Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Sosok Dio Novandra Pacar Megawati Hangestri, Viral Disebut Sebagai Rahasia Kebangkitan Red Sparks

    Sosok Dio Novandra Pacar Megawati Hangestri, Viral Disebut Sebagai Rahasia Kebangkitan Red Sparks

    Sosok Dio Novandra Pacar Megawati Hangestri, Viral Disebut Sebagai Rahasia Kebangkitan Red Sparks

    TRIBUNJATENG.COM – Inilah sosok Dio Novandra pacar Megawati Hangestri.

    Sosok Dio Novandra, kekasih Megawati Hangestri Pertiwi, menjadi sorotan usai kehadirannya di leg ketiga disebut sebagai salah satu pemicu kebangkitan Red Sparks.

    Hal ini bermula dari pernyataan pelatih Red Sparks, Ko Hee-Jin, usai timnya memperkecil ketertinggalan agregat menjadi 1-2 pada leg ketiga.

    Ko Hee-Jin secara terbuka menyebut bahwa kehadiran kekasih Megawati memberi suntikan semangat besar bagi sang pevoli andalan.

    “Pacarmu datang jauh-jauh menonton, masa cuma lihat kamu main satu pertandingan. Sayang, kan?” ucap Ko Hee-Jin, dikutip dari The Spike.

    Candaan itu rupanya menjadi pemicu semangat Megawati untuk tampil makin buas.

    Dan benar saja, Minggu (6/4/2025), Megawati tampil luar biasa di leg keempat.

    Ia mencetak 38 poin dan membawa Red Sparks menang dramatis 3-2 atas Pink Spiders (25-20, 24-26, 36-34, 22-25, 15-12), sekaligus memaksa laga berlanjut ke leg kelima penentuan.

    Sejak kemunculannya mendukung Megawati Hangestri, banyak yang penasaran dengan sosok Dio Novandra.

    Bahkan pacar Megawati itu disebut sebagai rahasia kebangkitan Red Sparks.

    Sosok Dio Novandra

    Dio Novandra memiliki nama lengkap Dio Novandra Wibawa.

    Ia adalah atlet nasional Indonesia di cabang olahraga selam atau finswimming.

    Namanya mulai viral di Korea Selatan setelah pemberitaan bertajuk “Kekuatan Cinta di Balik Kemenangan Red Sparks” muncul usai Red Sparks memenangkan final leg ketiga melawan Red Sparks.

    Dio tercatat sebagai alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga.

    Namun memilih menekuni dunia olahraga demi prestasi dan kesehatan.

    “Saya memilih jadi atlet awalnya untuk isi waktu luang di masa muda agar kegiatannya positif, dan juga untuk alasan kesehatan,” ujar Dio dalam wawancara dikutip dari Surya.

    Pada SEA Games 2021, Dio berhasil menyumbangkan dua medali untuk Indonesia: satu perak di nomor estafet 4×200 meter surface dan satu perunggu di nomor 4×100 meter surface.

    Menariknya, itu adalah debut internasional Dio.

    Sebelumnya, ia telah mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih emas di PON 2016 dan PON 2021.

    Kehadiran Dio di tribun tampaknya memberi energi lebih bagi Megawati.

    Dalam dua laga terakhir, pevoli asal Jember itu total menyumbangkan 78 poin untuk Red Sparks. (*)

  • Polisi Bikin Kocar-kacir Kelompok Remaja di Kemayoran Jakpus, 1 Tertangkap dan Temuan 4 Celurit 

    Polisi Bikin Kocar-kacir Kelompok Remaja di Kemayoran Jakpus, 1 Tertangkap dan Temuan 4 Celurit 

    TRIBUNJAKARTA.COM – Kedatangan polisi membuat kocar-kacir sekelompok remaja di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Minggu (6/4/2025) dini hari.

    Ternyata mereka hendak tawuran di Jalan Sunter Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Saat itu, kelompok remaja itu didekati Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran yang meresahkan masyarakat.

    “Kami akan terus meningkatkan patroli untuk mencegah aksi kriminal jalanan. Setiap pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam dan berpotensi mengganggu keamanan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Susatyo dalam keterangannya, Minggu (6/4/2025).

    Sementara itu, Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol William Alexander menjelaskan, bahwa tim patroli menemukan sekelompok remaja yang hendak bentrok di jalanan.

