President Public Relation KAI Anne Purba menjelaskan, fasilitas stop kontak yang ada hanya dibolehkan untuk pengisian daya perangkat elektronik pribadi seperti ponsel, tablet, atau laptop.

    “Penggunaan untuk perangkat lain, terutama peralatan elektronik rumah tangga, tidak diperbolehkan karena dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain dan berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” ujar Anne dikutip dari Tribunnews, Rabu (2/4/2025).

    Adapun dampak penggunaan perangkat elektronik dengan daya besar yang berlebihan dapat berdampak pada sistem kelistrikan kereta secara keseluruhan.

    “Oleh karena itu, KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk mematuhi aturan demi menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama,” sambungnya.

    KAI turut memastikan respons cepat terhadap setiap kendala yang dialami penumpang selama perjalanan. 

    Bila terdapat keluhan, seperti AC yang kurang optimal, penumpang dapat segera menghubungi petugas kondektur yang bertugas di dalam kereta.

    lihat foto
    Di tengah musim penghujan, tak jarang si kecil terserang batuk dan pilek. Termasuk terhadap balita yang baru memulai makanan pendamping Air Susu Ibu (mpASI). Konselor Menyusui dan PMBA, Dosen Universitas Respati Indonesia (URINDO), Yuna Trisuci mengatakan, saat di kecil batuk dan pilek ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan seksama.

    “Informasi kontak petugas kondektur tersedia di dinding masing-masing kereta,” terang Anne.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’70856′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’70856′,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Arus Balik Mudik Lebaran 2025, Ribuan Penumpang Bus Tiba di Terminal Kampung Rambutan

    Arus Balik Mudik Lebaran 2025, Ribuan Penumpang Bus Tiba di Terminal Kampung Rambutan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS – Arus balik mudik penumpang bus selepas Idulfitri 1446 Hijriah mulai tampak di Terminal Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

    Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono mengatakan arus balik mudik penumpang bus antar kota antar (AKAP) mulai tampak sejak Selasa (1/4/2025) atau H+1 Idulfitri 1446 Hijriah.

    Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono saat memberi keterangan di area kedatangan penumpang bus AKAP, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/4/2025). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

    “Data kemarin di tanggal 1 April ada 1.667 penumpang menggunakan 234 bus AKAP yang tiba di Terminal Kampung Rambutan,” kata Mulyono di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/4/2025).

    Jumlah kedatangan tersebut melonjak, karena pada hari raya Idulfitri 1446 Hijriah tercatat hanya 883 penumpang menggunakan 172 bus AKAP yang tiba di Terminal Kampung Rambutan.

    Kedatangan penumpang bus AKAP pada arus balik mudik di Terminal Kampung Rambutan ini masih akan terus melonjak hingga 7 April 2025, atau saat waktu cuti bersama habis.

    “Perkiraan kami untuk arus balik ada di tanggal 6 sampai 7 April 2025. Karena di tanggal 8 April 2025 mungkin perkantoran dan sekolah sudah mulai masuk, dan beraktivitas normal,” ujar Mulyono

    Pantauan di area kedatangan penumpang Terminal Kampung Rambutan, sejumlah bus AKAP dari berbagai perusahaan otobus (PO) silih berganti menurunkan para pemudik.

    Dukcapil DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang baru yang tiba di Jakarta setelah libur lebaran mencapai 15.000 jiwa. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan jumlah pendatang pada 2024 yakni 16.207 orang.

    Pemudik, Dayat yang merupakan warga Jakarta Timur menuturkan memilih pulang lebih awal dari kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat lantaran memiliki keperluan lain.

    “Di kampung dua hari dua malam, pulang lebih awal karena ada acara keluarga juga di rumah. Ini pulang kembali ke Jakarta bawa oleh-oleh, makanan-makanan ringan saja,” tutur Dayat.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pasokan Listrik Saat Malam Takbir dan Lebaran dalam Kondisi Aman, 371 Unit Pembangkit Disiagakan – Halaman all

    Pasokan Listrik Saat Malam Takbir dan Lebaran dalam Kondisi Aman, 371 Unit Pembangkit Disiagakan – Halaman all

    Selama siaga Ramadan dan Idulfitri total Daya Mampu Netto (DMN) PLN Indonesia Power sebesar 19.497,93 MW yang dipasok dari 371 unit mesin pembangkit.

