Category: Tribunnews.com Ekonomi

  • Hari Jadi ke-59, Pemkab Batang Perkuat Pelayanan Publik dan Pariwisata

    Hari Jadi ke-59, Pemkab Batang Perkuat Pelayanan Publik dan Pariwisata

    TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Pemkab Batang menggelar upacara peringatan HUT ke-59 di Alun-alun Batang, Selasa (8/4/2025).

    Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Batang, M Faiz Kurniawan.

    Momentum peringatan Hari Jadi ke-59 Kabupaten Batang menjadi ajang penegasan misi daerah untuk memperkuat kualitas pelayanan publik dan optimalisasi sektor pariwisata. 

    Dalam amanatnya, Bupati Faiz menegaskan bahwa tema tahun ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mengembangkan potensi pariwisata sebagai aset unggulan daerah.

    “Kualitas pelayanan publik bukan sekadar hak masyarakat, tetapi juga tanggung jawab kami untuk mewujudkannya secara maksimal,” ujar Faiz.

    Ia menekankan bahwa melalui inovasi, kreativitas, dan kedisiplinan, pelayanan publik yang responsif, efektif, serta efisien dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Pemerintah juga bertekad mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan guna menciptakan iklim pembangunan daerah yang lebih kondusif.

    Di sisi lain, sektor pariwisata menjadi salah satu fokus strategis Kabupaten Batang.

    Bupati Faiz menyampaikan bahwa pengembangan kawasan wisata, seperti Pantai Sigandu, Wisata Budaya Silurah, dan Agrowisata Pagilaran, terus dilakukan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

    “Kami juga mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya dan potensi lokal, termasuk pemberdayaan UMKM kuliner dan kerajinan sebagai bagian dari ekosistem pariwisata,”* tambahnya.

    Faiz mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan, keamanan, dan keramahan destinasi wisata demi meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.

    Pemkab Batang juga memprioritaskan program pembangunan seperti peningkatan infrastruktur, pemberdayaan UMKM, penguatan pendidikan dan kesehatan, serta pelestarian lingkungan.

    Di akhir amanatnya, Faiz menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan, seraya mengajak masyarakat untuk terus menjunjung semangat kebersamaan dan gotong-royong.

    “Semoga Hari Jadi ke-59 ini menjadi titik tolak untuk melangkah lebih solid dan optimis menyongsong masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

  • Chord Kunci Gitar Ojos Tristes Selena Gomez feat Benny Blanco

    Chord Kunci Gitar Ojos Tristes Selena Gomez feat Benny Blanco

    Chord kunci gitar Ojos Tristes Selena Gomez feat Benny Blanco.

    Berikut chord kunci gitar Ojos Tristes.

    Tayang: Selasa, 8 April 2025 14:54 WIB

    Sripoku

    LIRIK LAGU – Chord Kunci Gitar Ojos Tristes Selena Gomez feat Benny Blanco 

    TRIBUNJATENG.COM – Chord kunci gitar Ojos Tristes Selena Gomez feat Benny Blanco.

    Berikut chord kunci gitar Ojos Tristes.

    [Intro]
    Am D G
    F#m B7 Em
     
     
    [Verse 1]
             Am          D
    No, it’s not hard to see
         G
    That you probably feel worse than me
                  F#m             B7
    It’s not your fault I have to leave
           Em
    Please don’t you look that way, baby
     
     
    [Pre-Chorus]
              Am        D
    Those sad eyes, sad eyes
        G
    You know I don’t wanna say goodbye
          F#m        B7
    Don’t cry, don’t cry
         Em
    Just hold me for one last time
     
     
    [Chorus]
         Am                 D
    El muchacho de los ojos tristes
         G
    Vive solo y necesita amor
            F#m            B7
    Como el aire, necesita verme
            Em
    Como al Sol, lo necesito yo
         Am                 D
    El muchacho de los ojos tristes (That boy is sad)
            G
    Ha encontrado al fin una razón (I wanna hold him)
           F#m               B7
    Para hacer que su mirada ría (And seize the night)
            Em
    Con mis besos y mi gran amor
     
