Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Bisa Sewa Sepeda Listrik, Stroller dan Buggy Car di Taman Margasatwa Ragunan, Segini Harga Perjamnya

    Bisa Sewa Sepeda Listrik, Stroller dan Buggy Car di Taman Margasatwa Ragunan, Segini Harga Perjamnya

    Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di Jakarta Selatan memiliki sejumlah fasilitas.

    Tayang: Minggu, 6 April 2025 15:53 WIB

    TribunJakarta

    Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menggelar tikar dan bersantai, Minggu (29/12/2024). 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di Jakarta Selatan memiliki sejumlah fasilitas.

    Diantaranya fasilitas penyewaan sepeda listrik sampai buggy car.

    Kendaraan ini bisa disewa pengunjung selama berada di sana dengan menunjukkan identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    Berikut harga sewanya:

    – Sepeda listrik Rp 50 ribu perjam di area barat, area masjid

    – Scooter dan stroller di area utara
    Stoller Rp 25 ribu perjam
    Scooter Rp 35 ribu sampai Rp 60 ribu perjam

    lihat foto
    Di tengah musim penghujan, tak jarang si kecil terserang batuk dan pilek. Termasuk terhadap balita yang baru memulai makanan pendamping Air Susu Ibu (mpASI). Konselor Menyusui dan PMBA, Dosen Universitas Respati Indonesia (URINDO), Yuna Trisuci mengatakan, saat di kecil batuk dan pilek ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan seksama.

    – Buggy car Rp 250 ribu perjam

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’23’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jakarta.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’23’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Kronologi Bocah di Jepara Tewas Setelah Jatuh ke Sumur, Bermula Main di Kebun

    Kronologi Bocah di Jepara Tewas Setelah Jatuh ke Sumur, Bermula Main di Kebun

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Satu orang bocah berumur 6 tahun meninggal dunia akibat terjatuh ke sumur di Desa Bringin RT 003 RW 002 Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.

    Peristiwa itu terjadi sekira, Pukul 17.00 WIB, Sabtu (5/4/2025).

    Kalaksa BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor isdiyanto menyampaikan kejadian itu dialami IMS (6) warga Perumahan Jepara Regency, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara.

    Untuk kronologi bermula sekira pukul 17.00 WIB, korban bersama kakek korban naik sepeda motor datang ke kebun milik ayah korban yang berada di Desa Bringin RT 03 RW 02 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara.

    Setelah sampai di lokasi kakek korban memarkir sepeda motor.

    “Saat itu korban langsung turun dari motor dan berlari kemudian berdiri di atas sumur yang ditutup dengan semen cor,” kata Arwin kepada tribunjateng.com, Minggu (6/4/2025).

    Waktu korban berdiri di atas sumur, tiba – tiba penutup sumur pecah sehingga menyebabkan korban terjatuh masuk ke dalam sumur.

    “Saat itu kakek korban berteriak minta tolong sehingga datang warga setempat ke lokasi,” ujarnya.

    Sekitar Pukul 18.30 WIB korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia selanjutnya dibawa ke Puskesmas Batealit untuk dilakukan pemeriksaan.

    “Korban berhasil dievakuasi oleh TIM SAR Gabungan pada pukul 18.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya. (Ito)

     

  • Bocah Kelahiran 2000, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi 

    Bocah Kelahiran 2000, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi 

    Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN – Polisi telah mengidentifikasi pelaku penganiayaan satpam RS Mitra Keluarga Bekasi berinisial S, kasusnya sampai saat ini masih ditangani Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. 

    Kanit Reskrim Polsek Bekasi Selatan AKP Imam Prakoso mengatakan, korban melalui manajemen RS Mitra Keluarga telah membuat laporan Polisi. 

    “Saat ini sedang ditangani oleh satreskrim Polres Bekasi Kota, pelakunya sudah teridentifikasi karena keluarga pasien,” kata Imam, Minggu (6/4/2025). 