    Tayang: Rabu, 2 April 2025 15:50 WIB

    ISTIMEWA

    PASOKAN LISTRIK – Selama siaga Ramadan dan Idulfitri total Daya Mampu Netto (DMN) PLN Indonesia Power sebesar 19.497,93 MW yang dipasok dari 371 unit mesin pembangkit. Kegiatan operasional pembangkit tetap berjalan normal untuk menjaga pasokan listrik saat libur Idulfitri termasuk malam takbir. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PLN Indonesia Power (PLN IP) telah memenuhi kebutuhan listrik saat malam takbir menjelang Idulfitri 1446 Hijriah.

    Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, kegiatan operasional pembangkit tetap berjalan normal untuk menjaga pasokan listrik saat libur Idulfitri termasuk malam takbir.

    “Kondisi pasokan listrik dari pembangkit dalam kondisi aman, kami berhasil memenuhi kebutuhan listrik saat malam takbir dan perayaan Idulfitri,” kata Edwin dalam keterangannya, Rabu (2/4/2025).

    Menurut Edwin, penyediaan pasokan listrik yang andal juga sesuai dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

    “Meski tren konsumsi listrik mengalami perubahan saat Idulfitri, pembangkit listrik PLN Indonesia Power tetap optimal memenuhi kebutuhan,” tuturnya.

    Edwin mengungkapkan, selama siaga Ramadan dan Idulfitri total Daya Mampu Netto (DMN) PLN Indonesia Power sebesar 19.497,93 MW, listrik tersebut dipasok dari 371 unit mesin pembangkit.
     
    “Mesin pembangkit kami tersebar di seluruh Nusantara, dari pulau Papua hingga Sumatra yang siap mendukung kebutuhan saat momen Ramadhan dan Idulfitri 2025,” ujar Edwin.

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Siapa Walid? Sering Dibicarakan Netizen Tiktok dan Trending di X, Ini Sosoknya

    Siapa Walid? Sering Dibicarakan Netizen Tiktok dan Trending di X, Ini Sosoknya

    TRIBUNJATENG.COM – Nama Walid saat ini tengah menjadi pembicaraan warganet Indonesia pengguna Tiktok dan X (eks Twitter).

    Bahkan tagar Walid trending di X pada Rabu (2/4/2025).

    Banyak netizen Tiktok yang menulis komentar ‘Tutup mata dan bayangkan wajah Walid’

    Hal ini pun membuat banyak warganet lain penasaran dengan sosok Walid.

    WALID – Tangkapan layar dari akun X @ce96il tentang Walid pemeran drama Malaysia Bidaah (X @ce96il (X @ce96il)

    Walid sendiri merupakan tokoh dalam drama Malaysia berjudul Bidaah dan tayang di platform VIU.

    Walid Muhammad diperankan oleh Faizal Hussein.

    Walid adalah sosok pemimpin dari sekte keagamaan kontroversional bernama Jihad Ummah.

    Ia sangat dihormati oleh jamaah laki-laki dan perempuan.

    Walid memiliki eprawakan tinggi kurus dengan jenggot putih panjang.

    Sekte Jihad Ummah melakukan praktik pernikahan paksa sehingga dianggap menyimpang dari ajaran Islam.

    Walid akan memilih jamaah wanita yang masih muda untuk dinikahkan dengan jamaah pria berumur secara siri.

    Bahkan Walid sudah memiliki istri lebih dari satu.

    Sementara itu, anak kedua Walid yang bernama Hambali menyadari jika sekte yang dipimpin ayahnya menyimpang.

    Hambali dan jamaah wanita bernama Baiduri bekerja sama untuk membongkar praktik menyimpang dari Jihad Ummah.

    (*)

  • Marak Parkir Liar di Sekitar Monas, Wisatawan Digetok Rp30 Ribu:Jukir Lenyap Setelah Mobil Dikempesi

    Marak Parkir Liar di Sekitar Monas, Wisatawan Digetok Rp30 Ribu:Jukir Lenyap Setelah Mobil Dikempesi

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Parkir liar menjamur di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas) pada H+2 Lebaran atau Rabu (2/4/2025) ini.

    Adapun pada hari ini, tempat wisata Monas memang diserbu oleh wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

    Parkir IRTI yang mampu menampung ratusan mobil hingga ribuan sepeda motor pun penuh hingga terpaksa ditutup siang tadi.

    Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk meraup keuntungan.

    Apalagi, kawasan itu tak dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

    Mereka mendadak menjadi juru parkir liar dan mengarahkan wisatawan yang datang menggunakan mobil untuk parkir di pinggir jalan, salah satunya di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.

    Hasan, wisatawan asal Senen, Jakarta Pusat mengaku terpaksa mengikuti arahan jukir liar lantaran parkir IRTI Monas penuh.

    Dukcapil DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang baru yang tiba di Jakarta setelah libur lebaran mencapai 15.000 jiwa. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan jumlah pendatang pada 2024 yakni 16.207 orang.

    “Di IRTI Monas penuh, akhirnya parkir di pinggir jalan karena tadi ada yang arahin di sini,” ucapnya, Rabu (2/4/2025).

    Awalnya ia sempat ragu meninggalkan mobilnya itu di pinggir jalan, namun jukir liar itu meyakinkannya bahwa lokasi tersebut aman.

    “Tadi sebelum parkir saya tanya dulu, di sini aman enggak. Dia bilang aman, yauda saya parkir aja di sini,” ujarnya.

    Begitu mobil terparkir rapi di pinggir jalan, sang jukir liar itu pun langsung meminta uang parkir kepada Hasan sebesar Rp30 ribu.

    Namun, Hasan kemudian terkaget-kaget saat mendapati ban mobilnya bagian kanan depan mendadak kempis.

    Padahal, ia kurang lebih baru 10 menit meninggalkan mobil itu masuk ke Monas.

    “Baru ditinggal 10 menit, tadi balik lagi karena mau ambil tiker yang ditinggalan di mobil. Padahal tadi udah bayar parkir juga Rp10 ribu,” tuturnya.

    Hasan pun sempat mencari-cari sang jukir, namun upayanya gagal lantaran sang jukir langsung hilang bak lenyap ditelan bumi.

    “Udah kabur dia, enggak kelihatan lagi,” kata dia.

    Ia pun mengaku kesal lantaran saat dirinya tiba tak ada satu pun petugas Dishub yang berada di sekitar lokasi dan memberi arahan terkait lokasi parkir.

    “Tadi enggak ada petugas Dishub, kosong. Yang ada cuma Satpol PP tapi dia juga cuek aja, diem aja ada yang parkir di sini,” ucapnya.

    Sebagai informasi tambahan, operasi cabut pentil memang kerap dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menertibkan parkir liar.

    Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera kepada masyarakat agar tak lagi memarkirkan kendaraan mereka sembarangan.

    Kejadian ini sempat viral saat masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 di penghujung Desember tahun lalu.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Marak Parkir Liar di Sekitar Monas, Wisatawan Digetok Rp30 Ribu:Jukir Lenyap Setelah Mobil Dikempesi

    Niat Liburan, Nasib Wisatawan Ini Apes Saat Berkunjung ke Monas: Ban Mobil Kempis Parkir Sembarangan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Niat mau liburan, sejumlah wisatawan yang berkunjung ke Monumen Nasional (Monas) justru ditimpa kemalangan.

    Pasalnya, mobil yang mereka parkir di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan digembosi orang tak dikenal.

    Salah satu korbannya ialah Hasan, warga Salemba, Jakarta Pusat yang datang bersama keluarga besarnya.

    Hasan mengaku kaget saat mendapati ban depan sebelah kanan mobilnya sudah kempis.

    Padahal, dirinya kurang lebih baru 10 menit meninggalkannya mobilnya itu.

    “Baru 10 menit ditinggal, tadi masuk ke dalam terus keluar mau ambil tiker di mobil. Ehh dateng-dateng udah kempes aja ini ban,” ucapnya saat ditemui TribunJakarta.com, Rabu (2/4/2025).

    Sebagai informasi tambahan, mobil-mobil yang parkir sembarangan di sekitar kawasan Monas memang biasanya terkena operasi cabut pentil yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan (Dishub).

    Dukcapil DKI Jakarta memprediksi jumlah pendatang baru yang tiba di Jakarta setelah libur lebaran mencapai 15.000 jiwa. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan jumlah pendatang pada 2024 yakni 16.207 orang.

    Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera kepada masyarakat agar tak sembarangan memarkirkan kendaraan mereka.

    Terkait hal ini, Hasan mengaku tak mengetahui adanya larangan parkir di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan.

    Pasalnya, tak ada rambu larangan parkir yang ada di sekitar kawasan tersebut. 

    Hasan pun mengaku terpaksa memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan lantaran lahan parkir IRTI Monas sudah penuh.

    Warga menaiki kereta wisata di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

    “Enggak tahu kalau enggak boleh parkir di sini, tadi juga ada orang yang markirin di sini, karena di masuk parkir di dalem udah penuh, tadi ditutup,” ujarnya.

    Ia pun mengaku kesal lantaran sudah dimintai uang parkir sebesar Rp30 ribu.

    Namun, saat mobilnya digembosi, orang yang memungut parkir tersebut justru menghilang.

    “Saya parkir di sini tadi juga nanya dulu, aman enggak di sini. Kata yang markirin aman, yauda saya parkir di sini. Tadi orangnya juga minta Rp30 ribu,” tuturnya.

    “Eh tapi malah begini, orangnya juga kabur enggak tahu kemana,” kata dia.

    Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, nasib malang tak hanya menimpa Hasan, ada beberapa wisatawan lainnya yang juga mengalami nasib serupa.

    Di sekitar lokasi kejadian, kurang lebih pukul 12.30 WIB terpantau tidak ada petugas Dishub yang berjaga di sekitar lokasi.

    Padahal saat TribunJakarta melintas di lokasi tersebut kurang lebih satu jam sebelumnya, ada petugas Dishub dan mobil derek yang berjaga di dekat luar parkir IRTI Monas.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Warga Kaltim Ngeluh Mesin Motor Brebet Usai Isi BBM di SPBU: Polisi Turun Tangan, Pertamina Uji Lab – Halaman all

    Warga Kaltim Ngeluh Mesin Motor Brebet Usai Isi BBM di SPBU: Polisi Turun Tangan, Pertamina Uji Lab – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Persoalan bahan bakar minyak (BBM) kembali dikeluhkan masyarakat.

    Kali ini, sebagian masyarakat Bontang, Kalimantan Timur, mengeluh mesin motornya tersendat-sendat atau berebet usai mengisi bensin di SPBU di kawasan tersebut.

    Hal ini pun viral di media sosial dan di grup WhatsApp publik Kota Bontang.

    Seorang warga bernama Dalle, mengaku motornya dengan merek Honda Beat, mengalami kendala setelah mengisi Pertamax di salah satu SPBU di Kota Bontang pada 30 Maret 2025.

    Ia baru menyadari masalah tersebut ketika indikator bahan bakar menunjukkan sisa dua batang. 

    Dugaan sementara, BBM yang ia beli mengandung campuran air.

    “Sisa dua batang itu baru terasa brebet (tersendat-sendat), apalagi kalau jalan pelan,” kata Dalle dikutip dari  Tribunkaltim, Rabu (2/4/2025).

    Polisi Turun Tangan

    Merespons keluhan masyarakat, Kepolisian Resor Bontang turun langsung melakukan inspeksi ke sejumlah SPBU.

    Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, bersama jajarannya mendatangi SPBU di Jalan Bhayangkara sebagai lokasi pertama. 

    Dari pantauan awak media, petugas mengambil sampel satu liter BBM jenis Pertamax menggunakan wadah takar transparan dan mencampurkannya dengan pasta khusus.

    Menurut Alex, jika BBM tersebut mengandung air, molekulnya akan terpisah dan pasta yang awalnya berwarna oranye kekuningan akan berubah menjadi merah.

    “Kami ingin memastikan dan merespons cepat keluhan masyarakat soal BBM ini,” kata Alex.

    Namun, hasil pemeriksaan di SPBU tersebut tidak menemukan indikasi BBM tercampur air. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke SPBU di Tanjung Laut dengan hasil serupa.

    Meski demikian, Kapolres menegaskan bahwa sidak tidak berhenti di sini. 

    Pihaknya akan menyusuri bengkel-bengkel untuk mengumpulkan informasi tambahan.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan jika mengalami masalah serupa, dengan membawa bukti yang valid.