    “Saat kami dekati, mereka berusaha melarikan diri. Namun, satu orang berhasil diamankan, dan kami menemukan empat celurit yang sempat dibuang,” ungkap William.

    Seorang remaja berinisial NAE (15) diamankan beserta barang bukti berupa empat bilah senjata tajam, dan satu unit sepeda motor.

    William mengatakan, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang mengatur tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

    Lanjut William, pelanggar dapat dikenai hukuman penjara maksimal 10 tahun.

    Lebih lanjut kata William, kini pelaku bersama barang bukti telah dibawa ke Polsek Kemayoran Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    “Polisi mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang berujung pidana,” imbuhnya. (Wartakota)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Omzet UMKM  di Jakarta Anjlok 30 Persen selama Lebaran 2025, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    Omzet UMKM di Jakarta Anjlok 30 Persen selama Lebaran 2025, Ini Penjelasan Pemprov DKI

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

    TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR – Dinas Perindustrian Perdagangan  Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta mengungkapkan omzet UMKM anjlok hingga 30 persen selama momen Idulfitri 1446 Hijriah.

    Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elizabeth Ratu Rante Allo berdalih, omzet anjlok lantaran sebagian besar masyarakat mudik ke kampung halaman mereka masing-masing.

    “Ketika menjelang dan/atau hingga Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah tiba, omzet pengusaha UMKM mengalami penurunan, meskipun tidak secara signifikan. Penurunan omzet disebabkan oleh adanya kegiatan mudik ke tempat asal,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (6/4/2025).

    Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini juga tak menampik adanya penurunan daya beli masyarakat yang turut mempengaruhi anjloknya omzet UMKM.

    “Mudik dan silaturahmi ke rumah saudara yang dilakukan oleh masyarakat DKI Jakarta mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap pelaku UMKM,” ujarnya.

    “Terlebih kondisi masyarakat DKI Jakarta yang didominasi oleh masyarakat pendatang,” tambahnya menjelaskan.

    Meski demikian, Ratu juga menerangkan bahwa selama bulan suci Ramadan omzet UMKM binaan JakPreneur juga mengalami peningkatan.

    Hal ini tidak terlepas dari peran aktif Pemprov DKI yang rutin menggelar acara bazaar selama bulan suci Ramadan.

    “Hal demikian turut didukung oleh beragam fasilitas yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui bazaar maupun pameran yang cukup intens di bulan Ramadan,” kata dia.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Chord Kunci Gitar Return to Innocence Enigma

    Chord Kunci Gitar Return to Innocence Enigma

    Chord kunci gitar Return to Innocence Enigma:

    [Verse 1]
     
    Am       C
    Love – devotion
     Am         F      C
    Feeling – emotion

    Tayang: Minggu, 6 April 2025 16:42 WIB

    YOUTUBE

    ILUSTRASI CHORD GITAR – Tangkapan layar video musik Return to Innocence. Chord Kunci Gitar Return to Innocence Enigma 

    Chord Kunci Gitar Return to Innocence Enigma

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Return to Innocence Enigma:

    [Verse 1]
     
    Am       C
    Love – devotion
     Am         F      C
    Feeling – emotion
                  G    Am
    Don’t be afraid to be weak
                       F   C
    Don’t be too proud to be strong 
     
     
    [Pre-Chorus]
     
                G          C
    Just look into your heart my friend
               F           G
    That will be the return to yourself
     
     
    [Chorus]
     
              C
    The return to innocence.
     
     
    [Verse 2]
     
     
    C                   G
     If you want, then start to laugh
                        Am
    If you must, then start to cry
              F
    Be yourself don’t hide
            G             C
    Just believe in destiny.
     
     
    [Pre-Chorus]
     
           C           G
    Don’t care, whot people say
                       Am
    Just follow your oun way
          C             G
    Don’t give up and use the chance
     
     
    [Chorus]
     
                C
    To return to innocence.
     
     
    [Pre-Chorus]
     
            G          C
    That’s not the beginning of the end
             F             G
    That’s the return to yourself
     
     
    [Chorus]
     
                C
    The return to innocence.

    (*)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • PFI dan AJI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis oleh Ajudan Kapolri

    PFI dan AJI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis oleh Ajudan Kapolri

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG –  Pewarta Foto Indonesia Semarang dan Aliansi Jurnalis Independen Semarang mengecam kekerasan jurnalis oleh ajudan Kepala Kepolisian Republik Indonesia. 