    Peristiwa penganiayaan yang menimpa satpam berinisial S terjadi pada Sabtu (29/3/2025) lalu, penyebab diduga karena masalah parkiran. 

    Imam menjelaskan, korban saat itu berusaha menegur pelaku yang merupakan keluarga pasien agar tidak memarkirkan kendaraan di depan IGD. 

    “Keluarga pasien mau memarkirkan kendaraankarena di depan IGD, ditegur sama sekuriti Untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” jelasnya. 

    Pelaku rupanya tak terima ditegur satpam, insiden penganiayaan pun terjadi hingga menyebabkan korban kejang-kejang dan muntah darah. 

    Korban harus menjalani perawatan intensif, rekaman CCTV detik-detik kejadian pun viral di media sosial setelah diunggah akun TikTok @volunteer.netizen. 

    Pelaku lanjut Imam, merupakan seorang pria kelahiran tahun 2000. Dia merupakan anggota keluarga salah satu pasien yang sedang dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi. 

    “Termasuk keluarga pasien dan sudah teridentifikasi data pelakunya, orang Bekasi juga,” tegasnya. 
     

     

  • Gilbert Agius Sebut Menang Harga Mati saat PSIS Hadapi Persik Kediri

    Gilbert Agius Sebut Menang Harga Mati saat PSIS Hadapi Persik Kediri

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius menyebut timnya wajib berjuang keras untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi di sisa kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 musim ini.

    PSIS saat ini tinggal menyisakan tujuh laga lagi, namun masih harus bersaing ketat di papan bawah agar selamat dari jurang degradasi ke Liga 2.

    Posisi PSIS saat ini berada di urutan 16 klasemen sementara, yang merupakan zona merah.

    Jika PSIS tak mampu memperbaiki posisi di papan klasemen, maka degradasi jelas menanti tim Mahesa Jenar.

    Makanya, kata pelatih PSIS, Gilbert Agius saat berbincang dengan tribunjateng.com, kemenangan merupakan harga mati saat menghadapi Persik.

    Modal main di kandang sendiri harusnya juga jadi poin plus timnya.

    Kemenangan bukan hanya menambah poin, namun juga menjadi modal berharga Septian David dkk menatap sisa laga berikutnya.

    Pasalnya, PSIS dalam tujuh laga terakhir tak sekalipun meraih kemenangan.

    “Kami harus menang lawan Persik Kediri, tentunya kami akan fokus menatap laga ini karena untuk bisa bertahan di Liga 1 harus kerja keras sampai akhir musim,” kata Gilbert, Minggu (6/4/2025).

    Soal kubu lawan, Gilbert mengatakan tetap mewaspadai kubu lawan meski dalam sembilan laga terakhir, mereka juga belum sekalipun merasakan kemenangan.

    “Persik Kediri punya pemain yang kualitas individunya bagus, dan pada momen mereka sejauh ini mungkin hasilnya kurang bagus tapi dari segi performa sebenarnya Persik juga kerap menampilkan permainan yang bagus. Di posisi klasemen mereka juga terbilang aman dibanding kami,” tambahnya. (*)
     

  • Dishub DKI: Puncak Arus Balik di 7 Terminal Terjadi 5 April, 21 Ribu Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

    Dishub DKI: Puncak Arus Balik di 7 Terminal Terjadi 5 April, 21 Ribu Lebih Penumpang Tiba di Jakarta

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Puncak arus balik mudil Idulfitri 1446 Hijriah di tujuh terminal di Jakarta terjadi pada H+4 Lebaran atau pada Sabtu (5/4/2025) kemarin.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo bilang, setidaknya ada 21.931 penumpang yang sudah kembali ke ibu kota pada 5 April kemarin.

    Puluhan ribu pemudik itu kembali masuk Jakarta dari tujuh terminal berbeda, yaitu Terminal Terpadu Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok.

    Kemudian, Terminal Lebak Bulus, Terminal Angke, dan Terminal Grogol.