    “Ini memang keluhan yang banyak ditemukan di lapangan. Kami membutuhkan informasi yang valid dari masyarakat, selain juga terus memantau langsung penyaluran BBM di SPBU,” jelasnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres masih melakukan sidak ke beberapa SPBU lainnya, termasuk di Kilometer 3, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Utara. 

    Pertamina Lakukan Uji Lab

    Kadar kandungan BBM di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kini masih berada dalam tahap pengujian laboratorium.  

    Pengujian ini dilakukan sebagai rangkaian dari investigasi oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.  

    Tepatnya pasca masuknya berbagai laporan keluhan dari masyarakat atas dugaan BBM yang bermasalah dan berdampak terhadap performa kendaraan.  

    Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel BBM dari SPBU di Balikpapan. 

    “Kami masih mengambil beberapa sampel lagi untuk memastikan apakah ada yang aneh dengan BBM yang kami drop ke SPBU,” ungkapnya pada TribunKaltim.co, Selasa (1/4/2025) 

    Jika sudah mendapatkan hasil, sebut Edi, pihaknya akan mengumumkan ke publik.  

    “Nanti kami akan merilis hasilnya untuk Balikpapan,” imbuhnya.  

    Sebelumnya, pengujian sampel acak BBM dari SPBU di Samarinda telah dilakukan. 

    Pengujian ini dilakukan di PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan dan mencakup berbagai parameter. 

    Mulai dari kandungan oktan, stabilitas dan tingkat emisi.  

    PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah memastikan bahwa kualitas BBM di Samarinda memenuhi standar Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas).  

    Sebagai informasi, sempat muncul isu mengenai kualitas bahan bakar yang diduga bermasalah.  

    Menanggapi hal ini, SPBU 6476118 di Jalan Mulawarman, Batakan, Kota Balikpapan, menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen menjaga standar kualitas dan kuantitas BBM. 

    Pengelola SPBU, Marselinus, memastikan bahwa seluruh prosedur operasional dijalankan sesuai standar. 

    “Menanggapi isu di media saat ini bahwa kualitas BBM yang dijual di SPBU bercampur air dan sebagainya, kami selama ini menjalankan prosedur sebagaimana menjaga kualitas dan kuantitas BBM yang kami jual,” tegasnya, Kamis (27/3/2025) lalu.  

    Marselinus mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengecekan kualitas bahan bakar menggunakan hidrometer untuk mengukur densitas dan kadar air. 

    Selain itu, dipstik dengan pasta air juga digunakan untuk memastikan tidak ada kandungan air dalam BBM. 

    Hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar di SPBU ini memenuhi standar dan layak edar. 

    Ia menambahkan bahwa pengecekan tersebut dilakukan setiap hari.  

    Termasuk pengambilan sampel setiap kali menerima pasokan BBM dari mobil tangki. 

    “Kami melakukan pengecekan setiap hari (untuk) kadar (air) dalam tangki dan melakukan sampel setiap penerimaan BBM dari mobil tangki,” jelasnya. 

    Sebagai bentuk transparansi, SPBU Batakan menyimpan hasil pengecekan harian dan sampel bahan bakar hingga hari berikutnya.  

    “Sebagai bukti, kami masih menyimpan sampel sampai esok hari hingga terganti lagi,” pungkasnya. 

    (TribunKaltim/Tribunnews)

     

     

  • Aksi Tiga Maling di Koja Beraksi Pas Hari Lebaran, Bukannya Silaturahmi Malah Nyolong Motor Warga

    Aksi Tiga Maling di Koja Beraksi Pas Hari Lebaran, Bukannya Silaturahmi Malah Nyolong Motor Warga

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA – Pencurian sepeda motor terjadi di wilayah Koja, Jakarta Utara, bertepatan dengan momen Hari Raya Lebaran, Senin (31/3/2025) lalu.

    Bahkan, di hari itu, ada dua kali kejadian curanmor yang terekam CCTV.

    Peristiwa pertama terjadi di Jalan Masjid An Anfal, RT 09 RW 05 Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara.

    Dalam peristiwa itu, tiga pelaku terekam CCTV menggasak motor seorang penghuni kontrakan di lokasi.

    Ketiga pelaku datang dengan berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

    Kemudian, sesampainya di lokasi, salah satu pelaku turun dari motor dan segera mendekati motor incarannya.

    Dalam hitungan menit, ketiga pelaku berhasil menggasak motor Honda Scoopy milik penghuni kontrakan.