    Peristiwa itu terjadi ketika para jurnalis meliput agenda Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik di Stasiun Tawang Kota Semarang pada Sabtu, 5 April 2025 petang. 

    Kejadian bermula saat Kapolri menyapa seorang penumpang yang duduk di kursi roda. 

    Kala itu sejumlah jurnalis dan humas berbagai lembaga mengambil gambar dari jarak yang wajar. 

    Namun, salah satu ajudan tersebut kemudian meminta para jurnalis dan humas mundur dengan cara mendorong dengan cukup kasar. 

    Ketua PFI Semarang, Dhana Kencana mengatakan seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, menyingkir dari lokasi tersebut menuju sekitar peron. 

    Namun  ajudan Kapolri menghampiri Makna kemudian melakukan kekerasan dengan cara memukul kepala Makna. 

    “Usai pemukulan itu, ajudan tersebut terdengar mengeluarkan ancaman kepada beberapa jurnalis dengan mengatakan, “kalian pers, saya tempeleng satu-satu,” katanya dikutip Tribunjateng, Minggu (6/4/2025).

    Sejumlah jurnalis lain juga mengaku mengalami dorongan dan intimidasi fisik, salah satunya bahkan sempat dicekik. 

    Tindakan tersebut menimbulkan trauma, rasa sakit hati dan perasaan direndahkan bagi korban, serta keresahan di kalangan jurnalis lainnya yang merasa ruang kerjanya tak aman.

    Ketua AJI Semarang, Aris Mulyawan menambahkan peristiwa kekerasan tersebut merupakan pelanggaran Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

    PFI Semarang dan AJI Semarang menyatakan sikap, untuk mengecam keras tindakan kekerasan oleh ajudan Kapolri kepada jurnalis dan segala bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik.

    “Kami menuntut permintaan maaf terbuka dari pelaku kekerasan terhadap jurnalis, Polri harus memberikan sanksi kepada anggota pelaku kekerasan terhadap jurnalis tersebut,” ujarnya.

    Dia berharap Polri harus mau belajar agar tak mengulangi kesalahan serupa

    “Kami menyerukan kepada seluruh media, organisasi jurnalis, dan masyarakat sipil untuk turut mengawal kasus ini,” tegasnya. (Rad)

  • Inilah Tampang Ajudan Kapolri yang Pukul dan Ancam Jurnalis di Semarang, Dilakukan di Depan Kapolri

    Inilah Tampang Ajudan Kapolri yang Pukul dan Ancam Jurnalis di Semarang, Dilakukan di Depan Kapolri

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG –  Insiden kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. 

    Kali ini melibatkan seorang ajudan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

    Kejadian tersebut berlangsung saat Kapolri meninjau arus balik Lebaran 2025 di Stasiun Tawang, Kota Semarang, pada Sabtu (5/4) sore.

    Peristiwa bermula ketika Kapolri mendatangi salah satu penumpang yang duduk di kursi roda di dalam area stasiun. 

    Sejumlah jurnalis dari berbagai media, termasuk pewarta foto dan tim humas dari sejumlah lembaga, tengah meliput dan mengambil gambar dari jarak yang wajar.

    Namun, situasi mendadak berubah tegang ketika salah satu ajudan Kapolri meminta para jurnalis untuk mundur. 

    Bukan dengan permintaan halus, ajudan tersebut justru mendorong para jurnalis dan humas secara kasar.

    – Pemukulan Pewarta Foto

    Merasa situasi tidak kondusif, seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, memilih menjauh dan berpindah ke sekitar peron. 

    Namun, ajudan yang sama justru mengejar Makna dan melakukan tindak kekerasan. Ia memukul kepala Makna dengan tangan.

    Ancaman dan Intimidasi Lainnya
    Tak hanya berhenti di situ, ajudan tersebut bahkan mengancam jurnalis lain yang berada di lokasi. 

    Dengan nada tinggi dan sikap agresif, ia berkata, “Kalian pers, saya tempeleng satu-satu.”

    Beberapa jurnalis lain juga melaporkan mengalami dorongan fisik dan intimidasi verbal. 

    Salah seorang jurnalis perempuan bahkan mengaku nyaris dicekik oleh petugas yang sama.