    “Untuk Terminal Terpadu Pulo Gebang, tercatat pada 5 April kemarin penumpang yang tiba sebanyak 3.920 penumpang,” ucap Syafrin dalam keterangan tertulis, Minggu (6/4/2025).

    Sedangkan, penumpang yang tiba di Terminal Kampung Rambutan sebanyak 12.169 orang; Terminal Kalideres sebanyak 4.235 penumpang; Terminal Tanjung Priok sebanyak 1.031 penumpang.

    Selanjutnya, Terminal Lebak Bulus sebanyak 454 penumpang, Terminal Angke sebanyak 98 penumpang, serta Terminal Grogol sebanyak 24 penumpang.

    Dibandingkan periode normal, Syafrin menyebut, angka kedatangan penumpang di tujuh penumpang itu naik nyaris 500 kali lipat.

    Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2024 lalu, jumlah penumpang naik lebih dari 50 persen.

    “Dibandingkan dengan periode normal penumpang tiba naik 449,61 persen dan dibandingkan H+4 Lebaran tahun 1024 naik 57,94 persen,” tuturnya. 

  • Ekonom Semarang Soroti Kenaikan Harga Kelapa

    Ekonom Semarang Soroti Kenaikan Harga Kelapa

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Kenaikan harga kelapa yang cukup signifikan pada saat Lebaran tahun ini, menimbulkan kekhawatiran, tidak hanya pada kalangan konsumen rumah tangga, tapi juga pelaku industri di tanah air.

    Sejumlah faktor seperti naiknya permintaan ekspor kelapa butir utuh di pasar global, kapasitas produksi yang relatif terbatas, hingga regulasi yang diangggap kurang mendukung pasar domestik, ditengarai ikut memicu kenaikan harga kelapa ini.

    Ekonom Universitas Negeri Semarang, Bayu Bagas Hapsoro, mengatakan, hingga saat ini, permintaan ekspor butir kelapa utuh di pasa global, terus mengalami tren kenaikan yang tajam dari tahun ke tahun.

    Di satu sisi, peningkatan ekspor ini tentu dapat membantu devisa negara, tapi disisi lain, apakah sudah dilakukan upaya pemberian nilai tambah yang cukup, hingga tidak hanya ekspor kelapa utuh, tapi juga produk turunan kelapa yang sudah diolah, seperti briket kelapa hingga minyak kelapa.

    Dijelaskannya, sebagai perbandingan, jika hanya mengekspor kelapa butir, profit yang didapat hanya pada kisaran Rp 8.000 hingga Rp. 10.000, maka bandingkan jika sudah diolah menjadi briket, maka potensi profit dapat mencapai Rp.25.000 per kilogram.

    Tingginya permintaan kelapa di pasar global ini, juga mengakibatkan ketidakseimbangan pasokan kelapa di dalam negeri. Jika melihat data yang dilansir dari Badan Karantina Pertanian, pada awal tahun 2024 lalu, volume ekspor kelapa butir atau kelapa bulat, terus menunjukkan tren positif.

    Selain Cina sebagai negara tujuan ekspor terbesar, Indonesia juga melakukan ekspor ke sejumlah negara lain, seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, India, Australia, Amerika, dan Jerman.

    Bayu Bagas Hapsoro, menambahkan, pada awal tahun ini saja, BPS tercatat ekspor kelapa bulat hingga bulan Februari 2025, sudah mencapai 71.077  ton. Pada periode itu, Cina masih menjadi negara tujuan dengan volume terbesar, sebanyak 68.065 ton dengan nilai 29,5 juta US dollar, diikuti Vietnam, Thailand, dan Malaysia, dengan volume masing masing sebanyak 2.180 ton, 550 ton, dan 280 ton.

    “Jika tidak ada pengaturan tegas ekspor kelapa utuh ini, tidak hanya akan mengganggu suplai kelapa di dalam negeri, tapi juga akan mengganggu proses hilirisasi produk olahan kelapa, yang memiliki Economic Value Added (EVA) yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelapa utuh,” katanya.