    KLIK SELENGKAPNYA: Rocky Gerung Menyoroti Open House Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Jokowi. Ia Mengungkit Geng Terkait Kehadiran Pejabat.

    Warga di lokasi pertama, Angga mengatakan, peristiwa pencurian motor itu terjadi pada Senin petang.

    Menurutnya, tak banyak warga yang berada di luar rumah karena mereka sedang beristirahat setelah seharian keliling ke rumah saudara dan berziarah.

    “Pemilik motor itu jam 3 sore baru sampe abis keliling dan ziarah, mungkin dia capek istirahat, kejadian sekitar jam 15.40 WIB,” kata Angga saat ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).

    “Masuklah itu dua motor dengan tiga orang, masuk sampe ujung gang, dia ngecek sekitar, ngelihat ke beberapa rumah, akhirnya ngincer motor korbannya ini, yang di luar,” sambungnya.

    Ketiga pelaku langsung berbagi peran.

    Dua di antaranya mengawasi situasi, sementara seorang lainnya bertindak sebagai eksekutor.

    Mereka dengan cepat berhasil menggasak motor korban dan meninggalkan lokasi kejadian tanpa sempat dipergoki.

    “Warga nggak ada yang mendengar, mungkin karena situasinya lebaran ya, kita kirain tamu warga sini aja gitu,” ucap Angga.

    Peristiwa kedua terjadi di hari yang sama, sekitar 6 jam setelah pencurian di Tugu Selatan.

    Diduga, para pelaku yang sama mendatangi parkiran ruko yang dijadikan toko kosmetik di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara pada Senin malam sekitar pukul 21.50 WIB.

    “Pada saat itu si maling ini bolak balik melihat kiri dan kanan pada waktu malam. Terus dia balik lagi, setelah itu kondisinya sepi, sudah malam. Terjadinya pada malam hari,” kata Muhammad Hermansyah, warga di lokasi kedua.

    Hermansyah menceritakan, para pelaku sempat mengawasi situasi sebelum akhirnya mendekati motor yang terparkir di depan ruko.

    Tak butuh waktu lama untuk para pelaku akhirnya menggasak motor milik pelanggan ruko dan membawanya kabur.

    “Motor yang diambil motor customer. Pelakunya ada dua orang, yang satu menggambar situasi, yang satunya lagi membawa motor tersebut,” ucap Hermansyah.

    Hermansyah menduga pelaku yang beraksi di depan ruko itu sama dengan pelaku yang beraksi di Tugu Selatan.

    Hal ini pun juga dibicarakan oleh warga setempat yang meyakini para pelaku di dua lokasi itu sama.

    “Kejadian pas momen Lebaran pas malam hari, hari Senin. Pada malam itu beraksi dua kali. Kramat Jaya dan di Tugu Selatan. Beraksinya pakai motor yang sama katanya,” ucap Hermansyah.

    Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Mapolsek Koja, Jakarta Utara dan sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Begini Kondisi Terakhir 4 Jamaah Salat Idulfitri yang Tertimpa Pohon Beringin di Pemalang

    Begini Kondisi Terakhir 4 Jamaah Salat Idulfitri yang Tertimpa Pohon Beringin di Pemalang

    TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG – 4 jamaah salat idulfitri yang tertimpa pohon beringin di depan Masjid Agung Nurul Kalam, alun-alun Pemalang masih menjalani perawatan di rumah sakit umum Harapan Sehat, Selasa (1/4/2025).

    Mayoritas para korban mengalami luka robek, dan patah tulang.

    Pantauan Tribunjateng.com di rumah sakit, satu kamar di ruang bugenvil di isi anak dan ayahnya.

    Hal itu dikatakan, oleh dokter IGD RSU Harapan Sehat dr Ari Viandini saat ditemui Tribunjateng.com.

    “4 orang yaitu 1 anak-anak, dan tiga orang dewasa,” kata dokter IGD RSU Harapan Sehat dr Ari Viandini.

    Dari korban tersebut, ada satu pasien yang datang ke rumah sakit dalam keadaan luka berat, dan saat ini kondisinya sudah membaik.

    “Lalu yang tiga korban saat ini kondisinya membaik dan hanya masih ada keluhan badan sakit, kaki dan tangan sakit, mual, dan,sakit kapala.”