     
    [Verse 2]
                   Am
    Han pasado dos años
               D                     G
    Te sigo pensando en todos mis sentidos
                   F#m                B7
    Antes eran tus ojos lloviendo en otoño
                    Em
    Y ahora son los míos
     
     
    [Pre-Chorus]
            Am    D
    Cómo cambió, amor
      G
    Felices éramos los dos
               F#m       B7
    Y ahora lloro, por Dios
        Em
    Tristeza en mí amaneció
     
     
    [Chorus]
         Am                 D
    El muchacho de los ojos tristes
         G
    Vive solo y necesita amor
            F#m            B7
    Como el aire, necesita verme
            Em
    Como al Sol, lo necesito yo
         Am                 D
    El muchacho de los ojos tristes (That boy is sad)
            G
    Ha encontrado al fin una razón (I wanna hold him)
           F#m               B7
    Para hacer que su mirada ría (And seize the night)
            Em
    Con mis besos y mi gran amor
     
     
    [Outro]
    Am D G
    F#m B7 Em
             Am            D
    La-da-da-da, da-da, da-da, da-da
             G
    La-da-da-da, da-da, da-da, da-da
             F#m           B7
    La-da-da-da, da-da, da-da, da-da
             Em
    La-da-da-da, da-da, da-da, da-da
     
    Am D G

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast + 1;
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
    else img = ”;
    if(val.c_title) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    $.getJSON(“https://jateng.tribunnews.com/ajax/latest?callback=?”, {start: newlast,section:’75’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }

    Berita Terkini

  • Presiden Prabowo Akui Komunikasi Pemerintah ke Publik Buruk  – Halaman all

    Presiden Prabowo Akui Komunikasi Pemerintah ke Publik Buruk  – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Prabowo Subianto baru menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024. Artinya baru enam bulan Presiden Prabowo menjabat.

    Sebagai pemegang mandat kepemimpinan dari rakyat, Prabowo menyatakan sudah saatnya pemerintahan yang ia pimpin lebih komunikatif dan proaktif dalam memberi keterangan tentang keadaan yang berlaku.

    Ia mengakui, baru beberapa pekan lalu sadar bahwa pemerintahan yang dirinya pimpin kurang komunikatif ke publik.

    “Kemarin saya sadar, beberapa minggu lalu sudah mulai sadar bahwa komunikasi dari pemerintah yang saya pimpin memang agak kurang. Dan itu adalah tanggung jawab saya,” ungkap Prabowo dalam agenda Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Prabowo menyebut, hal tersebut terjadi karena dirinya menganut filosofi evidence based performance atau tidak bertindak sebelum melihat hasilnya terlebih dahulu.

    “Jadi saya enggan bicara tanpa bukti nyata. Itu sifat saya. Jadi saya harus selalu didelay, saya minta selalu didelay oleh hasil yang saya lakukan. Prestasi yang saya lakukan. Demikian yang saya minta dari rekan-rekan saya yang dekat,” ungkap Presiden.

    Tipe komunikasi yang dilakukan Prabowo juga menjadi kunci saat dirinya memilih menteri maupun pejabat yang ada di pemerintahannya.

    “Saya hanya lihat mereka dari pengambilan mereka. Dari prestasi mereka. Dari energi mereka, Dari niat mereka. Saya benar-benar tidak pernah tanya. Apakah waktu saya seleksi menteri-menteri ini, saya tanya anda partai mana? Anda orang tuanya siapa? Kan saya tidak. Suku Anda siapa? Suku Anda apa? Agamamu Anda? Tidak. Evidence based,” kata Prabowo.

     

  • 5 Hari Berlalu, Sosok Pembuang Bayi Laki-laki di Hutan Jati Semanggi Blora Masih Misteri

    5 Hari Berlalu, Sosok Pembuang Bayi Laki-laki di Hutan Jati Semanggi Blora Masih Misteri

    TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Pelaku pembuang bayi laki-laki di semak hutan jati, Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, masih misteri.

    Pasalnya, sudah lima hari berlalu, sejak ditemukan bayi laki-laki tersebut pada Jumat (4/4/2025), polisi belum mampu mengungkap siapa pelaku pembuang bayi tersebut.

    Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan, saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pencarian pelaku pembuang bayi tersebut.