    Mengacu hal tersebut, maka rekomendasi moratorium ekspor kelapa bulat dari Kementerian Perindustrian pada Maret 2025 lalu, dapat menjadi solusi jangka pendek atas fenomena kurangnya pasokan kelapa di tanah air.

    Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius, mengingat menurut data Bappenas pada akhir tahun 2024, produktivitas kelapa di Indonesia mulai stagnan di kisaran 1,1 ton per hektar.

    Selain itu, 98,95 persen kebun rakyat tradisional tanpa pengorganisasian dan regenerasi, sehingga berdampak sebanyak 378.191 ribu hektar tanaman sudah tidak lagi menghasilkan. 

    “Di sisi lain, kondisi ekonomi Indonesia yang mengalami penurunan beberapa bulan terakhir, seperti depresiasi rupiah terhadap mata uang asing, membuat biaya produksi di pasar domestik menjadi meningkat. Hal ini mendorong harga kelapa saat ini menjadi lebih mahal,” pungkasnya.

    (*) 

  • Bank DKI Diduga Kena Serangan Siber, Begini Reaksi Pramono Anung dan Rano Karno

    Bank DKI Diduga Kena Serangan Siber, Begini Reaksi Pramono Anung dan Rano Karno

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Dugaan serangan siber yang menyerang sistem perbankan Bank DKI jadi perhatian serius Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno.

    Melalui Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim, Pram-Rano tak menampik adanya gangguan sistem layanan perbankan di bank pelat merah tersebut.

    “Memang sekarang ini yang tidak bisa layanan transfer antarbank dari Bank DKI. Untuk ATM enggak ada masalah, semua jalan kecuali transfer antarbank dan QRIS,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com, Minggu (5/4/2025).

    Politus PDIP yang akrab disapa Chico Hakim ini bilang, langkah pemeliharaan sistem merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan nasabah.

    “Justru ini bentuk kehati-hatian untuk menjaga keamanan dana nasabah,” ujarnya.

    Ia pun memastikan, masalah ini terus dipantau oleh Pram-Rano dan koordinasi dengan pihak Bank SKI juga terus dilakukan guna memastikan masalah operasional JakOne Mobile bisa segera rampung.

    “Intinya Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terus memantau dan menjalin komunikasi dengan pihak Bank DKI, dan diharapkan segera bisa normal kembali dalam waktu dekat,” tuturnya.

    Lebih lanjut terkait isu yang beredar terkait dugaan serangan siber, Chico menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi yang mengadah ke dugaan tersebut.

    Ia pun mengaku tak mau menduga-duga perihal indikasi serangan siber terhadap Bank DKI.

    “Kami dari pihak gubernur dan wakil gubernur terus berkomunikasi dengan pihak Bank DKI. Kami belum menerima informasi perihal dugaan serangan siber,” kata Chico.

    Bank DKI Diduga Kena Serangan Siber

    Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana blak-blakan mengungkap dugaan adanya serangan siber kepada Bank DKI

    Hal ini diungkapkan Justin setelah mendapatkan aduan soal gangguan layanan bank pelat merah itu sejak tanggal 29 Maret di mana para nasabah kesulitan untuk melakukan transfer antarbank.

    Gangguan ini pun disebutnya masih berlangsung sampai saat ini. Bahkan, nasabah yang ingin melakukan transfer antarbank harus menarik uang mereka terlebih dahulu, baik melalui ATM maupun kantor cabang dan menyetorkannya ke bank tujuan secara manual.

    Justin pun meminta agar pimpinan Bank DKI melakukan langkah-langkah tegas terhadap gangguan hukum yang mungkin sebenarnya terjadi.

    “Momentum gangguan ini menimbulkan tanda tanya tersendiri bagi kami, karena sekitar satu bulan lalu di fraksi kami baru saja menerima aduan masyarakat terkait adanya aktivitas peretasan sistem elektronik perbankan yang merugikan Bank DKI. Berdasarkan informasi yang kami dapatkan tersebut, nominal kerugiannya juga tidak sedikit,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/4/2025).