    “Karena, semua pasien yang dirawat di sini mengalami luka di kepala,” imbuhnya.

    Pihaknya menceritakan, total korban yang tertimpa pohon beringin ini ada 15 orang.

    Dua di antaranya meninggal dunia, satu meninggal dunia saat dalam perjalanan ke IGD, dan satu pasien lagi meninggal dunia saat ditangani di IGD.

    “Ada luka ringan yang langsung diperbolehkan pulang. Lalu yang luka berat, dirawat inap

    “Awalnya yang dirawat di rumah sakit ada 5 orang, tetapi ada satu pasien yang mengalami luka berat dan harus dirujuk ke rumah sakit yang lain,” imbuhnya.

    Berdasarkan data yang diterima Tribunjateng.com, ada 12 orang yang masih di rawat di tiga rumah sakit.

    Di antaranya, RS Prima Medika saat ini tengah merawat 5 pasien, tiga korban luka di rawat di RS Siaga Medika, dan 4 korban yang lainnya di rawat di RSU Harapan Sehat. (Dro)

  • Arus Balik Lebaran 2025, Diskon Tarif Layanan Ekspres Bakauheni-Merak Diberlakukan 3-7 April 2025 – Halaman all

    Arus Balik Lebaran 2025, Diskon Tarif Layanan Ekspres Bakauheni-Merak Diberlakukan 3-7 April 2025 – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberlakukan kebijakan diskon tarif penyeberangan lintas Bakauheni-Merak mulai 3 April pukul 20.00 WIB hingga 7 April 2025 pukul 12.00 WIB.

    Kebijakan ini diberlakukan dalam rangka mendukung para pemudik Lebaran 2025 yang akan kembali ke Pulau Jawa usai merayakan Lebaran di Sumatera.

    Penerapan layanan satu harga atau pemberian diskon tarif layanan kapal ekspres ini untuk kendaraan penumpang dengan besaran 21 hingga 36 persen.

    Adapun puncak arus balik diprediksi ASDP akan terjadi pada Sabtu, 5 April 2025.

    “Dengan adanya kebijakan ini, pemudik diharapkan dapat merencanakan perjalanan arus balik lebih baik guna menghindari kepadatan,” kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dikutip dari siaran pers pada Rabu (2/4/2025).

    Para pemudik pun diimbau melakukan reservasi tiket melalui aplikasi Ferizy dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari kendala selama perjalanan.

    Pada Lebaran tahun ini, ASDP bersama regulator dan mitra kerja terkait menyiapkan empat lintasan utama untuk melayani arus balik dari Sumatera ke Jawa.

    Yaitu, lintasan Bakauheni – Merak, Wika Beton – Ciwandan/Merak (kontingensi), BBJ Muara Pilu – BBJ Bojonegara, dan Sumur Makmur Abadi – BBJ Bojonegara.

    Pelabuhan Bakauheni dijadikan sebagai tumpuan utama, sedangkan Pelabuhan Wika Beton sebagai pelabuhan kontingensi melayani kendaraan roda dua, mobil, bus, serta truk kategori VB dan VIB mulai dari H+3 hingga H+6.

    Sementara itu, pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Sumur Makmur Abadi ditetapkan untuk melayani truk kategori VII, VIII, dan IX dalam periode yang sama.

    Untuk mengantisipasi terjadinya antrean di Pelabuhan Bakauheni, ASDP telah menyiapkan dermaga khusus roda dua yang akan dioperasikan berdasarkan diskresi KSOP apabila terjadi lonjakan kendaraan roda dua.

    Selain itu, pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) juga dipersiapkan.

    Dermaga khusus di Pulau Jawa (Pelabuhan Merak & BBJ Bojonegara) telah disiapkan untuk menerima kapal yang melakukan pola TBB dari Pulau Sumatera (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, BBJ Muara Pilu, dan Sumur Makmur Abadi).

    Hal itu dapat meningkatkan kapasitas supply pelabuhan, sehingga jumlah pengguna jasa yang terangkut menjadi lebih maksimal.

    Lebih lanjut, ASDP sudah menyiapkan layanan sistem ticketing Ferizy di Pelabuhan Wika Beton, BBJ Muara Pilu, dan Sumur Makmur Abadi sejak 21 Maret 2025 hingga 7 April 2025.