    “Belum (belum ditangkap), masih proses penyelidikan dan pencarian pelaku,” katanya kepada Tribunjateng.com, Selasa (8/4/2025).

    Adapun terkait kondisi bayi, AKBP Wawan menyampaikan bahwa bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat dan saat ini masih dirawat di RSUD dr R Soetijono Blora.

    “Bayi masih dirawat di RSUD Blora.”

    “Dalam pantauan dari Satreskrim Polres Blora dan Dinsos Kabupaten Blora kondisinya sehat,” jelasnya.

    Sebagai informasi, bayi laki-laki tersebut ditemukan pertama kali oleh penggembala sapi di semak-semak, Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora pada Jumat (4/4/2025) sekira pukul 10.00.

    Kemudian, warga melaporkan peristiwa itu ke pihak Perhutani dan kepolisian. 

    Kemudian bayi tersebut dievakuasi ke RSUD dr R Soetijono Blora untuk dilakukan penanganan medis.

    Bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi sehat. 

    Saat ditemukan, bayi itu tidak mengenakan sehelai kain apapun, dengan ari-ari masih menempel.

    Ketika ditemukan, bayi dalam kondisi dikerubuti semut.

    Terdapat luka bintik merah pada pipi, diduga karena gigitan semut.

    Sementara pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pembuang bayi tersebut. (*)

  • Masih Ada ASN Pemkot Semarang Absen Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Agustina: Kebanyakan Makan Opor

    Masih Ada ASN Pemkot Semarang Absen Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Agustina: Kebanyakan Makan Opor

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – ASN Pemkot Semarang mulai masuk kerja seusai libur Lebaran, Selasa (8/4/2025).

    Meski demikian, masih ada ASN yang tidak masuk pada hari pertama kerja. 

    Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, ASN yang absen pada hari pertama kerja tidak mencapai satu persen.

    Selebihnya, para ASN sudah masuk dan sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

    ASN yang belum dapat masuk kerja pada hari pertama dikarenakan beberapa hal seperti ada yang belum mendapatkan tiket pulang, sakit, dan lain sebagainya. 

    Bagi dia, ASN yang belum bisa berangkat atau bekerja jarak jauh tidak menjadi persoalan.

    Terpenting, pelayanan kepada masyarakat masih bisa berjalan. 

    “Beberapa ada yang belum dapat tiket, ada yang terkendala sakit, masuk angin, kebanyakan makan opor.”

    “Yang penting kerjaan selesai,” sebut dia. 

    Agustina menekankan, mereka yang terlambat atau tidak melakukan presensi menjadi tanggungjawab masing-masing.

    Bagi dia, pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu. 

    “Diatur yang bagus kalau ada yang masih belum bisa on, berarti lainnya gantian,” ucapnya.

    Pada hari pertama kerja, ASN Pemkot Semarang mengikuti apel pagi di Halaman Balai Kota Semarang.

    Dilanjutkan, halal bihalal dengan Wali Kota Semarang. 

    Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono mengatakan, ASN Pemkot Semarang masuk seperti biasa mulai 8 April 2025.

    Pemkot Semarang tidak menerapkan skema Flexible Working Arrangements (FWA) sesuai edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

    ASN yang membolos akan tetap mendapatkan sanksi. 

    “Ada sanksi sesuai ketentuan disiplin ASN,” ucapnya. (*)

  • Steven Wongso Putus dengan Arafah Rianti Sebelum Mualaf: Masih Sayang dan Berharap Balikan

    Steven Wongso Putus dengan Arafah Rianti Sebelum Mualaf: Masih Sayang dan Berharap Balikan

    TRIBUNJATENG.COM – Steven Wongso mengaku sudah putus dari Arafah Rianti.

    Hal itu Steven sampaikan dalam podcast yang diunggah di Youtube Deddy Corbuzier pada Selasa (8/4/2025).

    Kandasnya hubungan Steven dan Arafah ini terjadi sebelum Steven menjadi Mualaf.

    “Jadi ternyata, Steven Wongso ini sudah putus sama Arafah, sebelum Mualaf,” ucap Deddy Corbuzier membuka podcast.

    “Kapan?” tanya Deddy.