    Justin menerangkan bahwa pihaknya belum berkesempatan untuk menelusuri lebih lanjut aduan tersebut, akan tetapi, ia meminta pihak Bank DKI untuk segera melaporkan indikasi serangan siber kepada lembaga penegak hukum bilamana hal itu benar terjadi.

    “Kami mendorong Dirut Bank DKI untuk segera melibatkan pihak penegak hukum untuk menyelidiki gangguan tersebut,” ujarny.

    Justin juga menegaskan bahwa Bank DKI tidak semestinya berdiri sendiri bilamana sedang menghadapi serangan siber.

    “Bank DKI tidak berdiri sendirian dalam menghadapi kejahatan siber. Ada rekan-rekan Bank Indonesia, OJK, Polri, dan Kejaksaan yang dapat membantu menguak serta menjerat pihak-pihak mana saja yang terlibat,” lanjutnya.

    Justin mengingatkan pimpinan Bank DKI kalau langkah tegas seperti itu diperlukan untuk menjaga kepercayaan nasabah yang menjadi kunci dalam keberlangsungan dan keberhasilan bisnis perbankan ke depannya.

    “Dalam kasus ini, Dirut Bank DKI beserta jajaran harus ingat bahwa kepercayaan nasabah sangat penting bagi mereka. Pada tahun 2023 lalu, sebanyak 2,23 juta pengguna mengakses aplikasi JakOne Mobile dan mempercayakan uang mereka kepada Bank DKI,” paparnya.

    “Kami khawatir gangguan yang dialami oleh para nasabah akan menurunkan kepercayaan nasabah terhadap Bank DKI. Jangan sampai para nasabah melakukan bank rush atau penarikan uang dalam jumlah besar secara bersamaan, karena jika itu terjadi, maka Bank DKI sendiri yang akan dirugikan,” lanjutnya.

  • Syawal dan Ketupat, Harapan Ridho Berkumpul Dengan Keluarga Meski Baru Bisa Mudik Sekarang

    Syawal dan Ketupat, Harapan Ridho Berkumpul Dengan Keluarga Meski Baru Bisa Mudik Sekarang

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Di tengah ramainya hilir mudik kendaraan, beberapa pengguna jalan nampak menenteng beberapa ketupat menggunakan sepeda motor.

    Meski cuaca sedikit mendung, namun semangat mereka seolah berapi-api.

    Hal tersebut juga terpancar pada raut wajah Ridho (39) warga Semarang Barat, yang membeli beberapa ketupat di Pasar Mijen Kota Semarang.

    Ridho mengaku baru bisa mudik ke Kota Semarang lantaran pekerjaannya.

    Sedari pagi ia menyusuri jalur pegunungan untuk sampai ke kota kelahirannya.

    “Dari Purwokerto pagi tadi, sampai Mijen sudah mau sore,”ujarnya, Minggu (6/4/1025).

    Pemuda ramah itu mengaku sengaja mampir ke Pasar Mijen untuk membeli ketupat.

    Ketupat tersebut nantinya akan dibawa ke rumah ibunya untuk dimasak.

    Menurutnya, memasuki Syawal tak lengkap rasanya jika tidak membawa ketupat.

    “Setiap pulang dan bertepatan dengan Syawal saya selalu membeli ketupat,” papar Ridho yang sudah 9 tahun bekerja di Purwokerto itu.

    Seolah ada harapan dan makna besar yang tergambar di mata Ridho dengan ketupat yang ia bawa.

    Ridho pun bergegas menunggangi sepeda motor bebek berklir hitam merah.

    Tangan kanannya menggenggam stang motornya fan tangan kirinya menenteng beberapa ketupat.

    Mesin sepeda motor yang ditunggangi Ridho pun meraung dibarengi kepergian Ridho ke rumah orangtuanya.