    – Respons dari Organisasi Jurnalis

    Menanggapi peristiwa ini, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan ajudan Kapolri.

    “Kejadian ini adalah pelanggaran serius terhadap UU Pers. Ruang kerja kami dilanggar secara fisik dan psikologis,” tegas Dhana Kencana, Ketua PFI Semarang, Minggu (6/4/2025).

    Hal senada disampaikan oleh Daffy Yusuf, Ketua Divisi Advokasi AJI Semarang. 

    “Kami menuntut permintaan maaf terbuka dari pelaku, dan mendesak institusi Polri untuk memberikan sanksi tegas. Kekerasan terhadap jurnalis tidak boleh dibiarkan menjadi budaya,” tegasnya.

    – Pelanggaran terhadap UU Pers

    Peristiwa kekerasan ini dinilai melanggar Pasal 18 Ayat (1) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menyebutkan bahwa setiap orang yang secara sengaja menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dikenakan sanksi pidana.

  • Libur Lebaran Sedot Belasan Ribu Wisatawan di Lereng Muria Kudus

    Libur Lebaran Sedot Belasan Ribu Wisatawan di Lereng Muria Kudus

    TRIBUNJATENG.COM. KUDUS – Momentum libur Lebaran menjadi berkah bagi sektor pariwisata di berbagai daerah. Termasuk destinasi wisata di lereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus.

    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus mencatat, belasan ribu wisatawan berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di kawasan lereng Muria menjajaki liburan saat momentum libur Lebaran.

    Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah mengatakan, saat ini destinasi wisata di Kota Kretek sudah mulai menerapkan sistem digitalisasi tiket masuk wisatawan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

    Sistem digitalisasi yang dibangun Pemerintah Kabupaten Kudus di sektor pariwisata tersebut bertujuan untuk mendukung program e-retribusi pendapatan asli daerah (PAD).

    Selain itu, tingkat wisatawan yang berkunjung di setiap destinasi wisata akan terekam dengan detail setiap harinya. Termasuk di momen tertentu seperti libur Lebaran, sering kali terjadi peningkatan kunjungan wisatawan tak terbendung.

    Satu di antara destinasi wisata yang menjadi jujukan wisatawan dari luar daerah adalah kawasan wisata di area lereng Gunung Muria. Termasuk di antaranya Makam Sunan Muria, Graha Muria, Taman Ria Colo, dan sejumlah spot wisata di Desa Japan dan sekitarnya.

    “Tingkat kunjungan wisatawan di Kudus saat libur Lebaran Alhamdulillah meningkat. Baik menyasar daya tarik wisata yang dikelola pemerintah daerah, swasta, maupun desa wisata yang langsung dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),” terangnya, Minggu (6/4/2025).

    Berdasarkan data yang dihimpun Disbudpar Kudus, tingkat kunjungan wisatawan yang melewati portal Colo tembus ribuan orang setiap hari saat libur Lebaran.

    Pada 1 April, wisatawan yang melewati portal Colo baru mencapai 701 orang. Jumlah kunjungan meningkat drastis pada 2 April menjadi 4.232 wisatawan, dan kembali bertambah sehari setelahnya pada 3 April menjadi 5.228 wisatawan.

    Sementara pada 4 dan 5 April, tingkat kunjungan wisatawan yang melewati portal Colo mulai melandai di angka 3.839 wisatawan dan 3.670 wisatawan.

    Total kunjungan wisatawan di wilayah lereng Muria pada momentum libur Lebaran tahun ini, terhitung sejak 1-5 April mencapai 17.670 wisatawan. Jumlah tersebut belum termasuk wisatawan yang berlibur di kawasan Lereng Muria yang tidak melewati Portal Colo.

    Selain itu, wisatawan yang berkunjung di Taman Krida juga tidak kalah mengalami peningkatan. Terhitung sejak 1-5 April, ada 727 orang yang berkunjung di Taman Krida.

    Sementara di Museum Kretek, jumlah kunjungan dengan periode yang sama tembus 1.337 wisatawan. Dan kunjungan di Situs Purbakala Patiayam mencapai 433 wisatawan.

    Peningkatan kunjungan wisatawan juga terjadi di berbagai sektor wisata lain. Seperti Pijar Park, Makam Sunan Kudus, ARS Water Park, juga sejumlah wisata buatan di kawasan Rahtawu Kecamatan Bae.