    “Udah lama om, terakhir valentine-an. Tapi sebenarnya bukan pacaran, kalau anak jaman sekarang bilangnya deket-deket doang, HTS,” jawab Steven.

    Steven sendiri tak tahu penyebab hubungan dirinya dan Arafah berakhir.

    Selama ini hubungan dekatnya dengan Arafah berjalan lancar tanpa pertengkaran.

    “Mau tau alasannya apa om? Sampai sekarang saya juga bingung alasannya apa?. Aku nggak pernah tengkar, aku nggak pernah marah. Aku selalu nurutin dia, tapi udahan tiba-tiba” lanjut Steven.

    Namun saat ditanya tentang perasaannya, komika asal Surabaya itu mengaku masih sayang dengan Arafah.

    Bahkan ia masih berharap bisa balikan jika Arafah mau.

    “Lu masih sayang tapi?” tanya Deddy kembali.

    “Sayang, banget. Saya pikir, saya ini Chindo, harusnya saya menyakiti hati wanita, kenapa hati saya yang dicabik-cabik. Masih sayang banget. Kalau dia mau (balikan), saya mau,” ucap Steven.

    Sementara itu, Steven mengaku mualaf bukan karena asmara.

    Dirinya mengaku jika ada beberapa hal dan masalah yang membuatnya menjadi Mualaf.

    Sebelumnya, Steven Wongso resmi memeluk Agama Islam pada 23 Maret 2024. 

    Dirinya mengucap kalimat dua syahadat dibimbing Ustadz Felix Siauw.

    Steven Wongso juga sempat dekat dengan komika wanita Arafah Rianti.

    Namun keduanya tak pernah memberikan klarifikasi tentang hubungan mereka.

  • Belum Ada Penetapan Tersangka di Kasus Penganiayaan Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi

    Belum Ada Penetapan Tersangka di Kasus Penganiayaan Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN – Belum ada penetapan tersangka di kasus penganiayaan satpam RS Mitra Keluarga Bekasi, hal ini diungkapkan Yustinus Stein kuasa hukum korban. 

    Berdasarkan infomasi yang dia dapat dari penyidik, kasus penganiayaan satpam bernama Sutiono (39) telah masuk tahap penyidikan di Polres Metro Bekasi Kota. 

    “Jadi kemarin hari Jumat (4/4) sudah naik sidik ya, dan hari Jumat pun sudah dilakukan pemanggilan (pelaku/terlapor), tadi jam 11 saya koordinasi sama kasat, bahwasannya sampai tadi siang belum datang,” kata Stein saat dijumpai di RS Mitra Keluarga Bekasi, Senin (7/4/2025). 

    Pihaknya akan terus memantau perkembangan penanganan perkara, Polisi akan mengirim surat panggilan kedua terhadap terlapor atau pelaku untuk dilakukan pemeriksaan. 

    “Kalaupun tidak datang sampai sore ini, akan dikirimkan panggilan kedua untuk hari Rabu (9/4), kalau Rabu tidak datang, akan ada upaya paksa,” terangnya. 

    Pelaku diketahui berinisial AF, warga Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi kelahiran 2000. Statusnya merupakan seorang mahasiswa kampus swasta di Jawa Timur. 

    Dia dikabarkan sedang berada di luar kota, Stein tidak begitu mengetahui tujuan pelaku berada di sana. 

    Dari informasi yang dia dapat, kakek pelaku yang sempat di rawat di RS Mitra Keluarga Bekasi meninggal dunia tak lama setelah kejadian penganiayaan. 

    “Kami dapat informasinya di story IG-nya itu sebelum dihapus, itu dia ada di Pontianak, kita dapat informasi juga keluarga beliau yang dirawat di sini ternyata meninggal dunia. Kita tidak tahu apakah dia ke sana memang karena menguburkan atau melarikan diri, kita tidak tahu juga,” ucapnya. 

    Satpam bernama Sutiono (39), jadi korban penganiayaan keluarga pasien RS Mitra Keluarga Bekasi pada Sabtu (29/4/2025). 

    Pelaku pada saat itu hendak menjenguk kakeknya, dia datang mengendarai Toyota Vios warna putih dengan knalpot bising. 