    Tak hanya Ridho, beberapa orang juga terlihat membeli ketupat untuk Syawalan.

    Hal tersebut membuat pedagang ketupat dadakan dibanjiri pembeli.

    “Saya bawa sekitar 250 biji habis, berkah buat saya Syawalan kali ini,” imbuh Puji satu di antara pedagang ketupat di Pasar Mijen. (*)

  • Kronologi 3 Wisatawan di Pantai Pacitan Tewas Tenggelam, Bermula Berenang di Muara

    Kronologi 3 Wisatawan di Pantai Pacitan Tewas Tenggelam, Bermula Berenang di Muara

    TRIBUNJATENG.COM – Kronologi tiga wisatawan tewas tenggelam di muara sungai dekat pantai di Pacitan Jawa Timur diungkap aparat kepolisian.

    Tiga wisatawan asal Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dilaporkan tewas tenggelam pada Minggu (6/4/2025). 

    Ketiga korban ditemukan setelah pencarian lebih dari dua jam yang dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, relawan, dan unsur pemerintah daerah.

    Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal dari laporan warga yang melaporkan kejadian tersebut.

    “Awalnya ada laporan dari warga tentang kejadian ini. Tim langsung bergerak melakukan pencarian dan berhasil menemukan seluruh korban,” kata Agung Nugroho, saat meninjau lokasi kejadian.

    Korban yang tewas adalah Agus Widodo (33), Ahmad Fahrudin (26), dan Zainal Mutaqin (22), yang semuanya berasal dari RT 02 RW 03 Dusun Plandon, Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.

    Peristiwa tragis ini terjadi saat rombongan wisatawan asal Ponorogo berkunjung ke Pantai Soge.

    Karena kondisi gelombang laut yang cukup tinggi, tiga wisatawan memutuskan untuk berenang di muara sungai yang tampak lebih tenang.

    Tanpa diketahui oleh anggota rombongan lainnya, mereka berenang hingga mencapai bagian tengah muara dan terseret arus deras.

    Jenazah para korban kemudian dibawa ke Puskesmas Ngadirojo untuk pemeriksaan visum dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

    Kapolres Pacitan mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk lebih berhati-hati saat berwisata, terutama di kawasan perairan yang berisiko tinggi.

    “Kami turut berduka cita atas musibah ini dan mengingatkan agar keselamatan menjadi prioritas selama masa libur Lebaran,” ujar Agung Nugroho.

    Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menjaga keselamatan saat berlibur, diharapkan peristiwa serupa dapat dihindari. (*)

  • BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah Warga di Blora, Api Membumbung Tinggi 

    BREAKING NEWS: Kebakaran Rumah Warga di Blora, Api Membumbung Tinggi 

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Kebakaran rumah warga terjadi di Desa Bacem, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Minggu (6/4/2025).

    Berdasarkan video yang beredar di grup WhatsApp Info Bencana Blora, tampak api membumbung tinggi dengan asap mengepul.

    Kasi Penanggulan Kebakaran Damkar Satpol PP Blora, Mimintari Sulistiyorini, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

    “Ya mas rumah warga Bacem, Jepon, yang kebakaran,” katanya, saat dikonfirmasi Tribunjateng.

    Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan kebakaran terjadi sekira pukul 14.15 WIB. Petugas damkar sampai di lokasi pukul 14.25 WIB.

    “Mendapatkan laporan adanya rumah warga yang kebakaran, kami mengerahkan petugas pemadam kebakaran yang piket untuk langsung terjun ke lokasi membantu proses pemadaman api,” 

    “Ada dua mobil damkar yang dikerahkan, satu mobil suplai, dan satu mobil suplai dari BPBD,” terangnya.

    Mimin menyampaikan sampai saat ini petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api di lokasi kejadian.

    “Ini masih proses pemadaman api,” ujarnya.

    Kendati demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran.

    “Untuk penyebab kebakaran belum ada informasi,” paparnya.(Iqs)