    Mutrikah menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan ini menjadi modal apik bagi kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Kudus. Dengan harapan, destinasi wisata di Kota Kretek semakin dikenal oleh masyarakat di tingkat nasional hingga internasional.

    “Kami terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan improvisasi demi kemajuan daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Kudus,” tuturnya. (Sam)

  • Chord Kunci Gitar Lupakan Aku Andika Mahesa Feat Dodhy Kangen Band

    Chord Kunci Gitar Lupakan Aku Andika Mahesa Feat Dodhy Kangen Band

    Chord kunci gitar Lupakan Aku Andika Mahesa feat Dodhy Kangen Band:

    Em D Am Em
    D Em D Em

    Em
    dulu kita pernah bersama  

    Tayang: Minggu, 6 April 2025 16:38 WIB

    YOUTUBE

    ILUSTRASI CHORD GITAR – Tangkapan layar video klip Lupakan Aku. Chord Kunci Gitar Lupakan Aku Andika Mahesa Feat Dodhy Kangen Band 

    Chord  Kunci Gitar Lupakan Aku Andika Mahesa Feat Dodhy Kangen Band

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Lupakan Aku Andika Mahesa feat Dodhy Kangen Band:

    Em D Am Em
    D Em D Em

    Em
    dulu kita pernah bersama  
            D                  G
    namun semua kini telah berubah  
    Am                    B
    ikatan cinta telah sirna  
    C                        B
    tinggallah duka dan nestapa  

    Em
    dahulu saling menyayangi  
    D                       G
    namun ku harus pamit pergi  
    Am                 B
    kerana cintaku kemasi  
    C                      B
    tidak mungkin aku kembali  

          
             Em                  Am
     sudah kubilang jangan temui aku  
               D                 G
     karena ku tidak ingin menemuimu  
              C                 Am
     ku harap engkau bisa memahamiku  
              B                 Em  -B
     lekas pergi tinggalkan diriku  

             Em                 Am
     sudah kubilang hapus air matamu  
                D                   G
     dan jangan pernah lagi mencari aku  
             C               Am
     aku tak ingin melukai hatimu  
              B        Em
     lekaslah lupakan aku  

     D  G  Am  B  
            woo ooo oo 
            
    Em D G  Am  B  

    Em
    dahulu saling menyayangi  
    D                       G
    namun ku harus pamit pergi  
    Am                 B
    kerana cintaku kemasi  
    C                      B
    tidak mungkin aku kembali  

          
             Em                  Am
     sudah kubilang jangan temui aku  
               D                 G
     karena ku tidak ingin menemuimu  
              C                 Am
     ku harap engkau bisa memahamiku  
              B                 Em  -B
     lekas pergi tinggalkan diriku  

             Em                 Am
     sudah kubilang hapus air matamu  
                D                   G
     dan jangan pernah lagi mencari aku  
             C               Am
     aku tak ingin melukai hatimu  
              B        Em   B
     lekaslah lupakan aku   wo oooo  

             Em                  Am
     sudah kubilang jangan temui aku  
               D                 G
     karena ku tidak ingin menemuimu  
              C                 Am
     ku harap engkau bisa memahamiku  
              B                 Em  -B
     lekas pergi tinggalkan diriku  

             Em                 Am
     sudah kubilang hapus air matamu  
                D                   G
     dan jangan pernah lagi mencari aku  
             C               Am
     aku tak ingin melukai hatimu  
              B        Em
     lekaslah lupakan aku  

    D  G  Am  B  
    Em D G  Am  B  
    Em  

    (*)

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Upaya Kembangkan Situs Purbakala Patiayam, Pemkab Kudus Akan Kerja Sama dengan Pemerintah Pusat

    Upaya Kembangkan Situs Purbakala Patiayam, Pemkab Kudus Akan Kerja Sama dengan Pemerintah Pusat

    TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus bakal menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat berkaitan dengan pengembangan Situs Purbakala Patiayam. Dengan begitu potensi yang ada di Patiayam bisa kian dikenal dan mampu menyedot lebih banyak pengunjung.

    Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, terdapat nilai edukasi dan sejarah yang terkandung di dalam Situs Purbakala Patiayam. Untuk itu perlu adanya pengembangan dengan membuat inovasi agar pengunjung tidak sekadar datang melihat fosil yang tersimpan di Museum Patiayam.

    “Kami akan bekerja sama dengan pemerintah pusat dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Nanti ada beberapa penemuan fosil yang dilokalisir/dibebaskan. Jadi lokasinya masih di situ, dan dijadikan destinasi wisata purbakala,” kata Sam’ani.

    Adanya penambahan destinasi di Situs Patiayam juga diharapkan memberikan dampak positif bagi UMKM lokal yang berada di sekitarnya. Sam’ani juga akan bekerja sama dengan Perhutani agar akses gardu pandang bisa lebih dijangkau masyarakat.

    “Gardu pandang ini kan punya potensi menarik wisatawan, tapi aksesnya susah. Kebetulan lahannya milik Perhutani. Jadi kami akan bekerja sama biar bisa membangun akses yang lebih mudah,” kata dia.

    Dalam kesempatan itu Sam’ani juga meminta para petani penggarap lahan di Perbukitan Patiayam agar turut serta menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak memotong pohon keras atau pohon buah yang sudah ditanam.

    “Moga-moga lima tahun lagi, pohon-pohon buah tumbuh dan menjadi rindang. Saya juga mohon kepada petani agar mengayomi pohon-pohon dengan cara tidak dipotong,” kata dia.

    Selama ini upaya penghijauan di Perbukitan Patiayam telah dilakukan oleh PT Djarum selama bertahun-tahun. Para petani diajak untuk terlibat dalam penghijauan dengan menanam tanaman buah semisal alpukat dan mangga.

    “Atas jasa PT Djarum dan pihak swasta lainnya, ada berbagai tanaman di Pegunungan Patiayam. Ada buah alpukat, mangga, dan lain sebagainya,” kata dia. (*)

  • Ribuan Wisatawan Penuhi Pantai di Jepara Saat Libur Lebaran

    Ribuan Wisatawan Penuhi Pantai di Jepara Saat Libur Lebaran

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA –  Selama liburan lebaran Idulfitri 1446 H ribuan wisatawan padati wisata pantai di Kabupaten Jepara.

    Diketahui Pantai di Kabupaten Jepara memang terkenal dengan pasir putih dan ombak tenangnya itu menjadi salah destinasi favorit bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Jepara. 

    Pantauan Tribunjateng di pantai Kartini Jepara, terlihat pengunjung menikmati berbagai aktivitas. 

    Mulai dari piknik, berenang, hingga sekadar bersantai menikmati pemandangan laut, Minggu (6/4/2025).

    Manager Pantai Bandengan Jepara, Arif Junaidi menyampaikan, jumlah pengunjung di Pantai Bandengan mengalami peningkatan beberapa kali lipat dibanding hari biasa. 

    Jika di hari biasa, wisatawan yang berkunjung hanya sekitar 200 orang perhari. 

    Namun, di momen libur lebaran ini bisa tembus hingga ribuan. 

    Di hari kedua lebaran, wisatawan yang berkunjung sekitar 2.200 orang. 

    Pada hari ketiga sekitar 3.200 orang. 

    “Kalau di hari biasa sekitar 200-400 orang. Di hari keempat ada sekitar 4 ribuan wisatawan. Peningkatan ini mencapai 300 persen,” kata Arif kepada Tribunjateng, Minggu (6/4/2025).

    Para wisatawan yang memadati tidak hanya dari wisatawan lokal Kota Ukir. 

    Tetapi juga dari berbagai daerah seperti, Kudus, Demak, Grobogan, dan Semarang. 

    Arif memprediksi, kunjugan wisatawan akan terus melonjak sampai pekan syawalan atau lomban. 

    “Kalau diprediksi bisa sampai tanggal 9 April,” ucapnya.

    Selain Pantai Bandengan, lonjakan wisatawan juga terjadi di Pantai Kartini. 

    Berdasarkan data dari Manager Pantai Kartini, puncak lonjakan wisatawan di Pantai Kura-kura ini dimulai sejak hari pertama lebaran. 

    Pada hari pertama, wisatawan yang berkunjung sekitar 1.400 orang. 

    Hari kedua 1.900 orang. Hari ketiga 3.111 orang. Hari keempat 2.088 orang, dan hari kelima 2.874 orang. (Ito)