    Karena pakir kendaraan tak sesuai, Sutiono berusaha menegur pelaku agar memindahkan mobilnya di area yang tidak mengganggu jalur akses IGD. 

    Merasa tak terima ditegur, pelaku kemudian marah sampai terjadi penganiayaan diduga dengan cara membanting serta memiting korban. 

    Akibat kejadian tersebut, korban kejang-kejang dan muntah darah sampai koma selama empat hari di ICU RS Mitra Keluarga Bekasi. 

    Dibantu tim kuasa hukum, kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota. 

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

     

     

     

  • Hadapi Tantangan Global, Dirut Bank Mandiri Berharap Ada Arahan Tegas dari Presiden Prabowo  – Halaman all

    Hadapi Tantangan Global, Dirut Bank Mandiri Berharap Ada Arahan Tegas dari Presiden Prabowo  – Halaman all

    Dalam sarasehan ekonomi hadir berbagai tokoh penting ekonomi untuk membahas langkah ke depan di tengah situasi global yang dinamis.

    Tayang: Selasa, 8 April 2025 14:28 WIB

    Tangkapan layar

    SARASEHAN EKONOMI – Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Djunaedi dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025). Sarasehan Ekonomi menjadi upaya memperkuat kondisi ekonomi Indonesia di tengah perang tarif perdagangan. 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto hadir dalam agenda Sarasehan Ekonomi bertajuk “Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Perang Tarif Perdagangan” diselenggarakan di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

    Dalam kegiatan tersebut, hadir berbagai tokoh penting ekonomi untuk membahas langkah ke depan di tengah situasi global yang dinamis.

    Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Djunaedi, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih telah dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan acara penting.

    “Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Bapak Presiden dan para pemimpin nasional untuk Bank Mandiri menyediakan tempat acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia pada hari ini,” ucap Darmawan saat sambutan, Selasa (8/4/2025).

    Darmawan yakin dengan pertemuan hari ini akan semakin memperkuat tekad dan komitmen bersama untuk terus solid dan bersatu memajukan perekonomian Indonesia.

    Ia juga berharap mendapatkan arahan yang lebih tegas menyoal kondisi saat ini agar dapat lebih optimis menghadapi situasi global.

    “Nanti kita akan dengarkan dan kita harapkan arahan yang semakin tegas untuk kita melangkah ke depan,” tutur Darmawan.

     

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’4′,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • KAI Bagi-bagi Diskon Tiket Kereta Api, Catat Tanggal Keberangkatan dan Syarat Mendapatkannya – Halaman all

    KAI Bagi-bagi Diskon Tiket Kereta Api, Catat Tanggal Keberangkatan dan Syarat Mendapatkannya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menawarkan promo untuk pelanggan setianya.

    Dalam hal ini, KAI memberikan Promo Ekstra Silaturahmi Mudik Lebaran berupa diskon sebesar 25 persen.

    “Manfaatkan Promo Ekstra Silaturahmi Mudik Lebaran, dengan diskon tiket kereta api sebesar 25 persen,” tulis @kai121_ dalam sebuah caption di akun Instagram resminya.

    Promo ini berlaku untuk sejumlah perjalanan kereta api dengan berbagai tujuan di Pulau Jawa.

    Lantas, kereta api apa saja yang mendapat diskon 25 persen tersebut?

    Daftar Kereta Api

    Berikut kereta api yang mendapat diskon 25 persen di Promo Ekstra Silaturahmi Mudik Lebaran:

    – KA Argo Bromo Anggrek 

    – KA Argo Lawu 

    – KA Dwipangga

    – KA Argo Muria

    – KA Argo Sindoro

    – KA Argo Merbabu

    – KA Argo Anjasmoro

    – KA Argo Semeru

    – KA Argo Wilis

    – KA Bima

    – KA Batavia

    – KA Brawijaya

    – KA Cakrabuana

    – KA Cirebon Fakultatif

    – KA Gunung Jati

    – KA Gajayana dan Gajayana Tambahan

    – KA Manahan

    – KA Parahyangan dan Parahyangan Fakultatif

    – KA Papandayan

    – KA Pangandaran

    – KA Purwojaya

    – KA Sembrani dan Sembrani Tambahan

    – KA Taksaka

    – KA Tambahan GMR-YK

    – KA Jayakarta

    – KA Kertajaya dan Kertajaya Tambahan

    – KA Jaka Tingkir

    – KA Tawang Jaya

    – KA Matarmaja

    – KA Brantas dan Brantas Tambahan

    – KA Kutojaya Utara

    – KA Fajar Utama Solo

    – KA Mataram

    – KA Gaya Baru Malam Selatan

    – KA Jayabaya

    – KA Bogowonto

    – KA Gajahwong

    – KA Senja Utama YK

    – KA Fajar Utama YK

    – KA Sawunggalih

    – KA Madiun Jaya

    – KA Blambangan Ekspres

    – KA Singasari

    – KA Gumarang

    – KA Bangunkarta

    – KA Dharmawangsa

    – KA Menoreh

    – KA Tawang Jaya Premium

    – KA Tegal Bahari

    – KA Turangga

    – KA Malabar 

    – KA Mutiara Selatan

    – KA Lodaya

    – KA Harina 

    – KA Ciremai

    – KA Mutiara Timur

    – KA Kaligung

    – KA Ijen Ekspres

    – KA Lodaya Tambahan

    – KA Kutojaya Selatan Tambahan.

    Syarat dan Ketentuan

    Adapun syarat dan ketentuan untuk bisa mendapat diskon 25 persen yaitu:

    – Pembelian tiket dengan tarif promo dilakukan mulai 7 hingga 11 April 2025

    – Promo berlaku untuk keberangkatan mulai 8 hingga 11 April 2025

    – Promo hanya berlaku untuk kereta api yang disebutkan di atas

    – Promo tiket bisa didapatkan melalui aplikasi Access by KAI atau channel penjualan resmi tiket kereta api lainnya

    – Promo tidak berlaku untuk kereta wisata (Priority dan Imperial) serta Panoramic, Luxury, dan Suites Class Compartment

    – Tiket dengan tarif promo ini dapat dibatalkan atau diubah jadwal sesuai dengan aturan yang berlaku

    – Tiket dengan tarif diskon tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.

    (Tribunnews.com/David Adi)

  • Sosok Pelaku Penganiaya Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Berinisial AF, Anak Kuliahan Kelahiran 2000

    Sosok Pelaku Penganiaya Satpam RS Mitra Keluarga Bekasi Berinisial AF, Anak Kuliahan Kelahiran 2000

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN – Sosok pelaku penganiaya satpam RS Mitra Keluarga Bekasi merupakan anak muda kelahiran 2000, statusnya masih kuliah di kampus swasta di Jawa Timur. 

    Hal ini diungkapkan kuasa hukum korban, Yustinus Stein saat dijumpai di RS Mitra Keluarga Bekasi Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (7/4/2025). 

    “Yang kami dapat masih mahasiswa ya di kampus swasta di daerah Jawa Timur, masih muda kelahiran 2000, inisialnya AF,” kata Stein. 

    Pelaku diketahui tinggal di perumahan elit di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, posisinya saat ini pergi ke luar kota. 

    “Yang kami dapat informasinya bahwasannya di story IG-nya itu sebelum dihapus, itu dia ada di Pontianak,” ungkap Stein. 

    Pada saat kejadian yang berlangsung pada Sabtu 29 Maret 2025, pelaku hendak menjenguk kakeknya yang sedang di rawat di RS Mitra Keluarga Bekasi. 

    Dia datang mengendarai sedan Toyota Vios warna putih knalpot bising, masuk ke RS lalu pakir di akses IGD. 

    Korban bernama Sutiono (39) berusaha menegur pelaku agar parkir di area yang sudah disediakan, tapi responsnya justru malah memperkeruh keadaan. 

    Pelaku diduga tak terima ditegur, korban dianiaya dengan cara dibanting sampai kejang-kejang dan muntah darah. 

    Akibat kejadian tersebut, Sutiono mengalami koma selama empat hari di ICU. Kasusnya kemudian dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota. 

    “Iya mungkin kakeknya juga urgent. Karena ada di ICU kakeknya. Cuman kan apapun itu nggak dibenarkan tindakan kayak gini,” kata Stein.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya